Beranda blog Halaman 2744

Pemerintah Tetapkan 77 Warisan Budaya Takbenda Indonesia

reog ponorogo tampil di singapura
reog ponorogo tampil di singapura

SegmenNews.com– Kekayaan budaya Indonesia bukan hanya warisan benda-benda bersejarah. Banyak pula karya budaya takbenda (intangible) nasional yang patut dilestarikan.

Indonesia telah meratifikasi Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Heritage tahun 2003, yang disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 78 tahun 2007 tentang Pengesahan Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Heritage.

Oleh karena itu, Pemerintah – dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) – merasa perlu ada penetapan. Oleh karena itu dibuat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang merupakan pemberian status Budaya Takbenda menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Menteri berdasarkan rekomendasi 15 orang yang tergabung dalam Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

“Kegiatan penetapan ini dilakukan sebagai upaya dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan dan melestarikan Budaya Takbenda yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Ketua Tim Ahli, Dr. Mukhlis Pa Eni, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2013.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis yang mewakili para tim ahli dan Kemendikbud, juga mengumumkan 77 karya budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada sidang penetapan yang telah dilakukan 16 November lalu. Tujuh di antaranya telah ditetapkan lebih dulu sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO yaitu, Wayang, Keris, Batik, Angklung, Tari Saman, Noken, dan Tenun Ikat Sumba.

Rencananya akan dilakukan Perayaan Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia di Hotel Millenium, Jakarta pada hari Senin, 16 Desember 2013 mendatang.

Definisi Warisan Budaya Takbenda sendiri menurut Mukhlis merupakan ide atau gagasan yang menginspirasi masyarakat Indonesia sejak jaman dahulu dalam menciptakan karya-karya budaya.

Salah seorang sejarawan Indonesia itu juga mengatakan bahwa Budaya Takbenda yang ditetapkan adalah Budaya Takbenda yang ada di wilayah Indonesia sesuai dengan Konvensi UNESCO Tahun 2003. Antara lain, tradisi dan ekspresi lisan, termasuk bahasa sebagai wahana warisan budaya takbenda, seni pertunjukan, adat istiadat masyarakat, ritus, perayaan-perayaan, pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam semesta serta kemahiran kerajinan tradisional.
Persiapan Setahun
Selama satu tahun, tim ahli yang juga terdiri dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wakil Menteri Bidang Kebudayaan dan Direktur Jenderal Kebudayaan, telah melakukan beberapa tahapan pelaksanaan kegiatan Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2013. Antara lain rapat persiapan, koordinasi, verifikasi data, sidang penetapan, konsultasi naskah penetapan secara hukum, workshop, sosialisasi serta penyerahan sertifikat.

Mukhlis menjelaskan bahwa selanjutnya Warisan Budaya Takbenda akan diajukan ke UNESCO untuk menjadi Warisan Dunia.

“Karena setiap tahunnya setiap negara hanya boleh mengajukan satu Warisan Budaya, maka kami mengambil langkah untuk melakukan penetapan ini lebih dulu. Nantinya akan dilakukan penetapan kembali setiap tahun mengingat karya budaya takbenda Indonesia berjumlah ribuan,” ungkapnya.

Berikut keseluruhan Karya Budaya yang telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya TakBenda Indonesia oleh Kemendikbud:

1. Rencong – DI Nanggroe Aceh Darussalam
2. Tor-tor – Sumatera Utara
3. Gordang Sambilan – Sumatera Utara
4. Rumah Adat Karo – Sumatera Utara
5. Randang – Sumatera Barat
6. Rumah Gadang – Sumatera Barat
7. Sistem Garis Keturunan Ibu di Masyarakat Minangkabau – Sumatera Barat
8. Dulmuluk – Sumatera Selatan
9. Songket Palembang – Sumatera Selatan
10. Aksara dan Naskah Kha-Ga-Nga – Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Sulawesi
11. Tabot (Bengkulu) dan Tabuik (Padang Pariaman) – Bengkulu dan Sumatera Barat
12. Krinok – Jambi
13. Tenun Siak – Riau
14. Makyong – Kepulauan Riau
15. Gurindam Du Belas – Kepulauan Riau
16. Gazal – Kepulauan Riau
17. Dambus – Kepulauan Bangka Belitung
18. Muang Jong – Kepulauan Bangka Belitung
19. Tapis – Lampung
20. Debus Banten – Banten
21. Ondel-ondel – DKI Jakarta
22. Topeng Betawi dan Lenong – DKI Jakarta
23. Pantung Betawi – DKI Jakarta, Banten. Dan Jawa Barat
24. Kujang – Jawa Barat
25. Ronggeng Gunung – Jawa Barat
26. Sisingaan – Jawa Barat
27. Calung Banyumas dan Jawa Barat – Jawa Tengah dan Jawa Barat
28. Reog Ponorogo – Jawa Timur
29. ‘Keraben Sape’ (Karapan Sapi) – Jawa Timur
30. Sapi Sonok – Jawa Timur
31. Gandrung Banyuwangi – Jawa Timur
32. Kentrung – Jawa Timur
33. Industri Gerabah Kasongan – DI Yogyakarta
34. Makepung – Bali
35. Bidai (Bide’) – Kalimantan Barat
36. Songket Sambas – Kalimantan Barat
37. Rumah Panjang Dayak (Lamin, Betang, dan Radaakng, Uma Dadoq) – Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah
38. Karungut – Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
39. Sasirangan – Kalimantan Selatan
40. Ulap Doyo – Kalimantan Timur
41. Belian Bawo – Kalimantan Timur
42. Hudoq – Kalimantan Timur
43. Tari Maengket – Sulawesi Utara
44. Mane’e – Sulawesi Utara
45. Kolintang – Sulawesi Utara
46. Saiyyang Pattu’du – Sulawesi Barat
47. Tari Raigo – Sukawesi Tengah
48. Kalosara – Sulawesi Tenggara
49. Kabanti – Sulawesi Tenggara
50. Lariangi – Sulawesi Tenggara
51. Kagati – Sulawesi Tenggara
52. Pinisi – Sulawesi Selatan
53. Pa’gellu – Sulawesi Selatan
54. Sinriliq – Sulawesi Selatan
55. Pakkarena – Sulawesi Selatan
56. Molapi Saronde – Gorontalo
57. Gendang Beleq – Nusa Tenggara Barat
58. Wayang Kulit Sasak – Nusa Tenggara Barat
59. Sasandu (Sasando) – Nusa Tenggara Timur
60. Caci – Nusa Tenggara Timur
61. ‘Rumah Bale’ (Arsitektur Sumba) – Nusa Tenggara Timur
62. Ehe Lawn – Maluku
63. Tais Pet – Maluku
64. Maku-maku – Maluku
65. Bambu Gila – Maluku Utara
66. Soya-soya – Maluku Utara
67. Yosim Oancar (Yospan) – Papua
68. Ukiran Asmat – Papua
69. Barappen – Papua dan Papua Barat
70. Tifa – Papua, Papua Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Barat
71. Wayang – Jawa
72. keris – Jawa Tengah
73. Batik Indonesia – Jawa Tengah
74. Angklung – Jawa Barat
75. Tari Saman – Aceh
76. Noken – Papua
77. Tenun ikat Sumba – Nusa Tenggara Timur

sumber: viva

Pancarkan Energi Negatif, Sepasang Jenglot Hebohkan Penduduk

sepasang jenglot hebohkan warga jimbaran bali
sepasang jenglot hebohkan warga jimbaran bali

Bali (SegmenNews.com)- Masyarakat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Provinsi Bali, digegerkan oleh penemuan sepasang jenglot. Benda berambut panjang, bertaring dan berkuku panjang itu ditemukan dua orang warga bernama Ketut Tarin dan Akob di kawasan Pantai Muaya Jimbaran Kamis kemarin. Jenglot itu akhirnya diserahkan kepada tokoh spiritual bernama Jro Mangku Karang.

Penemuan sepasang jenglot itu pun menyebar dengan cepat di kalangan warga. Dalam beberapa jam saja, usai penemuan, rumah Jro Mangku Karang di kawasan Pantai Muaya Jimbaran ramai didatangi warga yang ingin melihat lebih jelas benda yang diyakini sebagai makhluk gaib.

Ketut Tarin seprti dilansir dari vivanews.com menjelaskan, awalnya ia sedang olahraga pagi bersama rekannya Akob di pinggir pantai. Kemudian matanya tertuju pada benda aneh menyerupai jenglot. Karena penasaran, ia kemudian mengambilnya.

Mengetahui jika barang yang dipungutnya adalah jenglot, Tarin kemudian membuangnya ke laut. Benda tersebut kembali ke tepian.

“Keduanya kembali ke darat sambil berpelukan, seolah tidak mau dipisahkan. Karena takut, kedua jengglot ini saya serahkan ke tokoh spritual,” ujar Tarin di Jimbaran, Bali. Padahal awalnya kedua jenglot itu kala ditemukan terpisah dengan jarak sekira 2 meter.

Sementara Jro Mangku Karang, ditemui di kediamannya, menjelaskan terpancar energi dari kedua jenglot tersebut. “Kemudian saya netralkan energi negatifnya agar tak mengganggu manusia,” kata dia.

Menurut Jro Mangku Karang, benda tersebut bisa disebut jenglot, bisa pula disebut tuyul. “Tuyul itu bisa berbentuk apa saja, termasuk jenglot,” ujar dia.

Darah Manusia

Jenglot yang ditemukan warga tersebut berbentuk kelelawar dan bertaring. Jro Mangku Karang menuturkan rambut jenglot yang panjang terurai itu bisa berasal dari rambut orang mati atau rambut kelamin pria atau wanita.

“Makanannya adalah darah manusia. Memang kelihatannya jengglot ini diam tidak bergerak. Namun secara tidak kelihatan auranya hidup dan sangat kuat. Bahkan kalau yang punya datang, dia akan aktif kembali. Fungsi Jenglot ini untuk penglaris bagi pedagang atau pengusaha yang ditempatkan di tempat uang mereka,” beber Jro Mangku Karang.

Aparat kepolisian setempat pun datang untuk melakukan koordinasi agar jenglot bisa dipindah ke lain tempat agar tidak menimbulkan kemacetan pada ruas jalan tersebut.

Jro Mangku Karang mengatakan akan menyerahkan jenglot tersebut kepada pemerintah jika diinginkan.***(r4n)

Pertamina Dituding Penyebab Banjir di Dumai

snc/rtc
snc/rtc

Dumai (SegmenNews.com)- Korban banjir di Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI), Kecamatan Dumai Barat, menuding PT Pertamina RU II Dumai menjadi penyebab banjir yang melanda wilayah itu.

Tudingan itu, dibubuhkan warga pada sebuah spanduk yang berwarna putih yang dibentangkan mereka di depan salah satu ruah warga yang bertuliskan “Pertamina Jangan Jadikan Rumah Masyarakat Sebagai Waduk”.

Selain membentangkan spanduk, warga juga menutup setengah badan Jalan Dock Yard dengan meja dan kursi.

Rommi Galang, warga Kelurahan STDI mengatakan, Pertamina harus bertanggungjawab atas banjir yang melanda daerahnya, karena ada galian yang dilakukan pihak Pertamina.

Dikatakannya, sebelum ada galian tersebut, daerahnya tidak pernah mengalami kebanjiran. “Selama ini tidak ada banjir di sini. Karena galian Pertamina itulah, baru banjir menggenangi daerah ini,” katanya.

Maka dari itu, dia berharap kepada Pertamina dan Pemko Dumai mencarikan solusinya secepatnya, sehingga masyarakat bisa hidup dengan tenang.

“Kalau seperti ini, kami mana bisa tenang. Setiap hujan deras, kami selalu waspada,” imbuhnya.***(ra/knc)

Razia, Ribuan VCD Porno Disita di Pelalawan

Personil Polres Pelalawan memperlihatkan barang bukti kepingan VCD Porno sitaan
Personil Polres Pelalawan memperlihatkan barang bukti kepingan VCD Porno sitaan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Jajaran Kepolisian Polres Pelalawan menyita ribuan VCD porno dari sejumlah pedagang VCD di Pelalawan.

Penyitaan tersebut dalam rangka operasi penyakit masyarakat (Pekat). Operasi itu langsung dipimpin Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK bersama personil gabungan yang dikerahkan dalam rangka operasi pekat tersebut. Untuk menyisir para pedangan VCD yang diduga menjual VCD porno tersebut, mulai dari pasar Baru Pangkalan Kerinci hingga ke Jalan Lintas Timur.

Pihak kepolisian juga mendata dan memberikan peringatan kepada pedagang yang menjual VCD porno itu.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH menuturkan bahwa operasi tersebut rangka menyambut natal dan tahun baru. Operasi sudah dilakukan, seperti razia miras, kafe dan kali ini pedagang VCD porno yang dapat merusak generasi.

“Seluruh yang berbau pekat kita razia, untuk itu diharapkan peran sarta masyarakat dalam memberikan informasi agar dapat dilakukan antisipasi. Termasuk seluruh hotel yang ada di kota Pangkalan Kerinci akan dirazia, tanpa pandang bulu,” ujar Kapolres.***(fin)

DPRD Siak Desak Pemprov Melakukan Perbaikan Jalan Minas – Perawang

jalan-perawangSiak (SegmenNews.com) – Melihat kondisi jalan lintas Minas Perawang, Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal SH. mendesak Pemprov Riau untuk segera memperbaikinya.

Ditemui di ruang kerjanya Kamis, 12/12/2013, Zulfi mengatakan “Pemprov Riau harus bertanggung jawab dalam permasalahan ini,” Jalan tersebut adalah aset Provinsi Riau, sehingga perawatan dan perbaikan kondisi jalan adalah kewenangan pemerintah provinsi bukan pemerintah kabupaten.

Keberadaan perusahaan-perusahaan yang aktifitasnya secara tidak langsung turut memperparah kondisi jalan juga merupakan pemerintah provinsi untuk melakukan pemanggilan dan berkoordinasi untuk mencari solusi dan pemecahan masalah jalan tersebut. Menurut Zulfi, Pemprov Riau harus duduk satu meja membicarakan komitmen dari perusahaan tersebut. Terutama PT Indah Kiat.

“Kalau Pemprov Riau tidak sanggup untuk memperbaikinya, serahkan saja sama Pemkab Siak,” ulas Zulfi dengan nada agak kesal. Pasalnya, ia menilai Pemprov Riau lamban dalam mengurus jalan lintas Minas-Perawang. Sehingga, korban jiwa dari pengguna jalan sudah berjatuhan disini.

Lagi, Pasangan Mesum Digerebek di Hotel

Pasangan mesum diamankandi  Mapolres Pelalawan
Pasangan mesum diamankandi Mapolres Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kembali tim operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Polres Pelalawan mengelar razia. Kali ini Hotel Dika Rayadan dan Hotel Panbinari di Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci digerebek, Selasa (10/12) malam sekitar pukul 24.00 WIB.

Alhasil tiga pasangan mesum berhasil diamankan, dengan kondisi kasur berserakan bercampur sperma dan celana dalam disembunyikan di bahwa tempat tidur.

Operasi pekat dipimpin Kasat Binmas Iptu Subagja didampingi Kanit IV Idik Resrim Polres Pelalawan yang turun bersama tim gabungan dari Satuan Intel, Reskrim, Shabara, Lantas dan Provost yang terlibat dalam giat operasi tersebut. Langsung mendatangi hotel Dika Raya, Pangkalan Kerinci.

Setelah meminta izin pada resepsionis, tim gabungan langsung menyisir seluruh kamar yang dihuni para tamu tersebut. Namun setelah beberapa kamar digedor, penghuninya terkesan lamban membuka pintu ketika mengetahui ada petugas kepolisian datang melakukan razia.

Ketika pintu dibuka terlihat sepasang tamu dengan kondisi acak-acakan membuka pintu. Setelah diminta untuk memperlihatkan identitas, keduanya mengaku pacaran. Lalu petugas melakukan pemeriksaan dalam kamar, ditemukan kasur berserakan sperma dan celana dalam wanitanya disembunyikan dibawah tempat tidur.

Ketika terburu-buru mengunakan baju, tanpa sempat lagi mengunakan pakaian dalam tersebut. Namun dengan malu-malu sang perempuan mengambil kembali dan diminta untuk dipasang dalam toilet. Setelah pasangan mesum yang sudah beusia diatas 45 tahun itu, kembali di temukan pasangan lain di kamar sebelah yang juga tidak ada ikatan pernikahan.

Atas pengerebekan dua pasangan mesum di hotel Dika Raya, kembali polisi melanjutkan razia ke Hotel Panbinari, Pangkalan Kerinci. Dalam razia itu polisi hanya menemukan sepasang tamu yang bukan suami istri tidur berdua dalam kamar dan diterima menginapan di hotel Panbinari tersebut.

Kemudian tiga pasangan mesum itu digelandang ke Mapolres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan. Kepada polisi mereka pacaran dan wanitanya status janda. Setelah ke malaman terpaksa tidur di hotel dan telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebelum terjaring razia.***(fin)

Banggar DPRD Segera Bahas RAPBD Siak Rp 2,64 T

logosiak2Siak (SegmenNews.com)– Setelah menerima pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Siak sebesar Rp 2,64 triliun dari Bupati Siak, Syamsuar pada sidang paripurna, Rabu (11/12/13).

Maka pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRD Siak yang dibentuk akan segera melakukan pembahasan disidang berikutnya. Tim Banggar DPRD Siak adalah 18 orang banggar dari 8 fraksi, dengan 6 fraksi yang lebih 4 anggota, yakni FPG Plus, PDIP Plus, Garuda Rakyat, Fraksi Bintang Kebangsaan, Fraksi Demokrat Plus, dan Fraksi PAN dengan jatah masing-masing fraksi 2 orang anggota banggar. Selain itu Banggar berasal dari dua fraksi yang hanya 3 orang anggota, PKS dan PPP, masing-masing satu orang.

Berdasarkan usulan fraksi yang ada, komposisi Banggar DPRD Siak saat ini yakni Zulfi Mursal, H Syahrul, H Azwar, merupakan pimpinan merangkap anggota. Selain itu terdiri Gustimar dan Zulhayani (PAN), Sutarno dan Ismail Amir (Garuda Rakyat), Abdul Muis Usman (PPP) Darmadi dan M Nur Azmal (PDIP), Sudianto dan Masri (FPG), H Sugiyanto dan H Suhartono (Bintang Kebangkitan), M Arum dan Lilik Rahayu (Demokrat), serta Mester Hamzah (PKS) dan Rudinal merupakan sekretaris bukan anggota.

“Setelah pengumuman nama-nama banggar ini, mulai besok (hari ini), banggar akan mulai melakukan pembahasan terhadap nota RAPBD dan segera mendesak TAPD menyiapkan Rencana kegiatan anggaran yang diajukan mengacu KUA-PPAS yang telah digodok sebelumnya,” ujar Ketua DPRD Zulfi Mursal.***(rinto)

Kapolres: Brigadir MD Terbakar Karena Membantu Korban

Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani
Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kapolres Rokan Hulu, AKBP Ony Trimurti Nugroho mengakui anggota polisi inisial Brigadir MD terbakar karena membantu korban, wanita, NV di kamar kos sebuah kafe di Desa Sukamaju.

“Sebelum terbakar MD yang bertugas di unit Sabara menolong NV yang terbakar akibat menyenggol botol yang berisi minyak saat sedang memasak. Itu bukan sengaja di bakar,” kata kapolres, Rabu (11/12/13).

Dari informasi, NV mengalami luka bakar di bagian wajah dan paha. Sementara MD mengalami luka bakar di bagian tangan. Dirangkum dari bergai sumber menyebutkan bahwa dua pasangan tanpa ikatan itu menjalin hubungan. Karena cemburu, MD yang memiliki istri dan satu anak itu nekad membakar pacar gelapnya, Selasa (10/12/13) sekitar pukul 17:00 wib.***(r4n)

Oknum Polisi Rohul Dikabarkan Bakar Diri dan Pacarnya

Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani
Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Oknum Polisi berpangkat Brigadir, MD bertugas di Mapolres Rokan Hulu dikabarkan membakar pacarnya, NV dan dirinya sendiri di sebuah kafe jalan lingkar.

Dari informasi yang dirangkum SegmenNews.com, kejadiannya, Selasa (10/12/13) sekitar pukul 17:00 wib. MD sakit hati karena pacarnya yang bekerja di kafe tersebut selingkuh. MD nekad membakar pacarnya dan dirinya sendiri.

Saat ini kedua korban bakar itu dirawat di Rumah Sakit Insani. Bagian informasi dan pendaftaran di Rumah Sakit tersebut membenarkan adanya 2 orang korban bakar bernama NV dan seorang pria. Dua korban bakar itu dirujuk kerumah Sakit Surya Insani, Rabu (11/12/13)  sekitar pukul 02:00 wib dini hari. Mereka di rawat di ruang Klas lantai satu.

Namun wartawan tidak diperbolehkan masuk melihat korban. Sekurity mengaku mendapat perintah wartawan dilarang masuk oleh pihak keluarga korban bakar itu.

Sementara Kasat Reskrim Polres Rohul, AKP Syahruddin Tanjung dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan terkait oknum polisi bakar diri dan pacarnya.

“Saya baru sampai dari luar kota. Belum ada laporan masuk kesaya,” katanya kepada wartawan.***(r4n)

Dua Perusahaan Sawit di Pelalawan Nunggak Pajak Air

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Dua perusahaan perkebunan sawit yakni PT Multi Palma Sejahtera dan PT Surya Berantasena, ternyata nunggak pembayaran pajak air bawah tanah sejak tahun 2009 hingga sekarang.

Demikian ditegaskan Kepala UPT Dipenda Riau, Kabupaten Pelalawan Bambang Sutrisna MH kemarin. “Kita telah melayangkan surat beberapa kali untuk pembayaran pajak air bawah tanah. Tapi masih ada dua perusahaan sawit belum melunasinya,” ujar Kepala UPT Dipenda Riau.

Maka upaya teguran dengan melayangkan surat, masih dilakukan kepada pimpinan PT Multi Palma Sejahtera yang beroperasi di kecamatan Bandar Sekijang, sedangkan PT Surya Berantasena di daerah Sorek, kecamatan Pangkalan Kuras. Menjelang akhir tahun 2013 tersebut.

“Kita masih bersifat teguran dengan melayangkan surat. Tapi kalau masih saja mereka tidak mengindahkan akan di turunkan tim gabungan Yudistisi dari Provinsi Riau untuk melakukan penagihan. Guna pencapaian target pajak air bawah tanah di kabupaten Pelalawan,” papar Bambang.

Namun selain dua perusahaan sawit yang telah beroperasi puluhan tahun di kabupaten Pelalawan, memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan air. Tetapi sayang ketika pembayaran pajak air dibawah tanah jatuh tempo mereka terkesan tutup mata dan tidak mengindahkan surat tagihan yang di layangkan Dipenda Riau.

“Beberapa perusahaan lain juga ada yang nunggak, tapi setelah disurati mereka bersedia melunasi dan ada yang sudah mencicilnya. Tapi dua perusahaan sawit ini belum ada tanggapan. Sementara sekarang sudah akhir tahun 2013, juga belum ada etikad untuk melakukan pembayaran,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum bisa di konfirmasi melalui handphonenya.***(fin)