Beranda blog Halaman 1491

Bunda Paud Bengkalis Ceritakan Kisah Harimau Cilik

Bunda Paud Bengkalis Ceritakan Kisah Harimau Cilik

Mandau(SegmenNews.com)- Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Kasmarni menceritakan kisah harimau cilik kepada anak-anak di sela-sela pencanangan Gerakan Orang Tua Membacakan Buku pada Anak (Gernas Baku), Rabu (2/5/18) di Stadion Pokok Jengkol, Duri, Kecamatan Mandau.

Tersebut harimau cilik sangat bersemangat dan lincah, kata Kasmarni, Ia sukai permainan yang mengasyikkan. Dia tidak bermaksud mengotori dirinya, tapi entah kenapa badannya selalu kotor. Ibu Harimau kemudian akan berkata, “Harimau Cilik, kamu harus mandi.” Dan Harimau Cilik akan selalu menjawab, “Aku tidak mau mandi.!”

Ratusan anak-anak tampak antusias mendengarkan kata demi kata yang keluar dari mulit Bunda PAUD, Kasmarni. Meski terik matahari mulai menyengat anak-anak tak beranjak dari tempatnya hingga mereka tutas mendengarkan cerita dari Bunda PAUD.

Dongeng tentang Harimau Cilik yang diceritakan Bunda PAUD, tidak hanya sekedar dongeng belaka. Namun mengandung pesan mendalam, terutama bagi para orang tua dan guru, agar selalu membudayakan kebiasaan membaca buku bagi anak-anaknya.

“Pada zaman dahulu, orang tua saat menyampaikan pesan dan nasehat kepada anak-anaknya, membuat perumpamaan melalui cerita atau dongeng tentang binatang. namun kini budaya tersebut mulai luntur, untuk itu kita harapkan dimasa mendatang, kita gelorakan kebiasaan mendongeng ini,” ungkap mantan Camat Pinggir ini.

Apalagi kata Kasmarni, di era perkembangan teknologi dan internet, anak-anak usia dini jarang sekali mendengarkan dongeng, mereka lebih disibukan dengan permainan gadget.

“Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan, karena anak-anak kelak akan meneruskan estafet kepemimpinan di negeri ini,” ungkapnya.

Menurut Kasmarni, membacakan dongeng kepada anak, selain sebagai sarana meningkatkan komunikasi dan emosional anak dengan orang tua, juga akan merangsang daya pikir dan cakrawala si anak sejak usia dini.

Kemudian, akan meningkatkan kemampuan berbahasa dan daya imajinasi seorang anak. Tidak hanya itu, melalui kebiasaan membaca, juga sebagai upaya untuk melatih daya ingat anak.

“Tak kalah penting, melalui kebiasaan mendongeng ini, akan membangkitkan minat baca si anak. Oleh karena itu, melalui pencanangan Gernas Baku ini, Bunda PAUD mengajak seluruh elemen di Negeri Junjungan untuk membacakan buku kepada anak,” ajak Kasmarni.***(dskmf/Edi)

Abdul Haris Jabat Pj Sekda Rohul Gantikan Damri

Rohul(SegmenNews.com)- H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, resmi dilantik sebagai Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menggantikan Ir. Damri Harun yang sudah memasuki masa pensiun terhitung 1 Mei 2018.

Mantan Staf Ahli Bupati Rohul, menjabat Pj Sekda Rohul setelah dilantik‎ oleh Bupati Rohul H. Sukiman, di Convention Hall Islamic Center Masjid Agung Pasir Pangaraian, Rabu (02/5/2018) pagi, dihadiri Kajari Rohul, Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, para Asisten, Kepala dinas, badan, Kantor, Camat, Kepala desa dan undangan lainnya.

Bupati Rohul Sukiman dalam sambutanta mengharapkan, agar Pj Sekda Rohul H.Abdul Haris, dapat melanjutkan tugas-tugas yang diemban oleh Damri Harun, selama menjabat Sekda Rohul selama ini.

Bupati Sukiman juga mengungkapkan, bahw setiap manusia ada yang kekurangan, namun ada sisi baik dari seseorang yang bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam penunjukan sebagai calon pejabat.

Sebutnya, dalam memilih seorang pejabat, dirinya lebih memprioritaskan orang yang bisa mengikuti irama kerja yang dilakukan, seperti punya perencanaan matang, serta bisa sebagai jembatan dan bisa bekerjasama baik antara eksekutif dengan legislatif.

“Namun tanpa melanggar aturan, dan dengan penuh kebersamaan dan harus berjalan ‎dengan aturan-aturan,” harapnya.

Ketika ditanya adanya aturan Peraturan Presiden atau Perpres, bahwa seorang Pejabat atau Pj hanya berlaku 3 bulan, Sukiman mengakui, nantinya dirinya akan segera menunjuk Sekda Rohul defenitif.

“Kita akan melakukan sesuai ketentuan, beharap bisa secepatnya pejabat defenitif,” tegasnya.

Bupati Sukiman juga mengakui, bahwa dengan menunjuk Abdul Haris‎ sebagai Pj sudah melalui pengamatan cukup lama, serta menggunakan ilmu intelijen.

“Sayakan orang intelijen, orang intelijen melakukan tahap-tahapan ‎dari seseorang. Itu ada ilmunya tersendiri, sama dengan dokter ahli penyakit dalam, saya juga seperti itu,” ucap Bupati Sukiman.

Kemudian, ditanya apa pertimbangannya memilih Haris sebagai Pj Sekda Rohul, diakuinya dia memilih karena Haris orang yang tidak muluk-muluk dan merupakan seorang pekerja keras.

Sedangkan Pj Sekda Rohul Abdul Haris mengakui, bahwa tugas seorang Sekda memang cukup berat. Karena harus membantu kepala daerah dalam hal mengkoordinasikan tentang pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan, dan seluruh program yang telah dicantumkan di dalam visi misi kepala daerah.

“Pada prinsipnya, setelah menjabat Sekda saya akan mencoba secara maksimal dengan seluruh pihak terkait untuk mensukseskan apa yang telah menjadi harapan dan cita-cita Rokan Hulu yang termaktub dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang sudah ada,” kata Haris.

Mengenai target 100 hari kerja sebagai Pj Sekda Rohul, Abdul Haris mengatakan, dirinya akan mencoba bagaimana agar seluruh OPD yang ada, termasuk ASN yang ada di OPD lebih mengerti terhadap tugas pokok dan fungsinya sebagai pamong masyarakat, sehingga program tercapai dan kerja OPD dapat diukur.

Kemudian, dengan masih rendahnya serapan APBD 2018 hingga awal Mei, Abdul Haris mengatakan setelah dilantik sebagai Pj Sekda Rohul dirinya akan mulai bekerja sesuai arahan Bupati‎ Rohul Sukiman, meski harus bekerja selama 24 jam.

“Saya akan langsung bekerja dengan OPD-OPD yang ada, apa sekarang yang sedang dikerjakan, apa permasalahan dalam pekerjaan tersebut, dan apa yang bisa dapat kita lakukan dalam percepatan-percepatan dalam pekerjaan yang ada,” janji Abdul Haris.‎

Dimana sebelum menjabat Pj Sekda Rohul gantikan Damri Harun, Abdul Haris pernah menjabat jabatan strategis di lingkungan Pemkab Rohul, seperti Kabag Umum, Kepala Dinas Sosial Rohul, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Rohul, dan terakhir menjabat Staf Ahli Bupati Rohul.***(adv/HMS/fit)

Pemkab Meranti Berharap Pusat Prioritaskan Pembangunan Wilayah Meranti

Bupati Meranti, Irwan

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan M.Si menilai pemerintah pusat belum sepenuhnya serius mewujudkan Nawa Cita Jokowi yang menjanjikan pembangunan dimulai dari daerah perbatasan.

Hal itu terbukti masih minimnya alokasi program pembangunan pusat untuk Meranti yang nota bene merupakan diberanda terdepan Republik Indonesia. Untuk itu, orang nomor satu di Kepulauan Meranti ini meminta Pusat merealisasikan janji Presiden RI itu.

“Semoga Pemerintah Pusat dapat memberikan harapan baru bagi Meranti yang masuk dalam program rencana induk Pembangunan, agar kami tidak merasa asing berada di NKRI, Meranti sebagai bagian dari Indonesia juga ingin merasakan apa yang dirasakan daerah lainnya,” demikian disampaikan Bupati Meranti saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Camat dan Kepala Desa Wilayah Lokpri Dalam Rangka Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) Lokpri Kabupaten Kepulauan Meranti, bertempat di Aula Hotel AKA Meranti, Kamis (2/5/18).

Dikatakan Bupati, dalam mengelola daerah perbatasan pemerintah pusat membaginya menjadi dua kategori yakni yang terhubung lewat daray dan terhubung lewat jalur perairan atau laut.

Dalam penerapannya juga berbeda, dimana daerah yang perbatasan yang terkoneksi dari daratan lebih mendapat prioritas pembangunan dibanding daerah perbatasan yang terhubung melalui laut.

Menurut Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, pembangian daerah perbatasan menjadi dua kelompok ini tidak sesuai dengan Nawa Cita Presiden Jokowi, karena semua daerah perbatasan yang berada diberanda terdepan NKRI sama-sama butuh alokasi program pembangunan dari Pusat.

Lanjut Bupati, saat ini ada 3 sektor yang perlu diberikan perhatian khusus, yakni masalah infrastruktur dasar seperti jalan poros, Elektrifikasi, air bersih, dan pemukiman masyarakat.

“Untuk pembangunan Infrastruktur kami berharap pusat dapat sama sama membangun Meranti karena jika mengharapkan APBD daerah ditengah terjadinya rasionalisasi anggaran dinilai amat sulit,” ujar Bupati.

Masalah listrik dikatakan Bupati, sejak Tahun 2009 Pemda Meranti telah membangun infrastruktur listrik di 63 wilayah desa. Meski begitu masih Meranti masih butuh perhatian pusat untuk membantu meningkatkan elektrifikasi khususnya didaerah terisolir.

“Peningkatan elektrifikasi diwilayah perbatasan ini dapat dijadikan agenda induk pemerintah pusat untuk diterapkan di daerah perbatasan. Agar daerah perbatasan bisa terang dan tidak malu jika dilihat oleh negara tetangga yang terang benderang sementara kita gelap gulita,” ucap Bupati.

Selain itu pengadaan fasilitas Air Bersih juga layak dijadikan program pusat untuk daerah perbatasan.

Dalam kesempatan yang dihadir langsung oleh pihak BNPP RI itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si juga meminta BNPP memfasilitasi kepada Kementrian Kehutanan soal Tata Ruang Daerah Perbatasan untuk mengklearkan masalah Tata Ruang Daerah Perbatasan.

“Berdasarkan Tata Ruang Nasional banyak pulau-pulau terluar masuk dalam kawasan hutan, sehingga menyulitkan pemeritah daerah untuk menbangun kawasan itu, hal ini harus ditinjau kembali. Agat Pemerintah Daerah dapat membangun secara leluasa di pulau terluar. Dan tidak menimbulkan masalah hukum kedepan,” terang Bupati.

Dengan banyaknya daerah perbatasan masuk kawasan hutan menyebabkan pemanfaatan lahan  sebagai kawasan pertanian namun upaya yang dilakukan belum maksimal karena belum tersedianya infrastruktur pemdukung seperti jalan akses untuk membawa hasil produksi pertanian.

Terakhir, Bupati Kepulauan Meranti curhat soal masalah ekonomi di Meranti khususnya masalah perdagangan lintas batas.

Untuk kasus ini Pemerintah Pusat terkesan diskriminasi karena hanya memberikan izin perdagangan lintas batas, hanya pada daerah perbatasan yang terhubung lewat jalur darat padahal jika diberikan kebijakan khusus pada Meranti akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Meranti H. Fauzi Hasan, menurut Legislator dari Partai PAN itu, mengungkapkan yang namanya daerah perbatasan yang menjadi beranda terdepan NKRI harus terlihat cantik dan menarik.

Untuk itu ia meminta Pemerintahan Pusat untuk membuat program khusus atau kebijakan khusus untuk membangun daerah perbatasan.

“Jangan hanya janji janji dan program diatas kertas, Presiden Jokowi harus mengeluarkan kebijakan khusus dengan mengalokasikan 1 persen dari dana APBN atau senilai 20 T untuk daerah perbatasan kalau benar benar ingin membangun dari daerah perbatasan. Kita minta Presiden membuat Perpres,” ujar Ketua DPRD berapi-api.

Selain itu, Ketua DPRD juga berharap Bupati Kepulauan Meranti yang juga menjabat sebagai Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah untuk memperjuangkan Meranti.

“Saya yakin dan percaya Bupati sebagai Ketua APKASI dapat memperjuangkan Meranti kepada Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Sekedar informasi dalam Rakor Camat dan Kepala Desa Wilayah Lokpri Dalam Rangka Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) Lokpri Kabupaten Kepulauan Meranti juga dihadiri oleh Kepala Bidang Infrastrktur Pemerintahan BNPP RI Bambang widyawan, Kabid Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Ismawan BNPP RI Drs. Antonius Bambang Widiawan M.Si, Kepala Bagian Perbatasan Kepulauan Meranti Efialdi, Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Kepulauan Meranti dan lainnya.***(Dham)

Tausiah di Kuansing, Ustadz Abdul Somad: Jangan Makan Riba

Ustadz Abdul Somad saat mengisi tausiah di Kuansing (foto:Kasmalinda/segmenews.com)

Kuansing(SegmenNews.com)- Ustadz Abdul Somad LC memberikan tausiah diacara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW danemyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, dilapangan bila kaki, Masjid Agung, Desa Kampung Baru, Kabupaten Kuansing, Rabu (2/5/18).

Hadir diacara tesebut, Bupati Kuantan Singingi, Drs H Mursini MSi, Wakil Bupati H Halim, Pimpinan DPRD berserta Anggota, Forkopimda, Kepala OPD, PengurusMajelis Taklim, serta undangan Lainnya.

Dalam taushiahnya ustad karismatik ini menyampaikan agar umat muslim menghindari memakan haram dan riba.

“Jangan kasih makan keluarga anak kita riba, karena semua itu akan di timbang oleh Allah. Jangan makan makan yang tidak baik karena mengakibatkan otak kotor,” kata Ustadz Abdul Somad.

Bupati Mursini memberikan cenderamata kepada Ustadz Abdul Somad (foto: Kasmalinda/SegmenNews.com)

Abdul Somad mengajak umat membersihkan penyakit hati, dan meramaikan masjid. Sholat berjamaah bersama di masjid.

“Laki laki yang sholeh solatnya di masjid, kalau di rumah namanya sholehah,” candanya disambut tawa jemaah.

Disamping itu, Ia juga mengajak jemaah melaksanakan semua ibadah, yang penting ada dasarnya bersumber dari Al-quran dan hadist shoheh. Jangan mudah membit’ahkan orang baik yang bersifat ibadah yang bersifat muamalah kepada sesama.

“Doakan saudara kita agar di berikan keselamatan oleh Allah SWT. Yang bisa menyelamatkan kita adalah amal ibadah kita, maka kendalikan hawa nafsu,” ajaknya.***(Lind)

Ini Kronologis Penangkapan Tersangka Kurir Shabu Senilai Rp69 Miliar

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Jajaran Polres Bengkalis, Polda Riau, meringkus tiga tersangka kurir shabu dan ekstacy senilai Rp69 miliar. Penangkapan dilakukan di dua tempat, ketika barang bukti shabu seberat 55 Kg akan dibawa dari Bengkalis menuju Kota Pekanbaru dan Palembang.

Kapolda Riau dsn jajaran menunjukkan tersangka dan barang bukti

Kapolda Riau, Irjen Nandang, didampingi Direktur Reserse Narkoba, Kombes Hariono, Kapolres Bengkalis, Yusuf Rahmantio dan Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarko, Rabu (2/5/2018), mengungkapkan, penangkapan bermula dari adanya informasi yang diberikan masyarakat kepada personel Polsek Bengkalis, Rabu (25/4/2018), lalu.

Ketika itu disebutkan akan ada seseorang yang akan membawa shabu-shabu asal Malaysia akan berangkat dari Bengkalis menuju Kota Pekanbaru. Informasi ini langsung ditindak lanjuti Kapolsek dengan menerjunkan anggota melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Polisi melihat gerak-gerik mencurigakan tersangka DP dan JU (25), di dalam mobil travel yang hendak menyeberang di Pelabuhan Roro Penyeberangan Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan 25 bungkus dengan berat total 25 Kg shabu dalam tas koper dan tas ransel, serta empat bungkis ekstacy sebanayak 20.800 butir dalam kotak blender.

Polisi kemudian menangkap dan mengintrogasi tersangka DN dan JU. Berdasarkan keterangan kedua saksi kepada polisi, disebutkan barang bukti diperoleh dari RU(DPO) dan pemilik tas berinisial JF alias TO (DPO). Selanjutnya,Kapolsek Kota Bengkalis, AKP Maetertika SH MH besert tim Res Narkoba Polses Bengkalis melakukan pengembangan. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka AS di Jalan Imam Bulqim.

Tersangka AS kemudian menunjukkan rumah RO (DPO) di Desa Jangkang. Polisi kemudian bergerak ke rumah AS, namun AS tidak berada di tempat. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka AS (DPO) dan ditemukan barang bukti berupa 30 bungkus shabu dengan berat 30 kg dan ekstacy sebanyak 25.918 butir.

“Jika dirupiahkan, barang bukti shabu-shabu total sebesar 55 kg tersebut mencapai Rp55 miliar. Sedangkan barang bukti ekstacy dengan total 46.718 butir, ditaksir seharga Rp 14.015.400.000,” ujar Kapolda.

Atas perbuatan ketiga tersangka, dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman, Hukuman mat atau penjara paling singkat lima tahun, paling lama 20 tahun.

Sementara terhadap tiga orang yang masih DPO hingga saat ini masih dilakukan pencarian. “Mudah-mudahan tiga orang DPO yang sudah terdeteksi tersebut dalam waktu dekat segera dapat diringkus,” ujar Kapolda.***(segmen02)

Polda Riau Amankan Shabu dan Ekstacy Senilai Rp69 Miliar Lebih

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Jajaran Polres Bengkalis, Polda Riau mengamankan narkotika jenis shabu-shabu dan ekstacy senilai Rp69 miliar lebih yang diselundupkan dari Malaysia. Bersama barang bukti turut diringkus tiga orang tersangka.

Kapolda Riau, Irjen Nandang didampingi Dir Narkoba dan Kapolres Bengkalis menunjukkan parang bukti shabu dan ekstacy

Hal ini diungkapkan Kapolda Riau, Irjen Nandang, didampingi Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Hariono, Kapolres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmantio dan Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarko, dalam konfrensi pers yang digelar di Mapolda Riau, Rabu (2/5/2018).

Diungkapkan Nandang, barang bukti tersebut yakni shabu-shabu sebesar 55 kg dengan harga perkiraan senilai Rp55 miliar dan ekstacy sebanyak 46.700 butir ekstacy dengan nilai perkiraan Rp14 miliar lebih.

Sementara tiga orang tersangka yang diringkus tersebut yakni, AN (27), warga Pasiran, Bantan, Bengkalis, DP (25), warga Jalan Teluk Belitung, Merbau, Kabupaten Bengkalis dan JU (25), warga Desa Pasiran, Kecamatan Bantang, Kabupaten Bengkalis.

“Ketiga orang ini merupakan kurir. Mereka mendapat upah Rp10 juta untuk membawa shabu dan ekstacy asal Malaysia tersebut, yang rrncananya dibawa dari Bengkalis ke Pekanbaru dan Palembang. Salah satu tersangka mengaku sudah tiga kali menjalankan aksinya,” ujar Nandang.

Lebih lanjut diungkapkan Kapolda Nandang, saat ini penyidik masih melakukan penyidikan dan memburu tiga orang yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang. “Tiga orang DPO ini diduga sebagai orang yang memesan shabu dan ekstacy tersebut. Ketiganya yakni RO, FI dan JF,” ungkap Kapolda.

Kapolda berharap peran serta masyarakat untuk memberikan informasi kepada polisi dan turut serta menjaga ketertiban dan suasana kondusif di Provinsi Riau.***(segmen02)

H.M Harris : Tiga Amal Yang Tak Pernah Putus  Meskipun Meninggal

Langgam(SegmenNews.com)- Sebanyak delapan puluh orang santri pondok pesantren Manbaul Ma’arif  Desa Tambak, Dusun Seminai Tunggal Kecamatan Langgam di serahterimakan kembali kepada orang tua untuk kelas IX setingkat Madrasah Tsanawaiyah (MTS), dengan rincian empat puluh dua orang  dan kelas XII setingkat Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) sebanyak tiga puluh delapan orang.

Bupati Pelalawan H.M.Harris hadir untuk melepas para santri kegiatan pondok pesantren dibawah naungan yayasan Haji Muhammad Harris.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan ini disambut antusias oleh para santri dan masyarakat setempat dengan iringan musik kompang.

Tampak hadir dalam rombongan bersama Bupati dua periode ini yaitu Wakil Bupati Pelalawan H.Zardewan, Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Hj.Ratna Mainar Harris, Sekda Tengku Mukhlis,Ketua Himapaudi Pelalawan Hj.Ramlah Zardewan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan H.M.Rais, Ketua Dharma Wanita Pelalawan Hj.Teti Hariati Mukhlis,Ketua Yayasan Haji Muhammad Harris, Ketua KNPI Pelalawan Adi Sukemi, Para Kepala OPD,Camat Langgam Edwardo,Ketua Baznas Pelalawan,Kepala Sekolah dan Guru serta para orang tua santri Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif.

Acara pelepasan santri berlangsung meriah dengan penampilan seni serta tarian yang di tampilkan oleh para santri, suasana berlangsung haru dan sedih ketika salah satu siswa santri  membacakan puisi perpisahan untuk ustadz dan para guru yang sudah  mendidik mereka selama dalam proses belajar di Ponpes Manbaul Ma’arif.

Selain itu ada hal yang menarik mendapat perhatian khusus dari Bupati Pelalawan dua periode ini ketika para Hafidz dan Hafidzoh membacakan surat An Naba’ ayat 1 hingga 40, sesekali tampak senyum bahagia dan haru dari raut wajah pemimpin di Kabupaten Pelalawan ini saat mendengarkan lantunan ayat suci alquran, dimana master of ceremonies (MC ) juga membacakan susunan acara dengan tiga bahasa yaitu arab,inggris dan indonesia.

Bupati Pelalawan, H.M.Harris dalam sambutannya mengatakan perlunya ilmu agama sebagai jalan menuju kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat, dirinya juga berpesan kepada para santri untuk mengamalkan ilmu agama yang sudah dipelajari dengan sebaik baiknya agar dapat juga bermanfaat kepada banyak orang dan diri sendiri.

Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi di dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan global , selain itu juga sebagai orang tua Mantan Ketua Adkasi  ini berpesan untuk menjalankan shalat 5 waktu, dan berbakti kepada orang tua.

“Cuma 3 amal yang tidak akan pernah putus  meskipun orang tersebut  sudah meninggal dunia yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh. Teruslah  menjadi anak dan pemuda pembela agama, nusa dan bangsa,” terang Harris.*** (rls/Ris)

Komisi IV Harapkan Proyek Multiyears Rohul Segera Dilaksanakan

Nono Patria

Rohul(SegmenNews.com)- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hulu yang membidangi Pembangunan, berharap pelaksanaan lelang pada kegiatan pembangunan sistim Multiyears peningkatan infrastruktur jalan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 segera dilaksanakan.

Salah satu pembangunan tersebut yakni, infrasruktur lanjutan pembangunan peningkatan jalan dari Simpang Pir Kecamatan Tandun menuju Kecamatan Pendalian IV  Koto sepanjang 14 Kilometer dengan anggaran Rp50 miliar.

Demikian disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Rohul Nono Patrio Pratama SE kepada kepada wartawan melalui via selulernya, Selasa (2/5/18).

Sebelumnya Politisi dari Fraksi Partai Golkar Dapil IV dan Pimpinan DPRD Rohul, H. Zulkarnain S.Sos mengapresiasi Pemkab yang sudah menganggarkan pembangunan sistim multiyears.

Nono menyebutkan, Dirinya sangat prihatin kondisi jalan Kabupaten menuju Kecamatan Pendalian IV Koto dari simpang Pir itu. Apa lagi kalau musim hujan seperti saat ini sudah sering, sehingga membuat jalan disana, tidak bisa dikeluarkan hasil ekonomi masyarakat, sedangkan jalan tersebut merupakan urat nadi perokonomian mereka masyarakat dari beberapa Desa di Kecamatan Pendalian IV Koto itu.

“Untuk itu, Kami Komisi IV DPRD Rohul berharap, Pemkab Rohul melalui Dinas Pembangunan Umum Penataan Ruang (PUPR), sesegera melakukan lelang kegiatan peningkatan pembangunan jalan tersebut sebelum rusak parah akibat tingginya musim hujan,” harap Nono Patria Pratama Anggota DPRD Rohul.

Terkait pembangunan itu, juga mendapat apresiasi yang tinggi serta ucapan terimakasih dari Kepala Badan Pemerintah Desa (BPD) Desa Dayo Samsuari, mewakili masyarakat di Desanya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Rohul dan Bupati Rohul H.Sukiman, yang benar-benar komit memperhatikan pembangunan di Desa terutama dijalan yang melintasi Desa mereka, meski masih belum lagi dimulai, namun sudah ada dianggarkan di APBD tahun 2018 dan harapan kami masyarakat cepat pelaksanaannya,” tutur Samsuari.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda Rohul Samsul Kamar tentang kegiatan multiyers ini, “Belum ada lagi dilelang bang. Sampai sekarang multiyear belum masuk ke ULP,” jawab Samsul Kamar.

Sementara itu dikonfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Rohul Anton ST, MT melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Khoirul Fahmi ST, apa kendala pada kegiatan multiyers belum di lelang terutama jalan dari Simpang Pir Kecamatan Tandun menuju Kecamatan Pendalian IV  Koto ?,

Kata Khoirul, benar masih belum dilelang kegiatan itu, karena pihaknya sedang konsultasi ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)  Republik Indonesia.

“Kita masih konsultasi ke BPKP RI, sehingga, nantinya tidak ada masalah pada pelasanaan pembangunan multiyers tersebut,” jelas Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Rohul.

TNI & Polri Tingkatkan Solidaritas dan Sinergitas 

Meranti(SegmenNews.com)- Lakukan Apel pagi bersama personil Komando Rayon Militar 02 Tebing Tinggi. TNI dan Polri tingkatkan Solidaritas dan Sinergitas untuk hadapi Tugas dan Tanggung Jawab kedepan.

Apel ini dilaksanakan di Mako Rayon Militer 02 Tebing Tinggi jalan Yos Sodarso Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa tanggal 01 Mei 2018 sekira pukul 07.40 Wib

Apel tersebut dihadiri oleh Danramil 02 Tebing Tinggi MAJOR B. TAMBUNAN, SE, Kapolsek Tebing Tinggi IPTU HERMAN J, Wakapolsek Tebing Tinggi IPDA HERRY JUANA PUTRA, Kanit Reskrim Polres Tebing Tinggi IPDA JIMMY ANDRE, SH. MH, Ps. KBO Satbinmas Polres Kep. Meranti AIPTU ISKANDAR, Personil Koramil 02 Tebing Tinggi 16 Orang dan Personil gabungan Satbinmas Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi 22 Orang.

Adapun peserta apel 1 (satu) Syaf Barisan Pejabat Utama Polsek Tebing Tinggi, 1 (satu) Pleton Personil Koramil 02 Tebing Tinggi dan 1 (satu) Pleton Gabungan Satbinmas Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi.

Kegiatan Apel pagi berakhir sekira pukul 08.15 Wib, dan dilanjutkan dengan Coffe Morning yang dilaksanakan di Halaman Mako Rayon Militer 02 Tebing Tinggi selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif.***(Dham)

Pemkab Inhil Sosialisasi Penggunaan Dana Hibah dan Bansos

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Indragiri Hilir (Inhil) bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Tembilahan Hulu menggelar sosialisasi terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2017, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos), Senin (30/4/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Camat Tembilahan Hulu ini diikuti oleh para pengurus Masjid/Surau, Taman Pengajian Qur’an (TPQ), serta Majelis Taklim dan Kelompok Yasinan yang mendapatkan dana hibah. Dengan menghadirkan narasumber dari Bagian Hukum Setda, Zia Rahmad, Bagian Kesra Setda, M Hilal, BPKAD Sahrawati dan Camat Tembilahan Hulu.

Kabag Kesra Setda Inhil melalui Kasubag Pendidikan, M Hilal menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para penerima bantuan terkait prosedur untuk mendapatkan bantuan, syarat mendapatkan hibah, penggunaan dana hibah dan laporan pertanggungjawaban terhadap dana hibah yang diterima.

“Di Kecamatan Tembilahan Hulu ini sudah yang ketiga kalinya, setelah 2 Kecamatan sebelumnya, yakni Kecamatan Kempas dan Enok. Rencananya, untuk tahun ini ada 10 kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, Camat Tembilahan Hulu, M Nazar menyatakan sangat menyambut baik dilaksanakannya sosialisasi ini, sehingga apa yang menjadi tujuan dapat dipahami dan terlaksana dengan benar oleh para penerima hibah.

Ditegaskannya, jangan sampai ada yang menggambil kesempatan dari dana yang akan digulirkan tersebut untuk kepentingan pribadi, karena dana ini diperuntukan bagi kepentingan orang banyak.

“Kepada seluruh pesera, ikuti sosialisasi ini dengan baik dan aktif, sehingga nantinya dapat memanfaatkan dana hibah yang diterima dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.***(Advertorial/hms)