Beranda blog Halaman 768

Walikota Pekanbaru Raih TOP Pembina BUMD Award 2021

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T.,M.T meraih TOP Pembina BUMD dalam BUMD Award 2021. Sesuai dengan apa yang di bacakan oleh ketua Tim Penilai Top BUMD Award 2021 Prof Dr Djohermansyah Johan, penghargan tersebut diberikan karena Walikota Pekanbaru ini berhasil mengembangkan peran BUMD dalam hal ini Bank Pembangunan Rakyat (BPR) Pekanbaru serta perannya terutama dimasa pandemi Covid-19 ini.

Dalam sambutannya di hari penghargaan yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (10/9), Menteri BUMN RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya sinergi BUMN dan BUMD guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. BUMD merupakan tulang punggung daerah dan sudah seharusnya menjadi penggerak ekonomi daerah. Dan setelah terdampak Covid-19 kini, ekonomi Indonesia dalam tahap pemulihan dimana 10 dari 34 Provinsi di Indonesia, Kota Pekanbaru salah satu daerah yang sudah mencatat pertumbuhan positif.

“Usaha dan inisiatif dari pusat, tak cukup. Perlu keterlibatan pemda yang tentu lebih paham karakteristik daerahnya. Dan dalam hal itu, peran BUMD penting untuk jadi mitra serta menaikkan aktivitas usaha di daerah,” ujarnya.

Adapun prioritas kriteria penghargaaan Top BUMD, tambah Erick Thohir, lebih pada orientasi inovasi dan inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui kontribusi BUMD dalam membangunan daerah. Dan Top BUMD menilai bahwa kepala daerah telah berhasil dalam berinovasi serta berkolaborasi dalam mengembangkannya.

Pada malam anugerah tersebut, bukan hanya Walikota Pekanbaru secara pribadi mendapatkan penghargaan, namun juga Dirut BPR Pekanbaru serta PT BPR Pekanbaru juga mendapatkan gelar sebagai TOP BUMD dengan label 4 star yang diterima langsung oleh Sekdako Pekanbaru H.M.Jamil, S.Ag., M.Ag., MSi.

“Alhamdulillah, di umurnya yang ke-14 tahun BPR berhasil meraih penghargaan nasional. Kita akui, selama 12 tahun ini BPR mengalami kerugian terus. Justru di masa pandemi covid ini, BPR mampu bangkit dan mengharumkan nama Pekanbaru di kancah nasional,” terang WaliKota Pekanbaru Dr. H. Firdaus,S.T.,M.T.

Walikota berkeinginan, agar BUMD Pekanbaru mampu menggerakan perekonomian di Indonesia. Hal ini berguna untuk memulihkan perekonomian di Pekanbaru pada masa pandemi covid-19.

Menteri Dalam Negeri, M Tito Karnavian juga mengapresiasi upaya Pemda dan BUMD yang telah berupaya dengan cepat melakukan langkah mengatasi Covid-19. Upaya tersebut telah berlangsung dalam hal perlindungan ekonomi dan kesehatan.

“Sinergi yang saling menguntungkan antara BPD dan BPR, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembiayaan UMKM di daerah. Mereka tidak perlu bersaing antar-sesama BUMD, namun justru bersinergi untuk saling menguatkan. Selain itu, BPD juga harus mendukung pengembangan bisnis BUMD-BUMD sektor lainnya,” kata Tito dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Balitbang Kemendagri Agus Fathoni.***(PG/an)

Sandiaga Uno Kagumi Pesona Puncak Kompe Kampar Riau

Kampar(SegmenNews.com) – Kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno, di Desa Wisata Koto Masjid, Kabupaten Kampar, Riau memberikan berkah tersendiri bagi Riau. Pasalnya desa yang dijuluki Kampung Patin itu, masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Lantaran anugerah itu, Gubernur Riau, Syamsuar dan  Bupati Kampar Catur Sugeng menerima penghargaan sebagai pembina desa wisata dari Menparekraf, saat acara ADWI 2021 berlangsung di Puncak Kompe, Kabupaten Kampar, Riau, pada Minggu (12/9/2021).

“Ini ada 1.831 desa wisata yang mendaftar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Hari ini Alhamdulillah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau masuk 50 Desa wisata terbaik. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional. Saya berharap agar bisa membuka niat masyarakat untuk mencintai wisata lokal khususnya yang ada di Riau,” ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut, saat meninjau pesona pemandangan Puncak Kompe, Sandiaga mengajak seluruh wisatawan untuk menikmati indahnya Puncak Kompe.

Ia bersama Gubernur Riau, Syamsuar, dan Bupati Kampar Catur Sugeng, mengagumi indahnya pulau-pulau kecil di atas hamparan danau yang mirip Raja Ampat di Papua.

“Mari kita cintai destinasi-destinasi wisata kita, termasuk di Riau. Tidak perlu keluar negeri karena kalau kangen Raja Ampat bisa ke Kampar,” ajak Sandi.
Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar, merasa bahagia dengan ditetapkannya Desa Koto Wisata Masjid masuk dalam ajang ADWI 2021, setelah bersaing dengan ribuan desa dari 34 provinsi di Indonesia.

Gubernur Riau menyebut  tidak hanya di Desa Wisata Koto Masjid wisata alam bisa dikunjungi. Namun, masih banyak wisata alam lainnya yang ada di Riau yang indah memesona.

“Kami bahagia sekali dengan hadirnya Menparekraf yang bisa melihat objek wisata di Riau secara langsung. Ini sangat luar biasa, anak putra yang lahir Riau bisa mempromosikan wisata di kampungnya. Di Kampar, banyak wisata yang indah termasuk Sungai Subayang dan Kami berharap dukungan Menteri. Desa wisata ini, bisa menarik wisatawan dalam negeri dan manca negara,” tandas Syamsuar.***(chir/mc)

Proyek Strategis Nasional PLTA Asahan 3 di Sumatera Utara Kejar Target, 1.500 Pekerja PLN Jalani Vaksinasi

Medan(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus berkomitmen mendukung penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dan memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerjanya. Hal ini diwujudkan dengan dengan agenda vaksinasi massal bagi pekerja di PLN UPP Sumbagut 4, berkolaborasi dengan Kodim 0208/Asahan.

Kegiatan vaksinasi itu dilakukan secara bertahap dengan penerapan protokol kesehatan kepada sekitar 1.500 pekerja di lingkungan proyek PLTA Asahan 3 berkapasitas 2 x 87 Mega Watt (MW). Para pekerja berasal dari pegawai PT PLN (Persero), konsultan Nippon Koei and Associate, Shimizu-Adhi Karya Joint Operation, PT Andritz Hydro serta pekerja dari pelaksana pekerjaan yang lainnya.

Manager PT PLN (Persero) UPP Sumbagut 4 Proyek PLTA Asahan 3, Agil Darmawan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan vaksinasi sebelumnya bersama dengan Polres Toba sebanyak 300 dosis.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya dukungan pencapaian target penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTA Asahan 3, sekaligus percepatan program vaksinasi dalam mencapai _herd immunity_ yang dicanangkan Pemerintah,” ujar Agil.

Agil pun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Kodim 0208/Asahan. Dalam tahapan kali ini pihaknya melakukan vaksinasi sebanyak 300 dosis dengan dukungan tenaga kesehatan dari Puskesmas Aek Songsongan.

Pihaknya menambahkan, vaksinasi ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lokasi pekerjaan proyek serta desa-desa di sekitar proyek PLTA Asahan 3. Dengan demikian stabilitas operasional proyek diharapkan dapat tetap terjaga dan diselesaikan sesuai target pada 2024 mendatang.

Menimpali hal itu, Dandim/0208 Asahan, Letkol Inf Sri Marantika Beruh, S.Sos menegaskan dukungan TNI yang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan program vaksinasi.

“Dengan begitu diharapkan dapat mempercepat penanggulangan Covid-19, serta memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut. Pelaksanaan ini terus berlanjut dan akan kita kejar melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, agar _herd immunity_ cepat terbentuk,” ungkapnya. ***(Chir/rls)

Bupati Wardan Lepas Atlet Asal Inhil

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Minggu (12/09/2021) Bupati Inhil H.M.Wardan yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata pemuda dan Olahraga Kab.Inhil, Ketua Koni Kab.Inhil Serta Ketua Koni Provinsi Riau dan jajaran berkesempatan Melepas Atlet Riau asal Indragiri Hilir dalam Rangka PON XX Papua di Kantor KONI Jl.Gajah Mada Pekanbaru.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan diselenggarakan pada tanggal 2-15 Oktober 2021 di Papua ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, agar seluruh kontingen PON XX hingga masyarakat di lokasi pertandingan divaksin sebelum pelaksanaan pertandingan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam PON XX aman.

Untuk diketahui, Kabupaten Inhil mengirimkan 5 atlet untuk mewakili Kontingen Provinsi Riau. Adapun lima orang atlet asal Inhil yaitu; Vega untuk Cabor Karate, Febi dan Khairul untuk Cabor Takraw, Agung di Cabor Senam serta Fitri di Cabor Panjat Tebing.

Pada kesempatan tersebut bupati juga memberikan santunan kepada para atlet asal Inhil yang mengikuti PON XX di Papua.

Dalam sambutannya, Bupati HM.Wardan mengharapkan kepada seluruh atlet untuk selalu menjaga kesehatan dan Provinsi Riau. Karena begitu besar pengharapan dipundak para atlet.

“Anak-anak ku, Bapak ingatkan untuk selalu jaga kesehatan dan nama baik Provinsi Riau khususnya Kabupaten Indragiri Hilir. Karena, begitu besar pengharapan yang terpikul dipundak kalian, tak menutup kemungkinan nanti nya kalian akan mewakili Indonesia dalam Event Event yang lebih tinggi lagi”, Demikian ujar Bupati Inhil H.M.Wardan.

Senada dengan Ketua KONI Riau, Bupati HM.Wardan juga mengatakan bahwa untuk menjadi atlet yang Profesional membutuhkan waktu yang lama dan melalui penempaan pelatihan yang intensif serta perencanaan yang terstruktur dan matang.

Terakhir beliau mengucapkan terima kasih juga kepada pelatih yang sudah melakukan penggemblengan kepada atlet dan diharapkan nantinya kembali dengan membawa prestasi yang gemilang untuk Provinsi Riau.***(ndi)

Terus bertambah, PLN Selesaikan 1.043 Sertifikat Aset 4 Provinsi di Sumatera

Terus bertambah, PLN Selesaikan 1.043 Sertifikat Aset 4 Provinsi di Sumatera

Padang(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus melakukan pengamanan aset tanah secara nasional. Bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta supervisi KPK RI, upaya pengamanan ini dilakukan untuk untuk menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur kelistrikan di masa depan.

Jumlah tanah yang telah bersertifikat di Sumatera pun menunjukkan perkembangan yang baik. Hingga Agustus, total sertifikat tanah yang berhasil diselesaikan dari sinergi PLN dan BPN di empat provinsi di Pulau Sumatera mencapai 1.043 persil tanah. Empat provinsi tersebut antara lain Riau, Jambi, Bengkulu serta Sumatera Barat.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan Muhammad Ikbal Nur PLN, menjelaskan wilayah Sumatera sendiri mengambil porsi cukup besar dalam konsumsi listrik, terutama sektor industri dan bisnis.

“PLN berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur ketenagalistrikan untuk bisa mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Ikbal.

Ikbal menyebut pihaknya terus memperhatikan perkembangan kebutuhan masyarakat termasuk di Sumatera. Khusus untuk Sumatera Barat pihaknya menyebut konsumsi listrik sektor bisnis dan industri mencapai 58,46 persen dari total konsumsi energi listrik. Sedangkan Bengkulu mencapai 21 persen. Untuk Jambi sebesar 26,61 persen dan untuk Riau sebesar 33,5 persen.

Oleh karena itu, menurut Ikbal untuk memenuhi kebutuhan energi tersebut serta upaya meningkatkan keandalan pasokannya PLN perlu aset tanah untuk sarana kelistrikan tersebut.

“Disinilah kami harapkan dukungan penuh BPN dan KPK dalam upaya memenuhi aspek legal aset tanah untuk prasarana yang kami bangun tersebut,” ujar Ikbal.

Ikbal merinci, khusus untuk di Sumatera Barat target sertifikat tahun 2021 adalah sebanyak 830 persil. Pada periode Januari sampai dengan Agustus tahun 2021 ini, telah terbit 345 sertifikat.

Sedangkan di wilayah Provinsi Jambi, PLN menargetkan sertifikat tanah sebanyak 439 persil pada 2021. Sepanjang Januari – Agustus tahun 2021 ini, telah terbit 202 sertifikat tanah PLN.

Khusus Provinsi Riau, PLN menargetkan sebanyak 1.434 persil tanah agar dapat memiliki sertifikat. Dari target tersebut, hingga Agustus sudah ada 429 sertifikat tanah yang berhasil diamankan oleh PLN.

Sementara itu, untuk provinsi Bengkulu target sertifikat tanah pada 2021 adalah 432 persil tanah. Sementara sampai dengan Agustus baru 67 persil tanah telah mendapatkan sertipikat.

Ikbal pun menyebut, dengan koordinasi dan sinergitas antara PLN dan BPN dibawah supervisi KPK, ditargetkan pada akhir tahun 2023 nanti, aset PLN secara nasional telah 100 persen bersertifikat.

“Secara nominal, aset tanah PLN di seluruh wilayah yang diselamatkan melalui program sertifikat tanah sampai hari ini sudah mencapai kurang lebih 5 triliun rupiah,” sebutnya.

Kepala Satgas Direktorat Koordinasi & Supervisi Wilayah I KPK Arief Nurcahyo juga menjelaskan langkah yang dilakukan PLN merupakan langkah strategis untuk bisa mengamankan aset negara. Memang, tak bisa dipungkiri kata Arief ada banyak tantangan dalam memenuhi target ini.

“Namun perlu ada kerjasama semua pihak untuk bisa mencapai target tersebut,” tambah Arief.

Kepala BPN Kanwil Provinsi Sumatera Barat, Saiful mendukung penuh rencana PLN dalam mengamankan aset negara ini. Bahkan kata Saiful BPN Sumatera Barat bergerak aktif dengan langsung menjemput bola berkas berkas yang dibutuhkan.

“Kami jemput bola juga ke PLN agar semua target yang kita canangkan bersama bisa tercapai,” ujar Saiful.***(chir/rls)

[VIDEO] Rintihan Gajah di HTI PT.Arar Abadi, BBKSDA Bergerak Cepat

[VIDEO GAJAH]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Seekor dilaporkan sering merintih kesakitan di kawasan HTI PT.Arara Abadi Duri2, Desa Koto Pait, Kecamatan Bengkalis. Balai Besar KSDA Riau bergerak cepat menyelamatkan gajah.

Diperkirakan Gajah tersebut adalah Gajah dari kelompok Giam Siak Kecil yang terpantau dan dilakukan pengamatan oleh Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau bersama PT Arara Abadi pada 3 Juli 2021.

Dijelaskan Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono melalui rilis yang diterima segmennews.com, saat itu dilaporkan, bahwa sekitar 10 ekor Gajah terlihat menemani dan menjaga 1 ekor Gajah dewasa yang terluka dan lambat berjalan serta sering mengeluarkan suara rintihan keras.

Secara umum, kondisi Gajah saat itu terlihat bagus, masih bisa berjalan dan makan dengan baik. Namun setelah kejadian itu, kelompok Gajah tersebut tidak terpantau lagi.

Setelah menerima laporan adanya Gajah sakit tersebut akhirnya pada 7 September 2021, Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau, Vesswick, Tim penanganan konflik PT. Arara Abadi dan RSF dengan dipimpin langsung Kepala SKW III, MB Hutajulu segera diturun untuk melakukan pengobatan.

Posisi Gajah terakhir saat akan dilakukan pengobatan adalah di Desa Tasik Serai Timur, Kab. Bengkalis. Pengobatan terhadap Gajah tersebut akhirnya dapat dilakukan pada tanggal 8 September 2021, dengan melewati segala rintangan medan dan kondisi alam yang berat saat mengikuti Gajah karena hujan lebat yang mengguyur sejak subuh.

Seaca umum, hasil pengobatan Gajah sakit adalah sebagai berikut :

Betina Dewasa, Umur sekitar 40 tahun, Kondisi cukup baik, angka Body Condition Index (BCI) sekitar 7,5 (sedang menuju gemuk). Berdasarkan observasi terdapat pembengkakan di bagian tulang femur kaki kanan belakang, hal itu bisa disebabkan oleh trauma yang terjadi pada bagian tersebut, sehingga dapat menyebabkan pembengkakan diarea tulang. Penentuan diagnosa yang tepat tidak dapat dilakukan, dikarenakan kondisi lapangan, dan fasilitas yang belum memadai.

Perawatan yang diberikan berupa obat anti nyeri, analgesik dan antepereutik, dan diberikan juga antibiotik serta obat obatan suportif.

Setelah selesai pengobatan, Gajah kemudian langsung di sadarkan kembali dan bebas kembali ke alam liarnya. Untuk tetap dilakukan pemantauan bersama.***(BBKSDA Riau)

Menerjang Ombak Demi Melistriki Kepulauan Masaloka Raya

Menerjang Ombak Demi Melistriki Kepulauan Masaloka Raya

Bombana(SegmenNews.com)- Debur ombak lautan menemani perjalanan petugas PLN menuju Kepulauan Masaloka Raya di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Perjalanan 4 jam menempuh jarak 163 Km dari Kota Kendari hingga Pantai Tanjung Tabako harus dilalui.

Tak sampai di situ, perjalanan masih harus melaju sekitar 25 menit dengan menggunakan kapal kayu. Di tengah ombak menuju Kepulauan Masaloka Raya, dedikasi PLN untuk menerangi negeri semakin terasa.

Ini satu dari sekian banyak kisah insan PLN yang berjuang menghadirkan kelistrikan ke daerah-daerah pelosok negeri. Seperti kepulauan yang merupakan bagian dari kecamatan di Bombana ini.

“Meski sulit dan menantang, tapi ini sudah menjadi komitmen kami untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok tanah air. Dengan kolaborasi, tentu lokasi-lokasi terpencil bisa menjadi lebih mudah dan capaian 100 persen elektrifikasi bisa segera tercapai,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar), Awaluddin Hafid.

Awaluddin mengisahkan bagaimana pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bombana, berhasil menghadirkan listrik ke 5 desa di Kepulauan Masaloka Raya. Adapun lima desa tersebut antara lain Desa Masaloka Timur, Desa Masaloka, Desa Masaloka Barat, Desa Batu Lamburi, dan Desa Masaloka Selatan.

Semua desa ini berada dalam satu kepulauan yang memiliki luas 2,66 km persegi atau sekitar 0,08 dari luas wilayah Bombana. Wilayahnya berbatasan dengan laut Kendari di sisi utara serta selat Tiworo di sisi timur dan laut Kabaena di sisi Selatan.

Perjuangan insan PLN ini tentu saja tidak sia-sia. Berkat dedikasi mereka, kini sebanyak 770 rumah tangga di wilayah itu bisa menikmati listrik PLN yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. Termasuk mendukung kegiatan mereka yang mengandalkan hidup sebagai nelayan dari laut.

“Kami berharap seluruh masyarakat bisa mendaftar sebagai pelanggan dan segera bisa menikmati listrik dari PLN,” harap Awaluddin.

Pasokan listrik di Kepulauan Masaloka Raya sendiri tersambung dengan kelistrikan Kabupaten Bombana melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2×271 ms (meter sirkuit). Jaringan ini membentang di atas selat Masaloka dan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bombana serta diserahkan operasinya kepada PLN. Skema kolaborasi yang diharapkan juga jadi model kerja sama PLN dengan pemerintah daerah lain untuk mempercepat misi kelistrikan di daerah terpencil.

Selain itu, untuk melistriki 5 desa tersebut, PLN juga telah selesai membangun beberapa infrastruktur kelistrikan di Kepulauan Masaloka Raya, antara lain JTM sepanjang 7,39 kms (kilometer sirkuit) dan 6,03 Kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR) serta 4 Gardu Distribusi dengan total kapasitas 250 kVA (kiloVolt Ampere). Untuk membangun infrastruktur tersebut, PLN mengeluarkan biaya investasi yang mencapai Rp 3 miliar.

Hadirnya listrik di Kepulauan Masaloka Raya kini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan menggerakan roda ekonomi masyarakat Kepulauan Masaloka Raya yang sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai nelayan.

Bupati Bombana H. Tafdil, yang hadir mewakili masyarakat Masaloka Raya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama dengan PLN. Ia berharap kehadiran listrik akan mendukung usaha warga dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga dengan hadirnya listrik, masyarakat di Masaloka Raya dapat mengembangkan usahanya sehingga ekonomi dapat meningkat,” tuturnya.***(Chie/rl)

Gunakan Listrik untuk Rekayasa Sinar Matahari, Hasil Panen Petani Buah Naga Naik 2,5 Kali Lipat

Banda Aceh(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Tanah Air melalui program Electrifying Agriculture. Dengan memanfaatkan listrik sebagai Rekayasa Sinar Matahari di malam hari, petani buah naga di Lhokseumawe, Aceh berhasil meningkatkan hasil panen hingga 2,5 kali lipat menjadi 500 kilogram (Kg).

Untuk mendukung para petani, PLN memberikan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dengan bantuan ini, para petani bisa melakukan perubahan daya dari 900 VA menjadi 4.400 VA untuk mencukupi kebutuhan listrik pertaniannya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh, Abdul Mukhlis berharap bantuan ini bisa meningkatkan kesejahteraan para petani, terutama di kala pandemi Covid-19 yang belum mereda.

“Ini merupakan program bantuan untuk petani buah naga Bang Tani Jaya dan juga merupakan pemanfaatan teknologi Electrifying Agriculture untuk meningkatkan produktivitas pertanian khusus buah naga,” ujar Abdul.

Para petani mengapresiasi PLN. Wujud bantuan itu dinilai sangat tepat, sebab dampak penerapan Electrifying Agriculture langsung terasa.

“Saya berterima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan yang mana sangat bermanfaat sekali bagi kami sebagai petani buah naga,” kata M. Yani (40), salah satu petani buah naga yang mendapatkan bantuan program ini.

Petani di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Dua ini menyebut bahwa metode penyinaran lampu LED listrik di lahan miliknya berfungsi baik. Dengan luasan lahan 1.200 meter persegi, petani buah naga dapat meningkatkan produksi panen hingga 500 Kg tanpa harus menunggu musim panen buah naga. Sebelumnya tanpa penyinaran listrik PLN, petani hanya memperoleh 200 Kg sekali panen.

Yani menjelaskan buah naga merupakan buah yang tumbuh di daerah tropis. Sehingga dukungan penyinaran lampu di malam hari sangat berguna untuk menjaga suhu di sekitar kebun tetap terjaga. Selain itu, dengan penyinaran juga dapat menghindarkan buah naga dari serangan serangga maupun hama buah lainnya.

Yani menyebut bahwa nantinya kebun buah naga yang memakai program Electrifying Agriculture ini akan dikembangkan untuk mendukung perekonomian petani dan warga sekitar.

“Kebun buah naga ini nantinya juga sebagai tempat edukasi para petani buah naga yang ada di kota Lhokseumawe, maupun tempat agrowisata kebun naga,” katanya.

Selain di Lhokseumawe, PLN juga menyerahkan bantuan dua unit Rumah Tanam (Green House) untuk tanaman Tomat Cherry serta Food Dehydrator kepada pengelola @KEBUNMint di Desa Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Sementara di Kota Langsa, PLN menyalurkan pompa air bagi kelompok tani di Desa Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur yang kesulitan dengan irigasi karena topografi sumber air tersebut rendah.***(man/rl)

Ratusan Anggota Koperasi PSKB Unjukrasa di Korwil Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja

Rohul(SegmenNews.com)- Ratusan anggota Koperasi Petani Sawit Karya Bakti (PSKB) Dusun III Mompa, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara berunjuk rasa di halaman Korwil Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja, Jum’at (10/9/2021).

Aksi ini ditengahi oleh Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjidto S.I.K yang diwakili Wakapolres Adi bersama personilnya, Jumat (10/9/2021) pagi.

Setelah perundingan Wakapolres Rohul Adi dengan anggota koperasi PSKB yang diketuai Sah Bela Dalimunthe. Disampaikan beberapa tuntutan yakni:

1. Kembalikan Kerugian Anggota Koperasi
2. Total Kerugian Anggota Rp. 129.168.000.000
3. Kembalikan Hak dan tanah kami seluas 4000 hektar
4. Adanya Dua pimpinan koperasi PSKB, kepemimpinan yang lama Rijal Dalimunthe dan kepemimpinan yang baru Sah Bela Dalimunthe.
5. Kepalitan data anggota
6. Meminta kedinas koperasi Rohul untuk mengesahkan dan mencatatkan kepengurusan koperasi PSKB

Dikarenakan pandemi covid 19, maka pihak kepolisian Rohul beri instruksi ke ratusan anggota yang hadir berunjuk rasa untuk membubarkan diri yakni untuk mengikuti protokol kesehatan. Sehingga dilakukan mediasi dengan pihak PT Torganda dengan 5 orang perwakilan anggota PSKB dari kubu Sah Bela Dalimunthe.

Mediasi yang dilakukan di PT.Torganda tersebut berjalan dengan sangat aman tanpa anarkis dengan adanya tanya jawab antara kedua belah pihak dari pihak Sah Bela Dalimunthe kepihak PT. Torganda sendiri yang dihadiri Manager Aston Sihar Sitorus bersama humasnya Sariman Siregar.

Ketua terpilih Sah Bela Dalimunthe yang diwakili ketua panitia Irwan Dalimunthe mengatakan langkah pertama ini bertemunya dengan pihak Sah Bela Dalimunthe Ketua terpilih yang diangkat oleh masyarakat dengan Rijal CS sebagai kepemimpinan yang lama beserta pimpinan perusahaan PT Torganda.

” Tuntutan kami yang sudah kami sebutkan tadi harus segera diselesaikan semuanya dan kami dipertemukan dengan Rijal CS sehingga permasalahan bisa terselesaikan dan menjadi jelas,” harap Irwan.

Dijelaskan Irwan bahwa dasar kepala dinas koperasi menolak ARB karena jumlah anggota yang tercatat oleh kepala dinas sebanyak 975. Jadi sebagai panitia ARB ia menolak sebab data yang dipegang diserahkan keperusahaan dan pembayaran pajak 598 jadi sesuai dengan jumlah 598 RW kita sudah sah.

” Bahkan data anggota yang 598 orang tersebut tercatat dalam SK bupati yang diterbitkan dalam pendirian koperasi waktu itu,” ungkapnya.

Disebutkan nya lagi pihak perusahaan PT Torganda memberikan waktu untuk mediasi yang kedua sekitar satu Minggu lagi.

Manager PT Torganda, Aston Sihar Sitorus mendampingi Humasnya Sariman Siregar mengatakan untuk persoalan nya secara utuh tentu perlu kami pelajari yang jelas kita ketahui ini persoalan internal koperasi, maka yang lebih tau itu adalah pihak koperasi.

” Pihak manajemen hari ini hanya berpandu kepada kesepakatan sudah pernah dibangun antara koperasi dan pihak manajemen, untuk itu persoalan Internal koperasi tentu perusahaan tidak perlu masuk kedalam itu dan tidak boleh masuk kedalam itu,” ungkap Sariman.

Menanggapi kepalitan data anggota, Sariman menuturkan ia tidak dapat menjawab secara pasti tetapi yang jelas pihak perusahaan akan memenuhi apa-apa yang terjanjikan baik daftar anggota, pengurus yang menjadi pihak yang berkompeten dalam kepengurusan, sepanjang belum adanya perubahan-perubahan yang memenuhi syarat-syarat aturan maka perusahaan masih mengacu pada itu tentang jumlah sudah tercatat di notaris.(fit)

PLN Bedah Rumah Warga Pakai FABA, Hemat Biaya hingga 40 Persen

PLN Bedah Rumah Warga Pakai FABA, Hemat Biaya hingga 40 Persen

Ende(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) menggelar bedah rumah bagi warga Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memanfaatkan _Fly Ash Bottom Ash_ (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko menuturkan, program bedah rumah di Ende ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN. Perseroan mengalokasikan dana Rp 140 juta untuk membangun 7 unit rumah layak huni dengan tipe 35m2 bagi warga Ende.

“Yang unik dari program ini adalah PLN memakai bahan baku pembangunan rumah tersebut menggunakan FABA sebagai salah satu prinsip _circular economy_,” terang Jatmiko.

Jatmiko menuturkan, pemanfaatan FABA yang disulap jadi bata _intelock_ untuk mendukung program bedah rumah ini dapat menghemat biaya hingga 40 persen.  Bata _interlock_ yang digunakan tersebut merupakan hasil olahan warga Ende yang mendapatkan pelatihan dari PLN.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari serangkaian  pemanfaatan FABA yang dimulai dari _training for trainer_ sejak Oktober 2020 lalu yang dilanjutkan MoU bersama _stakeholder_ terkait.

“Salah satu tujuan dari pemanfaatan FABA yaitu untuk meningkatkan kompetensi generasi muda Indonesia dengan melibatkan kelompok masyarakat dalam dunia usaha penciptaan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui pemanfaatan produk FABA seperti bata _interlock, paving blok_, dan bahan bangunan konstruksi,” papar dia.

Jatmiko pun menjelaskan, inovasi pemanfaatan FABA ini sudah berjalan sejak satu tahun. Harapannya dengan pemanfaatan FABA ini bisa memberikan dampak lebih kepada masyarakat.

“Semoga dengan Pemanfaatan produk FABA ini tercipta kehidupan masyarakat yang lebih baik dan dinikmati masyarakat lebih banyak.” tutur Jatmiko.

Bupati Ende Djafar H. Achmad mengapresiasi PLN yang telah mencanangkan  program ini. Program yang diberi nama _Bedah Rumah_ ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dan sinergi dengan Pemda Kabupaten Ende dan Keuskupan Agung Ende dilandasi dengan semangat gotong royong.

“Ende sebagai kota Pancasila, telah mewujudkan inovasi yang bermanfaat dan membangun masyarakat melalui pemanfaatan FABA yang dapat menghemat biaya 40 persen untuk pembangunan daerah,” ujar Djafar.

Djafar mengatakan, inovasi pemanfaatan FABA untuk pemberdayaan daerah menumbuhkan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dalam pengelolaan FABA dalam menciptakan lapangan kerja baru dan ini sejalan dengan salah satu program unggulan Pemda Ende yang selaras yaitu, Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kabupaten Ende siap untuk menjadi _pilot project_ nasional dan bersinergi dengan daerah-daerah lain dalam pengembangan inovasi tersebut. Terima kasih atas semangat dan kerja keras PLN untuk terus memberi manfaat lebih lagi, dari aktivitas pelayanan dalam memastikan ketersediaan listrik bagi masyarakat di tengah pandemi,” ujar Djafar.

Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota mendukung langkah yang dilakukan PLN dalam pemanfaatan FABA dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Saya berpikir ini aksi kemanusiaan dan suatu yang mulia. Saya menyatakan dukungan saya sebagai pimpinan umat dan mendukung bagi masyarakat kurang mampu dengan memanfaatkan produk FABA untuk jangka panjang,” ujar Vincentius.

Salah satu penerima manfaat Maria Theresia Sensi Warga Bhoanawa, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT yang berprofesi sebagai guru honorer SD Inpres Bhoanawa 1 mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN.

“Hari ini saya terharu karena mendapatkan bantuan bedah rumah yang dibangun dari awal oleh PLN dan keuskupan Agung yang terus mendukung, semoga kedepannya ada lagi yang merasakan hal yang sama seperti saya. Terima kasih PLN,” ujar Sensi.***(rls)