Beranda blog Halaman 3

Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Karimun(SegmenNews.com)-  Bagi sebagian anak muda di Kabupaten Karimun, melanjutkan pendidikan tinggi bukanlah perkara mudah. Keterbatasan ekonomi kerap menjadi penghalang utama. Namun, harapan itu kini semakin terbuka seiring hadirnya program beasiswa dari BRK Syariah melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Program beasiswa yang disalurkan kepada mahasiswa STIE Cakrawala Karimun ini tidak hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa bank daerah hadir dan peduli terhadap masa depan generasi muda.

Bagi Stevi, mahasiswa semester 3 jurusan Manajemen Akuntansi, bantuan tersebut terasa sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari.

“Beasiswa ini benar-benar meringankan beban keluarga saya. Biaya kuliah dan kebutuhan hidup cukup besar, jadi bantuan ini membuat saya bisa tetap fokus belajar tanpa terlalu khawatir soal biaya,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Muhammad Ashari, mahasiswa semester 7 jurusan Manajemen. Ia mengaku beasiswa dari BRK Syariah menjadi penyemangat untuk terus bertahan hingga akhir studi.

“Saya sangat bersyukur bisa kembali menerima beasiswa ini untuk tahun kedua. Ini bukan hanya bantuan, tapi juga motivasi bagi saya untuk terus berprestasi,” katanya.

Menurutnya, kehadiran BRK Syariah sebagai bank daerah memberikan dampak nyata, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga sederhana.

BRK Syariah bukan hanya lembaga keuangan, tapi juga mitra masyarakat. Kami melihat langsung kepeduliannya, terutama di bidang pendidikan. Harapannya ke depan, BRK Syariah semakin maju, termasuk dalam layanan digital, sehingga makin dipercaya generasi muda,” tambahnya.

Mahasiswa lainnya juga menilai program ini membuka peluang besar bagi anak-anak daerah untuk tetap kuliah tanpa harus merantau jauh. Dengan adanya kampus seperti STIE Cakrawala Karimun, mereka bisa menempuh pendidikan sekaligus tetap dekat dengan keluarga dan membantu orang tua.

“Program seperti ini sangat penting. Kami jadi punya kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi. BRK Syariah benar-benar menunjukkan bahwa bank daerah bisa menjadi motor kemajuan pendidikan,” ungkap salah satu mahasiswa penerima beasiswa.

Tak hanya itu, mahasiswa juga melihat konsistensi BRK Syariah dalam menjalankan program sosial sebagai nilai tambah yang membedakannya dari lembaga keuangan lainnya.

“Jarang ada bank yang benar-benar turun langsung membantu mahasiswa seperti ini. Kami merasa diperhatikan. Ini membuat kami bangga memiliki bank daerah seperti BRK Syariah,” ujar mahasiswa lainnya.

Sementara itu, Ketua STIE Cakrawala Karimun, Anwar, menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan program ini, terutama bagi mahasiswa kurang mampu. Harapannya jumlah penerima beasiswa bisa terus meningkat ke depan,” katanya.

Branch Manager BRK Syariah Tanjungbalai Karimun, Abdil Barr, menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia unggul di daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin mahasiswa tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga termotivasi untuk terus berprestasi dan menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah,” ujarnya.

Bagi para mahasiswa, beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, melainkan simbol harapan. Harapan untuk tetap melangkah, menyelesaikan pendidikan, dan suatu hari nanti kembali berkontribusi bagi daerah.

Melalui program ini, BRK Syariah dinilai telah mengambil peran penting sebagai bank daerah yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berkomitmen membangun masa depan generasi muda melalui pendidikan.***(rl)

Hujan Masih Berpotensi Guyur Riau Hari Ini

Kondisi cuaca hujan di Pekanbaru(foto:hasran SegmenNews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Rabu 15 April 2026.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari didominasi udara kabur hingga berawan.

“Pada pagi hari, cuaca di Riau umumnya berkisar dari udara kabur hingga berawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan radar cuaca, hujan ringan telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah.

“Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Riau,” katanya.

Sementara itu, pada malam hari hujan diperkirakan turun di wilayah Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai. Sedangkan pada dini hari, hujan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari di wilayah Rokan Hilir dan Dumai,” ungkapnya.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter dan masih tergolong aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***(mr)

Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal yang ditaja oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah, Minggu, 12 April 2026.

Pertemuan strategis ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Membangun Masa Depan Riau yang Cemerlang, Gemilang, dan Terbilang”.

Acara ini dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit, Ketua Dewan Pembina FKPMR Saleh Djasit, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah anggota DPR RI asal Riau, termasuk H. Achmad.

Dalam paparannya, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit menekankan pentingnya konsep “Tali Berpilin Tiga”—sebuah kolaborasi antara FKPMR (unsur sosial ekonomi politik), MUI (ulama), dan LAM Riau (adat)—yang bersinergi dengan pemerintah serta legislatif.

“Kita ingin kolaborasi ini menjadi tungku yang ditopang tiga tiang agar Riau tidak mudah goyang. Pertumbuhan ekonomi kita yang naik dari 3,5% pada 2024 menjadi 4,79% pada 2025 harus kita sambut dengan persatuan demi kemajuan daerah,” ujar Mambang Mit.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan, tantangan besar dari sisi fiskal dan kebijakan pusat. Ia menyoroti aturan mandatori belanja pegawai yang tidak boleh melebihi 30%, sementara saat ini masih berada di angka 45%.

“Kondisi ini tidak boleh membuat kita berhenti, justru menjadi momentum memperkuat pengertian daerah. Jika aturan ini diterapkan ketat pada 5 Januari 2027, kita harus bersiap dengan solusi kreatif agar kesejahteraan pegawai tetap terjaga tanpa membebani APBD secara berlebih,” tegas SF Hariyanto.

Senada dengan itu, Anggota DPR RI asal Riau, H. Achmad, menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah dan sangat strategis.

“Ini pertama kalinya para tokoh dan wakil rakyat dikumpulkan secara formal seperti ini. Dengan duduk bersama, solusi untuk memajukan Riau bisa kita cari dengan lebih konkret,” tuturnya.

Ed Efendi yang hadir mewakili Bupati Bengkalis dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap visi FKPMR. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan di tingkat kabupaten selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat demi mewujudkan Riau yang lebih maju.

Acara ditutup dengan sesi dialog dan konsolidasi bersama sebagai wujud nyata penyatuan arah kebijakan untuk masa depan Bumi Lancang Kuning.***(imam/hm)

Peluncuran Autobiografi Saleh Djasit

Peluncuran Autobiografi Saleh Djasit

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Peluncuran buku autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul Jalan Hidup Anak Pujud berlangsung khidmat di Balai Rung Tenas Effendy, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (15/4/2026).

Buku setebal 428 halaman yang terdiri dari 13 bab dan diterbitkan Taman Karya, anggota IKAPI, itu ditaja oleh LAMR Provinsi Riau.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Plt Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, serta Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Turut hadir pula para mantan Gubernur Riau, yakni Wan Abu Bakar, Wan Thamrin, Syamsuar, dan Andi Rahman, serta tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda se-Riau.

Acara diawali dengan alunan musik instrumental Melayu yang menyambut para undangan dan menciptakan suasana kental dengan nuansa adat. Pembukaan dipandu oleh Pebilang Puan Siti Salmah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Sabri Fazil, SH dan Fauziah Maharani.

Suasana semakin syahdu dengan pembacaan syair Melayu oleh Puan Siska Armiza di hadapan para tamu undangan.

Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sosok Saleh Djasit. Ia menilai Saleh Djasit memiliki peran penting dalam menempatkan adat dan budaya Melayu sebagai landasan pembangunan di Riau.

Menurut Datuk Seri Taufik, visi Riau sebagai pusat budaya Melayu Asia Tenggara yang dirintis pada masa kepemimpinan Saleh Djasit masih menjadi arah pembangunan hingga kini.

Ia juga mengapresiasi semangat Saleh Djasit yang tetap produktif menulis di usia lanjut, yang dinilai menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

Dalam sekapur sirihnya, Saleh Djasit mengungkapkan bahwa proses penulisan buku tersebut dimulai sejak tahun 2008. Buku itu baru rampung setelah 18 tahun dengan bantuan tiga editor, serta dorongan dari almarhum Chaidir yang juga menulis kata pengantar.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi keluarga dan masyarakat serta meluruskan kisah perjalanan hidupnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi adat arak-arakan buku dan tepuk tepung tawar yang diiringi gendang panjang dan nafiri. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan sampul buku, penyerahan buku dan sertifikat kepada pemberi testimoni, serta penayangan videografi tentang isi dan perjalanan penulisan buku tersebut.***(mr)

Kasus Langka Remaja 14 Tahun 2 Rahim di Riau

Kasus Langka Remaja 14 Tahun 2 Rahim di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)– RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berhasil menangani kasus medis langka yang dikenal sebagai sindrom Herlyn-Werner-Wunderlich (HWW) pada seorang pasien remaja berusia 14 tahun.

Kasus ini tergolong unik karena pasien diketahui memiliki dua rahim, dua serviks, satu vagina, dan hanya satu ginjal. Kondisi tersebut menyebabkan salah satu rahim mengalami sumbatan, sehingga darah menstruasi tidak dapat keluar dan menumpuk hingga ke saluran tuba.

Akibatnya, pasien mengalami pembesaran dan peregangan organ reproduksi yang memicu nyeri hebat di perut setiap kali menstruasi.

Penanganan kasus ini melibatkan tim dokter spesialis, yakni dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi, dr. Imelda E Baktiana serta dokter spesialis Obgyn Konsultan Uroginekologi dan Rekonstruksi, dr. Dafnil Akhir Putra.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan penunjang seperti USG abdomen, USG transrektal, dan MRI, tim dokter memutuskan melakukan operasi gabungan pada Senin (13/04/2026).

“Kasus ini termasuk langka karena kemungkinan terjadinya di bawah 1 persen atau sekitar 1 dari 600 pasien dengan gangguan pembentukan organ reproduksi,” ujar dr. Imelda.

Dalam tindakan tersebut, dr. Dafnil bertugas membuka dinding atau sekat yang menyumbat rahim melalui liang vagina, kemudian mengeluarkan darah menstruasi yang menumpuk serta melakukan rekonstruksi vagina agar kembali seperti semula.

Sementara itu, dr. Imelda melakukan prosedur histeroskopi, yakni tindakan minimal invasif menggunakan selang tipis berkamera untuk melihat kondisi rongga rahim. Ia juga melakukan laparoskopi guna membersihkan darah yang telah menyebar hingga ke rongga perut.

“Melalui histeroskopi dan laparoskopi, kami dapat memastikan kondisi rahim sekaligus membersihkan darah yang sudah menyebar ke rongga perut secara minimal invasif,” jelas dr. Imelda.

Pascaoperasi, kondisi pasien dilaporkan stabil. Jika tidak ada kendala, pasien direncanakan dapat pulang sehari setelah tindakan dan melanjutkan kontrol rutin di poliklinik.

Terkait kondisi dua rahim yang dialami pasien, dr. Imelda dan dr. Dafnil menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi akibat kelainan atau kegagalan pembentukan organ reproduksi sejak awal kehamilan.

“Meskipun mekanisme kelainan fisiknya sudah diketahui, penyebab pasti gangguan perkembangan embrio ini belum sepenuhnya dipahami,” terang dr. Dafnil.

Keduanya juga mengimbau para ibu yang sedang merencanakan kehamilan maupun yang sedang hamil untuk menjaga asupan gizi dan rutin memeriksakan kandungan.

“Kami berpesan agar ibu hamil mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan atau posyandu terdekat,” ujar dr. Imelda.

Selain itu, orang tua juga diminta lebih waspada terhadap kondisi anak perempuan yang memasuki masa pubertas.

“Apabila anak perempuan usia 10 hingga 14 tahun mengalami nyeri haid berlebihan atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambah dr. Dafnil.

Pihak rumah sakit juga menegaskan kesiapan dalam menangani kasus serupa. “Jangan ragu apabila dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, karena kami memiliki tenaga medis dan peralatan yang sangat mumpuni untuk menangani kasus seputar kandungan dan sistem reproduksi wanita,” tutup dr. Imelda.***(mr)

Lantik Pj Sekda Yusmar, Bupati Anton Berharap Kinerja Birokrasi Maksimal

Rohul(SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) resmi memiliki Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) yang baru. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. H. Yusmar, M.Si sebagai Pj Sekda Rohul dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Senin (13/04/2026).

Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam struktur birokrasi daerah, setelah sebelumnya Yusmar menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. Dengan status baru sebagai Penjabat Sekda, Yusmar kini memiliki kewenangan yang lebih luas dan legitimasi hukum yang kuat dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu.

“Pelantikan ini dilakukan agar tugas-tugas administratif pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik, lebih terarah, serta maksimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati Anton.

Ia juga menambahkan bahwa peran Sekretaris Daerah sangat vital dalam menjaga stabilitas roda pemerintahan serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif.

“Saya berharap Pj Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, serta para kepala dinas, badan, dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Drs. H. Yusmar, M.Si sendiri bukanlah sosok baru dalam birokrasi Rohul. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dengan amanah sebagai Pj Sekda, Yusmar diharapkan mampu menjamin stabilitas administrasi pemerintahan, memastikan seluruh proses birokrasi berjalan sesuai regulasi, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam menjalankan tugasnya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah, yang bersangkutan juga memperoleh hak serta fasilitas jabatan sebagaimana mestinya.***(inf)

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Perjalanan menuju Tanah Suci akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Zaimar, jamaah calon haji berusia 81 tahun asal Pekanbaru, Riau. Di usia senja, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk memenuhi panggilan ibadah haji, bahkan dengan kondisi fisik yang masih kuat berjalan kaki dalam jarak jauh.

Didampingi anak keduanya, Meldawati (65), Zaimar berangkat dengan penuh rasa haru setelah penantian panjang selama sekitar 10 tahun. Baginya, kesempatan ini adalah anugerah besar yang tak pernah ia sangka akan datang di usia sekarang.

“Alhamdulillah, rasanya sangat haru dan tidak menyangka. Di usia seperti ini, Allah masih memberi kesempatan untuk memenuhi panggilan-Nya,” ujarnya.

Zaimar mengungkapkan, perjalanan menuju haji dimulai sejak sekitar 13 tahun lalu ia mendaftar haji melalui BRK Syariah. Ia menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya menunggu giliran keberangkatan.

“Ini memang doa yang terjawab. Keinginan untuk menyempurnakan rukun Islam,” katanya.

Meski telah berusia lanjut, Zaimar tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam mempersiapkan diri, terutama dari sisi kesehatan. Ia rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta menjaga pola makan agar tetap bugar menjelang keberangkatan.

“Keluarga sangat membantu, memastikan kondisi saya tetap fit. Sekarang saya juga masih aktif berjalan kaki pagi hari, membersihkan pekarangan rumah juga masih kuat,” tambahnya.

Dukungan keluarga menjadi kekuatan tersendiri bagi Zaimar. Anak-anaknya turut berperan besar dalam setiap proses persiapan hingga keberangkatan ke Tanah Suci.

“Mereka sangat mendukung. Perasaan mereka campur aduk, ada haru, bahagia, juga kekhawatiran, tapi lebih banyak doa yang mengiringi,” ungkapnya.

Perjalanan hidup yang penuh ujian justru menjadi bekal spiritual yang menguatkannya hingga sampai di titik ini. Baginya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan puncak perjalanan spiritual.

“Haji adalah tempat saya kembali mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Zaimar berpesan kepada generasi muda agar tidak menunda niat berhaji jika sudah memiliki kemampuan.

“Kalau sudah mampu, jangan ditunda. Niatkan dari sekarang, karena kesempatan belum tentu datang dua kali,” pesannya.

Kisah Zaimar menjadi bukti bahwa keteguhan niat, kesabaran, dan doa mampu mengantarkan seseorang mewujudkan impian, bahkan di usia yang tak lagi muda.***(rl)

BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

BRK Syariah Dampingi ASN Pra Pensiun dan Pensiunan Tanjungpinang-Bintan dalam Ramah Tamah dan Layanan Syariah

Tanjungpinang(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali memperkuat jalinan silaturahmi bersama nasabah setianya melalui kegiatan ramah tamah yang ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pra pensiun dan purnabakti Kota Tanjungpinang dan kabupaten Bintan, bertempat di Lapangan Pamedan, pada Jumat (10/04/2026).

Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum istimewa bagi para abdi negara dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan untuk berkumpul dan mendapatkan layanan kesehatan serta literasi keuangan syariah. Diawali dengan senam jantung sehat yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian door prize.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah psikososial bagi para pensiunan.

“Acara yang digelar ini sangat bagus dan sangat dibutuhkan oleh para pra pensiun dan pensiunan, karena menjadi tempat untuk temu kangen dan berbagi kegembiraan bersama. Selain itu, fasilitas yang disediakan sangat dibutuhkan seperti cek kesehatan gratis, senam jantung sehat, dan juga door prize yang menarik. Harapannya, kegiatan serupa dapat selalu dilaksanakan untuk para pra pensiun maupun pensiunan,” ujar Lis Darmansyah.

Senada dengan yang disampaikan Walikota tanjungpinang, Pemimpin Divisi Konsumer BRK Syariah Irsyadi Sukri menegaskan komitmen bank untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di Pulau Bintan melalui layanan yang inklusif.

BRK Syariah hadir di tengah-tengah masyarakat Pulau Bintan untuk memberikan layanan bagi seluruh nasabah, termasuk para pensiunan ASN di wilayah ini. Kami berkomitmen mendampingi masa purna bakti nasabah dengan produk-produk yang sesuai prinsip syariah,” ungkapnya. Ia juga memberikan peringatan khusus mengenai keamanan digital. “Kami mengingatkan pentingnya berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan melalui media sosial yang dapat merugikan nasabah.” kata Irsyadi.

Sebagai bagian dari edukasi finansial, tim dari Divisi Konsumer, Divisi Dana dan Digital Banking, serta jajaran AO dan FO BRKS Tanjungpinang Pamedan, BRKS Tanjungpinang Teuku Umar, dan BRKS Bintan memaparkan berbagai solusi jasa keuangan. Produk yang diperkenalkan meliputi Pembiayaan Pra Pensiun, Pembiayaan Kredit Ekstra (PKE), Rahn (Gadai Syariah), serta program Simpanan Terencana, yang bisa digunakan oleh nasabah pra pensiun dan purnabakti.

Rangkaian acara ditutup dengan pemaparan informasi dari PT Taspen mengenai layanan ketaspenan, guna memastikan para ASN memiliki pemahaman yang jelas mengenai hak dan prosedur layanan pasca pensiun. Sinergi ini membuktikan bahwa BRK Syariah tidak hanya berperan sebagai lembaga perbankan, melainkan juga mitra setia dalam menjaga kesejahteraan dan keberkahan masa purna bakti para nasabahnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua TP PKK Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Bintan, Dian Molivia. Branch Manager (BM) BRKS Tanjungpinang Pamedan, Abdul Rohim, BM BRKS Bintan, Imam Hadi Suryono, BM BRKS Tanjungpinang Teuku Umar, Baharudin, serta tamu undangan lainnya.***(rl)

Sidang Perintangan, Saksi Sekwan Bantah Terlibat Soal Stempel

Sidang Perintangan, Saksi Sekwan Bantah Terlibat Soal Stempel

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tabir gelap yang menyelimuti kasus dugaan perintangan penyidikan (obstruction of justice) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru mulai tersingkap benderang. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (13/04/2026), sebuah fakta krusial muncul dan seketika mematahkan spekulasi liar yang selama ini menyudutkan Sekretaris Dewan (Sekwan), Hambali.

Duduk sebagai saksi, Hambali memberikan keterangan yang sangat menentukan di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Jhonson Perancis. Poin paling krusial adalah terkait temuan 38 stempel palsu milik berbagai instansi pemerintah daerah yang diduga digunakan untuk melegitimasi SPPD fiktif tahun 2024.

*Saksi Hambali Bantah Terlibat Soal Stempel*

Di bawah sumpah, Hambali secara eksplisit membantah keterlibatannya dalam pembuatan maupun penggunaan puluhan stempel tersebut. Saat Hakim Ketua melontarkan pertanyaan tajam mengenai apakah ada perintah darinya untuk membuat stempel tersebut, Hambali menjawab dengan nada tenang namun tegas.

“Tidak ada saya menyuruh membuat stempel apa pun, Yang Mulia. Saya juga tidak tahu adanya stempel tersebut,” tegas Hambali.

Yang paling menarik perhatian publik di ruang sidang bukanlah sekadar bantahan dari sang Sekwan, melainkan reaksi dari terdakwa Jhonny Andrean. Ketika Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada Jhonny untuk menanggapi, ajudan yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) tersebut justru mengamini seluruh keterangan saksi.

“Saya menerima seluruh keterangan saksi, Yang Mulia,” ujar Jhonny singkat tanpa sedikit pun keberatan.
Pernyataan “tidak keberatan” dari terdakwa ini merupakan titik balik (turning point) yang secara hukum menggugurkan opini bahwa ada perintah dari Sekwan di balik aksi ilegal tersebut.

*Analisis Hukum: Bobot Pembuktian dan “Acceptance” Terdakwa*

Dari kacamata hukum acara pidana (KUHAP), sikap terdakwa Jhonny Andrean yang menerima seluruh keterangan Hambali memiliki implikasi hukum yang sangat kuat.

Secara yuridis, ketika terdakwa menyatakan tidak keberatan terhadap keterangan saksi, maka keterangan tersebut dianggap sebagai kebenaran materil yang disepakati oleh kedua belah pihak di hadapan hakim. Artinya, pengakuan Jhonny secara tidak langsung menegaskan bahwa inisiatif atau perbuatan terkait 38 stempel tersebut bukanlah atas perintah atau sepengetahuan Hambali.

Analisis tajam lainnya tertuju pada pasal perintangan penyidikan yang didakwakan kepada Jhonny. Upaya menghalang-halangi penyidikan yang dilakukan oleh terdakwa seperti menyembunyikan atau memanipulasi bukti kini justru terlihat sebagai tindakan personal atau mandiri, mengingat fakta persidangan tidak menunjukkan adanya “rantai komando” dari Sekwan terkait barang bukti stempel palsu tersebut.

Adapun pengakuan Hambali mengenai uang di dalam jok motor, hal tersebut justru menunjukkan transparansi saksi. Dengan lugas ia mengakui uang itu miliknya untuk keperluan pembayaran tiket pesawat, bukan uang yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang sedang disidik. Kejujuran saksi dalam hal kecil ini justru memperkuat kredibilitas keterangannya dalam hal besar, yakni soal stempel.

*Menepis Narasi Luar Persidangan*

Munculnya pemberitaan yang mencoba menyeret nama Sekwan sebagai dalang di balik stempel palsu kini terbantahkan oleh realita di kursi pesakitan. Narasi-narasi yang dibangun oleh pihak tertentu di luar persidangan terbukti tidak sinkron dengan pengakuan terdakwa sendiri di hadapan hukum.

Kasus ini bermula dari penggeledahan Kejari Pekanbaru pada Desember 2025 lalu. Namun, seiring berjalannya sidang, konstruksi hukum semakin mengarah pada pertanggungjawaban personal terdakwa Jhonny Andrean atas tindakannya menghalangi proses hukum.

Dengan fakta persidangan terbaru ini, publik kini disuguhkan pada kebenaran yang objektif: Bahwa sangkalan Sekwan Hambali bukan sekadar pembelaan diri, melainkan fakta yang dibenarkan oleh terdakwa sendiri.***(rl)

Pemko Pekanbaru Pastikan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, ASN Diawasi

Pemko Pekanbaru Pastikan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, ASN Diawasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan bahwa penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat akhir pekan tidak mengganggu pelayanan publik yang ada.

Pemko Pekanbaru menerapkan WFH secara bergiliran kepada ASN, sehingga pelayanan publik tetap bisa berjalan dengan baik.

“Yang paling penting, WFH ini tidak mengganggu pelayanan publik kita. Makanya digilir WFH nya,” kata Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, pihaknya tetap melakukan evaluasi terhadap penerapan skema WFH ini dalam rangka penghematan energi. WFH yang dilakukan pegawai diharapkan benar-benar efektif dalam upaya efisiensi energi, tanpa menggangu pelayanan publik.

“Memang evaluasi kita, ada beberapa catatan terkait efektifitas kerja. Terutama masalah kinerja dan tolak ukur dalam WFH,” terang Markarius.

Ia meminta agar masing-masing Kepala OPD bisa mengawasi pegawainya dengan baik. Harus ada tugas atau pekerjaan disertai dengan laporan penyelesaiannya.

“Kita tetap kawal WFH ini. Kepala OPD sudah kita minta mengawal masing-masing pegawainya,” tutup Markarius.***(dis)