Beranda blog Halaman 2499

Polres Pelalawan Ringkus Pembunuh Wanita Hamil di Aceh

e

Tersangka pembunuh wanita hamil di Pelalawan diapit Polisi
Tersangka pembunuh wanita hamil di Pelalawan diapit Polisi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Ramadani (30), tersangka pembunuhan di Pelalawan akhirnya berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polres Pelalawan bersama tim Polres Aceh Barat di Meulaboh Aceh Barat, Kamis (27/11/14).

“Ya, pelaku sudah ditangkap saat baru sampai di daerah Meulaboh, Aceh Barat. Sekarang tim masih di Aceh membawa pelaku ke Polres Pelalawan,” jelas Kasat Reskrim.

Dijelaskan Kasat lagi, tersangka ditangkap saat sedang tidur didalam masjid tak jauh dari terminal penghentikan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Meulaboh. Saat penangkapan tersangka yang saat itu mengenakan baju kaos warna hitam bergambar 08 di dada itu sempat berkilah kalau bukan dirinya pelaku pembunuhan.

Namun setelah diintrogasi lebih dalam, tersangka mengakui perbuatannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Asmawati (28) sedang hamil bekerja jualan bandrek di Lintas Timur tewas dibunuh oleh pelaku di rumah kosnya di Jalan Melati, Pangkalan Kerinci, Jumat (14/11) lalu. Usai menghabisi korban, pelaku langsung kabur dengan
mengendarai sepeda motor Yamaha RX King warna hitam, sehari kemudian motor berhasil ditemukan di SP 5, Pangkalan Kerinci.

Sementara pelaku diketahui melarikan diri menuju arah Kota Medan.***(fin)

Akhirnya Jasad Korban Hanyut di Rohul Ditemukan

Poses evakuasi jasad Efo Bulele (19)
Poses evakuasi jasad Efo Bulele (19)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Jasad Efo Bulele (19) pemuda perantau asal pulau Nias, Sumut, akhirnya ditemukan oleh Tim Gabungan pada Rabu (26/11/2014) sekitar 11.40 WIB.

Efo dilaporkan tenggelam di parit gajah PT SJI di Desa Mandian, Kecamatan Kepenuhan sejak Selasa (25/11/2014) pagi kemarin.

“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari tempat sampan terbalik,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul Aceng Herdiana, Rabu siang.

Aceng mengungkapkan pencarian jasad korban Efo Bulele di parit gajah PT SJI sedalam 8 meter sudah dilakukan Tim Gabungan sejak Selasa kemarin melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Rohul, TNI dan Polri, Basarnas Pekanbaru, PMI, Relawan BPBD, serta dibantu masyarakat dan penyelam tradisional.

Pencarian sempat dihentikan pada Selasa malam tadi karena keterbatasan penerangan. “Pencarian jasad korban dilanjutkan mulai jam tujuh pagi tadi,” jelas Aceng.

Untuk mencari jasad Efo Bulele, merupakan karyawan PT SJI tersebut, Tim Gabungan menggunakan 3 perahu bermesin, yakni 2 perahu milik BPBD Rohul dan 1 perahu milik Basarnas Pekanbaru.

Korban dilaporkan tenggelam dan terseret arus banjir saat akan berangkat ke tempat kerjanya di PT SJI. Sampan ditumpangi dia bersama dua rekannya Afridanus Waruhu dan Rahman Nduru terbalik di parit gajah dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Dua rekannya selamat dari insiden naas tersebut. Sedangkan Efo Bulele terseret arus dan tenggelam di parit gajah dan baru ditemukan Rabu.***(di/zar)

Polres Kampar Sosialisasi di Operasi Zebra Perdana

AKP.Alex Sandy Siregar,Sik,MH
AKP.Alex Sandy Siregar,Sik,MH

Kampar (SegmenNews.com)- Polisi memperingatkan warga agar mentaati peraturan berlalulintas dalam berkendara. Peringatan itu disampaikan oleh Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono SH,Sik melalui Kasat lantas, AKP.Alex Sandy Siregar,Sik,MH saat operasi zebra perdana, Rabu (26/11/14).

“Hari ini kita hanya sosialisasi, besok baru kita melakukan operasi zebra kepatuhan berlalulintas. Anggota akan razia diberbagai titik strategis yang dinilai banyak pelanggaran lalulintas,” ujar Kasat Lantas.

Lanjutnya, pengendara akan diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan safety berkendara. “Bagi yang melanggar peraturan berlalulintas akan ditilang,” katanya.***(ali)

Oknum PNS Gagal Perkosa Janda Lima Anak

Ilustrasi
Ilustrasi

SegmenNews.com- Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Rommel (50), warga Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, nekat memerkosa L, janda dengan lima anak.

Menurut keterangan keluarga korban, M Lumban Gaol, kejadian itu terjadi pada malam hari. Saat melakukan percobaan pemerkosaan, Rommel yang dalam pengaruh minuman keras nekat masuk ke kamar korban. Ketika itu korban sedang lelap tertidur.

“Malam itu pelaku menumpang tidur di rumah. Ketepatan masih ada hubungan keluarga. Jadi setelah kami semua sudah tidur, dicobanya melakukan aksinya. Dia PNS di Simalungun,” ujarnya, Kamis (27/11/2014).

Lumban menambahkan, saat RS masuk ke kamar, L terkejut melihat Romel ingin memerkosanya. Korban berontak hingga membangunkan kelima anaknya yang juga tengah tertidur lelap.

“Aku juga terbangun di situ. Jadi, dia langsung kutarik keluar dari kamar dan kami usir dari rumah. Warga di sana pun ikut terbangun. Selama ini yang tinggal di rumah yaitu L, aku, dan lima anaknya,” jelasnya.

Meski aksi tersebut membuat malu, pelaku justru tidak menunjukkan itikad baik. “Kejadiannya Minggu lalu. Tak ada itikad baiknya beberapa hari ini. Makanya, kami mendatangi Polres Simalungun ini untuk buat laporan,” jelasnya.***
Red: hasran
Sumber : okezone

Mahasiswa Demo ke DPRD Riau, Tuntut Perbaikan Jalan LipatKain-Lubuk

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Puluhan masyarakat yang menamakan diri, Gerakan Rakyat Marjinal (Geram) melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Riau, Kamis (27/11/2014). Mereka menuntut keseriusan pemerintah untuk memperbaiki jalan utama Lipar Kain-Lubuk Agung-Batas Provinsi Sumatera Barat.

Kondisi jalan ini tak kunjung diperbaiki. Kala hujan jalanan berubah menjadi kubangan lumpur dan tidak bisa dilalui. Sebaliknya ketika kering jalanan menjadi berdebu.

“Kami sudah lama menyuarakan ini, tidak kunjung diperhatikan juga. Ada 16 desa di sana, terisolir,” tegas seorang perwakilan massa.

Massa diterima dan berdiskusi dengan Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo di ruang rapat medium.***

Red: hasran
Sumber : Tribun Pekanbaru

Guru Besar dan Rektor IPDN Puji Pekanbaru

Walikota Pekanbaru Firdaus MT disambut dengan penghormatan kebesaran Ketataprajaan saat  memasuki ruang seminar Nasional tentang Kesiapan dan Inovasi pemerintah Daerah dalam menghadapi Pembangunan Ekonomi Masyarakat ASEAN Tahun 2015, Kamis (27/11) di Kantor Walikota.
Walikota Pekanbaru Firdaus MT disambut dengan penghormatan kebesaran Ketataprajaan saat memasuki ruang seminar Nasional tentang Kesiapan dan Inovasi pemerintah Daerah dalam menghadapi Pembangunan Ekonomi Masyarakat ASEAN Tahun 2015, Kamis (27/11) di Kantor Walikota.

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Sejumlah guru besar danRektor Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN) Kampus Riau, berdecak kagum melihat perencanaan pembangunan kawasan Perkotaaan yang sedang digesa oleh Pemko Pekanbaru.

Para guru besar ini meyakini bahwa beberapa tahun yang akan dating, Pekanbaru akan menjadi Kota yang canggih, modern dan cxerdas di Indonesia.

Ungkapan kekaguman dan optimisme itu diungkapkan Rektor IPDN yang diwakili Bidang Direktur Ketataprajaan Drs H Asmungi, Kamis (27/11/14) di aula Kantor Walikota, saat pembukaan seminar Nasional tentang Kesiapan dan Inovasi pemerintah Daerah dalam menghadapi Pembangunan Ekonomi Masyarakat ASEAN Tahun 2015.

Ungkapan itu juga dibenarkan oleh tiga guru besar IPDN yang hadir masing-masing Prf Sadu, Prof Ilham, dan Prof Firman, dimana menurut Prof Sadu apa yang direncanakan Walikota Pekanbaru menunjukan betapa matangnya perencanaan yang dibuat oleh Walikota Pekanbaru dalam membangun kawasan perkotaan baik kawasan Pekansikawan maupun pembangunan komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya.

“Ini tidak lagi sekedar perencanaan, tetapi seperti yang kita dengan dan kita saksikan tadi bahwa proses dan implentasinya sudah berjalan. Pusat Pemerintahan Kota Pekanbaru akan sangat indah, modern, asri dan tertata rapi, dengan IT yang sangat terencana,’’ ujar Prof Sadu.

Dalam seminar yang dihadiri ratusan praja IPDN serta para petingi IPDN dan para pejabat di jajaran Pemko Pekanbaru itu Pimpinan IPDN menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemko menyediakan lahan untuk pembangunan Kampus IPDN yang juga direnacanakan berada di kawasan rencana pusat perkantoran Pemko Pekanbaru.

Sementara itu Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT dalam sambutannya saat membuka seminar tersebut, menyebutkan bahwa pembangunan kawasan Perkotaan dan pembangunan pusat Pemerintahan Kota Pekanbaru buklh epntingan janga pendek, tetapi untuk kepentingan jangka panjang yang akan dirasakan manfaat perkermbanganya oleh generasi selanjutnya.

“Ini rencana besar, dan kerja yang besar, disertai tanggungjawab yang besar, untuk menjadikan kota ini menjadi Kota yang modern diminati oleh para pelaku usaha membuka lapangan kerja yang luas, serta memberikan rasa aman, nyaman, demi kesejahteraan masyarakat luas di segala lapisan,’’ ujar Walikota.***(chir/rls)

Wako Pekanbaru Ikuti Semiloka Pekansikawan

Walikota Pekanbaru Firdaus, ST, MT, Pj. Gubri Riau, Bupati Pelalawan, Bupati Siak Berfoto bersama dengan peserta Seminar Lokakarya pengembangan kawasan kota baru dengan konsep pekan sekawanPekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru H.Firdaus.ST.MT, menghadiri seminar lokakarya (semiloka) dalam pengembangan kawasan kota baru dengan konsep PEKANSIKAWAN yang ditaja oleh Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Provinsi Riau di hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu ( 26/11/14 ).

Dalam pembukaan seminar lokakarya ini dihadiri oleh Plt Gubernur Riau IR.H.Arsyad Juliandi Rahman.MBA, Walikota Pekanbaru H.Firdaus.ST.MT, Bupati Siak Syamsuar, Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bupati
Pelalawan M.Haris dan Ketua Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Provinsi Riau.

Kegiatan seminar lokakarya (semiloka) dalam pengembangan kawasan kota baru dengan konsep PEKANSIKAWAN (Pekanbaru, Siak,
Kampar dan Pelalawan ) ini bertujuan untuk membangun kota baru dengan memperhatikan hal-hal yang dapat menunjang pertumbuhan
ekonomi di provinsi riau dengan konsep pekansikawan yang berarti pemerintah provinsi riau harus memperhatikan hal-hal yang bisa
menunjang perkembangan ekonomi provinsi riau dan yang dapat mensejahterakan rakyat riau. Hal ini dapat dilihat dari
lajunya pertumbuhan penduduk khususnya kota pekanbaru yang mencapai satu koma tujuh juta jiwa yang dilihat dari dinas pencatatan sipil kota pekanbaru dan pertumbuhan ekonomi no satu sesumatera dan no lima seindonesia.

Berdasarkan data-data tersebut tentu pemerintah provinsi riau dengan memanggil Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Provinsi Riau untuk membuat Memorandum of understanding (MoU) dengan walikota pekanbaru, bupati siak, bupati kampar dan bupati pelalawan dalam memajukan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Pengembangan kawasan kota baru itu tentu harus mempunyai perencanaan yang matang bahkan diperkirakan untuk terwujudnya hingga
empat puluh sampai lima puluh tahun yang akan datang.Kota pekanbaru yang mempunyai sektor unggulan yaitu perdagangan dan jasa, kabupaten siak mempunyai sektor unggulan yaitu pertambangan dan penggalian, kabupaten kampar mempunyai sektor unggulan yaitu pertanian dan penggalian ( komoditas dengan bahan bangunan ) dan kabupaten pelalawan mempunyai sektor unggulan pertanian dan industri.

Dengan melihat potensi ini Plt Gubernur riau ingin mengakomodir kabupaten kota yang terdekat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, dengan memperhatikan infrastrukturnya baik itu didarat seperti play over, jalan tol, bus transmetro pekanbaru, kereta api, untuk di udara yaitu airport dan di air dengan memperhatikan pelabuhan seperti pelabuhan buton, kuala enok dan sungai duku.

Pengembangan ini juga sudah mulai dibahas oleh walikota pekanbaru dengan bupati siak,bupati kampar,dan bupati pelalawan.

Pemerintahan kota pekanbaru akan siap untuk bekerjasama dengan pemerintah kabupaten tetangga demi pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan dan yang terpenting untuk kesejahteraan rakyat.

“Semoga dengan Memorandum of understanding (MoU) yang telah ditanda tangan ini kita dapat bekerja lebih giat lagi untuk menunjang pendapatan daerah masing-masing dan dapat mensejahterakan rakyat. Dengan ini manfaat bagi kota pekanbaru semoga dapat terwujudnya kota pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani,” Tutur walikota pekanbaru disela pembukaan seminar lokakarya.***(chir)

Mantan Kades Lalang Kabung Disel

Ilustrasi
Ilustrasi

Pangkalan Kerinci (Segmenews.com)– Gara-gara mengandakan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah sebanyak 20 persil di desa Lalang Kabung, kecamatan Pelalawan. Seorang mantan kepala desa (Kades) Lalang Kabung, Ilyas harus mendekam di sel Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru.

Kajari Pangkalan Kerinci Adnan SH, melalui Kasi Pidum Herlambang Saputro SH MH, Rabu (26/11) membenarkan penahanan mantan Kades Lalang Kabung, dalam kasus pemalsuan surat tanah bersama seorang tokoh masyarakat Batin H Anwar.

“Keduanya kita tahan, setelah pelimpahan tahap dua dari Polda ke Kejati Riau yang diserahkan perkaranya ke Kejari untuk diproses lebih lanjut, karena lokasi kejadianya di wilayah kita,” ujar Herlambang.

Lanjut Kasi Pidum, bahwa aksi pemalsuan Ilyas saat dirinya menjabat sebagai Kades Lalang Kabung, pada tahun 2012 silam, dengan membuat SKGR sebanyak 20 persil di atas lahan seluas 40 hektar dan bekerjasama dengan H Anwar selaku Batin di kecamatan Pelalawan.

Sementara lahan itu milik warga dan telah memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT) sejak tahun 1996 silam. Namun diam-diam Ilyas menerbitkan SKGR dan aksinya terbongkar setelah dilaporkan ke Polda Riau, hingga kasusnya mulai diproses. Tapi setelah sempat di tahan, Ilyas sempat menghirup udara bebas karena masa penahanan habis, sebelum berkas acara pemeriksaan (BAP) rampung.

Tapi proses berjalan hingga menjelang akhir November berkasnya dinyatakan P-21 oleh Kejati Riau, dan kedua tersangka bersama barang bukti (Barbuk) diserahkan ke jaksa.

“Setelah dilimpahkan, kedua tersangka kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan, untuk mempelajari kasusnya dan akan melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke persidangan PN Pelalawan,” tambah Herlambang.***(fin)

Razia Barang Ilegal Nihil, Polres Pelalawan Bakal Razia Malam

Polisi memeriksa satu persatu barang bawaan kendaraan yang melintas
Polisi memeriksa satu persatu barang bawaan kendaraan yang melintas

Pangkalan Kerinci (Segmenews.com)- Terkait adanya isu barang-barang ilegal dari Tembilahan, kabupaten Inhil yang melintas di wilayah kabupaten Pelalawan. Jajaran Polres Pelalawan mengelar razia mendadak di Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci, Selasa (25/11) sore.

Operasi itu langsung dipimpin KSPKT Polres Pelalawan Ipda Deny Indrawan Lubis bersama Paur Humas Ipda Edy Haryanto, dan Kanit Binmas Satlantas Ipda Rudi Guntoro SE dengan melibatkan seluruh fungsi satuan dari Reskrim, Intel, Shabara, Lantas dan Provost yang di kerahkan ke titik lokasi razia tersebut.

Namun dalam razia tidak ditemukan barang-barang ilegal yang diselundupkan dari Singapura seperti isu yang beredar. Sementara khabar aktivitas penyeludupkan di kabupaten Inhil tetap marak terjadi.

“Sejauh ini kita belum menemukan adanya barang-barang ilegal saat razia, tapi akan terus kita tingkatkan bukan saja siang hari, tapi akan digelar malam hari di lokasi berbeda,” tambah paur Humas.***(fin)

Banjir di Pelalawan Telan Korban

Ilustrasi
Ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Akibat banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan, Harlisman Hulu (60) petani sawit tewas tenggelam. Jasad korban ditemukan telah mengapung di genangan banjir Jalan Pemda, Km 18, kelurahan Pelalawan, kecamatan Pelalawan, Rabu (26/11) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK melalui Kapolsek Subsektor Pelalawan Ipda Ipda Sujono SH, kemarin membenarkan adanya warga Pelalawan yang tewas tenggelam di genangan air banjir tersebut.

“Hasil visum korban diperkirakan meninggal akibat tenggelam dalam genangan air banjir di perkebunan sawit,” papar Kapolsek Subsektor Pelalawan.

Kejadian tersebut bermula, Selasa (25/11) pagi sekitar pukul 08.00 WIB korban pamit dengan istrinya ke kebun untuk memindahkan batang cabenya yang tergenang banjir. Tanpa ada pirasat korban yang awalnya mengendarai sepeda motor, tapi setibanya di Km 18 memarkir motornya di pinggir jalan.

Setelah lokasi kebunnya banjir, hingga tidak dapat dilewati dengan mengunakan sepeda motor. Sehingga korban terpaksa berjalan kaki di jalan yang digenangi banjir tersebut. Tapi ditengah perjalanan menuju kebun sawit yang disela-sela ditanami pohon cabe, tiba-tiba korban sakit kepala dan langsung jatuh ke air.

Namun korban jatuh di genangan banjir yang diperkirakan lebih dari 1 meter, tidak mampu bangkit ditambah lagi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) jauh dari pemukiman penduduk. Tapi korban baru diketahui tenggelam, setelah sore hari tidak pulang ke rumah.

Mendapat kabar ada warga hilang saat pergi ke kebun, langsung beramai-ramai melakukan pencaharian dan motor korban ditemukan. Sedangkan bapak beranak dua itu tidak diterlihat, lalu ditelusuri ke jalan menuju kebunya yang diperkirakan tenggelam di genangan banjir dan tersangku di rangint-ranting kayu di kanal kebun sawit tersebut.

“Tapi setelah kita lakukan pencaharian, hingga malam tidak ditemukan. Lalu pencaharian kembali di lanjutkan paginya baru ditemukan, dengan kondisi sudah tidak bernyawa dari lokasi yang diperkirakan sekitar 100 meter tempat korban tenggelam,” ungkap Sujono.

Lanjut Kapolsek, tidak jauh dari lokasi kejadian ada kanal, dan diperkirakan setelah korban jatuh di genangan banjir, terseret ke dalam kanal. Setelah mengapung baru bisa dievakuasi.***(fin)