Beranda Ekbis BRK Syariah dan Pemko Batam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Subsidi...

BRK Syariah dan Pemko Batam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Subsidi Margin 0 Persen

Batam(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Workshop UMKM bagi Nasabah Subsidi Margin Kota Batam bertema “Menuju UMKM Naik Kelas yang Berdaya Saing, Pintar Kelola, Berani Tumbuh, Amanah Angsuran” bertempat di Batam, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan pengusaha lokal terkait manajemen usaha, serta perluasan akses permodalan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batam.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus yang didampingi oleh Pemimpin Divisi Mikro, Kecil dan Menengah BRK Syariah Bobby Ferdian menyampaikan bahwa peran lembaga perbankan bukan sekadar memberikan bantuan permodalan di awal, melainkan mendampingi pelaku usaha agar mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas.

“UMKM tidak cukup hanya didorong untuk memulai usaha, tetapi juga harus didampingi agar mampu mengelola usaha secara profesional dan bertumbuh secara berkelanjutan. Kita ingin pelaku UMKM ini naik kelas, bukan sekadar usaha,” ujar Helwin Yunus.

Ia mengimbau para pelaku usaha untuk menerapkan tiga kunci utama dalam menjalankan bisnis.

“Ada tiga kunci dalam menjalankan bisnis yaitu disiplin mencatat keuangan, disiplin menjaga kepercayaan, serta disiplin membangun masa depan usaha,” tambahnya.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, mengapresiasi langkah konkret BRK Syariah dan Pemko Batam dalam memperluas akses permodalan.

“Kota Batam menjadi penggerak utama UMKM di Kepri dengan porsi kredit mencapai 72,84 persen atau senilai Rp 12,48 triliun. Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Batam telah menembus Rp 940 miliar untuk 10.318 debitur, serta pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp 40,87 miliar bagi 6.110 debitur,” kata Sinar.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir memberikan pengarahan sekaligus keynote speech, menegaskan komitmen Pemko Batam dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui program insentif bantuan modal usaha bunga 0 persen dengan plafon hingga Rp 20 juta rupiah.

“Pemerintah Kota Batam terus mendorong penguatan kapasitas dan pemberdayaan UMKM melalui insentif bunga 0 persen, pelatihan pengemasan, pembinaan manajemen, hingga perluasan akses pasar. Langkah ini terbukti mampu menopang laju pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 7,28 persen pada semester I-2026,” jelas Amsakar.

Wako Batam menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang kuat, arus investasi yang mendekati Rp 40 triliun, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus diimbangi dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik seperti jalan dan sekolah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat marjinal. Dengan pilar penataan manajemen, peningkatan keahlian SDM, dan pembiayaan berkelanjutan, kami yakin UMKM Batam siap bersaing dan memanfaatkan peluang pasar dari jutaan wisatawan yang berkunjung ke daerah kita,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bantuan CSR Program Kemitraan BRK Syariah dan Pemko Batam untuk rehabilitasi dan revitalisasi 20 SDN dan 3 SMPN Kota Batam oleh Branch Manager (BM) BRKS Batam Arifan Dinata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku UMKM, hingga kunjungan ke stand bazar produk UMKM lokal.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi workshop yang menghadirkan narasumber dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam, Salim, yang memaparkan kebijakan dukungan Pemko Batam, serta Ibu Erlina (owner Tenun Tampuk Manggis) yang memberikan motivasi pembentukan mindset bisnis dan mental usaha tahan banting bagi para peserta.***(inf)