Rohul(SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu, serahterimakan bantuan rumah sehat layak huni kepada warga di Dusun Pasir Putih Barat, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Selasa (28/11/2017).
Rumah sehat layak huni tersebut, merupakan bantuan BAZNAS Rohul ke janda Yusmaida. Dimana sebelumnya rumah tersebut masuk dalam dalam kegiatan pelebaran areal pembangunan Masjid Paripurna Baiturrahim, kemudian pihak panita pembangunan masjid mencarikan pengganti areal untuk tapak rumah dengan dana Rp60 juta.
Kegiatan penyerahan duplikat kunci rumah kepada penerima bantuan, Yusmaidar, diserahkan Wakil Ketua II Bidang Pendiatribusian BAZNAS Rohul, H.Tarmizi kepada Camat Rambah, M.Novandri,S.STp.M.Si, kemudian Camat menyerahkannya kepada Yusmaridar.
Ruslan Abdul Gani sebagai Ketua Panitia pembangunan Masjid Paripurna Baiturrahim berterima kasih ke BAZNAS serta para donatur.
Karena, rumah sehat layak huni tersebut tidak akan bisa dibangun tanpa adanya bantuan semua pihak.
Katanya, dengan perlu perluasan areal masjid, mau tidak mau pemerintah setempat menyampaikannya, rumah Yusmaidar dibongkar kemudian dipindahkan yang dekat dengan masjid.
“Realisasi pembangunan rumah sehat layak huni tersebut sekitar Rp85 juta tanpa pajak, dimana bantuan BAZNAS R40 juta untuk rumah dan Rp4 juta untuk WC, sedangkan sisanya merupakan bantuan donatur kita, dan lainnya,” ungkap Ruslan .***(fit)
Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berencana membuat rencana induk pembangunan pariwisata alam dan budaya di sejumlah kecamatan.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah (Bapeda) Rokan Hulu, Nifzar.SP, Selasa (28/11/2017), dengan nara sumber dari Kementerian Pariwisata Republik indonesia (Kemenpar RI), Deputi Hukum dan Pariwisata Kemenpar RI, Lusi Kusuma Dewi serta kabid Destinasi Pariwisata Provinsi Riau, Fuad.
Nifzar mengatakan, RTRW Rohul sudah berkesusaian dengan kebijakan satu peta. Sehingga di dalam Riparkab 2017 ada dua koridor terhadap wisata yang akan dikembangkan yakni, wisata alam dan koridor wisata budaya. Kemudian, dalam mengembangkan dia koridor wisata tersebut haruslah ditunjang dengan koridor ekonomi lokal.
Untuk pengembangan wisata alam ini nantinya akan dipusatkan di Kecamatan Rambah, Bangun Purba, Rokan IV kota dan Pendalian IV Koto, dan kecamatan Tandun karena itu didukung dengan kondisi alam yang masih asri.
Sedangkan untuk koridor wisata budaya, nantinya akan diarahakan ke kecamatan Kunto Darussalam, Kepenuhan, Tambusai, Tambusai Utara, karena alamnya sudah mulai tergerus.
“Berharap dengan memaksimalkan dua koridor Wisata, maka diharapkan budaya tetap lestari, dan alam Rohul dapat kita manfaatkan untuk kepentingan peningkatan pariwisata,” harapnya.
Dipaparkannya, prinsipnya kendala yang kini dihadapi yakni peningkatan akses dan ketersediaan infrastruktur. Sehingga pihaknya akan melakukan koordinasi dalam rangka percepatan dengan beberapa OPD terkait, seperti dinas PU, Pariwisata, Sosial, koperasi dan masyarakat.
“Dalam Riparkab itu nantinya akan dijadikan acuan kita dalam mengembangkan pariwisata di Rohul untuk 20 tahun mendatang, jadi kita harus benar-benar melengkapi data-data untuk menjadi sebuah dokumen yang bisa menarik dana-dana pusat, karna kalau mengandalkan APBD Rohul tidak akan sanggup,” tegasnya.***(Adv/Hms/fit)
Jakarta (SegmenNews.com)-Atraksi Wisata Budaya Bakar Tongkang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, meraih juara pertama pada malam Penganugerahan Pesona Indonesia 2017.
Bupati Rokan Hilir, Suyatno, menerima penghargaan
Tropi juara pertama kategori atraksi wisata budaya Kementrian Pariwisata RI, diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Pariwisata, diterima oleh Bupati Rokan Hilir, Suyatno, di Grand Studio Metro TV, KebunnJeruknKedoya, Jakarta.
Sekjen Kementerian Pariwisata RI dalam sambutannya menyatakan, penganugerahan Sapta Pesona Indonesia 2017 ini merupakan kali kedua diselenggarakan Kementerian Pariwisata bekerjasama denhan Kementerian Infokom RI. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan secara nyata komoditi wisata yang menjadi pilihan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Sementara Bupati Rokan Hilir, Suyatno, pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat, baik yangbada di Rokan Hilir, maupun yangbdi perantauan dan seluruh wisatawan yang telah berjunjung maupun yang telah memilih Iven wisata Bakar Tongkang sebagai Atraksi Wisata Budaya terbaik pada penyelenggaraan Penganugrahan Pesona Indoneaia 2017 ini.
“Semoga dengan Tropi prediket juara pertama yang saya terima malam hari ini, akan dapat lebih memotivasi Pemerintah dan masyarakat dalam memajukan sektor kepariwisataan di Kabupaten yang berjuluk Negeri Seribu Kubah Kabupaten Rokan Hilir.***(chan)
Pekanbaru (SegmenNews.com)-Direktur perusahaan pemenang tender pengadaan meubeler Disdik Kampar tahun 2015, mengakui menandatangani langsung dokumen kontrak, dan menyerahkan dokumen asli saat klarifikasi dan verifikasi oleh Pokja ULP.
Saksi memberi keterangan
Hal ini terungkap pada persidangan dugaan korupsi proyek Disdik Kampar, dengan terdakwa Zulkarnaini, dan mantan Kadis Pendidikan Kampar, Nasrul, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Selasa (28/11/2017).
Pada persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tiga orang saksi, yakni, Direktur CV Wahyu Karya Utama, Kusnedi, Direktur CV Payung Negeri, Herman Susila dan Direktur CV Embun Suri, Alfirman.
Di hadapan majelis hakim yang diketuai Arifin SH, saksi Kusnedi dan Herman Susila dan Alfirman, mengaku mengetahui perusahaannya mengikuti proses tender di Dinas Pendidikan Kampar. Ketiganya mengaku sudah pernah beberapa kali mengikuti proses tender proyek di Kabupaten Kampar.
Dalam pelaksanaannya, saksi mengaku membayar orang untuk membuatkan penawaran.
Ketika perusahaan saksi dinyatakan sebagai pemenang, ketiga saksi mengaku mendatangi Pokja ULP untuk proses klarifikasi dan verifikasi. Saat itu para saksi menunjukkan seluruh dokumen asli sesuai persyaratan dan dokumen. Saksi tidak pernah menyebutkan kepada Pokja bahwa perusahaan saksi dipinjam orang lain atau Zulkarnaini.
Usai menunjukkan dokumen asli, ketiga saksi mengaku ada menandatangani surat pernyataan sanggup mengerjakan pekerjaan tersebut. Usai tahapan proses lelang, saksi Kusnedi dan Herman Susila, mengakui bahaa mereka yang menandatangani kontrak, bukan terdakwa Zulkarnaini.
Ketiga saksi juga mengakui bahwa pembayaran proyek langsung masuk ke rekebing para saksi, bukan ke rekening terdakwa Zulkarnani. Setelah masuk ke rekening para saksi, para saksi yang memberikan cek kepada terdakwa untuk pembayaran proyek.
Pada kesempatan tersebut, saksi Herman Susila mengakui sukarela memberikan perusahaannya kepada terdakwa Zulkarnaini tanpa mengharapkan fee dari Zulkarnaini.
Mendengar hal ini, Nur Aufa SH, salah seorang kuasa hukum Zulkarnaini, meminta ketegasan dari ketiga saksi apakah ketiga saksi memberikan perusahaannya dipakai Zulkarnaini mengharapkan fee atau tidak. Namun saksi tidak dapat menjawab. Pertabyaan ini diulang beberapa kali oleh Nur Aufa, namun tetap tidak dijawab.
Melihat hal ini, Hakim Ketua, Arifin, meminta Panitera untuk mencatat pertanyaan penasehat hukum tersebut. “Tolong panitera dicatay pertanyaan penasehat hukum terdakwa ini dan tidak dijawab oleh para saksi,” ujar Arifin.
Selain itu, penasehat hukum terdakwa Zukkarnaini, Nur Aufa SH, juga mempertanyakan kepada para saksi, mengapa tidak mengajukan pembatalan kontrak, kalau tidak sanggup melaksanakan pekerjaan, seperti surat pernyataan para saksi yang ditandatangani didepan jaksa. Namun para saksi juga tidak dapat menjawab.
Hal ini dipertanyakan penasehat hukum karena ada dua surat pernyataan yang saling tumpang tindih, yakni surat pernyataan sanggup melaksanakan pekerjaan yang ditandatangani saat penandatanganan kontrak dan surat pernyataanntidak pernah melaksanakan pekerjaan yang ditandatangani dihadapan jaksa. PH menilai suratbpernyataan kedua diarahkan oleh jaksa
Keterangan ketiga saksi ini, sebelumnya, sama dengan keterangan dua saksi dari Pokja Unit Layanan Pengadaan, yang menyebutkan, ketika Pokja melakukan klarifikasi dan verifikasi kepada perusahaan pemenang, langsung dihadiri oleh para direktur pemenang lelang bukan terdakwa Zulkarnaini.
Bahkan, saksi ULP tidak pernah bertemu dengan terdakwa Zulkarnaini saatnproses lelabg tersebut.***(segmen02)
Bengkalis(SegmenNews.com)-Rumah Sakit Daerah Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis resmi mendapatkan predikat rumah sakit paripurna terhitung tanggal 18 November 2017.
Raihan predikat ini setelah dinyatakan lulus akreditasi dari komisi akreditasi rumah sakit.
“Alhamdulillah, RSUD Bengkalis telah menyandang RS bintang lima. Predikat Paripurna merupakan predikat tertinggi dari lima tingkatan yaitu perdana (bintang satu), dasar (bintang dua), madya (bintang tiga), utama (bintang empat) dan paripurna (bintang lima),” ungkap Plt Direktur RSUD Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Senin 27 November 2017.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari KARS, di Propinsi Riau terdapat delapan RSUD yang sudah dinyatakan lulus akreditasi. Kedelapan RSUD tersebut yakni, RSUD Bengkalis, RSUD Kecamatan Mandau, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, RSUD Jiwa Tampan, RSUD Pelata Bumi Pekanbaru, RSUD Indra Sari Rengat, RSUD Dumai, RSUD Kepulauan Meranti.
Dari delapan RSUD yang dinyatakan lulus akreditasi, tiga RSUD dinyatakan lulus dengan predikat RS Paripurna alias bintang lima, yakni RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, RSUD Jiwa Tampan dan RSUD Bengkalis.
“Yang lebih membanggakan RSUD Bengkalis merupakan rumah sakit kabupaten yang pertama lulus akreditasi paripurna di Provinsi Riau,” ungkap Ersan.
Lebih lanjut dr. Ersan Saputra. TH tujuan dan manfaat dari akreditasi RS untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, karena RS berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Kemudian, proses administrasi, biaya dan pengelolaan sumberdaya manusia lebih efisien, menciptakan lingkungan internal RS yang lebih kondusif, mendengarkan pasien dan keluarga, menghormati hak pasien dan melibatkan mereka dalam proses perawatan. Memberikan jaminan, kepuasan dan perlindungan kepada masyarakat atas pelayanan kesehatan.
Seperti diketahui, proses penilaian dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 26 Oktober 2017 melalui wawancara dengan pemilik rumah sakit, pimpinan rumah sakit, staf, pasien dan keluarga. Kemudian observasi terhadap fasilitas, alat dan prosedur tindakan serta kelengkapan dokumen, SOP dan bukti pelaksanaan. Penilaian akreditasi dilaksanakan oleh surveior dari KARS yaitu dr. Sudasri, MARS selaku ketua tim penilai, dr. Nurhayati, Sp.A dan Ns. Kusnanto, S.Kep, MARS.
“Dari 15 kelompok kerja (Pokja) yang dinilai, Alhamudlillah semuanya dinyatakan lulus dengan nilai di atas 80,” terang Ersan.
Ersan juga mengungkapkan bahwa predikat paripurna ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Bengkalis telah memenuhi standar pelayanan dan manajemen yang telah ditetapkan.
Pencapaian ini berkat kerja keras, kekompakan dan kerjasama semua pihak serta dukungan yang luar biasa dari Bupati Bengkalis dan pimpinan DPRD serta lintas sektoral terkait, tentunya pencapaian ini tidak berhenti disini saja, kedepan pelayanan kesehatan harus semakin ditingkatkan.***(Edi)
Rohil (SegmenNews.com)– Hingga saat ini Pemkab Rohil masih menunggu transfer hak-hak Rohil dari pusat melalui dana bagi hasil (DBH) triwulan IV.
Ilustrasi
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil, H Syafruddin, HS, Selasa (28/11/17).
“Insha Allah awal Desember ini, mari sama-sama kita berdoa disamping kita berjuang agar dana tersebut bia cepat dikirim oleh pusat,” katanya.
Ia menjelaskan dana tersebut nantinya akan membayar semua tunggakan-tunggakan Pemda Rohil, sehingga diharapkan semua pihak mengerti dengan kondisi saat ini.
Mantan Kadisperindag Rohil itu juga menyebutkan, kusus sektor Pendapatan Daerah (PAD) Rohil ada dana masuk dan sata ini dikumpulkan. Hanya saja jumlahnya sedikit dan akan dibayarkan bersamaan dengan dana DBH masuk ke kas Rohil. “Dana PAD sedikit-sedikit kita kumpulkan, kan tak mungkin ada yang dibayar dan tidak, jadi kita mau bayarkan smeuanya jelang akhir tahun biar tidak ada timbul rasa iri,” tegasnya.
Bahkan dari persentase 100 persen sampai saat ini yang masuk baru mencapai 67 persen sehingga pihak terkait kususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkaut Retribusi diminta menggesa hal tersebut.
Khusus tunda salur Tltriwulan IV tahun 2016 juga masih terus diperjuangkan oleh Pemkab Rohil, sehingga jika smeuanyab terkumpul diyakini akan cukup membayar seluruh pembayaran yang ada. Untuk itulah ia berharap administrasi semua OPD maupun pihak ketiga bisa selesai sehingga bisa langusng bisa dibayarkan apabila sudah dikirm oleh pusat.
Untuk besarnya mencapai ratusan miliar, jika dalam toiga Triwulan sebelumnya itu setiap tiag bulan dikirim sebesar 98 milyar. Sedagkan triwulan kedua sempat ditarik kembali dan triwulan III sudah dikirim dan dibayarkan tunda bayar dan keperluan lainnya.
Untuk Triwulan II yang sempat ditarik rencananya akan dimasukkan dalam APBN-P sedangkan tunda salur 2016 masih ada sekitaran seratus miliar. ***(chan)
Jakarta(SegmenNews.com)-Wakil Bupati Siak, Alfedri, berharap tahun depan dana desa dipergunakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Hal ini mengingat selama ini dana desa lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Wabup Alfedri menghadiri acara rembug desa nasional
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Siak, usai menghadiri Remvuk Nasional Desa Tahun 2017, di Kampung Mataram, Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/11/2017).
Dikatakannya, dalam rembug nasional ini, salah satu yang dibicarakan adalah soal dana desa yangvtiga tahun belakangan banyak digunakan untuk infrastruktur. Ke depan, diarahkan ke sektor perekonomia unkuk memberdayakan ekonomi rakyat, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Alfedri juga mengungkapkan, dalam rembug itu juga dibahas mengenai Bumdes, yang kedepannya diharapkan tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi lebih ke nilai usaha untuk mengembangkan usaha desa atau produk unggulan.
“Salah satu cara untuk mengembangkan produk unggulan/usaha desa, Bumdes bisa bekerjasama dengan bumdes yang ada lain, agar bisa bersama-sama meajukan produk unggulan mereka, dan harus ada satu bumdes yang khusus bertugas untuk memasakan produk unggulan tersebut”, ujarnya.***(rinto)
Rohil (SegmenNews.com)-Masyarakat Kabupaten Rokan Hilir mengeluhkan lambatnya proses pengurusan e-KTP di Disdukcapil Rokan Hilir. Parahnya, ketika warga menyampaikan keluhan, petugas Disdukcapil malah bersikap arogan dan meminta warga menemui Bupati Rokan Hilir agar e-KTP cepat selesai.
Petugas Disdukcapil
Hal ini salah satunya diungkapkan oleh Anton, di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Rohil, Senin (27/11/2017). Ketika itu Anton menanyakan, e-KTP nya yang tak kunjung selesai kepada Eva, salah satu honorer yang bertugas untuk melayani pengurusan e-KTP di Disdukcapil.
“Saya menanyakan kepada Eva, petugas pengurusan e-KTP, berapa lama waktu pengurusan e-KTP, karena saya sudah sering bolak-balik ke Kantor Disdukcapil menunggu e-KTP selesai. Namun saya dapat jawaban yang kasar, bahkan seolah mengajak untuk berkelahi,” ujar Anton.
Anton juga mempertanyakan kepada petugas tersebut, apakah harus bayar baru e-KTP nya selesai, karena berdasarkan informasi masyarakat Anton mendengar, harus dibayar baru cepat selesai.
“Saya tanya ke beberapa orang. Katanya kalau diberi sejumlah uang, maka dalam waktu dua atau tiga hari e-KTP bisa selesai. Berdasarkan informasi ini, kemudian saya tanyakan kepada petugas di Disdukcapil itu. Apa karena dia tidak memberikan bayaran makanya saya diperlakukan seperti itu,” katanya.
Petugas di Disdukcapil tersebut kemudian menyuruh Anton untuk menjumpai Bupati Rohil, Suyatno. “Kalau mau gratis, dan pengurusannya cepat, kalian jumpai saja bupati atau kadisnya. Macam hebat pula kalian,” ujar Anton, meniru perkataan petugas honorer tersebut.
Karena kesal Anton kemudian mengalah dan kembali ke rumahnya.***(chandra)
Pekanbaru (SegmenNews.com)-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan Pekanbaru memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang, yang dapat disertai kilat dan petir, terjadi di Riau sore hingga malam hari ini.
Cuaca mendung sore ini di Kota Pekanbaru
Kasi Data dan Inforrmasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Senin (27/11/2017), mengatakan, potensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir.
Kemudian sebagian Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, sebagian Kabupaten Siak, sebagian Kabupaten Pelalawan, sebagian Kabupaten Kepulauan Meranti, sebagian Kabupaten Kampar.
Kemudian sebaaian Kabupaten Inhu, sebagian Kabupaten Inhil dan sebagian KabupatenKuansing. “Kondisi ini berdasarkan update data yang dilakukan pukul 16.30 WIB,” ujarnya.***(segmen02)
Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Suparman berpamitan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat apel, Senin (27/11/17), sebelum dirinya dieksekusi oleh jaksa pasca turunnya vonis dari Mahkamah Agung.
Saat menyampaian pamitan itulah, Suparman juga berpesan agar para ASN terus bekerja dengan maksimal.
“Masalah Suparman ya Suparman. Masalah Rohul ya Rohul. Karena permasalahan yang saya hadapi tidak ada hubungannya dengan Rohul, sehingga dalam kesempatan ini saya imbau agar seluruh ASN harus bekerja dengan maksimal,” ungkap Bupati Suparman, Senin pagi, dihadiri Sekda Rohul, Ir.H Damri Harun, para Asisten, Staf Ahli dan ASN serta tenaga honorer di jajaran Pemkab Rohul.
Apel pagi di halaman kantor Bupati Rohul, juga membuat suasana pagi itu hening dan tenang. Bahkan para ASN dan tenaga honorer, hanya tertunduk disaat Bupati Suparman menyatakan pamit ke ASN terkait putusan MA RI yang nantinya akan dijalankan, bila memang dirinya harus menjalaninya.
Kata Bupati Suparman lagi, seluruhnya harus sepakat untuk membangun Rohul. Sementara kasus dirinya melekat ke pribadinya, dan takdir pegawai agar selalu semangat membangun Rohul.
“Sumbangkan pemikiran dan berkaca pada hari ini, tersangka korupsi hari ini, saya koruptor. Tak satupun Jaksa membuktikan diri saya bersalah. Namun yang paling penting bangun Rohul, teruslah bergerak dan selalu berbuat baik karena jabatan hanya titipan,” sampainya.
“Semuanya adalah Rohul dan kampung kita. Sehingga saya ingatkan jangan untuk membangun Rohul dengan menyerahkannya ke orang lain. Apabila nanti saya dieksesuksi maka semangat untuk membangun Rohul, silahkan hak politik saya diberhentikan, namun pembangunan harus tetap berjalan,” imbau Suparman lagi.
Selain itu kata Bupati lagi, APBD Rohul masih tertata eksis sampai hari ini. Cari uang untuk Rohul mari kerja bersama-sama, dan yang tepenting jangan serahkan Rohul ke pendatang.
“Hari ini tidak usah khawatir, ASN yang berambisi maka akan kalah saya merasa puas serta politik saya juga sudah puas, dan saya sudah mampu menjadi pemimpin. Mari bersama jangan putus asa, didik anak kita untuk mampu menjadi pemimpin dimasa mendatang, dan harus tetap semangat membangun Rohul,” harap Bupati lagi. ***(fit)