Bagan Siapiapi (SegmenNews.com)- Terhitung hingga akhir tahun 2014, Pemerintah kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menyalurkan 10 bantuan kaki palsu kepada masyarakat kurang mampu.
Bantuan yang dianggarkan dari APBD murni 2014 tersebut diberikan melalui survey oleh Dinsos ke rumah penyandang cacat. Kaki-kaki palsu terebut didatangkan dari kota Solo.
Plt Dinsos Rohil, Satari, Kamis (18/12/2014), pemilihan bagi yang membutuhkan kaki palsu sbelumnya melalui permohonan Ke Dinsos.
“Kita tidak ingin kalangan yang mampu diberikan bantuan. Untuk itu dalam pemberikan bantuan kaki palsu tersebut pihak Dinsos sangat selektif,” katanya.***(ar)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyatakan pengembangan ternak sapi dengan sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA) masih menjanjikan. Apalagi, hingga kini, populasi sapi dari sistem SISKA telah mencapai 39 ribu ekor.
Menurut Kepala Disnakan Rohul Drs. Marjoko melalui sekretarisnya Indra Juni Putra SP, Selasa (17/12/14) peluang ternak sapi sistem SISKA di Rohul sangat menjanjikan. Hal itu didukung masih luasnya areal perkebunan kelapa sawit milik perusahaan tersebar hampir di 16 kecamatan.
Kata Indra lagi, progres penerapan pengembangan sapi sistem SISKA cukup bagus. Selain nilai ekonomis tinggi, saat ini kotoran dan kencing sapi bisa menjadi pupuk bagi tanaman kelapa sawit.
“Ini bisa menekan biaya pemupukan. Petani di Rokan Hulu juga tertarik dalam penerapan sistem SISKA ini,” jelas dia.
Indra mengakui bahwa populasi sapi masih tertinggi di Provinsi Riau, yakni sekitar 39 ribu ekor. Sementara, luas areal perkebunan kelapa sawit, baik milik perusahaan dan masyarakat, tersebar di 16 kecamatan lebih dari 450 ribu hektar.
“Kabupaten Rokan Hulu masih punya potensi untuk pengembangan sapi hingga 950 ribu ekor sapi,” ujar Indra.
Indra menambahkan, karena banyak keuntungan dari penerapan sistem SISKA. Beberapa perusahaan di Kabupaten Rohul juga telah menerapkan hal sama. Seperti telah dilakukan oleh PT Torganda serta PTP Nusantara V.***(adv/hum/ran)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Polsek Pangkalan Kerinci sita puluhan botol minuman keras berbagai merk dari warung remang-remang, hotel dan tempat hiburan.
Dikatakan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Razif SH, Kamis (18/12/14), puluhan botol minuman keras tersebut disita dalam dua hari Operasi Cipta Kondisi (OCK). Bersama 49 botol miras diamankan juga 5 pengunjung.
“Kita akan tersus menggelar razia Pekat menjelang natal dan tahun baru. Untuk menciptakan keadaan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.***(fin)
Tersangka pencuri spesialis jok motor diperiksa polisi
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Adi Gunawan (28) warga Kuala Muda, kecamatan Teluk Meranti terpaksa meringkuk disel tahanan Mapolsek Pangkalan Kerinci, karena kedapatan mencuri uang didalam jok motor.
Dikatakan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Razif SH, Kamis (18/12), aksi pencurian uang di jok motor milik Susilawati (40) di depan toko Awet Ponsel Jalan Lintas Timur diketahui lewat rekaman CCTV yang terpasang di toko, Minggu (14/12) sekitar pukul 14.30 WIB.
Pria beristri dua itu ditangkap di rumah istri mudanya di Jalan Lingkar, Pangkalan Kerinci, Senin (15/12) dini hari. Saat penangkapan pelaku sempat berkilah, namun polisi mengintrogas kalau dirinya tidak melakukan aksi pencurian itu.
Dalam penggeledahan ditemukan uang sebesar Rp2 juta yang belum sempat di belanjakan serta kartu ATM milik korban.
“Akibat perbuatan pelaku kita jerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tambah Razif.***(fin)
Bupati Syamsuar memberikan pertanyaan kepada murid
Siak (SegmenNews.com)- Sempena peringatan hari Ibu, Forum Anak Kabupaten Siak menaja kegiatan lomba mewarnai dan menggambar, Kamis (18/12/14) di gedung forum anak yang dibuka langsung oleh Bupati Syamsuar.
Bupati Siak Syamsuar mengapresiasi kegiatan tersebut, menurutnya, kegiatan lomba tersebut sangat positif dan bermanfaat bagi anak-anak menjelang libur sekolah.
Ia berharap, masa liburan anak-anak sekolah tersebut di isi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, gunakan waktu libur dengan sebaik-baiknya.
“Tantangan sekarang ini adalah tidak siapnya kita dalam menghadapi era informasi teknologi seperti internet yang setiap saat bisa kita gunakan, penggunaan telepon genggam atau game online. Akibat dari penyalahgunaan teknologi informasi tersebut akan berdampak buruk terhadap anak-anak kita,” papar Bupati.
Bupati juga mengingatkan, agar para orang tua mengawasi penggunaan Smartphone, internet dan menonton televisi bagi anak-anak mereka.
Dalam kesempatan itu Bupati memberikan sagu hati kepada siswa SD yang telah berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh orang nomor satu di Siak ini. Saya setuju dengan tema kegiatan ini “Sayang Mak” karena berkat doa ibu kita dapat berhasil menjadi apa yang kita harapkan.
“Saya menghimbau agar anak-anak dapat menjaga kebersihan dan lingkungan sekolah, jangan buang sampah sembarangan. Kemaren kita dapat penghargaan kota terbersih di Provinsi Riau yang diserahkan oleh Gubernur Riau untuk Mempura dan Siak. Minggu depan kita juga akan memperoleh penghargaan Adiwiyata tingkat nasional, tahun ini kita dapat empat sekolah yang menerima penghargaan tersebut, SDN 1 Benteng Hulu, SD Hikmah Kandis, SMAN 1 Siak dan SMAN 1 Lubuk Dalam,” jelasnya.***(rinto)
Teluk Kuantan (SegmenNews.com)- Meluapnya sungai Batang Tiu mengakibatkan lima desa di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi terendam banjir. Namun hingga hari ini, Kamis (18/12/14) korban banjir tersebut belum menerima bantuan dari Pemda setempat.
Hal tersebut juga diakui Camat Pucuk Rantau, Azisman. Dia menuturkan dalam waktu dekat bantuan akan diserahkan, dimungkinkan pada hari Sabtu depan.
“Bantuan baru akan diserahkan pada Sabtu depan. Kita harap masyarakat Pucuk Rantau yang terkena banjir bersabar,” ujarnya.
Terpisah, untuk penyaluran bantuan korban banjir, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kuansing, Muharlius, SE, MM menyebutkan bantuan sembako akan segera diberikan. Setelah selesai pendataan.
“Kita rencanakan diberikan bantuan sembako berupa beras, indomie, sardines, minyak goreng dan sebagainya pada sabtu mendatang, karena masih menunggu laporan pihak kecamatan warga yang terkena korban banjir,” jelasnya.***(kpr/ran)
Camat Payung Sekaki Zharman Chandra, SSTP, Msi bersama pejabat lainnya saat menuju ke bantaran sungai siak dengan rombongan Walikota dikegiatan GIB
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dalam rangka Gerakan Indonesia Bersih (GIB) di bantaran sungai siak, Kamis (18/12/14). Walikota Pekanbaru, Firdaus ST, MT kesal ditemukannya banyak pepohonan dipinggir jalan yang rusak.
Bahkan ditemukan sekitar 30 pohon disepanjang jalan yang mati. Diantaranya pohon potong dan ada juga yang disiram zat kimia.
“Jika pelakunya pebisnis, izin usahanya akan dicabut,” kesal Firdaus.
Dalam perjalanan di bantaran sungai siak tersebut diikuti oleh rombongan pejabat eselon 1, II dan III menggunakan tiga unit bus Trans Metro Pekanbaru.
Tampak hadir juga camat Payung Sekaki Zharman Chandra, SSTP, Msi, Kakan BPTPM, Ir Musa, Kabag umum Pemko, Jamil serta pejabat lainnya.**(Chir)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kebakaran menghanguskan dua unit rumah salon milik Dino Afandi (41) di Jalan Kuantan VII, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru menelan korban jiwa, Kamis (18/12/14) sekitar pukul 03:30 WIB dini hari.
Dua orang yang tewas terpanggang tersebut yakni, Liusen (30) dan Wenda (28). Mereka ditemukan terpanggang diatas tempat tidur.
Dari informasi, api berasal dari ruang tamu, api membesar tak terkendali. Delapan unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi berjibaku memadamkan api hingga api tak sempat merembet ke rumah lainnya. Namun, dua orang pengontrak rumah tidak bisa diselamatkan dan ditemukan sudah dalam kondisi tewas terpanggang.
Sejumlah petugas kepolisian Polsek Lima Puluh langsung datang ke lokasi kejadian begitu mendapat laporan kebakaran langsung memasang police line di sekitar rumah korban dan mengevakuasi mayat korban ke RSUD Arifin Ahmad untuk diautopsi.
“Kedua korban sudah kita evakuasi dan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun SIK.
Kebakaran diduga karena arus pendek diruang tamu.***(chir)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru mencanangkan program perencanaan hari Kamis Bersih Tanpa Polusi Asap yang disingkat dengan ‘Kasih Papa’.
Program tersebut bahagian dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB). Dimana gerakan GIB juga harus terbebas dari polusi seperti perpaduan gerakan Kasih Papa. Sebab Kota Pekanbaru banyak kendaraan yang mengeluarkan carbon sehingga dapat mencemari lingkungan udara secara spesifik.
Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru, H.FIRDAUS, ST.MT di hadapan para pegawai lingkungan pemerintah kota pekanbaru setelah kegiatan senam sehat bersama. Kamis (18/12) pagi di halaman kantor Walikota Pekanbaru.
Firdaus menghimbau kepada seluruh pegawai lingkup kota pekanbaru, bahwa setiap hari kamis agar menggunakan kendaraan ramah lingkungan, seperti jalan kaki, naik sepada, dan naik kendaraan umum massal lainnya.
“Kita adalah pioner atau sebagai penggerak untuk menuju kota pekanbaru yang bersih dan bebas dari polusi asap ini,” tegasnya.
Pada pencanangan ini, hadir segenap unsur pejabat pemerintahan kota pekanbaru diantaranya, Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian serta jajaran pegawai negeri sipil lingkup kota Pekanbaru.***(chir/rls)
Bengkalis (SegmenNews.com)– Dampak dari aksi unjuk rasa mahasiswa dan sebagian dosen serta karyawan menuntut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syari’ah Bengkalis, Nurul Amin turun dari jabatannya berbuntut pada lumpuhnya aktivitas di kampus.
Pantauan di lapangan, Kamis (18/12/2014), tidak ada satupun aktivitas yang terlaksana di kampus tersebut termasuk proses belajar mengajar. Pintu ruang Kantor STIE serta seluruh ruang belajar disegel dengan menggunakan kayu. Hanya saja tampak beberapa mahasiswa dan dosen yang menuntut Ketua STIE turun berjaga di kampus untuk memastikan aksi segel kampus.
Menurut Fitrianto, salah satu Dosen yang ikut menuntut Ketua STIE turun dari jabatannya mengatakan aksi segel kampus yang dilakukan tidak akan berakhir hingga Bupati Bengkalis mengambil kebijakan terkait kisruh yang terjadi di STIE.
”Sampai Bupati mengambil kebijakan untuk permasalahan ini. Kalau dosen, dalam kontek kami kekurangan jam mengajar dalam pekerjaan akan kami penuhi setelah semua permasalahan selesai,” katanya.
Di samping itu, salah satu koordinator unjuk rasa Mulyadi memaparkan kondisi yang terjadi hari ini adalah sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terkait kepemimpinan seorang Ketua STIE.
”Sekarang Kami telah mengabulkan permintaan pak Amin. Kemarin Amin mengatakan jika semuanya mahasiswa STIE tidak masuk dan menuntut dia turun, dia siap turun, itu pernyataannya. Ini telah kami bukti, hari tak satu mahasiswa pun yang belajar di kampus ini,” tukas Mulyadi.
Sementara itu, Ketua STIE Syari’ah Bengkalis Nurul Amin tidak berhasil dihubungi guna mengklarifikasi kisruh yang terjadi.***(grc/ran)