Komisi III Ungkap Peran Alfamart Terhadap UMKM Lokal

Komisi III Ungkap Peran Alfamart terhadap UMKM Lokal

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis mengharapkan kehadiran Alfamart mampu memberikan peran terhadap pelaku UMKM lokal kepada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk di Pekanbaru.

Laurensius Tampubolon selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis menyampaikan dampak UMKM di lingkungan Kabupaten Bengkalis setelah hadirnya Alfamart.

Tidak hanya itu, Wakil Ketua Surya Budiman juga mengatakan sebagaimana diketahui bersama bahwa di Kabupaten Bengkalis telah banyak berdiri Alfamart, sampai saat ini sejauh mana kebijakan Alfamart dalam mendukung produk lokal karena ia dan anggota dewan lainnya berharap kebijakan Alfamart bisa mendukung produk-produk lokal yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Zian selaku Merchandising Manager menjelaskan ada beberapa Alfamart yang mendukung UMKM lokal seperti yang direkomendasikan oleh Dinas Perindag Provinsi Riau, sedangkan di Kabupaten Bengkalis belum ada usulan yang masuk terhadap kerjasama UMKM dengan Alfamart.

“Kami siap menerima usulan yang disampaikan kepada kami sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan, juga rasa dan kemasan yang berbeda dengan produk yang telah kami terbitkan sebelumnya dimana usulan tersebut tetap harus melalui persetujuan pusat, Sudah berbadan hukum dan sudah berlabel Halal, kami bekerja sama dengan 312 warung yang ada di Kabupaten Bengkalis dimana barang yang dijual oleh warung tersebut barang konsumsi dari kami seperti sabun dan lainnya,” jelasnya baru-baru ini.

Surya Budiman sangat berharap kedepannya Alfamart bisa menyediakan satu etalase khusus untuk UMKM lokal, dalam hal Ini akan diajukan ke Disperindag Kabupaten Bengkalis supaya bisa meningkatkan lapangan pekerjaan dan membantu pelaku usaha UMKM.

“Untuk persyaratan kerjasama Alfamart tersebut untuk bisa di Share ke kami supaya Alfamart bisa menampilkan produk UMKM di Alfamart serta kami bisa menyampaikan ke pada pelaku usaha UMKM dalam pengurusan persyaratan dan dokumen yang harus disiapkan untuk kemitraan UMKM ke Alfamart,” ungkapnya.

Disamping itu, Horas Sitorus menyampaikan, “Dengan informasi yang kita dapatkan ini bisa membantu UMKM Kabupaten Bengkalis dalam mengembangkan UMKM-nya dengan mendata terlebih dahulu UMKM yang layak bermitra dengan Alfamart dengan melihat produk yang dipromosikan dan keaktifan UMKM karena tidak semua UMKM bisa memenuhi syarat tersebut.

Nani dari  team Alfamart bagian promosi juga menambahkan, di Tahun 2023 sulit untuk mencapai 10 usulan UMKM Kabupaten Bengkalis, namun usulan tidak bisa perorangan harus berkelompok dengan memiliki badan usaha.

“Kita mendorong masyarakat yang memiliki toko untuk bermitra dengan Alfamart dengan melihat keuntungan pemasokan barang dan sistem kita tidak bagi hasil namun mengikut hasil penjualan, apabila penjualan besar akan lebih besar keuntungan bagi mitra kerja,” jelasnya.

Diakhir pertemuan Laurensius Tampubolon mengucapkan terima kasih kepada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk di Pekanbaru yang telah memberikan penjelasan dan informasi terhadap kerjasama mitra Alfamart dan UMKM yang ada di Kabupaten Bengkalis, “Semoga apa yang telah disampaikan bisa membantu kami dalam menunjang UMKM Kabupaten Bengkalis yang lebih maju lagi kedepannya,” tutupnya.***(imam/hm)