Beranda blog Halaman 4

Investasi Pabrik Sawit untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Investasi Pabrik Sawit untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Kampar(SegmenNews.com)– Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati Misharti, menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Kampar, khususnya dalam pengelolaan komoditas kelapa sawit.

Bupati Kampar menyampaikan sejumlah permasalahan strategis yang dihadapi daerah, khususnya terkait pengelolaan komoditas kelapa sawit.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Kampar masih belum memiliki pabrik pengolahan sawit dalam skala besar yang mampu menampung dan mengelola hasil produksi masyarakat secara optimal.

“Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar memiliki potensi yang sangat besar. Namun, kami masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan dan pengolahan hasil sawit,” ujar Bupati.

Untuk itu, Bupati Kampar berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat maupun investor agar dapat menghadirkan pabrik besar pengolahan sawit di Kabupaten Kampar.

Hal ini dinilai penting guna meningkatkan nilai tambah komoditas sawit, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat maupun investor untuk menghadirkan industri pengolahan sawit di Kabupaten Kampar.

Ia berharap, melalui forum ini lahir solusi konkret dari pemerintah pusat dalam menjawab berbagai tantangan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan pembangunan pabrik pengolahan sawit dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya usai mengikuti pertemuan virtual bertajuk Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, dan diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.***(mr)

Kolaborasi KPPU-Kejagung Perkuat Eksekusi Putusan

Jakarta(SegmenNews.com)– Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersinergi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia berhasil dalam mengeksekusi pelaksanaan Putusan KPPU yang berkekuatan hukum tetap terhadap pelaku usaha yang bandel atau tidak patuh, dengan total pemulihan keuangan negara mencapai Rp43,9 miliar.

Nilai tersebut berasal dari 11 (sebelas) Putusan periode 2010–2018 yang melibatkan 11 (sebelas) pelaku usaha, dan diproses melalui kerja sama kedua lembaga dalam penegakan hukum persaingan usaha.

Capaian ini disampaikan dalam kegiatan “Kolaborasi KPPU–Kejaksaan Agung dalam Eksekusi Putusan serta Pemberian Penghargaan” yang digelar di Gedung KPPU, Jakarta, pada 27 April 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua KPPU Aru Armando, beserta Anggota KPPU Mohammad Reza, Budi Joyo Santoso, dan Hilman Pujana, serta jajaran pejabat struktural KPPU dan pejabat di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN).

Agenda kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam memastikan efektivitas penegakan hukum dan pemulihan keuangan negara.

Wakil Ketua KPPU, Aru Armando, dalam penjelasannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menindak pelaku usaha yang mengabaikan putusan hukum.

“Ini adalah bukti keseriusan KPPU dan Kejaksaan Agung dalam mengeksekusi pelaksanaan putusan serta memulihkan keuangan negara, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha agar mematuhi putusan lembaga negara yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KPPU juga memberikan penghargaan kepada 12 (dua
belas) anggota Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada JAMDATUN dalam mengapresiasi kinerja dan kolaborasinya dalam proses penagihan denda.

Kerja sama antara KPPU dan Kejaksaan Agung telah terjalin secara formal sejak 2021, khususnya melalui perjanjian kerja sama dengan JAMDATUN. Kolaborasi ini antara lain mencakup pemberian bantuan hukum oleh JPN dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara.

Kedua lembaga sepakat bahwa denda dari putusan berkekuatan hukum tetap merupakan piutang negara yang wajib ditagih dan dipulihkan.

Direktur Perdata JAMDATUN Kejaksaan Agung, Ikhwan Nul Hakim, menegaskan
bahwa pemulihan keuangan negara menjadi prioritas strategis. Ia menyatakan bahwa sinergi yang terjalin selama dua tahun terakhir telah berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi pelaksanaan tugas kedua lembaga.

“Ke depan, kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat peran KPPU dalam penegakan persaingan usaha, termasuk dalam menghadapi potensi irisan dengan aspek pidana dan sengketa, sehingga kepentingan negara tetap terlindungi,” ujarnya.

KPPU menilai keberhasilan menjadi sinyal kuat bahwa pelanggaran persaingan usaha memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Jaksa Pengacara Negara berperan strategis dalam pendekatan persuasif kepada pelaku usaha untuk mematuhi putusan KPPU yang telah berkekuatan hukum tetap. Ke depan, KPPU dan Kejaksaan Agung berkomitmen memperkuat koordinasi guna memastikan pelaku usaha mematuhi Putusan KPPU termasuk memenuhi kewajiban terhadap negara.***(rn/rl)

Sempat Tertunda, Kloter BTH 5 Riau Sudah Diberangkatkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ratusan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kampar, Riau, yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam (BTH 5) akhirnya bertolak ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 15.26 WIB. Keberangkatan jamaah haji ini lebih lambat sehari dari jadwal semula akibat kendala teknis pesawat.

Seharusnya, 438 jemaah dan petugas itu sudah mengudara sejak Senin (27/4/2026) pagi. Namun pesawat yang akan mengangkut mereka dinyatakan bermasalah secara teknis, sehingga keberangkatan terpaksa dibatalkan.

Seluruh jemaah kemudian dipulangkan sementara ke hotel di Batam untuk beristirahat dan menginap semalam.

Setelah pesawat diperbaiki dan dinyatakan laik terbang, keberangkatan pun kembali dijadwalkan.

“Alhamdulillah, kemarin sore jemaah Kloter BTH 5 sudah diberangkatkan sekitar pukul 15.26 WIB tadi. Semua berjalan lancar,” ujar Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Riau, Defizon, Rabu (29/4/2026).

Dari total 438 orang dalam kloter ini, rinciannya terdiri dari 431 jemaah haji, 2 Petugas Haji Daerah (PHD), 1 pembimbing KBIHU, dan 4 petugas kloter.

Namun tidak semua bisa ikut berangkat. Tiga jemaah masih harus menjalani perawatan di Batam dan didampingi tiga pendamping, sementara satu jemaah lain dilaporkan sakit di Kampar sejak sebelum keberangkatan.

Pihak penyelenggara memastikan seluruh jemaah yang tertinggal telah mendapat penanganan, akomodasi, dan pendampingan petugas haji selama masa penundaan.

Ia mengingatkan para jemaah untuk memanfaatkan kesempatan ibadah haji dengan sebaik-baiknya, menjaga kekhusyukan, serta senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci.

“Fokuslah beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jaga kondisi fisik, cukup istirahat, dan patuhi arahan dari petugas serta tim kesehatan. Cuaca di Tanah Suci tentu berbeda dengan di tanah air,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan selama menjalankan ibadah.

“Saling membantu dan menjaga satu sama lain. Jadikan perjalanan ini tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga memperkuat ukhuwah di antara sesama jemaah,” tambahnya.***(mr)

Banggar Gelar Rapat Lanjutan Bahas LKPJ Bupati Bengkalis T.A 2025

Bengkalis(SegmenNews.com)- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat kerja lanjutan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Tahun Anggaran 2025, Senin (27/4/2026), di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra, TH, Tim Penyusun LKPJ Tahun 2025 beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Rapat ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya, dimana masih terdapat sejumlah pertanyaan dari anggota DPRD yang belum terjawab oleh Tim Penyusun LKPJ Tahun 2025 khususnya terkait persoalan tunda bayar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dalam arahannya, Ketua DPRD Septian Nugraha menekankan pentingnya tim Pemerintah Daerah mempersiapkan data secara lengkap dan matang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari anggota Banggar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra menjelaskan bahwa terkait kewajiban tunda salur yang belum dibayarkan, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut secara informal kepada Kementerian Keuangan. Ia juga mengungkapkan rencana untuk melibatkan pimpinan dan anggota DPRD dalam pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah pusat.

“Kami akan mengikut sertakan DPRD untuk berdiskusi dengan Kementerian Keuangan terkait kurang bayar dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Ersan menambahkan, selain persoalan tunda bayar, terdapat pula isu lain yang perlu menjadi perhatian, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan gaji pegawai yang perlu dipastikan pembayarannya oleh pemerintah pusat.

Dalam hal ini, Ketua DPRD mengingatkan kepada Pemkab agar mempersiapkan seluruh data dengan matang sebelum melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, termasuk skema dan poin yang akan disampaikan.

“Kita juga harus memastikan apakah penganggaran yang dilakukan pemerintah daerah telah sesuai dengan PMK Nomor 120 Tahun 2025,” tegas Septian.

Selain itu, Septian juga mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam melakukan pendekatan ke perusahaan swasta untuk memanfaatkan layanan kesehatan milik pemerintah daerah.

Dalam rapat tersebut, Anggota Banggar Sanusi, SH., MH., menekankan pentingnya alur pembahasan yang sistematis dengan diawali pemaparan data secara menyeluruh sebelum masuk ke tahap diskusi. Ia menyebutkan bahwa data terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), tunda salur, Dana Bagi Hasil (DBH), tunda bayar, dan indikator lainnya perlu disajikan secara lengkap agar pembahasan lebih terarah. Selain itu, Sanusi juga mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk bekerja lebih optimal dalam meningkatkan PAD di tengah kondisi fiskal yang ada.

Senada, Anggota Banggar DPRD, Irmi Syakip Arsalan, meminta TAPD untuk menyajikan penjelasan secara rinci, berbasis data yang akurat, sehingga dapat dipahami secara jelas dan transparan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Muhammad Thaib, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pembaruan data wajib pajak, termasuk terhadap usaha masyarakat yang belum membayar pajak serta lahan kosong yang telah dimanfaatkan.

“Kami akan melakukan jemput bola terhadap wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya, dengan melibatkan camat, desa, dan lurah. Kami juga berharap dukungan dari pimpinan dan anggota DPRD untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak,” jelas Thaib.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Aready, mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini cukup menantang. Ia menjelaskan bahwa pada kondisi normal, struktur pendapatan daerah sebagian besar persen ditopang oleh Transfer ke Daerah (TKD). Namun, pada tahun 2026 terjadi pengurangan signifikan.

“Penetapan realisasi anggaran didasarkan pada satu tahun sebelumnya, sehingga realisasi tahun 2026 mengacu pada tahun 2024. Hal ini berdampak pada kondisi keuangan daerah yang cukup berat,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP., menyampaikan apresiasi atas pembentukan tim perizinan berusaha oleh pemerintah daerah. Ia berharap dengan adanya tim tersebut dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Menutup rapat, Ketua DPRD Septian Nugraha menyampaikan bahwa rekomendasi terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 akan disampaikan dalam rapat paripurna yang dijadwalkan pada 4 Mei 2026.

“Seluruh penyampaian dari pemerintah daerah hari ini akan menjadi bagian dari laporan Badan Anggaran yang akan disampaikan dalam rapat paripurna,” tutupnya.***(imam/hm)

Pemda Siapkan Strategi Kolaboratif Berkelanjutan

Pemda Siapkan Strategi Kolaboratif Berkelanjutan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dalam Workshop Program Bengkalis Lestari diselenggarakan Rabu, 29 April 2026 di ruang rapat Zahari Bappeda Bengkalis.

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso yang membuka Workshop ini menyebutkan forum Bengkalis Lestari merupakan langkah strategis dalam menyatukan arah kebijakan dan aksi nyata berbagai pihak dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

“Forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi harus mampu menghasilkan kesepahaman yang operasional, yang dapat langsung ditindaklanjuti dalam dokumen perencanaan dan aksi nyata,” ucap Bagus Santoso membacakan sambutan Bupati Kasmarni.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis menekankan pentingnya penguatan sinergi multipihak, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, maupun masyarakat sipil. Melalui Forum Bengkalis Lestari, berbagai inisiatif yang selama ini berjalan diharapkan dapat terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih terukur.

Selain itu, pemerintah daerah mendorong pemanfaatan peluang pendanaan alternatif guna mendukung keberlanjutan program lingkungan, antara lain melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), skema perdagangan karbon, serta kerja sama dengan mitra pembangunan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hijau tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan serta penguatan kolaborasi antar pihak.

Sekda Riau menyoroti tantangan utama saat ini adalah belum optimalnya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran, yang masih cenderung berjalan secara sektoral.

“Kami mendorong penerapan e-budgeting agar arah belanja menjadi lebih jelas, kontribusi terhadap pembangunan hijau dapat terukur, serta mempermudah akses terhadap berbagai skema pendanaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda Provinsi Riau juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan peluang pendanaan yang lebih luas, termasuk melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, skema perdagangan karbon, blue carbon, serta kerja sama dengan mitra pembangunan, dengan didukung kesiapan data, kapasitas kelembagaan, dan proses verifikasi program.

Dikesempatan itu, Syahrial Abdi juga mengapresiasi inisiatif Bengkalis Lestari sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Workshop ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Kehutanan Puji Iswari, perwakilan BPDLH Kementerian Keuangan Joko Pinyatangko, National Coordinator United Nations Environment Programme Bambang Arif Fatmi serta pakar lingkungan dari Universitas Sumatera Utara, Onrizal, yang memberikan materi secara daring.

Selain itu, hadir pula Kepala Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove wilayah Kalimantan, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil (NGO/CSO), serta perwakilan dunia usaha, BUMN dan sektor perbankan.***(imam/hm)

Pelepasan JCH, Bupati Anton Do’akan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Pelepasan JCH, Bupati Anton Do’akan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, didampingi Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kloter 8. Pelepasan ini dilakukan di Bandara Tuanku Tambusai menuju Bandara Hang Nadim, Batam, pada Selasa (28/4/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut Pj. Sekda Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si, Ketua DWP Hj. Yurniziarti, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, serta para Camat se-Kabupaten Rokan Hulu.

Pelepasan JCH, Bupati Anton Do’akan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, atas permintaan khusus Bupati kepada pihak pengelola bandara, tahun ini pihak keluarga diberikan kebijakan untuk menghantarkan dan melihat langsung para JCH hingga saat menaiki pesawat. Hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan suasana kekeluargaan yang lebih hangat dalam melepas tamu Allah tersebut.

Bupati Anton menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses pemberangkatan tahun ini yang dinilai lebih tertib dibandingkan tahun sebelumnya. Beliau berharap rute penerbangan haji langsung dari Bandara Tuanku Tambusai ini dapat menjadi rutinitas tahunan yang memudahkan masyarakat Rokan Hulu.

Pelepasan JCH, Bupati Anton Do’akan Jemaah Jadi Haji Mabrur

“Kami berharap kedepannya ini menjadi rutinitas setiap tahunnya pada saat pemberangkatan haji, dan ini menjadi momen yang sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu,” ujar Bupati.

Bupati juga menitipkan pesan menyentuh bagi seluruh jemaah yang berangkat agar senantiasa menjaga kesehatan selama beribadah di tanah suci. Beliau mendoakan agar seluruh jemaah selamat dalam perjalanan pergi maupun pulang dan mendapatkan predikat haji yang mabrur.

Terkait infrastruktur, Bupati mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah sedang mengurus proses pelepasan kewenangan lahan seluas 66 hektar kepada Kementerian Perhubungan dan transmigrasi, langkah ini diambil untuk mempercepat pengembangan bandara agar standarnya dapat terus ditingkatkan di bawah naungan pusat.

Kemudian Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy mengatakan, para jemaah diberangkatkan menggunakan pesawat ATR 72-600 milik maskapai Wings Air. Keberangkatan ini terbagi menjadi 3 sesi penerbangan.

“Penerbangan Pertama Pukul 09.15 WIB, membawa 63 JCH asal Kecamatan Rambah. Penerbangan Kedua Pukul 13.00 WIB, membawa 64 JCH asal Kecamatan Rambah dan Tambusai.
Penerbangan Ketiga membawa 64 JCH asal Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Kunto Darussalam,” ungkapnya.***(inf)

Sekda Bengkalis Dampingi Pangdam XIX/ Tuanku Tambusai, Penanaman Mangrove

Sekda Bengkalis Dampingi Pangdam XIX/ Tuanku Tambusai, Lakukan Penanaman Mangrove

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH mendampingi kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, melakukan penanaman mangrove di pesisir pantai Desa Perapat Tunggal, Selasa 28 April 2026.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, wilayah Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dengan tema “Bersama Kita Hijaukan Bumi, Satu Pohon untuk Masa Depan”.

Selain menanam pohon, pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan dari Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, wilayah Pangdam XIX/Tuanku Tambusai untuk masyarakat pesisir yang diserahkan langsung Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Yulia Agus Hadi Waluyo.

Dalam sambutannya Yulia mengatakan, kegiatan penanaman pohon mangrove ini bukan sekedar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna yang sangat penting dan manfaat jangka panjang, selain sebagai upaya pelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Persit dan masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem di pesisir pantai, bahwa menjaga lingkungan adalah tangung jawab bersama.

Menurutnya, penanaman pohon mangrove ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat persisir.

Selain itu, Yulia menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap alam yang selama ini telah memberikan perlindungan dan sumber kehidupan bagi kita semua.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan partisipasi aktif kita semua dalam menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Bengkalis untuk tidak hanya menanam tetapi juga, diharapkan untuk menjaga dan merawat pohon mangrove yang kita tanamkan hari ini,”imbuhnya.

Menurut Yulia, keberhasilan kegiatan hari ini, tidak diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi seberapa besar keberhasilan kita dalam memastikan tanaman tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat di masa yang akan datang.

“Semoga kegiatan penanaman mangrove ini, menjadi inspirasi atau contoh bagi masyarakat daerah lain, sebagai upaya pelestarian lingkungan serta memperkuat semangat kebersamaan antara TNI pemerintah daerah dan masyarakat,”pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra TH mengucapkan terima kasih atas kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan di pesisir pantai Desa Perapat Tunggal Kecamatan Bengkalis.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik dan apresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, wilayah Pangdam XIX/Tuanku Tambusai. Semoga kegiatan hari ini, sebagai bentuk upaya kita semua dalam melakukan pelestarian dan menjaga lingkungan di wilayah pesisir pantai,”ucapnya.

Ersan berharap, dengan kehadiran Pangdam beserta rombongan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Terlihat hadir, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Zamzami, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Rakyat Johansyah Syafri, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Haris Nur Priatno, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, diwakili Kasubsi l bidang Intelijen Kejari Bengkalis, Zikri yohanda khairi,  Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Rahmatullah Ramadan, Danposal POS Bengkalis, Lettu Laut Irwan (PM) Nirwan Hastya, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Siti Aisyah dan Ketua DWP Bengkalis Ira Vandriani Ersan Saputra.***(imam/hm)

Evaluasi Kinerja Triwulan I 2026, BRK Syariah Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Berkelanjutan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 pada 28–29 April 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat kinerja, sinergi, serta tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIB tersebut berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, doa bersama, serta sholawat sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dalam budaya kerja perusahaan.

Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Helwin Yunus menegaskan bahwa BRK Syariah memiliki fondasi yang kuat, baik dari sisi produk maupun infrastruktur, yang mampu bersaing di industri perbankan dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Ke depan, diperlukan orkestrasi yang lebih terintegrasi agar seluruh potensi tersebut dapat dimaksimalkan.

BRK Syariah memiliki kekuatan yang besar. Dengan sinergi dan penyelarasan yang tepat, kita optimistis dapat terus meningkatkan kinerja sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan komitmen bank sebagai BUMD dalam mendukung pembangunan daerah, sejalan dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, penguatan permodalan serta peneguhan identitas sebagai bank syariah menjadi prioritas, tidak hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga dalam implementasi nilai-nilai syariah secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan, BRK Syariah turut mengacu pada Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi bisnis di seluruh unit kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah, menyampaikan apresiasi sekaligus menyapa para Pemimpin Divisi, Pemimpin Desk, seluruh peserta rapat, serta General Manager dan Branch Manager yang saat ini mengemban amanah baru.

Ia mengajak seluruh insan BRK Syariah untuk terus memperkuat kolaborasi dan menjaga semangat adaptif dalam menghadapi dinamika industri.

Sementara itu, Dewan Komisaris melalui Komisaris Independen, Roy Prakoso, menekankan pentingnya penguatan manajemen risiko sebagai pilar utama dalam menjaga kinerja bank tetap sehat dan berkelanjutan. Ia menyoroti perlunya mitigasi risiko yang lebih kuat, khususnya pada pembiayaan, melalui proses yang prudent dan disiplin.

“Manajemen risiko harus menjadi bagian yang terintegrasi dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan penguatan kontrol dan penerapan prinsip kehati-hatian, kita dapat menjaga kualitas aset dan mendorong pertumbuhan yang sehat,” jelasnya.

Ia juga mendorong optimalisasi portofolio pembiayaan yang lebih tepat sasaran, khususnya pada segmen mikro, kecil, dan menengah (MKM), serta penguatan pengendalian internal untuk mencegah potensi fraud. Selain itu, peningkatan kesadaran terhadap risiko siber dan penerapan budaya kerja I-Share dinilai penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan.

Rapat evaluasi ini turut diisi dengan pemaparan Standar Operasional dan Tata Kelola (SOT) oleh Divisi MSDI serta laporan kinerja Triwulan I 2026 oleh Divisi Perencanaan dan Keuangan.

Melalui kegiatan ini, BRK Syariah menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan layanan perbankan syariah yang unggul, terpercaya, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.***(rl)

Kanwil DJP Riau Gencarkan Kelas Pajak Coretax Gratis

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menjelang berakhirnya batas waktu relaksasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 pada 30 April 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau mengintensifkan upaya edukasi kepada masyarakat melalui program Kelas Pajak Coretax yang dilaksanakan secara gratis dan daring.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Kanwil DJP Riau dalam mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak sekaligus membantu masyarakat dalam memahami proses pengisian dan pelaporan SPT Tahunan melalui sistem Coretax.

Kepala Kanwil DJP Riau, YFR Hermiyana, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada wajib pajak, khususnya dalam masa penyesuaian terhadap sistem administrasi perpajakan yang baru.

“Kami memahami bahwa masih banyak wajib pajak yang membutuhkan pendampingan dalam menggunakan Coretax. Oleh karena itu, kami hadir melalui Kelas Pajak ini untuk memastikan wajib pajak dapat melaporkan SPT dengan mudah dan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Kelas Pajak Coretax diselenggarakan setiap hari kerja sejak 28 April hingga 29 Mei 2026 secara daring, sehingga dapat diakses oleh wajib pajak tanpa harus datang langsung ke kantor pajak. Program ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal, kelas dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi yang diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan sesi siang untuk Wajib Pajak Badan.

Melalui pembagian ini, diharapkan materi yang disampaikan dapat lebih fokus dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.

Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kanwil DJP Riau dalam memperkuat literasi perpajakan masyarakat serta mendorong terciptanya kepatuhan sukarela yang berkelanjutan.

Kanwil DJP Riau juga mengimbau kepada seluruh wajib pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan sebelum batas waktu relaksasi berakhir. Pelaporan lebih awal akan membantu menghindari potensi kendala serta memastikan kewajiban perpajakan dapat dipenuhi dengan baik.

“Jangan menunda pelaporan SPT Tahunan. Manfaatkan fasilitas yang telah kami sediakan, termasuk Kelas Pajak Coretax, agar proses pelaporan menjadi lebih mudah dan lancar,” tambahnya.

Wajib pajak yang ingin mengikuti Kelas Pajak Coretax dapat langsung mendaftar melalui tautan atau memindai kode QR yang tersedia pada media publikasi resmi Kanwil DJP Riau.

Melalui berbagai upaya ini, Kanwil DJP Riau optimistis tingkat kepatuhan pelaporan SPT Tahunan di wilayah Provinsi Riau dapat terus meningkat, seiring dengan semakin mudahnya akses layanan dan pendampingan kepada masyarakat.***(mr)

Ketua DWP Rokan Hulu Sertijab: Sinergi Perempuan Dukung Pembangunan

Ketua DWP Rokan Hulu Sertijab: Sinergi Perempuan Dukung Pembangunan

Rohul(SegmenNews.com)- Aula Gedung Dharma Wanita Permaisuri menjadi saksi bisu berlangsungnya agenda penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Pada Jumat (24/04/2026), dilaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rokan Hulu yang mengusung tema: “Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan.”

Acara ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Ny. Siska Irdaningsih M. Zaki kepada Ny. Yurniziarti Yusmar yang kini resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DWP Rokan Hulu.

Dalam arahannya, Dewan Penasehat DWP Rokan Hulu, Ny. dr. Yeni Dwi Putri Anton, Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua lama atas dedikasi, pengabdian, serta jejak kebaikan yang menjadi fondasi kuat bagi organisasi ke depan.

Yeni juga Memberikan ucapan selamat kepada ketua baru dan menekankan bahwa jabatan ini adalah bentuk keteladanan, kepedulian, dan kemampuan mengayomi seluruh anggota.

“momen ini bukan sekadar serah terima jabatan secara administratif, melainkan juga penyerahan amanah, kepercayaan, dan harapan.” Ungkapnya.

Ny. dr. Yeni juga mendorong adanya inovasi kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat, seperti edukasi kesehatan dan transparansi dalam pengelolaan program.

“Saya Berharap pengurus baru dapat menciptakan lebih banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti ceramah kesehatan atau program sosial lainnya.” Jelasnya.

Dalam pidato purnatugasnya, Ny. Siska Irdaningsih merefleksikan masa jabatannya selama lima tahun sebagai perjalanan penuh tantangan dan pembelajaran. Beliau memaparkan sejumlah capaian signifikan, termasuk penguatan program bantuan sosial kemasyarakatan (social working), peningkatan kemandirian anggota melalui pelatihan keterampilan, serta keberhasilan membangun citra organisasi yang lebih terbuka dan dikenal luas.

“Selama kepemimpinan saya, DWP Rokan Hulu telah berhasil meraih beberapa pencapaian seperti Menguatkan peran DWP melalui social working berupa bantuan langsung kepada masyarakat kurang mampu, Melaksanakan berbagai pendidikan dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian anggota” ujarnya.

Ny. Siska menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh pengurus.

Sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan, Ny. Yurniziarti Yusmar menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu atas kepercayaan yang diberikan. Beliau memberikan penghormatan atas dedikasi pengurus lama dan berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis dengan semangat kekompakan.

“Tidak ada perbedaan antara pengurus lama dan baru. Mari kita sama-sama memajukan organisasi ini dan bersinergi untuk menyukseskan visi serta misi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,” tegas Ny. Yurniziarti dalam sambutannya.

Acara khidmat ini ditutup dengan penyerahan cendramata kepada Ny. Siska Irdaningsih sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tulusnya selama setengah dekade terakhir bagi kemajuan kaum perempuan di Rokan Hulu.***(kmf)