Optimalkan PAD, Pansus DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke PT Meskom Agro Sarimas

Optimalkan PAD, Pansus DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke PT Meskom Agro Sarimas

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau yang membahas optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menggencarkan langkah konkret dalam menggali potensi penerimaan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan insidentil ke PT Meskom Agro Sarimas yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis,Selasa(7/4/2026).

Kunjungan ini dipimpin Wakil Ketua Pansus PAD DPRD Provinsi Riau, Nur Azmi Hasyim. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengawasan aktif terha­dap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Riau, khususnya dalam memastikan kepatuhan terhadap kewajiban pajak daerah.

Dalam agenda tersebut, rombongan Pansus melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek operasional perusahaan yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan. Fokus utama pengawasan mencakup Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP), yang selama ini dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan PAD.

Nur Azmi Hasyim menegaskan, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah serius DPRD dalam memastikan optimalisasi pendapatan daerah berjalan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, setiap perusahaan yang beroperasi di Riau memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak.

Optimalkan PAD, Pansus DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke PT Meskom Agro Swrimas

“Kami ingin memastikan seluruh perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau benar-benar menjalankan kewajiban perpajakannya sesuai de­ngan ketentuan yang berlaku. Ini penting agar potensi PAD dapat dimaksimalkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Nur Azmi Hasyim di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, optimalisasi PAD menjadi salah satu fokus utama DPRD Riau, mengingat peran strategisnya dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Dengan meningkatnya PAD, pemerintah daerah diharapkan memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk menjalankan berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.

Optimalkan PAD, Pansus DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke PT Meskom Agro Sarimas

Dalam kunjungan tersebut, Pansus tidak hanya melakukan dialog dengan pihak manajemen perusahaan, tetapi juga melaksanakan penyisiran data serta verifikasi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mencocokkan laporan administrasi yang disampaikan perusahaan dengan kondisi riil di lapangan.

Optimalkan PAD, Pansus DPRD Riau Kunjungan Insidentil ke PT Meskom Agro Sarimas

Menurut Nur Azmi, verifikasi langsung menjadi penting untuk mencegah potensi kebocoran pajak daerah. Ia menilai bahwa ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi aktual dapat berdampak pada berkurangnya penerimaan daerah.

“Melalui pengecekan langsung di lapangan, kami dapat melihat secara objektif apakah data yang dilaporkan sudah sesuai dengan realitas operasional. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk meminimalisasi potensi kebocoran PAD,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam menciptakan sistem perpajakan daerah yang sehat dan berkeadilan. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan setiap kendala yang dihadapi perusahaan dalam memenuhi kewajiban pajak dapat dicarikan solusi bersama.

Pihak PT Meskom Agro Sarimas menyambut baik kunjungan tersebut. Perwakilan perusahaan, Didit, bersama jajaran manajemen menyatakan komitmen mereka untuk terus mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, termasuk dalam hal pelaporan dan pembayaran pajak daerah.

Didit mengungkapkan, perusahaan selalu berupaya menjalankan operasional sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia juga mengapresiasi langkah DPRD yang turun langsung ke lapangan untuk memberikan pengawasan sekaligus pembinaan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan pengawasan dari DPRD. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kepatuhan terha­dap kewajiban perpajakan serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD,” ujarnya.

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pe­ngelolaan Pendapatan Bengkalis dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rumbaizal, beserta jajaran. Kehadiran pihak Bapenda dinilai penting untuk memberikan pendampingan teknis serta memastikan proses verifikasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, Rumbaizal menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada wajib pajak, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD. Ia berharap, dengan adanya kolaborasi antara DPRD dan Bapenda, pengelolaan pendapatan daerah dapat menjadi lebih optimal.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret DPRD Provinsi Riau dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap sektor-sektor yang berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap PAD. Selain itu, kunjungan lapangan juga menjadi sarana untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi operasional perusahaan, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.

Ke depan, Pansus PAD DPRD Provinsi Riau berencana untuk terus melakukan kunjungan serupa ke berbagai perusahaan di wilayah Riau. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh potensi pajak daerah dapat tergarap secara maksimal serta tidak terjadi kebocoran yang merugikan daerah.***(Galeri)