Beranda blog Halaman 5

BBM Langka, DPRD Bengkalis Panggil Pihak Terkait

BBM Langka, DPRD Bengkalis Panggil Pihak Terkait

Bengkalis(SegmenNews.com)- Menanggapi fenomena kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Bengkalis, lintas komisi DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Senin (6/4/2026), di Ruang Rapat Komisi I DPRD Bengkalis.

Rapat dipimpin Anggota Komisi III DPRD Bengkalis, Fakhtiar Qodri, serta dihadiri Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H. Misno dan Asisten I Setdakab Bengkalis Ed Efendi, SH., MH.

Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, Anggota Komisi II Firman, Sekretaris Komisi II Rendra Wardana (Iyan Kancil), Anggota Komisi II Laurensius Tampubolon, Anggota Komisi I H. Zamzami, Anggota Komisi IV Muhammad Isa, serta Kepala Disdagperin Bengkalis Zulpan.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret dalam mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Bengkalis, melalui sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif serta penguatan pengawasan distribusi oleh Disdagperin.

Mengawali rapat, Anggota Komisi III Fakhtiar Qodri menegaskan bahwa kondisi kelangkaan BBM telah menjadi perhatian serius dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap Disdagperin turun langsung ke lapangan untuk memantau distribusi dan pasokan BBM di setiap SPBU. Penerapan Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2025 juga perlu menjadi bahan evaluasi bersama,” ujarnya.

Asisten I Setdakab Bengkalis, Ed Efendi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berupaya mengatasi persoalan tersebut. Namun, kebijakan masih mengacu pada regulasi Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2025 adalah perubahan atas Peraturan BPH Migas No. 1 Tahun 2024 dimana migas tidak dibenarkan dijual secara eceran.

“Kami telah menyurati BPH Migas pada Bulan September untuk meminta kelonggaran, namun belum mendapat respons. Dalam waktu dekat, surat lanjutan akan kembali kami sampaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan jumlah SPBU di Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan distribusi BBM.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Bengkalis, Zulpan, menjelaskan bahwa sesuai aturan, SPBU tidak diperbolehkan menyalurkan BBM kepada pengecer. Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa terkait tidak berlakunya lagi surat rekomendasi untuk pembelian BBM.

“Penyaluran hanya dilakukan melalui SPBU, sehingga terjadi penumpukan antrean masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan, menilai pendekatan normatif tidak lagi relevan dengan kondisi di lapangan.

“Kita tidak bisa hanya berpegang pada narasi normatif. Perlu langkah antisipatif dan penanganan yang cepat. Harus ada pemetaan kondisi serta koordinasi dengan pihak SPBU untuk mengurai masalah antrean BBM,” tegasnya.

Ia juga mendorong dilakukannya operasi pasar serta pengawasan terhadap kenaikan harga BBM di tingkat masyarakat dan menghindari adanya dugaan penimbunan BBM

Senada, Anggota Komisi II DPRD Bengkalis, Firman, meminta Disdagperin memberikan imbauan tegas kepada pihak SPBU agar menjalankan aturan secara konsisten.

Laurensius Tampubolon dan H. Zamzami turut menekankan pentingnya kajian langsung di lapangan, tidak hanya berdasarkan data administratif. Harus turun langsung melihat kondisi riil masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Bengkalis, Rendra Wardana (Iyan Kancil), mendorong adanya penetapan status tanggap darurat distribusi BBM, disertai dasar hukum dan skema kerja sama yang jelas.

“Setiap kebijakan harus memiliki formulasi yang jelas, tidak sekadar wacana,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Muhammad Isa, menambahkan pentingnya pengawasan terpadu terhadap SPBU dan pengecer agar tidak terjadi lonjakan harga di luar ketentuan.

Dalam rapat tersebut, perwakilan pihak SPBU juga menjelaskan bahwa antrean terjadi akibat penerapan aplikasi XStar, yang membatasi penyaluran kepada pengecer.

“Ke depan, kami akan menambah jam operasional untuk mengurangi antrean,” jelas perwakilan SPBU.***(imam/hm)

DPRD Bengkalis Soroti Krisis Air Bersih

DPRD Bengkalis Soroti Krisis Air Bersih

Bengkalis(SegmenNews.com)-Dalam upaya memastikan kelancaran pelayanan air bersih bagi masyarakat, DPRD Kabupaten Bengkalis mengagendakan rapat bersama PDAM Tirta Terubuk Bengkalis guna membahas permasalahan distribusi air yang kerap tidak lancar, Senin (06/04/2026).

Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi. Oleh karena itu, PDAM didorong untuk segera mencari solusi, termasuk menentukan sumber air baku yang dapat disalurkan ke waduk sebagai langkah jangka panjang.

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat DPRD tersebut dipimpin oleh Anggota Komisi III DPRD Bengkalis, Fakhtiar Qodri. Dalam arahannya, ia menegaskan agar pihak PDAM lebih aktif dalam merencanakan dan memastikan kelancaran distribusi air.

“Permasalahan ini terjadi dari tahun ke tahun dan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan memicu krisis sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Terubuk Bengkalis, Abel Iqbal, mengakui bahwa pelayanan air saat ini belum optimal. Namun, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, termasuk survei ke desa-desa untuk mencari sumber air baku.

“Kami telah menjalin kerja sama dan melakukan survei untuk mencari sumber air yang dapat disalurkan ke waduk. Ke depan, kami juga merencanakan pengeboran untuk menemukan titik air, meskipun membutuhkan anggaran yang besar,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya PDAM sempat menjajaki kerja sama dengan PT Meskom terkait penyaluran air, namun hingga saat ini belum dapat direalisasikan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Bengkalis, Rendra Wardana (Iyan Kancil), menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam mengantisipasi potensi krisis air.

“PDAM harus memiliki konsep dan rencana yang jelas. Jangan menunggu krisis terjadi baru menyusun langkah, karena hal itu justru akan memperburuk pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada, Anggota Komisi II DPRD Bengkalis, Hendra, mendorong PDAM untuk meningkatkan potensi sumber air baku serta merespons berbagai masukan yang telah disampaikan oleh DPRD.

“Kami berharap PDAM tidak hanya menerima kritik dan saran, tetapi juga segera menindaklanjutinya dengan langkah nyata. Harus ada skema antisipasi, terutama menghadapi musim kemarau,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Muhammad Isa, turut mendorong penyusunan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang yang terukur, disertai progres yang jelas setiap tahunnya.

“Jika diperlukan, ajukan kerja sama melalui MoU dengan perusahaan melalui pemerintah daerah. Yang terpenting, harus ada transparansi kepada masyarakat dalam pelayanan air bersih,” pungkasnya.

Ketua Komisi IV Irmi Syakip Arsalan juga menegaskan bahwa setiap kritik dan saran yang disampaikan oleh masing-masing perwakilan komisi merupakan aspirasi masyarakat, bukan kepentingan pribadi.

“Kami berharap setelah rapat ini ada perubahan nyata dan skema yang dijalankan PDAM dalam menstabilkan distribusi air. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut. Harus ada langkah konkret, termasuk kesiapan penampungan air sebelum musim kemarau, agar masalah ini tidak terus terulang setiap tahun, kami berharap kinerja PDAM untuk segera dirubah demi kepentingan masyarakat Kab. Bengkalis,” tegasnya.***(imam/hm)

HMM Polbeng Gelar Upgrading

Bengkalis(SegmenNews.com)- Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menggelar kegiatan Upgrading dengan tema “Level Up & Glow Up: Bergerak Melampaui Batas, Berkarya dengan Kualitas”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aula Teknik Informatika Polbeng, Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan upgrading dilaksanakan sebagai upaya penguatan kapasitas organisasi serta peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa, khususnya bagi pengurus dan anggota HMM.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas, membangun kekompakan, serta meningkatkan semangat berorganisasi di lingkungan mahasiswa Teknik Mesin.

Ketua HMM Polbeng Jehan Dwi Rizky menyampaikan bahwa upgrading merupakan bagian dari pembinaan internal organisasi agar seluruh anggota mampu memahami tugas dan tanggung jawab, serta memiliki pola pikir yang lebih progresif dalam menjalankan roda organisasi.

“Melalui upgrading ini, kami ingin seluruh anggota HMM mampu meningkatkan kualitas diri, baik dalam kemampuan kepemimpinan, komunikasi, maupun manajemen organisasi. Harapannya HMM bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Dengan mengusung tema Level Up & Glow Up, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus bergerak melampaui batas kemampuan, serta berkarya dengan mengedepankan kualitas dan integritas.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, diikuti oleh pengurus serta anggota HMM Polbeng. Berbagai materi penguatan organisasi, diskusi, serta sesi motivasi turut menjadi bagian dari rangkaian acara yang bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, HMM Polbeng menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang solid, profesional, serta mampu mencetak generasi mahasiswa Teknik Mesin yang unggul dan berprestasi.***(imam/hm)

70 Hektar Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melaksanakan operasi pemadaman intensif di wilayah Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar pada hari ini mencapai kurang lebih 70 hektare dengan karakteristik lahan gambut yang kering dan memiliki kedalaman cukup dalam, sehingga menyulitkan proses pemadaman secara menyeluruh.

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Asops Kasdam XIX/TT Kolonel Inf. Rendra Dwi Ardhani, SE, MHan, selaku Koordinator Lapangan, bersama Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa sebagai Wakil Koordinator.

Kegiatan ini juga dihadiri dan didukung oleh Karoops Polda Riau Kombes Pol. Ino Harianto, Sekda Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta Dandim Bengkalis Letkol Inf. Haris yang turut terjun langsung memastikan penanganan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Pemadaman di darat dilaksanakan oleh Satgas Darat yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, relawan, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran yang terus berkembang akibat kondisi lingkungan yang ekstrem.

Di sisi lain, dukungan pemadaman dari udara dilakukan melalui water bombing oleh Satgas Udara yang dipimpin Capt. Pilot Arif Budiarto, guna menjangkau titik api yang sulit diakses oleh personel di lapangan.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala utama, antara lain kondisi gambut yang kering dan dalam. Sehingga api membara hingga ke lapisan bawah, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi, serta arah angin yang berubah-ubah yang mempercepat penyebaran api.

Meski demikian, dengan kerja sama yang solid dari seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan dan terus dioptimalkan hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.

Tim Satgas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan upaya penanggulangan karhutla di wilayah Provinsi Riau.***(mr)

Antisipasi Kemarau Panjang El Nino, Pemprov Riau Turunkan Tim ke Daerah

Cuaca panas (segmennews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan fenomena El Nino yang diprediksi terjadi mulai Juni 2026. Fenomena ini berpotensi memicu musim kemarau yang lebih panjang, panas, dan kering.

Berdasarkan data dari BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026, yang juga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Riau, Ronny Bowo Laksono, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipatif dengan turun langsung ke daerah untuk memantau kondisi di lapangan.

“BMKG memprediksi El Nino akan terjadi mulai Juni 2026 dengan potensi kemarau lebih panjang dan kering,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menyebutkan, pihaknya juga fokus memonitor wilayah rawan-rawan kekeringan, seperti di Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan daerah pesisir lainnya.

“Untuk mengantisipasi kekeringan El Nino ini, kita turun ke daerah dan memonitor wilayah rawan seperti Meranti, Inhil, dan daerah pesisir lainnya,” jelasnya.

Selain itu, tim penyuluh juga diterjunkan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terpantau.

“Kita juga menurunkan tim penyuluh untuk memantau kondisi di lapangan,” katanya.

Jika ditemukan potensi kekurangan air, Pemprov Riau telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk distribusi air dan pemanfaatan sumber air alternatif.

“Kalau dikhawatirkan terjadi kekurangan air, kita siapkan distribusi air dan memberdayakan sumur-sumur pompa,” ungkapnya.

Upaya ini juga diperkuat dengan koordinasi lintas sektor guna mengoptimalkan penanganan kekeringan.

“Kita juga terus berkoordinasi dengan BPBD dan PU untuk langkah antisipasi kekeringan,” tutupnya.***(mr)

Bupati Bengkalis Sampaikan Harapan dan Doa Terbaik untuk BRK Syariah di Usia ke-60

Bupati Bengkalis Sampaikan Harapan dan Doa Terbaik untuk BRK Syariah di Usia ke-60

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan harapan dan doa terbaiknya untuk BRK Syariah yang merayakan hari ulang tahun ke-60. Ia berharap, di usia yang semakin matang ini, BRK Syariah terus tumbuh menjadi bank syariah yang kuat, terpercaya, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kasmarni, perjalanan panjang selama enam dekade menjadi bukti komitmen BRK Syariah dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu pemegang saham terbesar dari kalangan pemerintah kabupaten di wilayah tersebut.

“Sebagai salah satu pemegang saham terbesar, kami tentu memiliki harapan besar agar BRK Syariah terus berkembang, semakin profesional, dan mampu menghadirkan inovasi layanan keuangan syariah yang kompetitif,” ujarnya.

Kasmarni juga mengapresiasi berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BRK Syariah yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat Bengkalis, termasuk di daerah terpencil. Ia menyebutkan, bantuan seperti ambulans dan speed boat menjadi bukti nyata kehadiran BRK Syariah dalam membantu meningkatkan kualitas pelayanan dan mobilitas masyarakat.

“Bantuan ambulans dan speed boat sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi masyarakat di wilayah daerah pelosok. Ini menjadi bentuk kepedulian yang nyata dari BRK Syariah,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menilai produk-produk yang ditawarkan BRK Syariah semakin menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan berbagai inovasi layanan berbasis prinsip syariah, BRK Syariah dinilai mampu menjangkau lebih luas lapisan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menutup pernyataannya, Kasmarni kembali menyampaikan doa agar BRK Syariah terus sukses dan menjadi kebanggaan daerah.

“Selamat milad ke-60 untuk BRK Syariah. Semoga semakin maju, semakin kuat, dan terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta daerah,” tutupnya.***(rl)

QRIS BRK Syariah Permudah Seluruh Pembayaran di Universitas Riau, dari PMB hingga Yudisium

QRIS BRK Syariah Permudah Seluruh Pembayaran di Universitas Riau, dari PMB hingga Yudisium

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Digitalisasi layanan keuangan di sektor pendidikan terus dipercepat. Universitas Riau kini mengoptimalkan sistem pembayaran berbasis QRIS melalui BRK Syariah untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan transaksi mahasiswa, terutama pasca pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Melalui skema ini, mahasiswa tidak lagi bergantung pada transaksi tunai. Seluruh pembayaran dapat dilakukan secara cepat, praktis, dan terintegrasi hanya dengan memindai QRIS BRK Syariah, sejalan dengan tren cashless society yang terus berkembang.

Cakupan layanan pembayaran yang difasilitasi terbilang komprehensif. Untuk kebutuhan akademik awal, QRIS dapat digunakan untuk pembayaran PMB, angkat sumpah, bebas labor, bebas pustaka, serta berbagai denda seperti denda buku dan denda pustaka. Selain itu, layanan juga mencakup pembayaran disertasi, jurnal, kaji etik, kompre, KTM, laboratorium, legalisir, hingga semester pendek.

Pada tahapan akademik lanjutan, sistem ini turut mengakomodasi pembayaran seminar hasil, seminar magang, seminar mata kuliah, seminar progres, dan seminar proposal. Sementara itu, untuk kebutuhan penunjang kampus, QRIS BRK Syariah dapat digunakan untuk transaksi sewa fasilitas seperti fotocopy, kantin, kolam, PKM, dan stadion.

Lebih jauh, kemudahan pembayaran juga mencakup proses akademik akhir, mulai dari sidang etik, skripsi, tesis, TOEFL, ujian penyesuaian ijazah, ujian terbuka, ujian tertutup, hingga tahapan akhir berupa wisuda dan yudisium.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana, mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas adopsi layanan keuangan digital di sektor pendidikan.

“Pemanfaatan QRIS ini kami dorong untuk memberikan kemudahan maksimal bagi mahasiswa dalam melakukan berbagai jenis pembayaran di lingkungan kampus. Selain lebih praktis dan cepat, ini juga menjadi bagian dari upaya kami membangun ekosistem transaksi non-tunai yang aman dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Universitas Riau diharapkan dapat menjadi model penguatan digitalisasi pembayaran di perguruan tinggi, sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

Sebagai langkah penguatan sosialisasi, Divisi Sekretariat Perusahaan bersama BRK Syariah Cabang Utama akan melakukan publikasi secara masif melalui berbagai media komunikasi, termasuk flyer dan spanduk, sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Dengan implementasi ini, BRK Syariah tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi bagi civitas akademika, tetapi juga mempertegas perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.***(rl)

IKST Dan LAKTA Kecam Peristiwa Matinya Ribuan Ikan di Sungai Tapung, Minta Penanganan Cepat Pemerintah

Kampar(SegmenNews.com) – Tokoh Muda Kampar yang juga Ketua Bidang Lingkungan Hidup Ikatan Keluarga Sungai Tapung  (IKST) Riau Anggi Dharma Antony menyayangkan dan mengecam keras peristiwa matinya ribuan ikan di Sungai Tapung Kanan Tapung Hilir yang terjadi pada 30 Maret 2026 lalu. Diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan ton kematian ikan yang ada di tiga desa yakni Sekijang, Desa Koto Aman dan Desa Kota Garo.

“Kejadian ini kami pastikan berdampak pada ratusan nelayan di tiga desa tersebut. Kami dari IKST Riau menyampaikan keprihatinan sekaligus mengecam atas peristiwa yang terjadi untuk ketiga kalinya itu. Dua peristiwa terjadi pada tahun 2025 di jalur hamparan sungai yang sama, meski jumlahnya kurang signifikan seperti sekarang,” ujar Anggi baru-baru ini di Pekanbaru.

Senada, Ketua Umum IKST H. Sapaat Datuk Laksamana Mudo mengaku telah berkomunikasi dengan perwakilan nelayan Sekijang. Ditemukan fakta bahwa pertama, terkait beberapa Data yang nantinya akan di follow up dan yang  kedua tentang fakta adanya pertemuan Tokoh Masyarakat Sekijang dan Perusahaan Unit PT. Sinar Mas Group (Naga Mas dan Naga Sakti) Desa Sekijang yang belum ada titik temu atas keluhan warga pasca kejadian banyaknya ikan mati di Sungai sekitar Desa Sekijang sampai ke Koto Aman dan Kota Garo pada Senin 30 Maret 2026.

“Kita selaku lembaga IKST juga sudah berkomunikasi dan berkonsultasi dengan beberapa pakar lingkungan hidup di Riau. Kami mendesak Pemkab Kampar melalui Dinas LHK dan Gakkum Kampar dan Provinsi Riau melalui DLHK Riau untuk menuntaskan persoalan ini dan segera turun langsung ke Desa Sekijang,” tegasnya

Sementara itu, DR. H. Ahmad Zikri, S.Ag.,B.Ed. Dipl.AL. MH. C.Med.C.GMC.C.Mtr. Datuk Malin Mudo selaku Ketua DPH Lembaga Adat Kenegerian Tapung (LAKTA) turut mengecam keras kejadian ini. Ia menekankan dalam masa-masa sulit sekarang masyarakat nelayan malah mendapat kesusahan dan kehilangan mata pencarian dari usaha keramba ikan dan turun ke sungai mencari ikan.

“Perlu dipahami bersama bahwa Desa Sekijang, Desa Koto Aman, Desa Kota Garo adalah Desa-Desa Tua yang ada sejak abad 12–14 Masehi masa Kerajaan Petapahan. Ketika itu mencari ikan atau profesi sebagai nelayan menjadi mata pencaharian hingga sampai saat ini. Kita ingin warisan sungai yang baik untuk kehidupan dapat tetap lestari dari generasi ke generasi berikutnya,” ujar Dr Ahmad Zikri.

Dalam kesempatan ini, dua lembaga IKST dan LAKTA yang dikenal luas masyarakat memberikan pernyataan bersama sebagai berikut :

– Meminta Bupati Kampar melalui dinas terkait untuk mengusut tuntas kejadian yang sudah terjadi untuk ketiga kalinya (2025 – 2026) atas matinya ribuan ikan di Sungai yang berada di wilayah Tapung Hilir Desa Sekijang, Desa Koto Aman, Desa Kota Garo dalam aliran Sungai Tapung yang juga dimanfaatkan sebagai saluran akhir aliran dari kanal-kanal area industri yang ada di sekitarnya.

– Mewajibkan industri besar khususnya di wilayah Kenegerian Tapung untuk mengikuti Penilaian Lingkungan PROPER setiap tahunnya. Hal ini penting untuk menilai kepatuhan industri atas kewajiban lingkungan terutama atas air hasil IPAL, Emisi Pembakaran dan lainnya atas baku mutu dan kepatuhan atas aturan yang berlaku.

– Mendorong Pemerintah Kabupaten Kampar memfasilitasi ke industri setempat atas kompensasi serta kerugian keramba ikan dan kehilangan mata pencaharian masyarakat 3 Desa terdampak sebagai bentuk win-win solution jangka pendek, dengan tidak menghilangkan aspek hukum di masa depan jika memang ada temuan kelalaian atas tata kelola industri  yang ada di Tepian Sungai Tapung Hilir.

– Mendesak Pemkab Kampar dan pihak Pemprov Riau melalui Dinas Perikanan untuk segera melaksanakan Program Re-Stoking Bibit Ikan di Wilayah Tapung Hilir.

– Mendesak Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia agar lebih selektif dalam memberikan perizinan lingkungan dan melakukan pengetatan aturan Baku Mutu untuk menjaga kondisi kelayakan Sungai Tapung saat ini dan masa depan.

Sebagai penutup, Sekretaris DPH LAKTA M. Rais Hasan Piliang, SH, MH, CLA Datuk Bagindo Mudo menyampaikan, maklumat bersama yang mereka cetuskan merupakan bagian dari Konsep Tigo Tungku Sajarangan dimana koordinasi Pemerintah Daerah, Alim Ulama dan Kaum Adat serta Tokoh Masyarakat setempat agar dapat berjalan baik hingga di masa yang akan datang.***(put)

Honda Soekarno Hatta Dan Honda SM Amin Gelar Pameran Mobil, Ini Jadwalnya

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Honda Soekarno Hatta dan Honda SM Amin Pekanbaru yang tergabung dalam Honda Kerta Jaya Utama Group kembali menyelenggarakan pameran di pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bertuah

Assistant Sales Manager Honda Soekarno Hatta Pekanbaru, Moko Dwi Aryanto pada 2 April 2026 lalu menjelaskan, pameran bertajuk ‘Gebyar April’ ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat membeli mobil Honda terbaru.

“Selama bulan April ini kami sudah menyusun jadwal pameran. Untuk tanggal 1 hingga 5 April kami pameran di Mal Ciputra. Berikutnya Living World dan Mal SKA pada tanggal 6 hingga 12 April. Lalu tanggal 13 hingga 19 April di Mal SKA dan pada tanggal 22 sampai dengan 26 April di Mal Pekanbaru,”jelas Moko.

Dikatakan, dalam pameran tersebut beragam unit unggulan Honda akan ditampilkan seperti Honda Brio, BR-V, WR-V hingga HR-V e:HEV. Tidak lupa, pihaknya memastikan calon pelanggan akan disuguhi promo menarik.

“Ada promo uang muka ringan dan angsuran sampai 8 tahun. Kemudian promo bunga 0 persen dengan syarat dan ketentuan berlaku. Juga ada DP Brio mulai Rp 10 jutaan dengan angsuran ringan. Serta keuntungan tambahan berupa gratis servis berkala selama 4 tahun atau hingga 50.000 kilometer,” ujar Moko

Selanjutnya Moko memastikan tidak terjadi kenaikan harga jual mobil Honda, meski beberapa produk sudah dilakukan perubahan (mmc) dan penambahan fitur.

“Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang produk Honda, datang langsung ke dealer Honda Soekarno Hatta  no 168 dan Honda SM Amin no 168 Pekanbaru. Atau jika ingin sambil belanja, di lokasi pameran di pusat perbelanjaan, masyarakat akan mendapat konsultasi pembelian dengan dukungan after sales yang profesional. Konsumen juga dapat memperoleh informasi lengkap mengenai promo, simulasi kredit, hingga tukar tambah kendaraan,” pungkas Moko

Kakek 83 Tahun Hilang di Kebun Sawit Rohul

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tim Basarnas Pekanbaru mendapatkan laporan kondisi membahayakan manusia, berupa seorang kakek hilang di perkebunan kelapa sawit di Desa Karya Mulya, Dusun Karya Mukti Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari Babinsa bahwa ada seorang kakek bernama Abdurahman berusia 83 tahun dilaporkan hilang saat berada di kebun sawit.

“Kami mendapat laporan ada seorang kakek-kakek berusia 83 tahun yang hilang di perkebunan sawit di Kabupaten Rokan Hulu,” kata Budi, Jumat (3/4/2026).

Mendapati laporan tersebut, pihaknya langsung memberangkatkan delapan orang personel menuju kelokasi dengan jarak 120 Km dari lokasi kantor SAR di Pekanbaru. Di mana lokasi kejadian berada di titik koordinat 0°52’03″N 100°26’33″E.

“Tim yang diberangkatkan kelokasi untuk melakukan pencarian juga dibekali dengan peralatan navigasi untuk melakukan pencarian korban,” ujarnya.

Dilanjutkannya, sesampainya dilokasi tim akan langsung melakukan dengan pola type I open grid di sekitar lokasi kejadian. Pencarian juga dilakukan dengan pola menyusuri sekitar lokasi kejadian tahap awal seluas 1 km.

“Apabila korban ditemukan akan di bawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Kami juga Menghimbau masyarakat yang terlibat tetap memperhatikan keselamatannya,” katanya.***(mr)