Beranda blog Halaman 1594

Banjir Melanda, Wabup Meranti Akui Drainase Belum Maksimal

Meranti(SegmenNews.com)- Hampir setiap tahun sejumlah daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti dilanda banjir. Bahkan akhir tahun lalu kota Sagu tersebut juga dilanda banjir mencapai lutut orang dewasa.

Banjir Melanda, Wabup Meranti Akui Drainase Belum Maksimal

Menyikap hal itu, Wakil Bupati Meranti, Drs H Said Hasyim mengakui permasalahan besar banjir, belum maksimalnya drainase yang saat ini terlalu kecil, belum lagi saluran selokan air tersumbat oleh sampah.

“Mengatasi permasalahan utama itu, dinas yang berwenang harus mengedepankan peraturan pembangunan ruas jalan tata kota Selatpanjang ini. Instansi terkait harus bekerja optimal sesuai dengan tukopsinya,” sampai Wabup.

Walau demikian, masyarakat juga harus bekerja sama dan mengikuti peraturan pembangunan, agar tidak terjadi banjir.

“Acuan pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kalau saja gorong-gorong tidak ditutup dengan semen dan sampah dibuang pada tempatnya, mungkin banjir ini bisa teratasi,” ungkapnya.

Wabup juga meminta instansi terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Lingkungan Hidup dan BPBD harus dilibatkan dalam pengawasan mendirikan bangunan.

“Agar tidak menjadi bom waktu, kedepan instansi terkait akan dilibatkan, ” imbuhnya.***(Dham)

Hari Ini Cuaca di Riau Cerah Berawan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Cuaca di Provinsi Riau hari ini, Jumat (5/1/2018), diperkirakan cerah berawan. Hanya sebagian kecil saja yang berpotensi hujan ringan.

Ilustrasi cuaca cerah

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Jumat (5/1/2018). Lebih lanjut dikatakannya, potensi hujan ringan di sebagian kecil wilayah itu terjadi pada pagi dan siang hari.

“Pagi hari, potensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti

Siang hari, potensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kabupaten Siak, Kabuoaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Inhu.***(segmen02)

RSUD Rohul Terlilit Utang Rp5,3 Miliar

Rohul(SegmenNews.com)- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu masih memiliki hutang obat ke distributor ssbanyak Rp5,3 miliar.

Hutang tersebut diungkapkan Direktur RSUD Rohul, Dr.Faisal Harahap saat bearing bersama komisi III DPRD Rohul, Rabu (3/1/18).

Dihadapan Ketua Komisi III Wahyuni, Faisal menjelaskan, sejak tahun 2015 hutang RSUD erus membengkak, mulai dari Rp3,3 miliar, kemudian tahun 2016  naik Rp3,4 miliar, dan 2017 menjadi Rp5,3 miliar.

Akibat hutang, RSUD tidak lagi menerima dipakai obat-obatan dari distributor, terpaksa membeli di apotik dengan harga mahal.

“Kebutuhan RSUD itu capai  Rp1,1 hingga Rp1,2 miliar per bulannya, sementara kemampuan dari RSUD hanya di angka Rp700 juta, sehingga minus Rp300 juta per bulan. Inilah yang menjadi hutang baru di setiap tahunnya dari tahun 2016-2017,”  kata Paisal.

Kondisi RSUD yang terbelit hutang , membuat anggota DPRD dan Tim TAPD terkejut. Karena selama ini pihak RSUD tidak pernah mengeluarkan data terkait kondisi hutang dalam setiap pembahasan APBD 2018. TAPD juga mengakui bahwa persoalan hutang ini sudah pernah  dianggarkan pembayaranya ditahun 2016.

Disebutkan Kepala Bappeda Rohul Nifzar, sesuai PP 18/2016 tentang OPD Anggaran RSUD ditumpangkan di Dinas Kesehatan. Secara mandatory, Dinas Kesehatan tidak kurang mendapatkan kucuran anggaran  10 persen dari APBD. Namun, saat pembahasan APBD 2018, permasalah RSUD ini tidak muncul, dan saat APBD 2018 sudah disahkan malah persoalan ini mencuat.

“Saya ingat, saat pembahasan di Banggar tidak pernah meributkan soal ketersediaan obat, tidak terlayani pasien, dan  tidak terbayarkannya jasa medis. Saat itu, persoalan yang mengemuka adalah tidak adaya alat ronsen. Namun kini saya kaget ternyata ada hutang obat, kita tidak pernah mendapatkan informasi seperti ini,” kesal Nifzar.

Sikapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Rohul, Wahyuni meminta ke Dirut RSUD, Kadis Kesehatan, bersama TAPD, agar duduk bersama mencari solusi tentang pembayaran utang tersebut dengan saran mengauditnya secara khusus sekaligus mengevaluasi seluruh pejabatnya.

“Ada apa dengan RSUD, karena setiap tahun RSUD ini dilakukan audit tetapi tidak kelihatan ada hutang, tapi sekarang kok persoalan ini baru terbuka.  Mengapa kita kecolongan, ada apa ini,“ tanya Wahyuni.

Sikapi hal itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Jaharudin menyarankan agar manajemen RSUD mematangkan kembali Rencana Bisnis Anggaran.

Ia juga menyarankan, agar RSUD melakukan Efesiensi dengan mengkaji kembali uang jasa medik serta mengkaji kembali jumlah pekerja di RSUD.***(fit)

Dituding Umroh dari Dana SF Haryanto, Aspidsus Kejaksaan Tinggi Riau Polisikan Demonstran

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Sugeng Riyanta SH MH, melaporkan Muttaqim, Koordinator Gerakan Masyarakat Riau Bersatu, ke Polda Riau, Kamis (4/1/2018). Muttaqim dinilai telah mencemarkan nama baiknya dengan menuduh dirinya dan keluarga berangkat umroh dari dana SF Haryanto, mantan Kadispenda Riau.

Aspidsus Sugeng Riyanta SH MH

Aspidsus Sugeng Riyanta, membuat laporan polisi ke Polda Riau didampingi Ketua Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Provinsi Riau, Zainul Arifin, yang juga menjabat Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Riau.

Ketua PJI Riau, Zainul Arifin, SH MH, ketika ditemui usai mendampingi Aspidsus Sugeng menyampaikan laporan, mengatakan, Muttaqim, Koordinator Aksi demonstrasi Gerakan Masyarakat Riau Bersatu, dilaporkan sesuai dengan pasal 310 KUHP, pasal 311 KUHP dan pasal 335 KUHP.

Dikatakan Zainul, sebelumnya Gerakan Masyarakat Riau Bersatu, melakukan aksi demonstrasi ke Kejati Riau pada Jumat (29/12/2017) lalu, dan kembali lagi Kamis (4/1/2018).

Dalam aksinya, massa GMRB yang dikoordinatori Muttaqim meminta Kejati Riau mengusut tuntas keterlibatan SF Haryanto, mantan Kadispenda Riau dalam perkara korupsi SPPD.

Isak Tangis Warnai Perpisahan Kadis PUPR Kuansing

Teluk Kuantan(SegmenNews.com)- Perpisahan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing, Azwan, S.Sos diwarnai Isak tangis pegawai, Kamis (4/1/18).

Isak Tangis Warnai Perpisahan Kadis PUPR Kuansing

Suasana perpisahan terlihat sangat haru, air mata para pegawai PUPR tak terbendung saat memeluk mantan Kadis PUPR Azwan yang telah memasuki masa purna tugas atau masa pensiun.

Kabid Cipta Karya, Alfion Hendra menyampaikan, Azwan merupakan pemimpin yang sabar kepada pegawai dan penuh tanggung jawab dalam tugasnya.

Sementara itu, Kabid SDA Pebri menyampaikan, selain Azwan, masih ada 5 pegawai PUPR yang telah tiba masa purna tugas, yakni Jamaris, Deswarni, Jafriruddin, Raja Hermadelis dan Suswendi.

Saat perpisahan, Azwan berpesan kepada pegawai agar tidak membuka aibnya sendiri, sebab dinas PUPR, merupakan dinas yang menjadi incaran LSM dan wartawan, karena memiliki anggaran terbesar di kabupaten.***(Lin)

Jalan Rusak, Hasil Perkebunan Warga di Rohul Tertahan

Rohul(SegmenNews.com)- Sejak dua bulan terakhir, akses jalan ke Desa Karya Mulya Kecamatan Rambah Samo yang menghubungkan ke SP 4 Desa Kepenuhan Jaya, Kecamatan Kepenuhan rusak berat. Akibatnya, hasil petanian seperti kelapa sawit dan karet warga tertahan dan tidak bisa dijual.

Jalan Rusak, Warga 4 Desa di Rohul Menjerit

Paino, warga Desa Karya Mulya, Kamis (4/1/2018), mengungkapkan tak jarang kendaraan yang melintas dijalan terperosok dan sudah keluar. Hal itu membuat ketakutan masyarakat melintasi jalan itu.

“Karet dan kelapa sawit kami sudah tidak lagi bisa dibawa keluar, karena truk pengangkut kelapa sawit maupun karet tidak bisa masuk ke desa. Sehingga, karet dan kelapa sawit kami tidak laku dijual. Kondisi ini sudah dua bulan kita rasakan, kami meminta Pemkab Rohul segera lakukan perbaikan jalan ke desa kami,” harap Paino.

Warga berharap Pemkab Rohul segera melakukan perbaikan jalan ke desa mereka. Sebab warga desa hanya menghandalkan akses jalan tersebut untuk menunjang perekonomian mereka.

“Jelasnya, bila kondisi jalan masih seperti itu maka warga akan kesulitan ekonomi. Apalagi kendaraan saja sulit melintasi jalan yang rusak, berharap masalah ini bisa segera ditangani,” harap warga lainnya Adi.***(fit)

Terungkap! Pembobol Kantor BRI Inhil Ternyata Satpam dan Keluarganya

Tembilahan (SegmenNews.com)-Polres Inhil mengungkap pelaku pembobol Kantor BRI Unit Kota Baru, Inhil, yang menguras uang bank sebesar Rp1,09 miliar. Ternyata pelakunya merupakan Security bank tersebut, beserta dua keluarganya.

Tiga tersangka dan barang bukti

Tiga tersangka tersebut yakni, Ri alias Ko (26), Security BRI Hnit Koto Baru, warga Kelurahan Kotabaru, Reteh, Kah alias PL (61) dan Sap alias Cep (32). Keduanya merupakan keluarga Ri. Bersama tersangka diamankan barang bukti uang sebesar Rp998.068.000.

Kapolres Inhil, AKBP Chrisfian Rony Putra, SIK MH, Kamis (4/1/2018), mengungkapkan, setelah memperoleh laporan dari Kapolsek Keritang, AKP Lassarus Sinaga SH, tentang tindak pidana pencurian di BRI unit Kota Baru senilai Rp1,098 miliar, Senin (1/1/2018), Kapolres Chriatian, memerintahkan tim dari Satreskrim dipimpin langsung Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo, SH, MH, untuk memback up Polsek Keritang dalam pengungkapan kasus tersebut.

Dari olah TKP dan beberapa petunjuk di lapangan, diduga ada keterlibatan orang dalam Bank itu sendiri. Penyelidikan kemudian diarahkan kepada beberapa orang karyawan BRI Unit Kotabaru, termasuk kepada security sendiri.

Setelah mendapat bukti permulaan yang cukup, pada hari Rabu, 4 Januari 2018, sekira pukul 16.00 WIB, Unit Opsnal mengamankan Satpam yang bernama Ri alias Ko. Tersangka Ko mengakui perbuatannya tersebut dilakukan bersama dua orang tersangka lainnya yakni Sap alias Cep dan Kah alias PL.

Penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan oleh Unit Opsnal dibantu oleh Personel Polsek Keritang, pada hari Rabu, 4 Januari 2018, sekira pukul 20.30 WIB. Pencarian barang bukti menemukan uang tunai sebesar Rp. 998.068.000,- (sembilan ratus sembilan puluh delapan juta enam puluh delapan ribu rupiah), dalam gudang padi milik tersangka Kah, yang terletak di Jalan Bambu Kuning Kelurahan Kotabaru Reteh.

Dari pemeriksaan awal diketahui peran ketiga tersangka yakni :
1. Tersangka Ri alias Ko sebagai eksekutor, seorang diri menjalankan aksinya, dengan kunci yang diambilnya waktu melaksanakan tugas jaga di Bank tersebut.
2. Tersangka Kah berperan mengantarkan tersangka Ri melaksanakan aksinya dan kemudian bersama – sama menyembunyikan uang hasil curiannya ke gudang padi milik tersangka Kah.

3. Tersangka Sap alias Cep berperan sebagai orang yang memancing penjaga malam Heri Rioprima, untuk keluar dari Bank yang dijaganya, dan kemudian memberi Heri minuman keras, saat tersangka Ri beraksi.

Uang tunai sebanyak Rp100.580.000, masih dalam pencarian, dan menurut pengakuan tersangka Kah, uang tersebut disimpan di rumah keponakannya JS (saat ini masih dalam pencarian)

Ketiga tersangka, bersama barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir, untuk proses penyidikan. Ketiganya disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***(ibnu)

TNI-Polri Baca Yasin Bersama di Mapolsek Kepenuhan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)-Puluhan prajurit TNI dan anggota Kepolisian melaksanakan pembacaan yasin bersama di Mapolsek Kepenuhan Hulu, Kamis (4/1/2018). Kegiatan ini menambah kekompakan prajurit TNI dan Polri di Rokan Hulu.

Kegiatan bersama TNI-Polri

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kepenuhan, Iptu Yani Marjoni SH, Danramil 14 Kepenuhan, Kapt Inf Asril Samik, Kasi PMD Camat Kepenuhan, Nazaruddin, Penceramah, Ustadz Taufiq dan dihadiri 20 Personil Personil Polsek Kepenuhan serta dihadiri juga 14 Personil Koramil 14 Kepenuhan.

Kapolsek Kepenuhan, Itu Yani Marjoni, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini selain mempererat silaturahmi, juga dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Dengan membaca surat yasin dan berdoa bersama ini, semoga dimudahkan dalam menjalankan semua tugas dan dikabulkan semua doa kita dengan mendekatkan diri sesama anggota Polri dan instansi serta kesatuan lain (TNI, red),” tutur Iptu Yani Marjoni.

Yani mengatakan, sinergitas TNI-Polri sangat penting, karena merupakan pilar pertahanan dan keamanan bangsa. “Selain itu, mari tingkatkan ke Ikhlasan, dimana keiklasan itu atas apa yang diberikan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 14 Kepenuhan, Kapten Inf Asril Samik, mengajak untuk bersama-sama menciptakan keamanan. “Mari kita Bersama menciptakan keamanan, jangan selalu bersikap buruk sangka antar sesamaPolri-TNI. Kita tidak boleh Arogan dan harus beretika yang baik terhadap masyarakat,” ujar Kapten Asril.***(fitri)

Kadisdik Bengkalis Perintahkan 11 Guru yang Dipecat Kepsek Kembali Mengajar

Bhatin Solapan(SegmenNews.com)- Plt Kepala Dinas Pendidikan, Edi Sakura memerintahkan 11 guru honor komite yang sempat di rumahkan oleh Kepala Sekolah SDN 27 Sebangar kembali mengajar.

Sekolah SDN 27 Sebangar

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Mandau, Drs. Nasrizal, Rabu (3/1/8) mengatakan, sesuai anjuran Plt Kadisdik Bengkalis, ke-11 guru honor komite sudah kembali mengajar seperti biasa.

Dijelaskannya, Kepsek SDN 27 salah menafsirkan perkataan Plt Kadisdik Bengkalis, dalam pertemuan beberapa waktu lalu.

Plt Kadisdik sama sekali tidak pernah menyuruh merumahkan guru komite, melainkan meminta Kepsek mengevaluasi dan memverifikasi kembali seluruh guru komite.

Setelah diverifikasi, guru komite tersebut nantinya akan di berikan SK sesuai penempatan sekolah.

“Persoalan ini sudah selesai, kita sudah panggil guru yang dirumahkan, dan mereka sudah mengajar kembali,” sampainya. ***(Edi)

GMRB Kembali Desak Kejati Usut Keterlibatan SF Haryanto di Korupsi Dispenda

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Gerakan Masyarakat Riau Bersatu, Kamis (4/1/2018), kembali melakukan aksi demonstrasi di Kejaksaan Tinggi Riau. Mereka mendesak penyidik Kejati mengusut keterlibatan SF Haryanto, mantan Kadispenda Riau dalam dugaan korupsi di Dispenda tahun 2015 lalu.

Aksi demonstrasi di Kejati Riau

Massa tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 13.30 WIB, dalam orasinya yang dikoordinator Muttaqin, menyebutkan aksi ini merupakan aksi kedua kalinya yang dilakukan untuk mendesak penyidik Kejati Riau mengusut tuntas keterlibatan SF Haryanto dalam korupsi SPPD di Dispenda Riau. Mereka menduga kuat SF Haryanto terlibat.

“Kami tidak akan berhenti melakukan aksi demonstrasi ke Kejati Riau ini, sampai Kejati memanggil SF Haryanto sebagai tersangka,” ujar Muttaqim.

Dalam pernyataan sikapnya, massa GMRB, meminta Kejati Riau membongkar dan mengusut tuntas konspirasi dan korupsi berjamaah ini.

“Jangan ada lagi penegakan hukum tebang pilih,” ujarnya.