Beranda blog Halaman 6

Sekda Riau Sampaikan Program Prioritas Pemerintah dalam Peringatan Harkitnas ke-118

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan perlindungan generasi muda melalui berbagai program strategis nasional yang disampaikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 118 tahun  2026. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi saat menjadi inspektur upacara Harkitnas di Pekanbaru, Selasa (20/5/2026).

Pada kesempatannya, pemerintah memaparkan sejumlah program prioritas yang disebut menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah program makan bergizi gratis (MBG) .

“MBG yang kini dijalankan secara bertahap di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna memperkuat fondasi kesehatan generasi muda, ” tuturnya.

Lanjut Sekda, Pemerintah juga memperluas pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan sekolah rakyat dan sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, serta penyediaan beasiswa untuk mengurangi kesenjangan kualitas sumber daya manusia. Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan program cek kesehatan gratis sebagai langkah memastikan akses layanan medis yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat desa dilakukan melalui pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa,” katanya.

Masyarakat, harap Sekda dapat memperoleh akses lebih mudah terhadap permodalan, pupuk, distribusi hasil panen, kebutuhan pokok, hingga layanan ekonomi dasar. Pemerintah juga menyoroti perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah secara resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026. “Kebijakan ini bertujuan memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” tutupnya.***(mr)

Jelang Idul Adha, Pemkab Rohul Gelar Operasi Pasar Murah di Bangun Purba

Jelang Idul Adha, Pemkab Rohul Gelar Operasi Pasar Murah di Bangun Purba

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan Provinsi Riau, PT Riau Pangan Bertuah, menggelar Operasi Pasar Reguler dan Pasar Khusus di Kantor Camat Bangun Purba pada Selasa (19/05/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Ketua Dekranasda Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, sekaligus sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H.

Jelang Idul Adha, Pemkab Rohul Gelar Operasi Pasar Murah di Bangun Purba

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kadis Perindustrian dan Perdagangan Rohul Sugesti, SE, M.Si, Direktur PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay, Sekcam Bangun Purba Basaruddin, SE, serta jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutan perwakilan Pemerintah Kecamatan Bangun Purba, Basaruddin, SE menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Disperindag Rohul, BUMD Pangan, dan seluruh panitia yang telah bersinergi menghadirkan komoditas pangan dengan harga terjangkau langsung di tengah masyarakat.

Jelang Idul Adha, Pemkab Rohul Gelar Operasi Pasar Murah di Bangun Purba

“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran dan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Kita menyadari fluktuasi harga kebutuhan pokok seringkali membebani ekonomi keluarga, terlebih menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Disperindag Kabupaten Rokan Hulu. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi yang sesuai dengan arahan Presiden, Gubernur, dan Bupati untuk mengendalikan inflasi pangan.

“Ini merupakan kali keempat kita turun di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2026 ini. Insyaallah besok kegiatan akan dilanjutkan ke Tambusai, lusa ke Kepenuhan, dan terakhir hari Jumat di Kepenuhan Hulu,” jelas Ade Putra Daulay saat diwawancarai di lokasi acara.

Ade mengaku kolaborasi ini dilakukan selain untuk pengendalian inflasi pangan, juga untuk menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional, Hari Raya Idul Adha. Dimana biasanya beberapa komoditi sembako mengalami kenaikan harga.

“Makanya Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, sinergi bersama-sama menghadirkan komoditi pangan strategis lebih murah, lebih terjangkau langsung di tengah-tengah masyarakat” jelasnya

Ade juga mengatakan Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, pihak BUMD Pangan Riau menyalurkan sejumlah komoditas pangan strategis dengan total volume yakni Beras Medium: 1,5 Ton, Beras Premium: 1 Ton, Minyak Goreng Medium (Minyakita): 400 Liter, Minyak Goreng Premium: 200 Liter, Tepung Terigu: 200 Kg, Telur Ayam: 250 Papan, Cabai Merah: 200 Bungkus, Cabai Rawit: 100 Bungkus, Bawang Merah: 140 Bungkus dan Bawang Putih: 100 Bungkus.

“kita menyiapkan itu ada beras premium, ada beras medium, ada minyak goreng yang medium—minyak goreng kita, ada minyak goreng premium, ada gula, ada tepung, ada bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit.” Ungkapnya.

Daftar Harga Komoditas Bahan sembako sebagai berikut :
1. Bawang Merah Rp. 15.000 per setengah Kg
2. Bawang Putih Rp. 11.000 per setengah Kg
3. Beras SPHP (ditulis CML) Rp. 60.000 per 5 Kg
4. Beras Premium Rp. 135.000 per 10 Kg
5. Cabe Rawit Rp. 13.000 per setengah Kg
6. Cabe Merah Rp. 13.000 per setengah Kg
7. Gula Pasir Rp. 15.000 per Kg
8. Minyak Kita Rp. 14.000 per liter
9. Minyak Premium Rp. 20.000 per liter
10. Telur Rp. 45.000 per papan
11. Tepung Terigu Rp. 11.000 per Kg.***(inf)

Ditengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

Ditengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

Jakarta(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) mencatatkan pendapatan tahun 2025 sebesar Rp582,68 triliun, tumbuh 6,84% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp545,38 triliun. Capaian ini diraih di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global serta bencana alam yang berlangsung di tahun 2025.

Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta percepatan penyambungan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses energi yang lebih merata.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kinerja positif PLN pada tahun 2025 tidak terlepas dari keberhasilan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia dalam menjaga daya tahan ekonomi dan energi nasional di tengah tekanan global. Kondisi tersebut turut mendorong aktivitas masyarakat dan dunia usaha tetap tumbuh, sehingga kebutuhan listrik nasional terus meningkat.

“Capaian ini merupakan wujud keberhasilan Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan energi nasional di tengah dinamika global. Stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi PLN untuk terus menjaga kinerja perusahaan sekaligus memastikan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha terpenuhi secara andal,” ujar Darmawan.

Sepanjang tahun 2025, penjualan tenaga listrik PLN tercatat mencapai 317,69 Terawatt hour (TWh), meningkat 3,75% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 306,21 TWh. Sementara dari sisi pertumbuhan daya tersambung pelanggan tercatat mencapai 192.621 Megavolt Ampere (MVA), tumbuh 5,82% dibandingkan tahun 2024 sebesar 182.026 MVA.

Selain itu, penyambungan pelanggan juga turut mengalami pertumbuhan signifikan. Jumlah pelanggan PLN bertambah 3,3 juta menjadi 96,2 juta pelanggan pada 2025. Sehingga, pendapatan penyambungan pelanggan pada tahun 2025 mencapai Rp2,24 triliun, meningkat 28,4% dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan penyambungan pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, sekaligus mencerminkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap energi listrik. Pertumbuhan tersebut tidak hanya didorong dari penyambungan reguler, tetapi juga diperkuat melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM yang menjangkau masyarakat sampai pelosok.

“Ketersediaan akses listrik sampai pelosok menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah bersama PLN terus memastikan masyarakat dapat memperoleh akses listrik, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan,” tambah Darmawan.

Darmawan menambahkan, dengan capaian tersebut, kinerja keuangan Perseroan tetap terjaga solid dengan total laba bersih Rp7,26 triliun di tengah dinamika ekonomi yang memengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap kurs.

“Di tengah tekanan kondisi global, PLN tetap mampu membukukan laba bersih sebesar Rp7,26 triliun. Capaian tersebut diraih meskipun Perseroan menghadapi tekanan rugi selisih kurs sebesar Rp12,46 triliun akibat volatilitas nilai tukar global,” imbuh Darmawan.

PLN berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas akses listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.***(rl)

LAKTA Desak Penegakan Hukum Adat Terhadap Perusahaan Pencemar Sungai Tapung

Ketua DPH LAKTA Dr. H. Ahmad Zikri, S.Ag, B.Ed, Dip. Al Datuk Malin Mudo
Ketua DPH LAKTA Dr. H. Ahmad Zikri, S.Ag, B.Ed, Dip. Al Datuk Malin Mudo

Kampar(SegmenNews.com) – Persoalan matinya ribuan ikan di Sungai Tapung Kanan pada akhir Maret 2026 lalu hingga kini masih menyisakan keresahan di tengah masyarakat. Kasus dugaan pencemaran yang menyeret aktivitas perusahaan tersebut kini tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, namun juga lembaga adat di wilayah Kenegerian Tapung.

Ketua DPH Lembaga Adat Kenegerian Tapung (LAKTA) Dr. H. Ahmad Zikri, S.Ag, B.Ed, Dip. Al Datuk Malin Mudo menegaskan, pencemaran sungai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi telah melanggar tatanan adat dan merusak warisan kehidupan masyarakat yang bergantung pada aliran Sungai Tapung sejak turun-temurun.

Menurutnya, sungai merupakan bagian dari marwah negeri dan sumber penghidupan masyarakat adat. Kerusakan yang ditimbulkan akibat matinya ribuan ikan telah mencederai keseimbangan alam yang selama ini dijaga bersama oleh anak kemenakan di sepanjang bantaran sungai.

“Dalam adat Kenegerian Tapung, siapa yang merusak alam dan menghilangkan sumber kehidupan masyarakat wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ini bukan hanya urusan hukum negara, tetapi juga hukum adat. Sungai adalah milik bersama, tempat mencari nafkah, sumber pangan, dan tempat hidup biota yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegas Ketua DPH LAKTA, Rabu (20/5/2026).

LAKTA menilai, perusahaan yang terbukti menjadi penyebab pencemaran harus dikenakan sanksi adat sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat dan alam. Sanksi tersebut tidak hanya berupa permintaan maaf, tetapi juga kewajiban memulihkan kembali ekosistem sungai.

Sebagai bentuk denda adat, LAKTA mengusulkan perusahaan menebarkan sedikitnya satu juta bibit ikan endemik ke Sungai Tapung Kanan. Langkah itu dianggap sebagai bentuk pemulihan nyata atas rusaknya habitat perairan yang menyebabkan kematian massal ikan beberapa waktu lalu.

“Adat mengajarkan, kerusakan yang dibuat harus dipulihkan. Jika ikan mati, maka harus diganti dengan menebar kembali benih kehidupan ke sungai. Itu bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan kepada alam yang telah dirusak,” ujarnya.

Rapat Dengar Pendapat yang digelar DPRD Kabupaten Kampar melalui Komisi IV pada 18 Mei 2026 lalu menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendorong penyelesaian kasus secara menyeluruh. Selain jalur hukum formal, LAKTA menegaskan penyelesaian adat perlu ditegakkan agar ada efek jera bagi pihak perusahaan.

“Kami tegaskan, Sungai Tapung bukan sekadar aliran air, melainkan bagian dari identitas masyarakat adat. Karena itu, setiap pelanggaran yang merusak sungai harus dipandang sebagai pelanggaran terhadap negeri dan adat istiadat yang berlaku di Kenegerian Tapung,” pungkas Datuk Malin Mudo

Presiden Bantu 14 Sapi Kurban di Riau, Para Peternak Dikumpulkan

Presiden Bantu 14 Sapi Kurban di Riau, Para Peternak Dikumpulkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Para peternak sapi kurban dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau diundang mengikuti penyelesaian administrasi sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026 di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau (Gubri), Selasa (19/5/2026). Seperti yang diketahui tahun ini, Riau mendapatkan bantuan 14 ekor sapi dari presiden.

Kegiatan bersama perwakilan Sekretariat Presiden tersebut dihadiri para peternak yang sapinya terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, pertemuan ini merupakan bagian dari proses penyelesaian administrasi pengadaan hewan kurban oleh Sekretariat Presiden.

“Pagi ini peternak sapi kurban dari 12 kabupaten/kota diundang ke Kantor Gubernur Riau untuk rapat bersama Sekretariat Presiden dalam rangka penyelesaian administrasi bantuan kemasyarakatan Presiden untuk Iduladha 2026,” ujar Mimi.

Ia menjelaskan, setelah proses administrasi selesai, maka sapi bantuan tersebut menjadi tanggung jawab peternak hingga nantinya dikirim ke lokasi penyembelihan yang telah ditentukan pemerintah daerah masing-masing.

“Setelah administrasi diselesaikan, tanggung jawab sapi berada di peternak sampai nanti dikirimkan ke lokasi penyembelihan,” jelasnya.

Tahun ini terdapat 14 ekor sapi bantuan Presiden di Riau yang terdiri dari satu ekor untuk tingkat provinsi, satu ekor untuk tokoh masyarakat, serta 12 ekor untuk kabupaten/kota.

Sementara itu, lokasi penyembelihan hewan kurban ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Khusus untuk sapi provinsi akan disembelih di Mushalla Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin di Rokan Hilir. Yaitu, Sapi Simental berbobot 1.032 ton, yang dibeli dari seorang peternak lokal bernama Franto Kukuh,” jelasnya.***(mr)

KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar

KPPU Putus Docomo Terlambat Notifikasi, dengan Denda Rp 2 Miliar

Jakarta(SegmenNews.com)- Bersama ini kami sampaikan informasi penting terkait pembacaan Putusan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam Perkara Nomor 16/KPPU-M/2025 tentang Dugaan Keterlambatan Pemberitahuan Pengambilalihan Saham Intage Holdings, Inc oleh NTT Docomo, Inc, yang telah dilaksanakan pada hari ini (18/5), di Jakarta.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi total denda sebesar Rp2 miliar kepada Terlapor. Putusan ini dibacakan dalam sidang Majelis Komisi yang dipimpin oleh Anggota KPPU Mohammad Reza sebagai Ketua Majelis Komisi, bersama Hilman Pujana dan Eugenia Mardanugraha selaku Anggota.

Perkara ini bermula dari aksi korporasi yang dilakukan NTT Docomo, Inc., anak perusahaan Nippon Telegraph and Telephone (NTT) Group dari Jepang — yang mengambil alih 51% saham Intage Holdings, Inc. Transaksi tersebut berlaku efektif secara yuridis pada 23 Oktober 2023.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2010, mengingat nilai aset gabungan kedua perusahaan telah melampaui ambang batas wajib lapor, NTT Docomo seharusnya menyampaikan notifikasi kepada KPPU paling lambat 1 Desember 2023. Namun, notifikasi baru disampaikan pada 11 Desember 2023, terlambat enam hari kerja dari batas waktu yang ditentukan. Keterlambatan inilah yang menjadi dasar dugaan pelanggaran kewajiban pelaporan transaksi akuisisi kepada KPPU.

Pada sidang 7 April 2026, NTT Docomo melalui kuasa hukumnya secara resmi mengakui dan menerima seluruh substansi LDP yang disampaikan investigator. Pihak Terlapor sekaligus mengajukan permohonan keringanan sanksi dengan alasan kooperatif selama proses penyelidikan dan pemeriksaan, serta menegaskan bahwa keterlambatan administratif tersebut tidak menimbulkan dampak anti persaingan di pasar relevan di Indonesia. Pengakuan ini menjadi dasar Majelis Komisi untuk melanjutkan perkara ke tahap Pemeriksaan Cepat.

Berdasarkan fakta-fakta dan bukti persidangan, Majelis Komisi menyatakan bahwa Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat jo. Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2010 terkait kewajiban pemberitahuan pengambilalihan saham.

Dalam putusan, Majelis Komisi memutuskan antara lain:
1. Menyatakan Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
2. Menghukum Terlapor dengan total sebesar Rp2 miliar.

Tanggal Putusan: Senin, 18 Mei 2026
Lokasi Sidang: Ruang Sidang Erwin Syahril KPPU, Jakarta

Siaran pers resmi akan disampaikan kemudian. Apabila dibutuhkan kutipan resmi atau wawancara lanjutan, kami siap membantu. Kami berharap informasi ini dapat menjadi bagian dari pemberitaan untuk menyebarluaskan upaya penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia.***(rl)

BRK Syariah Perkuat Operasional Sistem Pembayaran dan Mitigasi Risiko bagi Teller dan CS

BRK Syariah Perkuat Operasional Sistem Pembayaran dan Mitigasi Risiko bagi Teller dan CS

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menggelar In-House Training bertajuk “Sosialisasi SKNBI, BI-RTGS, BI-FAST, DHN, Aplikasi PDP, Implementasi Aplikasi goAML, serta Coaching Praktik Pengisian LBUT BI” bagi para Teller dan Customer Service (CS) BRK Syariah. Kegiatan bertempat di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (18/05/2026).

Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan para personel bank mendapatkan wawasan mendalam mengenai transformasi sistem pembayaran nasional, efisiensi transaksi perbankan, hingga penguatan aspek kepatuhan melalui aplikasi anti pencucian uang terbaru.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menegaskan komitmen manajemen untuk memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kompetensi SDM, khususnya Teller dan CS yang menjadi ujung tombak dalam literasi sistem pembayaran dan pengawasan transaksi.

“Kegiatan sosialisasi SKNBI, BI-RTGS, dan BI-FAST ini menjadi sangat penting sebagai bagian dari upaya kita bersama melindungi literasi sistem pembayaran di lingkungan bank serta mendukung akselerasi digitalisasi. Seluruh pegawai harus memahami prosedur dan manfaat layanan pembayaran modern ini guna meningkatkan efisiensi transaksi bagi nasabah,” tegas Restu.

Ia menambahkan, di tengah tuntutan profesionalisme yang tinggi, investasi pada pendidikan dan penataan kompetensi pegawai menjadi penentu kualitas layanan bank jangka panjang. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena materi yang disampaikan bersifat mandatori dan krusial bagi integritas bank.

“Kami tidak ingin sekadar memberikan layanan rutin. Setiap personel harus aktif memperdalam wawasan agar layanan semakin bermutu. Investasi pada peningkatan kapasitas SDM ini adalah langkah kita memastikan operasional bank berjalan sesuai koridor regulasi dan prinsip kehati-hatian. Teller dan CS adalah gatekeeper yang menjaga kualitas layanan dan kepatuhan kita ke depan,” tambahnya.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Pemimpin Divisi Operasional dan Akuntansi BRK Syariah Anthony Sujarwo, Pinbag E-Channel Divisi Operasional dan Akuntansi BRK Syariah Erdiantho, dan Pinbag Corporate Learning Centre Divisi Manajemen SDI BRK Syariah T.Rahman Putrayudha.***(rl)

Gelegar PLN Mobile 2026 Resmi Diluncurkan

Gelegar PLN Mobile 2026 Resmi Diluncurkan

Bekasi(SegmenNews.com)- Pelanggan setia PLN Mobile kembali dimanjakan dengan beragam hadiah melalui program loyalti Gelegar PLN Mobile 2026 yang diluncurkan PT PLN (Persero) dalam gelaran Gelegar PLN Mobile Experience Day 2026 di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/5). Program ini berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Desember 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan yang aktif menggunakan berbagai fitur dan layanan di PLN Mobile.

Melalui program ini, pelanggan dapat mengumpulkan _reward point_ dari berbagai aktivitas dan transaksi di PLN Mobile untuk kemudian ditukarkan menjadi hadiah langsung atau kupon undian. Hadiah yang tersedia meliputi 4 mobil listrik, 40 motor listrik, 80 sepeda listrik, ribuan _voucher_ listrik dan _voucher_ belanja, 7 _smartphone_, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan bahwa perseroan terus mengembangkan PLN Mobile agar semakin memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan dalam satu aplikasi.

“Kami ingin PLN Mobile semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan sehari-hari. Karena itu, kami terus mengembangkan berbagai inovasi digital, agar pelanggan bisa menikmati pengalaman layanan yang lebih mudah, cepat, praktis, dan terintegrasi,” ujar Adi.

Ia menambahkan, PLN Mobile kini tidak hanya menjadi aplikasi layanan kelistrikan, tetapi juga berkembang sebagai _platform_ yang menjadi bagian dari gaya hidup digital pelanggan.

Sejalan dengan tranformasi tersebut, Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal N, menyampaikan bahwa PLN merancang program Gelegar PLN Mobile 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan _customer engagement_ sekaligus mendorong peningkatan pemanfaatan layanan digital PLN Mobile.

“Setiap transaksi dan aktivitas pelanggan di PLN Mobile kini bisa memberikan nilai tambah melalui poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Jadi semakin aktif menggunakan PLN Mobile, semakin banyak pula kesempatan pelanggan mendapatkan hadiah,” jelas Nayusrizal.

Aktivitas tersebut meliputi transaksi kelistrikan, transaksi di marketplace, transaksi kendaraan listrik, SwaCAM, transaksi ICONNET, hingga berbagai transaksi _lifestyle_ lainnya di PLN Mobile.

Pelanggan dapat menukarkan _reward point_ yang telah dikumpulkan menjadi hadiah langsung pada setiap tanggal kembar selama periode program. Penukaran dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga kuota hadiah habis.

Sementara itu, penukaran _reward point_ menjadi kupon undian dapat dilakukan hingga 30 November 2026, dengan pengundian hadiah yang akan dilaksanakan pada Desember 2026.

“Harapannya program ini dapat membuat pengalaman menggunakan PLN Mobile menjadi semakin menyenangkan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” tambah Nayusrizal.

Selain menghadirkan program loyalti, kegiatan Gelegar PLN Mobile Experience Day 2026 juga membawa dampak sosial bagi masyarakat. Setiap pelanggan yang hadir dan melakukan _check-in_ di PLN Mobile dikonversikan menjadi donasi untuk bantuan sambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera.

“Antusiasme pelanggan terlihat dari lebih dari 7.500 pelanggan yang melakukan _check-in_ selama acara berlangsung. Setiap satu kali _check-in_ dikonversikan menjadi donasi senilai Rp13.500 untuk mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Nayusrizal.***(rl)

BRK Syariah Dukung Program Bank Sampah di Dumai, 50 Rekening Dibuka untuk Dorong Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan

BRK Syariah Dukung Program Bank Sampah di Dumai, 50 Rekening Dibuka untuk Dorong Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan

Dumai(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendukung kepedulian lingkungan di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan literasi keuangan dan pengenalan produk perbankan syariah yang dilaksanakan di SDN 005 Teluk Binjai Kota Dumai, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Dumai ini menyasar pelajar dan tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang cerdas finansial sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, BRK Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, mulai dari tabungan pelajar, tabungan haji dan haji muda, layanan mobile banking, pembukaan rekening syariah hingga transaksi digital yang aman dan mudah digunakan.

Branch Manager BRK Syariah Dumai, Syahrul mengatakan edukasi keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk kebiasaan positif di kalangan pelajar, terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan budaya menabung.

“Melalui kegiatan ini, BRK Syariah ingin mendekatkan layanan perbankan syariah kepada generasi muda sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan secara bijak. Kami berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, disiplin, dan cerdas dalam mengambil keputusan finansial di masa depan,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, antusiasme siswa dan guru dalam kegiatan tersebut sangat baik. Para siswa terlihat aktif bertanya terkait cara menabung dan penggunaan layanan perbankan digital, sementara pihak sekolah memberikan dukungan penuh karena kegiatan dinilai memberikan manfaat edukatif yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

Selain literasi keuangan, BRK Syariah juga menunjukkan dukungannya terhadap program bank sampah Pemerintah Kota Dumai melalui pembukaan 50 rekening bank sampah bagi pengelola. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.

“BRK Syariah mendukung program bank sampah melalui pembukaan rekening, pendampingan administrasi keuangan, serta edukasi pengelolaan keuangan berbasis syariah agar program berjalan lebih tertib dan berkelanjutan. Harapannya masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, aktif menabung, dan memanfaatkan sistem keuangan formal untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif,” tambah Syahrul.

Dispersip Kota Dumai turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut pihak Dispersip, edukasi literasi keuangan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membangun budaya literasi di kalangan pelajar agar tetap dekat dengan buku dan pengetahuan.

Kolaborasi antara dunia pendidikan dan perbankan dinilai penting karena mampu memperluas akses edukasi keuangan kepada masyarakat sejak dini, serta membantu menciptakan generasi yang produktif dan siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Pihak sekolah juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan praktis terkait pentingnya menabung, pengelolaan keuangan yang bijak, serta penggunaan layanan keuangan digital secara aman.

BRK Syariah berharap program edukasi keuangan dan kepedulian lingkungan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah maupun wilayah lain di Kota Dumai sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.***(rl)

BRK Syariah Dukung Penuh Riau Sharia Week 2026 sebagai Road to FESyar Sumatera

BRK Syariah Dukung Penuh Riau Sharia Week 2026 sebagai Road to FESyar Sumatera

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) ikut serta mendukung penuh pelaksanaan Riau Sharia Week 2026, rangkaian kegiatan menuju FESyar Sumatera 2026. Dukungan ini merupakan komitmen BRK Syariah dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Riau dan Sumatera secara umum.

Riau Sharia Week 2026 akan diisi dengan berbagai rangkaian acara edukatif dan inklusif untuk masyarakat. Salah satu agenda utama adalah “Halal Market”, sebuah expo yang menampilkan beragam produk UMKM binaan, layanan pendanaan dan pembiayaan syariah, serta program ZISWAF yang dikelola sesuai prinsip syariah yang dilaksanakan di Atrium Utama Mall Living World Pekanbaru.

Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus menyampaikan bahwa partisipasi ini sejalan dengan peran bank sebagai agen pengembangan ekonomi syariah daerah.

“Kami melihat Riau Sharia Week 2026 sebagai momentum penting untuk mendekatkan layanan dan produk keuangan syariah kepada masyarakat. Melalui Halal Market, kami ingin mempertemukan UMKM lokal dengan akses produk perbankan syariah, sehingga dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya

Sebagai bentuk dukungan menyeluruh, BRK Syariah juga mengerahkan Funding Officer dan Account Officer untuk terlibat langsung dalam kegiatan edukasi, literasi, dan promosi produk serta layanan. Tim lapangan ini akan memberikan penjelasan langsung kepada pengunjung terkait manfaat produk tabungan, pembiayaan, dan layanan syariah,

“Funding Officer dan AO kami bukan hanya hadir untuk promosi, tapi juga menjadi duta literasi keuangan syariah. Mereka akan membantu masyarakat dalam memahami prinsip, manfaat, dan cara kerja produk syariah” tambah Plt. Direktur Utama BRK Syariah.

Dalam kunjungannya ke booth BRK Syariah, Rendi Jenesa, Kepala Unit Fungsi Pelaksana Pembiayaan UMKM, Keuangan Inklusi dan Syariah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Riau, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BRK Syariah dalam menguatkan ekosistem syariah di daerah.

“Upaya BRK Syariah menghadirkan layanan, literasi, dan pendampingan langsung kepada UMKM di Halal Market ini sangat kami apresiasi. Sinergi seperti ini penting untuk mempercepat inklusi keuangan syariah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Rendi Jenesa.

BRK Syariah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Riau, sekaligus memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.

Riau Sharia Week 2026 diharapkan menjadi wadah sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyongsong FESyar Sumatera 2026 sebagai ajang ekonomi syariah terbesar di Pulau Sumatera.***(rl)