Beranda blog Halaman 113

Rekrut Bintang Voli Amerika, Jakarta Electric PLN Optimis Hadapi Final Four PLN Mobile Proliga 2025

Rekrut Bintang Voli Amerika, Jakarta Electric PLN Optimis Hadapi Final Four PLN Mobile Proliga 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Jakarta Electric PLN resmi merekrut bintang voli asal Amerika Serikat (AS), Kelsey Robinson Cook, guna memperkuat skuad menghadapi babak Final Four PLN Mobile Proliga 2025.

Pemain kelahiran 25 Juni 1992 ini dikenal sebagai salah satu _outside hitter_ terbaik dunia. Kelsey merupakan langganan tim nasional voli putri AS sejak 2014 dan telah membawa timnya meraih sejumlah prestasi gemilang, seperti medali emas di Olimpiade Tokyo 2021, medali perak di Olimpiade Paris 2024, serta medali perunggu di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Kelsey memiliki pengalaman di sejumlah liga voli elite dunia, termasuk di Italia dan Turki. Pada 2025, ia memperkuat klub Atlanta yang berlaga di League One Volleyball (LOVB) Amerika Serikat. Penampilannya yang gemilang musim ini mengantarkannya meraih gelar _Most Valuable Player_ (MVP).

Ketua Umum Jakarta Electric PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menyatakan bahwa kehadiran Kelsey akan meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding tim di babak Final Four PLN Mobile Proliga 2025.

“Persaingan sektor putri di Proliga 2025 sangat ketat. Karena itu, kami melakukan evaluasi dan mendatangkan Kelsey untuk memperkuat tim,” ujar Arsyadany.

Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN, Chamnan Dokmai, turut menyambut positif kedatangan Kelsey. Ia yakin duet Kelsey dengan pemain asing lainnya, Polina Shemanova, akan menjadi kombinasi apik di lapangan.

“Kelsey punya kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang. Dengan kehadirannya, saya optimis tim ini akan tampil lebih solid di Final Four,” kata Chamnan.

Jakarta Electric PLN dijadwalkan memulai babak Final Four PLN Mobile Proliga 2025 menghadapi Jakarta Pertamina Enduro pada Kamis (17/4) dan Jakarta Popsivo Polwan pada Minggu (20/4) di GOR Jayabaya, Kediri, Jawa Timur.

Bagi pecinta voli yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, tiket _final four_ tersedia di aplikasi PLN Mobile. Dengan pembelian melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat bisa mendapatkan bonus voucher listrik sebesar Rp20.000.***(rl)

DPRD Riau Paripurna Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPJ

Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan pimpin rapat Paripurna

Pekanbaru(SegmenNews.com)- DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Paripurna dengan beberapa agenda, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (15/4/2025).

Penyerahan LKPJ

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau lainnya, yaitu Ahmad Tarmizi dan Budiman Lubis, serta dihadiri oleh perwakilan dari seluruh fraksi DPRD Riau, yaitu Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Soniwati beserta jajaran, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Jons Ade Nopendra beserta jajaran, Ketua Fraksi Partai Gerindra Ginda Burnama beserta jajaran.

Ketua Fraksi PKS Ayat Cahyadi beserta jajaran, Ketua Fraksi Partai Demokrat Dodi Saputra dan Sekretaris Fraksi Demokrat Manahara Napitupulu, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Farida H. Saad beserta jajaran, Anggota Fraksi PKB Siti Aisyah beserta jajaran, Ketua Fraksi PAN PLUS Diski, serta Sekretaris Fraksi PAN PLUS Fairuz.

Dari pihak Pemerintah Provinsi Riau, dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau M. Taufik Oesman Hamid, serta unsur Forkopimda Riau lainnya.

Agenda pertama rapat adalah penyampaian jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024, sekaligus pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

“Terima kasih kepada seluruh anggota fraksi DPRD Provinsi Riau atas pandangan umum yang telah disampaikan terhadap LKPJ Tahun 2024.

Ini adalah bentuk komitmen dan kesungguhan kita bersama dalam membangun Riau yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Gubernur Abdul Wahid.

Gubernur menegaskan bahwa LKPJ bukan sekedar laporan, tetapi juga menjadi catatan strategis dan bahan evaluasi penting dalam penyusunan program Pemerintah Provinsi Riau tahun 2025, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memerlukan sinergi optimal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).***(Galeri)

Bupati Bengkalis Rapat Bersama Gubernur Bahas Infrastruktur

Pekanbaru(SegmenNews.com) Bupati Bengkalis Kasmarni mengikuti Rapat Koordinasi bersama Gubernur Riau dan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau, di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Kamis (17/4/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Riau H. Abdul Wahid didampingi Pj. Sekda Provinsi Riau Taufik OH, dan Plt. Kepala Bappeda Provinsi Riau Purnama Irawansyah.

Rapat tersebut, membahas terkait permasalahan pada berbagai Daerah masing-masing, baik dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, pangan, dan lainnya. Rencananya, akan dibawa ke Kementerian untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

Adapun permasalahan yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis secara tertulis yakni terkait pembangunan yang sifatnya harus dibangun menggunakan Dana APBN.

Usulan dimaksud diantaranya, Jembatan Pulau Bengkalis – Pulau Sumatera, Pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat, Pengaman Pantai (Penanganan Abrasi).

Lalu Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Pulau Bengkalis, KEK Pulau Rupat; Akses Jalan Tanjung Kapal – Tanjung Medang dan Pembangunan Destinasi Wisata, pelaksanaan event tahunan dan lain-lain, Jalan Poros Duri – Sei Pakning (Menghubungkan Tol dengan Kawasan Industri Buruk Bakul/Bukit Bandar), Pemanfaatan dan Pembangunan SM Balai Raja sebagai Eco Park, Pembangunan TPA di Kecamatan Mandau serta Perubahan Status Jalan Lingkar Barat Duri menjadi Jalan Nasional.

Kabupaten Bengkalis telah menggelontorkan investasi besar untuk membangun Jalan Lingkar Barat Kota Duri, Tujuannya untuk mengurangi kemacetan dan menekan angka kecelakaan serta mengurangi potensi rusaknya jalan-jalan akibat kendaraan bertonase tinggi atau kelebihan muatan di dalam Kota Duri, yang lalu lintasnya sudah sangat padat.

Adapun usulan Pemkab Bengkalis dimaksud yakni Jalan Lingkar Barat diubah statusnya menjadi Jalan Nasional lalu Jalan Nasional yang lama di tengah kota (Jalan Hang Tuah) diturunkan statusnya menjadi jalan Kabupaten.

Dengan begitu, kendaraan-kendaraan besar seperti truk-truk besar tidak lagi masuk ke tengah Kota Duri, tapi melewati Jalan Lingkar Barat.

Harapannya, lewat usulan tersebut, Jalan Lingkar Barat Duri sepanjang 33 KM dapat ditukar dengan Jalan Duri-Minang (Jalan Lintas Sumatera Ruas Duri – Kandis) yang merupakan Jalan Nasional dengan Panjang lebih kurang 25 KM dari KM 11 Desa Air Kulim sampai Kelurahan Balai Raja (Berdekatan Pintu Tol).

Selain bidang infrastruktur, Kasmarni dalam forum tersebut juga mengajak Gubernur Riau untuk melakukan kunjungan ke Menteri Keuangan Republik Indonesia, guna berdiskusi terkait kepastian proses transfer dana pusat ke Daerah yang menjadi kendala dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Jadi mungkin Pak Gubernur, kita perlu melakukan konsolidasi ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk berdiskusi terkait kepastian proses dana pusat ke Daerah, karena saat ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak bisa hanya mengandalkan PAD karena yang di bangun terdapat 3 Pulau, diantaranya Pulau Sumatera yang terdiri dari 7 Kecamatan, Pulau Rupat 2 Kecamatan dan Pulau Bengkalis 2 Kecamatan, jadi kita sangat berharap dana transfer dari pusat ke Daerah,” ucap Kasmarni.

Selain itu, Kepala Daerah Bengkalis juga berharap Pemerintah Provinsi Riau, dapat mengalokasikan Bantuan Keuangan secara resmi hntuk pembangunan Kabupaten.

“Mudah-mudahan dibawah kepemimpinan Bapak H. Abdul Wahid hal tersebut dapat menjadi atensi, agar kami dapat mengusulkan alokasi Bantuan Keuangan dari Provinsi untuk Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Riau dalam arahannya, menyambut baik usulan-usulan yang disampaikan oleh Para Bupati/Walikota se-Provinsi Riau. Mudah-mudahan segala permasalahan ini bisa kita selesaikan secara bersama.

“Jadi saya maunya kita membangun Daerah bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. Dan Insya Allah dalam waktu dekat, saya juga mengajak seluruh Kepala Daerah bersama-sama berkunjung ke Kementerian-Kementerian untuk mendapat dukungan pembiayaan pembangunan,” ucapnya.

Ikut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Kepala Bappeda Bengkalis Rinto, Kepala Dinas PUPR Bengkalis Ardiansyah, Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Adi Pranoto, Kepala BPKAD Bengkalis H, Aready, Kepala Bapenda Bengkalis Syahruddin, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Edi Sakura, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Bengkalis Suwarto.***(inf)

BRK Syariah Teken Kerja Sama Strategis dengan Kemendagri, Dukung Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat SIPD-RI

Jakarta(SegmenNews.com)- PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam implementasi transaksi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online di lingkungan pemerintah daerah.

Kolaborasi antara BRK Syariah dan Kemendagri ini tidak hanya menjadi simbol sinergi antara lembaga keuangan daerah dengan pemerintah pusat, tetapi juga menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola keuangan publik berbasis teknologi informasi.

Dengan adanya SP2D Online melalui SIPD-RI, proses pencairan dana dari pemerintah daerah kini dapat dilakukan secara digital, mengurangi potensi hambatan administratif dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran yang lebih akuntabel.

Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (17/04/25), diteken oleh Direktur Dana & Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto, bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir.

Dalam kesempatan yang sama, acara tersebut juga menjadi momen peluncuran resmi fitur SP2D Online melalui platform SIPD-RI, yang diharapkan mampu memperkuat sistem tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Usai penandatanganan, M.A. Suharto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan pemerintah terhadap BRK Syariah dalam mendukung transformasi digital sektor keuangan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRK Syariah. Ini merupakan langkah nyata sinergi kita bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik dan modern,” ujar Suharto.

Ia juga menegaskan komitmen BRK Syariah dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam digitalisasi layanan publik dan perbankan daerah.

BRK Syariah siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah. Kami percaya, kolaborasi strategis seperti ini adalah bagian dari ikhtiar bersama membangun negeri melalui sistem keuangan yang inklusif, aman, dan efisien,” tutupnya.***(rl)

VIDEO: Napi Dugem, Kepala Rutan Dicopot

VIDEO:
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Viral video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah orang narapidana sedang asik dugem di sebuah kamar di sel Tahanan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Dalam video viral itu, terlihat sejumlah orang asyik berjoget diiringi musik DJ yang disetel cukup keras.

Ada yang berjoget sambil berdiri dan dudik, terlihat juga botol mirip alat penghisap sabu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjenpas) Riau, Maizar mengatakan, pihaknya bersama Rutan Pekanbaru telah memeriksa 14 napi yang kedapatan dugem dalam sel tahanan tersebut.

Sementara Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Bastian Manalu dan Kepala Pengamanannya, Arie Jelfri, dicopot dari jabatannya.

Kedua pejabat Rutan Pekanbaru tersebut sudah ditarik ke kanwil guna menjalani pemeriksaan. Kepala Rutan sementara digantika oleh Plh Kepala Rutan Nimrot Sihotang.

Maizar menilai bahwa Bastian dan Arie adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini.***(ran)

Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Silaturahmi ke Kediaman Wakil Ketua DPRD Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, ST., MH beserta Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Dikky Suryadi Khusaini, SH dan Andry Saputra Menghadiri Acara Halal Bihalal Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025 di Rumah Kediaman Wakil Ketua III DPRD Provinsi Riau Budiman Lubis SH menggelar halal bi halal di kediamannya, Jalan Sumatera, Rabu (16/4/2025).

Ditegaskan Muhammad Isa, silaturahmi sekaligus halal bi halal ini mempererat hubungan antar anggota DPRD untuk kepentingan dan kemajuan daerah.

Dan dikesempatan momen lebaran ini diharapkan bisa saling memaafkan dan menjaga persahabatan dengan kawan-kawan yang ada di Riau ini.

Sementata itu, Budiman pun mengaku, untuk kegiatan halal bi halal hari ini, pihaknya mengundang Gubernur Riau, Abdul Wahid, Forkopimda, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota se-Riau dan para Kepala daerah dan para tokoh masyarakat.***(galeri)

Pemprov Riau Siap Gandeng Investor Asing Percepat Pembangunan Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus menunjukkan keseriusannya dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Satu di antara langkah strategis yang tengah ditempuh, adalah dengan menggandeng investor asing.

Oleh karena itu, Pj Sekdaprov Riau Taufiq OH, menerima kunjungan dari Yunnan Construction Investment, sebuah perusahaan konstruksi terkemuka asal China. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, pada Selasa (15/04/2025) malam.

Dikatakan, Pj Sekdaprov Riau, Taufiq OH bahwa ada berbagai rencana pembangunan infrastruktur dibahas secara mendalam bersama pihak investor. Menurutnya, ini merupakan bagian dari visi Gubri Abdul Wahid dalam mengakselerasi pembangunan wilayah melalui kerja sama strategis.

“Hari ini kita kedatangan investor dari China, yaitu Yunnan Construction Investment. Memang Pak Gubernur mempunyai visi untuk membangun Riau. Tentu, satu di antara caranya yaitu dengan menggunakan dana investasi. Nah, jadi hari ini kita sudah berdiskusi, melihat potensi yang cukup besar,” katanya.

Dijelaskan, Yunnan Construction Investment diketahui memiliki pengalaman dan rekam jejak yang luas di bidang infrastruktur. Perusahaan ini telah terlibat dalam pembangunan kawasan industri, jalan tol, dan pengembangan infrastruktur di beberapa negara Asia Tenggara.

“Hal ini menjadi dasar kita untuk mempertimbangkan mereka. Kita juga telah mengetahui capaian dari Yunnan Construction Investment. Mereka sudah banyak bergerak di kawasan industri dan pengembangan infrastruktur,” jelasnya.

Diungkapkan, untuk tahap awal potensi kerja sama akan difokuskan di wilayah Bengkalis, khususnya pembangunan kawasan industri Buruk Bakul. Pj Sekda Taufiq, menyampaikan bahwa kesesuaian kondisi dan kearifan lokal menjadi faktor penting dalam penentuan lokasi tersebut.

“Oleh karena itu, khusus untuk di Riau, melihat kesesuaian dan kearifan lokal memang potensinya ada di daerah Bengkalis. Kita tadi membahas rencana pembangunan kawasan industri Buruk Bakul Bengkalis. Tak hanya itu saja, mungkin akan berkembang ke daerah lainnya,” ungkapnya.

Dituturkan, pertemuan ini baru merupakan awal dari rangkaian kerja sama yang akan dibangun ke depannya. Taufiq berharap akan ada tindak lanjut dalam bentuk pertemuan lanjutan guna memperjelas bentuk kerja sama investasi yang akan dilakukan.***(adv)

PLN Terima Penghargaan ADB atas Implementasi Safeguards Proyek Ketenagalistrikan

PLN Terima Penghargaan ADB atas Implementasi Safeguards Proyek Ketenagalistrikan

Jakarta(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) berhasil mendapatkan penghargaan kategori Special Recognition for Outstanding Collaboration on Safeguards dari Asian Development Bank (ADB). Penghargaan ini diraih atas kesuksesan PLN dalam mengimplementasikan perlindungan lingkungan dan sosial pada proyek dengan pendanaan yang diberikan oleh ADB.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN terus memastikan bahwa pendanaan yang diperoleh PLN telah memenuhi standar _safeguards_ dalam rangka mendukung transisi energi.

“PLN memastikan seluruh _project_ pendanaan yang diperoleh dapat berjalan dengan baik. Hal ini juga merupakan bukti dukungan langsung kepada program-program yang dijalankan oleh PLN,” ujar Darmawan.

Darmawan juga menyampaikan, pembiayaan proyek energi berkelanjutan dari ADB ini tentunya berkontribusi positif terhadap program-program yang dijalankan oleh PLN. Salah satunya dalam capaian-capaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang sejalan dengan tujuan besar Pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 mendatang. Dirinya juga memastikan bahwa implementasi proyek tersebut dilaksanakan dengan safeguards yang sesuai dengan ketentuan dan standar lingkungan dan sosial di Indonesia maupun internasional.

“Visi PLN ke depan tidak hanya menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, tapi juga menyalurkan energi hijau yang ramah lingkungan. Sehingga ketiga pilar sustainability atau The Triple Bottom Line (profit, people dan planet) berjalan beriringan dan dapat dicapai melalui implementasi safeguards yang baik,” kata Darmawan.

Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly menuturkan, penghargaan ini diperoleh karena PLN dinilai mampu mengelola pendanaan ADB dengan luar biasa, termasuk dalam mengimplementasikan aspek perlindungan lingkungan dan sosial. PLN menerima pendanaan sebesar USD 1,2 miliar dari ADB untuk dua program Result-Based Lending (RBL) yang sedang dalam tahap implementasi, yaitu Sustainable Energy Access in Eastern Indonesia Electricity Grid Development Program (Phase 2) dan Sustainable and Reliable Energy Access Program (SREAP) Western and Central Java.

Sinthya juga menambahkan, implementasi perlindungan lingkungan dan sosial ini sesuai dengan kerangka kerja _Environmental, Social and Governance (ESG)_ untuk memberikan pemerataan akses kelistrikan di seluruh penjuru Indonesia. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan listrik sebagai pendorong aktivitas ekonomi. Selain itu, pendanaan tersebut akan membantu meningkatkan akses ke layanan energi berkelanjutan dan berkontribusi terhadap transisi energi serta mitigasi perubahan iklim.

“Alhamdulilah PLN dinilai berhasil mengelola pendanaan ADB ini dengan merealisasikan proyek energi berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pungkas Sinthya.***(rn)

BRK Syariah dan RSUD Ahmad Tabib Luncurkan Layanan E-BLUD

Batam(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri (BRK) Syariah bersama RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi meluncurkan layanan Electronic Badan Layanan Umum Daerah (E-BLUD), Selasa malam (15/4/2025), di Ballroom Hotel Harris Batam Center. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam percepatan digitalisasi sistem keuangan daerah.

Dengan mengusung tema “Nikmati Kemudahan Digitalisasi Keuangan BLUD bersama BRK Syariah”, layanan E-BLUD menjadi proyek percontohan pertama di Indonesia yang terhubung secara langsung dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepri dan Dirjen Bina Keuangan Daerah atas dukungan mereka terhadap inisiatif ini. Ia menjelaskan bahwa layanan E-BLUD berbasis Cash Management System (CMS), yang memungkinkan transaksi keuangan seperti pembayaran gaji, pembayaran rekanan, hingga pelaporan, terintegrasi langsung dengan sistem perpajakan daerah.

“Ini bukan hanya tentang kemudahan, tapi juga wujud nyata dari komitmen kami untuk mendukung transformasi digital di sektor publik,” ujar Suharto.

Lebih lanjut, Suharto menegaskan bahwa sistem ini mampu menciptakan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan rumah sakit daerah. Semua proses dilakukan secara digital, aman, dan dapat dipantau secara real-time, yang turut meminimalkan risiko korupsi serta mengurangi antrean layanan.

“RSUD Raja Ahmad Tabib menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menerapkan sistem E-BLUD terintegrasi secara real-time dengan layanan perbankan dan pajak daerah.” tegasnya.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. A. Fatoni, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif ini. Ia mengungkapkan, dari 920 rumah sakit daerah yang ada di Indonesia, baru 720 yang berstatus BLUD, dan inisiatif E-BLUD ini diharapkan dapat mendorong profesionalisme serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.

“Ini kali pertama di Indonesia sistem E-BLUD terintegrasi penuh dengan BPKAD dan SIPD. Sistem ini menyederhanakan proses, mempercepat transaksi, serta mengurangi pencatatan manual yang rentan kesalahan,” jelas Fatoni.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi layanan ini. Ia berharap keberhasilan sistem ini di RSUD Raja Ahmad Tabib menjadi pijakan untuk replikasi ke rumah sakit dan puskesmas lain, termasuk di wilayah kepulauan.

“Jika sistem ini bisa berjalan optimal hingga ke tingkat puskesmas, maka pelayanan kesehatan akan lebih merata dan maksimal. Tapi tentu, kita juga harus memastikan integrasi lintas instansi agar sistem ini tidak tumpang tindih,” ujarnya.

Ansar juga meminta Sekda Kepri untuk menyiapkan infrastruktur pendukung seperti server dan jaringan, agar implementasi sistem berjalan lancar. “Kalau berhasil, kita akan terapkan ke seluruh Kepri,” tegasnya.

Acara peluncuran ini juga dirangkai dengan sesi talk show bersama akademisi dari Universitas Indonesia dan Plt Direktur RSUD Bambang Utoyo. Diskusi membahas potensi pengembangan sistem keuangan digital di daerah serta tantangan implementasinya.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri, Kasubdit BUMD, BLUD, dan BUMDes Kemendagri R. Wisnu Saputro, Sekda Kepri Drs. Adi Prihantara, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kepala BPKAD Provinsi Kepri Venny Meitaria Detiawati, Kepala BPKAD Kota Tanjungpinang Djasman, serta Ketua ARSADA Kepri dr. Asep Guntur Sapari.***(rl)

Sidak Walkot Agung: Pengelolaan Sampah Pekanbaru Tak Lagi Libatkan Pihak Ketiga

Sidak Walkot Agung: Pengelolaan Sampah Pekanbaru Tak Lagi Libatkan Pihak Ketiga

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap armada pengangkut sampah milik PT Ella Pratama Prakasa (EPP) pada Selasa (15/4) dinihari. Sidak ini dilakukan untuk memastikan jumlah dan kondisi armada yang beroperasi sesuai kontrak, sekaligus mengevaluasi sistem pengangkutan sampah dari pemukiman warga menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar.

Dari hasil sidak, Agung menemukan adanya ketimpangan antara volume sampah dan jumlah armada yang tersedia. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja kontraktor pengelola sampah tersebut.

“Jumlah armada sangat jauh berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Agung.

Menindaklanjuti kondisi ini, Agung memastikan bahwa pengelolaan sampah di Pekanbaru tidak lagi akan diserahkan kepada pihak ketiga atau swasta. Ke depan, seluruh sistem pengangkutan sampah akan dikelola langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

“Ke depan, DLHK yang ambil alih penuh. Kita libatkan juga kecamatan dan kelurahan dalam proses pengangkutan sampah,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Pekanbaru akan menjalin kerja sama resmi dengan Lembaga Pemungut Sampah (LPS) di tingkat RT dan RW. Setiap pengangkut sampah diwajibkan memiliki izin resmi yang dikeluarkan melalui mekanisme usulan dari RT dan RW, dan disahkan oleh DLHK.

“Kalau tidak ada izin, maka itu mobil liar. Dan kalau ada pungutan dari mobil tanpa izin, itu termasuk pungutan liar,” tegasnya.

Agung menekankan bahwa perubahan sistem ini bertujuan untuk memperbaiki efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sampah di Pekanbaru. Dengan pelibatan aktif masyarakat melalui RT/RW serta sinergi antarinstansi, Pemkot berharap tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

Sosialisasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan transisi sistem berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi warga kota.***(mc)