Beranda blog Halaman 2459

Disdik Rohil Data Siswa UN

ilustrasi net
ilustrasi net

Rokan Hilir(SegmenNews.com)- Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional 2015, Dinas Pendidikan Rokan Hilir kembali mendata seluruh siswa, sesuai satuan yang ada.

Kepala Dinas Pendidikan Rohil, H Amiruddin, Kamis (15/1/2015) mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendataan siswa dalam dua kategori, yakni sistim online dan aplikasi.

Menurutnya, pendataan siswa tingkat Mts dan MA dilakukan sistim online dan bagi siswa SMP, SMA dan SMK dilakukan sistim aplikasi. Sedangkan pengiriman data tersebut dilakukan operator disetiap sekolah

Kadis menambahkan, menjelang UN, pihaknya hanya sebatas melakukan pendataan dan belum pelaksanaan program persiapan lainya, seperti verifikasi dan validasi.

“Apabila telah selesai melakukan pendataan,maka baru akan kita lakukan verifikasi terhadap sekolah-sekolah untuk melakukan validasi dengan memberikan print out data siswa di sekolah tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya, pendataan kali ini lebih spesifik dan dilakukan dengan teliti seperti pengecekan biodata siswa, nama, tempat tanggal lahir, agama dan sebagainya. Setelah dinyatakan valid data itu dimasukan kependataan peserta UN secara Online.

“Data ini akan keluar sebulan sebelum diselenggarakan nya UN berupa Kartu peserta UN. Makanya Kita menghimbau sekolah segera melakukan pendataan peserta yang akan mengikuti Ujian Nasional pada tahun 2015 nanti,” katanya.

Selain itu, jelasnya, sudah ada sebagaian sekolah yang telah melakukan pendataan terhadap peserta yang akan mengikuti UN, namun bagi sekolah yang sama sekali belum melakukan pendataan diminta untuk segera mungkin melakukan pendataan, imbuhnya.***(adv/hms)

Pertama di Indonesia, Pemprov Riau Gunakan KMS Pantau Karhutla

KarhutlaPekanbaru (SegmenNews.com)-  Provinsi Riau mulai gunakan Karhutla Monitoring Sistem (KMS) untuk melakukan pemantauan titik api di seluruh kabupaten/kota. KMS yang pertama di Indonesia ini diharapkan akan mampu mendeteksi sekaligus pencegahan titik api di Riau.

Demikian dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau Yulwiriati Moesa, Jumat (16/1/15). KMS yang sudah mulai dipasang 16 November. Ke depan juga akan dipasang di kabupaten/kota.

“Riau satu-satunya memiliki KMS sekaligus sebagai percontohan di Indonesia. Nanti KMS ini juga akan dipasang ke kantor-kantor bupati/walikota di Riau untuk mendeteksi titik-titik api. Jadi kalau ada langsung dilakukan pecegahan jangan sampai besar,” kata Yulwiriati.

Menurut mantan Direktur RS Arifin Achmad ini, melalui KMS ini pihaknya akan terus berkoordinasi dengan bupati/walikota terkait titik-titik api yang muncul dalam KMS tersebut. Bagi perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran lahan, BLH Riau akan menegur langsung perusahaan terkait, setelah berkoordinasi dengan bupati/walikota untuk memastikan apakah perusahaan terkait benar nama yang muncul dalam data KMS.

Menurut Yulwiriati, hal itu mengacu atas tindak lanjut atas MoU yang dilakukan Pemprov Riau beberapa waktu lalu bersama Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pembangunan (UKPPP) dan BP Redd+.***(advertorial)

Tata Kota, Pemkab Rohil Relokasi PKL ke Pasar Baru

logo rohilRokan Hilir (SegmenNews.com)- Untuk menata keindahan kota Kabupaten Rokan Hilir. Pemerintah setempat akan merelokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di jalan pahlawan, jalan Tangko dan jalan Sotong ke pasar yang dibangun oleh Pemkab dijalan bintang hilir.

Untuk itu, Pemkab Rohil melakukan sosialisasi selama dua hari terhadap PKL agar segera pindah ke pasar yang baru. Ditargetkan hari Kamis (15/1/15) besok, seluruh PKL sudah menempati pasar baru tersebut.

Jika masih ada PKL yang membandel, maka Tim terpadu akan melakukan penggusuran paksa dengan melakukan penyitaan barang dagangan mereka.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP) Rohil, Iwan Kurnia kepada wartawan disela-sela sosialisasi, Selasa (13/1/15) bersama tim terpadu yang telah dibentuk oleh pemkab Rohil terdiri dari DKPP, Satpol PP, Dishub, Polsek, Koramil dan camat setempat melakukan.

“Hari pertama sosialisasi pihak DKPP hanya melakukan sosialisasi sekaligus pembersihan selokan dan pembongkaran kios-kios PKL yang ada diatas Drainase. Untuk itu kepada para PKL kita minta untuk sesegera mungkin menempati pasar baru yang telah dibangun oleh Pemkab Rohil dijalan Bintang Hilir. Sehingga jalan tersebut terlihat indah dan tidak terjadi kemacetan,” ujar Iwan Kurnia.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada komplen untuk dipindahkan kepasar Bintang. Namun PKL menuntut membuat hiburan rakyat dengan orgen tunggal dan hiburan Jawa.

“DKPP Rohil siap untuk memenuhi permintaan para PKL itu, untuk itu dalam waktu dekat kita akan siapkan orgen tunggal maupun hiburan jawa yang akan ditampilkan diseputar jalan pahlawan ujung yang menghubungi jalan Satria Tangko dan jalan sotong,”pungkas Iwan Kurnia.***(advertorial/karyadi)

Pemkab Rohul Bina 200 Surau Suluk

Bupati Achmad memberikan arahan di surau suluk
Bupati Achmad memberikan arahan di surau suluk

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kabupaten Rokan Hulu dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk. Hingga akhir tahun 2014 Pemkab Rokan Hulu telah melakukan pembinaan sebanyak 200 surau suluk.

Hal ini disampaikan, Bupati Rokan Hulu, Drs. H. Achmad,M.Si saat melakukan penutuan kegiatan suluk di Surau Yayasan Oppung Nibuhu, Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kamis (15/1/2015).

Katanya, setiap desa di Rokan Hulu itu sudah ada surau suluk, pemerintah terus berkomitmen untuk melakukan peningkatan keagamaan tidak saja di kalangan aparatur tapi juga di kalangan masyarakat.

“Bahkan dalam satu jika banyak komunitas masyarakatnya ada tiga suarau suluk,” ujarnya.

Bupati Rokan Hulu yakin, jika masyarakat ini beriman dan bertqwa kepada Allah SWT, pasti akan dikucurkan rahmat untuk hambannya itu, apalagi oaring yang bersuluk termasuk orang yang dekat dengan tuhan.

“Nanti kalau kita dekat dengan pasti apa yang diinginkan hambanya akan dikabulkan, kalau negeri ini beriman dan khusuk beribadah, nanti akan dipancarkan rezeki dari bumi, kemudian akan kucurkan dari langit,” beber Bupati Rokan Hulu.

Lanjutnya, Pemkab Rokan Hulu memperhatikan kegiatan suluk tersebut, baik dalam konteks insfrastrukturnya, biaya pembinaan, anggaran kegiatan maupun oeprasional, saat tinggal masyarakat mau beribadah atau tidak.

“Suluk atau tariqat itu jalan menuju Allah, konsep mengenal tuhan, sehingga kita menjadi orang yang takut kepada Allah, takut melanggar larangannya, takut meninggalkan perintahnya, kini di Rokan Hulu, ilmu tasauf tidak hanya dimintai kaum tua saja, bahkan sudah banyak anak muda menggeluti ilmu ini,” paparnya lagi.

Dijelaskannya, jika aktif dalam kegiatan tariqat baik itu aparatur, masyarakat dan lainnya, ini akan menjadi benteng yang kokoh untuk menghindari dari perbutan jahat.

“Jadi tidak salah kalau anak muda ikut aktuf dalam kegiatan ini, apalagi saat ini pengaruh kemajuan zaman kalau tidak ada dasar agama dalam diri, ini bisa mengahncurkan keimanan,” ulasnya.

Dia berharap, symbol Negeri Seribu Suluk itu tidak hanya slogan saja, mudaha-mudahan semakin dekat seseorang dengan sang penciptanya akan banyak hal-hal positif yang akan dikerjakannya.

“Jadi nati kalau ajaran tasauf ini sudah menyatu dengan masyarakat, baik birokrat, aparatur dan lainnya, tentu lahir aktifitas-aktifitas positif. Untuk dibutukan bimbinngan pemimpin baik tingkat kabupaten, kecamatan dan desa agar mendorong untuk mempelajari Ilmu tasauf,” pungkas Achmad.***(Adv/hums)

Motor Plat Merah Disikat Maling di Parkiran Kantor Walikota Pekanbaru

Ilustrasi
Ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Program pemerintah kota Pekanbaru Kamis bersih tanpa polusi asap kendaraan (KASI PAPA) bagi PNS di lingkungannya. Mendapat pro dan kontra, seperti yang di alami Dahyono (45) Pegawai dinas pendidikan ini kehilangan sepeda motor supra BM 2305 IP yang terparkir di belakang kantor walikota Kamis,(15/1/15)

Dahyono menceritakan, sekitar pukul 10.15 ia memarkirkan kendaraannya di belakang kantor walikota lalu masuk ke dalam kantor BKD, selang beberapa saat melihat kendaraan berplat merahnya sudah tidak ada di tempat. Lalu melaporkan kejadian yang di alaminya kepada unit provos satpol pp kota Pekanbaru.

Sementara Kaban Satpol PP kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, sudah selektif memilih kendaraan yang masuk lingkungan pemko pekanbaru, bagi PNS yang menggunakan kendaraan parkir dibelakang kantor.

Menurutnya kedepan hari KASI PAPA ini akan di evaluasi lebih lanjut. Apakah jam nya di batasi dan bagi seluruh yang masuk lingkungan pemko.***(Chir)

Tiba di Kejati, Firdaus Akan Dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk

Tersangka saat digiiring dari Mapolres kampar menuju Kejati Riau
Tersangka saat digiiring dari Mapolres kampar menuju Kejati Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com) Kejaksaan Tinggi Riau bersama Kejaksaan Negeri Bangkinang berhasil menahan firdaus alias Idas bin Agussalim direktur CV. Mulia Raya Mandiri perusahaan rekanan dugaan korupsi baju koko kab. Kampar. Selanjutnya dibawa di Kejati Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut, Kamis (15/1/14).

Dengan wajah tertunduk firdaus di dampingi pegawai kejaksaan berjalan menuju ruang Kasi I intelijen Kejati Riau Satria Abdi SH.MH untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hampir 2 bulan firdaus menjadi DPO karna dinilai tidak kooperatif dalam pemeriksaan dugaan korupsi baju koko kampar.

Kasipenkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan SH kepada SegmenNews.com mengatakan, Firdaus di nilai tidak kooperatif dalam pemanggilan oleh kejari bangkinang, bulan November 2014 firdaus di tetapkan sebagai DPO.

“Tanggal 14 januari Tim penyidik Kejari Bangkinang dan Kejati Riau di daerah Sri Silam di perbatasan Kampar,” jelas mukzhan

Selanjutnya firdaus akan menginap di fasilitas negara yaitu Rutan Pekanbaru sialang bungkuk, menunggu kelengkapan berkas untuk di persidangan nantinya.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi itu mencuat setelah penyidik Kejati Riau menyelidiki proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar. Anggaran tersebut dipecah ke semua camat dengan cara Penunjukan Langsung (PL). Hal ini dilakukan supaya tidak ditenderkan.

Setiap camat mendapat jatah berbeda. Ada yang mendapat Rp80 juta hingga Rp200 juta. Sejak awal, pengadaan baju koko yang digagas Bupati Kampar tersebut disebut-sebut sebagai kegiatan sosial yang sarat dengan kontroversi.

Kegiatan itu mencuat ke publik ketika hampir seluruh camat di Kabupaten Kampar secara serentak mendatangi DPRD Kampar. Mereka kompak meminta agar dianggarkan dana pengadaan baju koko.

Karena menurut Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua terhadap Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang pengadaan barang atau jasa pemerintah, pada Pasal 39, pengadaan barang yang sejenis harus disentralisasikan pengerjaannya. Artinya, tidak bisa dipecah dan harus dikerjakan oleh instansi otoritas.***(Chir)

Suyatno Bantah Pemberitaan Jumlah Pengungsi Koran Banjir

suyatno2Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Terkait Pemberitaan dan Running Text yang di tayangkan oleh salah satu media elektronik mengenai jumlah pengungsi korban banjir yang terjadi di (Rohil) sebanyak 2.500 jiwa pada Selasa (13/1/15) kemarin. di bantah oleh Bupati Rohil, H Suyatno bahwa informasi itu sangat keliru.

“Saya kaget melihat berita dan running text di media elektronik mengenai jumlah pengungsi sebanyak 2.500 jiwa akibat banjir
di Rohil. Padahal dari laporan dan pantauan saya dilapangan, pengungsi itu tidak ada sebanyak itu, dan data yang mereka (Tv- red) peroleh itu tidak benar dan keliru,” ujarnya usai menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Bangko Pusako,
Rokan Hilir, Rabu (14/1/2015).

Dengan kekeliruan pemberitaan yang salah itu, Suyatno meminta kepada seluruh Reporter yang meliput seluruh berita yang akan dimuat dan di publikasikan ke khalayak ramai, agar dapat mencari data yang sebenar-benarnya.

“Dan bila perlu, datang dan tanyakan serta konfirmasikanlah hal-hal yang hendak diberitakan itu kepada yang berkompeten, agar tidak terjadi kekeliruan dalam menyajikan pemberitaan,” pintanya.***(chandra)

Bupati Suyatno Salurkan Bantuan Korban Banjir

SuyatnoRokan Hilir (SegmenNews.com)- Sebanyak 694 KK yang berada di lima kepenghuluan Kecamatan Bangko Pusako, mendapatkan bantuan sembako yang diberikan langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Rabu (14/1/2015).

Bupati Rohil Suyatno mengatakan, bahwa Pemkab Rohil menyalurkan bantuan sembako kepada 694 KK yang berada di Kecamatan Bangko Pusako. Ada lima titik tempat penyaluran yakni, Kepenghuluan Bangko Kanan, Bangko Mukti, Bangko Makmur, Sungai Menasik dan Kepenghuluan Pematang Ibu.

“Adapun bentuk sembako yang kita serahkan kepada kelima kepenghuluan di Kecamatan Bangko Pusako hari ini adalah, beras, mie instan, minyak goreng, telur dan lain-lainya,” ucap Suyatno.

Dia mengharapkan dengan adanya bantuan ini dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bupati berharap yang terkena musibah banjir agar dapat menjaga keamanan lingkungan. Kalau ada yang sakit segera laporkan kepihak kecamatan, kepenghuluan serta Puskesmas setempat.

“Untuk itu saya minta kepada pihak camat yang berada di lingkungan pemerintah kabupaten Rokan Hilir, agar dapat memberikan informasi setiap saat bagaimana perkembangan disetiap wilayah yang terkena musibah banjir tersebut,” tutur Suyatno.

Sementara itu, camat Bangko Posako Sukardi SP mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, dalam
hal ini Bupati Rokan Hilir H.Suyatno yang telah secara simbolis menyerahkan bantuan musibah banjir ini.***(advertorial/chandra)

Firdaus: Saya Belum Siap Ditahan

Tersangka (pakai peci) diperiksa jaksa usai penangkapan.
Tersangka (pakai peci) diperiksa jaksa usai penangkapan.

Kampar (SegmenNews.com)- Jauh hari Firadus telah memiliki firasat akan ditahan, karena mendengar tersangka korupsi pengadaan baju koko Kampar lainnya, Asril Jasda sudah ditahan Jaksa.

Karena ketakutan, Firdaus mangkir setiap dilakukan pemanggilan oleh Kajati Riau, karena takut setelah pemeriksaan dirinya akan ditahan.

Dia juga mengaku takut ditahan karena memikirkan nasib anak dan keluarganya.

“Saya belum siap untuk di tahan mengingat anak dan keluarga saya dan mungkin tuhan belum mengizinkan saya untuk di tahan,” ujar Firdaus, Kamis (15/1/15).

Hari ini, tersangka digiring ke Kejati Riau. Baca: Tersangka Digiring ke Kejati Riau.***(ami)

Kasi Pidsus: Saya Mengintai dan Bermalam di Kebun Karet

Tersangka saat digiring dari Mapolres Kampar menuju Kejati Riau
Tersangka saat digiring dari Mapolres Kampar menuju Kejati Riau

Kampar (SegmenNews.com)- Pelarian panjang tersangka pangadaan baju koko di lingkungan Pemda Kampar, Firdaus telah berakhir.

Bendahara Partai Golkar Kampar itu ditangkap tanpa perlawanan oleh pihak Kejari dan Polres Kampar, Rabu (14/1/2015) sekira pukul 18 00 wib.

Proses penangkapan tersangka yang sudah dinyatakan DPO tanggal 24 November 2014 karena mangkir dipanggil jaksa dalam
pemeriksaan dugaan korupsi pengadaan baju koko bernilai Rp 2,4 Miliar cukup membuat tim kejari Kampar dan anggota Polres
bekerja ekstra.

Betapa tidak, tim perburuan yang dimpin langsung oleh Kasi Pidsus Kampar, Beny Siswanto harus rela bermalam di perkebunan karet untuk pengintaian. Setelah menemui target, saat dilakukan penangkapan, tersangka berhasil lolos dengan mengendarai sepeda motor.

Tak putus asa tim terus mencari informasi diberbagai lini, dan akhirnya didapat informasi tersngka berada di dalam seunit mobil CRV. Tanpa pikir panjang dilakukan pengejaran, akhirnya perburuan membuahkan hasil, mobil yang ditumpangi tersangka dihentikan, tersangkapun ditangkap tanpa perlawanantepatnya di Desa Sei Silam Kecamatan Bangkinang Barat diberbatasan XIII Koto Kampar.

“Nampaknya dia sudah pasrah menunggu di tangkap. Tapi kenapa di (firdaus) selalu mangkir dari panggilan jaksa,” ujar Beni.***(ami)