Pekanbaru (SegmenNews.com)- Wakil walikota pekanbaru melakukan kunjungan terhadap Kegiatan seleksi calon pegawai negeri sipil ( CPNS ) yang menggunakan sistem CAT di lingkungan pemrintahan kota pekanbaru yang diadakan di Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) di jalan Hangtuah Ujung. Rabu ( 19/11 ).
Kunjungan itu juga dihadiri oleh Kepala Kepegawaian Daerah kota Pekanbaru, Kadis Kesehatan dan Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara ( BKN ).
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan kunjungan kegiatan seleksi Calon Pegawaian Negeri Sipil ( CPNS ) ini memang kami meminta langsung kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) kota Pekanbaru untuk melihat lansung proses seleksinya. Peminat untuk mengikuti seleksi Calon Pegawaian Negeri Sipil ( CPNS ) ini sangat tinggi sampai tiga belas ribuan sedangkan yang diterima hanya dua ratusan saja.
Dalam penyeleksian ini juga diawasi oleh embusmen sebagai lembaga negara supaya birokrasi kita lebih baik dalam sistem CAT ini, dan dalam sistem ini tidak celah untuk bisa lulus dengan janji-janji dari oknum tertentu dan juga kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak percaya kepada oknum untuk memberikan sejumlah uang kepada siapapun yang menjanji kelulusan dalam seleksi ini karena sistem ini lebih transparan dengan melihat nilai yang keluar langsung ketika selesai ujian, ditambah lagi pengawasan yang ketat.
Yang terpenting belajar sungguh-sungguh dan nilainya sampai passing grade TKD CAT 2014 yang telah ditentukan. Passing gradenya Tes wawancara kebangsaan ( TKW ) 40% x 175 = 70, Tes Intelegensi Umum ( TIU ) 50% x 150 = 75, dan Tes Karakteristik Pribadi ( TKP ) 72% x 175 = 126. Dengan sistem ini diharapkan agar terpilih Calon Pegawai Negeri Sipil yang berkwalitas.Tambah wakil walikota di saat kunjungan.***(chir)
Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda, memperlihatkan kepada Walikota Pekanbaru Firadus MT tentang penggunaan bahan bakar gas pengganti BBM pada seluruh mobil operasional PGN pusat
Jakarta (SegmenNews.com)- Pertemuan antara pemko pekanbaru dengan para direksi Perusahaan Gnas Negara (PGN) pusat, Selasa (18/11) di kantor PGN pusat Jararta, tidak hanya membahas rencana pembangunan pembangkit listrik bertenaga gas saja tetapi juga memiliki visi besar untuk mewujudkan kota pekanbaru sebagai city gas.
Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan, konsep city gas yang dicanangkan memilki makna dan sasaran yang luas. masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan gas untuk berbagai kebutuhan dasar, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan transportasi.
Dari hasil pertemuan si dengan pihak direksi PGN pusat yang dipimpin langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus MT bersama Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda tersebut di ketahui bahwa pihak PGN sudah mulai merapkan hal tersebut dalam bentuk ilustrasi yang sederhana terhadap penggunaan gas sebagai pengganti bahan bakar bagi kendraan operasional milik PGN.
“Sebelum hal ini dilaksanakan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terlebih dahulu menyiapkan komponen penunjang seperti kecukupan pasokan gas dan sarana penunjang lainnya. Jika dikaji secara financial, penggunaan gas untuk sejumlah kebutuhan masyarakat akan lebih ekonomis jika dibandingkan energy lainnya, sebut saja energy alternative berupa bahan bakar minyak.
Kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan harga BBM dan isu ketersedian bahan dasar BBM yang sangat terbatas dapat diatasi dengan adanya pemanfaatan gas sebagai energy penganti dengan perbandingan nilai bahan bakar gas Rp3.000 /liter, sementara BBM subsidi Rp8.500/liter, ada selisih yang sangat jauh’’ ujar Walikota sesuai meninjau pengisian bahan bakar gas pada mobil pimpinan dan karyawan PGN.
Walikota juga menyebutkan bahwa Pemko pekanbaru akan menjadi pilot project dalam upaya penggunaan gas sebagai energy alternative pengganti bahan bakar minya untuk kendraan dinas.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan dampak yang akan ditimbulkan oleh gas teradap kendraan miliknya, karena jika dikaji secara teknis, gas yang disuplai sebagai energy pengganti bahan bakar akan lebih mudah terinjeksi oleh mesin dan menghasilkan daya dorongan yang sama dengan bahan bakar minyak yang selama ini digunakan oleh masyarakat, sehingga tidak akan ada dampak buruk terhadap kendraan, tidak bising, dan ramah lingkungan. Kita akan contohkan kepada masyarakat dengan mencoba menggunakan gas sebagai bahan bakar kendaraan dinas milik Pemko nantinya,’’ ulas Walikota lagi.***(chir/hms)
Walikota Pekanbaru Firdaus MT bersama Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda, memperagakan salam genre, sebagai komitmen awal kerjasama di Kantor PGN Pusat
Jakarta (SegmenNews.com)- Menindaklanjuti pertemuan dengan jajaran Kementerian ESDM dan manajemen PLN serta PGN beberapa waktu lalu terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik tenaga gas dalam mengatasi krisis Listrik di Kota pekanbaru, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT melakukan kunjungan resmi ke kantor Perusahaan Gas Negara, Selasa (18/11) di Jakarta.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda tersbut, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT menyapaikan keinginan dan komitmen untuk bekerjasama dengan PGN dalam penyedian bahan bakar gas untuk pembangkit listrik tenaga gas di Pekanbaru. Keinginan Walikota tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak PGN pusat.
Bahkan Jobi menyampaikan bahwa jalinan kerjasama akan segera ditindak lanjuti baik secara administrasi maupun secara teknis.
“Kita akan bersama-sama dengan Pemko Pekanbaru menyurati Kementrian ESDM dan bahkan Presiden agar disediakan alokasi gas untuk pembangkit listrik di Pekanbaru, karena dari pemaparan Walikota pekanbaru kita melihat betapa pesatnya perkembangan Kota yang sudah tentu harus diiringi ketersediaan kebutuhan dasar suatu kota yang salah satunya adalah ketersediaan listrik,’’ ujar Jobi.
Walikota Pekanbaru Firdaus MT bersama Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda, dan para pimpinan Manjemen PGN Pusat memparagakan salam genre seusai pertemuan rencana kerjasama, di kantor PGN pusat
Jobi yang didampingi sejumlah pejabat PGN tersebut mengaku sangat kagum dengan perkembangan Kota Pekanbaru dan lebih mengagumi lagi dengan konsep, gagasan serta program dan implemntasi Walikota pekanbaru dalam mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani.
“Program pembangunan dan pengembangan Kota yang dirancang dan sudah dimulai saat ini sangat luar biasa, ini yang membuat kita merasa tertarik untuk terlibat langsung mewujudkan rencana dan pekerjaan besar tersebut,’’ ulas Jobi.
Sementara itu Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat gembira dengan dukungan yang diberikan oleh manajemen PGN pusat terhadap rencana pembangunan PLTG Pekanbaru sebagai upaya mengatasi kekurangan listrik di Pekanbaru saat ini.
“Salah satu alasan penting dibalik upaya pembangunan PLTG di Pekanbaru adalah untuk mengantisipasi besarnya kebutuhan listrik dari pesatnya pertumbuhan pendudukan dan pembangunan kota terlebih lagi saat ini Pemko Pekanbaru sudah mengeluarkan izin bangunan berskala besar yang akan menyerap energy listrik dengan kapasitas berskala besar,’’ ungkap Walikota.
Ditambahkan Walikota bahwa Pekanbarus sebagai Kota investasi memiliki peluang besar untuk terus berkembang baik sektor ekonomi maupun infrastruktur. Dengan demikian perlu adanya komitmen nyata yang harus segera direalisasikan oleh Pemko Pekanbaru sebagai langkah awal dalam proses penyediaan kebutuhan masyarakat secara regional.
Commercial Director & COO PGN Pusat Jobi Triananda, memperlihatkan kepada Walikota Pekanbaru Firadus MT tentang penggunaan bahan bakar gas pengganti BBM pada seluruh mobil operasional PGN pusat
“Saat ini Riau mengalami kekurangan daya listrik 520 MW, Pekanbaru adalah daerah yang tertinggi menyerap kebutuhan listrik di Riau, maka kita mencoba mencari berbagai alternatif mengatasi kekurangan tersebut, nah rencana pembangunan PLTG tersebut diperkirakan mampu menghasilkan 200 hingga 300 MW, hal ini akan sangat membantu pembangkit listrik Teluk lembu yang memiliki kapasitas 200 MW,’’ ujar Walikota.
Maka menurut Walikota, komitmen yang ditunjukan oleh PGN pusat, menjadi harapan yang sangat besar terwujudnya pembangunan PLTG itu nantinya.
“Kita dengan PGN sudah sepakat menindaklanjuti proses dan kerjasama ini baik secara administrasi maupun secara teknis. Semoga ke depan Pekanbaru tidak mengalami kekurangan listrik,’’ harap Walikota.***(advertorial/hms/chir)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sudah selayaknya masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, namun masih ada masyarakat yang belum merasakannya. Pasalnya, Rumah Sakit Awal Bros Panam diduga menolak pasien BPJS tersebut.
Seperti yang dialami oleh, Senen (60) warga kelurahan Labuh Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru ini, dia mengaku anaknya, Indah Permatasari (22) ditolak oleh pihak Rs Awal Bros Panam setelah mendapatkan rujukan dari Puskesmas Labuh Baru. Dengan alasan pasien BPJS yang mereka diterima hanya lima orang perharinya.
Pihak rumah sakit menyarankan agar mendaftar esok hari. Karena anaknya membutuhkan pertolongan secepatnya, maka Senen terpaksa membawa anaknya berobat ke RS Ibnu Sina.
“Ya, anak saya yang mau berobat menggunakan BPJS ditolak RS Awal Bros Panam, mereka bilang perharinya pasien BPJS yang diterima hanya 5 orang, ngak mungkin saya menunggu besok, sedang anak saya butuh pertolongan secepatnya,” kesal Senen kepada SegmenNews.com baru-baru ini.
Keluhan pasien di RS Awal Bros Panam juga disampaikan oleh suami pasien, Akmal (35). Katanya, istrinya, Karona melahirkan menggunakan BPJS Kesehatan PNS harus menunggu lama saat hendak pulang hanya gara-gara pengurusan administrasi.
“Saya sudah menunggu dari pagi sampai sore, administrasi belum juga selesai, apa karena kami pasien BPJS?. Padahal saya mau bayar ini”. Kesal Akmal saat dijumai di RS Awal Bros Panam.
Sementara itu, Manajemen RS Awal Bros, Meri dikonfirmasi membantah adanya pembatasan pasien BPJS di Awal Bros. Pasien hanya cukup membawa surat rujukan dari Puskesmas jika pasien itu rujukan.
“Kami tidak ada membatasi pasien BPJS pak, apalagi kalau pasien membawa surat rujukan pasti akan kita layani,” jelas meri
Sementara keluhan pasien Akmal, Meri berjanji akan melakukan pengecekan kendala administrasi yang begitu lama.***(chir)
Walikota Firdaus ST MT didampingi Asisten II dan Kabag Pembangunan, mendapat penjelasan sistim IT Proses pelaksanaan Pengadaan, dalam rakenas LKPP, Selasa (18/11) di Jakarta.(foto Humas)
Jakarta (SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT membuka peluang untuk bersaing secara profesional bagi para pengusaha kecil dan menengah dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, hal itu diungkapkan Walikota saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah, yang digelar Selasa (18/11) di Balai Sudirman Jakarta.
Walikota yang didampingi Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Dedi Gusriadi, Kabag Adm Pembangunan M Nasir, dan Kabag Protokol Ardiansyah, menyebutkan bahwa dari Raker LKPP yang diikuti oleh seluruh daerah se-Indonesia tersebut diharapkan akan mendapat inovasi baru dalam peningakatn kualitas sarana serta peniingkatan Sumber Daya Manusia .
“Hasil dari Raker ini nanti, harus kita sosialisasikan kepada seluruh Satker, serta para penguasaha tentang siistim dan peningkatan personal, sehingga para penguasaha kecil dan mengah tidak gagal dalam proses pelelangan dikarenakan keterbatasan dalam penguasaan teknologi dan prosedur. Karena kita akui, selama ini para penguasha kecil dan menengah masih terkendala ketika berkompetisi dalam pelelangan kegiatan pengadaaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh jajaran pemerintah,’’ ujar Walikota.
Walikota juga menyebutkan keterbatasan dan kendala selama ini memang tidak hanya dialami oleh para pengusaha kecil menengah saja, tetapi Pemko sendiri juga mengalami kendala yang cukup s erius dalam pelakasanaan proses pengadaan barang dan jasa selain terkendala kondisi kantor dan sarana LPSE yang tidak sesuai dengan beban kerja, juga terkendala keterbatasan personal dalam penguasaan teknologi yang berkaitan dengan sistim dan sarana kegiatan pengadaan barang dan jasa.
“Makanya kita berharap, Rakernas LKPP tersebut bisa memberikan yang positif bagi perkbengan sistim pengadaan barang dan jasa ke depan. Dan dunia usaha juga harapkan bisa menyesuaikan peningktan kemampuan sarana dan kemampuan personal. Bagiamanapun perbaikan sistim ini akan menunjang perkembangan ke depan, Hal ini sudah sejalan dengan program Pemko pekanbaru dalam menerapan E Government menuju pekanbaru sebagai kota cyber city,” ulas Walikota lagi.***(chir/hms)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Puluhan sopir angkutan kota (angkot) di Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan di lapangan Bola, Pangkalan Kerinci, Selasa (18/11) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Mogok beroperasi setelah harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi resmi naik.
Para sopir angkot itu berkumpul dan memarkirkan kendaraan mereka di sekitar jalan dan tengah-tengah lapangan bola, Pangkalan Kerinci, Jalan Lintas Timur. Mereka enggan beroperasi dan menuntut tarif angkot dinaikkan. Setelah sebahagian terlihat baru pulang mengantar penumpang terutama anak sekolah.
Salah seorang perwakilan supir angkot, Rudi yang ikut mogok meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dalam hal itu, Dinas Perhubungan menaikan tarip mereka, dari penumpang umum atau dewasa sebesar Rp3 ribu naik jadi Rp4 ribu. Sedangkan untuk pelajar dari seribu naikt jadi Rp2 ribu.
Aksi mogok puluhan supir yang beroperasi di kota Pangkalan Kerinci itu didatangi oleh Ramlan perwakilan Kadishub Pelalawan, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH dan Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Afrizal. Disamping belasan personil polsek dan Polres melakukan pengamanan di sekitar aksi mogok tersebut.
Tetapi dalam pertemuan dengan Dishubu, belum bisa memutuskan untuk menaikan tarif angkot tersebut, sebelum ada keputusan dari Pemerintah Pusat. Tapi apabila ada sopir atau pengusaha angkot yang mengambil kebijakan tidak di larang, selagi penumpang tidak keberatan.
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin menambahkan bawah aksi mogok supir angkot usai mendapatkan penjelasan, sekitar pukul 11.00 WIB membubaarkan diri dengan aman dan tertib. “Aktifitas masyarakat yang biasa mengunakan jasa angkot dapat teratasi, karena masih ada alternatif becak motor (Betor), ketika terjadi sopir mogok,” tutur Arwin.***(fin)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Akhirnya tim penyidik Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci resmi menetapkan oknum Pegawai Dinas Kesehatan (Diskes) kabupaten Pelalawan berinisial JF sebagai tersangka dalam dugaan penipuan penerimaan pegawai honor.
Demikian ditegaskan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH, Selasa (18/11) di ruang kerjanya. “Setelah kita melakukan pemeriksaan korban dan beberapa saksi, kini JF yang dinas di Diskes resmi statusnya ditingkatkan jadi tersangka penipuan,” ujar Kapolsek.
Penetapan itu, dikuatkan dari bukti kwitansi dan keterangan saksi yang telah diperiksa salah satunya Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) kabupaten Pelalawan, Ir HT Wahidudin Msi. Tempat korban Iqbal bekerja sebagai tenaga honor di Disnak tersebut.
“Dari keterangan Kepala Dinas Peternakan, bahwa korban memang bekerja tapi bukan tenaga honor, hanya di perbantukan sebagai tenaga sukarela, dan tidak ada gaji. Sedangkan kesepakatan korban membayar uang Rp20 juta untuk dimasukan sebagai Pegawai Honor,” ungkap Kapolsek.
Maka rencana, Selasa pagi oknum pegawai Diskes Pelalawan yang juga sudah jadi PNS itu, akan diperiksa penyidik Polsek Pangkalan Kerinci, tapi tiba-tiba listri mati dan otomatis komputer tidak dapat digunakan, hingga pemeriksaan sebagai tersangka tertunda dan rencana di jadwalkan, Rabu (19/11).
“Tersangka sudah datang saat dimulai pemeriksaan listrik padam, maka pemeriksaan ditunda dan akan di lanjutkan besok,” kata Arwin.
Sementara kasus ini bergulir ke polisi, setelah putra dari Darna (47) warga BTN Lingar Mas Permai, Pangkalan Kerinci bernama Iqbal (23) yang dimasukan honor Dinas Peternakan (Disnak) oleh JF. Tapi setelah masuk bukan diterima sebagai pegawai honor tapi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan lebih menyakitkan lebih dari tiga bulan bekerja tidak dapat gaji.
Sedangkan korban, telah membayar uang pengurusan untuk masuk pegawai honor sebesar Rp20 juta yang diserahkan ibu korban pada oknum pegawai Diskes tersebut. Tidak terima hal itu korban akhirnya melapor ke polisi, dan kini pegawai Diskes telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kita lihat nanti hasil pemeriksaan, apa ditahan atau tidak. Yang jelas kasusnya terus ditindak lanjuti, kalau ada yang lain terlibat kita proses,” tambah mantan Kapolsek Siak tersebut.***(fin)
Pekerja sedang mengerjakan jalan, diperkirakan tuntas dalam tiga hari
Pangkalan (SegmenNews.com)– Pasca amblasnya jalan lintas Riau- Sumbar, Selasa (18/11/2014) di Tanjung Pauh, Desa Tanjung Belit, Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Diperkirakan jalan tersebut sudah bisa dilalui dalam tiga hari kedepan.
“Ya, kita menargetkan pekerjaan dalam tiga jalan itu sudah bisa dilalui,” uangkap Manager arela pelaksana perawatan jalan wilayah I Sumbar-Riau.
Saat ini pihaknya telah menerjunkan alat berat seperti, eskavator, buldozer dan beberapa peralatan penting lainnya untuk perbaikan jalan.
Pantauan segmennews.com di lokasi kejadian terlihat wakil bupati limapuluh kota, bersama dandim, Kapolresta lima puluh kota hadir juga kasat lantas Polres Kampar, AKP Alex Siregar didampingin kaur BIN OPS IPTU Ronal Sirat meninjau jalan amblas tersebut.
Sebelumnya jalan tersebut amblas, Selasa (18/11/2014) pagi sekitar pukul 03.00 Wib. Baca (Jalan Lintas Riau-Sumbar Amblas).***(ali)
Para pedagang asal Sumbar terpaksa melansir dagangannya dengan berjalan kaki melintasi jalan amblas
Pangkalan (SegmenNews.com)- Pasca putusnya jalur utama Riau-Sumbar di Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limpuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (18/11/14). Masyarakat terpaksa melansir barang dagangannya untuk melanjutkan perjalanan di Riau.
“Kalau tidak begini bisa lebih rugi kalau sampai sayur kami membusuk terlalu lama di sini,” ujar pedagang, Syarizal, dilansir riauterkini.
Kondisi tersebut otomatis menjadi berkah bagi masyarakat Desa Tanjung Pauh dan sekitarnya. Mereka mendapat upah sekitar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu untuk sekali angkut. Syafrizal mengaku harus merogoh uang hingga Rp400 ribu untuk membayar warga memanggul seluruh dagangannya melintasi jalan amblas. Padahal kendaraannya hanya Mitsubishi L300.
Dampak dari penambahan biaya tersebut sudah pasti pada harga jual sayur-mayur di Riau. Padahal, saat ini harga komoditas pertanian tersebut sudah melambung tinggi, terutama cabai merah yang mencapai Rp140 ribu satu kilogramnya.
“Mau bagaimana lagi, tentu harus kami naikan harga jualnya. Kalau tidak kami yang rugi,” jelas Syahrizal.***(rtc/ran)
Bupati Achmad mempimpin upacara di Kecamatan Rambah
Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Terkait musibah banjir melanda Kabupaten Rokan HUlu, Bupati Achmad menginstruksikan aparatur kecamatan dan Desa berpartisipasi membantu korban banjir. Baik tenaga, materi dan lainnya yang dibutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat mempimpin upacara di Kecamatan Rambah, Senin (17/11/2014). Upacara tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Rohul, Samsul Bahri, Camat Rambah, Kapolsek Rambah, Danramil, Seluruh Kepala Desa dan BPD se- Rambah, Kepala Sekolah se-Rambah dan seluruh RT/RW se-kecamatan Rambah.
Tegas Bupati, aparatur Kecamatan hingga Desa harus segera turun kelapangan melihat kondisi dan memberikan bantuan. Dia meminta paratur selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang terjadi dalam kondisi cuaca hujan lebat.
Kata Bupati, sejauh ini, Pemda Rokan Hulu telah menurunkan tim membantu korban banjir, sekaligus menyediakan tempat pengungsian sementara yang dilengkapi dengan dapur umum dan makanan.
“Kita sudah salurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir. Aparatur tetap waspada dan siaga dalam menghadai musibah banjir ini,” kata Bupati.***(adv/hms)