Beranda blog Halaman 7

Pemkab Bengkalis Sambut Hangat Kunjungan Ziarah Pemkab Simalungun

Bengkalis(SegmenNews.com)- Langit di atas Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, tampak begitu tenang pada Selasa, 14 April 2026. Namun, suasana di sebuah kompleks pemakaman terasa berbeda dari biasanya. Harum bunga menyeruak, beradu dengan doa-doa khusyuk yang dipanjatkan di atas pusara sosok pejuang besar, Sang Raja Naulauh Damanik.

​Momen ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ini adalah perjalanan batin, sebuah napas penghormatan dari keturunan Raja Siantar ke-14 yang kini terpisah jarak ratusan kilometer, namun tetap menyatu dalam balutan sejarah di Negeri Junjungan.

​Rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, hadir dengan membawa kerinduan mendalam. Ziarah rutin tahunan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh tuan rumah, Pemkab Bengkalis, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Andris Wasono.

Suasana haru menyelimuti saat prosesi tabur bunga dan penyiraman air dimulai. Satu per satu anggota rombongan, termasuk tokoh masyarakat dan keluarga besar Damanik, menundukkan kepala di depan pusara sang raja yang wafat pada tahun 1914 tersebut.

​Perwakilan keluarga Damanik, dalam sepatah katanya, membangkitkan kembali memori tentang kejayaan dan keteguhan Sang Raja.

“Beliau adalah Raja ke-14 dari Dinasti Siantar. Sosok yang tak sudi tunduk pada kolonialisme hingga akhirnya ditangkap Belanda pada 1904 dan diasingkan ke Bengkalis,” ujarnya dengan nada bergetar.



Raja Naulauh Damanik bukan hanya seorang pemimpin perang yang gigih melawan penjajah sejak kelahirannya pada 1857, tetapi juga dikenal sebagai pelopor agama Islam di wilayah Kerajaan Siantar. Warisan spiritual dan semangat perlawanannya inilah yang kini menjadi obor bagi masyarakat Simalungun.

​Para pemuka adat Damanik yang ikut dalam rombongan menitipkan pesan mendalam kepada duet pemimpin Simalungun, Anton dan Benny. Mereka berharap karakteristik luhur Sang Raja dapat diimplementasikan dalam memimpin daerah.

​Bupati Anton Achmad Saragih merespons dengan penuh takzim. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Pemkab Bengkalis yang telah merawat makam tersebut hingga kini ditetapkan sebagai Cagar Budaya Republik Indonesia.

“Ini adalah makam ketujuh yang kami ziarahi dalam rangkaian hari jadi tahun ini. Kami merasa terhormat atas sambutan hangat saudara kami di Bengkalis,” tutur Bupati Anton sembari mengundang secara resmi jajaran Pemkab Bengkalis untuk hadir pada puncak perayaan Hari Jadi Simalungun, Sabtu, 18 April mendatang.



​Mewakili Bupati Bengkalis Kasmarni, Johansyah Syafri menekankan betapa pentingnya menjaga akar sejarah. Mengutip amanat Bung Karno, ia mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya.

“Bengkalis dan Simalungun memiliki benang merah sejarah yang kuat, terutama dalam pengembangan budaya. Kami berharap kunjungan ini menjadi pintu pembuka sinergi dan kolaborasi yang lebih erat di masa depan,” ungkap Johan.

Ia juga menutup sambutannya dengan doa tulus untuk kemajuan Kabupaten Simalungun agar semakin maju dan berdaya saing di usianya yang hampir dua abad.

​Usai prosesi ziarah dan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan, rombongan tidak langsung beranjak. Mereka melanjutkan perjalanan menuju situs bersejarah lainnya, yakni Penjara Tua di Jalan Pahlawan. Di sana, mereka mencoba meresapi sisa-sisa perjuangan masa lalu, membayangkan betapa beratnya penderitaan para pejuang yang diasingkan demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini.***(imam/hm)

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) menghadirkan program diskon tambah daya listrik 50% “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” guna mendukung penerapan _Work From Home_ (WFH) di masyarakat menyusul terbitnya kebijakan pemerintah terkait hal tersebut.

Promo yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 28 April 2026 ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal mulai dari 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin melakukan penambahan daya hingga 7.700 VA.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat. Untuk itu, perseroan menghadirkan program ini guna memberikan kenyamanan masyarakat, sehingga dapat beraktivitas secara optimal dari rumah.

“Melalui program ini, PLN ingin memberikan kemudahan tambah daya listrik bagi pelanggan dengan biaya yang lebih rendah, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas di rumah khususnya WFH dengan nyaman tanpa khawatir kekurangan daya,” ujar Adi.

Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800, atau hemat 50 persen dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.201.600.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan mekanisme program ini dilakukan secara penuh melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik.

Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima _e-voucher_ diskon tambah daya pada menu “Reward” di PLN Mobile atau melalui email yang terdaftar.

Selanjutnya, pelanggan dapat memasukkan kode _e-voucher_ saat mengajukan permohonan penambahan daya di PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat tak perlu khawatir karena proses pengajuan diskon tambah daya listrik cukup mudah dan cepat hanya melalui aplikasi PLN Mobile,” ucap Adi.

Adi menambahkan, promo ini berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 April 2026 dan melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lain. Dirinya pun mengajak seluruh pelanggan untuk dapat mengoptimalkan program diskon tambah daya listrik ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon tambah daya listrik ini dengan sebaik mungkin. Sehingga daya listrik di rumah cukup guna mendukung aktivitas WFH dan produktivitas sehari-hari,” tutup Adi.***(rl)

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus peringatan Milad ke-33 Dana Pensiun (Dapen) Bank Riau Kepri (Bankriaukepri) yang digelar pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Kantor Dapen Bankriaukepri, Jalan Arifin Ahmad, dan dihadiri oleh jajaran pengurus, mantan pengurus, serta manajemen Bank Riau Kepri Syariah.

Acara diawali dengan penayangan video yang menampilkan perjalanan serta kontribusi para mantan dewan pengawas dan pengurus Dapen BRK. Tayangan tersebut menjadi pengingat atas fondasi kuat yang telah dibangun, sekaligus inspirasi untuk melanjutkan kinerja yang semakin baik ke depan.

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

Dalam sambutannya, Pengurus Dapen BRK, Yuharman, menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal dan Milad ke-33 ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang Dapen dalam memberikan manfaat bagi para pesertanya.

“Selama 33 tahun, Dapen Bankriaukepri telah menunjukkan konsistensi dalam menjaga kepercayaan dan memberikan layanan terbaik kepada para peserta. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola, serta profesionalisme agar Dapen semakin kuat dan berkelanjutan,” ujar Yuharman.

Sementara itu, perwakilan mantan pengurus dan dewan pengawas Dapen BRK, Haznam Harun, turut memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih hingga saat ini. Ia menilai, keberhasilan Dapen tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pengurus lama dan yang sekarang.

“Kami merasa bangga melihat Dapen terus tumbuh dan berkembang dengan kinerja yang positif. Ini menunjukkan bahwa fondasi yang dibangun sebelumnya mampu dilanjutkan dengan sangat baik oleh pengurus saat ini. Semoga Dapen BRK semakin solid dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Haznam.

Apresiasi juga datang dari Plt Direktur Bank Riau Kepri Syariah, Helwin Yunus, yang menilai Dapen BRK telah menunjukkan kinerja yang konsisten dan positif di tengah berbagai tantangan.

“Dapen Bankriaukepri merupakan salah satu pilar penting dalam ekosistem Bank Riau Kepri Syariah. Kami mengapresiasi kinerja Dapen yang terus menunjukkan tren positif, baik dari sisi pengelolaan maupun pelayanan. Ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan para peserta,” kata Helwin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Riau Kepri Syariah, Fajar Restu Febriansyah, yang juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan tata kelola dan manajemen risiko di lingkungan Dapen.

“Ke depan, penguatan aspek kepatuhan dan manajemen risiko akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan Dapen. Kami optimistis, dengan sinergi yang kuat, Dapen Bankriaukepri akan terus berkembang secara sehat dan terpercaya,” ujarnya.

Melalui momentum Milad ke-33 ini, Dapen Bankriaukepri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola, serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta, sejalan dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan Halal Bihalal.***(rl)

Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Karimun(SegmenNews.com)-  Bagi sebagian anak muda di Kabupaten Karimun, melanjutkan pendidikan tinggi bukanlah perkara mudah. Keterbatasan ekonomi kerap menjadi penghalang utama. Namun, harapan itu kini semakin terbuka seiring hadirnya program beasiswa dari BRK Syariah melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Program beasiswa yang disalurkan kepada mahasiswa STIE Cakrawala Karimun ini tidak hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa bank daerah hadir dan peduli terhadap masa depan generasi muda.

Bagi Stevi, mahasiswa semester 3 jurusan Manajemen Akuntansi, bantuan tersebut terasa sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari.

“Beasiswa ini benar-benar meringankan beban keluarga saya. Biaya kuliah dan kebutuhan hidup cukup besar, jadi bantuan ini membuat saya bisa tetap fokus belajar tanpa terlalu khawatir soal biaya,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Muhammad Ashari, mahasiswa semester 7 jurusan Manajemen. Ia mengaku beasiswa dari BRK Syariah menjadi penyemangat untuk terus bertahan hingga akhir studi.

“Saya sangat bersyukur bisa kembali menerima beasiswa ini untuk tahun kedua. Ini bukan hanya bantuan, tapi juga motivasi bagi saya untuk terus berprestasi,” katanya.

Menurutnya, kehadiran BRK Syariah sebagai bank daerah memberikan dampak nyata, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga sederhana.

BRK Syariah bukan hanya lembaga keuangan, tapi juga mitra masyarakat. Kami melihat langsung kepeduliannya, terutama di bidang pendidikan. Harapannya ke depan, BRK Syariah semakin maju, termasuk dalam layanan digital, sehingga makin dipercaya generasi muda,” tambahnya.

Mahasiswa lainnya juga menilai program ini membuka peluang besar bagi anak-anak daerah untuk tetap kuliah tanpa harus merantau jauh. Dengan adanya kampus seperti STIE Cakrawala Karimun, mereka bisa menempuh pendidikan sekaligus tetap dekat dengan keluarga dan membantu orang tua.

“Program seperti ini sangat penting. Kami jadi punya kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi. BRK Syariah benar-benar menunjukkan bahwa bank daerah bisa menjadi motor kemajuan pendidikan,” ungkap salah satu mahasiswa penerima beasiswa.

Tak hanya itu, mahasiswa juga melihat konsistensi BRK Syariah dalam menjalankan program sosial sebagai nilai tambah yang membedakannya dari lembaga keuangan lainnya.

“Jarang ada bank yang benar-benar turun langsung membantu mahasiswa seperti ini. Kami merasa diperhatikan. Ini membuat kami bangga memiliki bank daerah seperti BRK Syariah,” ujar mahasiswa lainnya.

Sementara itu, Ketua STIE Cakrawala Karimun, Anwar, menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan program ini, terutama bagi mahasiswa kurang mampu. Harapannya jumlah penerima beasiswa bisa terus meningkat ke depan,” katanya.

Branch Manager BRK Syariah Tanjungbalai Karimun, Abdil Barr, menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia unggul di daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin mahasiswa tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga termotivasi untuk terus berprestasi dan menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah,” ujarnya.

Bagi para mahasiswa, beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, melainkan simbol harapan. Harapan untuk tetap melangkah, menyelesaikan pendidikan, dan suatu hari nanti kembali berkontribusi bagi daerah.

Melalui program ini, BRK Syariah dinilai telah mengambil peran penting sebagai bank daerah yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berkomitmen membangun masa depan generasi muda melalui pendidikan.***(rl)

Hujan Masih Berpotensi Guyur Riau Hari Ini

Kondisi cuaca hujan di Pekanbaru(foto:hasran SegmenNews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Rabu 15 April 2026.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari didominasi udara kabur hingga berawan.

“Pada pagi hari, cuaca di Riau umumnya berkisar dari udara kabur hingga berawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan radar cuaca, hujan ringan telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah.

“Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Riau,” katanya.

Sementara itu, pada malam hari hujan diperkirakan turun di wilayah Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai. Sedangkan pada dini hari, hujan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari di wilayah Rokan Hilir dan Dumai,” ungkapnya.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter dan masih tergolong aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***(mr)

Bupati Bengkalis Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal FKPMR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal yang ditaja oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah, Minggu, 12 April 2026.

Pertemuan strategis ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Membangun Masa Depan Riau yang Cemerlang, Gemilang, dan Terbilang”.

Acara ini dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit, Ketua Dewan Pembina FKPMR Saleh Djasit, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah anggota DPR RI asal Riau, termasuk H. Achmad.

Dalam paparannya, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit menekankan pentingnya konsep “Tali Berpilin Tiga”—sebuah kolaborasi antara FKPMR (unsur sosial ekonomi politik), MUI (ulama), dan LAM Riau (adat)—yang bersinergi dengan pemerintah serta legislatif.

“Kita ingin kolaborasi ini menjadi tungku yang ditopang tiga tiang agar Riau tidak mudah goyang. Pertumbuhan ekonomi kita yang naik dari 3,5% pada 2024 menjadi 4,79% pada 2025 harus kita sambut dengan persatuan demi kemajuan daerah,” ujar Mambang Mit.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan, tantangan besar dari sisi fiskal dan kebijakan pusat. Ia menyoroti aturan mandatori belanja pegawai yang tidak boleh melebihi 30%, sementara saat ini masih berada di angka 45%.

“Kondisi ini tidak boleh membuat kita berhenti, justru menjadi momentum memperkuat pengertian daerah. Jika aturan ini diterapkan ketat pada 5 Januari 2027, kita harus bersiap dengan solusi kreatif agar kesejahteraan pegawai tetap terjaga tanpa membebani APBD secara berlebih,” tegas SF Hariyanto.

Senada dengan itu, Anggota DPR RI asal Riau, H. Achmad, menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah dan sangat strategis.

“Ini pertama kalinya para tokoh dan wakil rakyat dikumpulkan secara formal seperti ini. Dengan duduk bersama, solusi untuk memajukan Riau bisa kita cari dengan lebih konkret,” tuturnya.

Ed Efendi yang hadir mewakili Bupati Bengkalis dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap visi FKPMR. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan di tingkat kabupaten selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat demi mewujudkan Riau yang lebih maju.

Acara ditutup dengan sesi dialog dan konsolidasi bersama sebagai wujud nyata penyatuan arah kebijakan untuk masa depan Bumi Lancang Kuning.***(imam/hm)

Peluncuran Autobiografi Saleh Djasit

Peluncuran Autobiografi Saleh Djasit

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Peluncuran buku autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul Jalan Hidup Anak Pujud berlangsung khidmat di Balai Rung Tenas Effendy, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (15/4/2026).

Buku setebal 428 halaman yang terdiri dari 13 bab dan diterbitkan Taman Karya, anggota IKAPI, itu ditaja oleh LAMR Provinsi Riau.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Plt Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, serta Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Turut hadir pula para mantan Gubernur Riau, yakni Wan Abu Bakar, Wan Thamrin, Syamsuar, dan Andi Rahman, serta tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda se-Riau.

Acara diawali dengan alunan musik instrumental Melayu yang menyambut para undangan dan menciptakan suasana kental dengan nuansa adat. Pembukaan dipandu oleh Pebilang Puan Siti Salmah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Sabri Fazil, SH dan Fauziah Maharani.

Suasana semakin syahdu dengan pembacaan syair Melayu oleh Puan Siska Armiza di hadapan para tamu undangan.

Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sosok Saleh Djasit. Ia menilai Saleh Djasit memiliki peran penting dalam menempatkan adat dan budaya Melayu sebagai landasan pembangunan di Riau.

Menurut Datuk Seri Taufik, visi Riau sebagai pusat budaya Melayu Asia Tenggara yang dirintis pada masa kepemimpinan Saleh Djasit masih menjadi arah pembangunan hingga kini.

Ia juga mengapresiasi semangat Saleh Djasit yang tetap produktif menulis di usia lanjut, yang dinilai menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

Dalam sekapur sirihnya, Saleh Djasit mengungkapkan bahwa proses penulisan buku tersebut dimulai sejak tahun 2008. Buku itu baru rampung setelah 18 tahun dengan bantuan tiga editor, serta dorongan dari almarhum Chaidir yang juga menulis kata pengantar.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi keluarga dan masyarakat serta meluruskan kisah perjalanan hidupnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi adat arak-arakan buku dan tepuk tepung tawar yang diiringi gendang panjang dan nafiri. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan sampul buku, penyerahan buku dan sertifikat kepada pemberi testimoni, serta penayangan videografi tentang isi dan perjalanan penulisan buku tersebut.***(mr)

Kasus Langka Remaja 14 Tahun 2 Rahim di Riau

Kasus Langka Remaja 14 Tahun 2 Rahim di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)– RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berhasil menangani kasus medis langka yang dikenal sebagai sindrom Herlyn-Werner-Wunderlich (HWW) pada seorang pasien remaja berusia 14 tahun.

Kasus ini tergolong unik karena pasien diketahui memiliki dua rahim, dua serviks, satu vagina, dan hanya satu ginjal. Kondisi tersebut menyebabkan salah satu rahim mengalami sumbatan, sehingga darah menstruasi tidak dapat keluar dan menumpuk hingga ke saluran tuba.

Akibatnya, pasien mengalami pembesaran dan peregangan organ reproduksi yang memicu nyeri hebat di perut setiap kali menstruasi.

Penanganan kasus ini melibatkan tim dokter spesialis, yakni dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi, dr. Imelda E Baktiana serta dokter spesialis Obgyn Konsultan Uroginekologi dan Rekonstruksi, dr. Dafnil Akhir Putra.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan penunjang seperti USG abdomen, USG transrektal, dan MRI, tim dokter memutuskan melakukan operasi gabungan pada Senin (13/04/2026).

“Kasus ini termasuk langka karena kemungkinan terjadinya di bawah 1 persen atau sekitar 1 dari 600 pasien dengan gangguan pembentukan organ reproduksi,” ujar dr. Imelda.

Dalam tindakan tersebut, dr. Dafnil bertugas membuka dinding atau sekat yang menyumbat rahim melalui liang vagina, kemudian mengeluarkan darah menstruasi yang menumpuk serta melakukan rekonstruksi vagina agar kembali seperti semula.

Sementara itu, dr. Imelda melakukan prosedur histeroskopi, yakni tindakan minimal invasif menggunakan selang tipis berkamera untuk melihat kondisi rongga rahim. Ia juga melakukan laparoskopi guna membersihkan darah yang telah menyebar hingga ke rongga perut.

“Melalui histeroskopi dan laparoskopi, kami dapat memastikan kondisi rahim sekaligus membersihkan darah yang sudah menyebar ke rongga perut secara minimal invasif,” jelas dr. Imelda.

Pascaoperasi, kondisi pasien dilaporkan stabil. Jika tidak ada kendala, pasien direncanakan dapat pulang sehari setelah tindakan dan melanjutkan kontrol rutin di poliklinik.

Terkait kondisi dua rahim yang dialami pasien, dr. Imelda dan dr. Dafnil menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi akibat kelainan atau kegagalan pembentukan organ reproduksi sejak awal kehamilan.

“Meskipun mekanisme kelainan fisiknya sudah diketahui, penyebab pasti gangguan perkembangan embrio ini belum sepenuhnya dipahami,” terang dr. Dafnil.

Keduanya juga mengimbau para ibu yang sedang merencanakan kehamilan maupun yang sedang hamil untuk menjaga asupan gizi dan rutin memeriksakan kandungan.

“Kami berpesan agar ibu hamil mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan atau posyandu terdekat,” ujar dr. Imelda.

Selain itu, orang tua juga diminta lebih waspada terhadap kondisi anak perempuan yang memasuki masa pubertas.

“Apabila anak perempuan usia 10 hingga 14 tahun mengalami nyeri haid berlebihan atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambah dr. Dafnil.

Pihak rumah sakit juga menegaskan kesiapan dalam menangani kasus serupa. “Jangan ragu apabila dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, karena kami memiliki tenaga medis dan peralatan yang sangat mumpuni untuk menangani kasus seputar kandungan dan sistem reproduksi wanita,” tutup dr. Imelda.***(mr)

Lantik Pj Sekda Yusmar, Bupati Anton Berharap Kinerja Birokrasi Maksimal

Rohul(SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) resmi memiliki Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) yang baru. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. H. Yusmar, M.Si sebagai Pj Sekda Rohul dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Senin (13/04/2026).

Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam struktur birokrasi daerah, setelah sebelumnya Yusmar menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. Dengan status baru sebagai Penjabat Sekda, Yusmar kini memiliki kewenangan yang lebih luas dan legitimasi hukum yang kuat dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu.

“Pelantikan ini dilakukan agar tugas-tugas administratif pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik, lebih terarah, serta maksimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati Anton.

Ia juga menambahkan bahwa peran Sekretaris Daerah sangat vital dalam menjaga stabilitas roda pemerintahan serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif.

“Saya berharap Pj Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, serta para kepala dinas, badan, dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Drs. H. Yusmar, M.Si sendiri bukanlah sosok baru dalam birokrasi Rohul. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dengan amanah sebagai Pj Sekda, Yusmar diharapkan mampu menjamin stabilitas administrasi pemerintahan, memastikan seluruh proses birokrasi berjalan sesuai regulasi, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam menjalankan tugasnya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah, yang bersangkutan juga memperoleh hak serta fasilitas jabatan sebagaimana mestinya.***(inf)

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Perjalanan menuju Tanah Suci akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Zaimar, jamaah calon haji berusia 81 tahun asal Pekanbaru, Riau. Di usia senja, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk memenuhi panggilan ibadah haji, bahkan dengan kondisi fisik yang masih kuat berjalan kaki dalam jarak jauh.

Didampingi anak keduanya, Meldawati (65), Zaimar berangkat dengan penuh rasa haru setelah penantian panjang selama sekitar 10 tahun. Baginya, kesempatan ini adalah anugerah besar yang tak pernah ia sangka akan datang di usia sekarang.

“Alhamdulillah, rasanya sangat haru dan tidak menyangka. Di usia seperti ini, Allah masih memberi kesempatan untuk memenuhi panggilan-Nya,” ujarnya.

Zaimar mengungkapkan, perjalanan menuju haji dimulai sejak sekitar 13 tahun lalu ia mendaftar haji melalui BRK Syariah. Ia menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya menunggu giliran keberangkatan.

“Ini memang doa yang terjawab. Keinginan untuk menyempurnakan rukun Islam,” katanya.

Meski telah berusia lanjut, Zaimar tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam mempersiapkan diri, terutama dari sisi kesehatan. Ia rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta menjaga pola makan agar tetap bugar menjelang keberangkatan.

“Keluarga sangat membantu, memastikan kondisi saya tetap fit. Sekarang saya juga masih aktif berjalan kaki pagi hari, membersihkan pekarangan rumah juga masih kuat,” tambahnya.

Dukungan keluarga menjadi kekuatan tersendiri bagi Zaimar. Anak-anaknya turut berperan besar dalam setiap proses persiapan hingga keberangkatan ke Tanah Suci.

“Mereka sangat mendukung. Perasaan mereka campur aduk, ada haru, bahagia, juga kekhawatiran, tapi lebih banyak doa yang mengiringi,” ungkapnya.

Perjalanan hidup yang penuh ujian justru menjadi bekal spiritual yang menguatkannya hingga sampai di titik ini. Baginya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan puncak perjalanan spiritual.

“Haji adalah tempat saya kembali mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Zaimar berpesan kepada generasi muda agar tidak menunda niat berhaji jika sudah memiliki kemampuan.

“Kalau sudah mampu, jangan ditunda. Niatkan dari sekarang, karena kesempatan belum tentu datang dua kali,” pesannya.

Kisah Zaimar menjadi bukti bahwa keteguhan niat, kesabaran, dan doa mampu mengantarkan seseorang mewujudkan impian, bahkan di usia yang tak lagi muda.***(rl)