Pekanbaru(SegmenNews.com)- PSPS Pekanbaru sukses menaklukkan PSMS Medan dengan skor 2-1 pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027. Kemenangan dramatis di hadapan pendukung sendiri itu mengantarkan Askar Bertuah ke puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi 12 poin.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Menurut dia, pertandingan melawan PSMS memiliki arti penting bagi PSPS yang ingin terus bersaing di papan atas klasemen.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kemenangan hari ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kami sudah berbicara dengan pemain bahwa pertandingan ini sangat penting bagi kami ketika ingin bersaing di papan atas,” ujar Akhyar, Senin (12/10).
Akhyar juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi para pemain pengganti. Menurut dia, kemampuan pemain yang masuk dari bangku cadangan untuk memberikan dampak langsung menunjukkan bahwa PSPS memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.
“Lagi-lagi pemain pengganti mencetak gol. Saya pikir kita punya kedalaman skuad yang bagus. Pemain di luar dan di dalam itu sama saja. Tinggal kesempatan siapa yang utama, dan mereka bisa memberikan jawaban yang baik,” ungkapnya.
Ia menilai setiap pemain memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi tim. Karena itu, para pemain dituntut selalu siap ketika mendapatkan kepercayaan untuk tampil, baik sejak menit awal maupun ketika masuk pada babak kedua.
Kontribusi Dimas Wicaksono dan Hamzah Depa dalam pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa pergantian pemain dapat memberikan perubahan penting dalam jalannya laga.
Keduanya berhasil mencetak gol yang membawa PSPS meraih kemenangan atas salah satu pesaingnya di Grup A. Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Aulia Ramadhan, mengatakan dukungan suporter menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Antusiasme pendukung yang memenuhi stadion membuat tim semakin bersemangat untuk memberikan hasil terbaik.
Aulia mengungkapkan, PSPS memang telah memasang target untuk merebut posisi puncak klasemen sebelum menghadapi PSMS Medan. Target tersebut akhirnya berhasil diwujudkan melalui kemenangan dengan skor 2-1.
“Yang pasti, kami tidak mau kalah dengan antusias suporter yang ramai sekali. Kami memang punya target sebelum melawan PSMS, yaitu mengambil peringkat satu,” ungkap Aulia.
Ia juga mengakui PSMS merupakan tim yang tangguh dan mampu menunjukkan permainan kolektif meski harus tampil dengan 10 pemain. Kondisi tersebut membuat PSPS harus tetap waspada sepanjang pertandingan hingga memastikan kemenangan.
“Apalagi PSMS itu tim yang bagus. Dengan sepuluh pemain saja, mereka bisa bermain kolektif untuk mencetak gol. Terlebih saya, Hamzah Depa, dan Natanael Siringoringo punya motivasi lebih untuk melawan tim kota kami,” katanya.
Bagi Aulia, Hamzah Depa, dan Natanael Siringoringo, pertandingan melawan PSMS memiliki arti tersendiri karena ketiganya berasal dari Medan. Faktor tersebut menjadi motivasi tambahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik ketika menghadapi tim dari kota asal mereka.
Kemenangan atas PSMS sekaligus menjadi modal berharga bagi PSPS untuk menjaga momentum positif dalam perjalanan Pegadaian Championship 2026/2027.
Dengan koleksi 12 poin dan posisi puncak klasemen sementara Grup A, Askar Bertuah kini dituntut mempertahankan konsistensi permainan agar tetap berada dalam persaingan menuju target musim ini.
Meski berhasil meraih kemenangan penting, PSPS tetap perlu melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek permainan, terutama setelah gagal mempertahankan keunggulan awal dan kebobolan gol penyama kedudukan.
Konsistensi sepanjang pertandingan akan menjadi pekerjaan rumah bagi Akhyar Ilyas dan anak asuhnya untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Dukungan suporter, kedalaman skuad, serta kontribusi pemain yang tampil sebagai pengganti menjadi modal positif bagi PSPS.
Tantangan selanjutnya adalah membuktikan bahwa keberhasilan merebut puncak klasemen bukan sekadar hasil sesaat, melainkan awal dari konsistensi Askar Bertuah dalam persaingan musim ini.***(mr)






