Beranda blog Halaman 1628

Desa RBS-Rohul Dapat Bantuan Pembangunan Jalan Senilai Rp6 Miliar

Rohul(SegmenNews.com)- Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) tahun ini mendapatkan bantuan jalan sepanjang 7 kilometer senilai Rp6 miliar.

Bantuan ini merupakan rehabilitasi rekontruksi pasca bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Sebelumnya, Bupati Rohul H Suparman, mengajukan bantuan perbaikan akses jalan ke desa RBS melalui BNPB pusat, karena pada tahun 2014 Desa RBS sudah ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana oleh Dinas Sosial (Disos) Riau dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

“Kita dan masyarakat berterima kasih, atas perjuangan Bupati Rohul Suparman, tahun ini jalan 7 km menuju ke desa kita yang rusak parah akan diperbaiki. Dimana PNPB sudah alokasikan dana untuk rehabilitasi rekontruksi yang pelaksananya Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Rohul,” terang Kades RBS, Fajri Amin S.pd, didampingi Sekdes Sarqoni S.Pdi, Rabu (29/11/1017) di Pasir Pangaraian.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Rohul, Aceng Herdiana yang dikonfirmasi terpisah, mengakui bahwa tahun ini BNPB pusat sudah alokasikan dana Rp6 miliar lebih untuk rehabilitasi rekontruksi pasca bencana di Desa RBS. Dimana sebelumnya, Bupati Rohul sudah melakukan MoU dengan BNPB pusat untuk dana bantuan perbaikan jalan ke Desa RBS.

“Dana dari BNPB pusat, dan BPBD Rohul yang melaksanakan kegiata rehabilitasi rekontruksi pasca bencana di Desa RBS. Kini sudah dilakukan tender tahap menyelesaikan adm, dan tim teknis kita sudah turun ke lapangan menyiapkan mobilisasi peralatan,”

“Ditargetjan, pertengahan 2018 kegiatan tersebut sudah selesai dan dilaksanakan tahun jamak. Dilaksanakan terhitung Juni 2017 sampai Juni 2018 mendatang,” terang Aceng Herdiana.

Kades RBS Fajri Amin juga mengatakan, bahwa akses jalan ke desa mereka merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat, baik akses sehari-hari juga untuk mengeluarkan hasil perkebunan mereka seperti kelapa sawit maupun karet.

Jalan yang lebar 12 meter dan panjang 7 km, menghubungkan ke 3 dusun, yakni Dusun I,II dan III. Dimana, di 3 dusun tersebut bermukim sekitar 200 kepala Keluarga (KK) yang umumnya sebagai petani dan berkebun.

Dengan adanya bantuan perbaikan jalan ke desa mereka oleh BNPB pusat, kedepannya memudahkan perekonomian masyarakat.

“Target Bupati kita jalan harus diasapal, karena selain sebagai akses ekonomi masyarakat di daerah kita ada objek wisata religi, tempat kelahiran ulama besar pengembang ajaran tarikat Naqsabandiyah, Syekh Abdul Wahab Rokan yang terkenal hingga ke Asia Tenggara, termasuk Syekh Abdul Halim.

Namun sejak jalan rusak, penziarah yang biasanya datang dari luar Rohul baik hari biasa atau menjelang Idul Fitri juga puasa Ramadhan kini tidak bisa melintas karena jalan rusak parah,” kata Kades Fajri.

Kini, pasca jalan desa rusak masyarakat terpaksa mengeluarkan hasil perkebunan mereka dengan menggunakan jasa perahu. Per tonnya petani harus membayar antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu.

“Ada ratusan hektar kebun warga di desa, baik kelapa sawit dan karet, Diperkirakan bisa menghasilkan 50 ton per dua pekannya. Sehingga bila akses jalan rusak, maka petani tidak bisa menjual hasil perkebunan mereka,” ucap Fajri.***(Fitri)

Keterangan Dinilai Janggal, Saksi Ahli Perkara Korupsi Disdik Kampar Dipolisikan

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Zulkarnaini, seorang kontraktor di Kabupaten Kampar melaporkan Ide Aktifiono ke Polda Riau. Pasalnya, keterangan Ide Aktifiono dinilai mengada-ngada sehingga menyebabkan Zulkarnaini dijadikan tersangka perkara korupsi oleh Jaksa.

Sidang pemeriksaan saksi terdakwa Zulkarnaini

Laporan ini disampaikan Zulkarnaini melalui Penasehat Hukumnya, Sasmito Sihombing dan diterima SPKT Polda Riau dengan nomor STPL/509/XI/2017 oleh Bripka Bagariang.

Juru bicara PH Zulkarnaini, Muhammad Zainuddin SH, usai memberikan laporan ke Polda Riau, Rabu (29/11/2017), mengatakan, ada beberapa kejanggalan dalam Berita Acara Pemeriksaan Keterengan Ide Aktifiano di Kejaksaan.

Di antaranya, dalam BAP, Ide aktifiono, yang diperiksa sebagai ahli menjelaskan tentang tindak pidana korupsi penggunaan anggaran tahun 2014 di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau tahun anggaran 2014.

VIDEO: Ketegangan Saat Penahanan Mantan Kadis PU Ciptada Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Mantan Kepala Dinas PU Ciptada Riau, Dwi Agus Sumarno, tersangka korupsi proyek ruang terbuka hijau Tugu Anti Korupsi ditahan Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu (29/11/2017).

Saat akan digiring ke Rutan Sialang Bungkuk, Dwi Agus Sumarno bungkam saat ditanya wartawan dugaan tekanan dari pihak lain.

Baca Juga: Siap-siap Tersangka Korupsi RTH Ramai-ramai Tawarkan Jadi Justice Kolaboration

Namun saat wartawan menyebutkan nama seseorang yang berpengaruh, Dwi Agus Sumarno langsung tegang dan mengernyitkan wajahnya.

Berikut Videonya:

Siap-Siap….Tersangka Korupsi RTH Ramai-Ramai Tawarkan Jadi Justice Colaboration

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Pasca menetapkan 18 orang sebagai tersangka korupsi proyek ruang terbuka hijau Tugu Anti Korupsi, kini para tersangka ramai-ramai menawarkan diri sebagai justice colaboration kepada penyidik.

Mantan Kadis PU Ciptada Riau Ditahan

Hal ini diungkapkan Asisten tindak Pidana Khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH MH, di sela-sela penahanan dua tersangka korupsi RTH, yakni mantan Kadis Ciptada Riau Dwi Agus Sumarno dan YJB, kontraktor, Rabu (29/11/2017).

“Banyak tersangka korupsi RTH saat ini menawarkan diri sebagai justice collaboration kepada kita untuk mengungkap perkara korupsi iji. Tapi kita masih pelajari dulu. Kita lakukan pemantauan dan bukti,” ujar Sugeng.

Dikatakannya, pengambilan keputusan untuk menjadikan justice collaboration ini sangat pentibg, mengingat akan ada perlakuan khusus yang akan diberikan kepada tersangka yang merupakan justice colaboration ini.

Seperti adanya tuntutannya yang lebih ringan dibanding tersangka lainnya.

Sementara mengenai belum dijadikannya Armansyah sebagai tersangka menurut Sugeng, karena saat ini pihakbya belum menemukan cukup bukti.

“Kita masih belum cukup bukti. Namun masyarakat bisa melihat perkembangannya nanti,” ujarnya.

Seperti diberitakan dalam perkara ini penyidik telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka.

Dari 18 orang tersebut, 13 orang berstatus PNS, termasuk mantan Kadis Ciptada Riau dan PPTK, serta lima orang dari swasta.

Dari 18 orang tersebut, sudah tiga orang yang dilakukan penahanan, yakni mantan Kadis Ciptada Riau Dwi Agus Sumarno dan dua orang dari swasta.***(hasran)

Penipu Wanita Pelalawan di Indomaret Pekanbaru Diringkus

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Masih ingat dengan video seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Pelalawan yang histeris di Indomaret, Jalan Hangtuah Pelalawan, karena ditipu seorang pria yag baru dikenalnya melalui facebook?, saat ini aparat Polsek Limapuluh berhasil meringkus pria penipu tersebut.

Kapolresta Pekanbaru menunjukkan tersangka penipuan kepada wartawan

Ternyata dalam melakukan aksinya, pria berinisial AB alias SS (41), atau nama akun fb Surianto, sudah empat kali melakukan penipuan dengan modus yang sama. Hingga akhirnya aparat Polsek Limapuluh meringkusnya dari sebuah hotel di Pekanbaru.

Hal ini diungkapkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, didampingi Kapolsek Limapuluh Kompol Angga F Herlambang, Rabu (29/11/2017). Dikatakan Kapolres, perbuatan Susanto, terhadap korban Sofia Indra (41), dilakukan di parkiran Indomaret Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Rabu (15/11/2017) lalu, sekitar pukul 11.15 WIB.

Penipuan ini bermula dari adanya perkenalan antara tersangka SS dengan korban Sofia Indra (41) seorang Ibu Rumah Tangga, warga Jalan Mahoni III Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Mantan Kadis PU Ciptada Riau Ditahan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu (29/11/2017), menahan mantan Kepala Dinas PU Ciptada Riau, Dwi Agus Sumarno, tersangka korupsi proyek ruang terbuka hijau Tugu Anti Korupsi.

Mantan Kadis PU Ciptada Riau Ditahan

Selain Dwi Agus Sumarno, penyidik juga menahan satu tersangka lainnya, YJB, seorang wanita yang merupakan kontraktor yang meminjam perusahaan pemenang.

Pantauan di lapangan, sebelum ditahan, keduanya diperiksa oleh penyidik Kejati Riau dari pukul 10.00 WIB.

Tersangka Dwi Agus terlihat didampingi penasehat hukumnya Megawati Matondang SH dan Aziun Azhari SH.

Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kesehatan memasuki ruang pemeriksaan kedua terdakwa.

Sekitar pukul 14.00 WIB, petugas kesehatan keluar dari ruang pemeriksaan.

Sekitar pukul 14.30 WIB, kedua tersangka keluar dari ruang pemeriksaan dengan memakai rompi tahanan.

Kedua tersangka langsung digiring ke Rutan Sialang Bungkuk oleh petugas Kejaksaan.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta, SH MH membenarkan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Keduanya ditahan untuk 20 hari ke depan,” ujarnya.

Sugeng juga mengatakan akan memprioritaskan penanganan ketiga tersangka ini dibanding 15 orang tersangka lainnya dalam perkara korupsi proyek RTH Tugu Anti Korupsi ini.***(segmen02)

Wah..Bupati Amril Mukminin Nahkodai Kapal Tanker

Bengkalis(SegmenNews.com)- Sabtu pagi 28 November 2017, jarum jam menunjukkan angka 10.25 WIB, dengan penuh percaya diri Amril Mukminin menjajal kemampuan menakhodai sebuah kapal tanker berukuran besar. Tak tanggung-tanggung, tanker mengangkut kontainer mengarungi  samudera dengan gelombang yang sangat dahsat.

Awalnya, ketika mesin kapal tanker berlayar dari pelabuhan. Perjalanan tanker belum tancap gas. Di kanan kiri jendela tanker terlihat beberapa kapal berukuran besar berlalu lalang, termasuk kapal penyeberangan alias roro. Saat itu, air laut masih bersahabat, hanya tampak riak gelombang, sehingga memacu laju tanker.

Selang beberapa menit, kecepatan tanker semakin kencang. Angka di monitor mulai merambat naik dari 1, 2 knot hingga 6 knot lebih. Ketika sampai di tengah samudera, ternyata gelombong air laut semakin bergelora, bahkan air laut naik ke atas dek tanker.

Sementara di dalam kapal, kami merasakan kapal mulai terombang-ombang saat menghembas gelombang samudera. Pemandangan di kanan kiri jendela tanker tidak  lagi kelihatan kapal-kapal yang lalu lalang. Hanya ada kapal tanker yang dinakhodai Bupati Bengkalis Amril Mukminin, terus melaju menerjang ganasnya gelombang samudera.

Meskipun gelombang samudera terus bergelora, namun Amril Mukminin tetap tenang mengendalikan kemudi tanker. Begitu juga penumpang yang ada di belakangnya. Meskipun sekali-kali tanker terasa oleng, air pun terus masuk ke atas dek.

Waktu itu diantara penumpang yang ikut mengarungi samudera yang bergelora, diantaranya, Staf Ahli Bupati Haholongan, Plt Kepala Dinas Perhubungan Joko Edi Imhar, Plt Kepala Dinas Pendidikan Edi Sakura, Plt Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Gendrayana Rohaini dan sejumlah pejabat lainnya, termasuk Ketua Politeknik Negeri Bengkalis, Milchan.

Saat mengendalikan kemudi tanker, mantan anggota DPRD Bengkalis ini, didampingi seorang pria berpakaian putih bernama Kapt. Suz Dayan, sehingga membuatnya mengetahui seluk beluk mengendalikan kapal berukuran besar itu.

Cerita tentang ketangguhan sosok Amril Mukminin menakhodai tanker besar di tengah samudera yang ganas itu, merupakan simulasi di depan monitor simulator kapal tanker di kampus Kemaritiman, Politeknik Negeri Bengkalis di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis.

Usai melantik taruna-taruni angkatan III tahun 2017 di kampus tersebut, Amril Mukminin diberi kehormatan untuk merasakan langsung sensasi mengendalikan kapal besar alias tanker di tengah samudera.

Meskipun hanya di depan monitor simulator, namun siapa pun yang masuk dalam, pasti terasa berada sensasi di tengah samudara. Mulai dari suara mesin, deboran gelombang samudera dan goyangan kapal (oleng), sehingga membuat kepala sedikit berdenyut.

Menurut Kapt Suz Dayan, mesin simulator yang setiap saat digunakan taruna Kemaritiman Politeknik Negeri Bengkalis ini, sengaja dikemas seakan aslinya. Tujuannya, ketika taruna turun ke lapangan, sudah terbiasa dan bisa mempraktekkannya.

Setelah  merasakan sensasi sebagai nakhoda kapal tanker, Amril Mukminin memberikan apresiasi kepada Kemaritiman Politeknik Negeri Bengkalis. Karena sebagai daerah yang wilayahnya berada di kawasan maritim, keberadaan kampus ini hendaknya bisa menjawab kebutuhan tenaga maritim di Indonesia. “Setidaknya, kedepan Kabupaten Bengkalis bisa menjadi salah satu pemasok sumber daya manusia bidang maritim bagi nusantara,” ungkapnya.***(Edi)

Gunakan Swadaya Masyarakat, Desa Mahato Bangun Jalan Lingkar 4 KM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)-Kepala Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Firiadi, saat ini fokus pada pembangunan jalan lingkar desa sepanjang 4 kilometer. Dana pembangunannya bersumber dari swadaya masyarakat.

Pembangunan jalan lingkar desa

Jalan lingkar yang sebelumnya selebar 7 meter tersebut saat ini sudah menjadi 16 meter. Jalan ini nantinya akan menghubungkan KM 24 Simpang Badak ke KM 24 Simpang Tarigan.

Kades Firiadi, mengatakan, dan pembangunan jalan lingkar ini dari pungutan resmi terhadap kendaraan pengangkut kelapa sawit dan barang lainnya melalui ampang-ampang.

Sebelumnya disepakati bagi kendaraan yang mengangkut sawit atau kendaraan lainnya yangbmelewati jalan tersebut, maka dikenakan biaya sebesar Rp10 per kg sawit, atau Rp200 ribu sekali melintas. Sehingga saat ini dana dari ampang-ampang tersebutbsudah terkumpul sebesar Rp200 juta.

“Jadi pembangunan jalan ini tidak menggunakan dana alokasi dana desa (ADD) atau dana desa (DD),” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya,
pembangunan jalan lingkar ini untuk mengantisipasi lima tahun kedepan, yangp akan semakin meningkatnya arus kendaraan yang melintas. Kemudian terkait akan adanya investor yang masuk serta membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Simpang Badak Desa Mahato. Sehingga dari sekarang, kita sudah antisipasi dan kedepannya tidak ada kemecetan arus kendaraan karena kita sudah ada jalan lingkar desa,” tegas Kades Mahato Firiadi.***(fitri)

Pagi Ini Riau Cerah Berawan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Cuaca di Provinsi Riau, pagi ini Rabu (29/11/2017), cerah berawan.

Cuaca berawan

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Rabu (29/11/2017). Sementara siang hari nanti menurut Slamet, secara umum berawan, namun ada beberapa daerah yang berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan.

Di antaranya, di wilayah Kabupaten Rohil, Kota Dumai dan Kabupaten Kampar.

Sementara pada malam hari, kondisi cuaca secara umum cerah berawan. Namun ada potensi turun hujan ringan di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Rohil, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Inhil, Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Suhu udara diperkirakan antara 23.0 hingga 33.5 °C, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 99 %. Angin bertiup dari Barat Laut, dengan kecepatan 09 hingga 36 km/jam.***(segmen02)

Catatan Redaksi “Balada Tugu Anti Korupsi”

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tugu Tunjuk Ajar Integritas, berdiri kokoh dan indah, di ruang terbuka hijau, Jalan Riau, Pekanbaru.

Namun siapa sangka, tugu yang dikenal sebagai Tugu Anti Korupsi karena diresmikan oleh Ketua Komisi Anti Korupsi dan bertepatan Hari Anti Korupsi Internasional, membuat sejarah kelam.

Niat hati ingin memberi peringatan kepada pejabat di Riau untuk tidak lagi berbuat korupsi. Namun kenyataannya menjadi monumen bukti adanya permainan proyek di Pemerintah Provinsi Riau.

Tersebut kisah, pada tahun 2016 lalu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, tengah merenung memikirkan nasib tragis tiga mantan Gubernur Riau yang berakhir di Penjara.

Tiga orang tersebut yakni, Gubernur Saleh Djasit, Gubernur Rusli Zainal dan terakhir Gubernur Annas Maamun yang belum genap setahun menjabat, yang sekaligus menghantarkan Arsyadjuliandi Rachman ke kursi panas Gubernur Riau.

Andi Rachman, panggilan akrab Arsyadjuliandi Rachman, kemudian berpikir, bagaimana membuat suatu tugu atau monumen pengingat agar pejabat di Riau tidak ada lagi yang melakukan korupsi.

Andi Rachman kemudian memanggil Dr Dwi Agus Sumarno, Kepala Dinas Ciptada Provinsi Riau. Andi Rachman, menceritakan keinginannya membuat suatu peringatan agar tidak korupsi tersebut.

Setelah berpikir, timbul ide membuat suatu tugu pada proyek Ruang Terbuka Hijau, eks Kantor PU Riau, yang tengah dikerjakan.