Patroli Karhutla di Desa Binaan, Babinsa Terus Berikan Himbauan dan Sosialisasi

Patroli Karhutla di Desa Binaan, Babinsa Terus Berikan Himbauan dan Sosialisasi

Meranti(SegmenNews.com)-Walau masih di tengah Pandemi Covid-19, Kodim 0303/Bengkalis melalui Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan patroli Karhutla di Wilayah binaan yang rawan dan sering terbakar di Desa Kundur Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (30/3/2021).

Danramil 02 Tebing Tinggi Mayor Arm Bismi Tambunan SE melalui Serma Syafi’i mengatakan, patroli Karhutla di desa kundur bersama Bhabinkamtibmas, Satpol-PP, dan Masyarakat Peduli Api (MPA), mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara di bakar, apalagi sekarang cuaca panas.

“Sosialisasi pencegahan karhutla sebagai salah satu upaya untuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan, sangatlah penting dilakukan,” pungkasnya.

Tambahnyanya lagi, kami juga mensosialisasi pencegahan Virus Corona Covid-19 kepada masyarakat secara bersamaan.

“Selain melaksanakan sosialisasi Karhutla, bersamaan juga kita sosialisasi untuk mencegah penularan covid-19 terus aktif¬† mengimbau kepada masyarakat di desa-desa¬† yang ada di seluruh penjuru wilayah binaan Babinsa,” pungkasnya lagi.

Dan lanjutnya lagi, sangat perlu dilaksanakan sosialisasi secara rutin dan terus menerus ke masyarakat untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran.

“Disebabkan dari kelalaian masyarakat membuang puntung rokok juga pada saat melaksanakan aktivitas di lahan perkebunan juga merupakan salah satu penyebab terjadinya bencana Karhutla,” tutupnya.

Pendapat salah satu dari masyarakat Desa Kundur yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan, dengan adanya sosialisasi dan Patroli Karhutla bersama Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Bhabinkamtibmas, Satpol-PP, dan MPA, sangat membantu memberi pemahaman kepada kami cara mencegah kebakaran lahan dan hutan.

“Saya mewakili masyarakat desa kundur, sangat mendukung dengan kegiatan yang telah di laksanakan seluruh instansi terkait, agar desa kami tidak ada lagi yang namanya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.(Ags)