Beranda blog Halaman 2469

Polres Pelalawan Tangani 418 Kasus Tindak Pidana

sidangPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Sepanjang tahun 2014, Polres Pelalawan telah menangani sebanyak 418 kasus kasus tindak pidana yang terjadi diwilayah hukum Polres Pelalawan. Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 70 persen atau sebanyak 292 kasus telah berhasil dituntaskan penyelesaiannya.

Demikian hal ini disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIk MH didampingi Paur Humas Ipda Edi Herianto baru-baru ini.

Jika dibandingkan jumlah kasus yang ditangani Polres Pelalawan tahun 2013 lalu, maka kasus tersebut jauh mengalami penurunan. Untuk itu, Polres akan terus melakukan penaganan kasus secara preventif dan persuassif pada masyarakat kedepannya.

“Kita akan lebih banyak bekerjasama dengan para kelompok masyarakat yang bergerak dibidang keamanan masyarakat, seperti ronda dengan mengaktifkan pos kamling ditengah masyarakat nantinya,” terang Kapolres.

Diungkapkannya, bahwa sebanyak 418 kasus yang ditangani Polres Pelalawan ini merupakan kasus kriminalitas atau kasus tindak pidana. Dan dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 70 persen atau sebanyak 292 kasus telah berhasil dituntaskan penyelesaiannya. Sedangkan sisanya sebanyak 30 persen atau 126 kasus.

Namun demikian, pihaknya optimis dalam seluruh kasus yang ditangani Polres Pelalawan akan rampung dan selesai pada awal 2015 mendatang.

“Diperkirakan sisa semua kasus yang ditangani penyidik Polres Pelalawan itu bisa segera dituntaskan. Pasalnya, sebagian besar berkas proses pemeriksaan perkara yang sedang ditangani penyidikannnya oleh Polres Pelalawan, sudah masuk berkasnya ke kekejaksaan Pangkalan Kerinci. Jadi sekarang tinggal penuntasan proses penyidikan perkaranya lagi, dan kita usahakan awal tahun 2015 tuntas penyidikannya oleh para penyidik nantinya,” ujarnya.

Ditambahkan Mantan Kasat Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya ini, bahwa adapun 10 besar kasus dari jumlah 418 kasus yang terdiri dari 56 jenis tindak pidana yakni, Curas sebanyak 9 kasus selesai 2 kasus dan sisa 7 kasus.

Kemudian kasus Curat sebanyak 76 kasus dan selesai 32 kasus, Curanmor 17 kasus selesai 13 kasus, Pencurian 67 kasus selesai 41 kasus, Cabul 8 kasus selesai 100 persen, penganiayaan 48 kasus selesai 28 kasus, pembunuhan 3 kasus selesai 2 kasus, persetubuhan anak dibawah umum 13 kasus, selesai 6 kasus, KDRT 17 kasus selesai 14 kasus. Sementara untuk kasus Tipiter (tindak pidana tertentu) dan korupsi 32 selesai 26 kasus.

“Disamping jumlah kasus yang ditangani tahun ini, jumlah kasusnya lebih kecil dari tahun lalu, tapi penuntasannya penyelesaian perkaranya lebih tinggi jika dibandingkan jumlah kasus yang berhasil dituntaskan penanganannya pada tahun lalu hanya 42,1 persen dari sebanyak 3780 kasus. Dan kedepannya, kita akan lebih memaksimalkan kinerja untuk menuntaskan masalah tindak pidana ini,” tutupnya.***(fin)

Pemko dan Chevron Kerjasama Bangun Kembali SMAN 3 Rumbai

Plt Gubernur Riau Arsyajuliandi Rahman dan Wakil Walikota Pekanbaru saat meninjau SMAN 3 yang terbakar -
Plt Gubernur Riau Arsyajuliandi Rahman dan Wakil Walikota Pekanbaru saat meninjau SMAN 3 yang terbakar

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru akan bekerjasana dengan PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI) melakukan pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Rumbai yang terbakar beberapa waktu lalu.

Kadisdik Kota Pekanbaru, Dr Zulfadil, Selasa (6/1/15) menjelaskan, dalam waktu dekat walikota Pekanbaru, H. Firdaus MT akan bertemu dengan pihak PT. Chevron untuk membahas pendanaan pembangunan gedung SMAN 3 pekanbaru.

“Pemko sudah memberikan surat kepada PT. Chevron untuk dapat bekerjasama dalam pembangunan SMA 3 yang terbakar,” jelas zulfadil kepada SegmenNews.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, seluruh ruangan belajar SMAN 3 terbakar, Rabu (12/11/14) sekitar pukul 04.00 Wib dini hari. 50 ruangan gedung termasuk ruang labor, ruang majelis guru, dan ruang komputer bahkan hingga mushollah habis terbakar.

Sejak peristiwa kebakaran itu, sebanyak 960 siswa dan 70 orang guru terpaksa numpang belajar di SMPN 6 Rumbai untuk proses belajar mengajar.***(Chir)

Peredaran Narkotika di Kampar Masih Marak

Pemusnahan Narkotika di Mapolres Kampar
Pemusnahan Narkotika di Mapolres Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Pihak kepolisian harus bekerja ekstra keras dalam memberantas peredaran narkotika yang masih marak di Kabupaten Kampar. Untuk menekan angka peredaran, diperlukan perhatian semua pihak dan kepedulian masyarakat.

Dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Siak 2014 yang dilaksanakan 10 hari saja, sejak tanggal 11 hingga 20 Desember 2014. Polres Kampar sudah menangani 6 kasus narkotika dan 1 kasus Miras. Sementara kasus lainnya yakni, 14 perjudian, 3 curat dan 3 Curanmor dengan 52 tersangka.

Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono SiK kepada segmennews.com, Selasa (6/1/15) disela-sela pemusnahan barang bukti narkotika juga mengakui masih banyaknya peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk memberantas peredaran narkotika itu.

“Peredaran narkotika di wilayah Kampar perlu menjadi perhatian semua pihak dalam memberantasnya, diharapkan peran serta dan kepedulian masyarakat luas untuk membantu penegak hukum menanggulanginya, semoga dimasa yang akan datang wilayah kabupaten Kampar ini bisa menjadi wilayah yang bebas narkoba,” harapnya.

Kapolres juga meminta kepada masyarakat agar berperan aktif mendukung kepolisian dengan memberikan informasi peredaran narkotika.

Sementara itu, tokoh agama dan masyarakat Kampar, H. Zapri Haroen menyatakan mendukungnya terhadap kinerja Kepolisian khususnya Polres Kampar dalam memerangi penyakit masyarakat. Sebab peredaran narkotika telah merusak generasi muda dan bangsa.***(ali)

Lima Kantor Desa di Siak Diresmikan

Bupati Syamsuar menandatangani prasasti pembangunan kantor Desa
Bupati Syamsuar menandatangani prasasti pembangunan kantor Desa

Siak (SegmenNews.com)- Lima kantor Desa di Kabupaten Siak, Provinsi Riau diresmikan oleh Bupati, Syamsuar, Senin (5/1/15). Bupati berpesan agar aparatur Desa berhati-hati mengelola dana miliaran.

Lima kantor Desa yang diresmikan tersebut yakni, Desa Tualang Timur Kecamatan Tualang, kantor Desa Teluk Batil Kecamatan Sungai Apit, kantor Desa Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau, kantor Desa Merempan Hilir Kecamatan Mempura, dan kantor Desa Rawang Kao Kecamatan Lubuk Dalam.

Peresmian secara simbolis dilaksanakan penandatanganan prasastinya di Kecamatan Tualang, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Siak, Sekretaris Daerah (Sekda) Siak T Said Hamzah.

“Diharapkan dengan dibangunnya kantor Desa baru ini dapat memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, diingatkan agar berhati-hati dalam mengelola keuangan yang nilainya miliaran rupiah, agar tidak tersandung hukum,” sampai Bupati.

Adapun dana yang akan masuk ke desa nantinya, kata Bupati adalah Alokasi Dana Desa (ADD) mencapai Rp2 miliar, namun ada juga beberapa desa yang mencapai Rp5 miliar. Selain itu dana Kelompok Masyarakat (Pokmas) Rp500 juta, yang mana dana tersebut dari APBD Siak tiap tahunnya, dan ditambah lagi Rp500 juta yang dananya dari APBD Provinsi Riau.

“Dana yang akan dikelola ditiap-tiap desa yang dananya berasal dari kabupaten, provinsi. Ditambahkan lagi bantuan dari program-program Pemerintah Pusat. Untuk itu, diharapkan agar berhati-hati dalam mengelola dana-dana tersebut,” terang Bupati Syamsuar.***(rinto)

Hasil Test CPNS Rohil Diumumkan Selasa

cpnsBagan Siapiapi (SegmenNews.com)- Hasil test ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bakal diumumkan besok, Selasa (6/1/2015) didua titik yakni, jalan Perwira dan di Gedung serba guna Bagansiapiapi.

Kepala Badan kepegawaian Daerah (BKD ) Rokan Hilir, Roy Azlan, Senin menyampaikan, selain pengumuman CPNS di dua lokasi tersebut, para calon juga bisa melihat pengumuman kelulusan di Website milik Pemkab Rohil.

Dijelaskan Roy, dari 145 Formasi untuk Kabupaten Rokan Hilir, yang terisi hanya 124 formasi, sedangkan 21 formasi lagi tidak ada yang mendaftar dikarenakan formasi itu sangatlah langka. Formasi tersebut yakni Teknisi dan Analisa angkutan Darat.

“Tamatan itu sangatlah langka, sehingga tidak ada yang mendaftar.memang ada beberapa orang yang mendaftar,namun tidak mempunyai KTP Rokan Hilir,sementara kan untuk mengikuti Test tersebut harus memiliki KTP daerah,” ujar Roy.

Dilanjutkan Roy, bagi peserta yang telah lulus diharapkan untuk menyiapkan berkas administrasi untuk Nomor Induk Pegawai (NIP) selama 14 hari setelah pengumuman tersebut di keluarkan.pemberkasan tersebut seperti SKCK dari kepolisian,Keterangan kesehatan dan lain sebagainya,” pungkas Roy.***(war)

PKK Kampar Bakal Survei Puskesmas

IMG00743-20150105-1437Kampar (SegmenNews.com)- Sekda Kabupaten Kampar, Drs.Zulfan Hamid memimpin rapat persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kabupaten Kampar, Senin (5/1/15) bertempat di aula lantai tiga Setda Kampar.

Hadir dalam rapat tersebut, anggota DPRD Propinsi Riau, Hj.Eva Yuliana SE dan beberapa Pimpinan SKPD Dinas Kampar

Eva dalam sambutannya menyampaikan pentingnya layanan peningkatan kesehatan ditengah-tengah masyarakat. Dia selaku ketua PKK Kampar akan mengajak seluruh anggota PKK turun ke Desa-desa untuk mensurvei para kepala Puskesmas disetiap kecamatan.

“Program pelayanan kesehatan kepada masyarakat dinilai kurang maksimal, berdasarkan itu kami nanti akan turun bersama Tim melakukan survei langsung,” tegas Eva.

Eva berharap, Humas Setda Kampar agar membuat video berbentuk cd seluruh yang menyangkut program 5 pilar dasar pembangunan Pemkab Kampar. Sebab, masih banyak kepala Desa yang belum mengetahui makna dari 5 pilar tersebut.

“Video 5 pilar itu nantinya akan kita putar disetiap Desa se-Kampar,” tukasnya.***(ali)

Trilogi Penting Dalam Menjalankan Tugas PNS

Wako Firdaus pimpin apel gabungan
Wako Firdaus pimpin apel gabungan

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru, Firdaus, ST, MT menekankan kepada seluruh pegawai dilingkungannya mengacu kepada Trilogi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Sehingga tugas yang dijalankan selesai sebelum batas waktu dengan hasil yang maksimal.

Penekanan tersebut disampaikan Firdaus pada apel gabungan di halaman kantor Walikota Pekanbaru, Senin (5/1/15).

Adapun Trilogi yang dimaksud adalah, pertama dimensi akhlak atau sikap yang merupakan dasar yang menuntun pegawai bekerja secara profesional, amanah dan santun.

“Artinya, kita harus memahami dan berkomitmen terhadap tugas poko dan tanggung jawab kita, serta menyadari bahwa kita melaksanakan tugas dengan amanah dan senantiasa bersikap ramah, sopan dan sabar dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Kedua, lanjut Firdaus, adalah integritas diri yang menuntut pegawai agar disiplin, kreatif dan inovatif, yang artinya pegawai harus taat aturan, taat azas dan cerdas melihat serta memanfaatkan peluang dan mampu menjadikan peluang sebagai terobosan yang efesien dan kreatif.

Sementara yang ketiga adalah, dimensi metode dalam melaksanakan tugas yakni, bekerja keras, bergerak cepat dan bertindak tepat dan tuntas. Yang artinya, pegawai dituntut memiliki semangat dan inovatif yang tinggi dalam menjalankan tanggung jawab.

“Saya ingin seluruh aparatur sipil Pemko Pekanbaru dapat mengaplikasikan trilogi dalam menjalankan tugas pokok.***(chir)

Sekdaprov Riau: Baru 3 Satker Bisa Jalankan APBD 2015

Zaini Ismail
Zaini Ismail

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sekdaprov Riau Zaini Ismail menegaskan hingga saat ini baru tiga Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemprov Riau yang bisa menjalankan APBD 2015. Sisanya masih menunggu dilantiknya Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru.

Ketiga Satker tersebut yakni, Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air serta Pertanian dan Peternakan. Ada pun alasan sudah bisa dipergunakannya anggaran ketiga instansi tersebut karena sebelumnya terlebih dahulu sudah dilantik saat Annas Maamun masih berstatus gubernur aktif.

“Sekarang baru tiga Satker yang bisa menjalankan. Kalau lainnyakan belum harus menunggu pelantikan,” kata Zaini Ismail.

Belum berjalannya pelaksanaan APBD 2015 oleh sebagian besar Satker merupakan konsekuensi. Pasalnya, pembahasan mata anggaran antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau beberapa waktu lalu sesuai dengan SOTK baru.

Sehingga sebelum adanya pengisian jabatan SOTK yang baru tersebut maka, APBD 2015 otomatis tidak bisa dilaksanakan.

Menyinggung terkait pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov, Zaini mengaku tidak mengetahuinya.

Dia beralasan, karena sampai saat ini belum pernah menerima laporan nama-nama dari BKD, terkait nama-nama pengisi SOTK baru tersebut. “Belum ada laporan masuk dari BKD lagi,” ujarnya.***(advertorial)

Wako Pekanbaru: Ambil Hikmah Musibah

Firdaus,MT
Firdaus,MT

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dengan banyaknya catatan berbagai musibah yang melanda Indonesia pada tahun 2014. Seperti kabut asap, tanah longsor Banjar Negara, banjir dan duka jatuhnya pesawat AirAsia, banyak memberikan pelajaran bagi umat manusia.

Untuk itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus,MT mengajak masyarakat Pekanbaru khususnya mengambil hikmah dibalik peristiwa tersebut. Sebab semua peristiwa merupakan peringatan dari allah SWT.

“Mari kita ambil hikmah dibalik semua peristiwa yang terjadi, dan mari kita berdo’a memohon ampunan dan meminta petunjuk dari allah SWT,” ajak Firdaus saat memimpin apel gabungan di halaman kantor Walikota, Senin (5/1/15).

Lebih lanjut, Firdaus mengajak memaknai tahun 2015 dengan penuh Muhasabah, juga mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya untuk dijadian acuan peningkatan kedepannya.***(chir)

Dispenda Rohil Upayakan Peningkatan PAD

Dispenda Rohil Upayakan Peningkatan PAD
Dispenda Rohil Upayakan Peningkatan PAD

Rokan Hilir(Segmennews.com)- Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus maksimal penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari semua sektor. Namun, pendapatan terbesar daerah disektor dana perimbangan bagi hasil bukan pajak.

Dikatakan Kepala Dispenda Rohil, H Ferry Hendra Parya bahwa sektor pendapatan daerah terbesar bersumber dari dana bagi hasil migas (bukan pajak-red) tahun 2014 mencapai Rp1,2 triliun, dengan persentase 69.51 persen.

Begitu juga realisasi pendapan dana perimbangan tahun 2013, angkanya cukup besar mencapai Rp1,3 trilun lebih. Dengan persentase pendapatan 80.37 persen. Dari hasil ini, sektor penerimaan lainya dapat terbantu sehingga pendapatan asli daerah naik setiap tahunya.

“Kita akui dari sektor pendapatan dana perimbangan sangat bsar membantu daerah dalam mencapai keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, dispenda berupaya terus mengenjot disetiap satker untuk mencapai realisasinya,” jelasnya, Senin (5/1/2015).

Menurutnya, sedangkan disektor penerimaan daerah lainya yang besar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ditambah sektor lainya pendapatan asli daerah seperti pajak daerah dan retribusi daerah, kemudian sumber lain pendapatan daerah yang sah.

“Jadi dari semua sumber penerimaan daerah dikalkulasikan meningkat atau naik setiap tahunya. Artinya, realisasi pendapatan yang ditargetkan tercapai. Meski demikian, hasil keseluruhan pencapaian terget daerah setiap tahunya akan jadi perbandingan. Dengan demikian menjadi motivasi bagi satker terkait untuk mengenjot setiap sektor pendapatan daerah,”ungkapnya.

Ferry menambahkan, seperti Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan hingga saat ini belum mencapai hasil yang maksimal. Minimnya kesadaran objek wajib pajak daerah menjadikan pendapatan disektor tersebut berkurang.***(advertorial/karyadi)