Beranda blog Halaman 2690

Rebut Senjata Polisi, Bandar Ganja di Pelalawan Ditembak

Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedu pahanya
Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedua pahanya

Pankalan Kerinci (SegmenNews.com)- Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan dalam sehari berhasil menangkap dua tersangka narkoba sekaligus, yakni Armansyah (20) kurir sabu lalu di kembangkan Janel Vianto Situmeang (38) bandar ganja berhasil diringkus setelah dua timah panas bersarang di kedua paha, Rabu (5/3) lalu.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya bandar ganja yang terpaksa di tembak pihak kepolisian.

“Satu pelaku terpaksa di limpuhkan dengan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan dengan merebut senjata anggota saat akan ditangkap hingga bergumal dengan pelaku,” ujar Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas, bahwa penangkapan tersangka narkoba itu berawal dari informasi masyarakat akan ada transaksi narkoba di Jalan Said Khasim, Pangkalan Kerinci. Mendapat laporan Kasat Narkoba AKP Edi Yasman langsung memerintahkan anggotanya untuk turun melakukan penyelidikan.

Berkat kerja keras, tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan akhirnya tersangka Armansyah berhasil ditangkap saat menunggu pembeli di Jalan Said Khasim, dengan barang bukti (BB) sabu-sabu sebanyak satu paket seberat setegah uncang atau sekitar 2,5 gram.

Namun dari pengakuan tersangka mendapat barang haram itu dari rekannya di Pangkalan Kerinci yang dibeli seharga Rp3 juta. Tapi sayang bandar sabu telah kabur dan handphone sudah tidak aktif ketika di hubungi berulang kali oleh Armansyah.Setelah di intograsi selain kurir sabu, juga terlibat jaringan pengedar daun ganja.

Kemudian bandar ganja di pancing untuk dilakukan transaksi. Mendapat pesanan kembali ganja, Janel sepakat untuk melakukan transaksi di Jalan Pelita. Tetapi tak mengira kalau pemesan ganja sudah di tangkap polisi. Sehingga saat akan menyerankan ganja pelaku sadar ada polisi datang.

Ketika akan ditangkap pelaku berusaha merampas senjata polisi, hingga bergumal antara pelaku yang berbadan besar dengan polisi. Saat pelaku berusaha kabur tembakan peringatan langsung di lepaskan ke udara. Walau telah mendapat peringatan dari polisi mantan karyawan subkontraktor RAPP itu telah melarikan diri.

Hingga moncong pistol polisi di arahkan ke bagian kaki yang telah mengenai bagian paha. Dengan kondisi luka tembak di paha, pelaku tetap bangkit dan melarikan diri, hingga tembakan kembali di arahka ke bagian kaki baru pelaku menyerah. Rintihan kesakitan terdegar oleh Janel, setelah kedua kakinya bersarang timah panas polisi.

“Saat akan ditangkap Janel melakukan perlawan, dan terjadi perkelahian dengan anggota Unit Narkoba, dan tersangka sempat merampas senjata. Jadi kemungkinan akibat pengaruh mengkomsumsi ganja, jadi dua kali tembakan di kaki baru bisa menyerah,” papar Lumban.

Dari tangan tersangka Jane polisi berhasil menyita tiga paket ganja siap edar, serta satu unit sepeda motor. Warga sekitar Jalan Pelita yang mendegar ada tembakan berdatangan menyaksikan tersangka narkoba di angkut ke dalam mobil akibat kedua kakinya di dor tersebut untuk segera di larikan ke RS Amelia Medika, Pangkalan Kerinci.

Tetapi dua proyektil masih bersarang di kaki setelah mendapat pertolongan pertama, kemudian tersangka bandar ganja itu di rujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan operasi. Dengan mengunakan mobil ambulan terbaring di atas tandu dan tangan terborgol.***(afin)

 

Kisah Pilu, Analis Keuangan Bank Jadi Budak seks

shandra woworuntu. ©thesun.co.uk
shandra woworuntu. ©thesun.co.uk

Hati-hati dengan tawaran kerja di Amerika Serikat dengan gaji dan karir yang menjanjikan. Banyak tipuan di dalamnya. Penipuan semacam ini tak hanya menimpa mereka yang tak berpendidikan. Seorang wanita cerdas dengan reputasi kerja yang baik pun jadi korban.

Shandra Woworuntu menceritakan kelamnya perbudakan seks di AS. Tahun 2001, Shandra baru saja kehilangan pekerjaannya sebagai analis keuangan di sebuah bank di Jakarta akibat krisis ekonomi di Asia.

Shandra tergiur dengan iklan lowongan kerja di Chicago. Dia mengajukan lamaran, membuat visa dan berangkat ke AS.

“Saya sangat senang. Saya pikir itu adalah impian Amerika. Saya bisa pergi ke AS, mengumpulkan uang dan kembali dalam enam bulan,” kata Shandra kepada AFP dikutip segmennews.com.

Nyatanya pekerjaan impian itu tak ada. Shandra malah dipaksa bekerja sebagai pelacur. Dia diperlakukan seperti budak seks.

Shandra yang saat itu berusia 25 tahun berpindah dari satu germo ke germo lain. Dia dipaksa melayani tamu di hotel-hotel dan kasino.

“Telepon dari pemesan tak pernah berhenti berdering,” kata dia menceritakan kisah kelam itu.

Shandra mengingat seorang germo bernama Johnnie Wong, warga Malaysia. Lalu ada germo dari Taiwan, bahkan orang Amerika.

Mereka disekap dalam ruang tertutup dan dijaga banyak pengawal. Shandra mengingat kebanyakan korban pelacuran ini adalah remaja.

Shandra akhirnya bisa melarikan diri lewat jendela kamar mandi. Dia melapor ke polisi dan FBI, tapi mereka tak percaya. Akhirnya Shandra malah jatuh ke tangan mucikari lain.

Shandra akhirnya bisa diselamatkan setelah melapor ke organisasi Safe Horizon. Sebuah lembaga yang melindungi korban perbudakan seks dan perdagangan manusia.

Shandra kini aktif menentang perbudakan seks. Dia berharap peristiwa buruk yang menimpa dirinya tak terjadi pada orang lain.***

Editor: sondri
sumber: merdeka

Sadis! Ayah Kandung Siksa Bocah Hingga Patah Tulang dan Retak

bocah (ilustrasi)
bocah (ilustrasi)

Batam (SegmenNews.com)– Seorang bocah laki-laki mengalami patah tulang dan luka lebam di wajah setelah dianiaya ayah kandungnya. Korban diselamatkan warga yang curiga dengan suara tangis sang bocah malang tersebut, Kamis (6/3/2014) pagi.

Korban, Sy, dianiaya ayah kandungnya, Ahmad, di rumah mereka di kawasan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan cara diinjak-injak dan dipukuli.

Adnan, tetangga korban, mengatakan bahwa sejak tiga hariterakhir, warga kerap mendengar suara tangis Sy. Selain itu, sering terdengar pula suara pukulan benda keras. Kecurigaan warga bertambah lantaran Sy sudah beberapa hari ini tak bermain di luar rumah.

Curiga dengan kondisi di rumah tersebut, kata Adnan, warga akhirnya mendatangi rumah korban selepas Salat Subuh tadi.

Warga mendesak kepada Ahmad memperlihatkan Sy. Dari situ diketahui kondisi Sy sangat mengenaskan. Namun istri Ahmad atau ibu tiri korban berdalih bahwa Sy luka karena jatuh dari sepeda motor.

Setelah itu, Sy langsung dibawa ke Rumah Sakit Embung Fatimah. Dari pengakuan korban, luka di tubuhnya akibat dipukul ayahnya menggunakan kayu.

Sy masih menjalani perawatan di rumah sakit dan rencananya akan menjalani operasi tulang. Dari pemeriksaan diketahui bahwa tulang korban patah dan retak.

Belum jelas apa motif Ahmad menyiksa anaknya. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Barelang dan masin dalam penanganan.***

Red: son
sumber: okezone

Waduh! Tembok Gerbang Gedung Bupati Siak Dicorat Coret

Tembok Gerbang depan kantor Bupati Siak di corat coret
Tembok Gerbang depan kantor Bupati Siak di corat coret

Siak (SegmenNews.com)– Tembok gerbang depan gedung Bupati Siak dikotori corat coret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Termbok tak hanya di corat coret asal-asalan, tampak, Kamis (5/4/14) kemarin juga ada kata-kata yang seronok di tembok itu. Kenapa bisa terjadi?. Padahal, di pintu masuk itu ada pos penjagaan Satuan Pamong Praja (Satpol-PP). Namun petugas hanya menjaga gerbang pintu keluar.

Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Siak Hadi Sanjoyo, bahkan mengakui, walaupun pintu depan dijaga, namun anggotanya hanya fokus menjaga di gerbang keluar bagian belakang kantor bupati. Sementara untuk dibagian depan, pintu gerbang kedua sisinya ditutup.

“Kita tetap jaga, tapi kita fokus di sisi keluar saja,” imbuh Kasatpol-PP.

Sejauh ini, diakui Kasatpol-PP bahwa Bupati belum mengetahui kondisi tembok yang dicorat-coret tersebut, namun pihaknya akan segera melakukan pengecekan dan akan mengahpusnya.***(rinto)

Demo, Sapma PP Riau Desak Gubri Cabut Izin Perusahaan Terlibat Karhutla

Sapma-PP Demo Kantor Gubernur Riau
Sapma-PP Demo Kantor Gubernur Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kamis (6/3/14), Puluhan anggota Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Riau melakukan aksi demo didepan Kantor Gubernur Riau. Mereka mendesak Gubernur Riau, Anas Maamun agar mencabut izin Perusahaan-perusahaan yang jelas-jelas telah terlibat pembakaran lahan dan hutan (karhutla) di Riau.

“Kami minta Gubernur Riau mencabut izin perusahaan yang membakar lahan. Pemprov Riau harus bertanggung jawab,” orasi Koordinator Lapangan, Bherry Tinanto.

Setelah hampir satu jam Sapma-PP berada di pagar Kantor Gubernur Riau, akhirnya mereka disambut Kabid Pemantauan Kesbang Pol Provinsi Riau, Hermansyah. Hrmansyah mengakui akhir-akhir ini bahaya asap terus mengancam kesehatan masyarakat. Bahkan Karhutlah terus terjadi hampir setiap tahun.

Namun untuk itu, Pemprov Riau tersu berupaya mengatasinya. Semua tim sudah melaksanakan tugasnya dalam Karhutla.

“Pemda terus berkoordinasi dan bekerja keras dengan Pemerintah Pusat untuk menangani bencana menahun ini,” katanya.

Atas aspirasi Sapma-PP, Hermansyah berjanji akan mnyampaikannya kepada Gubernur Riau, H Annas Maamun. Setelah mendengar penjelasan itu, akhirnya Sapma-PP membubarkan diri.***(akira)

Pelawak Jojon Meninggal Dunia Tadi Pagi

Jojon (int)
Jojon (int)

Jakarta (SegmenNews.com)– Sosok pelawak berkumis secuil bergaya celana hingga keperut itu kini tak lagi lucu. Sebab pria yang kerap disapa Jojon meninggal dunia pagi ini, Kamis (6/3/2014). Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.00 WIB di RS Premier Jatinegara Jakarta Timur.

Pria bernama asli Djuhri Masdjan asal Garut, Jawa Barat, ini sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit tersebut. Ia diduga terkena serangan jantung.

Dari informasi Petugas yang tidak mau disebutkan namanya itu menyebut, almarhum sudah beberapa hari dirawat di rumah sakit tersebut. Akan tetapi, tadi pagi pelawak yang dikenal dengan kumis lucunya itu menghembuskan napas terakhirnya.

Pria kelahiran 5 Juni 1947 hingga berita ini diturunkan masih berada di rumah sakit. Keluarga besar juga tengah berkumpul di rumah sakit tersebut.***(man/inc)

Tim Garuda Keok di Arab Saudi

Arab Saudi Taklukkan Indonesia, 1-0 di laga terakhir Grup C Pra Piala Asia 2015
Arab Saudi Taklukkan Indonesia, 1-0 di laga terakhir Grup C Pra Piala Asia 2015

SegmenNews.com – Melakoni laga pamungkas Grup C Pra Piala Asia di kandang Arab Saudi, Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, Indonesia gagal menebus kekalahan 1-2 di pertemuan pertama lantaran keok 0-1, Kamis (6/3/2014) dini hari tadi.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Tuan rumah langsung menekan dan di menit keenam, sebuah tembakan jarak jauh dari Taisir Al-Jassim hampir membuka keunggulan. Beruntung buat Garuda, sepakan Al-Jassim masih melintas di atas mistar gawang Kurnia Meiga.

Menit ke-15, giliran Nasser Al-Shamrani yang melancarkan ancaman. Diawali umpan satu-dua dengan rekan setim, Al-Shamrani melayangkan finishing yang masih bisa mentahkan Meiga.

Delapan menit berselang Al-Shamrani mengantarkan teror lagi ke pertahanan Indonesia. Dari sebuah rumah tembak bebas, Al-Shamrani melepaskan tembakan placing. Meiga masih sigap, penyelamatan sukses dilakoni.

Barisan belakang Indonesia yang disiplin, memaksa serangan tuan rumah sering mentok dan membuat opsi tembakan jarak jauh jadi solusi sementara, seperti yang kembali dilakukan Hassan Muath Fallatah di menit ke-31. Tapi lagi-lagi tembakan Muath sukses diblok Meiga. Skor kacamata alias 0-0 ini pun terjaga hingga 45 menit pertama bubar.

Babak Kedua
The Falcons – julukan Saudi, tetap tampil agresif, sementara Indonesia masih sering tertekan. Lima menit setelah babak kedua digulirkan, tuan rumah nyaris membuka skor. Sayangnya, blunder Zulkifli Syukur gagal dimanfaatkan Al-Jassim usai penyelesaiannya melambung.

Menit ke-55 giliran Al-Shamrani yang mendulang peluang dari tembakan jarak jauh. Kembali, Meiga mengamankan gawangnya dengan heroik. Tapi kans Saudi tak berhenti sampai di situ. Menit ke-73, sundulan Al-Shahrani hanya mengenai tiang.

Namun betapapun gemilangnya Meiga di bawah mistar, akhirnya jaring gawangnya bergetar juga di menit ke-73. Barisan pertahanan Indonesia yang mulai mengendur, berbuntut gol Fahad Al-Muwalad di menit ke-87, usai memanfaatkan sebuah passing dari Al-Shahrani dengan sontekannya.

Skor 1-0 untuk Arab Saudi ini pun akhirnya bertahan hingga 90 menit plus waktu tambahan rampung. Kekalahan ini menetapkan Indonesia berkubang urutan buncit Grup C dan menyelesaikan Pra Piala Asia 2015 hanya dengan mengantongi sebiji poin.

Susunan Pemain
Arab Saudi: Waleed Abdullah, Hassan Muath Fallatah, Omar Hawsawi, Mansour Al-Harbi, Yasir Al-Shahrani, Ibrahim Ghaleb, Saleem Al-Dawsari/Yahia Al-Shehri (81’), Taisir Al-Jassim, Hamdan Al-Hamdan, Nasser Al-Shamrani.

Indonesia: Kurnia Meiga, Novan Setya, Hamka Hamzah, Victor Igbonefo, Zulkifli Syukur, Raphaël Maitimo, Immanuel Wanggai/Ahmad Bustomi (77’), Ahmad Juprianto, Zulham Zamrun/Firman Utina (85’), Greg Nwokolo, Ferdinand Sinaga.***

Red:son
Sumber : okezone

Ismail: PGRI Lakukan Langkah Inovatif dan Edukatif

Ismail Hamkaz, SAg,MSi
Ismail Hamkaz, SAg,MSi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Ismail Hamkaz, SAg,MSi berharap PGRI melakukan langkah yang lebih inevatif dan eduatif. Hal itu dinyatakannya menyusul terselenggaranya Konfercab 2 PGRI Kecamatan Kepenuhan tanggal 4 Maret 2014 lelu.

“Sebagai sebuah organisasi terbesar, seharusnya dapat melakukan sesuatu yang iunovatif dan edukatif dalam setiap gerak langkah untuk memajukan organisasi ini, dan yang lebih penting lagi bagaimana ke depan organisasi ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Ismail kepada wartawan, Kamis (6/3/14).

Tak hanya itu, Ismail juga mengingatkan agar PGRI terus mendorong para siswa untuk menoreh prestasinya hingga ke kancah manca Negara. Untuk itu juga diperlukan kinerja guru yang profesional dan menjalin hubungan yang baik antara sesama anggota PGRI guna memajukan dunia pendidikan di Derah mereka masing-masing.***(r4n/rls)

Masyarakat Kepenuhan Apresiasi Sunatan Massal PT.PISP

GM PT.PISP, Ir.Nuryadi  menyerahkan secara simbolis cedramata kepada para peseta sunatan masal.
GM PT.PISP, Ir.Nuryadi menyerahkan secara simbolis cedramata kepada para peseta sunatan masal.

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Masyarakat Desa Kepenuhan Barat Mulya, Kecamatan, Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah peduli kepada masyarakat sekitar, terutama dalam program sunatan massal yang banyak membantu masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan sunatan massal tersebut dilaksanakan melalui Program CD CSR First Resources Group PT.Perdana Intisawit Perkasa Kebun Sei Air Hitam bertempat di Poliklinik PT.PISP pekan lalu.

“Kita berterima kasih kepada pihak perusahaan, sebab melalui Program mereka, anak-anak masyarakat kurang mampu bisa terbantu untuk sunatan. Kita apresisai kegiatan mereka, kegiatan ini juga perku di contoh oleh perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu,” imbuh tokoh masyarakat setempat, Muklas Gunawan.

Dia berharap, Program peduli masyarakat yang dilaksanakan oleh PT.PISP itu terus berjalan. Dia juga berharap jalinan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan perusahaan terus berjalan dengan baik.

Sementara itu, General Manager (GM) PT.PISP, Ir.Nuryadi menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan kegiatan yang kedua kalinya digelar, setelah sebelumnya tahun lalu dilaksanakan di KOta Tengah.

“Kita harap, kegiatan sunatan massal ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Ini adalah bentuk kepedulian perusahaan, terutama bagi anak-anak yang orang kurang tuanya kurang mampu di lingkungan perusahaan,” sampainya.

Dilanjutkannya, bahwa Pihak perusahaan juga berkomitmen bahwa pelaksanaan kegiatan CD-CSR ini menjadi agenda tahunan dan masih banyak lagi kegiatan kegiatan CD-CSR lainnya dalam bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitarnya.

“Untuk tahun ini saja pihak perusahaan First Resources Group telah mengganggarkan dan sebesar 2,5 milyar untuk kegiatan CD-CSR yang diperuntukan bagi anak perusahaan First Resources yang berada diwilayah kerja Riau,” ungkapnya.

Kagiatan sunatan massal tersebut langsung dihadiri juga oleh, GM PT.PSA H.M.Yusuf Siregar SP, Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT.PISP, Jumiadi Saputra,SE, KTU Ngadimin SE, Sustainability Region Riau, Tusiman S.Kom. Seluruh staf Kebun dan PKS PT.PISP serta ratusan masyarakat sekitar. ***(rls/r4n)

Diskes Pelalawan Dapat Bantuan Alat Deteksi HIV/AIDS dari Pusat

hivPangkalan kerinci (SegmenNews.com) – Tahun ini, Diskes Pelalawan mendapatkan bantunan pendeteksi alat kekebalan tubuh pada penderita HIV/AIDS.

Bantuan tersebut diterima karena Pelalawan berhasil menjaringan melakukan pendataan terhadap penderita HIV/AIDS di daerah itu.

Hal itu dikatakan Kadiskes Pelalawan Endit Pratiknyo melalui Kabid P2PL Diskes Pelalawan, Raples, Rabu (5/2/2014) di Pangkalan Kerinci.

Dikatakan Raples, dari pantauan Pemerintah Pusat yang melihat Diskes Pelalawan telah berhasil melakukan pendataan dan penjaringan terhadap para penderita HIV/AIDS yang ada di Pelalawan.

“Dengan prestasi itu, pemerintah pusat melalui Kemenkes RI memberikan bantuan alat pendeteksi CD4 alias alat pendeteksi kekebalan tubuh pada para penderita HIV/AIDs,” katanya.

Dengan adanya alat pendeteksi CD4 ini lanjut Ramlan, tentu akan lebih mudahkan pihak petugas Diskes yang ditugaskan khusus untuk penanganan pengobatan para penderita HIV/AIDS yang ada di Kabupaten Pelalawan.***(fin)