Biogas Kampar Dinilai Lebih Baik dari Medan

Pakar pertanian Prof. DR. Sumitro nilai Biogas Kampar lebih baik dari Medan
Pakar pertanian Prof. DR. Sumitro nilai Biogas Kampar lebih baik dari Medan

Kampar(SegmenNews.com)- Kabupaten Kampar, Provinsi Riau saat ini memiliki kemajuan yang signifikan. Dibawah kepemimpinan Bupati Jefri Noer berbagai program energi dan pangan telah berkembang pesat. Salah satu contoh, dibidang energi, yakni biogas yang dihasilkan oleh petani kampar dinilai jauh lebih baik dari biogas di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu ditegaskan oleh pakar pertanian Prof. DR. Sumitro Arintadisastra saat mengunjungi Pelatihan terpadu P4S Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Selasa (10/3/15). Menurutnya, perbandingan biogas tersebut telah dilihatnya sendiri saat kunjungannya di Sumut. Dengan baiknya hasil biogas di Kabupaten Kampar ini, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan energi bukan saja untuk Kabupaten, namun untuk seluruh Indonesia.

“Kabupaten Kampar harus terus mengembangkan biogas yang bermanfaat bagi pertanian, sehingga Kampar bisa memproduksi sendiri untuk daerah lain,” ujar Sumitro.

Sementara itu, dibidang pertanian Kabupaten Kampar juga mengalami kemajuan pesat dengan program pelatihan P4s yang dilakukan oleh Pemkab Kampar banyak memunculkan ide-ide kreatif untuk kemajuan pertanian bagi masyarakat.

Profesor lulusan University of Kentuky Texas yang juga pernah mengisi sebagai staf Kementerian Republik Indonesia ini mengatakan, salah satu contohnya yakni, dahulu hanya di brebes yang mampu untuk bercocok tanam bawang merah, namun ditangan dan berkat kegigihan Bupati sehingga Kabupate Kampar juga mampu menanam bawang merah dengan baik.

“Program yang dijalankan Pemda Kampar dibawah kepemimpinan Jefry Noer ini tidak ada didaerah lain. Bupati lain tidak punya pemikiran seperti ini, biasanya Bupati didaerah lain hanya mengikuti arahan dari pusat saja. Namun berbeda dengan Jefri Noer, dia memiliki inovasi dan kreatif untuk pengembangan bagi kemajuan pertanian dan energi,” puji Sumitro.

Dia mengaku, kedatangannya ke Kampar bukan untuk memberikan kuliah, melainkan ingin belajar lebih jauh mengenai program yang diterapkan oleh Bupati Jefri.

Dalam kegiatan pelatihan P4s itu, Bupati Jefri Noer juga memaparkan program yang sedang dilaksanakan pemda kabupaten Kampar seperti pelatihan P4s, kursus jahit menjahit untuk wanita dan lahan percontohan desa mandiri pangan dan energi.

“Kapan lagi kita akan terlepas dari ketergantungan pangan dari daerah lain, program ini sangat tepat diambil Pemda Kampar dalam memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Kampar,” ujarnya. ***(advertorial/hms/ali)