Beranda blog Halaman 1595

Wardan Resmikan “Kampoeng Selfie” di Jalan Datuk Bandar

Wardan Resmikan “Kampoeng Selfie” di Jalan Datuk Bandar

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan “Kampoeng Selfie” yang berada di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan. ‘Kampoeng Selfie’ yang dibentuk terdiri dari beberapa Gang di Jalan tersebut, yakni Gang Sakura dan Gang Sejori.

“Kampoeng Selfie” sendiri merupakan bagian dari program Bantuan Dana Investasi (BDI) Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang direalisasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, implementasi program Kotaku adalah sebuah langkah penting yang harus ditindaklanjuti untuk menuntaskan permasalahan kawasan kumuh, khususnya di “Negeri Seribu Parit”.

“Sebagaimana yang dicanangkan oleh Pusat, di tahun 2019, seluruh kawasan di Indonesia dapat terbebas dari Kumuh. Begitu pula dengan kita, Kabupaten Inhil mesti terbebas dari kumuh di tahun 2019,” kata Bupati saat berada di “Kampoeng Selfie”, Tembilahan, Selasa (2/1/2017) pagi.

Hal utama yang perlu dilakukan dalam pengentasan kawasan kumuh di Kabupaten Inhil, menurut Bupati ialah adanya sinergi dari berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat setempat.”Nanti kita akan minta kepada Bappeda untuk ini diprogramkan melalui Pokja menyusun rencana penekanan angka kawasan kumuh. Yang terpenting dalam implementasi program “Kotaku” ialah keikutsertaan masyarakat, pemberdayaan elemen masyarakat,” urai Bupati.

Untuk keberlangsungan hasil pelaksanaan program “Kotaku” berupa “Kampoeng Selfie” yang telah ada ini, Bupati mengimbau agar masyarakat bersikap pro – aktif untuk menjaga dan merawatnya.Destinasi Wisata TembilahanKeindahan dari kreatifitas yang diperlihatkan dalam lukisan di dinding – dinding jalan, menurut Bupati menjadi daya tarik tersendiri ‘Kampoeng Selfie’ Tembilahan. Kebersihan lingkungan tempat tinggal yang terjaga menambah kenyamanan bagi setiap orang yang berada disana dan sangat cocok dijadikan sebagai destinasi wisata.***(Advertorial/ibnu)

Berikut Perjuangan BPBD Bengkalis Tangani Kasus Bencana Alam Tahun 2017

Bengkalis(SegmenNews.com)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis terus berjuang menangani kasus bencana alam diwilayahnya kerjanya. Tahun 2017, mereka telah menangani 16 kasus bencana alam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis H Jaafar Arief, Rabu 3 Januari 2018, menjelaskan, dari laporan yang diterima dari masyarakat peristiwa bencana terjadi pada 1 hingga 29 Desember 2017.

Jenis bencana yang melanda bervariasi, didominasi kasus kebakaran, patah dahan, kecelakaan lalu lintas dan bencana alam puting beliung.

Adapun penanggulangan bencana, yaitu, kebakaran di Mall Mandau City tepatnyanya di KFC lantai dasar Mandau, 1 Desember 2017. Kebakaran rumah bulatan dan rumah petak tiga di Jalan Babussalam Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau terjadi pada 2 Desember 2017.

Selang sehari kemudian, 3 Desember 2017  tepatnya di Jalan Parit Tiung Dusun Mekar Indah Desa Jangkang di rumah terpuruk.  Pada keesokkan harinya, ditemukan jenazah di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis 4 Desember 2017.

Sepekan kemudian, tepatnya pada 10 Desember 2017, terjadi kebakaran Rumah di Jalan Simpang Jepang Desa Tengganau Kecamatan Pinggir.

Kemudian pada 11 Desember 2017 tanah abrasi akibat hantaman gelombang yang sudah merusak perkebunan nenas warga. Selang dua hari kemudian, terjadi peristiwa kebakaran rumah  di Jalan Kelapa Desa Pakning Kecamatan Bukit Batu 13 Desember 2017 dan pada hari yang sama ditemukan mayat di Desa Mentayan.

Selanjutnya pada 15 Desember 2017, terjadi angin puting beliung di Jalan Nasrun dan Parit Tengah Desa Muntai Kecamatan Bantan. Kebakaran 1 unit rumah ibadah/rumah suluk di Jalan Desa Pinggir 17 Desember 2017.

Kemudian terjadi kebakaran 2 unit rumah di Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Mandau milik Elvidianto dan Nurgiyanto pada 18 Desember 2017. Pada hari yang sama, di tempat berbeda ditemukan 1 korban jiwa tenggelam di Jalan Muara Indah Kesek Labang Kabupaten Bangkalan.

Pada tanggal 24 Desember, kembali terjadi musibah kebakaran terhadap bengkel sepada motor milik Andi di Dusun Panggau Desa Beringin Kecamatan Talang Muandau.  Terakhir penanggulangan bencana kebakaran rumah di Jalan Simpang Tiga Ketam Putih Dusun II Kecamatan Bengkalis  terjadi pada 29 Desember 2017.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujar Jaafar.

Lebih lanjut dikatakan Jaafar, BPBD ini memiliki lambang segitiga memiliki tiga kata penting untuk personel BPBD yaitu, tangkas, tanggap, dan tangguh, serta menetapkan kata ‘tidak boleh mati’ adalah slogan dari BPBD tersebut.***(Edi/dskmf)

VIDEO: Penggeledahan Travel Umrah JPW Pekanbaru

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menggeledah kantor travel umrah JPW Jalan Panda, Sukajadi, Pekanbaru, Kamis (4/1/18).

Penggeladahan tesebut diduga terkait kasus penipuan kepada calon jemaah umrah, sebelumnya sudah melakukan pembayaran. Akibatnya ratusan calon jemaah umrah gagal berangkat ke tanah suci.

Seperti diketahui, Polda Riau telah menetapkan pemilik travel JPW inisial MYJ sebagai tersangka.

Berikut Videonya:

Polda Riau Geledah Kantor Travel Umrah JPW Sukajadi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menggeledah kantor travel umrah JPW Jalan Panda, Sukajadi, Pekanbaru, Kamis (4/1/18).

Polda Riau Geledah Kantor Travel Umrah JPW Sukajadi

Pantauan segmennews.com, puluhan tim Ditreskrimum masih melakukan penggeledahan di rumah mewah nomor 45/27, hingga saat ini pukul 11.45 WIB. Satu unit mobil Inafis terparkir di halaman kantor travel JWP.

Penggeladahan tesebut diduga terkait kasus penipuan kepada calon jemaah umrah, yang sebelumnya sudah melakukan pembayaran. Dikabarkan sebanyak 708 jemaah gagal berangkat umrah.

Seperti diketahui, Polda Riau telah menetapkan pemilik travel JPW inisial MYJ sebagai tersangka. ***(Ran)

Resmikan 2 Jembatan, Wabup Rohul: Semoga Perekonomian Meningkat

Rohul(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu, H Sukiman meresmikan dua jembatan gantung di Desa Bangun Purba dan Tandun, Rabu (3/1/18). Sukiman berharap perekonomian masyarakat semakin meningkat.

Resmikan 2 Jembatan, Wabup Rohul: Semoga Perekonomian Meningkat

Jembatan yang dibangun melalui Anggaran Dana Desa (ADD) tersebut, kata Sukiman, sebagai akses jalan masyarakat untuk membawa hasil pertanian keluar daerah.

“Semoga dengan adanya Dua Jembatan gantung ini, dapat menunjang akses transportasi masyarakat, karena mayoritas masyarakat disini sebagai petani, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengeluarkan dan memasarkan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat di Desa Bangun Purba Barat dan Desa Tangun,” harap Sukiman

Dengan dibangunnya Jembatan di Desa Bangun Purba Barat dan Desa Tangun tersebut, Sukiman berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan aktivitas masyarakat semakin lancar yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Mantan Dandim Inhil ini meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut.

“Jembatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara baik, jembatan ini akan cepat rusak kalau tidak dipelihara dan dijaga, saya berharap kepada masyarakat, mari kita jaga bersama, kita sudah tahu kapasitas jembatan ini berapa, jangan nanti bawa Sawit setengah ton dijembatan ini, nanti cepat rusaknya, untuk itu perlu kita jaga bersama,“ kata Sukiman

Sukiman memberikan nama Jembatan Gantung di Desa Bangun Purba Barat itu Jembatan Gantung Al-Amin I dan Jembatann Gantung di Desa Tangun dengan sebutan Jembatan Gantung Al-Amin II, Alasan Wabup Sukiman memberikan nama jembatan itu, agar seluruh lapisan masyarakat mencontoh keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Desa Bangun Purba Barat Ahmad Jais kepada Wartawan mengatakan, pembangunan jembatan gantung di Desa Bangun Purba Barat sudah sesuai dengan hasil kesepakatan bersama masyarakat, karena diseberang jembatan itu terdapat lahan pertanian dan perkebunan masyarakat yang berbatasan dengan Desa Tangun dan Gunung Menaon, Sumatera Utara (Sumut).

“Anggaran pembangunan jembatan ini sekitar Rp 700 juta yang bersumber dari ADD dan dana Silpa tahun 2016, dengan panjang jembatan 120 Meter dan Lebar 80 CM. pembangunan jembatan ini sangat penting, Karena selama ini masyarakat pakai sampan untuk mengeluarkan hasil pertaninannya,” kata Ahmad Jais

Ditempat terpisah, Kepala Desa Tangun Haliman mengatakan, pembangunan jempatan Gantung tersebut sangat urgen untuk kepentingan masyarakat, karena selama ini masyarakat kesulitan mengangkut hasil pertaniannya dengan cost yang tinggi.

“Selama ini masyarakat menggunakan sampan dan getek (pelayangan) tentunya costnya tinggi, anggaran Pembangunan jembata ini sebesar Rp 647 melalui  ADD dengan tiga tahap, tahap I Rp 64 juta, Tahap II Rp 132 juta dan tahap III Rp 450 juta. Dengan adanya jembatan ini dapat meningkatkan akses hasil pertanian masyarakat dan dapat memperlancar transportasi ke wisata air terjun carocok. ***(adv/Hms/fit)

Hari Ini Hujan Lokal Berpeluang di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Hujan lokal berpeluangvterjadi di beberapa daerah di provinsi Riau, hari ini, Kamis (4/1/2018).

Ilustrasi

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Kamis (4/1/2018). Dikatakannya, potensi hujan dengan intensitas ringan bersifat lokal di wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabuoaten Kampar, Kabupaten Inhil dan Kabupaten Kuansing.

Sementara pada malam hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Bengkalis, Kota Pekanbaru Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Inhu, Kabupaten Inhil, Kabupaten Kepulauan Mperanti, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar dan Kabuoaten Kuansing.

Diji hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di hampir di seluruh wilayah Riau.***(segmen02

Rumah Aspidum Kejaksaan Tinggi Riau Dikupak Maling

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Rumah Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Riau, Zainul Arifin, SH MH, di Jalan Rajawali Sakti Nomor 62, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dibongkar maling. Akibatnya, emas bernilai jutaan rupiah raib.

Tersangka

Pelaku pembobol rumah Aspidum ini, akhirnya dapat diungkap, sekaligus diringkus, Rabu (3/1/2018), sekitar pukul 15.30 WIB.

Tersangka

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Kamis (4/1/2018), mengungkapkan, dua tersangka pembobol rumah Aspidum tersebut yakni, David Tua Sijabat bin M Rasyid (21), warga Jalan Kutilang Sakti Nomor 58, Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Tampan dan Rakes Rosan Bin Harpen (29), warga Jalan Rajawali Sakti, Gg Rajawali Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Bersama kedua tersangka diamankan barang bukti berupa Tablet merek Mito warna hitam dan uang hasil penjualan emas sebesar Rp2.200.000.

“Saat ini masih ada satu teraangka lagi, yang sedang dilakukan pengejaran. Identitas tersangka sudah kita ketahui,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Guntur, aksi ketiga tersangka memvongkar rumah Aspidum Kejati Riau tersebut dilakukan,
Hari Minggu Tanggal 31 desember 2017 sekira jam 06.00 WIB. Kemudian dilaporkan ke Polsek Tampan dengan nomor laporan LP Nomor: LP/ 1549/ XII /2017/Polsek Tampan.

Berdasarkan laporan tersebut, penyidik Pilsek Tampan melakukan penyelidikan. Kemudian Rabu (3/1/2018), sekitar pukul 15.00 WIB, tim opsnal Jatanras Ditkrimum Polda Riau yg dipimpin oleh Panit 2 unit 2 subdit 3. AKP. Juper Lumban Toruan, SH,S.IK melakukan penyelidikan keberadaan tersangka dari hasil penyelidikan diketahui bahwa tersangka berada di Hotel Sabrina Panam Kota Pekanbaru.

Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap tersangka.***(segmen02)

Soal Korupsi Dermaga Sei Tohor, Jaksa Tahan Kadis PU Meranti

Selatpanjang(SegmenNews.com)- Penyidik Kejaksaan Negeri Selatpanjang, Kabupaten Meranti menahan Kepala Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PU-PRPKP), Hariyadi, Rabu (3/1/18). Hariyadi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek dermaga Sungai Tohor Barat tahun 2015 senilai Rp3,2 miliar.

Soal Korupsi Dermaga Sei Tohor, Jaksa Tahan Kadis PU Meranti

Hariyadi menjalani pemeriksaan dan sejak siang hari hingga pukul 17.00 WIB. Kemudian Hariyadi dibawa cek kesehatan ke klinik Dokter Nugroho di Jalan Kesehatan.

Hariyadi kepada wartawan, mengaku dirinya diperiksa jaksa, dilanjutkan dengan cek kesehatan sebelum dilakukan penahanan dirinya.

“Saya ikhlas, mungkin ini adalah yang terbaik, keluarga saya juga tetap memberikan semangat, mungkin dengan ini saya bisa beristirahat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Selatpanjang, Roy mengaku tersangka Hariyadi menjalani pemeriksaan dan dilakukan penahanan.

“Selain Hariyadi, penyidik juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka yang sudah ditahan lebih dulu, sebagai saksi terhadap tersangka lain,” sampainya.***(dham)

Minta Bupati Pelalawan Tersangka, Mahasiswa Demo di Pengadilan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Sekitar 15 orang mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Rabu (3/1/2018), menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Mereka meminta pihak terkait menetapkan Bupati Pelalawan HM.Harris dan anaknya sebagai tersangka korupsi.

Mahasiswa demo di depan kantor pengadilan

Pantauan di lapangan, aksi massa ini berlangsung sekitar pujul 14.00 WIB. Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menyatakan, berdasarkan kasus korupsi Dana Tidak Terduga (DTT) Kabupaten
Pelelawan 2012-2013 diduga melibatkan HM Haris, Bupati Pelelawan dan Adi Sukemi (Anak Bupati Pelelawan) yang sebelumnya telah mengembalikan sejumlah uang kepada Kejati Riau.

Mahasiswa menganggap sebagai ungkapan pengakuan bersalah atas kasus ini. “Dari pengembalian tersebut secara tidak langsung seharusnya sudah menjadi bukti kuat atas dugaan beliau telah melakukan tindak pidana korupsi. Namun sampai saat ini statusnya masih
belum jelas di mata hukum (hanya sampai kepada saksi),” ujar mahasiswa.

Untuk itu, mahasiswa menyatakan mengawal kasus ini hingga tuntas.***(segmen02)

Sidang Korupsi Disdik Kampar Memanas, BAP Saksi Ahli Jaksa Berantakan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Sidang perkara korupsi pengadaan meubeler Disdik Kampar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru memanas. Pasalnya, BAP jaksa terhadap saksi ahli, tidak sesuai dengan yang disampaikan di persidangan.

Saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum memberikan keterangan

Sesuai jadwal, sidang dengan terdakw, Zulkarnaini, kontraktor dan Nasrul, mantan Kadis Pendidikan Kampar, Rabu (3/1/2018), digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Jaksa Penuntut Umum, Anom SH, menghadirkan ID Hartigiono, Ketua DPD Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia, sebagai saksi ahli.

Sidang memanas ketika tim penasehat hukum Zulkarnaini, yang diketuai Muhammad Zainuddin SH, menanyakan mengenai, dimana saksi memberi keterangan dan menandatangani berita acara pemeriksaan, saksi Hartigiono mengaku memberikan keterangan di Kejaksaan Tinggi.

Namun kenyataannya di BAP disebutkan di Kantor Kejaksaan Negeri Kampar.