Beranda blog Halaman 2484

Meresahkan, Satpol-PP Pekanbaru Amankan 21 Anak Punk

21 anak punk di markas Satpol-PP
21 anak punk di markas Satpol-PP

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Jajaran Satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) kota Pekanbaru melakukan operasi rutin penertiban anak punk yang kerap merasahkan masyarakat, Rabu (17/12/13)

Dalam operasi rutin terjaring 21 orang anak punk 4 diantaranya wanita, mereka terjaring di kawasan lampu merah tabek gadang dan patung kuda di depan Mall SKA.

Edo (24) anak punk asal siantar mengaku sudah sering di razia namun di belum jera, dalam operasi kali ini edo mengalami luka memar di bagian wajah di pukuli petugas Satpol-PP karena mencoba melarikan diri.

Desheriyanto Kabid Ops Satpol-PP mengatakan, penertiban tersebut menanggapi pengaduan masyarakat yang resah dengan keberadaan anak punk, agar kota pekanbaru bebas dari premanisme. Operasi rutin ini juga mendapatkan perlawan dari anak punk.

“Operasi preman ini akan terus dilakukan hingga tahun baru 2015 mendatang, agar masyarakat merasa nyaman berkendara. Anak punk yang di razia nanti nya akan didata dan diserahkan ke dinas sosial kota pekanbaru untuk dibin,” beber Desheriyanto.***(chir)

2015, Pemerintah Rekrut 250 Ribu CPNS

Jakarta (SegmenNews.com)- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Crisnandi menyampaikan kabar gembira bagi tenaga honorer kategori dua (K2) yang getol menuntut diangkat menjadi CPNS.

Yuddy mengatakan, pemerintah bakal merekrut 250 ribu tenaga kesehatan dan tenaga pendidik secara bertahap. Sebagian akan diambilkan dari honorer K2.

“Secara nasional, kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan kita ada sekitar 200 ribu sampai 250 ribu orang. Nah ini akan kita penuhi secara bertahap mulai tahun depan,” kata Yuddy kepada wartawan, Selasa (16/12/2014).

Dia menyebutkan, pemerintah ingin menuntaskan kebutuhan itu dalam tempo singkat. Selain itu, kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan ini, akan diisi oleh tenaga honorer kategori dua (K2) maupun pelamar umum.

“Kalau keuangan negara kita memungkinkan, dalam dua tahun kita akan angkat 250 ribu tenaga pendidik dan kesehatan. Pelaksanannya mulai tahun 2015,” terangnya.

Mengenai mekanisme rekrutmen, Yuddy mengungkapkan semuanya akan melalui tes. Tes ini menjadi syarat mutlak untuk pengangkatan CPNS.

“Baik pelamar umum maupun honorer K2 yang memenuhi formasi guru dan tenaga kesehatan harus dites untuk diangkat CPNS,” tandasnya.***
Red: hasran
Sumber: jpnn.com

KPK Kembali Periksa Annas Maamun

Anas Maamun turun dari mobil tahanan KPK
Anas Maamun turun dari mobil tahanan KPK

Jakarta (SegmenNews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun. Annas diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin alih fungsi hutan di Riau.

“AM (Annas Maamun) diperiksa sebagai tersangka,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantor KPK, Rabu (17/12).

Annas tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.30 WIB memakai rompi tahanan KPK. Annas yang sebelumnya selalu bungkam dan terlihat murung tampak sumringah.

Dia juga sempat mengungkapkan maksud kedatangannya guna menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dalam satu bendel dokumen map merah.

“Mau lapor LHKPN,” kata Annas sambil menebar senyum.

Sebelumnya, Annas Maamun ditangkap tangan oleh KPK di rumah pribadinya di Cibubur, Jakarta Timur. Dia disangkakan terlibat dugaan korupsi menerima gratifikasi sebagai pengalihan fungsi lahan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau dari dari pengusaha kelapa sawit.

Tak sendiri, Annas ditetapkan sebagai tersangka bersama Gulat Manurung pengusaha kepala sawit yang juga dosen Universitas Riau. Gulat ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, karena disangkakan memberi suap Rp2 miliar kepada Annas Maamun.***
Red: hasran
Sumber: merdeka.com

Korupsi Baju Koko, Firdaus Diminta Menyerahkan Diri

DPO Kejaksaan, Firdaus terkait dugaan kasus Korupsi baju koko Kampar
DPO Kejaksaan, Firdaus terkait dugaan kasus Korupsi baju koko Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Tersangka dugaan korupsi baju koko Kabupaten Kampar senilai Rp2,4 Miliar, Asril Jasda sudah ditahan di rutan sialang bungkuk Pekanbaru. Namun hingga saat ini tersangka lainnya, Firdaus masih buron dan masuk DPO Kejaksaan.

Kejari Bangkinang melalui Kasi Pidsus, Beni Siswanto SH,MH ditemui dirungan kerjanya, Selasa (16/12/2014) menghimbau agar tersangka Firdaus segera menyerahkan diri. Kepada keluarga Firdaus juga diminta memberitahu keberadaan tersangka, jangan ada melindungi tersangka.

“Pesan kita kepada keluarga Firdaus agar memberitahu kejaksaan persembunyiannya, jangan ada yang terkesan melindungi tersangka,” tegas Beni.

Sebelumnya, dalam penyelidikan pihak Kejati Riau pada proyek pengadaan baju koko senilai Rp 2,4 Miliar melalui APBD Kampar, proyek tersebut di lakukan dengan Penunjukan Langsung (PL) ke setiap kecamatan dengan anggaran yang berbeda-beda yakni, sekitar Rp80 juta hingga Rp 200 juta. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari sistem tender.

Kasi Pidsus, Beni Siswanto SH,MH
Kasi Pidsus, Beni Siswanto SH,MH

Asril Jasda semasa itu menjabat Kepala bagian Administrasi Pembangunan dan Elektronik Setda Kampar. Anehnya, setelah dijadikan tersangka. Tak lama kemudian Bupati Kampar, Jefry Noer memberinya jabatan strategis sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kampar.***(ali)

Besok, Pemko Lounching Kamis Bebas Asap Kendaraan

Ingot Achmad Hutasuhut
Ingot Achmad Hutasuhut

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Guna mengurangi polusi asap di kota pekanbaru yang semakin meningkat. Jajaran pemerintah kota Pekanbaru membuat program hari kamis bersih tanpa asap kendaraan (KASI PAPA) bagi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota pekanbaru.

Kabag Humas pemko pekanbaru mengatakan, hari Kamis depan di rencanakan lounching perdana program kamis bebas asap kendaraan di lingkungan pemerintah kota pekanbaru (KASI PAPA)

“Setiap kamis tidak bawa kendaraan ke kantor kecuali kendaraan dinas yang melayani masyarakat seperti ambulans dan lainnya,” ujarnya.

Ingot Ahmad berharap agar seluruh Pegawai Negeri di lingkungan pemerintah kota Pekanbaru dapat mematuhi amanat dari walikota pekanbaru H.Firdaus MT. Agar bersama membangun kota pekanbaru menuju kota besar yang bebas dari polusi.***(Chir)

Investor Australia Tertarik Kembangkan RPH di Pekanbaru

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT didampingi Kadis Peternakan dan Pertanian Edwar Yunus  berbincang dengan Mr Santon  perwakilan International Lifestock Exporter (ILE) Mr Stanton di areal peternakan (Feed lot) kawasan Gin gin Perth West Australia.
Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT didampingi Kadis Peternakan dan Pertanian Edwar Yunus berbincang dengan Mr Santon perwakilan International Lifestock Exporter (ILE) Mr Stanton di areal peternakan (Feed lot) kawasan Gin gin Perth West Australia.

Perth Australia (SegmenNews.com)- Tidak sia-sia upaya Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mempromosikan potensi peternakan dan Pertanian yang dimiliki Kota Pekanbaru di hadapan Konsulat RI di Australia serta para pengusaha atau investor di negeri Kanguru itu.
Promosi peternakan tersebut membuat, Mr Stanton perwakilan International Lifestock Exporter (ILE) Perth tertarik untuk mengembangkan Rumah Potong Hewan yang ada di Pekanbaru.

Demikian informasi yang diterima Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru Edwar Yunus SP yang ikut mendampingi Walikota dalam kunjungan dan pertemuan tersebut.

“Mr Santon perwakilan International Lifestock Exporter, sangat antusias mendengar penjelasan Walikota tentang potensi peteranakan dan pertanian yang kita miliki, karenanya menurut Santon, sapi jenis bharman sangat cocok dengan kondisi alam Pekanbaru,” ujar Edwar.

Ditambahkan Edwar bahwa saat ini rumah potong hewan di Pekanbaru mmasih memerlukan pengembangan dengan fasilitas yang lebih baik dan canggih yang tidak hanya menjamin higingis daging, tetapi juga untuk memastikanm terpenuhinya kebutuhan daging di Riau yang sebagain besar memang di suplai dari Rumah Potong Hewan Pekanbaru.

Ketika disinggung tentang pengaruh pengembangan RPH oleh investor Perth Australian nanti terhadap peternak lokal, menurut Edwar kehadiran investor luar dipastikan akan memberikan dampak yang pasoitif bagi perkembangan peternakan d l;okal atau daerah.

“Jangan pernah berpikir bahwa dengan mendatangkan investor luar di bidang pertenakan akan mengangganggu kelansungan usaha peternak local, Insya Allah itu tidak akan terjadi,” ujar Edwar optimis.***(chir/rls)

Razia Pekat, Puluhan Wanita & Pria Hidung Belang Terjaring

razia pekatPekanbaru (SegmenNews.com)- Sebanyak 32 orang terjaring dalam Operasi Pekat 2014 yang digelar Polresta Pekanbaru, Satpol PP, POM Pekanbaru, dan Dinas Perhubungan, Senin (15/12/2014) sore.

Ke 32 orang tersebut diamankan dari tiga lokasi yakni, Jondul lama, Stadion utama dan Jalan Kartama Kecamatan Bukitraya. Diantara 32 orang yang terjaring terdapat 27 wanita, ada juga pasangan gelap atau yang tidak memiliki identitas suami istri dan KTP.

Operasi tersebut langsung dipimpinKepala Bagian Operasional Polresta Pekanbaru, Kompol M Sembiring dan jajaran dimulai pukul 15.00 WIB.

Tak hanya mereka, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya, seperti alat kontrasepsi, obat kuat, serta buku catatan hasil penjualan wanita bagi pria hidung belang. Semuanya disita dan ikut diangkut ke Mapolresta.

“Kita akan terus intensifkan operasi Pekat ini untuk cipta kondisi jelang tahun baru,” pungkas Robert.***(chir)

Galeri Foto Pemkab Rohul Peduli Korban Banjir

Bupati Achmad disambut suka cita oleh korban banjir di Bonai Darussalam
Bupati Achmad disambut suka cita oleh korban banjir di Bonai Darussalam

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu membuat Bupati Achmad prihatin. Bupati terjun langsung kelokasi banjir terparah di Kecamatan Bonai Darussalam.

Ada dua Desa disana terparah banjir yakni, Desa Sontang dan Kasang Padang. Bupati tak segan-segan menginjakan kaki di air yang menggenangi pedesaan tersebut.

Dalam kunjungannya, Kamis (20/11/14) lalu. Bupati langsung berbaur dengan masyarakat yang disambut suka cita masyarakat setempat, sebab Bupati langsung menemui mereka. Banyak keluh kesah masyarakat yang diterima Bupati saat itu.

Dikesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan korban banjir berupa makanan siap saji. Bupati menjamin ketersediaan logistik bagi para korban banjir yang saat ini mengungsi di tenda-tenda pengungsian yang telah disiapkan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu.***(foto Humas Setda Rokan Hulu)

Buati Achmad didampingi Camat Bonai darussalam, Taslim, Kabag Humas Setda Rohul Aulia Armi Efendi serta rombongan kelokasi banjir
Bupati Achmad didampingi Camat Bonai darussalam, Taslim, Kabag Humas Setda Rohul Aulia Armi Efendi serta rombongan kelokasi banjir
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan masyarakat yang dilanda banjir
Bupati Achmad berbincang-bincang dengan masyarakat yang dilanda banjir
Bupati Achmad memberikan bantuan makanan
Bupati Achmad memberikan bantuan makanan
Masyarakat menerima bantuan panganan dari Bupati
Masyarakat menerima bantuan panganan dari Bupati
Masyarakat menjemput bantuan makanan dari Bupati menggunakan sampan
Masyarakat menjemput bantuan makanan dari Bupati menggunakan sampan
Bupati Achmad bersama rombongan meninjau banjir
Bupati Achmad bersama rombongan meninjau banjir
Istri Bupati, Maghdalitni Achmad meninjau korban banjir
Istri Bupati, Maghdalisni Achmad meninjau korban banjir
Maghdalisni Achmad menyerahkan bantuan korban banjir
Maghdalisni Achmad menyerahkan bantuan korban banjir
Maghdalisni Achmad berbincang-bincang dengan masyarakat korban banjir
Maghdalisni Achmad berbincang-bincang dengan masyarakat korban banjir

Kejagung Tarik Empat Jaksa KPK

jaksa ditarikSegmenNews.com– Kejaksaan Agung akan menarik empat jaksa yang sebelumnya ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Tribagus Spontana, mengatakan keempat jaksa yang akan ditarik diketahui sudah bertugas selama dua periode, dan habis masa kontraknya di KPK.

“Ini ada yang sudah habis masa kontraknya, dan tidak bisa diperpanjang ada empat orang yaitu yang mengabdikan diri selama 10 tahun di KPK,” kata Toni saat ditemui di Kejagung, Selasa, 16 Desember 2014.

Menurut Tony, penarikan empat jaksa ini sudah sesuai dengan ketentuan yang disepakati antara KPK, Kejaksaan Agung dan Polri, yakni penyidik dari Kepolisian maupun jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung hanya bisa bertugas di KPK maksimal 10 tahun.

“Aturan main yang kita sepakati bahwa setiap jaksa yang bertugas di KPK harus melaksanakan tugas selama empat tahun kemudian dapat diperpanjang 4 tahun, dan terakhir hanya bisa diperpanjang 2 tahun jadi maksimal 10 tahun,” terang Tony.

Tony menegaskan, terhadap empat jaksa yang purna tugas di KPK, Kejagung akan menyodorkan calon penggantinya. KPK lanjutanya, tidak perlu khawatir dengan jaksa pengganti, mengingat korps Adhiyaksa itu memiliki 9 ribu lebih jaksa di seluruh Indonesia.

“Kejagung tidak akan menarik jaksa tanpa pengganti, untuk yang sudah habis masa kontraknya akan diberi yang baru untuk mutasi dan penyegaran lebih lanjut,” ujarnya.

Dia menambahkan, bagi empat jaksa KPK yang ditarik, nantinya akan diproyeksikan untuk memperkuat jajaran Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) di lingkungan Kejagung.
Tambah Jaksa

Sebelumnya Jampidsus Widyo Pramono membantah terjadi penarikan besar-besaran terhadap para jaksa yang kini bertugas di KPK. Menurutnya, jaksa yang ditarik Kejagung adalah jaksa yang sebelumnya pernah bertugas di KPK yang sekarang sudah kembali ke Kejagung dan ditugaskan di daerah.

“Jangan salah, bukan yang masih di KPK, bukan. Nanti salah paham pula, kan ada apa itu pergantian,” kata Widyo saat dikonfirmasi.

Widyo menerangkan, para jaksa yang pernah bertugas di KPK nantinya akan ditarik dari daerah untuk ditempatkan di Kejagung untuk meningkatkan kinerja Kejagung, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ini akan lebih kami tingkatkan. Tim kita untuk melakukan penindakan, pemberantasan tindak pidana korupsi. Jangan salah paham ya,” terang dia.

Dia menjamin, jumlah personel jaksa yang ada di KPK tidak akan berkurang, bahkan jika diminta KPK, Kejagung tegas Widyo, bersedia menambah personil jaksa untuk ditugaskan ke lembaga antikorupsi itu. “Makanya kalau mau minta tambah, ya kita tambah,” imbuhnya.***

Red: hasran
Sumber: viva.co.id

Misteri di Balik Pemakaman Korban Longsor Banjarnegara

Misteri di Balik Pemakaman Korban Longsor Banjarnegara
Misteri di Balik Pemakaman Korban Longsor Banjarnegara

SegmenNews.com– Pemakaman massal korban longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyimpan sejumlah misteri. Puluhan jenazah dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Aliyan, Karangkobar.

Ada peristiwa tak biasa saat pemakaman dilakukan. Peristiwa itu dialami Iwan Suwandi (45 tahun), warga Dusun Aliyan, Desa Ambal.

Sebagai koordinator pemakaman korban longsor, Iwan mengetahui detail satu demi satu jenazah yang dikuburkan sejak empat hari lalu. Mulai dari keanehan jenazah tanpa kepala, kehilangan kaki dan tangan, hingga bau menyengat jenazah saat dimasukkan ke liang lahat.

“Sudah 25 jenazah dikuburkan di sini. Ada 22 warga Jumblung, sementara dua orang belum diketahui identitasnya,” ungkap Iwan, sembari meletakkan cangkul usai menggali liang besar untuk penguburan dua jenazah, Selasa, 16 Desember 2014.

Dari puluhan korban yang telah dikuburkan, ada dua pemakaman jenazah yang sampai sekarang menjadi tanda tanya dan misteri baginya. Keanehan itu terjadi tatkala Iwan menguburkan jenazah bernama Burham (50 tahun) dan Ahmad Fauzi (30 tahun) pada Senin, 14 Desember 2014.

Jenazah yang ditemukan pada evakuasi hari ketiga itu, kata Iwan, mengeluarkan bau yang berbeda dibanding jenazah lain. Meski kondisi tubuhnya telah hancur tertimpa timbunan tanah sejak Jumat pekan lalu.

“Dikuburkan di liang bersebelahan, tapi baunya sama, bukan bau obat tapi wangi menyengat seperti bunga,” kata Iwan sambil menunjuk dua gundukan tanah yang merupakan makam kedua korban.

Jasad utuh

Satu lagi korban yang memiliki keanehan saat hendak dikuburkan. Jenazah itu bernama Klimah dan Diana. Mereka adalah ibu dan anak yang ditemukan lima hari setelah longsor.

Jasad keduanya masih sangat utuh dan bersih. Bau wewangian khas bunga melati semerbak saat pemakaman ibu dan anak itu.

“Itu dikuburkan kemarin sore. Saya heran sekali, jasadnya nggak bau, badan utuh, tidak ada bercak darah, padahal tertimpa reruntuhan,” ujar Iwan, sesekali mengucapkan kalimat istighfar.

Karena melihat keistimewaan jenazah keduanya, Iwan sengaja meminta agar kedua korban dikuburkan dalam satu liang lahat.

“Ini adalah keajaiban Tuhan. Padahal yang lain kondisi tubuhnya banyak yang tidak utuh dan menyengat. Tapi penguburan ibu anak ini, saya bahkan tak pakai masker,” kata Iwan.

Menurutnya, dalam satu lubang makam, biasanya ditempatkan dua atau maksimal empat jenazah. Kemudian makam itu akan ditandai dengan nisan sederhana dari kayu balok bertulis nama-nama jenazah.

Iwan adalah satu-satunya penggali kubur warga asli Aliyan. Rumahnya berada seratus meter dari pemakaman umum tersebut. Kisah misteri yang dialami Iwan bahkan tidak akan terlupa seumur hidup.

“Kita yang masih hidup, semoga bisa ambil hikmah atas tanda kekuasaan Tuhan ini,” ujar Iwan.***
Red:hasran
Sumber: viva.co.id