Beranda blog Halaman 1408

Program Pelalawan Sehat. Kabupaten Pelalawan Kampanyekan Imunisasi Campak dan MR

Bupati Pelalawan, HM Harris

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)-Kementerian Kesehatan RI mengkampanyekan imunisasi campak atau measles dan rubella (MR),  program vaksinasi yang telah dilaksanakan di pulau Jawa tahun 2017 silam.

Kini dimulai dari tanggal 1 Agustus dan akhir September 2018, dilaksanakan di seluruh wilayah luar Jawa. Imunisasi ditujukan bagi bayi usia 9 bulan sampai anak usia 15 tahun. Dengan target sasaran imunisasi sebanyak 31.963.154 anak di 28 provinsi di luar Jawa.

Tak terkecuali di Propinsi Riau, Dinas Kesehatan Propinsi dan Diskes Kabupaten/Kota secara gencar mengkampanyekan program pemerintah pusat ini.

Imunisasi ini merupakan komitmen Kemenkes mengeliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella dan kecacatan bawaan rubella (congenital rubella syndrome) pada tahun 2020.

Anak Indonesia memiliki hak untuk sehat. Pemerintah bertanggung jawab melindungi masyarakat dari penyakit, termasuk campak dan rubella.

Mengetahui betapa pentingnya pencegahan penyakit yang dilakukan melalui pemberian vaksin, Pemerintah Kabupaten Pelalawan di hari pertama yang berlaku di seluruh wilayah Indoensia tidak ketinggalan untuk melaunching program imunisasi MR.

Launching ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Pelalawan HM Harris di hadapan beberapa pimpinan OPD, petugas kesehatan dan beberapa siswa yang segera mendapatkan vaksinasi di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (8/8/2018).

Bupati HM Harris melepas balon pertanda dimulainya program imunisasi

Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, dr Endid Romo Pratikyo mengatakan, bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella atau congenital rubella sydrome (CRS) pada tahun 2020.

Berdasarkan hasil surveilans dan cakupan imunisasi campak rutin saja belum cukup untuk mencapai target eliminasi campak.

“Untuk itu diperlukan kampanye pemberian imunisasi vaksin MR secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imuniasi sebelumnya. Untuk menghindari penularan dibutuhkan kekebalan komunitas (Herd Immubity) minimal 95 persen secara merata,” katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa kegiatan kampanye imunisasi meales rubella ini dilaksanakan dalam dua fase yaitu fase I bulan Agustus sampai September 2017 di seluruh Pulau Jawa dan fase II pada bulan Agustus sampai September 2018 di seluruh Pulau Jawa, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Program Pelalawan Sehat.
Kabupaten Pelalawan Kampanyekan Imunisasi Campak dan MR

“Jumlah anak-anak di Kabupaten Pelalawan yang akan divaksin sebanyak lebih kurang 137.433 anak-anak. Pencanangan imunisasi vaksin di Kabupaten Pelalawan ini terbagi dua, untuk bulan Agustus tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA, sedangkan untuk keduanya bulan September akan dilaksanakan untuk umum yang belum menempuh pendidikan yang dilaksanakan di posyandu, puskesmas dan pusat kesehatan lainnya,” tukasnya.

Sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Kesehatan RI, Diskes Pelalawan tetap akan melanjutkan program yang telah dimulai tersebut.

Meskipun ada isu yang mengatakan bahwa vaksin ini belum mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia, melaksanakan pemberian vaksin MR sepanjang belum ada surat penghentian pemberian vaksin dari Kementerian Kesehatan.

“Kita dari Dinas Kesehatan tetap akan melaksanakan pemberian vaksin MR pada anak-anak dan masyarakat sepanjang belum ada surat penghentian dari Kemenkes,” tegas Kadiskes Pelalawan, dr Endit RP, kepada wartawan, Kamis (2/8).

Endit menjelaskan bahwa sepanjang belum ada surat penundaan dari Kemenkes maka pihaknya tetap akan melanjutkan program ini, karena bukan hanya masyarakat muslim saja yang harus diberikan vaksin tapi non muslim juga. Namun yang harus digarisbawahi bahwa pemberian vaksin MR tidak ada paksaan apapun.

Artinya, jika ada orangtua yang melarang anaknya atau ada sekolah yang tak mau dilakukan pemberian vaksin, pihaknya pun tak akan memaksa.

“Jika ada orangtua yang tak mau anaknya diberi vaksin, kami takkan memaksa. Tapi kami menginginkan jika ada orangtua yang anaknya tak mau diberi vaksin, kami meminta agar orangtua tersebut membuat surat yang menyatakan anaknya untuk sementara waktu tak diberikan vaksin MR sampai ada keputusan yang menyatakan vaksin tersebut bersertifikat halal,” ungkapnya.

Program Pelalawan Sehat.
Kabupaten Pelalawan Kampanyekan Imunisasi Campak dan MR

Disinggung soal alasan keharusan pemakaian surat dari orangtua yang menolak anaknya diberi vaksin, Endit menjelaskan jika tak ada surat pemberitahuan dari orangtua, pihaknya takkan mengetahui apakah orangtua mau atau tidak anaknya diberi vaksin.

Surat pemberitahuan dari orangtua yang menolak juga menandakan bahwa pihaknya tetap bekerja untuk tetap memberikan vaksin.

“Saya juga sudah instruksikan ke seluruh Kapus yang ada di Pelalawan untuk tidak melakukan pemaksaan pemberian vaksin pada anak yang orangtuanya menolak. Tak ada pemaksaan, tapi kami hanya menganjurkan. Kalau mereka menolak, itu hak mereka sebagai masyarakat namun yang jelas kami telah melaksanakan tugas sebagai tenaga kesehatan,” ujar Endit yang mengakui sudah ada sejumlah orangtua yang menolak anak-anaknya diberi vaksin.

Endit optimis, target tersebut tetap akan dikejarnya namun tanpa ada pemaksaan di dalamnya. Artinya, pemberian vaksin MR ini benar-benar lahir dari kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian vaksin bagi anak-anak.

“Intinya, jika ada orangtua yang menolak maka buat surat saja. Kita tidak akan lakukan pemaksaan apalagi mewajibkan anak-anak diberi vaksin jika orangtua tidak setuju,” tukasnya.

Anak yang belum divaksin dan belum pernah mengalami penyakit campak dan Rubella akan sangat rentan tertular penyakit ini. Oleh karena itu tugas pemerintah adalah membentengi warga masyarakat untuk melawan virus ini yaitu dengan melakukan imunisasi.

“Kita ingin menciptakan generasi yang sehat sesuai dengan program kita yang dicanangkan yakni Pelalawan Sehat. Saya berharap kepada orang tua tidak menganggap remeh gerakan imunisasi masal itu.

Diingatkan, penyakit campak dan measles rubella tidak ada obatnya. Meski demikian, penyakit tersebut bisa dicegah. Satu vaksin imunisasi MR ini bisa mencegah dua penyakit sekaligus. Campak dan rubella,” terangnya dalam sambutannya di acara pencanangan.

Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan bersikap, meminta Pemkab Pelalawan untuk menunda sementara pemberian vaksin MR kepada anak anak sekolah, alas an nya tidak berbeda dengan apa yang disampaikan oleh MUI Pusat, Vaksin Campak Rubella di nilai belum bersertifikat halal.

Agar polemik pemberian suntikan Measless Rubella (MR) di Kabupaten Pelalawan tak bergulir liar, Pemkab Pelalawan langsung menindaklanjuti hal ini dengan menggelar rapat bersama unsur-unsur terkait.

Rapat tersebut mengambil kesepakatan untuk melakukan penundaan sementara pelaksanaan kegiatan vaksinasi MR di daerah ini.

Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis, sekaligus pimpinan rapat di pertemuan tersebut dalam pers release-nya, Jum’at (3/8). Menurut Sekda, penundaan sementara ini sampai adanya fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI Pusat terkait hal ini.

“Ya, kita lakukan penundaan sementara sampai ada kejelasan dari MUI Pusat soal pemberian suntikan MR ini,” katanya.

Sekda menjelaskan namun penundaan ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 10 Agustus saja. Artinya, jika sampai dengan tanggal tersebut belum ada fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI maka pemberian vaksinasi MR akan dilanjutkan. Namun dengan memberikan pilihan bagi masyarakat yang menolak dengan menandatangani Surat Pernyataan.

“Dalam rapat kita tadi bersama Ketua MUI, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Kadisdik, Kadiskes dan unsur terkait lainnya, kita juga sepakat mendukung pemberian vaksinasi MR bagi anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun mengingat dampak cacat bawaan yang disbabkan rubella,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, peserta rapat juga sepakat bahwa memang vaksin yang digunakan itu belum memiliki sertifikasi halal dari LP POM MUI Pusat. Namun jangan disalah artikan bahwa produk tersebut haram karena vaksin yang sama juga digunakan di negara-negara lain termasuk Negara Islam.

“Kita harapkan dengan adanya penundaan sementara ini maka polemik soal pemberian vaksin MR yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, tak berkepanjangan,” tukasnya.

Komitmen Menyehatkan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pelalawan berkomitmen menyukseskan program imunisasi MR di negeri seiya sekata ini.

Langkah ini diambil karena dirasa pentingnya pemberian vaksin anti penyakit campak dan rubella ini kepada anak anak di usia balita dan usisia sekolah.

Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus  campak dan measles rubella.

MR sangat menular, anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit campak dan MR akan beresiko tertular penyakit ini.

“Oleh karena itu tugas pemerintah, Pemkab Pelalawan adalah membentengi warga masyarakat untuk melawan virus ini yaitu dengan melakukan imunisasi” terang HM Harris.

Apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat ini, sambung Harris, sangat berkesesuaian dengan program yang dicanangkan oleh Pemkab Pelalawan dalam salah satu program strategis yakni Pelalawan Sehat.

Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, pencegahan terhadap penyakit, dan pemberiaan kekebalan tubuh kepada anak anak melalaui imunisasi adalah salah satu program strategis Pemkab Pelalawan.

“Kita ingin menciptakan generasi yang sehat sesuai dengan program kita yang dicanangkan yakni Pelalawan Sehat. Saya berharap kepada orang tua tidak menganggap remeh gerakan imunisasi masal itu,” imbuhnya.

Diingatkan Harris, sejauh ini, penyakit campak dan measles rubella tidak ada obatnya. Meski demikian, tidak berarti kita harus menyerah kepada keadaan tanpa berbuat apa, penyakit yang menyerang kulit tetap bisa dicegah.

“Mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati, maka dari itu upaya pertama kita lakukan adalah pencegahan, caranya dengan melakukan imunisasi,” tegasnya.

Kabar baiknya, dua penyakit yang berasal dari virus ini dapat diatasi dengan satu suntikan vaksin MR ini. “Satu vaksin imunisasi MR ini bisa mencegah dua penyakit sekaligus. Campak dan rubella,” terangnya. ***(Adv/Ris)

Sambut HUT RI, RS Surya Insani Taja USG Gratis

Rohul(SegmenNews.com)- Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun 2018, Rumah Sakit Surya Insani Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu menggelar Ultrasonografi (USG) secara gratis.

Kegiatan pelayanan USG Gratis di RS Surya Insani Pasirpengaraian itu berlangsung selama Sembilan hari, terhitung 15 Agustus 2018 sampai dengan 23 Agustus 2018. Pelayanan USG ini akan dilakukan bersama dr Arjuna Saputra MKed (OG) SpOG.

Owner RS Surya Insani Pasirpengaraian, Evi Juliana SE MM mengatakan, kegiatan ini merupakan wahana baginya untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat dan juga sebagai pengabdian untuk Negara Indonesia.

“ Sebagai bagian dari masyarakatRokan Hulu, kami berharap, fasilitas pelayanan USG gratis yang kami laksanakan ini dapat bermanfaat bagi pembangunan kesehatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu. Selain itu, tambahnya, juga sebagai wujud memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 tahun,” paparnya.

Ketika disinggung tentang kenapa pemeriksaan USG ini yang dilaksanakan, Evi Juliana yang juga Ketua Kadin Rohul itu menjelaskan,pemeriksaan ini praktis, namun hasil yang didapatkan dari pemeriksaan dapat dijadikan acuan dalam mendeteksi secara dini bentuk kelainan yang terjadi baik pada ibu ataupun bayi yang dikandungnya, sehingga permasalahan yang mungkin terjadi dapat dicegah.

“ Meskipun tidak memberikan informasi yang sepenuhnya akurat, namun USG Kehamilan dapat membantu memberikan informasi yang baik dan non-invasif, tanpa rasa sakit dan aman,” jelasnya.

Evi Juliana yang akrab disapa Yuli itu menambahkan, bahwa angka kematian ibu kebanyakan dipicu oleh 4 kondisi kehamilan yang tidak ideal, yaitu terlalu muda hamil karena kurang dari 18 tahun, terlalu tua hamil karena berusia lebih dari 34 tahun, terlalu dekat hamil karena jarak kehamilan kurang dari 2 tahun dan terlalu banyak  kehamilan yaitu lebih dari 3 anak.

Sementara sebab tak langsung yang ikut jadi penyebab kematian ibu, Lanjut Yuli, antara lain tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, faktor budaya dan akses transportasi. Situasi ini diindikasikasikan dengan 3 terlambat, yaitu terlambat mengambil keputusan sehingga terlambat untuk mendapat penanganan, terlambat sampai ke tempat rujukan karena kendala transportasi dan terakhir terlambat mendapat penanganan karena terbatasnya sarana dan sumber daya manusia.

“ Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat semakin mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat Kabupaten Rohulakan semakin sejahtera,” pungkasnya.***(fit)

Bupati Sukiman Kukuhkan Pasukan Paskibra Rohul

Bupati Sukiman Kukuhkan Pasukan Paskibra Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan hulu H. Sukiman, Rabu (15/8/2018) kukuhkan anggota‎ Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) 2018, yang dilaksanakan di convention hall islamik center.

Ada 35 anggota Paskribra Rohul yang direkrut melalui seleksi, serta personel TNI dan Polri akan bertugas mengibarkan bendera merah putih di Upacara Hari Kemerdekaan‎ Republik Indonesia ke-73 di lapangan Kantor Bupati Rohul pada Jumat 17 Agustus 2018.

Pada upacara Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Rokan hulu 2018, Pasir Pangaraian, juga dihadiri Dandim 0313/KPR Letkol Inf Benny Setyanto, Kapolres Rohul diwakili Kabag Sumda Polres Rohul Kompol Muslim Hidayat.

Juga hadir Kasi Intelijen Kejari Rohul Ade Maulana, perwakilan Ketua DPRD Rohul, Pabung Kodim 0313/KPR Kapten Inf Raflis Jon, para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, Pimpinan BRI Pasirpangaraian‎ Wahyu Riadi, serta para orang tua dari anggota Paskibraka.

Bupati Rohul Sukiman mengucapkan selamat dan terima kasih, kepada anggota Paskibraka, karena merupakan anak-anak terbaik Rohul, karena lolos melalui seleksi ketat, dirinya juga berterima kasih kepada orang tua anggota Paskibraka Rohul.

Bupati Sukiman juga berterima kasih kepada prajurit TNI dan Polri yang telah bersama-sama ikut mensukseskan Paskibraka Rohul, dan akan mengawal merah putih di upacara Detik-detik Proklamasi nanti.

“Juga berterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada para pembina dan para pelatih‎ yang telah bersusah payah dalam menyiapkan adik-adik kita untuk menjadi Pasukan Pengawal Bendera Merah Putih,” pesan Bupati Sukiman.

Bupati Rohul berpesan ke anggota Paskibraka, agar tetap disiplin, berikan contoh dan keteladanan bagi pelajar lain, baik sikap, prilaku dan pemahaman tentang wawasan kebangsaan.

“Bila kita tidak tanamkan semangat kebangsaan itu, bisa-bisa luntur untuk pemahaman terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” tegas Sukiman.

Jelasnya lagi, melalui kegiatan seperti ini adalah salah satu bentuk penghargaan kepada pelajar Rohul untuk selalu mengingat para pendiri bangsa 73 tahun lalu.

Diakui Bupati Sukiman, melalui pendidikan dan pelatihan, tentunya anggota‎ Paskibraka Rohul akan menjadi generasi muda yang disiplin ke depannya.

Usai upacara Pengukuhan, Bupati Rohul Sukiman‎ menyempatkan diri, salami seluruh Anggota Paskibraka Rohul, bersama unsur Forkompinda yang hadir.

Sebelum acara usai, Bupati bersama Fokompinda Rohul juga menyempatkan foto bersama anggota dan para orang tua dari Paskibraka Rohul.***(adv/humas Pemkab Rohul).

Bank Riau Kepri Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus 10 Tahun Berturut-Turut

Bank Riau Kepri Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus 10 Tahun Berturut-Turut

Jakarta(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri lagi meraih Platinum Award Kinerja Keuangan dengan Predikat Sangat Bagus selama 10 tahun berturut-turut untuk kategori bank buku 2 dengan asset Rp. 10 Trilliun sampai dengan Rp. 25 Triliun pada ajang pernghargaan tertinggi level nasional 23Th Infobank Awards 2018. Penghargaan tersebut langsung diserahkan Wakil Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Kartono Muhammad kepada Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari.

23Th Infobank Awards 2018 ini diselenggarakan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta pada Selasa (14/8/18). Acara award perbankan nasional ini dibuka langsung oleh Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Eko B. Supriyanto.

Eko B. Supriyanto dalam sambutannya menyampaikan Biro Riset Infobank dalam menilai kinerja sebuah bank, mengukur komposit GCG dan manajemen resiko serta 12 resiko keuangan dan pertumbuhan yang tercakup dalam tujuh bagian besar yaitu: 1. Peringkat Profil Manajemen Resiko. 2. Peringkat Nilai Komposit GCG. 3. Permodalan. 4. Kualitas Aset. 5. Rentabiltas. 6. Likuiditas. 7. Efisiensi.

Turut hadir pada acara malam itu Pemimpin Divisi Renstra Tengkoe Irawan beserta Pindesk Corsec Winovri dan seluruh Direktur Utama dari Bank-Bank yang meraih penghargaan nasional untuk kategori kinerja dengan menggunakan parameter yang akurat dan terukur.

Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari usai acara mengatakan pencapaian prestasi ini adalah merupakan wujud karya dari segenap insan Bank Riau Kepri yang terdiri dari Jajaran Komisaris, Jajaran Direksi dan seluruh lapisan pegawai Bank Riau Kepri yang telah bahu membahu dan komit untuk terus berkinerja bagus dan termasuk dukungan dari para pemegang saham dan para stakeholder lainnya termasuk insan media tentunya.***(rls)

Warga Bahtin Betuah Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Melalui BNI

Warga Bahtin Betuah Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Melalui BNI

Mandau(SegmenNews.com)- Pemerintah Pusat dan Pemkab Bengkalis terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya melalui kemitraan dengan BNI (Bank Negara Indonesia).

Penyerahan bantuan ini diserahkan Camat Riki Rihardi dan Perwakilan BNI Duri Hernando pada 26 Warga Desa Bahtin Betuah.

Berlangsung di aula pertemuan kantor Desa Bahtin Betuah, Kecamatan Mandau, diserahkan bersama Camat Mandau Riki Rihardi S.Stp.M.si dan Kepala Desa Prayetno, Rabu (15/08/18 )

Keterangan dari Perwakilan BNI Duri Hernando memafarkan , kegiatan ini merupakan Program Bantuan  Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) BNI secara Nasional yang diciptakan dengan kemitraan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ).

Selain program ini, BNI juga memiliki program pembangunan perumahan swadaya yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Perumahan Swadaya merupakan perumahan yang dibangun dari prakarsa dan usaha masyarakat.

Bantuan ini ada pengadaan rumah baru dan bedah rumah peningkatan kwalitas Rumah Tak Layak Huni ( RLTH ).

“Untuk Kecamatan Mandau, yang mendapatkan bantuan BSPS yaitu, Kelurahan Pematang Pudu, Kelurahan Air Jamban dan 26 Unit untuk Desa Bathin Betuah,” tutur Hernando.

Camat Mandau Riki Rihardi mengatakan, Pemerintah Kecamatan Mandau sangat bersyukur Pemerintah Pusat dan Pemkab Bengkalis yang membantu masyarakat melalui program ini.

Melalui program ini masyarakat terbantu terutama masalah tempat tinggal yang semakin layak huni.

“Kiranya Masyarakat terbantu dan mamfaatkan sebaik baiknya,  berharap kedepannya berdasarkan  penilaian Pemerintah  Pusat dan Daerah, untuk tahun berikutnya kita dapat memperoleh bantuan , khususnya daerah yang masih membutuhkan program bantuan ini,” sampai Camat Riki Rihardi.

Pada kesempatan ini BNI mengucurkan Bantuan Dana sebesar 390.000 juta untuk 26 Unit bedah rumah, per Unit sebesar 15 Juta.

Bantuan diserahkkan nantinya dalam bentuk matrial apa yang dibutuhkan warga penerima bantuan.***(edi)

Cuaca Panas di Riau Diperkirakan Berakhir Pertengahan September

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Beberapa hari belakangan ini cuaca di Kota Pekanbaru terasa sangat panas di siang hari.

Bagian Analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Gita Dewi Siregar, mengatakan Provinsi Riau saat ini sedang dalam puncak musim kemarau.

Tidak ada awan yang mengurangi radiasi sinar matahari langsung ke bumi. Akibatnya, suhu di Riau mencapai 33-35 derajat celcius.

Diungkapkan Gita, sebagaimana dilansir pekanbaru.go.id, kondisi suhu panas ini diperkirakan berlangsung hingga pertengahan bulan September 2018.

“Kondisi suhu tentunya akan berbeda-beda untuk setiap zona musim di Riau. Namun secara umum biasanya fenomena ini akan berlangsung hingga pertengahan September,” jelasnya.***(ran/pku)

Malam Ini, Pasukan Paskibra Bengkalis Dikukuhkan

Malam Ini, Pasukan Paskibra Bengkalis Dikukuhkan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada peringatan HUT RI ke-73 di Kabupaten Bengkalis akan dikukuhkan oleh Bupati Amril Mukminin, Rabu malam ini (15/8/18).

“Sebagaimana tahun lalu, sesuai informasi yang kami peroleh, Bupati Bengkalis dijadwalkan langsung mengukuhkannya,” jelas Johansyah Syafri, Selasa 14 Agustus 2018.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis ini menjelaskan, pelaksanaan pengukuhan tersebut bakal dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

“Sesuai undangan yang sudah disampaikan panitia pelaksana, dimulai pukul 20.00 WIB,” imbuh mantan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis ini.

Masih kata Johan, seluruh orang tua calon anggota Paskibra yang akan dikukuhkan tersebut, diperkirakan bakal diundang untuk hadir dan menyaksikan secara langsung.

“Kalau mengacu kepada pada pengukuhan tahun-tahun sebelumnya demikian. Tak hanya itu, para orang tua Paskibra tersebut juga diundang untuk menyaksikan mereka melaksanakan tugasnya pada upacara bendera HUT ke-73 Kemerdekaan RI pada Jum’at mendatang,” ungkapnya.

Sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya, calon Paskibra yang akan dikukuhkan tersebut berjumlah 75 orang. Terdiri dari 40 pria dan 35 wanita. Mereka sudah digembleng dan dilatih sejak hampir sebulan silam.

Sesuai asal kecamatannya, adapun nama-nama ke-75 calon anggota Paskibra tersebut adalah Wahyudin, M Al Khafi Teguh Ibrahim, Fabro Nyunando, Ridwan Hasyim, Muhammad Hafizh, Muhammad Fathullah, M Resta Neldy, Indah Septi Roza, Diah Annisa Putri, Sona Syaifara, Mayduri Syasyalatul Arzah, Wirdatul Amani Aziz, Ulfa Selfiya, Meri Murdani, Selvia Suci, dan Wulandari (Kecamatan Bengkalis).

Kemudian, Rivaldo, Syu’ib, Fasrul Khair, Paulina Yurika, Julisyafika, Azhar Salim, dan Rio Syaputra (Bantan). Lalu, Muhammad Aldani Ananda, Farhan Reza Indi Mulia, Muhammad Zikri, Agus Sefrijon Sitompul, M Syahrizal Rasyidi AS, Wahyu Rizki Riadi, Tirta Rahayu Aryani, Siti Armaini, Maisya Melani, Nadya Audry, Audrrey Gifne Natasha S, Navisya Putri, dan Nur Fauziah Elizman (Mandau).

Selanjutnya, M Nur Alfaris, Muhammad Arifin, Bintang Ramadhan, Fania Fidella, Dea Nathasya, dan Almadisa Mande (Pinggir). Serta, Wahyu Hidayat, Hermanto, Budi Syahputra, Febi Dwi Indriani, dan Anisatul Soleha (Talang Muandau).

Dari Bathin Solapan, yakni Raihan Albani, M Fathur Rizki, Hendra Putra Kurniadi, Muqsitoh Aldila Andela Sara, Wiwin Turningsih dan Miftahul Jannah. Sementara dari Bandar Laksamana, yaitu Federico Varian, Josua Dwi Daton LB, Marya Syakila, dan Harpah.

Selanjutnya, Muhammad Mubasir Sulaiim, Sigit Prasetyo, Damris Samuel Manurung, Miranti Jauzan dan Sondang Xenawati dari Bukit Batu. Sedangkan dari Siak Kecil, terdiri dari Aviszal, Syahrizal, Roni Tri Rizki, Putri Zuriyati, dan Nilam Rizky Yulia Efendi.

Untuk Rupat, adalah Mhd Alfarizi, Muhammad Zulkifli, Arfan Dian Syah, Dewi Pujawati, dan Putri Intan Suri. Sedangkan terakhir dari Rupat Utara, yaitu Putra Dwi Handoko, M Rais, Devy Puspasari dan Nurwani.***(dskm/Edi)

Semarak HUT RI ke-73, Kecamatan Mandau Gelar Perlombaan

Semarak HUT RI ke-73, Kecamatan Mandau Gelar Perlombaan

Mandau(SegmenNews.com)- Untuk memeriahkan HUT RI ke-73, unsur Pimpinan Pemerintah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis menggelar berbagai perlombaan.

Kegiatan ini dimeriahkan pegawai/ staff Kecamatan, Kelurahan, Desa dan instansi lainnya.

Camat Mandau, Riki Rihardi S.Stp didampingi Sekertaris Kecamatan, Rusdy S.Stp meyampaikan, kegiatan memeriahkan Hari Kemerdekaan diisi dengan berbagai Perlombaan, akan lebih menambah nuansa kebersamaan dan kesatuan, Senin (14/08/18 ).

Hal ini juga cerminan dari para pejuang dalam merebut dan mempertahankan Kemerdeakaan NKRI  dengan semangat Persatuan dan Kesatuan.

“Dalam perlobaan juga butuh semangat juang, kebersamaan secara team yang solid dalam meraih kemenangan,” ujar Riki Rihardi.

Camat juga mengingatkan seluruh peserta lomba , walau bermain dengan semangat yang tinggi namun tetap mengedepankan sportifiitas.

“Mari jadikan moment ini sebagai penambah motivasi dalam melayani masyarakat, adanya jiwa patriot bernegara dapat menumbuhkan pelayanan yang tulus, sebagaimana para pahlawan bangsa yang secara tulus ikhlas mengorbankan jiwa raga dalam merebut Kemerdekaan, jagalah kekompakan, persatuan dan kesatuan demi mensukseskan program pemerintah baik Pusat maupun Pemerintah daerah,”;sampai Riki Rihardi, mantan Lurah Duri Timur dan Lurah Air Jamban ini.

Dari Panitia diperoleh informasi yaitu, memperlombakkan pertandingan Tenis Meja, Badminton, Tarik Tambang, Bola Kaki untuk pria berpakaian sarung.

Puncak acara pada 17 Agustus 2018 malam akan diberikan Piala dan Penghargaan bagi pemenang hasil lomba.***(edi)

Petani dan PT.MAI terlibat Bentrok, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Petani dan PT.MAI, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Rohul(SegmenNews.com)- Petani di Desa Kali Kapuk, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu terlibat bentrok karyawan PT  Mazuma Agro Indonesia (MAI), Selasa siang (14/8/2018).

Akibat bentrokan tersebut, sekuriti PT.MAI dikabarkan meninggal dunia inisial YH (41), sementara 2 orang karyawan perusahaan mendapat perawatan di RSUD PasirPengaraian.

Dari informasi masyarakat, bentrokan ini dipicu persoalan lahan yang sudah berlangsung lama.

Aparat kepolisian dan Koramil 11/Tambusai terjun langsung mengamankan bentrokan tersebut.

Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua SIK, M.Si membenarkan peristiwa bentrokan tersebut.

“Benar, kita sedang di TKP, nanti saya informasikan ya, ” kata Kapolres kepada wartawan.***(fit)

Bank Riau Kepri Sosialisasikan E LHKPN Bersama KPK

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Guna mewujudkan komitmennya untuk dapat transparan dan GCG Bank Riau Kepri melaksanakan Pelatihan Pelaporan Elektornik Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (E LHKPN) dan Komitmen Anti Gratifikasi bagi seluruh pegawainya mulai dari level pelaksana sampai dengan jabatan karir tertinggi yaitu Pemimpin Divisi, Selasa (14/8/18).

BankRiau Kepri berlakukan E LHKPN bersama KPK untuk seluruh karyawan dan karyawatinya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Hangtuah Lantai 4 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri ini merupakan kerja sama Bank Riau Kepri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim.

Pada kegiatan ini Bank Riau Kepri menghadirkan langsung Group Head Direktorat Anti Gratifikasi KPK RI Andi Purwana sebagai narasumber. Turut hadir pada acara ini Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Riau Dikdik Sadikin.

Sementara itu dari Bank Riau Kepri turut hadir Komut HR. Mambang Mit dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi.

E LHKPN merupakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara menggunakan aplikasi yang berbasis web (web based) dengan alamat elhkpn.kpk.go.id, sehingga data yang diinput secara otomatis tersimpan dalam server yang ada di KPK.

Ada tiga manfaat E LHKPN yaitu sebagai instrumen pengelolaan SDM, sebagai instrumen untuk mengawasi harta kekayaan pegawai suatu instansi atau perusahaan dan sebagai instrumen akuntabilitas pegawai suatu instansi atau perusahaan dalam mempertanggungjawabkan kepemilikan harta kekayaannya.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Riau Wan Tamrin Hasyim menyampaikan apresiasinya kepada Bank Riau Kepri yang telah mewujudkan komitmennya dalam rangka mencegah tindakan korupsi melalui E LHKPN ini.

Menurut Wakil Gubernur Riau ini Bank Riau Kepri sudah maju selangkah untuk tindakan pencegahan kasus korupsi. Wakil Gubernur menghimbau agar seluruh insan Bank Riau Kepri dapat memanfaatkan E LHKPN ini dengan sebaik-baiknya.

Wan Thamrin Hasyim menyampaikan untuk Provinsi Riau telah menjadi model bagi pemerintah daerah seluruh Indonesia dalam penggunaan E LHKKPN.

Group Head Direktorat Anti Gratifikasi KPK RI Andi Purwana pada awal acara menyampaikan sejak 2016 KPK lebih fokus kepada tindakan pencegahan korupsi.

Andi menjelaskan tindakan pencegahan ini harus digalakkan guna menekan tindakan korupsi.

Penerapan E LHKPN yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri ini merupakan salah satu bentuk dari pencegahan tindakan korupsi tersebut.

Ia menjelaskan E LHKPN bertujuan untuk membentuk negara yang bersih dan anti korupsi dan mengingatkan kepada pegawai Bank Riau Kepri tentang bahayanya gratifikasi dan tindakan korupsi.

Kedepannya lanjut Andi Purwana, sistem Pelaporan harta tidak hanya melaporkan begitu saja namun harus lebih ditingkatkan lagi dengan klasifikasi jika ada penambahan harta.

Pada kesempatan yang sama Kepala BPKP Riau Dikdik Sadikin menyampaikan bahwa Bank Riau Kepri telah benar-benar menunjukkan komitmennya untuk transparansi dan akuntabilitas melalui penerapan E LHKPN ini. Selanjutnya Dikdik menegaskan BPKP Riau mendukung penuh Bank Riau Kepri dalam pencegahan kasus korupsi yang sedang marak akhir-akhir ini.

Dengan E LHKPN ini seluruh insan Bank Riau Kepri wajib untuk melaporkan harta kekayaannya. BPKP Riau Riau bersama KPK RI saat ini telah bekerjasama dalam hal pencegahan tindakan korupsi.

Ditemui usai acara Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menciptakam sistem kerja yang transparan dan sehat. Manajemen Bank Riau Kepri juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) intern untuk hal ini.

Selanjutnya manajemen mewajibkan E LHKPN sebagai salah satu persyaratan untuk promosi. Irvandi juga mengingatkan agar seluruh jajarannya tidak perlu takut untuk melaporkan LHKPN mereka. Terlebih lagi saat ini telah dipermudah untuk pengurusan LHKPN tersebut. ***(Rls)