Dinilai Rawan, Polisi Tinjau dan Sebarkan Maklumat Diarea Lahan Bekas Terbakar

Pelalawan(SegmenNews.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Bunut meninjau sekaligus menyebarkan maklumat Kapolda Riau, diarea lahan bekar terbakar dan lahan yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pada Rabu, 5 Agustus 2020.

Dalam petroli peninjauan dan penyebaran maklumat itu, dipimpin langsung Kanit Binmas Polsek Bunut, IPTU Turmin didampingi 3 personil Polsek, di seluruh wilayah hukumnya.

“Giat petroli kali ini, kita fokuskan peninjauan dan menyebarkan Maklumat Kapolda tentang larangan membakar lahan dengan cara membakar,” ungkap Kapolsek Bunut, AKP Rokhani, Rabu 5 Agustus 2020.

Adapun tujuan giat ini, kata Kapolsek, untuk mengantisipasi terjadinya karhutla dan juga memberikan himbauan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Sejauh giat hari ini, belum ada titik api di wilayah hukum kita. Selama giat tadi berlansung aman dan terkendali,” tandasnya, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Wisuda UPP, Bupati Sukiman Nyatakan Siap Bersinergi Hasilkan Pendidikan Berkualitas

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H. Sukiman menegaskan siap bersinergi dengan Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menghasilkan tenaga didik berkualitas dan berakhlak mulia.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri
wisuda XIV UPP, Rabu (5/8/2020) pagi bersama istri Peni Herawati.

Disampaikannya lagi, UPP sebagai universitas kebanggaan Kabupaten Rokan Hulu. Untuk itu mahasiswa dan mutu pendidikan harus mampu bersaing secara global.

Ditempat yang sama, Rektor Universitas Pasir Pengaraian, Dr Adolf Bastian M.Pd mengatakan para wisudawan yang telah diwisuda telah siap untuk memasuki lapangan pekerjaan atau membuka usaha sendiri sesuai dengan yang telah diberikan pembelajaran dan program UPP sendiri.

“Di hari ketiga kita melaksanakan wisuda, dan Alhamdulillah Bupati Rokan Hulu dapat hadir” ungkap rektor.

Dihadapan awak media, rektor berharap wisudawan atau wisudawati UPP dapat menjadi insan yang berguna bagi keluarga, bangsa dan negara.***(fit)

Cegah Covid-19, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Terus Laksanakan Penyemprotan di Puskesmas dan Masjid

Meranti(SegmenNews.com)- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, melaksanakan penyemprotan desinfektan di puskesmas, mesjid, rumah warga dan terutama warga yang baru pulang dari malaysia, untuk menghambat mata rantai Virus Corona atau Covid-19 di Desa Anak setatah dan Desa Bantar, kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (5/8/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Serda Zulkarnain Harahap, Bhabinkamtibmas Brigadir Riki dan Pegawai Puskesmas setempat.

Saat di temui awak media di lokasi, Babinsa Serda Zulkarnain Harahap mengatakan, penyemprotan desinfektan di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi akan terus kami laksanakan guna memutus penyebaran Covid-19.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan tim relawan Desa masing masing untuk berperang melawan Virus Corona ini,”ucapnya.

“Hal ini kami gelar guna menekan penyebaran virus tersebut, dengan adanya penyemprotan desinfektan dan upaya-upaya yang sudah kami lakukan sejauh ini, diharapkan dapat mencegah masuknya virus Corona di Kabupaten Kepulaun Meranti ini,”ucapnya lagi.

Tambahnya lagi, bahwa kegiatan penyemprotan itu sendiri merupakan bentuk tingginya kepedulian Babinsa dan masyarakat untuk mencegah dan mematikan penyebaran Virus Covid -19 di masyarkat saat ini.

Pada kesempatan tersebut Babinsa menghimbau kepada masyarakat agar mentaati aturan dan maklumat yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulaun Meranti dan mengikuti perkembangan situasi selanjutnya.

“ Jangan keluar rumah atau tunda bepergian ke tempat-tempat keramaian, jaga jarak bila bertemu siapapun, hindari jabat tangan atau bersentuhan langsung, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau air mengalir, dan selalu gunakan masker,” tutupnya.***(Ags)

Bupati Wardan Tinjau dua Lokasi Tanah Longsor

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melakukan peninjauan langsung di dua lokasi musibah tanah longsor yang terjadi di Parit 7 dan Parit 5 Tembilahan Hulu, Selasa (4/8/2020).

Dalam peninjauannya, HM Wardan di dampingi Hj Zulaikhah Wardan, Kepala BPBD, Kadis PU dan beberapa Pejabat Eselon dilingkungan Pemkab serta pihak terkait lainnya.

“Hari ini saya turun langsung meninjau tanah longsor yang terjad baru-baru ini, diantaranya di Parit 7 dan Parit 5 Tembilahan Hulu,” ujar HM Wardan.

Tindakan awal atas peristiwa ini akan kita lakukan penimbunan dengan berkoordinasi Pemerintah Provinsi Riau untuk meminta bantuan.

“Mudah-mudahan permohonan bantuan kita ini diterima sehingga akan segera kita lakukan perbaikan-perbaikan pada lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor,” paparnya.

Dalam kunjungannya, Bupati Inhil juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengusaha yang berada dipinggiran Sungai Indragiri untuk mengurangi beban-beban dan aktivitas khususnya lokasi yang rawan longsor.

“Selalu waspada, jangan sampai terjadi musibah-musibah yang sama,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bahwa musibah tanah lonsor di parit 7 Kecamatan Tembilahan Hulu terjadi pada Sabtu, (1/8/2020) pukul 09.30 Wib yang menyebabkan 2 gudang mengalami rusak berat.

Sedangkan musibah longsor yang kedua di parit 5 Kecamatan Tembilahan Hulu yang terjadi pada Senin (3/8/2020) pukul 11.45 Wib yang menyebabkan 1 gudang pangkalan LPG milik Asia dan 1 buah Unit Mobil dan 2 Unit Honda jatuh ke sungai.***(ADV/Diskominfopers Inhil)

Bupati Irwan Bangun Centra Industri Kopi di Rangsang Pesisir

Meranti(SegmenNews.com)-Kopi Liberika Meranti merupakan Kopi khas Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah mengantongi Sertifkat Indonesia Indikasi Geografis, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten termuda di Riau ini untuk mengembangkan potensi kopi yang sangat diminati hingga kenegara tetangga Malaysia itu, seperti yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si saat ini, dengan membangun Centra Industri Kopi Liberika Meranti yang dipusatkan di Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Untuk memaksimalkan rencana pembangunan Industri Hilir Kopi Liberika Meranti itu Bupati Kepulauan Meranti bersama rombongan yang terdiri dari Dinas terkait Camat dan petani Kopi setempat melakukan peninjauan kesalah satu perkebunan Kopi dan Industri Kopi Liberika yang berada di Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Selasa (4/8/2020).

Industri Kopi Liberika yang dikunjungi Bupati dan rombongan adalah milik keluarga Hakim salah seorang pengusaha kopi yang namanya sudah tak asing lagi di Meranti, seperti diketahui Hakim dibawah bendera CV. Zaroha telah memproduksi Kopi Liberika dalam dua varian yakni Kopi Liberika biasa dan Kopi Liberika Luwak. Kopi produksi CV. Zaroha ini selain dipasarkan untuk konsumen lokal juga diekspor kenegara tetangga Malaysia dengan jumlah permintaan hingga 3 Ton/Bulan.

Melihat besarnya potensi Kopi Liberika Meranti ini membuat Bupati Irwan semakin bersemangat untuk terus mengembangkan Kopi khas Meranti yang katanya memiliki citarasa coklat, rasa ini terbentuk karena habitat tumbuhnya didataran rendah gambut yang bercampur air laut, jadi berbeda dengan Kopi kebanyakan yang biasa tumbuh didataran tinggi.

Irwan berharap dengan adanya Industri Hilir Kopi Liberika tersebut dapat membantu petani untuk mengolah hasil produksi perkebunan Kopi masyarakat di Kecamatan Rangsang Pesisir seluas 775 Ha lebih dengan jumlah produksi rata-rata produksi perhektar mencapai 800 Kg/Tahun dengan keuntungan dari hasil penjualan kopi perhektar sebesar 2.5 Juta/bulan.

“Kita sangat konsen untuk mengembangkan potensi perkebunan Kopi Liberika ini seperti yang akan kita lakukan saat ini dengan membangun Centra Industri Kopi Liberika yang dipusatkan di Desa Kedaburapat Kecamatan Rangsang Pesisir, semoga dengan adanya industri ini masyarakat semakin termotivasi untuk berkebun Kopi,” jelas Bupati.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti yang juga Plt. Kepala Bappeda Drs. H. Azza Fahroni M.Si, untuk pembangunan Centra Industri Sagu ini Pemerintan Kabupaten Meranti menganggarkan dana sebesar 1 Miliar lebih, dana ini akan digunakan untuk membangun gedung Centra Industri Sagu. Saat ditanya mengenai mesin pengolah Kopi diakui Azza sudah tersedia.

“Untuk mesin pengolah biji Kopi sudah tersedia tinggal lagi bangunan untuk Centra Industri Kopi Liberikanya ” jelas Kadisperindag Azza.

Jika pembangunan Centra Industri Kopi ini berjalan dengan lancar Pemkab. Meranti menargetkan tahun 2021 mendatang Centra Industri ini sudah dapat dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat petani Kopi Liberika.

“Sesuai dengan arahan Bupati kita menargetkan tahun 2021 mendatang Centra Industri Kopi ini sudah dapat beroperasi, dalam upaya membantu masyarakat petani Kopi dalam meningkatkan ekonominya,” ucap Kadisperindag Meranti.

Namun seperti diakui pengusaha Kopi Liberika Meranti, Hakim, untuk memaksimalkan mengembangkan potensi Kopi Liberika Meranti, tidak cukup hanya dengan mebangun Industri Hilir tapi juga harus didukung dengan pengembangan hulunya. Salah satunya dengan mengadakan bibit unggul Kopi Liberika sehingga produksi Kopi Liberika saat ini sebanyak 800 Kg/Ha/Tahun dapat ditingkatkan lagi.

Setelah mendengarkan masukan dari pengusaha Kopi Liberika Meranti itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, juga meminta kepada Dinas terkait untuk mengadakan bibit unggul Kopi Liberika yang nantinya dapat ditanam petani dalam upaya meningkatkan kualitas produksinya.

“Ya selain membangun Centra Indusri Kopi sesuai dengan masukan para pengusaha kopi kepada Bupati, kita juga akan mengadakan bibit unggul sehingga dapat mendongkrak pruduksi lebih besar lagi,” ujar Kadisperindag Meranti.

Sekedar informasi turut serta dalam kunjungan kerja Bupati di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepala Dinas Perindag Meranti Drs. H. Azza Fahroni M.Si, Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Meranti T. Effendi, Kepala Dinas Pariwisata Rizki Hidayat, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Peternakan M. Arif, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Sekretaris Badan PMPD H. Edi M. Nur, Camat Rangsang Pesisir H. Arifuddin, Kabid Cipta Karya Fadjar, dan sejumlah pejabat Eselon IV lainnya.

Dalam kunkernya selain meninjau Industri Sagu, Bupati dan rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau jalan Poros di Kecamatan Rangsang Pesisir, pembangunan jalan poros ini dinilai penting karena akan mendukung aksesbilitas produksi hasil pertanian masyarakat menuju pasar.***(Ags)

Bersama Gugus Tugas Kecamatan, Polsek Bunut Masuk Desa Ingatkan New Normal

Bunut(SegmenNews.com) – Didampingi gugus tugas corona virus diseases 2019 (COVID-19) Kecamatan, jajaran Polsek Bunut mensosialisasikan dan menghimbau terkait adaptasi kebiasaan baru atau New Normas hingga ke Desa-desa, pada Selasa, 4 Agustus 2020.

Pada himbauan kali ini, jajaran personil Polsek Bunut menyusuri di tempat-tempat umum, di Desa-desa yang ada di wilayah hukumnya, seperti Desa Bagan Laguh dan Balam Merah, Kecamatan Bunut, Pelalawan, Riau.

Dalam giat yang di pimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Balam Merah dan Desa Bagan Laguh, Aiptu Azhar bersama tiga personil Polsek Bunut Lain, didampingi tim gugus tugas COVID-19 Bunut.

“Giat anggota hari ini, memang seputaran COVID-19, namun kali ini mensosialisasikan dan menghimbau terkait adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Kapolsek Bunut, AKP Rokhani, MH,

Pada giat tersebut, pihaknya juga menekankan tentang kepatuhan dalam manjalankan protokol kesehatan dalan beraktifitas.

“Selain adaptasi kebiasaan baru, kita juga menegaskan kepatuhan terhadap protokol kesehaan. Tentunya harapan kita masyarakat bisa bersama-sama membantu dalam memutus mata rantai COVID-19 ini,” tandas, Kapolsek Rokhani, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Bawaslu Meranti Temukan Ribuan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat Terdaftar di Data Pemilih

Meranti(SegmenNews.com)-Proses pelaksanaan Pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih Pilkada Kepulauan Meranti tahun 2020 yang dilakukan oleh Petugas Data Pemilih (PPDP) sampai saat ini belum selesai.

Namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti sudah menemukan ribuan pemilih tidak memenuhi syarat dan tidak terdaftar di data pemilih.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga Bawaslu Kepulauan Meranti, Romi Indra menyampaikan hasil pengawasan Coklit yang dilakukan jajaran KPU dalam hal ini PPDP, masih ditemukan ribuan pemilih yang tidak memenuhi syarat terdaftar dalam A-KWK.

“Banyak temuan-temuan lain yang kami temukan dilapangan, misalnya masih ditemukan adanya pemilih dalam satu keluarga terpisah dalam satu TPS. Hal ini menandakan adanya persoalan yang belum selesai pada saat penyusunan pemetaan TPS,. Dimana dalam prosedur disebutkan tidak memisahkan pemilih dalam satu keluarga pada TPS yang berbeda,” kata Romi Indra, Senin (3/8/2020) sore.

Temuan lain yakni ditemukan PPDP yang salah dalam mengisi formulir, misalnya dalam 1 KK dicoklit 3 orang, namun dalam stiker (A.A-2 KWK) hanya ditulis 2 orang pemilih.

Adapun penyebab masih banyaknya temuan-temuan ini menurut Romi, salah satu faktornya adalah masih terdapat PPDP yang kurang memahami mekanisme tata cara dan prosedur pada tahapan Coklit itu sendiri.

Selain itu juga ditemukan warga yang pindah domisili baik dalam desa/kelurahan, kecamatan maupun kabupaten yang tidak dapat dicoklit oleh PPDP, hal tersebut berpotensi kehilangan hak pilih. Persoalannya pemilih yang bersangkutan tidak mengurus administrasi kependudukan pindah domisili sehingga PPDP kesulitan dalam mencoklit.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang pindah domisili agar mengurus administrasi kependudukan sehingga mempermudah dan membantu kerja KPU beserta jajaran dalam mendata data pemilih,” kata Romi.

Dikatakan Romi, Bawaslu Kepulauan Meranti beserta Panwas kecamatan, desa dan kelurahan akan terus memantau dan melakukan pengawasan coklit ini. Sementara itu terkait dengan temuan- temuan tersebut akan direkomendasikan sebagai saran perbaikan kepada PPS melalui Panwas desa dan kelurahan.

Bawaslu dan KPU Kepulauan Meranti terus terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menuntaskan persoalan data pemilih ini.

“Tentu ini merupakan tugas kita bersama dalam mengawal agar tidak ada lagi pemilih yang memenuhi syarat tidak terdaftar sebagai pemilih dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2020.
Harapan kami jajaran KPU agar memberikan akses data seluas – luasnya kepada kami dalam melakukan pengawasan langsung dan pencermatan data pemilih,” ujar Romi.

Adapun hasil pengawasan Coklit yang dilaksanakan oleh PPDP di lapangan yaitu pemilih yang memenuhi syarat (MS) yang tidak masuk kedalam daftar pemilih sebanyak 726 data pemilih, sebaliknya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) masuk kedalam daftar pemilih sebanyak 1627 data pemilih. Sedangkan pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP berjumlah 371 data pemilih.

“Data ini merupakan data pengawasan sementara oleh jajaran kami dilapangan. Dimana update data sampai dengan tanggal 3 Agustus 2020, tentu kami Bawaslu Kepulauan Meranti beserta jajaran akan terus melakukan pengawasan dalam tahapan Coklit ini sampai dengan 13 Agustus 2020 mendatang,” pungkasnya.***(Ags)

Tukang Pangkas yang Jual Motor Akibat Terdampak Covid-19, Akhirnya Dibantu Dermawan

Tukang Pangkas yang Jual Motor Akibat Terdampak Covid-19, Akhirnya Dibantu Dermawan

Pelalawan(SegmenNews.com) – Masih ingat kepada, Indra (33), seorang kepala rumah tangga yang berprofesi sebagai tukang pangkas yang tidak pernah mendapat satupun bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan, walaupun dirinya tergolong dalam warga terdampak Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19).

Bahkan, akibat dililit hutang selama pendemi, ia terpaksa menjual sepeda motor satu-satunya agar bisa menyambung hidup dalam susahnya penghasilan selama COVID-19 atau virus corona merebak di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Ahad, 2 Agustus 2020 lalu.

Baru-baru ini, ketika ia menghubungi media ini ayah satu anak, itu mengatakan baru mendapatkan bantuan dari seorang dermawan yang datang ke rumahnya.

Tukang pangkas, asli kelahiran Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ini, mengucapkan terima kasih, karena berkat diberitakan media ini ia mendapatkan bantuan berupa uang tunai dan sembako berupa beras 1 karung, mie 1 dus, dan lainnya.

“Alhamdulillah terima kasih banyak pak, saya tidak tau mau bilang apa-apa sama bapak. Berkat berita kemarin, saya didatangi orang yang memberikan bantuan sama saya,” terang Indra, Selasa 4 Agustus 2020.

Dikatakannya, selain dapat menyambung hidup, dengan bantuan yang di dapat bisa pula membayar sewa kedai pangkas yang menjadi keluhannya saat menjual sepeda motor satu-satunya tersebut.

“Dengan bantuan bapak yang tidak mau menyebutkan namanya itu, saya bisa membawar sewa kedai pangkas saya yang telah 2 bulan nunggak sebelumnya pak,” tutur Indra, seraya memberikan foto kenanangan dari Hp saudaranya yang mengirim foto waktu itu.

Ternyata, setalah tim media ini melihat foto tersebut, dermawan yang disebutkan indra merupakan seorang Calon Wakil Bupati (Cawabup) Pelalawan, Habibi Hapri, SH, dari pasangan Cabup dan Cawabup Abu Mansyur Matridi dan Habibi Hapri. Bahkan, ia sempat tak mengenali dermawan tersebut, lantaran saat memberikan bantuan memakai masker dan hanya datang dengan seorang temannya waktu itu, Senin 3 Agustus 2020 malam.

“Malam itu, dia datang berdua, ngak kenal pak, cuman rasa-rasa kenal, karena bapak itu pakai masker,” akunya, terheran-heran.

Saat media ini, mengkonfirmasi langsung ke yang bersangkutan pada Selasa, 4 Agustus 2020, Habibi Hapri, membenarkan perihal telah memberikan sedikit bantuan kepada tukang pangkas asal Sumbar tersebut.

“Hanya membantu semampunya, karena pak Indra juga bagian dari warga Pelalawan yang telah berdomisili di Kabupaten Pelalawan,” tutur, Habibi Hapri, seraya tidak mau menyebutkan jumlah bantuan yang diberi, kepada SegmenNews.com.

Sebelumnya diberitakan, tukang pangkas dan ayah satu anak asal Dusun Kampung Baru, Kelurahan Sorek 1, Kecamatan Pangkalan Kuras, ini mengaku sangat kesulitan dalam usahanya selama pendemi dan terpaksan menjual sepeda motot satu-satunya. Namun, didalam itu iya tetap berusaha semaksimal mungkin.***(R.A)

Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir(Inhil), HM. Wardan melantik Fauzar sebagai Penjabat Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Inhil sekaligus serah terima jabatan Sekda Inhil, yang sebelumnya dijabat Said Syarifuddin, Senin (3/08/2020).

Bupati Inhil, HM. Wardan menuturkan, dipilihnya Fauzar sebagai Penjabat Sekda Inhil karena menilik pengalaman, pengetahuan dan integritas yang dimilikinya selama ini. Tak lupa ia ucapkan terima kasih kepada Sekda sebelumnya, Said Syarifuddin yang telah banyak membawa prestasi kepada Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.

Orang nomor 1 di Kabupaten Inhil tersebut menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil.

“Penjabat Sekda perlu menerapkan prinsip transparansi, partisipasi dan akuntabilitas serta memiliki strategi dalam tata kelola pemerintahan”, jelas HM. Wardan.

Untuk diketahui, saat ini Said Syarifuddin menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Utama di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau. Sebelumnya, ia telah mengemban tugas selama empat tahun tujuh bulan sebagai sekda Inhil.

Dalam sambutannya, Said Syarifuddin menyampaikan kesan positif selama bertugas. Pria kelahiran Lahang Baru ini mengaku, koordinasi dan komunikasi antar pejabat daerah di Inhil sangat baik, sehingga berbagai permasalahan bisa diatasi bersama, dan beberapa program kerja juga sudah berjalan lancar.

“Saya merasa nyaman dan penuh semangat saat bekerja disini, karena sinergitas dan kerjasama dari berbagai pihak turut membantu untuk menjalankan berbagai program pengembangan daerah”, ujar Said Syarifuddin.

Menggantikan Said Syarifuddin, Fauzar yang kini menjabat sebagai Sekda meminta arahan dan dukungan dari Bupati, Wakil Bupati serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat yang ada di Kabupaten Inhil untuk dapat bersinergi dalam membangun Inhil menjadi lebih baik lagi.

Tak lupa, Fauzar juga apresiasi kinerja Said Syarifuddin yang telah banyak berkontribusi selama menjabat sebagai Sekda Inhil.

“Tentunya saya membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak dan akan bekerja seoptimal mungkin, saya juga mengucapkan terimakasih untuk pak Said karena telah banyak membantu untuk perkembangan kabupaten kita ini”, ujar Fauzar.

Kegiatan yang bertempat di gedung Engku Kelana ini, ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Said Syarifuddin, yang diserahkan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim 0314/Inhil, Kapolres dan Penjabat Sekda Inhil.***(ADV/Diskominfopers Inhil)

Bupati Wardan Lepas Ekspor Perdana Kelapa ke Malaysia

Inhil(SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan secara resmi melepas ekspor perdana pengiriman kelapa bulat dari Pelabuhan Parit 21 menuju Pelabuhan Batu Pahat Malaysia, Senin (3/8/2020).

Pada ekspor perdana ini, 3 buah kapal yang bermuatan ribuan ton kelapa tersebut langsung diberangkatkan usai acara penyerahan berkas dari pelaku usaha kelapa melalui Bupati Inhil HM Wardan.

“Hari ini Insya Allah saya memberangkatkan 3 kapal untuk ekspor pertama ke Malaysia, dari Pelabuhan Parit 21 ke Pelabuhan Batu Pahat,” kata HM Wardan dalam sambutannya.

Kedepannya, ketika pelabuhan ini sudah menggunakan peti kemas, tidak menutup kemungkinan untuk ekspor kelapa selain ke Malaysia bisa juga kita berangkatka ke Thailand, Cina, dan India.

Selain itu, Bupati juga mengaku sudah sangat lama menginginkan pelabuhan parit 21 tersebut berfungsi sebagai mana mestinya.

“Alhamdulillah dengan diprakarsai oleh Wakil Bupati Inhil H Samsyudin Uti, ekspor perdana ini bisa terlaksana,” tutur HM Wardan dalam sambutan pelepasan perdana ekspor kelapa di pelabuhan parit 21.

“Saya sangat senang sekali, karena sejak periode pertama saya diamanahkan untuk menjadi bupati, kita sudah memulai untuk memfungsikan pelabuhan ini,” tambahnya.

Namun, karena terbentur aturan membuat pelabuhan tersebut belum bisa difungsikan. Tetapi akhir Juni 2020 kita telah mendapatkan surat balasan dari Gubenur Riau, bahwa untuk pengelolaan aset pelabuhan parit 21 diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Inhil.

“Dalam pembangunannya, untuk area pelabuhan ini memakan anggaran 11,3 Miliar dari APBD Provinsi Riau, dan untuk sisi daratnya memakan anggara APBD Inhil sebesar 52,9 Miliar,” papar Bupati.

Sebelumnya, dalam sambutan Wakil Bupati Inhil, H Samsyudin Uti menyampaikan bahwa
keberangkatan 3 kapal untuk ekspor perdana ini sudah sesuai aturan yang berlaku.

“Keberangkatan ini Legal tidak ada yang ilegal,” kata wabub Inhil.***(ADV/Diskominfopers Inhil)

error: Konten website ini dilindungi!!