Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, H.Firdaus,ST,MT resmi serahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA ) SKPD tahun Anggaran 2015 di aula kantor walikota pekanbaru, Senin ( 05/01/15).
Disela-sela acara penyerahan DPA, Walikota menginstruksikan kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru agar mengevaluasi segala kekurangan dankelemahan SKPD pada tahun 2014 lalu.
“Di tahun 2015 ini, seluruh SKPD dharus lebih kreatif dan inovatif lagi. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Pekanbaru tidak akan cukup untuk pembangunan kota pekanbaru dan kesejahteraan masyarakat kota Pekanbaru,” ujarnya.
Dikesempatan itu, Walikota Firdaus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada perusahaan BUMN dan para pengusaha yang mau bergandengan tangan bersama pemerintah kota Pekanbaru dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat.***(chir)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Wendi Pramudia (33) salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Pelalawan terancam hukuman 15 tahun penjara, karena terlibat narkoba.
Tak hanya itu, Wendi yang bertugas di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD) ini juga terancam dipecat sebagai PNS.
Wendi yang sebelumnya ditahan di Mapolres Pelalawan dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru-Riau, Senin (5/1/15) setelah berkas lengkap dan diserahkan ke jaksa.
Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP Edi Yasman, membenarkan adanya pelimpahan dua kasus narkoba yang melibatkan oknum PNS tersebut.
“Tersangka dan barang bukti telah kita serahkan ke Jaksa, setelah BAP di nyatakan lengkap dan P-21,” ujar Kasat Narkoba.
Sebelumnya, oknum PNS golong III B itu ditangkap saat sedang asik nyabu di rumah kontrakannya di Jalan Pemda, gang Putri Rani, Pangkalan Kerinci. Walaupun tersangka sempat kabur, namun tembakan peringatan polisi menghentikan pelariannya.
Alhasil pelaku berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti (Barbuk) sabu sebanyak dua paket, alat hisap berupa bong, kaca pirek, pipet, dua unit handphone, dan enam buan mancis yang disita petugas sat Narkoba Polres Pelalawan.
Ditempat terpisah, Kasi Pidum Kejari Pangkalan Kerinci Herlambang Saputro SH MH, menuturkan, setelah pelimpahan dari Polres, tersangka dititipkan sementara di Rutan, menjelang pelimpahkan ke PN Pelalawan.
Akibat perbuatannya, Wendi terancam hukuman 15 tahun pencara setelah di jerat pasal 112 atau 127 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009.***(fin)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau tangani 291 perkara pidanaumum (Pidum) selama tahun 2014.
Sementara kasus yang sudah diputus di Pengadilan Negeri (PN) sebanyak 278 perkara.
Dijelaskan, Kasi Pidum Herlambang, bahwa 291 perkara tersebut diantaranya perkara orang dan harta benda (Oharda) sebanyak 127 perkara diantaranya masuk dalam kasus pencurian.
Dilanjutkan dengan kasus penipuan dan pengelapan. Kemudian perkara Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) sebanyak 134 perkara meliputi kasus kehutanan, narkoba dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Kemudian kasus Keamanan dan ketertiban umum (Katibum) meliputi Judi, Penganiayaan dan pengeroyokan sebanyak 30 perkara yang ditangani sejak tahun 2014 lalu.
”Dari 278 perkara yang telah diputus, tiga kasus masih banding, dan lima kasus kasasi,” ungkap Kasi Pidum.
Namun dari ratusan perkara yang ditangani kasus mendominasi masuk ke Pidum Kejari Pangkalan Kerinci, sebanyak 56 perkara Narkoba, dan disusul Kehutanan sebanyak 36 perkara, selebihnya disusul kasus Lakalantas, KDRT dan Undang-undang perlindungan anak.***(fin)
Rokan HUlu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan khutbah Jumat di Masjid Nurul Iman Pematang Reba Rengat Kab Inhu, Jumat (2/1/2015). Khutbah Jumat ini dilakukan secara khusus dengan mendatangkan beberapa pejabat Kemenag se Riau.
Khutbah Jumat ini digelar karena empat hal, yaitu acara rutin karena setiap hari Jumat pasti ada khutbahnya; Dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 69 Kementerian Agama Tingkat Prov Riau Tahun 2015, yang jatuh pada tanggal 3 Januari 2015; Persiapan memasuki tahun 2015; dan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.
Hadir dalam sholat Jumat tersebut beberapa pejabat dan karyawan/ti Pemkab Inhu yang sengaja sholat Jumat di Masjid Nurul Iman, beberapa pejabat Kemenag Kab/Kota yang datang dari seluruh Riau, ditambah dengan sekitar 500 jamaah rutin yang biasa melaksanakan sholat Jumat di masjid tersebut.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Kepala Perencanaan pada Kanwil Kemenag Riau ini, menyatakan dalam khutbahnya, bahwa umat Islam harus mempersiapkan diri untuk memasuki tahun baru 2015, sebab tantangan yang dihadapi ke depan, pastilah akan lebih berat dan beragam.
Dikatakannya, jika ingin selamat dalam memasuki dan menjalani tahun 2015 ini, maka setidaknya seorang umat harus dapat menjawab, menghayati dan mengamalkan 5 pertanyaan apa dan 3 pertanyaan siapa.
Lima pertanyaan apa tersebut adalah apa tujuan hidup; apa tugas hidup; apa peranan hidup; apa pedoman hidup; dan apa bekal hidup. Sedangkan tiga pertanyaan siapa adalah siapa teladan hidup; siapa kawan hidup; dan siapa lawan hidup.
Al-Ustadz Hasibuan menjelaskan bahwa tujuan hidup kita adalah untuk mencari ridha dari Allah SWT; tugas hidup kita adalah beribadah kepadaNya; peranan hidup kita adalah sebagai khalifah Allah di muka bumi; pedoman hidup kita adalah Alquran dan al-Sunnah; dan bekal hidup kita adalah iman, ilmu dan amal.
Sedangkan teladan hidup kita adalah Nabi Muhammad SAW; kawan hidup kita adalah orang-orang yang beriman; dan lawan hidup kita adalah syaithan laknatullah.
Khutbah diakhiri dengan berdoa kepada Allah SWT agar umat islam, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, diberikan keampunan, kasih sayang dan pertolongan dari Allah SWT.***(rls/ran)
BAZNAS Siak Salurkan Zakat Tahap III di Kecamatan Siak
Siak (SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, Sabtu (03/01/15) melakukan penyaluran zakat tahap III tahun 2014 di Kecamatan Siak bertempat di Mushalla Ar-Rahman Kampung Dalam.
Adapun secara garis besar, zakat diserahkan sejumlah Rp.172,900,000 kepada 136 orang mustahik yang berada di Kecamatan Siak yang terbagi menjadi dua kategori penerima yakni, 33 orang penerima zakat pola usaha produktif (Rp.120,300,000) dan 103 orang menerima zakat pola konsumtif (51,500,000) + amil 1,100,000.
Hadir dalam pendistribusian ini wakil dari BAZNAS Kabupaten Siak Nanang Sudjana, S.Hut, Nizamul Muluk, MA dan Sutarno Nurdianto, SE sedangkan yang menghadiri dari pihak Kecamatan Siak adalah Camat Kecamatan Siak Wan Saiful Efendi, M.Si, Ketua BAZ Kecamatan Siak H. Makmur, Kepala Desa se-Kecamatan Siak dan penceramah yang sudah disiapkan BAZ kecamatan, Ustadz Mahfudz.
Dalam sambutannya, Wan Saiful mengatakan kepada masyarakat yang membayar zakat (muzaki) agar mereka membayarkan zakat di tempat tinggalnya melalui BAZ yang ada bukan membayar di luar tempat mereka mencari rezeki.
Melengkapi arahan tersebut, dalam laporannya, Makmur selaku ketua BAZ Kecamatan Siak mengatakan bahwa secara keseluruhan zakat yang terkumpul di Kecamatan Siak terbilang lumayan tetapi itu karena pemotongan yang dilakukan terhadap gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Sedangkan jika melihat kesadaran masyarakat untuk berzakat atas kesadaran sendiri masih sangat rendah, oleh sebab itu ditinjau dari segi ini pengumpulan zakat di Kecamatan Siak merupakan terkecil dari 14 kecamatan yang ada.
Untuk menumbuhkan kesadaran itu, Mahfudz dalam ceramahnya menyampaikan bahwa dari setiap harta yang dititipkan Allah kepada seseorang itu terdapat kepunyaan kaum dhu’afa yang harus segera di keluarkan haknya karena itu merupakan bentuk tanggung jawab seseorang kelak di hadapan Allah mengenai harta yang ia miliki.
Terakhir, adapun rincian pendistribusian zakat tahap III 2014 tersebut adalah, untuk mustahik penerima zakat pola usaha produktif, pertama Desa Suak Lanjut atas nama, Darmisam (Rp.3,000,000), Suharto (Rp.3,000,000), Jasmadi (Rp.3,500,000), Kartijah (Rp.4,000,000).
Ruslidar (Rp.3,000,000) usaha dagang harian, Mukhlis Harahap (Rp.3,000,000 ternak bebek), Muchsin (Rp.4,500,000 pembuatan stempel), Pirwan (Rp.3,500,000 ternak ayam), Erzan Jaya (Rp.5,000,000 ternak ikan)., kedua Desa Kampung Dalam atas nama, Loya Radika (Rp.3,500,000), Timah (Rp.3,500,000), Asnawi (Rp.4,000,000), Sukamti (Rp.3,500,000).
Martias (Rp.4,000,000), Aliyah (Rp.3,500,000), Surani (Rp.3,000,000), Sumarni (Rp.3,500,000), Suwarti (Rp.4,000,000), Supiati (Rp.3,000,000), Rosnawati (Rp.3,500,000), Mirin (Rp.4,000,000), Eliana (Rp.3,000,000), Sariyah (Rp.3,000,000), Felly Elva (Rp.4,000,000) usaha dagang harian.
Selanjutnya, Siti Suryati (Rp.4,000,000 jualan pakan ayam), Mariati (Rp.2,800,000 jual bensin)., ketiga Desa Kampung Rempak atas nama, Mukhamad (Rp.4,000,000), Tukimun (Rp.4,500,000) usaha dagang harian., keempat Desa Langkai atas nama, Agus Salim (Rp.4,000,000 ternak kambing).
Suparman (Rp.3,500,000 jual minyak dan kerupuk cabe), Afrianto (Rp.3,500,000 dagang accesories )., kelima Desa Buantan Besar atas nama, Rio Santoso (Rp.4,000,000 ternak kambing), Supianto (Rp.4,500,000 dagang harian gerobak). Sedangkan untuk 103 orang mustahik lainnya mendapatkan Rp.500,000/orang sebagai penerima zakat pola konsumtif.***(rls/rinto)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ratusan mobil dinas (mobdin) kembali dipinjampakaikan kepada pejabat. Namun baru pejabat eselon II dan III yang baru menerimanya pasca diinvetarisir oleh Bagian Aset Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di akhir 2014 lalu.
Mobil plat merah diserahkan secara simbolis oleh Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun MM di halaman kantor Bupati, Senin (5/1/15) kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Rohul Drs. H. Muhammad Rivai, Kepala Badan Kesbangpol Rohul H. Irpan Rido S.Sos, serta kepada Kepala Perpustakan dan Arsip Rohul Ir. Jufri.
Penyerahan kunci mobdin secara simbolis disaksikan Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri, MM. Setelahnya, Kepala Satuan Kerja meneken Pakta Integritas tentang penggunaan mobdin.
Hafith Syukri mengatakan mobdin diserahkan kepada pejabat eselon II dan III saja. Hal itu seusai perintah Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si.
Sedangkan untuk mobdin bagi pejabat eselon IV masih diparkir di halaman Kantor Bupati Rohul. Pasalnya, masih dilakukan pendataan ulang. Apalagi masih ada pejabat eselon III yang belum mendapatkan jatah mobdin.
“Hal ini agar tidak terjadi diskriminasi atau kesenjangan antara pejabat eselon III,” kata Wabup.
Dia mengharapkan, 90 persen pejabat eselon III mendapatkan mobdin, sehingga bisa membantu kinerjanya.
Wabup Hafith memastikan, mobdin bagi pejabat eselon IV tetap diserahkan dalam pekan ini. Namun demikian, masih menunggu informasi dari kepala daerah, karena penyerahan harus berdasarkan Surat Keputusan Bupati Rohul.
Penekenan pakta integritas tentang penggunaan kendaraan mobdin sebagai bentuk tanggungjawab dari pejabat eselon bersangkutan, karena menggunakan aset daerah.
Wabup Hafith mengakui mobdin yang dipakai oleh pejabat eselon tidak terawat maksimal. Dia mengharapkan, pejabat menjadikan mobdin sebagai miliknya, sehingga bisa digunakan untuk jangka panjang.
Upaya memastikan kesehatan mobdin yang dipakai pejabat eselon terawat atau tidak, dalam waktu Bupati, Wabup dan Sekdakab Rohul akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Satker.
“Kalau saat Sidak ada mobil dinas tidak dirawat dengan baik, maka mobil akan ditarik kembali,” tegas Wabup Rohul.***(adv/hum)
Plt Gubri menekan tombol sirene dalam bertanda diresmikannya penggunaan Masjid Baitul Ikhlas Islamiyah Jl Gulama 2, Pekanbaru.
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Disaksikan Wakil Ketua MUI Pusat, KH Ma’aruf Amin dan Kemenag Riau, Tarmizi TRohor. (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meresmikan Masjid Baitul Ikhlas Islamiyah di Jalan Gulama Ujung Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai.
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirinei serta ditandatanganinya prasasti penggunaan mesjid Mesjid Baitul Ikhlas Islamiyah. Plt Gubri dalam kata sambutanya berharap atas peresmian tersebut ke depan mesjid berlantai dua akan dapat menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim, mulai dari sholat, wirid pengajian, hingga kegiatan ibadah lainya.
Kemudian juga nantinya juga dapat mewujudkan program Magrib Mengaji yang sudah cukup lama digalakkan pemerintah provinsi termasuk kabupaten/kota.
“Peresmian ini patut kita apresiasi sebagai bentuk perwujudan kualitas keimanan kita kepada Allah Swt. Diharapkan segala kegiatan ibadah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan umat. Pemprov merasa sangat terbantu, karena pembangunan mesjid dibangun atas swadaya masyarakat, meski juga pemerintah setiap tahun terus memberikan bantuan atas pembangunan mesjid di Riau,” kata Andi, Minggu (4/1/15).
Sementara Ketua Panitia Prof Dr H Almasdi Syahza mengatakan peresmian mesjid ini merupakan mesjid ke 14 dari seluruh Indonesia. Dibangun di atas seluas 6.295 meter persegi dengan luas bangunan sendiri 1.200 meter persegi terdiri dari dua lantai. Pembangunan mesjid dibangun selama dua tahun dengan biaya sekitar Rp11 miliar yang merupakan swadaya umat Islam, kaum Jam’iyyatul Islamiyah baik di dalam mau pun luar negeri.
“Peletakan batu pertama pembangunan mesjid ini dilakukan pada 27 Desember 2012,” papar Almasdi.
Menariknya pembangunan mesjid berlantai dua yang sudah mendapat sentuhan arsitektur modern ini dilaksanakan para insinyur dari jemaah Baitul Ikhlas Islamiyah sendiri.
Pembangunan mesjid ini sendiri selain sudah mendapatkan izin dari Pemko atas rekomendasi dari Wakil Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma’aruf Amin dan Sekjend MUI Ichwan Syam yang saat ini hadir langsung pada peresmian mesjid. Hadir juga Konsulat Malaysia Hardi Hamdin, para akademisi, MUI Riau dan Kota Pekanbaru serta MUI Makasar, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H Tarmizi Ilyas.***(advertorial)
Bagansiapiapi(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berencana menganggarkan pengadaan lampu jalan di Ujung Tanjung hingga ke perbatasan Bengkalis. Untuk menghemat anggaran, lampu jalan ini direncanakan menggunakan tenaga matahari.
Demikian disampaikan oleh Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Suyatno AMP.
“Kekurangan penerangan lampu jalan mulai dari Ujung Tanjung sampai Bukit Timah, sudah diprogramkan, mulai jembatan Ujung Tanjung, jalan lintas, sampai menuju Simpang Bukit Timah, lewat, sampai batas Bengkalis-Rohil, kita akan mencoba, memasang lampu tenaga surya”‘ ujar Bupati Rohil, Suyatno.
Kawasan yang paling rawan menurut Suyatno, Teluk Berembun, karena tidak adanya lampu jalan serta penerangan lainnya.
“Karena jalan Teluk Berembun ini rawan sekali ni, mungkin dari jajaran Lantas (Satlantas Polres Rohil, red) itu tahu lah, kerawanan sering terjadi, akibat lampu penerangan tidak ada,” tambahnya.
Atas kondisi tersebut, Pemkab Rohil menurut Suyatno akan memprogramkan pada tahun 2015. ”Insya Allah di 2015, akan kita programkan itu,” ungkapnya.***(adv/hms)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Anggota Komisi II DPRD Rohul, Novliawanda Ade Putra ST menilai kebijakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menstabilkan harga karet sudah tepat namun terlambat.
Pasalnya, menurut politisi Partai Gerindra itu para petani telah bertahun-tahun menderita karena harga karet yang terus merosot. Walaupun sudah beberapa kali mengusulkan ke Diskoperindag Rohul untuk membangun pabrik karet di Rohul.
“Kita telah beberapa kali mengusulkan Diskoperindag Rohul, untuk sesegera mungkin membangun pabrik Karet di Rohul, namun hal itu baru sekarang direspon,” cetusnya.
Diakuinya, kebijakan Pemkab Rohul membangun pabrik karet tersebut sudah tepat, namun sayangnya Pemkab Rohul baru baru melakukannya sekarang, sementara persoalan harga adalah persoalan klasik yang selalu hadir ditengah-tengah petani karet.
Ketika ditanya, apakah kebijakan Pemkab Rohul itu adalah sebuah langkah pencitraan, Novliwanda tidak mau ber suudzhon. Iya menyatakan terlambat atau tidak, kebijakan positif ini harus didukung.
“Saya pribadi anggota DPRD komisi II tidak mau suudzhon, sejalan dengan adanya kemauan ini kita dorong, agar segera terwujud,” pungkasnya.***(ary/ran)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyatakan, jika APBD Riau 2015, sudah bisa dijalankan pekan depan. Selain APBD, kegiatan yang dianggarkan dalam APBN juga bisa dilaksanakan.
Hal ini dikatakan Plt Gubri, Jumat (2/1/15) di Pekanbaru. Menurutnya, secara keseluruhan sudah tidak ada masalah lagi kalau APBD bisa digunakan.
“Minggu depan (APBD) sudah bísa digunakan. Insya Allah, sudah tidak ada masalah lagi,”katanya.
Selain APBD Riau lanjut Plt Gubri, anggaran pemerintah pusat melalui APBN yang diperuntukkan bagi Pemprov Riau, juga tidak ada masalah. Menurutnya, anggaran pusat itu pun bísa digunakan secepatnya.
Plt Gubri berharap, seluruh kegiatan di APBD Riau 2015 ini, benar-benar diatur mekanisme waktu pelelangannya dengan baik. Sehingga, tidak terjadi penumpukan di akhir tahun.
Seperti diketahui, APBD Riau 2015 yang disetujui sebesar Rp10,7 triliun. Pihak Kemendagri, sempat menunda pengesahan vefikasi dan evaluasi, karena ada anggaran yang dinilai “bodong” atau tanpa persetujuan DPRD Riau.***(ur)