Bayi yang Ditemukan Dalam Plastik Kini Miliki Orangtua Asuh

Bayi yang Ditemukan Dalam Plastik Kini Miliki Orangtua Asuh

Meranti(SegmenNews.com)-Bayi malang terbungkus plastik yang ditemukan di pasar Tanjung Samak Kecamatan Rangsang beberapa waktu lalu, kini punya rumah baru. Bupati Kepulauan Meranti menyerahkan langsung bayi itu ke orang tua asuhnya, Selasa (27/10/2020)

Serah terima bayi itu dilakukan langsung Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP AKP Prihadi Tri Saputra SH MH dan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Dr Nelfi Gusharyani dan Pekerja Sosial Erma Indah Fitriana

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar mengatakan sebelum diserahkan kepada orang tua asuhnya dilakukan terlebih dahulu
proses assasmen selama satu Minggu.

“Proses assesmen yang berlangsung lebih kurang satu minggu tersebut diikuti oleh 13 pasangan suami istri sebagai Calon Orang Tua Angkat (Cota). Dari hasil seleksi melalui proses assesmen yang dilakukan oleh Pekerja Sosial ada sekitar 6 Pasutri sebagai Cota yang dinyatakan lulus assesmen.
Sisanya dinyatakan gugur karena beberapa faktor, seperti pernikahan belum mencapai 5 tahun, kemampuan ekonomi yang dimiliki, telah memiliki anak bahkan lebih dari satu serta faktor usia pasangan suami atau isteri yang lebih dari 55 tahun,” kata Agusyanto.

Selanjutnya, Pasutri yang dinyatakan lulus assesmen, dilanjutkan dengan pelaksanaan rapat untuk memutuskan Pasutri yang dipandang layak memenuhi persyaratan menjadi orang tua angkat bayi yang tentunya memenuhi kualifikasi, seperti usia pernikahan minimal 5 tahun atau lebih, pertimbangan kemampuan finansial, karena hal ini berimplikasi terhadap kesehatan dan pendidikan bagi bayi tersebut nantinya.

“Dalam konteks pelayanan sosial, ini merupakan upaya mengakomodir kepentingan anak berdasarkan prinsip the best interest of the children. Di samping itu tentunya pertimbangan yang tidak kalah penting adalah adanya gangguan reproduksi yang dialami oleh Pasutri serta domisili Pasutri sesuai KTP Kabupaten Meranti sebagai upaya dalam mempermudah OPD melakukan monitoring dan pengawasan terhadap bayi tersebut selama durasi waktu 6 bulan,” ungkap Agus.

Setelah dilakukan rapat bersama, tim telah sepakat memutuskan dan menetapkan Pasutri AS (34) dan RS (32 ) yang beralamat di Desa Alah Air karena dipandang layak dan memenuhi persyaratan sebagai orang tua angkat dari bayi tersebut.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan mengucapkan selamat kepada orangtua asuhnya. Menurut Irwan bayi tersebut merupakan rezeki yang dititipkan oleh tuhan untuk pasutri tersebut.

“Selamat saya ucapkan kepada orang tua asuh bayi ini. Anak yang di bawah pengaturan negara melalui Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti ini merupakan rezeki dari Allah untuk ibu Ria dan suami yang tentu sudah berdasarkan pertimbangan yang panjang tapi tentu pada akhirnya adalah ini semua takdir Allah yang maha kuasa,” kata Irwan.

Bupati juga meminta kepada orang tua asuh untuk merawat bayi itu dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Oleh karena itu saya atas nama negara menitipkan bayi ini kepada ibu dan keluarga untuk dijaga dan dirawat dengan baik dan diasuh sebagaimana mestinya dan sebagai tanggung jawab kami sebagai penyelenggara negara melalui Dinas Sosial akan terus melakukan pemantauan terhadap bayi ini. Jika terjadi sesuatu hal bisa saja mungkin nanti negara akan menarik kembali akan tetapi kami yakin dan percaya Pasutri ini bisa dan mampu mengasuh anaknya dengan baik sehingga anak ini akan tumbuh kembang sebagaimana harapan Kita semua,” pungkas Irwan.(Ags)

Bandar Ini Simpan BB Bawah Mesin Cuci

Pelalawan(SegmenNews.com)- Lagi-lagi Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelalawan mengamankan pengedar atau bandar narkotika jenis Sabu-sabu di wilayah hukumnya.

Tersangka inisial IS (40) seorang pria yang berprofesi sebagai sopir mobil asal Desa Mulya Subur, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan diamankan, pada Senin, 26 Oktober 2020, sekira Pukul 20.00 malam, di warung kopi tempat tersangka mengedarkan barang haram tersebut.

“Setelah dintrogasi tersangka mengakui barang sabu itu miliknya,” ungkap Kasat Narkoba AKP Gus Purwantoro, melalui Kasubbag Humas Polres Pelalawan Iptu Edi Haryanto, Selasa, 27 Oktober 2020.

Penangkapan pelaku, kata Humas Edi, berawal dari informasi masyarakat, bahwa di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Desa Mulya Subur sering terjadi transaksi barang haram tersebut. Setelah identitas tersangka diketahui, tim yang dipimpin Kanit ldik II bersama Tim Opsnal langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di sebuah warung kopi.

“Setelah dilakukan pengintaian, tersangka digeledah di di warung kopi saat dilakukan pemancingan, awalnya tak ditemukan barang bukti. Namun setelah di periksa di kediamannya ditemukan 5 paket barang bukti jenis sabu-sabu,” bebernya.

Modus pelaku, terang Humas, dengan menyimpan barang haram tersebut di bawah mesin cuci rumahnya dan disimpan dalam sebuah kotak rokok dunhil. Barang bukti (BB) yang diamankan terdiri dari 5 paket Sabu dengan berat kotor 1, 19 gram, 1 buah kotak rokok Dunhill, 1 paket Sabu dengan kertas bening Klep merah, dan 1 Unit Handphone Asus warna putih biru.

“Selanjutnya seluruh BB dan tersangka diamankan ke Mapolres Pelalawan guna pengembangan dan pengusutan lebih lanjut,” tandas, Kasubbag Humas Edi, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Bupati Irwan Resmikan Jembatan Usman Samad di Sungai Tohor

Bupati Irwan Resmikan Jembatan Usman Samad di Sungai Tohor

Meranti(SegmenNews.com)-Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan meresmikan jembatan penghubung di Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur yang diberi nama Jembatan Usman Samad, Selasa (27/10/2020) siang.

Dengan jembatan baru maka masyarakat di beberapa desa di daerah tersebut akan lebih leluasa lalu lalang, mulai dari sekadar saling berkunjung, hingga mengangkut atau menjual hasil pertanian dan kegiatan lainnya.

Jembatan ini telah menjadi tonggak sejarah bersatunya wilayah yang terpisah oleh sungai. Jembatan ini juga menjadi mahakarya Binamarga kedua yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan menjadi ikon di Kecamatan Tebingtinggi Timur yang berjuluk Pusat Sagu Dunia itu setelah sebelumnya Pemkab Kepulauan Meranti melalui
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan dan Pemukiman (DPU PRPKP) juga telah membangun Jembatan di Sungai Kengkam di Desa Mekarsari.

Berdasarkan data dan informasi dari DPU PRPKP, proyek Pembangunan Jembatan Sungai Tohor Kiri Kanan Kecamatan Tebing Tinggi Timur itu dibangun menggunakan APBD senilai Rp 27.673.000.000 miliar. Dimana bentang utama dibangun pada tahun 2016 dan opritnya dibangun dua tahun berikutnya tahun 2019.

Jembatan tersebut mempunyai bentang utama sepanjang 60 meter sedangkan oprit atau penghubung jembatan disisi kanan dan kirinya sepanjang 210 meter dan totalnya 270 meter.

Pembangunannya yang memakan waktu hampir 1 tahun lamanya dengan dua tahun anggaran. Dimana dalam proses pengerjaannya melalui proses yang sangat sulit terlebih lagi untuk memasok material jembatan dan lainnya.

Bupati mengatakan sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat sangat kesusahan untuk menyeberang. Dan saat ini masyarakat sudah merdeka dari keterisolasian.

“Selamat kepada masyarakat Tebingtinggi Timur dengan telah terbangunnya jembatan Usman Samad ini. Selama ini masyarakat menyeberang cukup azab dimana dulunya jembatan dan jalannya buruk dan cukup memprihatinkan. Dan saat ini ternyata sudah bagus, aura untuk maju sudah kelihatan dan dengan hadirnya jembatan ini menjadi penyatu dua masyarakat desa. Kalau dulu seakan ada kesan anak tiri, sekarang sudah tidak ada jarak dan pemisah dan
dengan adanya fasilitas ini masyarakat jadi kompak. Saya ingat Jerman Timur dan Barat yang dipisahkan tembok Berlin ketika dirobohkan Jerman menjadi bersatu, begitu juga sungai Tohor dan Sungai Tohor Barat adanya jembatan ini akan jadi sungai Tohor raya,” ungkap Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengajak warga untuk sama-sama merawat jembatan, sehingga bisa digunakan dalam kurun waktu yang lama.

“Saat ini pembangunannya sudah dirasakan tinggal lagi bagaimana kita menjaga dan merawat fasilitas ini. Selanjutnya tugas pemimpin kedepan untuk Kecamatan Tebingtinggi Timur ini bagaimana bisa menyelesaikan jalan poros menuju Kepau Baru dan lanjutan pembangunan jalan poros Nipah Sendanu- Tanjung Sari. Jika sudah selesai maka Tebingtinggi Timur akan merdeka, apalagi listrik sudah bisa menyala dan ini menjadi kenangan, kado akhir masa jabatan saya,” ujar Bupati.

Sementara itu Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Tebingtinggi Timur, Basrah mengatakan
nama Usman Samad sebagai nama jembatan tersebut, oleh masyarakat diambil dari kesepakatan dua desa yang sebelumnya telah melakukan musyawarah. Selain itu nama itu juga sudah dibicarakan terlebih dahulu dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) kecamatan dan tokoh masyarakat lainnya.

Nama tersebut merupakan gabungan dua nama tokoh yang telah berjasa terhadap daerah tersebut. Usman diambil dari nama kepala desa pertama di Desa Sungai Tohor, sementara Samad diketahui adalah ada orang pertama yang membuka dan merintis wilayah tersebut.

“Nama dari jembatan tersebut diambil dari keputusan dua masyarakat desa yang berdekatan dengan jembatan. Kita mengambil kesempatan untuk mengagungkan siapa tokoh kita, maka diputuskan Usman bin Tawar dia adalah seorang Datuk penghulu, yang berwibawa waktu itu dan Samad bin Hatta tokoh masyarakat membuka hutan sungai Tohor tahun 1905 silam,” pungkasnya.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan MoU dalam hal kerjasama pengolahan produk sagu dan turunannya di Sentra Industri Sagu Terpadu di Sungai Tohor dan kemudian akan ditindaklanjuti lintas OPD diantaranya Disdagperinkop UKM dengan Koperasi Produsen Sentra Sagu Terpadu. Salah satunya dalam waktu dekat akan diproduksi tepung sagu kering.(Ags)

Soal Penebangan Pohon di Median Jalan, Polisi Panggil Bos CV.RB

Kapolsek Bukit Raya, AKP Arry Prasetyo

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Polsek Bukit Raya telah melayangkan surat panggilan terhadap pimpinan CV.RB. Pemanggilan itu terkait kasus pemotongan pohon di Jalan Tuanku Tambusai.

Sampai saat ini aparat kepolisian masih menetapkan empat tersangka, mereka adalah, JE, MA, RP dan RA. JE merupakan dari pihak perusahaan CV.RB. JE memerintahkan tiga tersangka lainnya untuk memotong pohon di median jalan dengan bayaran Rp2.500.000.

Polisi masih mendalami perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah orang termasuk bos CV.RB. Sebab dari pengakuan para tersangka, alasan pemotongan pohon tersebut karena menghalangi papan reklame milik mereka.

“Kita sudah kirim surat panggilan (Pimpinan CV.RB). Kita akan dalami dan kejar terus siapa yang memerintahkan JE untuk memotong pohon itu,” kata Kapolsek Bukit Raya, AKP Arry Prasetyo kepada SegmenNews.com, Selasa (27/10/2020).

Kapolsek menilai, perbuatan para tersangka sangat keterlaluan, sebab pohon yang berfungsi untuk pelindung dan penghijauan malah dipotong, dan hanya menyisakan sekitar 1 meter saja.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 83 pohon di median Jalan Tuanku Tambusai dipotong, Minggu 10 Oktober 2020 lalu.

Peristiwa itu dilaporkan pihak Pemko Pekanbaru ke Polsek Bukit Raya, Senin, 19 Oktober 2020.

Alhasil, aparat kepolisian menangkap empat tersangka.***(rn)

[VIDEO] Tersangka perusak pohon di median Jalan Tuanku Tambusai.

Selisih 5 Suara, Pemilihan RT di Pangkalan Kerinci Ini Berlangsung Kondusif

Pelalawan(SegmenNews.com) – Pemilihan ketua rukun tetangga (RT) di wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci, Baupaten Pelalawan, Riau tengah gencar-gencarnya dilaksanakan sehubungan banyaknya masa jabatan RT yang habis pada bulan November 2020 mendatang.

Salah satunya, pemilihan ketua RT 009, Dusun Lalang, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Dalam pemilihan, itu berlangsung kondusif walaupun hanya kalah selisih 5 suara dari rekan pesaingnya.

“Ini kemenangan kita bersama, semoga kelak RT kita jadi makin baik. Mohon untuk saling mengingatkan untuk kebaikan bersama,” ungkap ketua RT 009 terpilih, Fadil, Senin, 26 Oktober 2020 malam.

Saat pemilihan yang berlangsung menggunakan protokol kesehatan di wilayah Perumahan Taman Sakura Residance (PTSR), itu masyarakatnya tampak antusias. Hal ini juga dibuktikan dengan persentase pemilih mencapai 85 persen.

Dari 87 suara yang memilih, Fadli mendapatkan jumlah suara sah sebanyak 46 suara, sedangkan rekan sainggannya Dasuha Sahrul Purba yang juga ketua RT lama, mendapatkan suara sebanyak 41 suara.

“Saya pribadi dan keluarga mohon maaf selama kami bertugas jika ada kesalahan kepada warga PTSR atau RT 009. Tentunya kami juga berharap kedepannya RT kita makin maju, dan tetop kompak,” ujar Purba sapaannya.

Sementara itu, Ketua Panitia pemilihan, Hendri, SH, menyampaikan ucapan syukur dengan lancarnya pemilihan yg diselenggarakan saat itu.

“Mewakili seluruh panitia kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang antusias. Semoga tetap solid dan makin jaya kedepannya RT kita ini,” pungkas Hendri, kepada SegmenNews.com, Selasa, 27 November 2020.

Pantauan dilapangan, usai pemilihan seluruh warga bertepuk tangan ria saat melihan dua calon yang saat bertarung pada pemilihan RT, itu berpelukan saling menerima hasil pada malam itu.***(R.A)

Bupati Irwan Buka Diklat BST STIP Jakarta Angkatan XV

Meranti(SegmenNews.com)-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, membuka secara resmi kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Angkatan Basic Safety Training Angkatan XV Gelombang VI Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020, pada kesempatan itu Bupati menegaskan kegiatan ini sangat tepat dan sesuai dengan kondisi geografis Meranti dalam mencetak SDM yang profesional dibidang kelautan sebagai modal bekerja di bidang Kemaritman yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan di Meranti, bertempat di Lapangan Afifa Futsal, Selatpanjang, Senin (26/10/2020).

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Mewakili Ketua STIP Jakarta Purnama Nancy Lumban Bantu, Kepala Dinas Perhubungan Meranti Dr. Aready, Wakapolres Meranti Kompol. Ipwin Bonar Hutabarat, Perwakilan KSOP Selatpanjang Ridha, Staf Liputan Istana Negara Linggo, Para Dosen Pengajar dan Ratusan Peserta Diklat dan lainnya.

Sekedar informasi, seperti laporan yang disampaikan Fajri Setiawan dari STIP Jakarta, Diklat Pemberdayaan Masyarakat Angkatan XV ini diikuti oleh 144 Peserta. Adapun jenis Diklat yang dilaksanakan sama dengan pelatihan sebelumnya yakni BST Kapal Layar Motor dan SKK 50 Mil.

Pembukaan Diklat Pemberdayaan Mayarakat BST STIP di Kepulauan Meranti ditandai dengan penyerahan bahan pelatihan kepada perwakilan peserta secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, didamping pihak STIP Jakarta dan Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengatakan pelaksanaan Diklat Pemberdayaan sangat penting dan strategis apalagi di Meranti merupakan wilayah Kepulauan yang sebagian besar masyarakatnya bekerja dan menggantungkan hidupnya di laut.

“Kita melihat Profesi ABK sangat diminati oleh masyarakat Meranti, dan ini merupakan peluang kerja yang sangat menjanjikan karena banyaknya Kapal Kayu dan Motor di Meranti. Namun karena alasan ekonomi banyak masyarakat yang bekerja dilaut sebagai ABK, Kapten kapal dan lainnya, tidak mengantongi Sertifkat dan Buku Laut, hal ini tentunya menimbulkan masalah karena sesuai dengan hukum laut setiap orang yang bekerja di Kapal harus mengantongi Sertifikat dan Buku Laut.

“Tak jarang dari mereka yang bekerja di kapal menggunakan Surat-Surat Palsu dikarena biaya untuk mendapatkannya sangat mahal sementara masyarakat tak punya uang akibatnya banyak yang ditangkap,” jelas Bupati.

Untuk itu dengan adanya Diklat BST yang difasilitasi oleh Kementrian Perhubungan RI bersama Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Bupati mengucapkan apresiasi yang tinggi dan berharap dengan adanya perlatihan ini menjadi solusi atas masalah yang dihadapi para pelaut dan ABK Kapal yang ada di Meranti, iapun berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan ditahun-tahun berikutnya.

“Terima kasih kepada Kementrian Perhubungan dan STIP Jakarta yang telah berhasil membina dan memberikan Sertifikat serta Buku Melaut kepada 1000 orang lebih warga Meranti yang dapat dijadikan modal bekerja didunia Kemaritiman,” ucapnya lagi.

Dan demi demi optimalnya Diklat Bupati Irwan meminta kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga memperoleh Ilmu yang bermanfaat dan Sertifikat yang dapat menjadi modal bekerja di Industri Kemaritiman.

Tak lupa kepada panitia pelaksana Bupati Irwan mengingatkan selama pelaksanaan kegiatan dapat menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, hal ini untuk mengantisipasi penularan dan muculnya Cluster baru Covid-19 yang berasal dari pelatihan tersebut.

“Kepada panitia saya minta untuk dapat mengawal peserta mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 secara konsisten dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, dan jika ditemui peserta yang mengalami suhu tinggi segera dipulangkan karena kita menginginkan pendidikan ini berjalan dengan baik, mendapatkan hasil yang baik dan terhindar dari penularan Covid-19,” pungkas Bupati.

Sementara itu Kepala STIP Jakarta yang diwakili oleh Purnama Nancy Lumban Bantu mengatakan kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini sengaja digelar oleh Kementrian Perhubungan bersama STIP Jakarta untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kompetensi  masyarakat dibagian maritim khususnya warga kurang mampu agar semakin produktif dan memiliki daya saing dalam bekerja dibidang Keluatan dengan aman dan nyaman.

Diinformasikan juga dalam Diklat ini peserta akan dilatih tentang bagaimana melakukan teknik pertahanan diri, penanggulangan kebakaran, dasar-dasar P3K. Selain itu juga diberi pengetahuan tentang perkapalan dan pelayaran, peraturan tentang perikanan, Navigasi dan keselamatan kerja. Selain itu pengetahuan Kapal Layak Motor dan Niaga sepeti Kecakapan, Fire Fighting, Security Kelautan dan lainnya oleh Instruktur Profesional dari Sekolah Tinggi Kelautan Jakarta. Setelah mengikuti Diklat DPM seluruh peserta yang sebagian besar pemuda-pemudi Meranti akan diberikan Sertikat DPM Kelautan yang diakui Internasional.

Direncanakan Diklat akan digelar selama 3 hari yang dimulai sejak pembukaan.(Ags)

Dankoti MPC-PP Rohul Bagikan Ribuan Masker Gratis

Dankoti MPC-PP Rohul Bagikan Ribuan Masker Gratis

Rohul(SegmenNews.com)- Komandan Inti (Dankoti) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Rokan Hulu, Syahmadi Malau bersama anggota membagikan masker sebanyak 4.000, Senin (26/10/2020).

Pembagian masker tersebut dilakukan di tiga titik, mulai Jalan Lingkar KM 4, Simpang Kantor DPRD Hingga Taman Kota Pasir Pengaraian. Masker dibagikann kepada pejalan kaki hingga para pengendara.

Dankoti MPC-PP, Syahmadi Malau mengatakan, pembagian masker tersebut sebagai bentuk partisipasi organisasinya dalam memutus mata rantai Covid-19.

Syahmadi juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan jika beraktifitas di luar rumah.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan, dengan melaksanakan 4 M, seperti mencuci tangan, jaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan,” ajak Syahmadi.

Ditambahkannya bahwa covid-19 ini tidak main-main jadi jangan menganggap remeh masalah ini sebab bukan hanya indonesia yang dilanda virus tersebut tetapi sudah mendunia.(fit)

Bertemu Bupati Irwan, Deputy II BRG RI Janji Bantu Pembangunan Industri Hilir dan Pemasaran Sagu Meranti

Meranti(SegmenNews.com)-Potensi Sagu Meranti yang melimpah terus menarik minat Badan Restorasi Gambut (BRG) RI untuk lebih mengeksplor manfaat Komodity lokal andalan Meranti ini, terutama untuk mendukung ketahanan pangan Nasional seperti yang saat ini dilakukan oleh BRG dengan penguatan kapasitas pengolahan lahan Gambut dengan memadukan Sagu dengan tanaman hutan melalui pembuatan Demplot Agroforestry di Desa Bagan Melibur Kecamatan, Tasik Putri Puyu dan yang tak kalah penting berjanji akan membantu pembangunan Industri Hilir dan Marketing Sagu.

Hal ini disampaikan oleh PLH Deputy 2 BRG RI Soesilo Indarto, saat berjumpa dengan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dikediamannya, Senin (26/10/2020).

Kedatangan Deputy 2 BRG juga didampingi Sarjono Budi S. (Kasubpokja Riau BRG), Harri Kuswondho (Tenaga Ahli Silvikultur BRG), Fransiskus Harum (Tenaga Ahli Silvikultur BRG), Heri, Sukria (Dosen Fak. Peternakan IPB), Putri Rengganis (Technical Assistant to Deputy 2 BRG), Agni Agrasevy (Staff Plh. Deputi), Zakey (Tenaga Teknis Bidang Peternakan BRG – penempatan Riau), Lasmaria Dora (Tenaga Teknis Bidang Pertanian BRG – penempatan Riau).

Bupati Meranti didampingi oleh Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabag Tapem Jhon Hendri, Sekretaris Bappeda Meranti Randolf dan lainnya.

Kepada Bupati Irwan, Soesilo menjelaskan, BRG telah melakukan penguatan kapasitas tentang teknik pengolahan lahan dengan memadukan Sagu dengan tanaman hutan/kayu melalui Deplot agroforestry adapun jenis tanaman kayunyang digunakan adalah Meranti, Bakau, Jelutung, Pulai, Balam dan Kelat.

Sementara untuk tanaman pertanian dan perkebunan Nanas dan Jahe. Untuk mensukseskan program ini pihak BRG melakukan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan KPH Tebing Tinggi,PPL, Fasilitator Desa serta masyarakat Bagan Melibur, Mekar Sari dan Sungai Anak Kamal.

Selain melakukan penguatan kapasitas tentang teknik pengolahan lahan pihak BRG juga melakukan kajian Partisipatif Sagu Parut Kering (Sapuring) sebagai bahan pakan ternak. Disini BRG mencoba untuk menguji formula Pakan Ternak berbasis Sapuring terhadap ternak Bebek Petelur, Sapi, dan Ayam melalui pembangunan Demplot dan dukungan mesin pengolah Sagu dan Pakan Ternak.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pengembangan Tanaman Sagu dan Pemanfaatan Lahan Gambut di Meranti yang digagas oleh BRG RI. Menurut Bupati dalam pengembangan potensi Sagu Meranti  tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemda semata tapi harus ada campur tangan pusat salah satunya BRG RI.

Lebih jauh dijelaskan Bupati Irwan, Sagu adalah tanaman kehidupan yang sangat melimpah di Meranti, Sagu telah menjadi menjadi komodity lokal penopang ekonomi sebagian besar masyarakat Meranti yang berkontribusi terhadap kelestarian Ekosistem Gambut dimana tanaman Sagu terbukti berhasil menekan angka Kebakaran Hutan dan Lahan didaerah perbatasan Indonesia ini.

Namun yang menjadi masalah dikatakan Bupati adalah, disaat produksi Sagu Meranti melimpah terjadi penurunan permintaan pasar yang mengakibatkan melemahnya harga Sagu yang tentunya tak baik bagi upaya peningkatan kesejahteraan petani Sagu.

Berbagai gebrakan telah dilakukan Bupati Meranti dengan terus menyuarakanya dilevel Nasional, salah satunya dengan meminta Perum Bulog untuk masuk kepasar Sagu dan terakhir langsung disampaikan Bupati kepada Kepala Bulog Budi Waseso diacara Pangan Sagu Nusatara di Jakarta dimana keduanya hadir sebagai Narasumber.

“Ketika itu saya meminta Bulog dapat masuk ke Psar Sagu, Alhamdulillah sambutan Pak Buwas sangat baik,” akunya.

Selain Bulog diminta masuk ke Pasar Sagu, Bupati Irwan juga mengusulkan kebijakan Diversifikasi tepung Sagu dengan Tepung Terigu untuk bahan baku Industri makanan di Indonesia dengan begitu dapat menyerap hasil produksi Sagu Petani dan mengurangi Import tepung Sagu dari luar negeri.

“Karena jika itu terealisasi 10 persen saja maka diperkirakan dapat menyerap 1.3 Juta Ton hasil produksi Sagu dan dapat mengurangi Import tepung Sagu dari luar negeri,” jelasnya.

Saat ini untuk menyerap hasil produksi Sagu Meranti, Pemerintah Daerah tengah berupaya mengembangkan Sagu Parut Kering sebagai Pakan Ternak yang nilai ekonominya cukup menjanjikan.

“Dan Sapuring ini dapat menjadi solusi pemasaran Sagu yang belum jelas saat ini,” ujar Bupati.

Hal ini pula ternyata yang menjadi perhatian BRG RI, yang juga ikut menguji Sapuring sebagai pakan ternak yang memiliki karbohidrat tinggi bahkan diklaim lebih baik dan murah dari jagung yang selama ini menjadi pilihan pakan ternak.

Selain itu, kepada Bupati Irwan, Plh. Deputy 2 BRG Soesilo Indarto juga berjanji akan mengupayakan membantu Meranti dalam membangun Industri Hilir Sagu dalam upaya meningkatan value Sagu dan peningkatan pemasaran.(Ags)

Lomba Layangan Ditaja DPD Brigade 08 Riau Tahap Final

Lomba Layangan Ditaja DPD Brigade 08 Riau Tahap Final

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hari ini, Minggu (25/10/2020), perlombaan layangan yang ditaja DPD Brigade 08 Provinsi Riau masuk tahap final. Perlombaan yang dilaksanakan sempena hari sumpah pemuda ini telah dilaksanakan selama sepekan di lapangan kadang kerbau Palas, Minggu (25/10/2020).

Masyarakat sangat antusias mengikuti perlombaan permainan rakyat ini.

Sekjend DPD Mahdi Brigade 08 Provinsi Riau, Mahdi menjelaskan, pihaknya sengaja mengangkat permainan rakyat layangan, sebab dalam permainan itu ada filosofinya, yakni layang-layang yang seimbang dan mengudara bermakna keadilan.

Dilanjutkannya, agar layangan bisa mengudara dengan sempurna diperlukan rangka dan kertas yang di rekatkan dengan sempurna.

Nilai filosofinya, perlu kekompakan dalam kehidupan. Ini perlu dipetik untuk generasi muda dalam berbangsa.

“Mari kita ambil hikmahnya dalam kegiatan ini. Sebagai anak bangsa mari bersama-sama bersatu padu kembali kepada apa yang telah dirumuskan para pendiri Republik ini agar bangsa ini menjadi bangsa yang kuat kokoh dan berdaulat mencapai suatu kemerdekaan yang hakiki,” ajak Mahdi.

Terpisah, Ketua DPD Brigade 08 Lleechenlung mengatakan, kegiatan ini di supurt oleh Walikota Pekanbaru , Ayat Cahyadi, Hamdani Ketua DPRD kota Pekanbaru serta PT. Kampung Aren kurma Indonesia (KAKI).

Turut membantu dalam bentuk lendanaan akomodasi operasional serta dari beberapa pengusaha lainnya salah satunya David Panger.***(Heri)

Pergi Memancing, M. Ali Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dekat Sungai Bono

Pergi Memancing, M. Ali Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dekat Sungai Bono

Pelalawan(SegmenNews.com) – M. Ali warga Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau ditemukan mengapung di aliran Sungai Kampar atau kawasan gelombang Bono.

Pria 45 tahun ini diketahui pergi memancing sendirian sejak Jumat, 23 Oktober 2020 kemarin, di daerah Kilang Lama Parit Sitan Sabar Menanti, Desa Gambut Mutiara. Sejak pergi siang itu sampai malam korban tak kunjung pulang, sehingga keluarga korban memutuskan untuk melakukan pencarian, namun hanya menemukan alat pancing korban di bekas tempatnya memancing.

Setelah keluarga tak menemukan kamana korban pergi, keluarga malaporkan ke pihak yang berwajib guna membantu mencari keberadaan korban.

“Laporan dari keluarga korban diterima hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2020 jam 10.00 Wib. Dari laporan tersebut personil Sat Polair Pos Teluk Meranti pergi ke TKP guna melakikan pencarian M. Ali hingga malam hari,” ungkap Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edi Haryanto, Ahad, 25 Oktober 2020.

Dari pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban di ketahui tenggelam saat memancing

Alhasil, kata Humas Edi, setelah di lakukan pencarian pada Ahad, 25 Oktober 2020, salah satu nelayan menemukan korban terapung ditepi Sungai Kampar tepatnya di Parit 8 Dusun 3 Desa Labuhan Bilik, Kecamatab Teluk Meranti.

“Korban M.Ali ditemukan kurang lebih 4 (empat) Mil dari posisi tenggelamnya Korban, tepatnya di titik koordinat
N 0°23’08.9952″
E 103°07’13.6128″ ,” terang Humas Edi.

Usai ditemukan, tambahnya, selanjutnya Personil Satuan Polisi Air (Sat Polair) bersama masyarakat membawa Korban ke Puskesmas Labuhan Bilik, Teluk Meranti untuk diperiksa.

“Setelah diperiksa korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan,” tandas Humas Edi, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

error: Konten website ini dilindungi!!