Beranda blog Halaman 2705

KONI Kuansing Bahas Persiapan Porprov XIII/2014

Hardi Yakub
Hardi Yakub

Teluk kuantan (SegmenNews.com) – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Kuantan Singingi menggelar rapat internal, Senin (10/2/2014) malam di Wisma Jalur Teluk Kuantan.

Salah satu pembahasan dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Umum, Hardi Yacub, tersebut yaitu terkait persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau Ke XIII yang dilaksanakan di Kabupaten Inhu, pada September mendatang.

Langkah awal yang harus dilakukan kata Hardi Yacub yaitu mendorong Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabang Olahraga (Cabor) yang belum melaksanakan Muskab untuk segera menggelarnya.

Karena menurut Hardi Yacub saat ini masih ada 7 Pengkab Cabor yang terdaftar di KONI Kuansing yang masa kepengurusannya telah berakhir namun belum melaksanakan Muskab.

“Dari 17 Pengkab yang terdaftar di KONI Kuansing, masih ada 7 Pengkab yang belum melaksanakan Muskab. Untuk itu kita minta mereka segera melaksanakannya,” ujar Hardi.

Tujuh Pengkab Cabor tersebut katanya yaitu PBSI (Bulutangkis), PASI (Atletik), PRSI (Renang), PELTI (Tenis Lapangan), PODSI (Dayung), TI (Taekwondo), dan Forki (Karate).

“Apalagi dari tujuh cabor ini sebagian besar merupakan cabor unggulan kita,” tuturnya.

Disamping itu, dalam pertemuan tersebut juga disepakati bahwa akan segera dilaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh Pengkab Cabor untuk membahas persiapan Porprov tersebut.

“Kita akan secepatnya berkoordinasi dengan seluruh Pengkab Cabor guna menginventarisir data atlet dan kebutuhan masing-masing Pengkab Cabor termasuk koordinasi terkait anggaran,” katanya.

Menurut Hardi, pihaknya berharap pada ajang multi even olahraga dua tahunan tingkat provinsi Riau tersebut prestasi Kuansing semakin meningkat.

“Kita tidak ingin meramaikan saja, tapi kita harus berupaya untuk meraih prestasi semaksimal mungkin,” sambungnya.

Untuk itu kata Hardi yang juga menjabat sebagai Asiten II Setda Kab Kuansing ini, kontingen yang akan diberangkatkan untuk mewakili Kuansing nanti harus benar-benar dipersiapkan secara maksimal.

Kabut Asap, 3 Pesawat Tunda Mendarat di SSK II Pekanbaru

kbt_d_sskPekanbaru (SegmenNews.com– Kabut asap yang melanda Pekanbaru mulai mengganggu jadwal penerbangan. Hari ini, ada tiga penerbangan yang tertunda pendaratannya ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Tiga penerbangan itu yakni Pesawat Garuda Indonesia dan Lion Air dari Jakarta. Satu lagi, pesawat Air Asia asal Bandung, Selasa (11/2/2014).

Airport Duty Manager Bandara SSK Pekanbaru, Baiquni, mengatakan, kondisi udara akibat asap memburuk sekira pukul 08.00 WIB dan jarak pandang hanya 500 meter.

“Dua maskapai yakni Lion dan Garuda baru mendarat pukul 10.30 WIB. Ini karena kondisi cuaca yang buruk akibat asap,” kata Baiquini di ruang kerjanya, Selasa (11/2/2014).

Akibat keterlambatan itu, dua maskapai tersebut juga mengalami keterlambatan keberangkatan. Sementara untuk Air Asia dari Bandung hingga kini belum ada konfirmasi kapan akan mendarat.

“Saat ini kondisi udara belum sepenuhnya normal. Jarak pandang masih kurang bagus yakni sekitar 1,5 kilometer. Jadi ada yang bisa mendarat ada yang tidak,” tuturnya. (son)

Mesum dengan Staf, Pejabat Disdik Rohil Ditangkap Warga

ilBagan Siapiapi (Segmennews.com– Citra pegawai di lingkungan Pemkab Rohil tercemar akibat oknum PNS yang bertugas Dinas Pendidikan Rohil berinisial Mu, ditangkap warga tengah berbuat mesum dengan stafnya berinisial W, di sebuah rumah kost-an Jalan Bahagian Bagansiapiapi, Senin (10/2/2014), sekitar pukul 11.30 Wib.

Kejadian ini sempat membuat heboh warga sekitar yang ternyata sudah mengetahui identitas pelaku. Warga sendiri mengaku sudah mencurigai gerak-gerik pasangan mesum ini sejak tiga bulan lalu. Rasa penasaran warga akhirnya terkuat ketika menangkap basah pasangan ini tanpa mengenakan busana.

“Saat itu kami melihat ada gelagat yang tidak beres, karena pagi- pagi ada pegawai di kos sepasang pula. Jadi kami intai ada suara-suara orang gituan,” tutur warga mengaku bernama Imar.

Heranya, pasangan ini ternyata masing-masing sudah berkeluarga. Warga yang geram dengan ulah pelaku langsung membawa pasangan ini kesalah satu rumah untuk dimintau keterangan.”Waktu dipergoki posisi keduanya tanpa busana,”ujarnya.

Karena tidak tercapai jalan penyelesaian, akhirnya warga membawa seorang pelaku Mu menuju Mapolsek Bangko. Dari informasi dirangkum, oknum pelaku berinisial Mu berstatus PNS sebagai kepala seksi data dan informasi Dinas Pendidikan Rohil, sedangkan oknum wanita berinisial W merupakan salah seorang stafnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rokan Hilir H Suyatno sempat menjenguk pelaku di Mapolsek Bangko, namun sayangnya wabup enggan berkomentar tentang sanksi yang harus dikenakan bagi seorang PNS yang telah melakukan perbuatan mesum tersebut. (dn)

Bupati Rohil Ancam Penjara Aparat Jual Lahan

Bupati Rohil - Annas Maamun
Bupati Rohil – Annas Maamun

Bagan Siapiapi (SegmenNews.com– Bupati Rokan Hilir Annas Maamun, mengecam tindakan aparat pemerintahan kecamatan dan kepenghuluan yang sering memperjual belikan lahan hutan.

Annas juga mengancam akan memenjarakan aparat yang terbukti bersalah tersebut.

Perkataan tegas itu disampaikan Annas usai melantik empat pejabat eselon III lingkup Pemkab Rohil, di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Senin (10/2/2014).

Pada acara pengambilan sumpah tersebut turut hadir Wakil Bupati Rohil H Suyatno, Sekdakab Rohil H Wan Amir Firdaus, Ketua PKK Rohil Hj Latifah Hanum Annas, beserta kepala dinas, badan dan kantor.

Pejabat yang dilantik diantaranya, Ramlan menjabat sebagai Camat Rantau Kopar. Jabil Samsudin sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM, Juanda sebagai Camat Sinaboi dan Andika sebagai Lurah Bagan Barat.

Dalam sambutanya, Annas berpesan pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik ditempat yang baru, khusus camat sinaboi sudah dilakukan pergantian dua kali dalam waktu relatif singkat.”Ini kita lakukan demi terwujudnya pembagunan di Kecamatan Sinaboi, kedepan bisa terbebas dari keterisolasian,”ungkapnya.

Masih dalam konteks persoalan jual beli lahan, bupati menegaskan, bahwa selama dirinya menjabat sudah dua orang camat dan enam penghulu yang dipenjara lantaran tersangkut kasus penjualan lahan. Dirinya sendiri mengaku sudah menangkap 14 surat tanah dengan alamat pembeli berasal dari Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara.

“Setelah saya penjarakan, alhamdulilah kades sudah banyak berhenti membuat surat tanah. Selama ini banyak desa yang mengeluarkan SKT hutan, dan banyak ditangkap polisi,”ujarnya.

Hebatnya lagi, jelasnya, persoalan tanah berkaitan dengan tapal batas dan pemilukada gubernur beberapa waktu lalu. Annas menceritakan, diperbatasan Rohil-Dumai tepatnya daerah Senepis pernah disebutkan orang hilang, hingga pihak polres rohil langsung terjun kelokasi.

“Rupanya tidak ada org hilang malah persoalan batas wilayah. Jadi harapan saya masyarakat jangan lagi menjual tanah, karena sudah banyak tanah yang terjual seperti Teluk Piyai habis terjual padahal arealnya hutan bakau,”tuturnya. (dn)

Tenggelam, Buruh PT Rama Jaya Belum Ditemukan

Tapung (SegmenNews.com) – Buruh PT Rama Jaya, Marwan Simbolan (39), hanyut terbawa derasnya air Sungai Tapung, Minggu (9/2/2014) sekitar pukul 15:00 WIB, di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, belum hingga kini belum ditemukan.

Informasi yang didapat, ketika itu korban sedang mencari ikan bersama istrinya, Basiroh (35), kemudian korban masuk ke dalam sungai lalu korban terbawa arus sungai yang deras hingga tenggelam.

Kapolsek Tapung Kompol Jufrizal melalui Kanit Reskrim Iptu Rhino Handoyo saat dikonfirmasi wartawan, Minggu malam, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar ada warga yang hanyut terbawa arus sungai Tapung, namun baru dilaporkan dan diberitahu ke Polsek Tapung sekitar pukul 18.00 WIB,” ungkapnya.

Dikatakannya, masyarakat dan teman-teman korban terus melakukan pencarian di Sungai Tapung. Namun, Baru dilaporkan dan diberitahu ke Polsek Tapung sekitar pukul 18:00 WIB.

“Akan tetapi sampai saat ini, upaya pencarian belum berhasil dan saat ini ke Personil Polsek dibantu oleh Team SAR kabupaten Kampar serta masyarakat terus mencari korban,” katanya.

Adapun saksi-saksi yang melihat kejadian yaitu istri korban dan Basirun Saragih (53) alamat PT Rama Jaya.***(zul)

10 Perusahaan Bakal Terima Penghargaan K3 dari Bupati Harris

Pangkalan kerinci (SegmenNews.com)– Bupati Pelalawan HM Harris pada Selasa (11/2/2014) besok didaulat menyerahkan penghargaan K3 pada 10 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pelalawan Drs Nasri Fiesda kepada kapurnews.com, kemarin.

Menurutnya, 10 perusahaan yang diajukannya untuk menerima penghargaan tersebut sudah disetujui oleh Kemenakertrans RI.

“Pperusahaan yang akan serahkan penghargaan K3 tahun ini, karena kita nilai dalam satu tahun tak pernah terjadi kecelakaan kerja di lingkungan perusahaannya masing-masing,” katanya.

Kemudian setelah Bupati menyerahkan penghargaan kepada perusahaan tersebut. Bupati sendiri juga akan diusulkan pihak Disnakertrans Pelalawan ke Menakertrans untuk disetujui dapat menerima penghargaan K3 di tingkat pusat tahun ini.

“Selain 10 perusahaan kita ajukan itu, pak Bupati juga akan kita ajukan kemenakertrans supaya disetujui mendapatkan penghargaan sebagai Pembina K3 terbaik dikabupaten Pelalawan tahun ini. Pada tahun kemarin,Pak bupati juga menjadi pembina K3 terbaik yang diberikan penghargaan oleh Kemankertrans,” tutur Nasri.***(fin)

Indonesia Batal Hadiri Pameran Singapore Airshow

SegmenNews.com – Kementerian Pertahanan RI mengatakan Singapura telah membatalkan sebuah pertemuan yang rencananya akan digelar di antara petinggi militer dari kedua negara. Hal itu terkait konflik penamaan salah satu KRI baru yang menggunakan nama Usman Harun.

Dilansir dari stasiun berita Channel News Asia, Minggu (9/2/2014) mengutip pemberitaan beberapa media di tanah air yang menyebut undangan untuk para petinggi militer RI juga ditarik oleh Pemerintah Singapura. Sementara media Negeri Singa malah memberitakan Indonesia lah yang justru membatalkan untuk hadir kendati sebanyak 100 undangan telah disebar.

Semula beberapa petinggi militer RI seperti Wakil Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal (Purn) Sjafri Sjamsoedin, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, Kepala Staff TNI Angkatan Darat, Jenderal Budiman dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Ida Bagus Putu Dunia dijadwalkan akan hadir di pameran terbesar di Asia, Singapore Airshow 2014.

Rencananya acara itu akan dibuka secara resmi pada Selasa, 11 Februari 2014 hingga Sabtu, 16 Februari 2014. Menurut harian Singapura, Straits Times, dalam pameran dirgantara terbesar di Singapura itu, publik dapat melihat lebih dari 90 pesawat militer dan komersial dari 47 negara.

Pihak panitia telah menyediakan 22 paviliun khusus bagi negara peserta yang ingin memamerkan peralatan alutsista militer yang dimiliki oleh masing-masing negara. Kali ini, pameran dirgantara turut dihadiri oleh Hong Kong dan Malaysia.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Singapura membenarkan soal batalnya delegasi militer RI ke Singapura. Namun, mereka tidak menyebut alasan di balik absennya para delegasi tersebut.

Sementara juru bicara Kemenhan RI mengatakan pembatalan tersebut sudah jelas terkait keputusan Indonesia yang tetap bersikeras menggunakan nama Usman Harun untuk salah satu KRI baru yang dibeli dari Inggris. Tetapi dia memastikan tim aerobatik Indonesia di ajang Singapore Airshow tetap tampil.

Nama tersebut diambil dari dua tentara marinir, Harun Said dan Osman Haji Mohammed Ali, yang menjadi aktor di balik aksi pengeboman MacDonald House di Orchard Road tahun 1965 silam.

Keputusan untuk menggunakan nama tersebut, diprotes oleh Pemerintah Singapura pada pekan lalu. Keberatan disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Singapura kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

Menurut Pemerintah Negeri Singa, penggunaan nama itu membangkitkan luka lama yang dialami oleh keluarga korban.(*)Red: son

Sumber : viva

Jambret Datangi Rumah, 10 Emas Milik Warga Jalan Kasah Lenyap

Korban jambret syok, anak dan menantu berusaha menenangkan korban
Korban jambret syok, anak dan menantu berusaha menenangkan korban

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Naas bagi, Daniar (43) warga jalan Kasah, Gang Mawar 1, Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, kalung 10 emas yang di pakainya di jambret oleh dua orang Tak dikenal (OTK) di rumahnya, Senin (10/2/14) Sekitar pukul 08:30 Wib.

Menurut anak korban, Fitri (25) menjawab SegmenNews.com, bermula ibunya didatangi dua pemuda memakai jaket hitam mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam di rumahnya, satu orang masih diatas Motor dan satu lagi berpura-pura bertanya harga papan bunga ucapan, sebagai usaha anaknya.

Namun setelah pembicaraan selesai, tiba-tiba pelaku menarik kalung di leher korban tepat di halaman rumahnya. Pelaku kabur bersama satu orang rekannya yang sudah menunggu (Standby) di atas motor.

Saat itu korban berteriak minta tolong, mendengar suara teriakan, sejumlah warga berhamburan keluar rumah dan berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil meloloskan diri. Korban yang Syok berusaha ditenangkan oleh anaknya dan menantunya.

“Dia  pura-pura menanya harga papan bunga tadi,” kata Fitri sambil berusaha menenangkan ibunya.

Saat ini korban masih syok. Keluarga korban berencana akan membuat laporan ke Polsek Marpoyan Damai.***(son)

 

Forum CPNS Rohil dan Meranti Surati Presiden SBY

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Forum CPNS Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Kepulauan Meranti melayangkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia, dan sejumlah Kementerian, serta KPK, KKIP dan ICW.

Ery, perwakilan Forum yang tak kunjung menerima kejelasan status mereka pasca mengikuti tes CPNS pada November silam mengaku kecewa dengan sikap pemerintah yang tinggal diam atas ketidakjelasan status mereka.

“Sudah kita Pos kan surat langsung kepada Presiden RI, MenPANRB, Mendagri, Kepala BKN Pusat, KPK, ICW, KKIP, BPKP, serta Ombudsman Pusat,” tegasnya, kemarin.

Mereka meminta agar Presiden segera bertindak atas ketidakjelasan ini, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif atas proses penerimaan abdi negara.

Selama ini mereka terus berprasangka baik terhadap proses penerimaan yang dilakukan oleh kedua Kabupaten tersebut. Hal ini menyusul kebijakan Pemerintah daerah lainnya di Riau yang telah mengumumkan hasil tes.

Mereka memilih untuk langsung menyurati Presiden tanpa menyampaikan aspirasi ke legislatif terlebih dulu seperti yang direncanakan semula.

“Tidak, tidak jadi kita ke DPRD Riau. Kita langsung saja surati resmi Presiden,” jelasnya.

Permasalahan antara Pemerintah Kabupaten dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menurut Ery harus segera diselesaikan, tanpa mengorbankan peserta tes CPNS.

Siapapun yang mengumumkan hasil tes, tidak masalah bagi mereka. Ery menegaskan yang diinginkan mereka sebagai peserta tes CPNS saat ini hanya kejelasan status, apakah diterima atau tidak. Mengenai yang mengumumkan itu pihak kementerian, atau Pemerintah Kabupaten tidak menjadi persoalan bagi mereka.

Sementara, KPK dan ICW menurutnya disurati karena memang memiliki kaitan dalam proses penerimaan CPNS. Kedua lembaga tersebut pada tahun ini bertindak sebagai lembaga pengawas proses penerimaan.

“Kebetulan pada 2013 ini KPK dan ICW menjadi pengawas pada proses penerimaan CPNS,” jelasnya

Karena dilibatkan dalam proses penerimaan, mereka meminta kedua lembaga tersebut berperan aktif menindaklanjuti kejanggalan yang terjadi sehingga pengumuman hasil tes tak kunjung dilakukan.

Mereka khawatir terjadi kolusi dalam proses penerimaan, sehingga pemkab tidak berani mengumumkan hasil tes yang notabenenya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat.

“Kami minta KPK ikut membantu menyelesaikan masalah ini, karena isu yang beredar pada penerimaan sebelumnya ada oknum-oknum yang coba bermain. Dikhawatirkan pada 2013 kemarin mereka juga masih bermain. Ini asumsi kami,” ulasnya menjelaskan kecurigaan mereka terhadap sikap Pemkab, dan Kementerian yang tak kunjung mengumumkan hasil tes CPNS. (*)

Sumber : Tribun Pekanbaru

Stasiun TV Dilarang Tayangkan Sumpah Pocong Arya Wiguna

Arya Wiguna melakukan prosesi sumpah pocong (okezone)
Arya Wiguna melakukan prosesi sumpah pocong (okezone)

Jakarta (SegmenNews.com) – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memerintahkan stasiun televisi segera menghentikan tayangan sumpah pocong Arya Wiguna. Pasalnya, tayangan itu mengumbar aib, konflik, saling serang serta kata-kata tak pantas antara Arya dan Farhat Abbas.

“KPI sesalkan kejadian ini mengingat sehari sebelumnya Jumat 7 Februari 2014 pukul 13.00 bertempat di kantor KPI Pusat, KPI telah mengumpulkan stasiun tv beserta rumah produksi program infotainment untuk menyepakati beberapa hal yang tidak boleh disiarkan dalam ruang publik,” ujar Komisioner KPI Bidang Pengawasan Isi siaran Agatha Lily dalam siaran pers kepada Okezone, Sabtu (8/2/2014).

Konflik antara Arya dan Farhat meruncing ketika Arya menuduh pengacara itu selingkuh dengan wanita lain. Namun, Farhat membantah tudingan pria yang dulu selalu ikut dengannya itu. Arya pun melakukan sumpah pocong untuk membuktikan kebenaran ucapannya.

“Dalam pertemuan tersebut, stasiun tv dan PH telah sepakat dan berkomitmen untuk tidak menyiarkan hal-hal yang melanggar privasi, norma kesopanan dan kesusilaan, penghormatan SARA dan perlindungan terhadap anak dan remaja,” lanjutnya.

Namun, hari ini KPI masih menemukan beberapa program infotainment melanggar komitmen tersebut dengan menyiarkan muatan-muatan yang melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yakni, praktik sumpah pocong Arya Wiguna. Bahkan, ada program yang secara eksplisit mentranskrip narasi sumpah pocong tersebut.

KPI pun berjanji akan akan menindak tegas stasiun televisi yang masih menayangkan berita sumpah pocong Arya Wiguna lagi.

“Kepada stasiun tv yang memegang komitmen secara sungguh-sungguh untuk mengindahkan imbauan KPI serta aturan yang berlaku, kami berikan apresiasi yang sebesar-besarnya,” tutupnya.***

red: son                                                                                                                                                                                                                                                             sumber: okezone