Beranda blog Halaman 3028

PT.CSA, SAMS Abaikan Tuntutan Masyarakat Muara Dilam

Manager PT CSA Haikal menolak Tuntutan Warga di DPRD

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Terkait 3 Poin tuntutan Masyarakat Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam terhadap perusahaan PT Citra Sardela Abadi (CSA) dan PT SAMS yang dimediasi oleh Komisi II DPRD Rohul pekan lalu. Dalam pertemuan lanjutan hari ini, Jum’at (5/10) di Gedung DPRD Rohul juga belum membuahkan hasil kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.

Tiga tuntutan masyarakat sebelumnya yakni, Pihak perusahaan harus mengganti rugi lahan masyarakat seluas 136 hektare (ha), perusahaan harus memberikan 50 ha kebun untuk Desa, perusahaan harus mencabut laporan polisi. Namun kedua Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut, hanya mampu sepenuhnya menyanggupi pada poin pencabutan laporan Polisi.

“Kami bersedia mencabut laporan Polisi,” tukas Manager PT.CSA, Haikal Mudin.

Sementara poin tuntutan kebun 50 ha, perusahaan hanya menyanggupi memberikan kebun seluas 10 ha, sedangkan poin tuntutan ganti rugi lahan sepenuhnya di tolak.

Pernyataan pihak perusahaan tidak sepenuhnya diterima masyarakat. Kades Muara Dilam, Safrul menyatakan belum bisa menerima kebun yang hanya di sanggupi 10 ha dari 50 ha tuntutan semula.

Pihak Tapem, M Pasaribu yang hadir saat itu sangat menyayangkan sikap perusahaan. Menurutnya, perizinan perusahaan perlu di kaji ulang, perkebunan perlu diukur ulang untuk mengetahui lahan sengketa serta mengharapkan adanya keterbukaan perusahaan atas penjual dan yang menjual lahan.

Mediasi yang diketuai oleh, Ketua Komisi II DPRD Rohul, Murhkas meminta waktu bagi DPRD dan Pemda untuk mencari data-data dan solusinya.

Permasalahan sengketa lahan tersebut muncul saat masyarakat meminta ganti rugi lahan, sebab masyarakat mengklaim sebagian lahan mereka berada di kawasan kedua Perusahaan tersebut. Namun pihak perusahaan tidak menyanggupinya, sehingga masyarakat memasang portal di perusahaan.

Pihak perusahaan merasa dirugikan akibat portal itu, sehinggga terjadi pelaporan ke Polsek Kunto Darussalam.

Terkait Perizinan, diakui Haikal, PT CSA memiliki luas lahan 10.200 ha pencadangan, izin lokasi seluas 3.300 ha, telah memberikan ganti rugi lahan seluas 2.228 ha, sementara yang dikuasai hanya 1500 ha. (idab)

LAP Pelalawan Susun Buku Hukum Adat Petalangan

PELALAWAN (Segmennews.com)- Melalui Sidang Tinggi Hukum Adat (MTHA), 13 hingga 14 Oktober 2012 mendatang, Lembaga Adat Petalangan bersama ninik mamak dan 30 pebatinan, pengghulu adat bakal menyusun buku hukum adat Petalangan.

Ketua LAP Pelalawan, Drs Muktarius MSi didampingi Sekretaris, Nazarudin US SH, Kamis (4/10) bahwa buku hukum Adat Petalangan yang akan disusun dan di bahas bersama itu, akan tertuang segala adat istiadat yang ada di Petalangan kabupaten Pelalawan.

Didalam buku akan dituangkan segala aturan adat seperti, aturan nikah kawin, syarat sistem pengangkatan dan pemberhentian para pebatinan, penghulu adat setingkat batin, pengaturan adat untuk pembagian harta gono gini suami istri.

Serta penguasaan dan kepemilikan tanah ulayat, aturan larangan nikah kawin dan sumbang dalam prilaku adat serta aturan norma adat Petalangan lainnya.

Dengan adanya buku hukum adat tersebut, maka adat dan hukum adat akan terus lestasi hingga ke anak cucu kelak, serta dapat diterapkan di kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Sekarang draf aturan hukum adat Petalangan sudah dibuat dan disusun, tinggal lagi akan dilakukan pembahasan terhadap semua norma aturan adat Petalangan untuk dibukukan menjadi sebuah kitab hukum adat,” urainya.

Acara MTHA nantinya akan di buka langsung oelh Bupati Pelalawan, Harris.(rz)

KLB Gizi Buruk Pelalawan di Dominasi Buruh

int

PELALAWAN (Segmennews.com)- Tercatat dari Januari hingga bulan September 2012, Kabupaten Pelalawan menangani 16 kasus Gizi Buruk, Diskes Pelalawan telah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB), namun sejauh ini gizi buruk 70 persen didominasi oleh anak karyawan dan buruh perusahaan di Pelalawan.

“Kasus gizi buruk ini akibat keterlambatan pengobatan oleh keluarganya, kasus ini 70 persen di dominasi oleh anak karyawan dan buruh perusahaan di Pelalawan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) kabupaten Pelalawan Darwis Alkadam MSi melalui Kabid Gizi Erizal, Kamis (4/10).

Sebutnya, kasus gizi buruk tiap tahun mengalami peningkatan, seperti tahun 2011 terdapat 8 kasus. Hal ini tentunya mendapat perhatian khusus dan telah dianggarkan melalui APBD Pelalawan untuk pengobatan.

“Tahun ini kita hanya menganggarkan pengobatan untuk 10 orang penderita gizi buruk, ternyata ada penambaha 6 penderita dari anggaran yang di ajukan melalui APBD Murni. Untuk mengatasinya kita ajukan kembali di APBD-Perubahan untuk 10 kasus lagi,” urainya.

Selain penganggaran pengobatan gizi buruk, Diskes terus melakukan sosialisasi hingga ke Desa-desa. Diskes juga memberikan bantuan berupa makanan dan susu kepada masyarakat kurang mampu.

“Kita masih terkendala melakukan pemeriksaaan kesehatan di Daerah Perusahaan, disebabkan lokasi dan akses yang kurang memadai. Kita harapkan pihak perusahaan dapat menyediakan tempat dan waktu untuk karyawannya, agar mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari Diskes,” harapnya.

Daerah penderita gizi buruk yakni, 2 kasus di kecamatan Pangkalan Kuras, 3 kasus di Pangkalan Kerinci, 3 kasus di Teluk Meranti, 2 kasus di Kecamatan Pelalawan, 1 di Langgam dan 5 kasus di Pangkalan Kuras 5 kasus. (rz)

Kolam Oli Terbakar, Rumdis Guru Hangus di Duri

Duri (Segmennews.com)- Kolam penampungan oli kotor milik Raody (42) warga Jalan Simpang Karet RT 03/RW 02 Desa Sebangar Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau yang  berjarak hanya beberapa meter dari rumah dinas guru SD Negeri 54 Rabu (3/10) sekitar pukul 11.30 WIB terbakar. Akibat kebakaran tersebut rumah dinas guru juga ikut hangus terbakar. 

Menurut Sadino (45) warga sekitar yang menjadi saksi saat mulai terjadi kebakaran tersebut mengatakan .Awalnya terjadi api di dalam kolam berukuran 3 meter kali 4 meter tersebut.Tidak berapa lama kemudian kepulan api membubung tinggi dengan asap tebal menghitam

Kemudian terjadi ledakan dan oli bentuk lahar api menjalar keluar dan mengenai rumah dinas guru yang ditempat oleh Asniyenti Selanjutnya  menimbulkan percikan api berbentuk lahar merembet hingga menghanguskan apa saja yang dilewatinya, sejumlah batang sawit

Dan bahan semua mlik rumah disekitar kebakaran pun ikut menyelematkan segala barang barang .Warga sekitar takut akan terjadi api yang sangat besar hingga membakar rumah mereka,.Beberapa warga sekitar tidak menduga bahwa apa sebenarnya yang terbakar apakah oli kotor a atau minyak mentah,karena disekitar lokasi tersebar berbentuk minyak warna hitam.

“Kami tidak tau pak apa itu minyak atau oli kotor,dan kami tidak tau selama ini apa usaha pemilik kolam itu,” terang Sri warga sekitar.

Syamsur Kepala SDN 54 saat di lokasi mengatakan banyak kerugian akibat kebakaran tersebut.Selain rumah dinas juga beberapa kursi dan meja serta meobiler lainnya yang rusak saat warga menlong untuk mengeluarkan barang barang tersebut,karena takut bangunan sekolah itu terbakar.

Dari pantauan di lapangan, setidaknya dua unit Mobil Pemadam kebakaran didatangkan dari Kecamatan Mandau dan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI)  guna membantu pemadaman.

Hingga berita ini diturunkan, api yang berada pada kolam penampungan kolam Oli bekas tersebut masih berkobar hebat dan belum dapat dipadamkan dan ratusan warga masih berkumpul di Tempat Kejadian Perkara (TKP).(snc/urc)

16 Trik Hilangkan Flek Hitam di wajah

ilustrasi

Segmennews.com– Paparan sinar matahari, penuaan kulit dan bekas jerawat menimbulkan noda atau flek hitam pada wajah. Berbagai perawatan bisa dilakukan untuk memudarkan bahkan menghilang noda yang mengaganggu tersebut.

Mulai dari cara alami, trik make-up sampai dengan teknik penghilangan flek hitam bisa Anda coba. Berikut ini beberapa rekomendasi cara untuk menghilangkan flek hitam pada wajah.

1. Bahan Alami
Berbagai bahan alami memiliki kandungan pencerah, seperti lemon, pepaya dan susu. Lemon mengandung vitamin C yang dapat memudarkan noda gelap pada wajah. Sedangkan dalam pepaya mengandung enzim papain yang dipercaya dapat mengangkat sel kulit mati dan menghilangkan flek hitam.

Lemon dan pepaya bisa dijadikan sebagai jus, yang kemudian dipulaskan pada wajah sebagai masker. Kedua bahan tersebut pun bisa dihaluskan bersamaan.

Bahan lainnya untuk memudarkan noda hitam adalah susu. Kandungan susu dapat melawan flek serta mencerahkan kulit. Berendam atau membasuh wajah dengan susu dikabarkan bisa mengurangi bintik hitam dan meningkatkan warna kulit.

2. Krim Pencerah
Cara lain untuk mengusir flek hitam adalah dengan menggunakan krim yang mengandung bahan pencerah kulit. Namun pastikan sebelum membeli krim pencerah konsultasikan lah kepada dokter kulit, agar disesuaikan dengan kondisi kulit Anda. Ada beberapa kandungan bahan aktif untuk mengurangi melanin yang menimbulkan flek. Bahan yang terbilang aman dan paling banyak digunakan di pasaran adalah hydroquinone. Normalnya, produk pemutih kulit mengandung 2%-4% hydroquinone.

Bahan pemutih lain yang juga banyak digunakan adalah obat-obatan seperti steroid dan asam retinoat, yang berasal dari vitamin A, sebagai bahan aktif. Dan beberapa pencerah kulit menggunakan bahan-bahan alami seperti asam kojic (suatu senyawa yang berasal dari jamur) dan arbutin (senyawa yang ditemukan dalam berbagai tanaman).

Namun, selain bahan-bahan tersebut, ada pula beberapa produk yang rentan, seperti bahan yang bernama merkuri. Bahan aktif tersebut bisa menimbulkan masalah serius pada kulit, bahkan dapat memicu kanker.

3. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi adalah teknik mekanik menggunakan alat khusu yang digosokkan ke wajah. Wajah seperti ‘diamplas’ menggunakan tip (aplikator) yang dilapisi dengan butiran berlian. Fungsi dari mikrodermabrasi dapat menghilangkan flek hitam, mengangkat sel kulit mati, mengangkat komedo dan meningkatkan kolagen. Hasilnya, kulit menjadi lebih putih, bersinar dan halus.

4. Scrub & Masker
Perawatan di rumah yang bisa Anda lakukan untuk memudarkan flek hitam adalah dengan rajin menscrub dan masker wajah. Lakukanlah dua perawatan ini dua kali seminggu untuk memberikan hasil terbaik. Pilihlah scrub dan masker yang dapat mencerahkan kulit.

5. Pakai Sunblock
Sunblock memang tidak dapat menghilangkan flek hitam, namun fungsinya untuk menghindari flek meluas. Krim sunblock bekerja efektif untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, yang memicu timbulnya noda hitam. Pilihlan sunblock dengan kandungan SPF minimal 15.

6. Trik Make-up
Cara lain untuk menyembunyikan flek hitam adalah dengan trik make-up. Foundation dan concealer merupakan dua produk make-up andalan yang dapat menutupi flek hitam. Gunakanlah foundation di seluruh wajah. Kemudian titik-titikanlah concealer di bagian wajah yang bernoda, lalu ratakanlah dengan jari atau brush khusus. Wajah pun jadi lebih halus tanpa noda. (wolipop.com)

13 Peserta Raimunas Rohul Berangkat Ke Papua

Kadisdikpora Rohul, HM Zen beserta rombongan yang berangkat ke Papua

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Hari ini, Kamis (4/10) 13 peserta pramuka dari Kabupaten Rokan Hulu diberangkatkan ke Jaya Pura, Papua untuk mengikuti Raimuna Nasional X Gerakan Pramuka Tahun 2012 (Rainas X 2012).

Raimuna Nasional merupakan perkemahan akbar bagi pramuka Penegak dan Pandega se-Indonesia. Perkemahan ini tepatnya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cendrawasih, Jayapura, Papua dimulai tangal 8 hingga 15 Oktober.

13 orang peserta pramuka yang di lepas oleh kepala Disdikpora Rohul, HM Zen M,MPd di halaman gedung Disdik yakni, 8 orang Pramuka terdiri dari 4 orang Penegak yang diambil dari siswa SLTA dan 4 orang Pandega remaja yang berumur antara 20 hingga 25 tahun, 1 orang pembina pendamping, 4 orang lagi peninjau.

Menurut M Zen, peserta yang dikirim telah mendapatkan pelatihan dari bulan April lalu, mereka sudah mendapatkan bekal yang cukup untuk mengikuti Raimunas Nasional di papua.

“Kita berpesan agar seluruh peserta dapat menjaga kesehatan di sana, sebab musim maupun cuaca sangat berbeda dengan Rohul. jaga guna komunikasi yang baik dan diminta juga untuk menjaga nama baik Kabupaten Rokan Hulu,” pesan M Zen. (son)

Wartawan Dilarang Liput Rapat Disbun Riau dan PKS di Rohul

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Terkait harga Tandan Buah Sawit (TBS) sejak usai lebaran anjlok, diduga ada permainan pihak Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) di Rokan Hulu. Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengadakan pertemuan dengan pihak PKS di aula kantor Dishutbun Rokan Hulu, Kamis (4/10).

Namun dalam pertemuan tersebut ada kejanggalan, sebab beberapa awak media yang meminta izin untuk melakukan peliputan di larang oleh salah satu peserta yang diduga dari Dinas Perkebunan Provinsi. Bahkan dengan segera peserta itu menutup pintu. Padahal persoalan ini menyangkut banyak petani, yang saat ini sedang menanti-nanti perkembangan harga TBS di Rokan Hulu.

“Belum boleh masuk, nanti aja ya,” ucap peserta rapat yang diduga dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau sambil menutup pintu.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rokan Hulu, Sugiyarno di konfirmasi diruang kerjanya membenarkan adanya rapat antara Dinas Perkebunan Provinsi Riau dengan pihak perusahaan PKS terkait harga TBS.

Katanya, terkait anjloknya harga TBS di Rokan Hulu, pihaknya telah melakukan investigasi ke beberapa PKS selama sepekan, memang ditemukan ada PKS yang mempermainkan harga TBS, perusahaan tersebut di panggil ke kantor Dishutbun Rohul.

“Hari ini kita memanggil 3 perusahaan PKS, sekarang sedang pembahasan dengan Dinas Perkebunan Riau,” sebutnya.

Menurutnya, selain ada permainan PKS, murahnya harga TBS yang di jual petani tersebut disebabkan juga mereka tidak menjual langsung kepada Perusahaan, mereka menjual melalui spekulan atau pengumpul Buah Sawit, barulah pengumpul yang menjualnya ke perusahaan. Hal itu tentunya membuat harga TBS berfariasi.

“Tidak semua masyarakat petani memiliki akses masuk keperusahaan untuk menjual TBS, walaupun mereka sudah lama menunggu, namun jika datang dari Daerah lain yang memiliki akses dengan perusahaan, barulah mereka bisa menjual TBS ke pabrik PKS,” ujarnya.

Sedangkan untuk mengambil tindakan bagi perusahaan yang mempermainkan harga TBS, diakuinya pihaknya tidak ada kewenangan dalam hal itu.

“Kami tidak berwenang mengambil tindakan untuk perusahaan, sebab ada pihak terkait yang lebih berhak atas itu,” imbuhnya. (idab)

JCH Rohul, Inhil, Meranti di Kloter 14 Selamat Tiba di Madinah

Madinah (Segmennews.com)- Berdasarkan informasi dari petugas Tim Penyelenggara haji Daerah (TPHD) Rokan Hulu, Elfalisman SAg dari Madinah, bahwa seluruh JCH Rohul yang tergabung dengan JCH Inhil dan Meranti tiba di Madinah Dengan selamat, Kamis (4/10) tiba sekitar pukul 05:13 Wib atau 01:13 Was.

Setibanya di Madinah, jemaah melakukan sholat subuh berjemaah di Masjid Nabawi Madinatul Munawwaroh, sebagai bahagian kegiatan Arba’ien yakni, melaksanakan sholat berjemaah sebanyak 40 waktu di masjid Nabawi Madinah.

Kepala Kemeterian Agama Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa, para JCH akan berada di Madinah selama 8 hari dengan kegiatan, sholat berjemaah 40 waktu Ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, maqam Khalifah Rasulullah Abu Bakar Shidiq dan makam Amirul Mukminin bin Khattab.

Ziarah di kuburan baqi’ tempat kuburan sahabat Nabi yang lain, Ziarah di bukit Uhud dan dilanjutkan ke Masjid Qiblatain dan masjid Quba serta bukit Magnit.

“Kita harapkan seluruh jemaah dapat melaksanakan seluruh kegiatan ibadah di Madinah, dan pulang menjadi haji mambrur,” imbuhnya. (son)

Terdeteksi 19 Titik Api di Pelalawan

ilustrasi (int)

Pelalawan (Segmennews.com)- Saat ini, titik panas (hotspot) kembali terdeteksi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Kemunculan titik api ini berdasarkan satelit NOAA-18 yang menemukan 9 titik panas.

“Sumber data satelit NOA-18 pagi ini mendeteksi 9 titik panas di Kabupaten Pelalawan,” terang Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Raja Alkap,SH,MH, Rabu (3/10).

Dia menjelaskan, bahwa titik panas yang terdeteksi satelit itu yakni, 4 titik di Kecamatan Kuala Kampar, 3 titik di Kecamatan Teluk Meranti dan 2 titik di Kecamatan Pelalawan. Namun sayangnya, sejauh ini belum diketahui api berasal pembakaran lahan atau hutan.

“Saya belum dapat pastikan soal arealnya, karena listrik sedang mati dan belum dapat mendownload data lengkap,” ujarnya.

Raja hanya bisa mengingatkan masyarakat dan pihak perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, Masyarakat Peduli Api (MPA) yang sudah terbentuk diminta juga untuk segera merespon jika terjadi kebakaran dan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. (rz)

Warga Pangkalan Lesung Ancam Demo Warung Esek-esek

Tokoh masyakat Pangkalan Lesung, saidina Ali menyampaikan aspirasi masyarakat

PELALAWAN (Segmennews.com)- Banyaknya warung remang-remang yang diduga digunakan untuk bermaksiat di Kecamatan Pangkalan Lesung, kabupaten Pelalawan membuat warga gerah dan mengancam akan melakukan Demo.

“Jika Pemkab tidak menanggapi permintaan masyarakat untuk menutup dan menindak warung-remang-remang, maka masyarakat akan melakukan Demo, terutama ibu-ibu wiritan yang telah lama merasa resah, sebab di takutkan akan merusak anak-anak mereka,” tegas Tokoh masyarakat Pangkalan Lesung, Saidina Ali (61), Rabu (3/10) saat menyampaikan berkas pernyataan sikap yang di tandatangani masyarakat kepada Bupati Pelalawan di lobi kantornya.

Pernyataan sikap masyarakat itu langsung diterima oleh Bupati, HM Harris. Harris berjanji akan mengkoordinasikan hal itu kepada Satpol-PP.

Sebelumnya berkas pernyataan sikap tersebut juga sudah disampaikan ke wakil Ketua DPRD Pelalawan, Kasiadi.

Namun sejauh ini, Saidina menilai bahwa Pemda dan aparat penegak hukum terkesan melakukan pembiaran dan tidak mampu menegakkan hukum dan Perda yang telah ada.

“Hukum seakan tumpul, dan aparat baru beringas kalau masyarakat sudah bertindak. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemda seharusnya cepat memberikan respon,” kesal pria yang pernah mendekam selama 3 hari 3 malam di sel Polres Pelalawan terkait aksi pembakaran lokalisasi Pompa Air beberapa tahun silam.

Sebutnya, pembiaran terhadap praktek maksiat di daerah ini tidak hanya mengundang murka dari Allah SWT, tapi kehancuran rumah tangga pun bakal terus terjadi.

Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Kasiadi dikonfirmasi meminta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat tetap menahan diri dan masyarakat untuk tidak bertindak sendiri.

Pasalnya, apapun bentuk tindakan anarkis tetap saja salah, meski masyarakat memberantas pekat di daerahnya sudah benar. (rz)