Rohil(SegmenNews.com) Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) mengerahkan pihak-pihak terkait baik tingkat kabupaten, hingga perangkat kelurahan/kepenghuluan dan RT untuk melaksanakan gotong royong massal, menyikapi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kian mengkhawatirkan.
Gotong royong massal tersebut ditetapkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut yang akan dimulai besok, Kamis (21/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026).
Langkah itu sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran, penularan DBD, disamping upaya lain yang telah dilakukan seperti fogging secara intensif di daerah endemi kasus DBD.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan DBD yang dipimpin langsung Bupati Rohil, H Bistamam, di Mess Pemda Jalan Perwira, Bagansiapiapi, baru-baru ini. Rakor turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bangko.
Selain menggelar goro massal selama tiga hari, Pemkab Rohil juga menginstruksikan seluruh camat, lurah hingga datuk penghulu atau kepala desa se-Rohil agar mengaktifkan kegiatan gotong royong rutin minimal satu kali dalam sepekan di tiap tingkatan wilayah.
Bupati Rohil H Bistamam mengatakan, peningkatan kasus DBD harus segera diatasi melalui langkah nyata dan keterlibatan semua pihak. Menurutnya, penanganan DBBtidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kasus DBD saat ini terus meningkat. Kita harus melakukan langkah nyata dan konkret bagaimana kasus ini bisa dikurangi, kalau perlu dihilangkan sama sekali. Untuk itu, perlu kerja sama serta kolaborasi seluruh instansi dan lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran virus ini bisa kita putus bersama,” ujar Bistamam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Maria Susanti SFarm Apt MM memaparkan bahwa jumlah kasus DBD di Rohil sejak Januari hingga Mei 2026 telah mencapai sekitar 400 kasus.***(can(






