Beranda blog Halaman 58

Gubernur Riau Abdul Wahid Terima Penghargaan Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemenuhan Gizi Anak

Gubernur Riau Abdul Wahid Terima Penghargaan Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemenuhan Gizi Anak

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Provinsi Riau kembali mendapatkan apresiasi besar atas kinerjanya dalam upaya memajukan bangsa. Riau mendapatkan apresiasi oleh Kompas TV sebagai daerah yang telah sukses meningkatkan akses layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak.

Disiarkan secara langsung melalui kanal youtube, dari acara HUT ke 14 Kompas TV, penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin kepada Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid. Gubri juga menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kompas TV, atas pedulinya Provinsi Riau terhadap kesehatan dan gizi anak. Selamat ulang tahun, semoga semakin berjaya,” ungkap Wahid, Kamis (11/9).

Apresiasi dan penghargaan ini diberikan Kompas TV atas kinerja masing-masing daerah yang telah meningkatkan akses layanan dan memenuhi gizi anak. Selain Provinsi Riau, ada juga Provinsi Kalimantan Tengah, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

“Apresiasi daerah peduli layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, kepada Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Riau dan Provinsi Sulawesi Utara,” ujar pembawa acara, Thifal Solesa.

Audrey Chandra, Jurnalis Kompas TV yang menjadi pembawa acara juga mengatakan, kemajuan Indonesia tidak lepas dari seluruh daerah yang berkontribusi. Apresiasi ini diberikan karena sejumlah daerah dinilai sangat konsisten terhadap kemajuan bangsa.

“Kompas TV memberikan apresiasi kepada sejumlah daerah yang secara konsisten peduli pada pengembangan di berbagai sektor yang berperan untuk kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Jurnalis lainnya, Ihsan Sitorus menyampaikan bahwa apresiasi ini adalah sebuah pengakuan besar. Tentunya atas usaha dan kerja keras masing-masing daerah untuk mencapai Indonesia Raya.

“Harapannya, apresiasi ini menjadi suluh semangat bagi seluruh daerah di Indonesia,” harapnya.

Selain penghargaan untuk daerah peduli layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, ada 6 kategori lainnya. Yakni daerah yang peduli ketahanan pangan, daerah peduli iklim investasi, daerah peduli inovasi dan ekonomi kreatif, daerah peduli layanan publik dan keterbukaan informasi, daerah peduli pengembangan UMKM dan potensi sumber daya lokal, serta daerah peduli akses dan infrastruktur pendidikan.***(inf)

Para Terlapor Dugaan Kartel Pinjol Menolak LDP Investigator KPPU

Jakarta(SegmenNews.com)- Para Terlapor dalam Perkara Nomor 05 KPPU-I/2025 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Layanan
Pinjam-Meminjam Uang atau Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi
(Fintech P2P Lending) di Indonesia menolak Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) yang disampaikan Investigator KPPU.

Penolakan tersebut disampaikan dalam sidang majelis komisi yang dipimpin oleh Rhido Jusmadi serta dihadiri oleh seluruh anggota majelis dengan agenda Penyampaian Tanggapan Terlapor terhadap LDP serta Alat Bukti berupa Surat dan/atau Dokumen serta Daftar Saksi/Ahli, yang dilaksanakan hari
ini (11/09) di Kantor KPPU Jakarta.

Sebanyak 95 Terlapor telah menyampaikan tanggapan beserta daftar alat bukti secara tertulis dalam bentuk hard copy maupun soft file, sementara 1 Terlapor belum menyerahkan tanggapan namun telah menyampaikannya secara lisan di depan persidangan dan berkomitmen akan menyerahkan tanggapan tertulis dimaksud paling
lambat Senin 15 September 2025 jam 08.30 WIB.

Sementara itu 1 Terlapor sampai
sidang hari ini berlangsung belum juga hadir di depan persidangan tanpa adanya
keterangan dari bersangkutan.

Paska sidang ini, Majelis Komisi akan mempelajari tanggapan tertulis Para
Terlapor atas LDP, dan akan melanjutkan sidang pada 15 hingga 18 September 2025 dengan agenda Pemeriksaan Alat Bukti Terlapor.***(rn)

Sempat Hilang, Siswi SMAN 4 Pekanbaru Ditemukan Selamat di Hutan Lanud

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Setelah sempat dilaporkan hilang sejak Selasa (9/9/2025) kemarin. Seorang siswi SMAN 4 Pekanbaru atas nama Tri Nurhayati (17) ditemukan selamat di kawasan hutan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis (11/9/2025).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, informasi yang pihaknya terima pada Selasa 9 September 2015.

Dikabarkan, selepas pulang sekolah sekira pukul 16.00 WIB korban dalam keadaan sakit pada saat itu korban ditawarin oleh temannya untuk menumpang pulang namun kata korban nanti akan dijemput oleh ibunya.

“Pada pukul 16.30 WIB ibu korban menjemput namun tidak ada keberadaan nya. Ibu korban juga mencari ditempat gubug dibelakang sekolah SMP 8 dimana tempat abang nya menempati gubug tersebut. Namun tidak ketemu juga, selanjutnya Pada Pukul 18.00 WIB dibantu oleh pihak sekolah dan siswa-siswi SMA 4 Pekanbaru untuk mencari disekitar korban dinyatakan hilang namun hasil nihil,” katanya.

Selanjutnya, pada pada hari rabu tanggal 10 September 2025. Pihak keluarga dan Sekolah SMA 4 Pekanbaru serta masyarakat melakukan pencarian kembali namun hasil masih nihil.

Selanjutnya, pada hari Kamis Pukul 08.50 WIB Tim Rescuer Basarnas Pekanbaru berjumlah 21 Orang bergerak menuju lokasi kejadian.

Selanjutnya, tim melakukan Briefing  dan Tim dibagi menjadi 3 SRU (Search Rescue Unit) untuk melakukan Pencarian di sekitar lokasi dengan radius 1 km dengan cara penyisiran di area yang dicurigai korban berada.

“Pada Pukul 09.40 WIB Tim menemukan korban diduga dalam keadaan hypotermia, korban sementara di lakukan tindakan Pertolongan Pertama oleh Tim Rescue sebelum dibawa ke RS Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru,“ sebutnya. ***(mr)

Pemkab Bengkalis Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM

Bengkalis(SegmenNews.com)- Halaman Kantor Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis di Jalan Antara mendadak riuh oleh ratusan warga pada Rabu pagi, 10 September 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi RRI ke-80, menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan media dalam melayani masyarakat.

Kegiatan yang menggabungkan pasar murah, bazar UMKM, hingga aksi peduli lingkungan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri.

Dalam sambutannya, Johansyah Syafri, yang akrab disapa Johan, menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik bagi RRI di usia yang matang.

“Selamat Hari Radio ke-80 untuk RRI. Semoga terus menjadi jembatan informasi yang kredibel, menyebarkan pengetahuan dan inspirasi. Dengan kekuatan suaranya, kami berharap RRI dapat terus menyatukan seluruh rakyat di Negeri Junjungan ini,” ujar Johan.

Sejak dibuka, stan-stan GPM langsung diserbu warga yang telah menanti. Berbagai komoditas pangan strategis dijual dengan harga di bawah pasaran, menjadi daya tarik utama bagi para ibu rumah tangga.

Adapun komoditas yang tersedia antara lain, beras SPHP 5 kg: Rp 62.000, minyak goreng kemasan botol: Rp 19.000, minyakita 2 liter: Rp 15.000, gula Pasir: Rp 17.500/kg, bawang Merah: Rp 35.000/kg, bawang Putih: Rp 32.000/kg, cabai Merah: Rp 70.000/kg, cabai Rawit Lokal: Rp 50.000/kg.

Sayur-mayur seperti wortel (Rp 15.000/kg), kentang (Rp 13.000/kg), tomat (Rp 10.000/kg), terong (Rp 6.000/kg), dan buncis (Rp 20.000/kg) serta buah-buahan segar seperti jeruk Brastagi (Rp 10.000/kg) dan buah naga besar (Rp 20.000/kg).

Selain stan pangan pokok, bazar ini juga diramaikan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi ajang promosi produk lokal.

Antusiasme warga terlihat jelas. Salah satunya Ibu Suharni, warga Desa Pedekik, yang mengaku rela datang lebih awal dan berdesak-desakan demi mendapatkan harga terbaik.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Beda harganya lumayan jauh dari pasar. Tadi belanja beras, minyak, gula, bawang. Ini sangat berarti bagi kami. Harapannya, kalau bisa pemerintah lebih sering lagi mengadakan acara seperti ini,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Hal serupa juga diungkapkan Ibu Ratna dari Jalan Pertanian.

“Program ini sangat tepat sasaran. Kami para ibu rumah tangga benar-benar merasakan manfaatnya. Terima kasih Pemkab Bengkalis dan RRI,” ujarnya.

Sebelumnya dilaksanakan penanaman pohon di halaman kantor RRI, sebagai lambang harapan agar RRI terus tumbuh dan memberikan kesejukan informasi bagi masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Bengkalis Rindra Wardana, Kabag Log Polres Bengkalis Kompol Imron Teheri, Pasi Intel Kodim 0303/Bengkalis Lettu Inf Agus Dani, serta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh jajaran pejabat Pemkab Bengkalis. Terlihat hadir di lokasi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) H. Suwarto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Susy Hartati, dan Camat Bengkalis Taufik Hidayat, yang turut memantau dan memastikan kegiatan berjalan lancar.***(imam/hm)

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid meninjau langsung kondisi Jembatan Siak I, Jalan Yos Sudarso, Rabu (10/9/2025) yang beberapa waktu belakangan ini menuai sorotan publik.

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

Pasalnya, jalur pejalan kaki di jembatan tersebut dipenuhi dengan kabel-kabel, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas.

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubri Abdul Wahid didampingi istri Henny Sasmita Wahid bersama OPD terkait, melihat langsung dan merasa bahwa hal ini salah karena penempatan yang tidak sesuai.

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

“Saya sudah meninjau apa yang dikeluhkan masyarakat, terutama pejalan kaki yang ada di Pekanbaru. Tadi malam saya WhatsApp Dinas PUPR untuk turun melihat langsung dan ternyata benar,” ungkap Gubri Abdul Wahid.

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

“Ini namanya penempatan yang tidak sesuai dan ternyata PUPR mengizinkan, ini yang salah menurut saya. Jadi kita perbaiki, boleh ada lintasan kabel tapi di bawah agar tidak menganggu pejalan kaki, sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati fasilitas yang ada,” ungkapnya.

Respon Cepat, Gubri Wahid Tinjau Jembatan Siak 1 yang Dikeluhkan Masyarakat

Untuk diketahui, sesuai data Dinas PUPR Riau, terdapat tujuh perusahaan (kabel) yang memiliki izin ke Dinas PUPR Provinsi Riau yaitu kabel PDAM, PLN, kabel fiber optik, ada kabel telekomunikasi, Mitra Digital Globalindo, Air Minum Tirta Siak, dan sebagainya.

“Pokoknya kabel-kabel optik ini, ada juga yang tidak memiliki izin, semuanya akan kita cabut dan dipindahkan ke bawah (Jembatan Siak I) karena tidak sesuai dengan peruntukkannya,” kata Wahid.***(Galeri)

Bupati Anton Optimis Rohul Jadi Salah Satu Lumbung Jagung di Riau

Bupati Anton Optimis Rohul Jadi Salah Satu Lumbung Jagung di Riau

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM menyatakan optimis daerah yang dipimpinnya ke depan dapat menjadi salah satu lumbung tanaman jagung di Provinsi Riau.

Dengan adanya kolaborasi dan sinergi program antara pemerintah, pihak swasta dan petani.

Bupati Anton melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal III di Desa Langkitin, Kecamatan Rambah Samo. Program ketahanan pangan ini dilaksanakan di lahan BBI Provinsi Riau Kilometer Enam, Kecamatan Rambah Samo, Rohul, Rabu (10/9/25)

Bupati Anton Optimis Rohul Jadi Salah Satu Lumbung Jagung di Riau

Dalam acara tersebut hadir para pejabat sejumlah asisten, kepala OPD terkait, para kepala desa dan petani jagung dan masyarakat desa setempat.

Menurutnya, Kabupaten Rohul memiliki lahan pertanian yang luas dan subur, serta petani-petani yang ulet dan tangguh. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak, dirinya yakin Rohul mampu berkontribusi besar dalam menciptakan swasembada jagung.

Bupati mengatakan, kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III ini, merupakan bagian dari pelaksanaan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya misi mewujudkan kemandirian ekonomi melalui penguatan sektor-sektor strategis nasional, termasuk ketahanan dan kedaulatan pangan.

‘’Kita ketahui jagung ini merupakan komoditas strategis yang tidak hanya menopang kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bahan baku industri pakan ternak, energi, dan produk turunan lainnya,’’ ujarnya.

Mantan Kadis PUPR Rohul itu menegaskan, penanaman jagung secara serentak ini menjadi langkah nyata dalam upaya pemkab mendukung Asta Cita Presiden RI yakni meningkatkan produksi jagung nasional.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor juga meningkatkan pendapatan petani lokal dan memperkuat ketahanan pangan serta perekonomian daerah yang di juluki Negeri Seribu Suluk.

Disampaikan Bupati Anton, penanaman jagung ini bukan hanya sekadar kegiatan simbolis, melainkan sebagai langkah nyata untuk menjawab kebutuhan pangan, membuka peluang usaha, dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Jagung adalah tanaman yang serbaguna, bisa menjadi pangan pokok, pakan ternak, dan bahan baku industri. dengan pengelolaan yang baik, jagung bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi petani kita apalagi daerah kita, punya tanah yang subur. Kalau potensi ini, kita manfaatkan, saya yakin kita bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tapi juga bisa berkontribusi untuk kebutuhan masyarakat Rokan Hulu dan Provinsi Riau,” sebut Bupati Anton.

Melalui kegiatan tersebut, Bupati Anton mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, untuk menjadikan gerakan tanam jagung sebagai bagian dari semangat bersama dalam membangun kemandirian pangan di daerah.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah nyata yang mengarah pada peningkatan produksi pertanian,” tegas Bupati Anton.

Dengan kerja sama yang erat antara petani, pemerintah, aparat, dan generasi muda, Bupati Anton berkeyakinan Kabupaten Rokan Hulu dapat menjadi daerah yang mandiri pangan, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Masih ditempat yang sama, Dirut Bumdes Maju Bersama yang juga sebagai Ketua pelaksana, Diki Saputra SH mengatakan, seluas satu hektar lebih lahan telah dipersiapkan dalam kegiatan penanaman jagung ini.

“Adapun kegiatan ini, hasil kolaborasi dengan HMI cabang Rokan Hulu, yang juga merupakan instruksi program Pemerintah pusat dalam ketahanan pangan, menanam jagung,” terang Diki.***(adv)

Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

Nusakambangan(SegmenNews.com) – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala berupa _Fly Ash_ dan _Bottom Ash_ (FABA), warga binaan mampu menghasilkan produk konstruksi bernilai ekonomi. FABA yang sebelumnya dipandang sebagai limbah tanpa nilai kini berubah menjadi sumber penghidupan baru.

Melalui _workshop_ FABA yang memanfaatkan lahan tidur di Pulau Nusakambangan, warga binaan dibekali keterampilan mengolah limbah menjadi produk seperti batako, _paving block, roaster,_ hingga buis beton. Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dengan PT PLN (Persero) tersebut menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pascapembinaan.

Salah seorang warga binaan Lapas Terbuka Nusakambangan, Kevin Ruben Rafael, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya _workshop_ pengelolaan FABA dari PLN.

“Ini sangat membantu kami sebagai warga binaan, karena menambah ilmu pengetahuan. Nanti, ketika kami keluar, ilmu ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kami di masyarakat,” ujar Kevin.

Hal senada diungkapkan warga binaan Lapas Nirbaya Nusakambangan, Listianto, yang merasakan langsung manfaat program ini.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa mengikuti program ini. Saya ingin mandiri, saya ingin kembali ke masyarakat dengan menjadi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam program pelatihan yang berfokus pada pemberdayaan warga binaan.

“Program ini merupakan model pelatihan kerja yang sedang kami galakkan untuk mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya saat meninjau _Workshop_ Pengelolaan FABA di Lapas Nusakambangan, Selasa (9/9).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemanfaatan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi dapat menciptakan peluang ekonomi sirkuler sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.

“Kami bangga, warga binaan Lapas Nusakambangan berhasil memanfaatkan limbah menjadi komoditas produktif. Kegiatan ini juga menciptakan lapangan kerja, memberi dampak positif bagi masyarakat, serta menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif,” ujar Darmawan.

Saat ini, workshop FABA di Nusakambangan dilengkapi dua unit mesin yang mampu memproduksi hingga 2 juta _paving block_ dan 1 juta batako setiap tahun. Jika kapasitas ini berjalan optimal dan produk mulai dipasarkan, _workshop berpotensi_ menghasilkan omzet hingga Rp5,4 miliar per tahun.

Darmawan menyampaikan bahwa sebanyak 30 warga binaan telah aktif dan terampil memproduksi olahan FABA. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pendampingan dan bimbingan yang berkelanjutan.

“Kami sangat terkesan dengan kemampuan warga binaan yang luar biasa, kedisiplinan, dan etos kerja mereka, sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas premium dan memiliki potensi pangsa pasar di industri,” tutur Darmawan.

Keberhasilan program ini menunjukkan peran lapas sebagai ruang pembinaan yang produktif dan berdaya guna.

“Ke depan, Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah lapas dapat berkembang menjadi episentrum kegiatan ekonomi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat,” pungkas Darmawan.***(rl)

Target 70 Persen Hewan Penular Rabies Divaksinasi di Pekanbaru

Ilustrasi vaksinasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Guna mencegah penyakit rabies, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengimbau agar melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan.  Hal ini disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

Agung menerbitkan Surat Edaran Nomor 500-710istankan/77/2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Penularan Penyakit Rabies di Kota Pekanbaru. Ditujukan kepada dokter hewan, pemilik hewan peliharaan, komunitas pecinta hewan, camat, lurah, hingga masyarakat umum.

Dalam surat edaran itu, Wali Kota menjelaskan, rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui gigitan atau air liur hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan monyet.

“Kota Pekanbaru merupakan daerah endemis penyakit rabies. Karena itu perlu dilakukan pencegahan melalui vaksinasi dengan cakupan minimal 70 persen dari total populasi HPR,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Wali Kota menegaskan, penanganan rabies tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi memerlukan dukungan banyak pihak. “Pencegahan dan pemberantasan rabies harus dilakukan secara terpadu antara pemerintah, dokter hewan, komunitas, dan masyarakat,” tegasnya.

Melalui edaran itu, Agung memberikan beberapa imbauan kepada masyarakat. Jika ada yang tergigit HPR, luka harus segera dicuci dengan sabun dan air mengalir selama 10–15 menit, kemudian korban segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.

Hewan yang menggigit wajib diamati selama 14 hari. Jika mati, bangkainya dibawa ke laboratorium veteriner untuk diperiksa. Jika hidup, hewan tersebut harus divaksin rabies di fasilitas pelayanan kesehatan hewan.

Selain itu, pemilik hewan diminta menjaga dan merawat peliharaannya dengan baik, tidak membiarkannya berkeliaran bebas, serta memastikan hewan mendapatkan vaksinasi rabies setahun sekali. Imbauan ini juga berlaku bagi kennel, cathery, shelter, maupun pet shop yang wajib memvaksin hewan di tempatnya secara rutin.***(mr)

Hutan Mangrove Bakal Dijadikan Objek Wisata

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintahan Desa (Pemdes) Kembung Luar bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) akan mewujudkan mimpi untuk membangun wisata berkelanjutan berbasis mangrove sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat.

Bagian dari upaya ini, Pemerintah Desa Kembung Luar, melakukan kegiatan restorasi mangrove seluas 104,74 hektare dan perlindungan 693 hektare yang dibimbing langsung dari Tim YKAN. Mimpi ini tentu tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan saja, namun juga akan menyasar terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat desa di pesisir.

Berkat kebersamaan ini, mampu membakar semangat positif bagi masyarakat Pemerintah Desa Kembung Luar, untuk bersama-sama membangun serta memajukan desanya dengan menyulap hutan mangrove menjadi objek wisata nasional.

Kegiatan restorasi mangrove di wilayah Pemerintah Desa Kembung Luar ini, telah melalui berbagai proses, seperti perbaikan hidrologi parit primer dan sekunder, pengadaan bibit mangrove dan penyebaran bibit.

Kemudian penyiangan area tumbuh tanaman, pelatihan dan pengembangan organisasi, pelibatan pemangku kepentingan serta pengadaan sapras penunjang kegiatan restorasi mangrove.

Restorasi mangrove di Desa Kembung Luar, bimbingan dari YKAN telah berjalan delapan bulan lebih, perkembangan kegiatan ini pun terus dipantau dari Tim YKAN dengan melakukan monitoring dan evaluasi selama tiga kali dalam satu tahun.

Keberadaan YKAN ini, tentu menjadi dayung bersambut bagi Pemerintah Desa Kembung Luar, karena memiliki visi dan misi yang sama, yaitu dalam upaya merestorasi, melindungi, menjaga dan melestarikan lingkungan mangrove.

“Kami Pemerintah Desa Kembung Luar menyambut baik serta mengapresiasi kepada Tim YKAN telah membantu desa kami, untuk menjaga lingkungan terutama pada kegiatan restorasi mangrove, kami sangat bersyukur dengan keberadaan YKAN di desa kami. Kami lihat YKAN ini tidak hanya membimbing kami untuk melestarikan lingkungan mangrove, tetapi dengan keberadaan YKAN juga telah membantu perekonomian masyarakat kami. Terima kasih kepada Direktur dan Tim YKAN telah memilih desa kami, sebagai tempat kegiatan restorasi mangrove,” ungkap Kades Kembung Luar Jamaludin, saat monitoring dan evaluasi kegiatan restorasi mangrove, Rabu 9 September 2025, di aula Desa Kembung Luar.

Kades berharap, bimbingan YKAN ini dapat terus berlanjut hingga kami bisa mewujudkan mimpi kami menjadi desa objek wisata mangrove nasional.

“Sebagai bentuk wujud komitmen dan dukungan kami kepada YKAN pada kegiatan restorasi mangrove ini, kami pemerintah desa, telah memasukkan kegiatan ini kedalam RPJMDes. Kita berharap niat baik YKAN ini harus kita dukung penuh, demi menjaga lingkungan hutan mangrove yang ada di Desa Kembung Luar. Kami sadar bahwa mangrove sangat penting bagi kami, karena kami berada di wilayah pesisir pantai,” tutupnya.

Sementara Direktur YKAN Herlina Hartanto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kembung Luar dan masyarakat yang telah menyambut baik keberadaan YKAN, pada kegiatan restorasi mangrove.

“Keberadaan YKAN disini sebenarnya, memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat supaya sadar pentingnya menjaga dan pelestarian lingkungan hutan mangrove ini. Kami akan membantu mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat disini untuk memajukan desanya yang lebih baik. Terutama pada kegiatan pelestarian lingkungan mangrove. Karena kami yakin masyarakat di wilayah pesisir, indentitasnya adalah mangrove sebagai sumber pendapatan ekonomi. Untuk itu, mari kita bersama-sama membangun mimpi ini dengan kerjasama dan solid,”ungkapnya.

Herlina juga mengungkap bahwa wilayah lahan Desa Kembung Luar ini, sangat berpotensi dan cocok untuk direstorasi dengan penanaman berbagai jenis pohon mangrove. Sehingga kedepannya bisa menjadi inspirasi bagi desa yang lain.

“Kami yakin, jika ini dilakukan secara bersama, solid dan tekun, yang awalnya tidak ada apa-apanya, kedepan akan menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat, kuncinya ada pada warga disini. Kami YKAN siap membantu serta membimbing. Namun kami tidak selamanya bisa membimbing bapak/ibu disini, karena kami juga memiliki keterbatasan waktu. Untuk itu manfaatkan lah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,”ujarnya.***(imam/hm)

Wakil Ketua DPRD Riau Bersama Forkopimda Tanam Pohon Serentak di Rutan

Wakil Ketua DPRD Riau Tanam Pohon Serentak di Rutan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan, hadiri kegiatan Ketahanan Pangan dan Penanaman Pohon Kelapa Serentak Se-Indonesia, Selasa (9/9/2025).

Wakil Ketua DPRD Riau Tanam Pohon Serentak di Rutan

Acara yang dipusatkan di Lahan Ketahanan Pangan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru ini juga diikuti oleh Forkopimda Provinsi Riau.

Penanaman pohon kelapa tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden di bidang pangan. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa kemandirian pangan merupakan pilar penting dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan bangsa.

Selain penanaman, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi produktif berbasis kelapa yang dapat diintegrasikan dengan UMKM, pendaftaran hak paten, hingga sertifikasi halal produk.

Gerakan ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha produktif bagi masyarakat, pesantren, serta warga binaan pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Wakil Ketua DPRD Riau Tanam Pohon Serentak di Rutan

Melalui kegiatan ini, Parisman Ihwan menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional ketahanan pangan.

“Dengan adanya penanaman pohon kelapa ini, semoga ketahanan pangan di Riau dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.*(Galeri)