Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Atas prestasi yang diraih, Novella Putri Wanda dalam ajang lomba pidato tingkat Nasional di acara Pentas Agama Islam dan Seni Indonesia (Pensi) beberapa waktu lalu. Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi memberikan bonus diluar dugaan Siswi SMA 1 Ujung Batu itu.
Selain diberi bonus Rp 10 juta, Novella juga menerima beasiswa yakni dikuliahkan di Universitas ternama di Indonesia yakni Trisakti denga jurusan Kedokteran. Bonus tersebut diserahkan Bupati secara simbolis, Senin (16/12/13)
Novella yang saat itu tak menyangka akan menerima bonus kuliah seperti yang diidam-idamkannya tersentak kaget, dan histeris. Dia tak mampu membendung air mata kebahagiannya yang terus mengalir di pipinya. Apalagi diingatnya ekonomi keluarganya yang pas-pasan.
Bupati berpesan, agar seluruh pelajar di Rohul agar terus meningkatkan prestasinya. Apalagi saat ini Pemerintah sudah memberikan kemudahan dalam pendidikan. Salah satunya oendidikan gratis.
“Kita berharap dengan adanya bonus ini, akan ada Novella-Novella lainnya yang berprestasi dan mengahrumkan nama Kabupaten,” imbuh Bupati.***(r4n)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kemeterian Agama (Kemenag) kabupaten Rokan Hulu menaja Bimtek kurikulum 2013. Bimtek tersebut diikuti oleh 113 orang guru MTS dengan tiga angkatan dimulai tanggal 16 sampai 19 Desember 2013 disalah satu hotel di Pasir Pangaraian.
Dikatakan Kepala Kantor Kemenag Rohul, Drs H Achmad Supardi Hasibuan, MA didampingi Kasi Pendidikan Islam, Drs H Syahrudin tadi pagi bahwa kurikulum baru adalah kebijakan Nasional, dimana kurikulum lama diganti dengan kurikulum tahun 2013. Namun kurikulum tersebut baru akan di terapkan ditahun 2014 mendatang.
Adapun perbedaan Kurikulum yang lama dengan yag baru kata Ahmad Supardi, yakni kurikulum yang lama lebih kepada ‘ilmunya’, sedangkan kurikulum yag baru lebih kepada ‘sikapnya’.
“Dalam kurikulum yang baru bagaimana mendidik sikap anak, sehingga mereka menjadi anak yang terpelajar nantinya, ada juga keterampilan. Sehingga akan diketahui bakat yang ada pada diri anak,” terangnya.
Lanjut Ahmad, Bimtek ini berguna untuk memberikan arahan dan pengetahuan yang lebih kepada guru untuk penerapan kurikulum yang baru di tahun 2014 mendatang. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan lancar.
ada kebijakan nasional diganti dengan kurikulum lama diganti kurikulum 2013 yang dilaksanakan 2014. bimtek ini peserta akan menguasaia di tahun 2014 nanti. sehingga peserta bisa menguasai naya.
sekarang institutnya (sikapnya) bagaimana sikap anak terpelajar, kalau dulu hanya ilmunya saja. ada juga kemampuan keterampilan, titik apa yang ada pada dirinya.***(r4n)
Bengkalis (SegmenNews.com) – Pembagian proyek penunjukan langsung (PL) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis menuai masalah. Pasalnya puluhan kontraktor sudah menyetor uang muka untuk mendapatkan pekerjaan, namun tidak mendapatkan pekerjaan. Setoran uang muka tersebut diberikan kepada oknum di luar dinas PU.
Salah seorang rekanan Norbitsyah, warga Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis yang ditemui, Minggu (15/12/2013) mengaku sudah menyetor uang sebesar Rp47 juta untuk mendapatkan sebanyak 4 paket PL kepada seseorang yang dikenalnya dan mengaku sebagai mantan tim sukses bupati.
Dia membenarkan juga kalau uang setoran untuk mendapat paket PL juga dialami oleh rekanan-rekanan lain. Persoalannya kata pria disapa Obet itu, setelah uang disetor, jangankan 4 paket PL yang didapat, satu proyekpun tak ada.
“Benar, saya sudah setor uang Rp47 juta untuk mendapatkan proyek PL diakhir tahun ini, pakai kwitansi.tanda terima. Kenyataannya orang yang saya kenal dekat itu, ternyata berbohong mengatasnamakan dinas PU serta mantan tim.sukses sekarang malah melarikan diri entah ke mana, melarikan uang sampai Rp1,3 miliar yang dikutip dari beberapa kontraktor. Malah ada seorang kawan kontraktor sudah setor sampai Rp460 juta, juga tak dapat pekerjaan,” jelas Obet seperti dilansir riaupos.co.
Terpisah, Kepala Dinas PU melalui sekretaris Dinas Tarmizi yang ditanya soal adanya oknum mengutip setoran atas nama dinas membenarkan kalau dirinya sudah mendengar kabar itu. Tapi ia membantah dengan keras kalau pihaknya memerintahkan oknum diluar dinas mengutip setoran paket PL kepada rekanan. Demikian juga halnya dengan staf atau pegawai di dalam dinas sendiri, tidak ada yang namanya uang setoran awal atau pengkondisian proyek.***(rid/knc)
SegmenNews.com- Seorang perwira Polda Bali bernama Komisaris Polisi (Kompol) I Putu Suarsa (52) dibunuh pelaku saat ia hendak menagih hutangnya.
Pembunuhan sadis yang menimpa perwira Polda Bali karena persoalan utang piutang ini terjadi di Jalan Kertha Dalem Sari IV, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali.
Sebelum kejadian, korban awalnya hendak berusaha menagih hutang kepada pelaku sebesar Rp2,5 juta. Anehnya, pelaku bernama Subhan asal Jember Jawa Timur itu bukannya membayar hutangnya, ia malah menikam korban secara bertubi-tubi sehingga korban meregang nyawa.
“Sebelumnya pelaku ngutang kepada korban. Nah saat kejadian, korban awalnya mau menagih utang ke pelaku. Kita masih melakukan penyelidikan mendalam,”ujar Kapolresta Denpasar, AKBP Djoko Hari Utomo, Senin (16/12/2013).
Aparat kepolisian Polresta Denpasar bersama Polda Bali hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan terhadap korp baju coklat tersebut.***(ch)
Teluk kuantan (SegmenNews.com)- Yuti Yusri, warga Desa Pantai Kecamatan Kuantan Mudik, salah seorang korban luka dikepala pada bentrokan warga dengan Sekurit PT TBS, Sabtu (14/12/2013) ditemui di RSUD Telukkuantan membeberkan kronolgis peristiwa tersebut.
Menurut Yuti, saat itu ia bersama tiga rekannya sengaja mendatangi pos sekuriti PT TBS setelah mesin dompeng milik mereka dirusak oleh sekuriti perusahaan tersebut.
Dikatakan Yuti, kedatangan mereka hanya ingin menanyakan kenapa mesin itu dirusak, padahal mesin itu sudah mereka bawa keluar dan tidak lagi melakukan aktivitas.
“Awalnya, sekuriti ini datang ke kami dan melarang untuk bekerja, dan mesin ini pun di keluarkan dan berhenti beraktivitas. Tapi setelah dikeluarkan, mesin-mesin ini tetap dihancur oleh sekuriti itu,” ujarnya mengawali ceritanya.
Mengetahui hal tersebut, dirinya bersama tiga rekannya yang lain mendatangi pos sekuriti untuk mempertanyakan hal tersebut. “Di pos itu ada sekuriti, Brimob dan TNI,” sambungnya.
Sesampai di Pos, kata Yuti, salah satu dari rekannya langsung diborgol oleh sekuriti tersebut tanpa menanggapi pertanyaan mereka.
Sambil diborgol, lanjutnya lagi, rekannya tersebut dipukuli.”Ada sekitar 15 orang lah sekuriti, Brimob dan TNI di sana saat itu,” katanya.
Tidak terima rekannya dipukuli dan ditangkap, Yuti pun mengaku memohon kepada sekuriti tersebut agar temannya itu dilepaskan.
Permintaan tidak digubris, justru kata Yuti dirinya ikut dipukuli. “Pokoknya semua memukul, tak terhitung berapa kali pukulan yang saya terima, sampai-sampai kepala saya bocor seperti ini,” katanya sambil memperlihatkan luka dikepalanya setelah mendapatkan jahitan dari Rumah sakit.
Untung saja kata Yuti, dirinya sempat melepaskan diri dari keroyokan para sekuriti dan aparat tersebut. Lepas dari keroyokan itu lah dirinya menelpon salah satu warga satu Desanya untuk meminta pertolongan.
Beberapa waktu berselang sebut Yuti, maka datanglah warga Desa untuk menyelamatkan dirinya dan satu rekannya yang ditahan oleh sekuriti di Pos.
Padahal kata Yuti, kedatangan warga saat itu mencoba bernegosiasi agar rekan mereka yang ditahan agar dilepaskan. Tapi perundingan baru disampaikan, salah seorang anggota Brimob justru melepaskan tembakan tepat di dekat kuping salah seorang warga.
Mendengar letusan tersebut justru membuat emosi warga terprovokasi sehingga masyarakat dengan membabi buta menyerang para sekuriti tersebut.
“Tembakan itu seolah-olah memancing emosi warga, sehingga terjadilah peristiwa tersebut,” katanya.
Yuti mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Dirinya menganggap seolah-olah pihak perusahaan telah mengadu domba masyarakat dengan masyarakatnya sendiri.
“Perusahaan telah mengadu domba masyarakat, karena dari pihak sekuriti juga ada masyarakat tempatan, kita sangat menyayangkan sikap perusahaan,” ujarnya.
Kemudian, salah satu tokoh masyarakat Desa Pantai tersebut ketika dihubungi Minggu (15/12/2013) mengaku telah membuat laporan atas pengeroyokan dirinya tersebut ke Polsek Kuantan Mudik.***(di/kn)
Tambang (SegmenNews.com)- Polisi menangkap pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang di Kampar. Penangkapan kali ini oknum pegawai di Dinas Kehutanan Kabupaten Siak bersama seorang rekannya.
Oknum pegawai negeri sipil (PNS) itu berinisial DS (44), tercatat sebagai warga Jalan Siak Lanjut, Kecamatan Siak. Sedangkan satu lagi berinisial B (33), warga Perumahan Umum Graha Payung Sekaki Blok F 13, Desa Kualu, Kecamatan Tambang Kampar.
Keduanya ditangkap di rumah Budiman.
Menurut Kapolsek Tambang AKP Sumarno, keduanya ditangkap setelah usai berpesta sabu-sabu. Namun, dari tangan tersangka Budiman berhasil ditemukan satu paket kecil jenis narkoba berbentuk serbuk itu.
“Barang bukti dibungkus dalam plastik kecil yang harganya Rp 300 ribu,” ujar Sumarno didampingi Kanit Reskrim Aipda. Supriadi, kemarin.
Kedua pengguna itu digelandang ke Mapolsek Tambang untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.***
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ketua Korps Alumni HImpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, buka secara resmi Latihan Kader I (LK I) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pasir Pengaraian, Kamis (12/12/2013) bertempat di aula Kantor Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.
Hadir dalam acara tersebut Ketua KAHMI yang juga Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, alumni HMI Rohul Jenewar, mantan Ketua HMI Cabang Pekanbaru Lupita Sari, Ketua HMI Pekanbaru Ary Nugraha, Ketua Badan Pengelola Latihan HMI, Ketua Komisariat UPP Syukri, dan 20 orang peserta LK I yang berasal dari mahasiswa UPP Pasir Pengaraian.
Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa HMI adalah organisasi kader yang telah banyak melahirkan kader-kader terbaik bangsa, yang bergerak dalam bidang birokrasi pemerintahan, pengusaha handal, tokoh-tokoh politik ulung, akademisi ternama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan bahkan pernah menjadi Wakil Presiden RI yaitu HM Jusuf Kalla.
Keberhasilan kader-kader HMI ini di panggung multi profesi adalah didasari pada pergerakan kader HMI dalam bidang keilmuan dan pemikiran serta aplikasinya, sehingga para alumni HMI senantiasa eksis dimana sajapun ia berada dan profesi apapun yang digelutinya, sebab kehadirannya selalu dibutuhkan orang lain, terang Ahmad Supardi.
Ahmad Supardi berharap agar anak-anak HMI jangan ragu untuk berorganisasi, sebab berkiprah di HMI akan mendapatkan pengalaman-pengalaman berharga yang tidak didapatkan di kampus. Mari kita jadikan HMI adalah kampus kedua, setelah kampus tempat kita menimba ilmu pengetahuan.
Ahmad Supardi memotivasi para kader HMI, agar senantiasa bergerak dengan ilmu pengetahuan, sebab masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh orang-orang yang berilmu pengetahuan. Makanya, salah satu tujuan HMI adalah mencetak insane-insan akademis, pencipta dan pengabdi.
Ciri utama dari insan akademis, pencipta dan pengabdi adalah orang-orang yang bergelut dengan dunia ilmu pengetahuan. Kalau kita mencermati perintah pertama yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah membaca. Ini berarti bahwa umat Islam haruslah menjadi makhluk membaca. Artinya bergerak dalam bidang ilmu pengetahuan, pungkasnya.***(r4n/rls)
Siak (SegmenNews.com)- Terkait menyebarnya video porno berdurasi 1:48 menit. Pemeran pria yang diduga mantan Kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siak, Prawira Rafadi penuhi panggilan pihak kepolisian Polres Siak, Kamis (12/12/13).
Mantan Kepala BKD itu datang dengan mobil Terios warna biru NoPol BM 1053 SC. Pria berkacama mengenakan baju kemeja batik berwarna ungu bermotif bunga serta menggunakan celana jeans berwana coklat didampingi Istrinya langsung masuk menuju ruang Penyidik Unit V Polres Siak pukul 11.00 wib pagi.
Kapolres Siak, AKBP Dedi Rahman Dayan, melalui Kasat Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Hari Budianto, membenarkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Prawira dan Istrinya. Pemeriksaan yang mereka lakukan, sejak pukul 11.00 wib.
“Prawira dan Istrinya kita mintai keterangan sebagai saksi. Pemeriksaan itu hanya untuk menanyakan apakah benar orang yang ada didalam video itu, dia atau tidak. Dan kita juga memintai keterangan dari istrinya apakah ciri-ciri orang yang didalam video itu, dirinya atau tidak,” kata Kasat Reskrim.
Lanjutnya, pihak Penyelidik masih akan terus melakukan pemeriksaan terhadap Prawira dan anggota keluraga dari Prawira. Ditanya apakah telah diperoleh keterangan siapa pemeran wanita dalam video itu. Hari Budiyanto mengatakan pihaknya masih belum melakukan pengembangan mengenai hal tersebut.
“Kita masih belum mengarah, dan mesih meneliti apakah video itu benar diperankan olehnya atau tidak, sembari menunggu hasil pemeriksaan video dari ti IT Mabes Polri,” beber Hari Budianto.
Usai pemeriksaan, Mantan Kepala BKD, Prawira tak banyak beromentar, dia hanya menyampaikan bahwa. “Maaf saya gak bersedia, semua telah saya serahkan kepada pihak Polres Siak,” ujar mantan pejabat eselon II Pemkab Siak itu saat keluar dari ruangan penyidik sekitar pukul 17:00 wib sore.***(rinto)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Djohermansyah Djohan, akan menindaklanjuti laporan mengenai Peraturan Bupati (Perbup) Rokan Hulu tentang Shalat Berjamaah, yang menjadi dasar pemecatan belasan pegawai honorer di daerah itu.
“Kewenangan agama itu absolut di Pemerintah Pusat. Makanya, saya minta Perbup-nya, dan akan saya cocokkan dengan peraturan berdasarkan Undang-Undang,” kata Djohermansyah kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, desentralisasi tidak memberikan wewenang ke pemerintah daerah untuk mengatur soal agama. Pengaturan tentang agama menjadi wewenang pemerintah pusat, termasuk juga di antaranya masalah moneter, politik luar negeri, hukum dan peradilan.
Karena itu, ia mengatakan akan meneliti apakah Perbup yang diterbitkan Bupati Rohul Achmad melabrak UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Djohermansyah mengaku telah mendapatkan laporan adanya pemecatan sejumlah pegawai honorer di lingkungan Pemkab Rokan Hulu karena adanya Peraturan Bupati tersebut. Bahkan, ia mengatakan sudah menghubungi Bupati Rohul, Achmad, dan meminta menyampaikan langsung Peraturan Bupati yang mengatur terkait shalat berjamaah itu.
“Saya sudah menyampaikan semuanya kepada pak Achmad, dan saya meminta laporan Perbupnya diserahkan kepada penjabat gubernur, untuk saya pelajari perbup itu,” ujarnya.***
Turis menuruni tangga candi pawon magelang (Antara/ Hari Atmoko)
Jakarta (SegmenNews.com)- Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), Wiryanti Sukamdani, memperkirakan jumlah turis di Indonesia pada 2014 mencapai hampir tiga ratus juta orang. BPPI pun optimistis kunjungan turis asing ke tanah air tahun depan naik 4,6%.
“Kalau tahun depan, kami menargetkan angka sembilan juta wisman (wisatawan mancanegara) dan 290 juta wisatawan nusantara,” ujar Yanti, saat ditemui di acara ‘MarkPlus Conference 2014’ di Hotel Ritz Carlton, kemarin.
Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan bahwa akhir tahun ini jumlah kunjungan turis asing mencapai 8,6 juta. Apabila dibandingkan dengan 2013, jumlah target wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia pada 2014 sebanyak sembilan juta, atau terjadi peningkatan 4,6 persen.
Hingga akhir Oktober 2013, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 7,13 juta. Angka ini tumbuh sebesar 8,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012.
Lalu, bagaimana dengan tahun ini? Apakah akan tercapai? Yanti memprediksikan bahwa angka 8,6 juta itu akan tercapai. “Kami optimistis ini bisa tercapai,” kata Sukamdani.***