Beranda blog Halaman 3

BRK Syariah – Taspen Perkuat Layanan Pensiun ASN, Utamakan Kemudahan dan Kepastian bagi Peserta

BRK Syariah – Taspen Perkuat Layanan Pensiun ASN, Utamakan Kemudahan dan Kepastian bagi Peserta

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah bersama PT Taspen (Persero) Cabang Pekanbaru memperkuat sinergi layanan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerjasama ini menitik beratkan pada peningkatan kualitas layanan pembayaran manfaat pensiun, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM), dengan sistem yang lebih terintegrasi, cepat, dan mudah diakses oleh peserta.

Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan bahwa penguatan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan publik yang lebih baik, khususnya bagi para pensiunan.

“Para pensiunan adalah sosok yang telah mengabdi puluhan tahun. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan penuh kepastian, dengan pendekatan yang lebih humanis,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, BRK Syariah sebagai BUMD tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan memberikan rasa nyaman.

Penguatan kerjasama ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan di lini terdepan. Petugas layanan diharapkan mampu memberikan informasi yang jelas, akurat, dan tidak menyulitkan peserta.

Sementara itu, Branch Manager Taspen Pekanbaru, Firson Arya Iskandar, menekankan pentingnya pelayanan yang tuntas di satu titik.

“Kami tidak ingin peserta harus bolak-balik karena informasi yang tidak lengkap. Setiap kendala harus diselesaikan di lini terdepan oleh mitra melalui komunikasi yang solid, bukan justru dibebankan kepada peserta,” tegasnya.

Ia menilai, pelayanan pensiun tidak hanya soal teknis administratif, tetapi juga menyangkut kepercayaan peserta terhadap institusi.

Melalui sinergi ini, kedua pihak sepakat menghadirkan layanan yang tidak hanya kuat dari sisi sistem, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.

Hadir juga dalam kesempatan itu Pemimpin Divisi Dana dan Jasa BRK Syariah Edi Wardana, General Manager Kantor Cabang Utama Herman Dahlan, Pinbag CGHU Dadang Wahyudi dan Melani Usman, Pinbag Riteal Funding Dana dan Jasa, Muhammad Soha serta pejabat eksekutif dari PT Taspen Pekanbaru.***(rl)

Bengkalis Resmi Terapkan E-Ticketing di Pelabuhan Roro

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni resmi memulai babak baru dalam transformasi digital sektor transportasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Bengkalis dengan PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GBSI) terkait penerapan sistem tiket elektronik (E-Ticketing), penyebrangan Roll on Roll off (Ro-Ro) Air Putih-Sungai Selari, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa, 5 Mei 2026.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bengkalis dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pada layanan transportasi penyeberangan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan E-Ticketing diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pelayanan, sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat pengguna jasa pelabuhan.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah konkret dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pengelolaan tiket elektronik di Pelabuhan Roro Bengkalis,” ujar Kasmarni.

Ia menambahkan, sistem E-Ticketing juga diharapkan menjadi solusi dalam mengurangi antrean panjang, meningkatkan ketertiban, serta meminimalisir praktik-praktik yang tidak diinginkan dalam pelayanan penyeberangan.

“Dengan demikian, pelayanan publik yang kita berikan dapat semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasmarni menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik, ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

“Di satu sisi kita memperkuat pembangunan daerah, dan di sisi lain kita terus mendorong modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap kerja sama tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat pengguna jasa Pelabuhan Roro Bengkalis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ed Effendi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johanysyah Syafri, serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andris Wasono.

Hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, Syahbandar Bengkalis, Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Kepala KSOP Kelas IV Bengkalis, Pimpinan PT GBSI, manajemen perusahaan pelayaran, tokoh adat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(imam/hm)

KPPU dan Otoritas Persaingan Jepang Perkuat Kolaborasi Hadapi Disrupsi Ekonomi Digital Global

KPPU dan Otoritas Persaingan Jepang Perkuat Kolaborasi Hadapi Disrupsi Ekonomi Digital Global

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menerima kunjungan Ketua Japan Fair Trade Commission (JFTC) Chatani Eiji di Kantor KPPU, Rabu 29 April 2026 dalam pertemuan bilateral untuk memperkuat sinergi penegakan hukum persaingan usaha menghadapi disrupsi ekonomi digital global. Pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam menghadapi dinamika pasar digital yang semakin kompleks.

Pertemuan dipimpin oleh Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa bersama Anggota KPPU Gopprera Panggabean, didampingi oleh Anggota KPPU Rhido Jusmadi, Hilman Pujana, dan Eugenia Mardanugraha, serta pejabat struktural dari kedua lembaga.
Dalam sambutannya, Ketua KPPU menegaskan bahwa kunjungan JFTC menjadi momentum strategis untuk mempererat kerja sama bilateral sekaligus memperkuat rezim persaingan usaha yang adil.

Ia menyoroti bahwa otoritas persaingan saat ini berada pada fase krusial, yaitu redefinisi peran kelembagaan. Jika sebelumnya berfokus pada penindakan
kartel dan persekongkolan tender, kini otoritas dituntut berperan lebih strategis dalam membentuk struktur pasar melalui kebijakan dan advokasi. “KPPU tidak hanya menangani kartel dan persekongkolan tender, tetapi juga membentuk struktur pasar agar tetap terbuka, inovatif, dan inklusif, khususnya di sektor digital,” tegasnya.

KPPU juga menegaskan bahwa reformasi kelembagaan menjadi prioritas melalui tiga pendekatan utama, yakni penguatan mandat hukum, modernisasi organisasi, dan integrasi berbasis data.

Salah satu agenda kunci adalah amandemen Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 yang diharapkan memperluas kewenangan KPPU, termasuk penerapan notifikasi pratransaksi merger dan program leniency. JFTC menyatakan dukungannya terhadap upaya reformasi tersebut, sekaligus berbagi pengalaman dalam proses perubahan regulasi.

Dalam diskusi sektor digital, KPPU menyoroti meningkatnya konsentrasi pasar pada platform berbasis data. Sejumlah penanganan perkara strategis telah dilakukan, antara lain di sektor logistik e-commerce, sistem pembayaran aplikasi, serta pinjaman online. Praktik
integrasi vertikal oleh platform digital dinilai dapat meningkatkan efisiensi, namun juga berpotensi menutup akses pasar (foreclosure) bagi pelaku usaha lain jika tidak diawasi secara tepat.

Anggota KPPU Gopprera Panggabean yang turut memimpin jalannya diskusi
menjelaskan bahwa KPPU juga tengah menelaah indikasi praktik monopoli dalam ekosistem e-commerce, termasuk model bisnis social commerce.

Tantangan utama penegakan hukum
di sektor ini terletak pada penentuan pasar relevan dalam karakteristik multi-sided market, serta peran data sebagai sumber kekuatan pasar.

“Menghadapi tantangan tersebut, KPPU
menegaskan arah transformasi menuju otoritas persaingan berbasis data (data-driven competition authority),” jelas Gopprera.Sementara itu, JFTC menyoroti praktik penggunaan Digital Analyst, yakni tenaga ahli teknologi eksternal yang mendukung penegakan hukum dan kajian pasar secara fleksibel.

Pendekatan ini dinilai sebagai praktik baik yang dapat diadopsi, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan informasi dan independensi lembaga.

Selain itu, KPPU juga menyatakan
komitmennya untuk mengembangkan sistem deteksi dini persekongkolan tender berbasis kecerdasan buatan.
Ketua JFTC mengapresiasi langkah progresif KPPU dalam penanganan perkara digital dan strategis, termasuk kasus yang melibatkan perusahaan global seperti Google serta korporasi multinasional seperti SANY Group.

Menurut Ketua JFTC, keberanian dan
konsistensi KPPU dalam menindak pelaku usaha besar menunjukkan kredibilitas dan independensi lembaga dalam menjaga level playing field. “Penegakan hukum yang dilakukan KPPU menunjukkan standard tinggi, terutama dalam menangani kasus digital dan perusahaan global. Ini menjadi referensi penting bagi komunitas persaingan usaha internasional,” ujar Chatani.

Kedua lembaga menekankan bahwa praktik anti-persaingan di era digital bersifat lintas batas, sehingga membutuhkan kerja sama internasional yang erat, termasuk dalam pertukaran informasi, pengembangan kapasitas, serta kajian isu seperti algorithmic collusion dan kekuatan pasar berbasis data.

Pertemuan ini menegaskan bahwa tantangan persaingan usaha di era ekonomi digital tidak dapat diselesaikan secara unilateral. KPPU dan JFTC sepakat memperkuat kolaborasi sebagai fondasi menciptakan pasar yang sehat, kompetitif, dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pelaku usaha dan konsumen.***(rl)

Antrian BBM, Pemkab Rohul Pastikan Stok Aman, Distribusi Lancar

Bupati Rohul Anton

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memastikan bahwa antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan akibat terjadinya pergeseran pola konsumsi masyarakat pada jenis BBM tertentu pada pekan ini Senin (04/05/2026).

Bupati Anton, ST., MM. menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan PT Pertamina (Persero) serta Pemerintah Provinsi Riau, kondisi pasokan BBM di wilayah Rokan Hulu dalam keadaan aman, tersedia, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Perlu kami tegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa antrean panjang pengisian BBM yang terjadi saat ini bukan karena kelangkaan stok BBM. Kondisi ini merupakan dampak dari migrasi pola konsumsi masyarakat, di mana sebagian pengguna Dex dan Dexlite beralih menggunakan Bio Solar, serta sebagian pengguna Pertamax dan Pertamax Turbo beralih ke Pertalite,” ujar Bupati.

Menurutnya, lonjakan permintaan pada jenis BBM tertentu secara bersamaan menyebabkan antrean di sejumlah SPBU, terutama pada jam-jam sibuk. Meski demikian, rantai distribusi BBM tetap berjalan normal, bahkan terus dipantau secara intensif agar pasokan ke seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hulu tetap lancar dan terkendali.

Bupati juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang belum tentu benar, serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tidak melakukan panic buying, serta membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berlangsung merata dan adil bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu optimistis, dengan dukungan semua pihak dan sikap bijak masyarakat, kondisi antrean BBM akan segera kembali normal.

“Masyarakat Rokan Hulu adalah masyarakat yang dewasa dan bijak dalam menyikapi keadaan. Mari bersama kita jaga suasana tetap kondusif, saling memberi pengertian, dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pelayanan energi bagi masyarakat,” tutup Bupati Rohul.***(inf)

Wabup dan Pj Sekda Rohul Lepas Keberangkatan 182 JCH Menuju Batam

Rohul(SegmenNews com)- Sebanyak 182 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 resmi diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, melalui Bandara Tuanku Tambusai, Minggu (03/5/2026).

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga jadwal penerbangan.
Penerbangan pertama yang membawa 61 JCH asal Kecamatan Bangun Purba, Rambah Samo, dan Rambah Hilir dilepas langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM. Dalam prosesi tersebut, Wabup didampingi oleh Ketua GOW Rokan Hulu, Hj. Masni Taher.

Selanjutnya, penerbangan kedua yang membawa 60 JCH diberangkatkan pada pukul 12.45 WIB. Keberangkatan rombongan asal Kecamatan Rambah Hilir, Ujung Batu, Tandun, Kabun, dan Rokan IV Koto ini dilepas oleh Pj Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, didampingi Ketua DWP, Hj. Yurniziarti.
Adapun penerbangan ketiga mengangkut 61 JCH sisa dari Kloter 12 yang berasal dari Kecamatan Tambusai Utara, Pagaran Tapah, dan Pendalian IV Koto.

Hadir dalam agenda pelepasan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, Wakil Ketua DPRD Rohul Porkot Lubis, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Camat di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Wakil Bupati Syafaruddin Poti dalam arahannya berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di tanah suci. Ia juga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk sehingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, seluruh jemaah Kloter 12 dijadwalkan akan beristirahat sejenak di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi.***(inf)

Ini Daftar Harga BBM Naik per 4 April 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 4 Mei 2026. Penyesuaian ini merupakan perubahan harga kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 18 April 2026. Sejumlah produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, khususnya pada segmen bahan bakar berkualitas tinggi.

Berdasarkan informasi resmi Pertamina pada Senin (4/5/2026), tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Harga Pertamax Turbo naik dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter. Sementara Dexlite mengalami lonjakan cukup besar dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter.

Adapun kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamina Dex, yang kini dibanderol Rp27.900 per liter dari sebelumnya Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, tidak semua produk mengalami perubahan harga. Pertamax dan Pertamax Green tetap dijual masing-masing Rp12.300 dan Rp12.900 per liter.

Untuk BBM subsidi, harga juga tidak mengalami perubahan. Pertalite masih berada di level Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia serta mengacu pada regulasi yang berlaku.

“Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya dikutip Senin (4/5/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pertamina tetap mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat dalam menentukan harga.

“Namun, sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM Non Subsidi, serta stabilitas nasional,” katanya.

Menurutnya, faktor sosial ekonomi turut menjadi pertimbangan sehingga tidak semua produk mengalami kenaikan harga.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, juga menyampaikan bahwa harga Pertamax dan Pertamax Green tetap dipertahankan demi menjaga daya beli masyarakat.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan pada 18 April 2026 lalu.

Berikut Daftar harga BBM Pertamina se-Indonesia per 4 Mei 2026 :

Aceh

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

FTZ Sabang

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 11.550

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 24.400

Sumatera Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sumatera Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Riau

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Kepulauan Riau

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

FTZ Batam

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 11.750

Pertamax Turbo: Rp 18.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 24.700

Pertamina Dex: Rp 26.500

Jambi

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Bengkulu

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sumatera Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Bangka Belitung

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Lampung

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

DKI Jakarta

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Banten

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Yogyakarta

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Jawa Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Green: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Bali

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Nusa Tenggara Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.300

Pertamax Turbo: Rp 19.900

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.000

Pertamina Dex: Rp 27.900

Nusa Tenggara Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Kalimantan Timur

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Kalimantan Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.900

Pertamax Turbo: Rp 20.750

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 27.150

Pertamina Dex: Rp 29.100

Sulawesi Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Gorontalo

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Tenggara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Sulawesi Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Maluku

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Maluku Utara

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Pertamax Turbo: Rp 20.350

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Barat

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500

Papua Selatan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Pegunungan

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Tengah

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Papua Barat Daya

Pertalite: Rp 10.000

Pertamax: Rp 12.600

Biosolar: Rp 6.800

Dexlite: Rp 26.600

Pertamina Dex: Rp 28.500.***(mr)

BRK Syariah dan Bapenda Riau MoU Pembayaran Pajak Digital

Bapenda Riau – BRK Syariah MoU Pembayaran Pajak Digital

Pekanbaru(SegmenNews.com)– PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui penguatan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah berbasis digital. Langkah ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Layanan Penerimaan Pembayaran Pendapatan Asli Daerah dan lain lain Pendapatan Daerah yang sah di Provinsi Riau bertempat di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Kamis (30/4/2026).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh General Manager (GM) BRK Syariah Pekanbaru Cabang Utama Herman Dahlan dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau Ninno Wastikasari, disaksikan oleh Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, didampingi Pemimpin Divisi Dana & Digital Banking BRK Syariah Edi Wardana dan Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah T.M. Fadhly Kholis.

Dalam sambutannya Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus menegaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam transformasi digital pelayanan publik.

“Hari ini kami menyerahkan 53 unit mesin EDC tambahan dari total 77 unit yang kami sediakan untuk seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan di Riau. Dengan sistem elektronik ini, masyarakat bisa membayar pajak secara praktis, cepat, dan akurat,” kata Helwin Yunus.

Ia menambahkan, kehadiran teknologi ini mematahkan hambatan waktu pelayanan.

“Jika sebelumnya pembayaran terbatas pada jam operasional kantor, kini melalui kanal digital seperti EDC, QRIS, dan aplikasi BRK Syariah Mobile (fitur Signal), masyarakat dapat bertransaksi 24 jam sehari selama 7 hari seminggu.” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem transaksi yang transparan dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan semua transaksi tercatat secara real-time. Dengan pembayaran melalui sistem perbankan dan EDC, tidak ada lagi petugas kasir dari Bapenda yang menerima uang tunai. Ini sangat penting untuk meminimalisasi kebocoran PAD dan mencegah terjadinya potensi fraud,” kata Ninno.

Selain penandatanganan kerja sama, acara ini juga diisi dengan sosialisasi penggunaan mesin EDC kepada seluruh jajaran UPT dan UP di bawah Bapenda Riau. Sebagai bentuk apresiasi, BRK Syariah dan Bapenda juga memberikan penghargaan kepada UPT yang mencatatkan transaksi tertinggi melalui EDC sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan di lapangan.

Hadir dalam agenda tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, Syachman Perdymer, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau AKBP Fatikh Dedi Setiawan, Kepala Biro Tapem Jhon Armedi Pinem, Plt. Inspektur Jondra Jayaputra Manurung, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Riau Muhammad Hidayat, Plt. Kepala Bidang Perbendaharaan dan Khas Daerah BPKAD Alamsyah almubarag serta Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Provinsi Riau

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah demi pembangunan Riau yang lebih merata.***(rl)

Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas CJH Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso secara resmi melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kecamatan Bengkalis dan Bantan menuju embarkasi batam musim ibadah haji tahun 1447 Hijriah, Kamis, 30 April 2026 di pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis.

Calon Jamaah Haji Kecamatan Bengkalis dan Bantan akan menjemput jamaah haji Kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana dengan jumlah 180 orang dengan menggunakan kapal topaz Dumai Line.

Kemudian Jamaah Kecamatan Mandau dan Pinggir melalui pelabuhan Pelindo Dumai.

Adapun musim haji tahun ini Calon Jamaah Haji Kabupaten Bengkalis berjumlah 399 orang.

Wabup Bagus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CJH yang mendapat kesempatan mulia menjadi tamu Allah SWT. Ia mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rukun dan wajib haji, dan pulang ke tanah air menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” ucap Wabup Bagus.

Wabup juga mengingatkan para jamaah untuk selalu menjaga kekompakan, saling tolong-menolong, serta mengikuti arahan petugas haji selama berada di tanah suci, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup menguras tenaga.

Selain itu, ia turut menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama melaksanakan ibadah haji.

“Bapak Ibu adalah duta Kabupaten Bengkalis. Jaga sikap, jaga etika, dan patuhi aturan yang berlaku. Semoga semua berjalan lancar dari berangkat hingga kembali ke Bengkalis dalam keadaan selamat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Bagus juga menitipkan doa kepada para jamaah agar turut mendoakan Kabupaten Bengkalis agar senantiasa diberkahi, aman, serta terus maju dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap seluruh Calon Jamaah Haji dapat menjalankan ibadah dengan sempurna, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.***(imam/hm)

Pemko Pekanbaru Sempurnakan Skema WFH Setiap Jumat

Pekanbaru(SegmenNews.com- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengevaluasi penerapan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemko ingin melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan dari pemerintah pusat ini, dalam rangka efisiensi energi pasca konflik di Timur Tengah.

Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, mengaku masih ada skema yang harus disempurnakan agar WFH yang diterapkan lebih terukur.

“Kan baru dua kali Jumat kita terapkan, memang harus ada yang disempurnakan supaya lebih terukur. Kan target utamanya untuk penghematan BBM,” kata Ingot, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, Pemko akan melakukan beberapa penyempurnaan terkait ASN yang melakukan WFH dan ASN yang tetap masuk kantor bagi mereka yang berada di bidang pelayanan langsung ke masyarakat.

“Sementara kantor kita kan emang jauh. Kita akan coba formulasikan lagi supaya target penghematan BBM itu betul-betul terlaksana, tapi efektivitas kerja juga terjamin,” jelas Pj Sekda.

Ia juga memastikan bahwa penerapan WFH bagi ASN setiap hari Jumat akhir pekan tidak mengganggu pelayanan publik yang ada.

Pemko Pekanbaru menerapkan WFH secara bergiliran kepada ASN, sehingga pelayanan publik tetap bisa berjalan dengan baik.***(dmf)

Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Masjid Nabawi

Dawanus Mahmud Muhammad (52)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji Provinsi Riau tahun 2026. Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 05, Dawanus Mahmud Muhammad (52), dilaporkan wafat saat berada di Kota Madinah, Arab Saudi, Kamis (29/4/2026).

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di lokasi yang sangat mulia, yakni Masjid Nabawi. Berdasarkan laporan yang diterima, pria yang beralamat di Ranah RT 01 RW 03 Kabupaten Kampar tersebut wafat saat tengah melaksanakan ibadah shalat sunnah sesaat sebelum berkumandangnya azan Ashar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepulangan jemaah tersebut.

“Atas nama pribadi dan instansi, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Defizon dalam keterangan resminya.

Terkait penyebab kematian, Defizon menjelaskan berdasarkan diagnosa medis dari dr. Cipta Pedra Sahdi, jemaah dengan nomor porsi 0400100381 tersebut meninggal dunia pada pukul 16.39 waktu setempat. Almarhum diketahui mengalami acute myocardial infarction atau serangan jantung akut secara mendadak.

Proses pemulasaraan jenazah pun telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di Tanah Suci. Jenazah almarhum Dawanus Mahmud Muhammad kini telah diberangkatkan dan dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, Madinah, yang merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi banyak sahabat Rasulullah.

Menanggapi kekhawatiran keluarga mengenai status ibadah almarhum, Defizon menegaskan bahwa pemerintah menjamin pemenuhan hak-hak ibadah jemaah. Mengingat almarhum wafat sebelum pelaksanaan wukuf, maka secara otomatis almarhum akan mendapatkan fasilitas badal haji yang dikelola langsung oleh petugas haji.

“Keluarga di tanah air tidak perlu risau, karena jemaah yang meninggal sebelum puncak haji akan dibadalhajikan oleh petugas. Seluruh proses dan hak-hak almarhum akan kami selesaikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Defizon.

Hingga saat ini, Dawanus tercatat sebagai jemaah haji pertama asal Riau yang wafat pada musim haji tahun 1447 Hijriah ini. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Riau berkomitmen untuk terus memantau kesehatan jemaah lainnya dan memberikan pelayanan maksimal, baik dalam kondisi sehat maupun dalam penanganan jemaah yang wafat di Tanah Suci.***(mr)