DLH Rohil Segarkan Kinerja Lewat Rotasi dan Gotong Royong

Rokan Hilir(SegmenNews.com)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mulai menerapkan strategi penyegaran organisasi dengan merotasi pengawas lapangan dan sopir angkutan sampah.

Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus merespons keluhan warga terkait pengangkutan sampah yang belakangan dinilai belum optimal.

Kepala DLH Rohil, Suwandi mengatakan, rotasi dilakukan agar pengawas tidak terlalu lama berada di satu lokasi kerja.

Menurutnya, pola kerja yang stagnan berpotensi menurunkan semangat dan ketajaman pengawasan di lapangan.

“Selama ini ada pengawas yang bertahun-tahun bertugas di tempat yang sama. Rotasi ini kami lakukan sebagai penyegaran agar semangat kerja tetap terjaga dan kinerja meningkat,” ujar Suwandi.

Untuk menjamin objektivitas dan rasa keadilan, DLH Rohil menetapkan mekanisme pencabutan undian dalam penentuan lokasi dan rute tugas baru bagi para pengawas.

Proses tersebut dipimpin langsung oleh Suwandi saat rapat evaluasi bersama puluhan sopir angkutan sampah dan pengawas, Rabu (5/2/2026) malam, di Bagansiapiapi.

Suwandi menambahkan, kebijakan serupa juga akan diterapkan kepada pengawas taman.

Pencabutan undian dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang sehingga seluruh pengawas DLH akan mengalami perputaran lokasi kerja secara menyeluruh.

“Dengan rotasi ini, semua pengawas mendapatkan tantangan dan tanggung jawab baru. Harapannya, pengangkutan sampah bisa lebih tertib dan terpantau,” katanya.

Evaluasi internal DLH Rohil menunjukkan, dalam beberapa pekan terakhir terdapat peningkatan laporan masyarakat mengenai sampah yang tidak terangkut tepat waktu.

Kondisi ini turut dipengaruhi keterbatasan armada, sehingga DLH melakukan penyesuaian dengan menggabungkan beberapa lokasi pengangkutan agar beban kerja lebih seimbang.

Sebagai langkah cepat di lapangan, DLH Rohil juga menyiapkan gotong royong massal (goro) yang akan digelar pada Jumat (6/2/2026) dan dipusatkan di Kota Bagansiapiapi.

Sekitar 500 petugas parit dan satuan tugas akan diterjunkan untuk membersihkan tumpukan sampah, terutama di saluran parit yang selama ini menjadi titik rawan.

Selain pembersihan, goro massal juga diisi dengan penanaman 20 batang pohon buah-buahan secara simbolis di Taman Kota Bagansiapiapi.

Bibit pohon tersebut selanjutnya akan dibagikan ke instansi pemerintah untuk ditanam di lingkungan kantor masing-masing.

Upaya ini sekaligus dimaksudkan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dan menegaskan bahwa persoalan sampah, keindahan kota, hingga banjir merupakan tanggung jawab bersama.(Chan)