Beranda blog Halaman 2582

Kepergok Congkel Rumah Karyawan RAPP, Warga Pendatang Dimassa

Tersangka pencurian digiring Polisi
Tersangka pencurian digiring Polisi

PANGKALANKERINCI (SegmenNews.com)- Januar (33), warga pendatang asal Jawa Barat babak belur dimassa. Pasalnya, dia kepergok warga saat mencongkel salah satu rumah warga bernama, Sahril (32) merupakan karyawan PT RAPP di jalan M Yunus, desa Terusan Baru, kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (19/8/14) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Ketua RT02, M Rafi juga ikut membantu menangkap pelaku, dia dihubungi oleh pemilik rumah melalui telephon kalau rumahnya dicongkel. Mendapat khabar itu, Ketua RT segera memberitahukan petugas ronda dan warganya.

Mendapat kabar ada maling, warga beramai-ramai warga datang ke rumah petak yang dihuni karyawan PT RAPP tersebut. Tapi rupanya pelaku berusaha kabur, ketika diteriaki maling saat kepergok oleh korban saat akan masuk usai mencongkel terali jendela rumahnya tersebut.

Warga yang mendegar teriakan korban, langsung beramai-ramai mengejar pelaku hingga pelaku yang sempat kabur berhasil di kepung dan di tangkap. Merasa kesal massa yang ramai tanpa ada yang mengonmadoi langsung menghajar pelaku hingga bonyok. Buka saja tangan mendarat tapi juga benda tumpul mengenai tubuh pria berbadan gemuk itu.

Namun untung aksi massa cepat di redam, ketika Ketua RT mengamankan pelaku dan menyerahkan ke Polres Pelalawan. Dengan kondisi wajah bebak belur dan luka robek dikepala segera di larikan ke Klinik Polres Pelalawan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kalau tidak cepat diselamatkan, mungkin bisa mati di pukuli massa. Karena ditangkap saat masuk ke rumah, tapi ketahuan saat mencongkel jendela,” ujar sahril usai membuat laporan di Mapolres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, membenarkan adanya pelaku percobaan pencurian ditangkap massa tersebut.

Pelau sebelum diserahkan sempat di hajar massa. Kini pelaku telah diamankan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Puar Humas.***(fin)

Sekwan Inhu Siapkan Pelantikan Anggota DPRD Terpilih

RENGAT (SegmenNews.com)-  Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Drs H R Erisman MSi dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Drs H Eddy Warman, pimpin rapat persiapan pengambilan sumpah jabatan Anggota DPRD Periode 2014-2019 diruang rapat Bupati Selasa (19/8/2014).

Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim, dan Satuan Kerja PErangkat Daerah (SKPD), Kepala bagian Tata pemerintahan, Hendry S Sos sebagai moderator.

Dalam rapat, Sekda meminta kepada Kabag Tapem untuk segera menyiapkan SK untuk Anggota DPRD, dan menyiapkan jas serta pin maksimal H-7 sebelum acara pelantikan dimulai kepada Sekwan. Selain itu dalam arahanya, beliau juga meminta acara pelantikan nantinya tepat waktu sesuai waktu yang ditentukan.

“Dan kepada Pengelolaan Aset untuk tidak memberikan kendaraan kepada 40 anggota DPRD baru sebelum mobil sudah di servis dan diperbaiki,” ingatnya.

Peserta rapat juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan. Masukan pertama diberikan oleh kasubag protokol, ia menyebutkan untuk acara pelantikan nanti di awali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan menyanyikan lagu indonesia raya kemudian langsung pada acara inti. Selanjutnya Kabag Humas menyarankan untuk menyediakan tempat untuk para pers agar tertib saat meliput/mengambil foto selama acara berlangsung.

Dia juga mengingatkan mengenai naskah pidato Bupati diberikan maksimal 3 hari sebelum acara.”Dan dalam pengamanan, saya meminta 100 orang personil dari institusi yang berbeda yakni Anggota Satpol, Anngota Polres, Kodim serta Dishub,” pungkasnya.*** (adv/Hms)

 

Wawako Ayat Cahyadi Lantik 36 Lurah

Wawako Ayat Cahyadi disaksikan Kepala BKD AZharisman Rozie dan Kabag Pemerintahan Irma Novoita, melantik dan mengambil sumpah jabatan 36 Lurah se-Kota Pekanbaru
Wawako Ayat Cahyadi disaksikan Kepala BKD AZharisman Rozie dan Kabag Pemerintahan Irma Novoita, melantik dan mengambil sumpah jabatan 36 Lurah se-Kota Pekanbaru

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Sebanyak 36 Lurah yang lulus seleksi Lurah gelombang I dilantik oleh Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru, melalui Wakil Walikota Pekanbaru, Selasa (19/8/2014) di Aula Kantor Walikota.

Yang unik dari pelantikan ini ada 5 Lurah yang masih menempati lokasi jabatan lama. Kelima Lurah yang masih menempati jabatan lamanya adalah Lurah Tangkerang Timur, M Zakir, Lurah Tangkerang Barat, Raja Yoserizal, Lurah Labuh Baru Barat, Lukman Hakim, Lurah Kampung Melayu, Marini Puspito Sari, dan Lurah Simpang Empat,Zulham Efendi.

Ke 36 lurah ini merupakan hasil dari seleksi terbuka yang dilakukan Pemko Pekanbaru beberapa waktu lalu. Pelantikan yang dilakukan di aula kantor Walikota ini berlangsung hikmat dan lancar. Setelah pengucapan sumpah jabatan, Wakil Walikota memasang secara simbolik tanda jabatan pada perwakilan lurah yang baru dilantik.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota menyatakan, pelantikan ini adalah wujud keseriusan Pemko dalam mengelola sumberdayanya. Dimana, pejabat lurah yang baru ini diharap mampu dan memiliki motivasi yang tinggi dalam melayani masyarakat.

Pelantikkan ini juga diharap bisa meningkatkan kinerja Pemko kearah pencapaian visi kota Pekanbaru. Karenanya, lurah yang baru dilantik diharap sesegera mungkin memahami tugas pokok dan fungsinya. Termasuk memahami tugas sebagaimana dipaparkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 75 tahun 2003 tentang Kelurahan.

Merujuk pada tugas itu, ada tiga aspek yang melekat dalam diri seorang lurah. Yang pertama adalah aspek pamong. Sebagai pamong lurah harus menyatu dengan masyarakat. Lurah dituntut mampu berempati, bersimpati dan bersehati dengan masyarakat. Sehingga dia mampu memahami apa yang dibutuhkan masyarakat.

Lalu lurah juga diposisikan sebagai administratur. Lurah harus memahami data riil masyarakatnya. Lurah harus mampu meng-administrasi-kan aspek kehidupan masyarakatnya. Seperti memiliki data kemiskinan, kesehatan, jumlah penduduk dan lain sebagainya.

Hal ketiga yang melekat pada lurah adalah posisinya sebagai pejabat struktural pemerintah. Menurutnya, seorang lurah harus mampu menjaga sikap.

“Lurah yang di lantik ini diberi waktu hingga Desember untuk dievaluasi,jika tidak menjalankan tugas maka akan di mutasi,” tandas Ayat.***

Lurah yang dilantik:
1. Fadilah SIP
2. Abdul Barri SIP
3. Ali Munir SSos
4. Arifiansyah SIP
5. Asparida SSos
6. Burhan SSos okura
7. Dodi Rontas SE
8. Dwi Rahma Purnama Sari SSos MSc
9. Edi Wardila SPd
10. Fadliansyah SSTP
11. Abdimas Syahfitrah SIP MSi
12. Hadi Iswahyudi SIP
13. Hamzah SH
14. Hendriyadi Wijayakusuma SSTP
15. Herman SSos
16. Hoirul Effendi SE
17. Indra Maulana SSTP MSi
18. Jaspi Yubion SE
19. Junaidi SP SIP
20. Kahirunnas SSos
21. Krisna Minang SSKP
22. Lukma Hakim SP
23. Marini Puspitosari SSTP
24. M Zakir SSos
25. Putri Indriyanti SSTP MSi
26. Raja Yoserizal SSos
27. Riza Febrianty SSTP
28. Syamsuddin SSos
29. Syamsu Kamar SPd
30. Syarifudin SH
31. Tapip Suhadi SSos
32. Wahyu Idris SHut
33. Welly Amrul
34. Zaiful SSos
35. Zulham Effendi SSTP MSi
36. Zulrakhman Indra Putra SSTP

 

KUA-PPAS RAPBD Pekanbaru Tahun 2015 Disepakati Rp3,3 T

Walikota Pekanbaru Firdaus MT didampingi Wawako dan Sekdako, menandatangani MoU KUA PPAS RAPBD tahun 2015 dengan para pimpinan DPRd Kota Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Firdaus MT didampingi Wawako dan Sekdako, menandatangani MoU KUA PPAS RAPBD tahun 2015 dengan para pimpinan DPRd Kota Pekanbaru

PEKANBARU (SegmenNews.com)-Pemerintah Kota dan DPRD Kota Pekanbaru telah menyepakati Kebijakan Umum Angaran Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015 sebesar Rp 3.324 Triliun, Minggu malam (17/08/2014) di restoran Pondok Gurih Jalan Soedirman kota Pekanbaru.

“Alhamdulillah, KUA-PPAS APBD Pekanbaru 2015 sudah bisa kita disahkan, nota kesepahaman KUA-PPAS sudah kita sepakati bersama Ketua DPRD Kota Pekanbaru,” ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus MT.

Dikatakannya, Dalam penandatangan nota kesepahaman KUA PPAS tersebut APBD kota Pekanbaru mengalami kenaikan 19,01 persen dari APBD tahun 2014 sebesar Rp 2,7 T menjadi 3,3 T di tahun 2015.

“Jadi dalam perkiraan kita ada kenaikan sebesar Rp 600 Miliar APBD kota Pekanbaru dari tahun 2014 ke 2015,” jelas Firdaus Lagi.

Dijelaskannya, untuk fokus perbelanjaan APBD tidak jauh berbeda dari tahun 2014 yakni pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pembangunan insfrastruktur.

“Secara garis besar fokus belanja kita masih sama dengan tahun lalu, tentunya untuk tahun depan ada sedikit perubahan saja,” paparnya.

Disinggung mengenai apakah pengesahan KUA PPAS APBD 2015 ini tidak terlalu dini karena minggu lalu baru pengesahan APBD P, Firdaus menjelaskan pembahasan APBD 2015 ini sudah sesuai dengan waktunya, ditambah lagi anggota dewan kita akan diganti dengan yang baru.

“Ya, jika kita menunggu keanggotaan Dewan yang baru, maka Pengesahan APBD 2015 akan kembali terlambat seperti tahun lalu,” singkatnya.***(chir)

JCH Rohul Gunakan Pesawat Nusantara Air

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

ROKAN HULU (SegmenNews.com)- Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, mengatakan bahwa penerbangan domestik Jamaah Calon Haji (JCH) Kab Rohul, dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian menuju Bandara Hang Nadim Kota Batam, Pulang-Pergi (PP), menggunakan pesawat Nusantara Air, Milik HM Jusuf Kalla (JK).

Demikian disampaikannya kepada wartawan di kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian, Selasa (20/8/2014). Dikatakannya, kepastian pesawat ini setelah pihaknya bersama Pemkab Rohul, melakukan negosiasi dan kesepakatan dengan Direktur Utama Nusantara Air kemaren (Senin, 19/8/2014) di Jakarta.

Hadir dalam negosiasi dan pengambilan kesepakatan tersebut adalah Asisten Dua H Syaiful Bahri S Sos MSi, Kadis Perhubungan H Zulkarnain bersama dengan Kabid Perhubungan Udara, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kabag Hukum Helfiskar SH MH beserta staf, dan Kabag Kesra H Fathanalia Putera SSTIP MSi.

Ahmad Supardi mengatakan, bahwa pihaknya beserta pejabat tersebut di atas, telah melihat secara langsung pesawat yang akan digunakan untuk memberangkatkan JCH Rohul. “Kondisinya cukup bagus, kapasitasnya 86 orang per penerbangan, dan biasa dicharter oleh perusahaan-perusahaan besar,” jelasnya.

Ahmad Supardi lebih lanjut mengatakan, dengan ditetapkannya pesawat domestic haji Rohul ini, maka persiapan pemberangkatan JCH Rohul untuk menunaikan ibadah haji, sudah hampir rampung, tinggal melakukan pemantapan manasik haji tingkat kabupaten, yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 24 Agustus 2014 di Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Kota Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, JCH Rohul sebanyak 249 orang, terdiri dari 110 Pria dan 139 Wanita, yang tertua adalah Nur Samsu Binti Darwis, alamat Desa Koto Tinggi Kec Rambah, umur 79 tahun. Sedangkan yang paling muda, umur 22 tahun atas nama Nadya Vinandari Binti Hasnan, alamat Jalan Riau Pasir Pengaraian Kec Rambah.

Ahmad Supardi menambahkan bahwa 249 JCH Rohul tergabung dalam kloter V (Lima), bersama dengan 178 JCH Inhu, dan 18 JCH Kota Pekanbaru. Ketiga JCH kab/kota ini akan bertemu dan berkumpul jadi satu di Kota Batam. Penggabungan ini dilakukan, karena JCH Rohul tidak cukup satu kloter penuh (Satu Kloter Penuh 450 JCH).

Menurut Ahmad Supardi lagi, para JCH akan diterbangkan menuju Kota Batam pada tanggal 4 September 2014 yang dibagi kepada tiga kali penerbangan, masing-masing penerbangan domestik sebanyak 83 JCH, baik pada waktu pemberangkatan maupun pada waktu pemulangan. ***(acce/rls)

Kejati Usut Jembatan Siak IV, Ahmad Ismail Diperiksa

Jembatan Siak IV
Jembatan Siak IV

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Saat ini tim penyidik Kejaksaan Tinggi Riau dari Bidang Tindak Pidana Khusus, tengah mengusut dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Siak IV tersebut.

Dua orang saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan. Keduanya yakni Ahmad Ismail, mantan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau dan Sulastro, seorang pengawas di Kantor Inspektorat Provinsi Riau.

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Untung Setya Arimuladi, melalui Kasipenkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan SH, MH, dikonfirmasi baru-baru ini membenarkan adanya pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut. “Memang benar ada beberapa orang yang telah dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan Jembatan Siak IV tersebut,” ujarnya.

Namun Mukhzan belum bersedia mengungkapkan perkara yang ditangani ini lebih jauh, karena masih dalam tahap penyelidikan.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh tim Tindak Pidana Khusus. Jika hasil penyelidikan ada indikasi ditingkatkan ke penyidikan, akan kita informasikan nanti,” ujarnya.

Untuk diketahui, untuk pembangunan Jembatan Siak IV ini, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, telah menganggarkan dana sebesar Rp455.000.000.000. Dana tersebut dikucurkan dalam empat tahap, yakni tahun 2010 sebesar Rp7.500.000.000, tahun 2011 sebesar Rp212.375.000.000, tahun 2012 sebesar Rp212.375.000.000 dan tahun 2013 sebesar Rp22.750.000.000.

Meski anggaran telah cukup besar yang dikucurkan, namun Jembatan yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya ini tidak juga tuntas pada tahun 2013. Belakangan kembali dianggarkan sebesar Rp80 miliar untuk penuntasan pembangunan jembatan tersebut, namun diganjal oleh Gubernur Riau, Annas Maamun.

Gubernur Riau menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, Muhammad, tidak mau menerima barang rongsokan, karena itu, Gubernur kembali meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan untuk mengaudit Jembatan Siak IV tersebut.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Riau terhadap Jembatan Siak IV tersebut, diketahui adanya kelebihan bayar sebanyak Rp500 juta kepada PT Waskita Karya dan meminta agar PT Waskita Karya segera mengembalikannya ke kas daerah.

Adanya hasil audit BPKP ini, sebelumnya dilontarkan Ketua Komisi C DPRD Riau, Azis Zainal.***(ran)

Akhirnya, Pembunuh Bayi Jeannette Ditangkap

ilustrasi
ilustrasi

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Setelah diburu hampir satu bulan oleh kepolisian, akhirnya pembantu yang menculik sekaligus membunuh bayi Jeannette yang baru berusia 14 bulan tersebut ditangkap oleh Sat Reskrim Polresta Pekanbaru di Jalan Teratai, Senin (18/8/14) sekitar pukul 12:30 Wib.

Tersangka Yulia alias Dona (19) warga Tembilahan, IndraGiri Hilir (Inhil) kepada kepolisian mengakui perbuatannya. “Ya dia (Pelaku) mengakui telah membunuh, Kita masih melakukan pemeriksaan,” ungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto kepada Wartawan .

Sebelumnya, Tersangka masuk daftar pencarian orang (DPO) membunuh jeanette bayi berusia 14 bulan anak dari Indra (25) dan Irene (20), bayi tersebut ditemukan dibelakang rumah dengan usus terbuai dan dibalut dengan spanduk, Minggu (27/7/14) pagi.

“Tersangka menculik Jeanette, Jumat (25/7/14) pagi. Dan korban ditemukan membusuk,” tambah Kapolresta Pekanbaru.

Akibat perbuatannya, tersangka terjerat Pasal 83 UU No23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 340 KUHP Jo Pasal 338 KUHP Jo Pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara seumur hidup.**(Chir)

Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan Pramuka

Gubernur Riau H Anas Makmun didampingi Ketua Kwarda Pramuka Riau dan Forkopinda Riau, menyematkan lencana Penghargaan Dharmabhakti Pramuka kepada Walikota Pekanbaru Firdaus MT dalam upacara hari Pramuka (foto Humas)
Gubernur Riau H Anas Makmun didampingi Ketua Kwarda Pramuka Riau dan Forkopinda Riau, menyematkan lencana Penghargaan Dharmabhakti Pramuka kepada Walikota Pekanbaru Firdaus MT dalam upacara hari Pramuka (foto Humas)

PEKANBARU (SegmenNews.com)— Walikota Pekanbaru Firdaus MT kembali mendapat penghargaan dari lembaga nasional, kali ini Walikota Dianugrahi tanda Penghargaan Lencana Dharmabhakti Pramuka dari Ketua Kwartir Nasional, yang diserahkan oleh Gubenur Riau H Anas Makmun, Senin (18/8) dalam upcara hari Pramuka tingkat Provinsi Riau yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau.

Penganugrahan Tanda Penghargaan Lencana Dharma Bhakti Pramuka itu diterima oleh Walikota Pekanbaru bersama 25 orang penerima lainnya dari berbagai kwaryir cabang Pramuka di Riau, dimana menurut Ketua Kwarda Pramuka Riau Hj Septina Primawti Rusli dalam laporannya bahwa penghargaan itu berdasarkan penilaian kwarda Riau atas sumbangsih dan perhatian yang besar para penerima penghargaan terhadap gerakan Pramuka di daerah masing-masing.

Upacara Hari Pramuka tersebut, selain dihadiri Wakil Gubernur Riau dan para Forkopinda Riau serta para pejabat di lingkungan Provinsi Riau juga dihadiri oleh para tokoh penggerak Pramuka seperti Azaly Johan dan para tokoh penbting lainnya dari berbagai kabupatren Kota di Riau.

Khusus untuk Kota Pekanbaru, Penghargaan Dharmabahkati ini juga diterima oleh Efrizal Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Pekanbaru, sedangkan sejumlah kotegori lainnya juga diraih oleh para pegiat dan penggerak pramuka di Pekanbaru mulai dari pembina hingga pelatih pramuka.

Gubernur Riau H Anas Makmun dalam pengarahnnya menyampaikan gerakan pramuka harus terus digalakkan untuk mengajak dan membentuk mental para generasi muda bangsa agar selalu bertindak dan berpikir positif, serta menghindari aktifitas yang merugikan diri serta orang lain.

“Jiwa Pramuka harus dimiliki oleh setiap generiasi muda, ini kegiatan yang positif dan pantas diberi apresiasi kepada para pegiat dan penggerak Pramuka,’’ ujar Gubernur.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus MT seusuai menerima penghargaan tersebut kepada wartawan mengungkapkan terimakasih yang teramat dalam kepada Kwarda Pramuka Riau serta Kwartir Pramuka Nasional atas apresiasi yang telah diberikan.

“Terimakasih yang tidak terhingga kepada Kwarcab Pramuka Pekanbaru, kakak-kakak Pembina, kakak-kakak pelatih, serta adik-adik pegiat dan pecinta Pramuka Pekanbaru atas aktifitas dan dedikasi yang tinggi dalam memajukan gerakan pramuka di Pekanbaru,” ungkap Walikota.

Ditambahkan Walikota bahwa kegiatan pramuka adalah kegiatan yang membentuk mental dan jiwa generasi muda menjadi generasi yang tangguh dan ulet dalam bekerja serta selalu bertindak dan berpikir positi, dan sangat peduli dengan lingkungan serta oprang lain disekitarnya.

“Anak pramuka adalah anak yang ulet, tangguh, dan pintar. Selamat hari pramuka, dan Salam Pramuka,’’ ujar Walikota dengan suara lantang.***(chir)

Mulai Resahkan Warga, DPRD Segera Panggil PT JPSK

ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com) – Menyikapi adanya keluhan warga terkait bau tidak sedap dikeluarkan oleh pabrik tersebut bahkan polusi asap yang dikeluarkan dari cerobong pabrik kelapa sawit (PKS) PT Jalur Pusaka Sakti Kumala (JPSK) di Jalan Lintas Timur, Km 55, Pangkalan Kerinci. Mendapat respon dari Ketua sementara DPRD Pelalawan Nasaruddin SH MH, kemarin.

“Kalau memang ada keluhan warga terkait cerobong asap PT JPSK selahkan lapor agar kita dapat segera memanggil pihak
perusahaan,” ujar Nasaruddin.

Selain akan memanggil pihak PT JPSK, politisi golkar itu juga meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Pelalawan untuk segera turun melakukan pengecekan terkait adanya indikasi pencemaran udara yang keluar dari cerobong pabrik sawit tersebut.

“Kalau sudah turun menemukan ada indikasi pencemaran, kita minta pihak BLH untuk memberkan tindakan tegas. Kalau dibiarkan akan kita bawa dalam pertemuan nanti. Apalagi kondisi ini telah lama terjadi, jangan sampai ada warga yang menjadi korban,” tegasnya.

Untuk itu ungkap Nasaruddin yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, meminta kepada pihak perusahaan segera meminimalisir kepulan asap dan bau tidak sedap tersebut, karena menyebabkan polusi udara bagi masyarakat kota Pangkalan Kerinci khususnya yang ada di sekitar pabrik.

Sementara pantauan di lapangan terlihat pabrik sawit yang berada persis di depan SPBU KM 55, samping rumah makan sederhana itu, tiap hari mengeluarkan kepulan asap hitam dari cerobong pabrik PT JPSK tersebut. Sedangkan di sekitarnya juga ramai pemukiman penduduk.

“Asap itu cukup pekat, bila terhirup dapat mengganggu kesehatan. Tapi kalau baunya terkadang timbul. Untuk itu kita minta instansi terkait segera mengambil tindakan,” ucap Ucok yang ditemui SegmenNews,com.***(fin)

Puluhan Motor Terjaring Optin Polres Pelalawan

Jajaran Satlantas Polres Pelalawan mengelar operasi rutin (Optin) di tengah kota Kerinci Jalan Lintas Timur
Jajaran Satlantas Polres Pelalawan mengelar operasi rutin (Optin) di tengah kota Kerinci Jalan Lintas Timur

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com) – Jajaran Satlantas Polres Pelalawan mengelar operasi rutin (Optin) di tengah kota Kerinci Jalan Lintas Timur, Senin (18/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Alhasil puluhan sepeda motor terjaring dan ditilang.

Optin itu langsung dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelalawan Ipda Romi Irwansah, dengan melibatkan belasan personil Satlantas Polres Pelalawan yang di kerahkan ke lapangan. Salah satu titik lokasi di U-ten depan toko Sentosa, Pangkalan Kerinci.

”Setelah lebaran kita meningkatkan lagi operasi rutin untuk menertibkan pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan diantaranya tidak mengunakan helm standar,” ujar Kanit Turjawali yang di temui di lokasi operasi.

Namun selain di U-ten depan Toko Sentosa banyak terjaring pengendara yang tidak patuh akan aturan berlalulintas, juga
ada yang nekat menerbos jalan. Tapi kepergok personil Satlantas yang mengelar razia hingga langsung di beri saksi tilang di tempat.Maka satu persatu kenderaan terutama sepeda motor yang datang dua arah Jalan Lintas pusat kota Pangkalan Kerinci itu langsung dihentikan. Bukan saja melihat pelanggaran kasat mata juga dokumen kelengkapan kenderaan ikut di periksa, hingga dari puluhan yang terjaring ada sebanyak 10 unit motor terpaksa di amankan, karena tidak satupun memiliki surat-surat.

”Jadi bagi pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat, kenderaanya kita amankan dan pemiliknya diminta untuk menjemput sebelum sebelum sepeda motornya dapat dibawa pulang,” ulas mantan Kanit Lantas Polsek Pangkalan Kuras tersebut.

Ditambahkan Kanit, bahwa pihaknya selain melakukan pentertiban rutin, juga menjadi sasaran terhadap motor trondol dengan kenalpot preng yang kebut-kebut di daerah padat pemukiman. Setelah kondisi itu telah meresahkan warga.***(fin)