Pengakuan Tersangka Sebelum Pembunuhan Polantas

Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)
Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)

Pelalawan (SegmenNews.com)- Slamet Priyantoko (45) tersangka pembunuhan Polantas, Brigadir Zeppy saat di Mapolres Pelalawan mengaku saat itu, Sabtu (9/11) sore, dia bersama Purniadi jalan-jalan dengan motor Mio pinjaman milik Kasimin kawan sekampung yang juga bekerja di PT Beranta Sena.

Mereka pergi ke Belilas. Slamet ikut tanpa tahu tujuan Puniadi. Setiba di depan sebuah rumah. Slamet disuruh menunggu, sedangkan Purniadi pergi, sepulang itu Purniadi malah membawa seunit Sepeda Motor Jupiter Z curian.

Merekapun kabur, di tengah perjalanan tiba-tiba motor Mio yang ditunggagi oleh Slamet bocor hingga terjatuh. Walau sempat dipaksa jalan, minyak motor Mio kembali habis hingga harus ditarik oleh rekannya Purniadi.

“Karena macet di tarik dengan tali, tapi saat di tengah perjalan ke Beranta Sena dari Belilas di cegat polisi dekatPos. Tapi saat saya diminta surat-surat lengkap ada STNK. Sementara Purniadi tidak ada, maka motor dan dirinya di bawa ke depan pos Lantas,” ungkap Pria penuh tato itu.

Polisi itu meminta menunjukan KTP, tapi Purniadi mengelak sehingga terjadi pertengkaran. Karena takut, saat polisi itu membelakangi, Purniadi mengambil pisau dan menusuk polisi itu.

“Saya sempat degar Bunadi berteriak kubunuh kau….ku bunuh kau. Lalu saya lari melihat, polisi itu sudah terkapar,” aku Slamet.

Usai melakukan penikaman, Purniadi juga sempat mengejar rekan Polisi itu (banpol) yakni Sodik (42) di Pos Lantas Payuh Atap dengan pisau. Tetapi berhasil menyelamatkan diri. Setelah itu, merekapun kabur dengan motor Mio.

“Saya lari ke dalam hutan, sedangkan Purniadi kabur dengan motor Mio. Setelah hari Minggu sore kami bertemu di rumah Pak Lek di Beranta Sena. Dia sempat menceritakan kalau sudah membunuh polisi. Lalu saya diajak kabur, karena takut apalagi dia masih bawa pisau kami pergi ke hutan,” katanya.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Lumbang Toruan mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan dan akan berkoordinasi dengan Polres Inhu. Karena dari pengakuan tersangka (Slamet) mereka melakukan pencurian sepeda motor di daerah Belilas.

Dalam penangkapan, pelaku pembunuhan Polisi, Purniadi tewas ditembak Polisi. Baca Selengkapnya: Pembunuh Polisi Tewas di Tembak.***(fin)