Beranda blog Halaman 2615

Awas, Pakai Mata Uang Asing di Wilayah RI Siap-siap Dipenjara 1 Tahun

int
int

SegmenNews.com -Indonesia sudah memiliki UU No 7/2011 tentang Mata Uang. Dengan aturan tersebut, diharapkan rupiah bisa menjadi mata uang tunggal yang berlaku di Tanah Air, berdaulat sepenuhnya.

Namun ternyata di sejumlah wilayah masih marak penggunaan mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat. Misalnya di daerah perbatasan, di mana banyak masyarakat bertransaksi dengan mata uang negara tetangga. Misalnya dolar AS di wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste, kina di daerah yang dekat Papua Nugini, atau ringgit di daerah yang sepelemparan batu dengan Malaysia.

Di Batam, yang merupakan zona perdagangan bebas alias Free Trade Zone (FTZ), penggunaan dolar AS dan mata uang asing lainnya seperti dolar Singapura juga menjadi hal yang lumrah. Bahkan penggunaan mata uang asing sudah sulit dilepaskan.

Tidak hanya di daerah yang dekat dengan negara lain, ternyata di ibu kota pun penggunaan mata uang asing juga terjadi. Lokasinya adalah di Pelabuhan Tanjung Priok. Sejumlah layanan seperti Container Handling Charge (THC) atau Terminal Handling Charge (THC) masih menggunakan tarif dengan dolar AS.

Padahal, dalam UU Mata Uang sudah ada sanksi yang tegas bagi siapa pun yang tidak bertransaksi dengan rupiah di wilayah NKRI. Sanksi tersebut tercantum dalam pasal 34.

Pasal 34 ayat 1 menyebutkan setiap orang yang tidak menggunakan rupiah dalam:

a. setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran;
b. penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang; dan/atau
c. transaksi keuangan lainnya,

dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000.

Sementara pasal 34 ayat 2 menyebutkan setiap orang dilarang menolak untuk menerima rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi dengan rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainnya di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali karena terdapat keraguan atas keaslian rupiah, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000.(Detikfinance)

Wako dan Wawako Gantian “Menyapa” Jemaah dalam Safari

Wako dan Wawako Gantian “Menyapa” Jemaah dalam Safari
Wako dan Wawako Gantian “Menyapa” Jemaah dalam Safari

Pekanbaru (SegmenNews.com)— Ada yang berbeda dari safari Ramadhan malam-malam sebelumnya, biasanya Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT Datuk Bandar Setia Amanah yang menyapa atau memberikan pengarahan kepada masyarakat atau jemaah masjid lokasi safari Ramadhan Pemko, dimana dalam safari Ramadhan di Masjid Al-Mujahidin, Sail, Selasa (1/7), justru Walikota Pekanbaru mempersilahkan Wakil Walikota Ayat Cahyadi SSi Datuk Muda Bandar Setia amanah untuk menyapa masyarakat dan jemaah masjid.

Pemandangan itu dinilai sangat positif oleh sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam safari dengan Imam Ustadz Zulkifli AR dan penceramah ustadz H Tarmizi Muhamad itu. |Seperti diungkapkan Ismail salah seorang tokoh masyarakat Sail yang ikut hadir dalam Shalat tarawih tersebut, bahwa itu menunjukan bahwa suatu hal yang membanggakan dimana Walikota dan wakilnya selalu Nampak akrab dan seiring sejalan tidak seperti yang terjadi di sebagian besar daerah di Indonesia.

“Kita sangat bangga dan senang melihat sikap legowo dan keakraban pemimpin kita yang ditunjukkan oleh Pak Walikota Firdaus,’’ ujar Ismail yang juga pensiunan PNS itu.

Sementara itu Ayat Cahyadi mewakili Walikota mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menjaga hubungan baiks sesame waraga dan bertetangga.

“Tidak lama lagi, tanggal 9 Juli, kita akan menggelar pemilihan Prfesiden, maka mari kita berpartisipasi dengan dating ke TPS serta memberikan hak pilih kita untuk memilih pemimpin bangsa ini untuk 5 tahun ke depan,’’ ujar Ayat Cahyadi.

Hebatnya, Wakil Walikota juga sedikit bertausiah di hadapan jemaah dengan ungkapan-ungkapan yang membuat Walikota, seko, serta para pejabat Pemko dan seluruh jemaah tergelitik dan tertawa.

Sebelumnya Walikota yang didampingi Wakil Walikota dan Seko menyerahkan voucher bantuan dana kepada tiga masjid dan satu di wilayah Sail yang diserhakan langsung kepada pengurus masjid yang sudah dikondisikan untuk hadir dalam safari tersebut.***(chir)

Janda Daus Mini Jambak-Jambakan dengan Istri Steve

Ovie & Yunita jambak-jambakan, Steve menghilang (Foto: okezone)
Ovie & Yunita jambak-jambakan, Steve menghilang (Foto: okezone)

SegmenNews.com– Setelah Yunita Lestari, dan Ovie Baish terlibat pertikaian, Steve Baish justru menghilang. Kini, janda Daus Mini itu meminta Steve segera muncul untuk menuntaskan perseteruan di antara mereka.

Bukan tak beralasan, kedua wanita yang berprofesi sebagai penyanyi itu terlibat adu mulut hingga jambak-jambakan usai mengisi acara TV.

“Sengaja sembunyi, supaya bisa leluasi ketemu Yunita, karena sangat suka Yunita,” kata Steve, saat dihubungi melalui sambungan telefon.

Meski begitu, pria asal Inggris itu akan menyelesaikan masalahnya dengan sang istri, Ovie.

“Tapi tetap akan menyelesaikan masalah dengan Ovie,” tandasnya.

Sementara itu, Ovie memang sudah berencana menjambak Yunita jika bertemu. Peristiwa di antara keduanya melebar setelah Yunita dianggap janda “gatel” yang telah mengambil suaminya.

Ovie pun menuding Yunita dan Steve telah berhubungan badan karena Steve telah memberikan berbagai macam fasilitas. Yunita pun membantah hal itu dan mengaku telah memutuskan pria bule tersebut.***

 
Red: Son
Sumber: okezone

JIS Tutupi Kasus Pelecehan, Komisi III: Kita Perang!

jis1JAKARTA (SegmenNews.com)- Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Martin Hutabarat mengatakan, siap menyatakan perang dengan Jakarta International School (JIS), jika mengintervensi penyelidikan kasus ini.

“JIS jangan Intervensi penyelidikan kasus ini, apalagi sampai menutup-nutupinya. Kalau terjadi seperti itu, kami akan nyatakan perang,” kata Martin, saat ditemui wartawan, di JIS, Selasa (1/7/2014).

Menurut Martin, JIS diduga Ingin menutup-nutupi kasus ini, dan mencoba mengintervensi dengan cara mengancam keluarga korban bahkan mendemo KPAI.

“Berdasarkan laporan dan pengaduan Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mereka didemo oleh pihak JIS, lantaran sudah terlalu jauh ikut campur kasus di JIS. Mereka mengatakan apa tugas KPAI terlibat kasus ini,” kata Martin.

Seharusnya, sambung Martin, pihak JIS terbuka dengan segala bantuan, penyelidikan dan laporan orang tua terkait kasus pencabulan di sekolah tersebut, bukan sebaliknya. “Agar kasus ini cepat selesai, seharusnya JIS jangan intervensi dengan ancam sana-sini,” ujarnya.***

 
Red:hasran
Sumber: okezone

KPK Siap Jerat 15 Kepala Daerah Penyuap Akil

kpk1JAKARTA (SegmenNews.com)– Perkara suap dalam penanganan sejumlah sengketa pilkada yang membelit mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, melibatkan nama-nama kepala daerah yang pernah berperkara di lembaga yang kini dipimpin oleh Hamdan Zoelva itu.

Terdapat sekira 15 sengketa pilkada yang ditangani Akil. Tak pelak, 15 kepala daerah pula yang diduga ikut “bermain” bersama Akil. Kendati, belakangan ada satu sengketa pilkada yakni Lampung Selatan yang tidak terbukti terjadi suap terhadap Akil sebagaimana tertuang dalam putusan vonis Akil oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas mengatakan, sejumlah nama kepala daerah yang masuk amar putusan Akil sejatinya akan didalami KPK dan tidak akan ditinggalkan begitu saja.

“Itu nanti akan kita review putusan yang sudah ada kaitannya dengan pihak-pihak yang sudah terkait dalam putusan-putusan yang sudah terlebih dahulu diputuskan oleh hakim tipikor akan kami review semua,” ujarnya, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/7/2014).

Busryo menuturkan, semua putusan yang telah dikeluarkan hakim bisa dijadikan sebagai alat bukti yang otentik. Namun untuk me-review itu semua harus ditakar kembali kualitas bukti dari putusan yang dikeluarkan hakim.

“Itu butuh telaah yang mendalam, jadi enggak bisa secara reaktif hanya mengandalkan statement tertentu tanpa kajian yang mendalam,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam perkara suap Akil ada 15 sengketa pilkada yang diduga ikut memainkan perkara. Di antaranya, ada yang sudah mulai terkuak oleh KPK adalah dugaan keterlibatan Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya yaitu Masitoh.

Romi merupakan salah satu nama kepala daerah yang ikut dalam lingkaran suap permainan Akil selama menjadi orang nomor satu di MK. Pasangan suami-istri itu pun sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Kemudian Bupati Gunung Mas Hambit Bintih malah lebih dulu divonis Hakim Majelis Tipikor selama enam tahun kurungan penjara. Bupati Lebak Amir Hamzah dan Wakil Bupati Kasmin statusnya juga sudah dicekal.

Sementara itu, masih ada pilkada lain yang meliputi Pilkada Kabupaten Buton, Empat Lawang, Pulau Murotai, Tapanuli Tengah, Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Asmat, Kabupaten Merauke, Kota Jaya Pura, Kabupaten Nduga, Provinsi Banten.

Namun untuk Lampung Selatan, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor melihat tidak terbukti ada suap.***

 

 

Red:hasran
Sumber: okezone.com

Apes, Mobil Maia Estianty Dicongkel Orang di Tengah Jalan

maiyaSegmenNews.com– Kabar kurang menyenangkan datang dari Maia Estianty. Pada awal bulan Ramadan kali ini, ibu tiga orang anak itu tertimpa musibah yang membuatnya mengalami kerugian cukup besar.

Kemarin, Senin (30/6) mobil yang sedang dikendarai oleh Maia, dicongkel oleh orang. Karena kejadian itu, salah satu spion mobil Maia hilang, dan harga spion itu ditaksir tidak murah.

Kejadian naas itu diceritakan oleh Maia lewat akun Twitternya. Menurut Maia, saat itu, ia sedang ada di jalan dan kemudian spionnya dicongkel oleh orang yang naik motor.

Meski mengalami musibah, Maia tetap berusaha bersabar. Ia tidak menyumpahi sang pencuri spion, tapi justru berdoa agar spionnya bisa berguna untuk sang pencuri.

Kasus kejahatan di bulan Ramadan sendiri memang cenderung meningkat. Pencongkelan spion mobil sendiri bukanlah barang baru di Jakarta, dan biasanya terjadi pada mobil-mobil mewah yang harga spionnya bisa bernilai jutaan rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, KapanLagi.com® masih berusaha untuk menghubungi Maia dan mendapatkan keterangan lebih lanjut. Apakah Maia akan melaporkan hal ini kepada polisi? Kita tunggu saja kabar berikutnya.***

 

Red:Son
Sumber: kapanlagi

Olga Syahputra Masih Terkulai, Dorce Gelar Doa Bersama

@Kapanlagi.com®
@Kapanlagi.com®

SegmenNews.com– Kondisi Olga Syahputra yang juga masih terkulai lemah membuat sahabat-sahabat artis bersedih. Salah satunya Dorce Gamalama, yang sudah mengenal sosok Olga sejak pertama kali meniti karir di panggung hiburan tanah air.
Oleh karenanya, bertepatan di bulan suci ini, Dorce menggelar doa bersama demi kesembuhan Olga. Ia berharap Tuhan segera mengangkat penyakit Olga yang dideritanya selama ini.

“Saya nggak libatkan orang banyak, cuma teman-teman dekat saja. Saya buat acara ini untuk memberi doa ke Olga. Semoga di bulan Ramadan, Allah angkat sakitnya,” ucap Dorce di Masjid Al-Hayyu, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (30/6).

Hingga saat ini belum ada perkembangan terbaru dari kesehatan Olga Syahputra. @KapanLagi.com®Hingga saat ini belum ada perkembangan terbaru dari kesehatan Olga Syahputra. @KapanLagi.com®

Diakui Dorce, dirinya belum mengetahui kabar terkini kondisi Olga. Terakhir ia bertemu presenter Dahsyat itu, sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Ia melihat kondisi Olga yang mengerang kesakitan di bagian kepala.
“Saat ketemu aku lihat dia rasakan sakit kepala yang begitu sakit, sampai-sampai dia nangis. Dia bilang, ‘ma maafin aku, aku dosa apa ya’,” ungkap Dorce.***
Red:Sofie
Sumber: kapanlagi

Anak Deddy Corbuzier Tonjok Wajah Guru Bela Dirinya

dediSegmenNews.com– Seorang murid harus menghormati gurunya, karena mereka yang sudah memberi ilmu. Tapi, itu tidak berlaku untuk Azka, putra Deddy Corbuzier dan Kalina Octarany.

Belum lama ini, Azka secara sengaja sudah memukul gurunya, tepat di wajah. Wah, mengapa Azka berani sekali kepada gurunya?

Tenang, karena ternyata guru yang dipukul oleh Azka adalah guru bela dirinya. Dan tentu saja, pukulan itu adalah bagian dari latihan yang mereka jalani.

Pas kebetulan, kejadian Azka memukul gurunya itu terekam oleh kamera Kalina. Dan saking bangganya Azka bisa mengalahkan sifunya, Kalina mengunggah video tersebut di Instagram.

Di dalam video tersebut, terlihat Azka yang santai saat menghadapi sang sifu. Dan dengan tersenyum, bocah ganteng itu berhasil memukul sifunya sebanyak dua kali.

Wah, masih kecil saja sudah sigap menghadapi sifunya. Bagaimana kalau sudah besar nanti ya?.***

 

Red:Son
Sumber: kapanlagi

Pansus DPRD dan Pemkab Siak Bahas Temuan BPK Riau

Siak (SegmenNews.com)- Terkait adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Riau (BPKP) batas kewajaran pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dibeberapa SKPD. Panitia Khusus (Pansus) Laporan menggelar rapat bersama Pihak Pemkab Siak.

Angka terbesar berada di Dinas BMP Siak yang mencapai Rp1 miliar ditambah Rp253 juta.

“Temuan tersebut batas kewajaran, dalam 22 paket. Tapi temuan ini tidak fiktif, dikerjakan akan tetapi hanya perbedaan pada tata cara penghitungan. Pihak dinas menghitung usai dikerjakan dan belum ada penyusutan, sementara BPK menghitung saat terjadi penyusutan. Walaupun demikian, pihak rekanan telah mengganti atau mengembalikannya Rp 200 juta,” anggota Pansus DPRD, Suhartono.

Lanjutnya, pengembalian tersebut ada di proyek atau pekerjaan Base jalan, karena penyusutannya cukup banyak. Selain itu ada juga temuan pada perjalanan dinas seluruh SKPD nilainya sekitar Rp80 juta, dan itu juga dikembalikan. Contohnya seperti biaya nginap 4 hari ternyata hanya 2 hari. Seluruh permasalahan telah selesai.

Politisi Partai Bulan Bintang ini cukup bangga dan memberikan apresiasi kepada SKPD Siak, sebab Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tiga kali berturut-turut telah meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kita memberikan apresiasi kepada seluruh SKPD Pemkab Siak atas raihan WTP tiga tahun berturur-turut. Namun jangan berbesar dulu, sebab masih ada catatan yang mesti diselesaikan,” imbuh Suhartono.***(rinto)

Diperkosa Saat Tidur, Kemaluan Siswi SD ini Sering Sakit

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Sebut saja Bunga (8) bocah perempuan yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Pekanbaru ini, diperkosa oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (29/6/2014) lalu saat tertidur di teras salah satu Rumah Sakit (RS) Bersalin, di Kecamatan Tampan.

Akibatnya kemaluan korban mengalami sakit saat buang air dan hal itu diketahui oleh orangtua Bunga. Merasa curiga orangtua Bunga, menanyakan apa penyebab kemaluan anaknya sakit saat buang air besar. Lalu Bunga menceritakan apa yang telah dialaminya ke Ibunya.

Tidak terima dengan peristiwa yang dialami anaknya itu, Ibu Bunga melaporkan kejadian itu ke kantor polisi.

Menurut penuturan Bunga, saat itu Minggu (29/6/2014) sekitar pukul 18.30 ia tertidur di teras salah satu RS Bersalin Kecamatan Tampan. Tanpa disadarinya ada orang dewasa menindih tubung Bunga. Merasa tubuhnya dihimpit, Bunga terbangun dan pelaku dengan cepat membekap mulut korban dengan menggunakan tangannya.

Hal itu tak pelak membuat Bunga merasa ketakutan dan tidak bisa berteriak. Selanjutnya pelaku mengancam korban agar jangan berteriak dan pelaku langsung melampiaskan nafsu bejatnya kepada Bunga. Kejinya lagi pelaku melakukan bagai hubungan badan ke korban. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya itu pelaku pergi meninggalkan korban.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/7/2014) membenarkan ada laporan pencabulan tersebut masuk kepihaknya secara tertulis dari jajaran Polresta Pekanbaru.

“Laporannya saat ini masih dalam penyelidikan pihak reskrim jajaran Polresta Pekanbaru dan penyidik masih melacak pelakunya,” ujar Guntur. ***(kpr/son)