
Pekanbaru(SegmenNews.com) – Datuk Yusra Bin Nazlan Nontel resmi ditabalkan sebagai Kepala Suku Melayu Batin Senapelan dalam sebuah helat adat yang berlangsung khidmat dan sukses di Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan, Jalan Meranti No. 71, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru 27 September 2026 lalu.
Prosesi penabalan tersebut dihadiri ratusan orang yang terdiri dari keluarga besar atau Zuriat Batin Senapelan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah tokoh parlemen.
Bagi Zuriat Batin Senapelan, penabalan tersebut bukan sekadar seremoni adat. Momen itu menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan dan kesinambungan adat serta budaya Melayu yang telah tumbuh dan berkembang di kawasan Senapelan sejak masa lampau.
Dalam sambutannya setelah ditabalkan, Datuk Yusra menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Zuriat Batin Senapelan yang telah bahu-membahu menyukseskan helat tersebut.
Ia mengatakan, kebersamaan seluruh zuriat menjadi kekuatan penting untuk menjaga keberadaan Batin Senapelan agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.
“Terima kasih kepada seluruh Zuriat Batin Senapelan yang sudah menyukseskan acara ini. Bak kata pepatah, membangkitkan batang terondam. Kita ingin Batin Senapelan tetap lestari,” ujar Datuk Yusra.
Datuk Yusra juga mengaku, terselenggaranya acara penabalan juga tidak terlepas dari kerjasama tim yang sudah bekerja di balik layar.
“Secara khusus kami sampaikan juga terima kasih kepada anggota DPRD Kota Pekanbaru Datuk H. Fathullah, SH, MH, DPRD Provinsi Riau Datuk H.M. Sumardany Zirnata, S.T., M.Sc, Ketua DPH LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan, SH, MH, serta KOMBES Pol Dr. H. Pria Budi, S.I.K., MH, M.Han. Dukungan ini menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap keberlangsungan adat dan budaya Melayu. Terlebih lagi KOMBES Pol Dr. H. Pria Budi, dalam dialog kami melalui sambungan telepon, Putra asli Senapelan Pekanbaru itu memiliki cita-cita besar terhadap Budaya Melayu di Pekanbaru serta keberadaan Batin Senapelan sebagai bagian dari perjalanan sejarah Pekanbaru,” tutupnya.






