Beranda blog Halaman 115

Momen Haru Pisah Sambut Kapolres Rohul, Sinergitas Baru untuk Keamanan Daerah

Momen Haru Pisah Sambut Kapolres Rohul, Sinergitas baru untuk Keamanan Daerah

Rohul(SegmenNews.com) – Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu (Rohul) pada Jumat malam (11/04/2025) pukul 20.00 WIB.

Acara pisah sambut Kapolres Rohul menjadi momen penting dalam perjalanan kepemimpinan Kepolisian, menandai beralihnya tongkat komando dari AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H. kepada AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.Si.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu, H. Anton, S.T., M.M., dan Ketua PKK Rohul dr. Yeni Dwi Putri Anton, bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., dan Ketua GOW Hj. Musni Taher, Ketua Bhayangkari Rohul Wan Indra Gusmarita, bersama keluarga, serta jajaran pejabat Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda Rohul lainnya beserta Para PJU Polres Rohul dan Tokoh Adat, Agama di Rohul.

Momen ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan pengabdian AKBP Budi Setiyono selama menjabat lebih kurang 2 tahun, sekaligus penyambutan hangat bagi Kapolres yang baru.

Sebelumnya, prosesi Farewell Parade telah dilangsungkan dengan khidmat di halaman Mapolres Rohul, menandai secara resmi serah terima komando dari AKBP Budi kepada AKBP Emil.

Dalam sambutannya, Bupati Rohul menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada AKBP Budi atas kontribusinya selama lebih kurang 2 tahun dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rokan Hulu. Ia juga menyampaikan harapan besar kepada Kapolres yang baru untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Pergantian ini bukan akhir, tapi babak baru dalam perjalanan pelayanan kita kepada masyarakat. Kami doakan yang terbaik untuk Pak Budi di penugasan selanjutnya, dan selamat datang serta selamat bertugas untuk Pak Emil. Semoga semakin menguatkan komitmen kita bersama untuk Rohul yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Bupati Anton dengan penuh haru.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H. menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan seluruh elemen di Kabupaten Rokan Hulu selama masa jabatannya. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat Rohul yang dinilainya memiliki semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan yang tinggi.

“Selama saya bertugas di Rohul, saya merasakan kehangatan dan kekompakan yang luar biasa dari masyarakat maupun jajaran pemerintah daerah. Ini menjadi kenangan berharga yang akan terus saya bawa ke penugasan saya berikutnya sebagai Wadirlantas Polda Riau, Terima kasih atas kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin baik selama ini,” tutur AKBP Budi dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.Si. yang kini resmi menjabat sebagai Kapolres Rohul, menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya, serta menguatkan sinergi lintas sektor demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Saya mohon dukungan dari seluruh pihak, terutama Forkopimda dan masyarakat Rohul. Kepolisian tidak bisa berjalan sendiri. Tanpa dukungan dan kolaborasi, tugas kami menjaga kamtibmas tidak akan maksimal. Mari kita bersama-sama menciptakan Rohul yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” ujar AKBP Emil dalam sambutannya.

Acara juga diwarnai dengan pemberian cinderamata dan kenang-kenangan dari berbagai pihak kepada AKBP Budi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi beliau. Tak sedikit yang meneteskan air mata saat menyampaikan salam perpisahan, menandakan kuatnya ikatan emosional yang terbangun selama masa kepemimpinannya.

Pisah sambut malam itu tak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan juga refleksi dari solidnya sinergi antara aparat dan pemerintah daerah dalam membangun daerah. Di tengah haru perpisahan dan semangat menyambut pemimpin baru, terpatri harapan besar untuk kelanjutan kepemimpinan yang amanah dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Malam itu ditutup dengan ramah tamah, penuh canda tawa dan kenangan. Pisah sambut ini bukan sekadar formalitas, namun menjadi simbol eratnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam membangun Rohul yang lebih baik.***(rls)

Kondisi Jembatan Jalan Lubuk Bendahara Timur Rokan Hulu Memprihatinkan 

Kondisi Jembatan Jalan Lubuk Bendahara Timur Rokan Hulu Memprihatinkan

Rohul(SegmenNews.com) – Kondisi jembatan jalan Lubuk Bendahara Timur Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujungbatu Rokan Hulu memprihatikan dan nyaris roboh.

Pantauan SegmenNews.com dilapangan, Jumat 11 April 2025, terlihat jembatan tersebut dalam keadaan miring nyaris roboh, dibagian pinggir jembatan terlihat tumpukan karung berisikan tanah guna menahan abrasi dari aliran anak sungai Rokan. Tampak pada bagian jembatan yang miring hanya ditimbun dengan tanah dan kerikil.

Tiang tiang penyangga jembatan juga sudah terlihat miring dan beton penyangga sudah roboh .

Kendaraan bergantian melewati jembatan rusak

Terlihat, mobil yang ingin melintas bergantian melewati jembatan jalan Lubuk Bendahara Timur. Jembatan ini merupakan akses penghubung Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujungbatu dengan Desa Lubuk Betung dan jembatan gantung di Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto.

Jembatan tampak miring, berlobang hanya ditimbun tanah kerikil

Lokasi jembatan berdekatan dengan Kafe De Piek, berjarak sekitar 100 meter dari rumah Kepala Desa Pematang Tebih dan tak jauh dari rumah salah satu anggota DPRD Rokan Hulu.

Ucok warga sekitar mengatakan jembatan sudah lama miring dan nyaris roboh.”Udah lama itu, ditimbun timbun aja sama orang itu,” ujarnya.***

Kampar Tuan Rumah Diklat Damkar Pertama di Indonesia, Wabup: Ini Kehormatan Besar

Kampar Tuan Rumah Diklat Damkar Pertama di Indonesia, Wabup: Ini Kehormatan Besar

Kampar(SegmenNews.com) – Kabupaten Kampar mencatat sejarah baru sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Damkar I pertama di Indonesia. Kegiatan yang digelar di Labersa Hotel, Siak Hulu, Kamis (10/4/2025), mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Kampar, Misharti.

Dalam sambutannya, Wabup Kampar menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah mempercayakan Kampar menjadi pelaksana pertama kegiatan nasional tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi, khususnya kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan kepercayaan kepada Kampar sebagai tuan rumah pelatihan Damkar I pertama di Indonesia,” ujar Misharti.

Ia berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi para personel Damkar Kampar, baik dari sisi keterampilan maupun kelengkapan peralatan.

“Damkar saat ini menjadi garda terdepan, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian darurat di tengah masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Misharti menjelaskan bahwa peran Damkar semakin luas dan dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menangani kebakaran, petugas Damkar juga sering diminta membantu berbagai kondisi darurat lainnya.

“Sekarang ini, masyarakat lebih banyak meminta bantuan Damkar, bukan hanya untuk kebakaran. Bahkan untuk kejadian seperti tangan terjepit pintu pun, masyarakat langsung menghubungi Damkar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, Hendri Dunan, membenarkan bahwa Diklat ini menjadi yang pertama di Indonesia.

“Pelatihan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 10 hingga 16 April 2025, dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang,” jelas Hendri.

Sebagai narasumber, hadir langsung Kepala Subdirektorat Standarisasi Tata Operasional Sumber Daya Manajemen Penanggulangan Kebakaran Kemendagri, Danang Putra, ST, M.Si, bersama Ajeng serta Kepala SAR Pekanbaru, Budi.***(mc)

Asian Agri dan Apical Optimis Capai Target Keberlanjutan 2030

Asian Agri dan Apical Optimis Capai Target Keberlanjutan 2030

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Asian Agri, salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia, bersama dengan Apical, pemimpin global pengolahan minyak nabati, hari ini menggelar acara halal bihalal sekaligus temu media. Acara ini menjadi platform menyampaikan pembaruan terkini terkait komitmen keberlanjutan kedua perusahaan, yaitu AsianAgri2030 dan Apical2030, yang diluncurkan pada 2022.

Prama Yudha Amdan, Head of Corporate Communications Asian Agri dan Apical, menegaskan komitmen berkelanjutan kedua perusahaan, yang sejalan dengan prinsip Pembangunan Berkelanjutan PBB (UNSDGs). Komitmen ini diterapkan melalui filosofi 5Cs RGE (Royal Golden Eagle) yaitu Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company.

Prama juga menekankan peran komoditas kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia. Selain sebagai penyumbang devisa negara, industri kelapa sawit juga berkontribusi besar dalam membuka lapangan kerja serta meningkatkan taraf hidup petani, terutama yang tergabung dalam program kemitraan dan plasma.

“Sebagai produsen dan pengolah CPO, Asian Agri dan Apical berkomitmen menjalankan kegiatan operasional berlandaskan prinsip keberlanjutan yang bertanggung jawab, dengan tujuan memastikan setiap produk memberikan manfaat nyata. Aplikasi CPO memiliki rentang yang luas mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng hingga energi terbarukan, singkatnya #DariDapurSampaiAvtur,” ujar Prama.

Pilar Kemajuan untuk Keberlanjutan Asian Agri

Asian Agri mempertegas komitmen keberlanjutan melalui empat pilar utama: Kemitraan Petani, Pertumbuhan Inklusif, Iklim Positif, dan Produksi Bertanggung Jawab yang Berkelanjutan. Dari pilar tersebut, pencapaian Pilar Kemitraan Petani dan Pertumbuhan Inklusif menunjukkan hasil yang baik, dengan berberapa target telah tercapai sesuai dengan yang diharapkan dalam tiga tahun berjalan.

Ivan Novrizaldie, Head of Sustainability Asian Agri, menyatakan, “Petani kelapa sawit memegang peran vital dalam mendukung keberlanjutan operasi kami. Untuk itu, kami berupaya memastikan semua petani mitra memperoleh sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada tahun 2025.

Ivan juga menyatakan bahwa selama 2024, Asian Agri telah membantu 11 Koperasi Unit Desa (KUD) memperoleh sertifikasi ISPO, sehingga hingga akhir 2024, secara keseluruhan, Asian Agri telah mencapai 49% dari target pencapaian ISPO.

“Dengan semangat #BermitraLebihBaik, kami mendorong KUD untuk segera memulai proses sertifikasi, seiring dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan ISPO pada tahun 2025”, tambah Ivan.

Pada Pilar Pertumbuhan Inklusif, Asian Agri 2030 telah menyentuh 34% target dalam bentuk pelatihan vokasi kepada lebih dari 1.700 orang, mendukung pembentukan UMKM di 54 desa dari total 159 desa di sekitar daerah operasional yang terletak di Sumatra Utara, Riau dan Jambi. Selain itu, melalui program bag-to-school, Asian Agri 2030 juga telah mendistribusikan lebih dari 1.300 paket pendidikan kepada murid-murid SD, SMP, SMA, dimana target kami adalah sebanyak 5.000 murid.

Ivan menyatakan bahwa Asian Agri terus menjalankan berbagai program dan inisiatif, bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, untuk memastikan tercapainya target yang telah ditetapkan pada tahun 2030.

“Kami yakin dapat mencapai seluruh target tersebut dalam lima tahun ke depan,” tutup Ivan.

Keberlanjutan Rantai Pasok Bertanggung Jawab Apical

Memasuki tahun ketiga, Apical 2030 menunjukkan perkembangan signifikan dalam pencapaian target yang telah ditetapkan.

Dalam Pilar Kemajuan Inklusif, Apical mengimplementasikan program Sustainable Living Villages (SLV) atau Desa Berkelanjutan di 12 desa di Aceh Singkil, Aceh, dan 3 desa di Kutai Timur, Kalimantan Timur dari total 30 desa.

Program ini tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan inklusi sosial, tetapi juga dalam menciptakan sumber pendapatan alternatif bagi para petani. Di antaranya adalah inisiatif budidaya madu Trigona di Aceh Singkil dan kakao di Kutai Timur.

Hendra Hosea, Sustainability Manager Apical, menjelaskan bahwa melalui SLV, Apical mendukung petani swadaya dalam menerapkan praktik berkebun berkelanjutan.

“Kami berkomitmen memberikan pelatihan agar petani memperoleh Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dan memanfaatkan fasilitas pengembangan yang disediakan pemerintah sebagai langkah awal menuju sertifikasi ISPO dan RSPO,” ujar Hendra.

Apical menunjukkan kemajuan positif dalam upayanya mendukung 5.000 petani swadaya untuk meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada tahun 2030.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Apical bersama Asian Agri dan KAO meluncurkan program SMILE (SMallholder Inclusion for better Livelihood & Empowerment) pada tahun 2020. Program ini fokus pada peningkatan produktivitas, pendapatan, dan pencapaian sertifikasi RSPO bagi petani. Hingga saat ini, SMILE telah melibatkan 3.489 petani swadaya, dengan 1.373 petani di antaranya berhasil memperoleh sertifikasi RSPO.

Implementasi Apical2030 hingga saat ini telah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan, 68% dari target ini telah terealisasi. Pada Pilar Kemitraan Transformatif, yang bertujuan untuk mencapai 100% NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) melalui kolaborasi dengan para pemasok, Apical telah mencapai 93%.

Hendra menerangkan bahwa pada Pilar Aksi Iklim, yang memiliki sasaran pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 50% pada tahun 2030, Apical telah berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 21%. Untuk Pilar Inovasi Hijau, kami terus memanfaatkan inovasi guna mendukung operasi yang lebih berkelanjutan.

“Saat ini, sekitar 87% dari target ini telah tercapai, dan 13% masih dalam proses,” ujar Hendra.

Dengan pencapaian yang sudah diraih, baik Asian Agri maupun Apical terus berkomitmen untuk mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan ramah lingkungan, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui berbagai inovasi dan kolaborasi strategis.

Tentang Asian Agri

Didirikan pada tahun 1979, Asian Agri merupakan salah satu Perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia, yang telah mengelola lebih dari 100.000 hektar Perkebunan kelapa sawit dan mempekerjakan lebih dari 200.000 orang.

Sebagai pelopor Program Inti Perkebunan Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans) bersama pemerintah Indonesia, Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi, yang secara kolektif mengelola 60.000 hektare Perkebunan kelapa sawit. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan petani swadaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi.

Lewat komitmen terhadap praktik berkelanjutan, Asian Agri menjunjung tinggi kebijakan tanpa pembakaran dan menerapkan praktik-praktik terbaik perkebunan untuk membantu petani plasma meningkatkan produktivitas, hasil panen, dan ketertelusuran rantai pasol, serta mendukung perjalanan mereka menuju sertifikasi. Pabrik Asian Agri memanfaatkan teknologi canggih dan energi hijau yang dihasilkan sendiri untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca.

Perkebunan Asian Agri serta Perkebunan petani plasma, sepenuhnya bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), yang menggarisbawahi komitmen Perusahaan terhadap produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kontak Media

Corporate Communication, Asian Agri

E-mail: communications@asianagri.com

Tentang Apical 

Apical adalah pengolah minyak nabati terkemuka dengan jejak global yang berkembang. Proses pengolahan mid-stream yang terintegrasi secara vertikal dan dan pemrosesan hilir dengan nilai tambah menjadikan kami sebagai pemasok integral yang mendukung kebutuhan pangan, pakan ternak, oleokimia dan bahan bakar yang dibutuhkan oleh setiap industri.

Hingga saat ini, dengan aset terintegrasi di lokasi yang strategis mencakup Indonesia, Cina, dan Spanyol, Apical mengoperasikan sejumlah kilang, pabrik oleokimia, pabrik biodiesel, dan pabrik penghancur kernel. Melalui usaha patungan, Apical juga memiliki operasi pemrosesan dan distribusi di Brasil, India, Pakistan, Filipina, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan Vietnam.

Pertumbuhan Apical dibangun di atas fondasi keberlanjutan dan transparan, serta dimotivasi oleh keyakinan kuat bahwa kami dapat membuat dampak yang lebih berarti bahkan saat kami terus mengembangkan bisnis kami dan memberikan solusi inovatif kepada pelanggan kami.rmasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.apicalgroup.com.***(rls)

Cuaca Riau Berubah-ubah Hari Ini, Warga Diimbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Ilustrasi

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Cuaca di Provinsi Riau pada hari ini, Jumat (11/4/2025), diperkirakan mengalami perubahan cukup signifikan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Moh. Ibnu Amiruddin, menjelaskan, pada pagi hari sebagian besar wilayah Riau akan mengalami kondisi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan diperkirakan terjadi di beberapa daerah seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, dan Kota Dumai.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprediksi akan cerah berawan. Tidak ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Riau pada waktu tersebut.

Namun, pada malam hari, hujan kembali diperkirakan mengguyur sejumlah daerah. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.

Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprediksi kembali kabur hingga berawan, dengan hujan ringan berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Riau, baik pagi, siang, sore, malam, maupun dini hari,” jelasnya.

Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Rokan Hilir, Bengkalis, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Dumai, dan Pekanbaru.

Adapun suhu udara di Riau berkisar antara 22.0 hingga 33.0°C, dengan kelembapan 56–100 persen. Angin bertiup dari utara hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Untuk wilayah perairan, gelombang laut diprediksi berada di kisaran 0.5 hingga 1.25 meter atau kategori rendah.

BMKG juga mencatat adanya 18 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera hingga pukul 23.00 WIB, dengan satu titik terpantau di Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi akibat cuaca kering,” tegasnya.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis dan adanya titik panas yang terdeteksi, BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran yang bisa mengancam lingkungan maupun kesehatan.***(mc)

Bupati Anton Tinjau Islamic Center, Dorong Revitalisasi Jadi Wisata Religi

Bupati Anton Tinjau Islamic Center, Dorong Revitalisasi Jadi Wisata Religi

Rohul(SegmenNews.com) – Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, melakukan peninjauan ke Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, Kamis (10/4/2025). Kunjungan tersebut dalam rangka memantau kondisi bangunan sekaligus mendorong rencana revitalisasi Islamic Center sebagai destinasi wisata religi andalan di Kabupaten Rokan Hulu.

Bupati Anton menegaskan, Islamic Center memiliki potensi besar bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, edukasi, dan pariwisata yang bisa menarik masyarakat lokal maupun luar daerah.

“Kita ingin Islamic Center Rokan Hulu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, edukasi, dan wisata religi bagi masyarakat Rokan Hulu,” ujar Bupati Anton kepada wartawan.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas Perkim Rohul, Taufik Kurniawan, ST, M.Si, mengatakan revitalisasi kawasan Islamic Center akan dilakukan bertahap. Fokus utamanya adalah perbaikan infrastruktur serta penambahan fasilitas pendukung yang lebih representatif.

“Rencana kita akan membangun drainase, melengkapi fasilitas seperti food court, melestarikan danau di kawasan Islamic Center, dan menambah spot foto landscape danau untuk menarik minat wisatawan,” jelas Taufik.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Anton didampingi Plt. Kadis PUPR H. Zulfikri, ST, Plt. Kadis Perkim Desmadiana, S.Sos, MM, Kabid Cipta Karya Taufik Kurniawan, serta jajaran OPD terkait. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan pemerhati Islamic Center, Novliwanda Ade Putra, ST, M.Si.***

Pemprov Riau Ajukan Bantuan Helikopter dan OMC ke BNPB Antisipasi Karhutla 2025

Pemprov Riau Ajukan Bantuan Helikopter dan OMC ke BNPB Antisipasi Karhutla 2025

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bergerak cepat menyusul penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2025. Pemprov Riau resmi mengajukan permintaan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencakup dukungan helikopter untuk water bombing, patroli udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan status siaga darurat Karhutla sudah diberlakukan hingga akhir November 2025. Langkah ini diambil sebagai antisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau.

“Status siaga darurat Karhutla sudah kita tetapkan. Saat ini, kami sedang mempersiapkan surat usulan permintaan bantuan helikopter water bombing dan patroli udara kepada BNPB. Insya Allah, surat ini akan kita kirimkan pekan ini,” ujar Edy Afrizal, Kamis (10/4/2025).

Dalam usulan tersebut, Pemprov Riau mengajukan delapan unit helikopter ke BNPB. Sebanyak enam unit akan difungsikan untuk operasi water bombing memadamkan titik api, sementara dua unit lainnya digunakan untuk patroli udara guna memantau potensi kebakaran secara lebih efektif.

“Tentu saja, jumlah helikopter yang akan dibantu oleh BNPB akan menyesuaikan dengan ketersediaan dan prioritas pusat. Namun, yang pasti, pengajuan ini adalah bagian dari upaya antisipasi kita, mengingat prediksi BMKG yang menyebutkan Riau memasuki musim panas pada Mei hingga Juni,” jelas Edy.

Tak hanya itu, Pemprov Riau juga mengusulkan dukungan untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Menurut Edy, upaya ini sangat penting dalam pencegahan dini Karhutla, khususnya ketika curah hujan mulai menurun namun kondisi awan masih memungkinkan dilakukan penyemaian.

“Dengan adanya usulan OMC ini, kita harapkan saat curah hujan berkurang dan musim kemarau tiba, OMC bisa langsung diimplementasikan sebagai langkah pencegahan Karhutla,” tegasnya.

Langkah proaktif Pemprov Riau ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi ancaman Karhutla tahun 2025. Pemerintah daerah berupaya maksimal dengan menggandeng pemerintah pusat, guna meminimalisir dampak dan risiko bencana asap di Bumi Lancang Kuning.***(mc)

Gandeng TNI, Lapas Pasir Pangarayan Sidak Blok Hunian WBP

Gandeng TNI, Lapas Pasir Pangarayan Sidak Blok Hunian WBP

Rohul(SegmenNews.com) – Dalam rangka memperkuat pengamanan dan deteksi dini selama bulan Ramadhan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan bersama personel TNI dari Koramil 02 Rambah menggelar razia mendadak di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (9/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Adm. Kamtib Anton Fernando, didampingi Kasubsi Portatib Assaufi Mubarokh, serta tim regu pengamanan, staf KPLP, dan staf Kamtib. Razia dilaksanakan dengan menyisir setiap kamar hunian secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan badan dan barang milik warga binaan secara tertib. Para penghuni kamar dikeluarkan satu per satu untuk mempermudah proses pemeriksaan. Hasilnya, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang kemudian diamankan, dicatat dalam berita acara, dan dimusnahkan sesuai prosedur.

Selain itu, sebanyak lima orang warga binaan dipilih secara acak oleh personel TNI untuk menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, mengapresiasi langkah tegas yang diambil jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia menegaskan, kegiatan penggeledahan ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan, sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.

“Pasca Lebaran ini, kita harus tetap siaga. Selalu jalankan tugas dengan memperkuat ketajaman intelijen. ‘Waspada jangan-jangan’ dilakukan agar situasi tetap kondusif dan mencegah potensi gangguan kamtib,” ujar Kalapas.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan peredaran narkoba di dalam lapas yang rutin dilaksanakan dan dilaporkan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, yang dipimpin oleh Maizar.*(rls)

Bupati Kampar Apresiasi Peran Baznas Ringankan Beban Masyarakat

Bupati Kampar Apresiasi Peran Baznas Ringankan Beban Masyarakat

Kampar(SegmenNews.com) – Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar yang dinilai telah banyak membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kampar. Melalui zakat yang dikumpulkan, baik dari ASN maupun non-ASN, Baznas turut berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Kampar saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus mendengarkan Laporan Tahunan Baznas Kampar dan rencana kerja tahun 2025, pada Rabu (9/4/2025).

Menurut Bupati, program-program yang dilaksanakan Baznas sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kampar, seperti program Kampar Cerdas, Kampar Beriman, serta berbagai program strategis lainnya. Ia pun mendorong agar Baznas terus menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai aturan, khususnya dalam penyaluran zakat kepada delapan asnaf yang berhak menerimanya.

Selain itu, Bupati Kampar juga berpesan agar zakat yang diberikan bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha bagi para penerima, disertai pendampingan agar ke depan mereka yang awalnya mustahiq dapat berubah menjadi muzakki.

“Baznas Kabupaten Kampar harus terus menanamkan kepercayaan kepada para muzakki, sehingga timbul keyakinan penuh dalam pengelolaan zakat. Jika kepercayaan ini terbangun, jumlah muzakki di Kabupaten Kampar pasti akan meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kampar dalam laporannya memaparkan secara rinci delapan golongan yang berhak menerima zakat. Mereka adalah Al-Fuqara’ (orang miskin), Al-Masakin (orang sangat miskin), Al-Amilin (pengelola zakat), Al-Muallaf (orang yang baru memeluk Islam), Al-Riqab (hamba sahaya atau pejuang di jalan Allah), Al-Gharimin (orang yang terlilit hutang), Fi Sabilillah (untuk kepentingan di jalan Allah), dan Ibnu Sabil (musafir yang kehabisan bekal).

Dengan pemahaman yang jelas mengenai sasaran penyaluran zakat ini, diharapkan manfaat zakat dapat lebih dirasakan secara luas dan optimal oleh masyarakat Kampar yang membutuhkan.***(mc)

Kapolda Riau Silaturahmi ke LAMR, Komitmen Junjung Kearifan Lokal

Kapolda Riau Silaturahmi ke LAMR, Komitmen Junjung Kearifan Lokal

Pekanbaru(SegmenNews.com) — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Rabu petang (9/4/2025). Dalam pertemuan penuh keakraban ini, penegakan hukum yang selaras dengan kearifan lokal menjadi sorotan utama.

Mengawali sambutannya, Kapolda Herry menyampaikan rasa bangganya atas sambutan hangat masyarakat Melayu Riau. Ia mengaku merasa tersanjung dan bahkan sempat merasa gugup karena sambutan luar biasa dari LAMR.

“Secara pribadi, saya sangat bangga bisa bersilaturahmi di LAMR, apalagi sambutannya sangat luar biasa. Sampai saya grogi, dan diawal saya berdinas ini sangat tersanjung dengan sambutan ini,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi budaya Melayu, Kapolda Herry memperkenalkan tagline Polda Riau: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah. Menurutnya, tagline ini mencerminkan upaya Polda Riau dalam melindungi keberkahan tanah Melayu serta menjaga kehormatan budaya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin menjunjung tinggi kearifan lokal, mengangkat nilai-nilai budaya dalam event besar, seperti Festival Melayu Serantau. Karenanya, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan,” ajaknya.

Kapolda Herry juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, terutama dalam upaya melestarikan budaya Melayu di Riau.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyambut hangat kehadiran Kapolda Riau. Dalam sambutannya yang dirangkai dengan pantun, ia menyampaikan rencana LAMR menggelar Hari Adat Sedunia pada 9 Agustus 2025, bertepatan dengan hari jadi Provinsi Riau.

“Program ini sejalan dengan apa yang dihajatkan Polda Riau dan Pemprov Riau, yakni adanya kegiatan besar untuk serantau Melayu,” ujarnya.

Datuk Seri Taufik juga mengapresiasi inisiatif penanaman pohon oleh Polda Riau yang dinilai selaras dengan adat Melayu dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Selama ini, kerja sama LAMR dengan Polda Riau dalam menjaga lingkungan cukup baik, dan ini menjadi semangat bagi kita semua,” tambahnya.***(mc)