Beranda blog Halaman 4

Dirut PLN Pimpin Upaya Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra

Dirut PLN Pimpin Upaya Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan pascagangguan pada sistem transmisi yang menghubungkan kelistrikan di Sumatra. Pemantauan dilakukan secara intensif dan terkoordinasi langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan jajaran Direksi PLN yang mendatangi langsung Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa saat ini suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) telah berhasil dipasok ke 1.770 jaringan distribusi pelanggan yang sebelumnya terdampak.

“Kami langsung mengawal proses penormalan di lapangan, dan saat ini sistem kelistrikan Sumatra sudah normal kembali. PLN terus melanjutkan proses penyalaan listrik hingga ke seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

Selain itu, PLN juga terus melakukan pemantauan pasokan listrik pada fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, bandara, dan pusat layanan masyarakat. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari prioritas pengamanan layanan kelistrikan agar aktivitas masyarakat di sektor-sektor penting tetap dapat berjalan secara normal selama proses pemulihan sistem berlangsung.

Darmawan menyampaikan bahwa seluruh parameter kelistrikan di sistem Sumatra saat ini berada dalam kondisi stabil dan beroperasi optimal, sehingga mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.

Ia menegaskan, PLN terus melakukan monitoring kondisi sistem kelistrikan secara _real-time_ melalui UIP3BS yang menjadi pusat kendali operasional sistem kelistrikan di wilayah Sumatra.

“Kami terus melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap seluruh parameter operasional sistem. Dengan pemantauan yang berlangsung secara _real-time_, setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons sehingga kondisi sistem tetap terjaga aman, stabil, dan optimal dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat,” tutup Darmawan.

Di Pekanbaru, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo juga memastikan langsung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan, bersama Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar. Sementara itu, di Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatera Bagian Selatan (UP2B Sumbagsel), Palembang, Sumatera Selatan, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Akmala Putri memimpin koordinasi pemulihan sistem guna memantau setiap tahapan penormalan berjalan terukur dan aman.***(rl)

Sekda Rohul Tekankan Pentingnya Peran Guru TK Sebagai Pondasi Pendidikan

Sekda Rohul Tekankan Pentingnya Peran Guru TK Sebagai Pondasi Pendidikan

Rohul(SegmenNews.com)- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) tingkat Kabupaten Rokan Hulu digelar meriah di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026). Acara yang dilaksanakan bersempena dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran guru PAUD dan TK di Rokan Hulu.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Rokan Hulu. Turut mendampingi Bunda PAUD Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri, Ketua DWP Rohul Hj. Yurniziarti, Ketua IGTKI-PGRI Rokan Hulu Hj. Indrastuti, S.Pd, AUD, Ketua Himpaudi Rokan Hulu, Kepala Dinas Kominfo Suharman Nasution, S.Pi, MM, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Rohul Alreza Ahyu, S.E., M.Si.Ak. camat beserta bunda Paud kecamatan se Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Rohul H. Yusmar menekankan pentingnya posisi organisasi IGTKI dalam dunia pendidikan. Ia menganalogikan peran guru TK laksana sebuah pondasi pada bangunan rumah.

“Pentingnya organisasi ini, khususnya ibu-ibu TK, dalam dunia pendidikan adalah sebagai pondasi. Apabila sebuah rumah dibangun dua lantai padahal pondasinya hanya untuk satu lantai, maka pondasinya akan patah. Oleh karena itu, peran ibu-ibu TK sangatlah kuat,” ujar Yusmar dalam arahannya.

Lebih lanjut, Yusmar juga menyinggung yel-yel khas yang kerap digaungkan, yaitu “Saya Sehat, Saya Kuat, Rokan Hulu Hebat.” Dirinya menyarankan agar ke depan ditambahkan elemen yel-yel yang tidak hanya menyasar aspek fisik (sehat dan kuat), melainkan juga menyentuh aspek mental dan spiritual.

“Hal ini dirasa penting untuk menyelaraskan antara kesehatan tubuh, kekuatan tenaga, serta ketangguhan mental anak-anak sejak usia dini.” Ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu turut menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-76 kepada seluruh jajaran IGTKI-PGRI Kabupaten Rokan Hulu. Pihak pemerintah juga mengapresiasi dukungan yang mengalir dari berbagai pihak, baik dari internal pemerintah daerah, perusahaan, hingga para simpatisan.

Yusmar berharap, ke depan jumlah pihak swasta maupun simpatisan yang ikut peduli terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini di Rokan Hulu dapat terus melipatgandakan dukungannya. Di akhir sambutan, ia membakar semangat para guru TK yang hadir untuk terus berkomitmen menjadi organisasi yang kuat, sehat, dan tangguh demi masa depan generasi penerus bangsa di Negeri Seribu Suluk.

Puncak peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas dedikasi para guru TK yang tanpa lelah mendidik generasi muda di Rokan Hulu.

Suasana perayaan semakin meriah dan penuh tawa ketika acara dilanjutkan dengan pembagian berbagai door prize menarik bagi para peserta yang hadir.***(imf)

Bupati Anambas Ajak Masyarakat Dukung BRK Syariah, Apresiasi Komitmen CSR untuk Pelayanan dan Kebersihan Lingkungan

Bupati Anambas Ajak Masyarakat Dukung BRK Syariah, Apresiasi Komitmen CSR untuk Pelayanan dan Kebersihan Lingkungan

Anambas(SegmenNews.com)- Komitmen Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) dalam mendukung pembangunan daerah kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR), Kamis (21/5/2026).

Bantuan CSR tersebut diserahkan langsung oleh Branch Manager BRK Syariah Anambas Tarempa, Dedy Perdaus kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Bupati Anambas, Aneng. Kegiatan itu turut disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, DPRD, camat, lurah, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam program tersebut, BRK Syariah menyerahkan bantuan berupa lima unit kendaraan roda tiga merek Viar, tiga unit mesin potong rumput, serta 25 unit tong sampah guna mendukung kebersihan lingkungan dan pelayanan masyarakat.

Adapun bantuan kendaraan roda tiga disalurkan ke sejumlah wilayah, yakni dua unit untuk Tarempa, satu unit untuk Palmatak, satu unit untuk Siantan Tengah, dan satu unit untuk Letung.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BRK Syariah yang dinilai konsisten hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat melalui berbagai program sosial dan pembangunan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat dalam mendukung operasional pelayanan masyarakat sekaligus meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayah Anambas.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BRK Syariah atas kepeduliannya terhadap masyarakat Anambas. Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam mendukung pelayanan dan kebersihan lingkungan,” ujar Aneng.

Ia menilai BRK Syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Aneng turut mengajak masyarakat untuk mendukung BRK Syariah dengan memanfaatkan berbagai layanan dan produk perbankan syariah yang tersedia.

“Maka dari itu saya mengajak masyarakat untuk menabung di BRK Syariah dan memanfaatkan layanan serta produk yang tersedia sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan masyarakat, BRK Syariah dapat terus tumbuh bersama daerah dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan Anambas,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager BRK Syariah Anambas Tarempa, Dedy Perdaus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BRK Syariah untuk terus hadir serta tumbuh bersama masyarakat Kepulauan Anambas.

“Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BRK Syariah dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Ini juga menjadi bukti sinergi yang baik antara BRK Syariah dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas selama ini,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat optimal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi Kabupaten Kepulauan Anambas,” tambahnya.

Dedy Perdaus menambahkan, keberhasilan program CSR tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi yang baik antara BRK Syariah, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Program ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan, kerja sama, dan koordinasi dari seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan tokoh masyarakat setempat,” tutupnya.***(rl)

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Perjalanan Pengguna EV Kini Makin Mudah dan Nyaman

J

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Perjalanan Pengguna EV Kini Makin Mudah dan Nyaman

akarta(SegmenNews.com)- Pengguna kendaraan listrik (_electric vehicle_/EV) kini semakin mudah mengakses fasilitas pengisian daya seiring bertambahnya jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah. Pada Rabu (20/5), PT PLN (Persero) meresmikan SPKLU Center Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang menjadi SPKLU ke-5.000 di Indonesia.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyambut baik hadirnya SPKLU Center Tanjung Priok yang dinilai dapat mendukung transisi energi bersih melalui percepatan elektrifikasi sektor transportasi.

“Beroperasinya SPKLU center yang ada di Tanjung Priok ini bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya di Jakarta Utara, untuk mulai beralih dari tenaga fosil ke tenaga listrik. Karena ini lebih efisien, lebih modern, dan lebih ramah lingkungan,” ujar Fredy.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN untuk memperluas edukasi serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan energi masa depan.

“Nanti kami undang PLN untuk bisa bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. SPKLU ini juga menjadi sarana edukasi, nanti ke depan akan kita sosialisasikan ke tiap kecamatan dan kelurahan. Lewat kerja sama dengan PLN, kita harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mau beralih ke kendaraan listrik,” lanjut Fredy.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan bahwa hadirnya infrastruktur SPKLU secara masif merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan layanan kendaraan listrik yang andal dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung arahan pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan elektrifikasi di berbagai sektor.

“Dengan beroperasinya 5.000 SPKLU yang tersebar di 3.162 titik lokasi di seluruh Indonesia, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. Kondisi ini menjaga layanan _charging_ terus berjalan dengan lancar. Terbukti secara nasional, rata-rata antrean di SPKLU hanya 1,3 kendaraan per konektor per hari,” ujar Adi.

Adi menambahkan, berdasarkan data transaksi PLN hingga April 2026, sekitar 66 persen pengisian daya kendaraan listrik dilakukan di rumah melalui _home charging services_ (HCS), sementara 34 persen lainnya memanfaatkan SPKLU untuk kebutuhan mobilitas di luar rumah, terutama pada perjalanan jarak jauh dan pengisian daya cepat.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa ketersediaan SPKLU di wilayah Jakarta dan sekitarnya terus tumbuh untuk mengimbangi pesatnya perkembangan kendaraan listrik di ibu kota.

“Dengan hadirnya SPKLU Center kelima di Jakarta, kami ingin meyakinkan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, tidak perlu ragu dan khawatir untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas sehari-hari,” tegas Andy.

Andy menjelaskan, fasilitas yang tersedia di SPKLU Center Tanjung Priok ini meliputi 8 unit _Ultra Fast Charging_, 1 unit _Medium Charging_, serta dukungan untuk kendaraan roda dua berupa 2 unit SPKLU Roda Dua dan 2 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Kehadiran SPKLU Center ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah beroperasi di Bulungan, Menteng, Rest Area Cibubur KM 10,6 Tol Jagorawi, dan Sakura Garden City Jakarta Timur. Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan total 724 unit SPKLU yang tersebar di 405 lokasi di DKI Jakarta.

Lebih lanjut, guna memudahkan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan layanan _Electric Vehicle Digital Services_ (EVDS) melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui layanan ini, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan rute perjalanan, hingga memantau antrean pengisian daya secara _real time_.

“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin banyak digunakan dan menjadi bagian dari _green lifestyle_ masyarakat,” tutup Andy.***(rl)

Meaningful Participation BSOJK Hadirkan Plt Dirut BRK Syariah sebagai Narasumber Sektor Perbankan

Meaningful Participation BSOJK Hadirkan Plt Dirut BRK Syariah sebagai Narasumber Sektor Perbankan

Batam(SegmenNews.com)– Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), Helwin Yunus, hadir sebagai narasumber sektor perbankan dalam kegiatan nasional Meaningful Participation yang diselenggarakan Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan (BSOJK) bersama Komisi XI DPR RI di Batam, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Literasi Keuangan dan Pelindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan” tersebut berlangsung di Batam Marriott Hotel Harbour Bay dan dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Badan Supervisi OJK, pelaku industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan perlindungan konsumen.

Dalam forum tersebut, Helwin Yunus hadir mewakili BRK Syariah bersama sejumlah narasumber nasional lainnya untuk memberikan pandangan dan masukan strategis terkait penguatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Helwin Yunus menyampaikan bahwa penguatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan, khususnya di tengah perkembangan layanan keuangan digital yang terus berkembang.

“Literasi keuangan yang baik akan membantu masyarakat memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajiban dalam menggunakan produk jasa keuangan. BRK Syariah terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang transparan, edukatif, dan berorientasi pada perlindungan nasabah,” ujar Helwin Yunus.

Ia menambahkan, sebagai bank syariah daerah, BRK Syariah terus memperkuat peran dalam meningkatkan inklusi dan edukasi keuangan masyarakat melalui berbagai program literasi keuangan yang berkelanjutan.

Kegiatan Meaningful Participation merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Badan Supervisi OJK sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). Forum ini bertujuan menyerap aspirasi, pandangan, dan masukan dari pelaku industri jasa keuangan dan stakeholder terkait guna memperkuat kebijakan perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.

Selain BRK Syariah, forum nasional tersebut juga menghadirkan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), serta Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, BRK Syariah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan literasi dan perlindungan konsumen guna menciptakan industri jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.***(inf)

BRK Syariah dan Dispersip Dumai Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Membaca di Kalangan Pelajar

BRK Syariah dan Dispersip Dumai Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Membaca di Kalangan Pelajar

Dumai(SegmenNews.com)– Komitmen BRK Syariah dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai. Melalui program literasi keuangan yang disinergikan dengan layanan perpustakaan keliling, BRK Syariah bersama Dispersip Kota Dumai menghadirkan edukasi kepada pelajar dan tenaga pendidik agar semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai, Syahrinaldi, mengatakan program kolaborasi seperti ini akan terus dilaksanakan dan dikembangkan ke berbagai sekolah maupun lokasi lainnya di Kota Dumai. Menurutnya, kegiatan literasi keuangan yang dipadukan dengan budaya membaca diharapkan dapat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan dan perbankan, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, Dispersip Kota Dumai mendukung penuh kegiatan tersebut karena literasi keuangan merupakan bagian penting dari literasi secara umum. Keberhasilan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas literasi masyarakat secara menyeluruh.

“Melalui pemahaman pengelolaan keuangan yang baik, masyarakat diharapkan semakin cerdas dalam mengambil keputusan, mampu menentukan prioritas kebutuhan, serta memiliki kebiasaan menabung sejak dini,” ujar Syahrinaldi, Rabu (20/5/2026)

Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perbankan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang cerdas finansial. Kehadiran BRK Syariah dalam memberikan edukasi langsung kepada siswa dan tenaga pendidik dinilai sangat membantu sekolah dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung, mengelola uang, hingga menyusun skala prioritas keuangan.

Syahrinaldi menambahkan, melalui program perpustakaan keliling yang disinergikan dengan literasi keuangan, siswa tidak hanya mendapatkan tambahan wawasan dan peningkatan minat baca, tetapi juga memperoleh edukasi tentang pengelolaan keuangan yang bijak. Guru pun memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat diteruskan kembali kepada peserta didik maupun lingkungan sekitar.

“Edukasi yang diberikan di sekolah secara tidak langsung juga akan tersampaikan kepada masyarakat dan orang tua siswa, sehingga manfaat literasi keuangan dapat dirasakan lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager BRK Syariah Dumai, Syahrul, mengatakan kegiatan literasi keuangan tersebut merupakan bentuk komitmen BRK Syariah dalam mendukung peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah.

BRK Syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga ingin menjadi mitra edukasi bagi masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, para pelajar semakin memahami pentingnya menabung, bijak dalam mengelola uang, serta mengenal layanan perbankan syariah yang aman dan bermanfaat,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, BRK Syariah terus mendorong pemanfaatan produk Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai salah satu sarana membangun budaya menabung di lingkungan sekolah. Menurutnya, melalui kolaborasi bersama Dispersip Kota Dumai, edukasi yang diberikan menjadi lebih menarik karena dipadukan dengan peningkatan budaya membaca dan literasi secara umum.

“Kami berharap sinergi bersama Dispersip Kota Dumai ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, dan memiliki literasi keuangan yang baik,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, selama beberapa hari pelaksanaan kegiatan, pihak sekolah memberikan tanggapan yang sangat positif. Antusiasme para siswa dan guru terlihat tinggi saat mengikuti sosialisasi literasi keuangan dari BRK Syariah maupun layanan perpustakaan keliling yang dihadirkan Dispersip Kota Dumai.

Melalui kegiatan tersebut, BRK Syariah terus menunjukkan komitmennya sebagai perbankan syariah daerah yang tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga aktif mendorong peningkatan kualitas literasi masyarakat, khususnya generasi muda. Edukasi mengenai pentingnya menabung melalui program Simpanan Pelajar, pengelolaan keuangan yang sehat, hingga membiasakan hidup hemat menjadi bagian dari upaya BRK Syariah dalam membangun generasi yang lebih mandiri dan bijak secara finansial.

Dispersip Kota Dumai berharap kolaborasi bersama BRK Syariah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Dengan meningkatnya minat baca serta pemahaman literasi keuangan sejak dini, diharapkan lahir generasi muda yang lebih siap merencanakan masa depan, mampu menentukan skala prioritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di masyarakat.***(inf)

Camat Tak Becus Urus Sampah, Siap-Siap Dievaluasi

Camat Tak Becus Urus Sampah, Siap-Siap Dievaluasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Masalah tumpukan sampah yang kerap menghantui sudut-sudut Kota Pekanbaru kini menjadi pertaruhan kursi jabatan bagi para camat. Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, dengan tegas mengingatkan seluruh jajaran camat di wilayahnya untuk tidak main-main dan bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan lingkungan di wilayah kerja masing-masing.

Sebagai pemimpin tertinggi di tingkat wilayah, para camat dinilai memiliki kewenangan penuh sekaligus kewajiban mutlak dalam melakukan pengawasan. Wako Agung menegaskan bahwa ego sektoral harus dibuang jauh-jauh, dan pengawasan ketat harus dilakukan setiap hari guna memastikan tidak ada lagi drama tumpukan sampah yang mengganggu estetika kota.

“Tentang penanganan sampah, tentang kebersihan. Yang punya wilayah adalah kecamatan. Jadi tanggung jawab kebersihan adalah pemilik wilayah, yaitu camat,” tegas Agung dengan nada bicara penuh penekanan, Rabu (20/5/2026).

Pernyataan menohok ini sengaja dilontarkan sang Wali Kota agar para camat tidak lagi melempar tanggung jawab ke dinas terkait ketika menemukan tumpukan sampah liar. Menurutnya, camat adalah garda terdepan yang paling tahu seluk-beluk wilayahnya, mulai dari jalan protokol hingga ke gang-gang pemukiman warga.

Untuk mengepung persoalan sampah ini dari hulu ke hilir, para camat diinstruksikan untuk segera turun ke lapangan. Mereka diminta aktif menjalin komunikasi dan berkoordinasi secara masif dengan para tokoh agama, tokoh pemuda, elemen masyarakat, hingga Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang saat ini sudah terbentuk di seluruh kelurahan.

Langkah sinergis ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Wako Agung percaya bahwa wajah bersih Kota Pekanbaru hanya bisa terwujud jika ada chemistry yang kuat antara birokrasi dan warganya.

“Sehingga akan terwujudlah kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah,” ujarnya optimis.

Namun, instruksi ini bukan sekadar imbauan manis di atas kertas. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara paralel bakal terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ketat terhadap kinerja para camat. Rapor kebersihan wilayah kini resmi menjadi salah satu indikator utama penentu masa depan karier mereka.

Bagi camat yang dinilai loyo, abai, dan tidak mampu mengeksekusi perintah ini dengan baik, Wako Agung memastikan tidak akan segan-segan melakukan perombakan kabinet di tingkat kecamatan.

“Mana yang baik akan kita pertahankan, promosikan. Mana yang tidak baik tentu kita akan melakukan evaluasi untuk mengedrop mereka keluar dari kecamatan tersebut,” pungkasnya.***(mr)

Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BRK Syariah Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Bintan

Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BRK Syariah Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Bintan

Bintan(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) resmi melaksanakan Grand Launching layanan Rahn Gadai Emas di Cabang BRK Syariah Bintan, Rabu (20/5/26), sebagai langkah strategis dalam memperluas akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat.

Peresmian layanan tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan dan menjadi bagian dari komitmen BRK Syariah dalam menghadirkan solusi pembiayaan syariah yang mudah, cepat, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Kegiatan launching turut dihadiri oleh Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bintan, Elyza Riani, Sekretaris DPRD Kabupaten Bintan, Riang Anggraini, Kepala BKAD Kabupaten Bintan, Hatriah, Ketua LAM Bintan, Agil Hendri, serta tamu undangan lainnya.

Direktur Utama PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda), Helwin Yunus mengatakan, layanan Rahn Gadai Emas dihadirkan sebagai bentuk inovasi layanan keuangan syariah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang cepat dan fleksibel.

“Melalui Grand Launching Rahn Gadai Emas ini, BRK Syariah ingin menghadirkan solusi layanan keuangan syariah yang mudah, cepat, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran layanan ini juga menjadi bagian dari komitmen BRK Syariah dalam memperluas inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Bintan,” ujar Helwin.

Ia menambahkan, layanan Rahn Gadai Emas memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan menjaminkan emas sesuai ketentuan syariah, melalui proses yang transparan dan terpercaya.

Menurutnya, kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan yang produktif bagi masyarakat maupun pelaku usaha mikro dan kecil dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika menyampaikan apresiasi kepada BRK Syariah atas komitmennya dalam memperluas layanan keuangan syariah di daerah melalui layanan Rahn Emas.

“Kehadiran layanan Rahn Emas ini merupakan langkah positif dalam mendukung inklusi keuangan syariah sekaligus memberikan alternatif pembiayaan yang cepat, aman dan sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Ronny.

Ia menilai layanan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pedagang, nelayan hingga petani yang membutuhkan dukungan permodalan dengan proses yang mudah dan legal. Menurutnya, emas yang selama ini menjadi tabungan maupun investasi masyarakat kini dapat dimanfaatkan sebagai solusi pembiayaan tanpa harus kehilangan kepemilikan aset.

“Melalui layanan Rahn Emas ini, masyarakat dapat memperoleh solusi pembiayaan secara mudah tanpa harus menjual aset yang dimiliki,” tambahnya.

Helwin Yunus juga menegaskan bahwa BRK Syariah akan terus memperkuat inovasi layanan berbasis syariah yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta memperluas akses layanan keuangan yang inklusif di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Grand Launching Rahn Gadai Emas ini menjadi salah satu langkah nyata BRK Syariah dalam memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis syariah dan berkelanjutan.***(rl)

Kejati-Pemprov Riau MoU Pemulihan Barang Milik Daerah

Kejati-Pemprov Riau MoU Pemulihan Barang Milik Daerah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi Riau melalui Bidang Pemulihan Aset melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Riau perihal Optimalisasi Kegiatan Pemulihan Barang Milik Daerah, bertempat di Ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau,Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H.Dalam penyampainnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk kerja sama dan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Kejaksaan Tinggi Riau dan Pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan serta pemulihan aset daerah.

Lebih lanjut, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H juga menyampaikan pengamanan aset pemerintah daerah memerlukan langkah yang terukur, terkoordinasi, dan memiliki dasar hukum yang kuat.

Untuk itu, Kejaksaan Tinggi Riau melalui bidang pemulihan aset siap memberikan dukungan dan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi Riau dalam proses penelusuran, pengamanan, maupun pemulihan aset daerah. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kerja sama yang dibangun bersama Kejaksaan Tinggi Riau terkait penelusuran dan pengamanan aset daerah.

Adapun langkah tersebut penting untuk mendukung penyelesaian persoalan barang milik daerah secara terukur dan berkepastian hukum.

Sebagian persoalan aset Pemerintah Provinsi Riau merupakan persoalan lama yang hingga kini belum terselesaikan. Permasalahan tersebut di antaranya berkaitan dengan hasil supervisi KPK serta tindak lanjut audit investigasi terhadap pengelolaan barang milik daerah tahun 2013.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto juga turut mengapresiasi atas inisiatif dan langkah penguatan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Riau melalui Bidang Pemulihan Aset yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung penyelamatan kekayaan negara dan penguatan tata kelola aset.

Kegiatan penandatangan Nota Kesepahaman antara Kejaksaan Tinggi Riau dengan Pemerintah Provinsi Riau perihal Optimalisasi Kegiatan Pemulihan Barang Milik Daerah, turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Adhi Prabowo dan jajaran Asisten pada Kejaksaan Tinggi Riau serta jajaran Pemerintah Provinsi Riau. ***(rn)

Pemkab Rohul Dorong Pelestarian Tradisi Mandai Ulu Taon

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) hadir dan ikut menyukseskan kegiatan Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Boru Namora Suri Andung Jati Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (20/05/2026).

Hadir dalam kegiatan Bupati Rohul diwakili Pj Sekda Drs. H. Yusmar, M. Si, didampingi Kadis Pariwisata H. Helfiskar, SH, MH, Kadis Kesbangpol Gorneng, S. Sos, M. Si, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Riau Budiman Lubis.

Raja 5 Luhak, unsur Forkopimda, para tokoh adat serta ratusan warga yang memadati tempat acara berlangsung.

Pj. Sekda Yusmar menyampaikan kegiatan ini bukan hanya sebagai kegiatan seremnonial, tetapi juga menjadi kegiatan pelestarian budaya, menumbuhkan kebersamaan dan sebagai edukasi bagi generasi muda untuk penyelenggaraan kedepannya.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan gotong royang di tengah masyarakat, dan semoga adat mandailing tetap terjaga untuk generasi selanjutnya,” ujar Yusmar.

Pj Sekda juga berharap dengan adanya acara Mandai Ulu Taon mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat Desa Rambah melalui khazanah budaya yang terpelihara dari dahulu kala.

“Juga tentu ini merupakan ajang silaturahmi antara tokoh-tokoh adat, raja-raja adat, serta masyarakat. Dengan ada momentum seperti ini kita bisa berdiskusi bagaimana untuk memfungsikan dan memberdayakan nilai-nilai adat,” pungkasnya mengakhiri.

Ketua Pelaksana Kegiatan Tradisi Mandai Ulu Taon menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenang perjuangan Boru Namora Suri Andung Jati (Raja wanita asal Tapanuli Selatan) dan masuknya Kerajaan Suri Andung Jati di Kecamatan Rambah, Rohul ratusan tahun silam.

“Tradisi Mandai Ulu Taon ini telah turun temurun dilaksanakan setiap tahun bahwa didalamnya terkandung nilai adat dan budaya. Bahwa kita memang beragam suku, tetapi tetap menjunjung semangat persatuan dan kegotongroyongan,” terangnya.

Selain itu, Tradisi Mandai Ulu Taon merupakan kegiatan makan bersama yang dilakukan oleh masyarakat suku Mandailing Rohul. Acara ini dilaksanakan setiap tahun dan merupakan warisan turun temurun yang di lakukan pada hari Rabu dan pada hari ini merupakan acara ke-500 kalinya.

Kemudian, juga menjelaskan Mandai Ulu Taon digelar atas peran serta seluruh masyarakat Napitu Huta. Kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur masyarakat kepada Sang Pencipta setiap tahunnya tentu sejarah dan kegiatan makan bersama ini harus dilestarikan di masa mendatang agar tidak hilang dikikis oleh zaman.(inf)