Beranda blog Halaman 1407

Dilepas Camat, Masyarakat Mandau Antusias Ikuti Pawai HUT RI ke-73

Dilepas Camat, Masyarakat Mandau Antusias Ikuti Pawai HUT RI ke-73

Mandau(SegmenNews.com)- Camat Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riki Rihardi S.Stp membuka kegiatan pawai untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-73 di Jalan Sudirman, Duri, Kamis (16/8/18).

Walupun terik matahari, masyakarat dan peserta pawai antusias mengikuti kemeriahan pawai ini, dengan menampilkan berbagai busana, dekorasi dan atraksi peserta.

Camat Mandau mengatakan kegiatan pawai merupakan tradisi dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI. Dengan kegiatan ini, akan tercermin nuansa perjuangan yang didasari Persatuan, kekompakan dan kebersamaan.

Peserta antusias mengikuti pawai kemerdekaan

Baik antar instansi maupun secara keseluruhan, yang mana pemerintah Kecamatan terlihat bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai penerus bangsa, sepantasnya mengenang dan memperjuangkan cita cita para pahlawan bangsa.

“Perjuangan Pahlawan yang luhur ini, kita implementasikan dalam bentuk memeriahkan peringatan 17 Agustus -an dan bagi Upika, moment ini penambah spirit dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,” tegasnya semangat.

Disamping itu saat kegiatan berlangsung terlihat dipanggung kehormatan, Sekcam Rusdy S.Stp, Ketua TP PKK Mandau, Korwil Pendidikan Mandau Drs.Nasrizal, Ka KUA Carles Harahap, dan lainnya.***(Edi)

Penganugrahan Satya Karya Lencana Satya Pegawai Inhil

Inhil(SegmenNews.com)- Penganugerahan tanda kehormatan satyalancana karya satya bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Inhil TH 2018 dipusatkan di Gedung Engku Kelana, Kamis (16/8/2018).

Pemberian tanda Kehormatan satyalancana karya satya turut dihadiri unsur forkopimda, Anggota DPRD, Asisten dan pejabat eselon dilingkungan Pemkab Inhil.

Sebanyak 644 orang PNS dilingkungan Pemkab Inhil menerima tanda kehormatan dengan rincian penerima Karya Satyalancana 30 Tahun sebanyak 157 orang, 20 TH sebanyak 158 orang sedangkan penerima Karya Satyalancana 10 Tahun sebanyak 329 orang ASN.

pemberian tanda kehormatan satiya lencana karya Satya di maksudkan sebagai reward kepada aparatul sivil negara yang telah bekerja dengan penuh ke setiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin terus menerus paling singkat 10,20 tahun dan 30 puluh tahun dalam masa bekerja secara terus menerus dan tidak pernah di jatuhi hukuman disiplin berdasarkan peraturan perundang – undangan.

Dalam sambutan Bupati HM. Wardan mengatakan, Kegiatan ini dilakukan bertujuan sebagai pendorong serta memotivasi diri untuk meningkatkan pengabdian dan perestasi ASN sehingga menjadi tauladan bagi aparatul sivil negara lain nya, ungkap wardan.

Diharapkan Kepada ASN yang menerima tanda kehormatan satiya lencana karya satiya harus bangga dan bersyukur Karna saudara dalam menjalakan tugas sebagai aparatur sivil negara di nilai telah menunjukan kriteria yang dapat di jadikan tauladan bagi ASN lain nya.

Terakhir beliau juga mengucapkan selamat kepada ASN yang telah menerima tanda kehormatan satiya lencana semoga dengan diterima nya penghargaan ini dapat di jadikan motivasi kerja agar lebih. Disiplin dan bekerja lebih keras dalam mengabdi kepada bangsa dan negara serta melayani masyarakat khususnya di kab.inhil, pungkas nya.***(adv/hms)

Pejabat Rohul Diminta Laporkan Indikasi Gratifikasi

Rohul(SegmenNews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI), ingatkan ke seluruh pejabat dan juga Penyelenggara Negara, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), agar segera melaporkan bila menerima gratifikasi terkait jabatannya.

Pesan itu disampaikan Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK, Andi Purwana, Kamis (16/8/2018), saat sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan di kabupaten Rokan hulu yang digelar di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul.

Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi, dibuka Bupati Rohul H. Sukiman, dihadiri Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, Kajari Rohul Fredi Daniel Simanjuntak, Ketua PN Sahrudi, Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua, Kalapas M.Lukman,  Anggota DPRD Rohul, Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis, para Kepala dinas, badan dan Kantor, serta kepala instansi vertikal, camat dan 139 kepala desa juga lurah se-Rohul.

Saat pemaparan, Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK, Andi Purwana menjelaskan, bahwa gratifikasi merupakan hadiah yang terkait dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban. seorang penyelenggara negara, dilarang dan sebaiknya menghindari menerima gratifikasi dari kutungan jabatanya, karena bisa berakibat pidana.

“Sesuai UU 20 Tahun 2001, seorang penyelenggara negara yang menerima gratifikasi, bisa diancam Pidana 4 sampai 20 tahun dan denda 200 sampai 400 juta rupiah, jika tidak melaporkan gratifikasi yang diterimanya dalam waktu 30 hari,” ujar Andi Purwana.

Pengendalian gratifikasi, merupakan salah satu upaya strategis pencegahan Korupsi yang dilakukan KPK disamping LHKPN, e-planing dan e-budgetiing.

“Kita berharap, dengan memberikan pemahaman tentang  gratifikasi ini, para penyelenggara negara dapat terhidar dari upaya pemberian gratifikasi yang bertujuan untuk memuluskan kepentingan tertentu,” ucapnya.

Walaupun gratifikasi yang diberikan terkait jabatan seseorang dilarang, namun ada beberapa gratifikasi yang boleh diterima seperti, bantuan musibah atau bencana alam, Penyelenggaraan pernikahan, hubungan pertemanan dengan jumlah tidak boleh di atas sejuta.

Saat ditanya apakah pelaporan gratifikasi yang diterima seorang penyelenggara negara itu harus disampaikan langsung ke KPK, Andi Purwana menjelaskan, Pelaporan Gratifikasi saat ini cukup mudah.

Kemudian, para pejabat atau penyelenggara negara tidak perlu melaporkan penerimaan gratifikasi tersebut ke KPK dan cukup melaporkanya ke Unit pengendalian Gratifikasi yang sudah dibentuk masig-masing kabupaten/kota.

“Sekarang sudah untuk melaporkan gratifikasi gampang lo, tinggal lapor ke UPG, dan UPG yang nanti akan berkoordinasi ke KPK,” terangnya.

Kemudian, Bupati Rohul H.Sukiman, sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengendalian Gratifikasi ini. diharapkan dengan diberikan pemahaman ASN di Rohul dapat mengataui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.

“Karena selama ini yang diberikan pemahaman tentang rancana aksi pembrantasan korupsi di tingkat elit, sekarang kita berupaya bagaiaman caranaya kesadaran itu tumbuh dari tingkat paling bawah,” jelas H.Sukiman.

Dikegiatan itu, juga dilaksanakan penandatangan Pengendalian Gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan, oleh KPK, Bupati Rohul H Sukiman serta Inspektur Inspektorat Rohul M.Munif, disaksikan para pejabat Forkompida Rohul.***(ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bentrok Petani VS PT.MAI, Pemkab Rohul Tunggu Kepastian Tapal Batas dari Mendagri

Rohul(SegmenNews.com)- Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) masih menunggu keputusan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait tapal batas Kabupaten Rohul Provinsi Riau dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Ditegaskan Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, terkait tata batas antara Kabupaten Rohul dengan Palas memang sudah dilakukan beberapa kali pertemuan.

Kemudian, selain pertemuan kedua daerah sebut Abdul Haris, pertemuan antara Pemprov Riau dan Pemprov Sumut juga sudah pernah dilakukan, namun belum juga membuahkan kesepakatan kedua daerah.

“Karena tidak ada kesepakatan‎ kedua daerah, yakni Pemprov Riau dan Pemprov Sumut, sehingga masalah tata batas Riau-Sumut dikembalikan lagi ke Kemendagri . Karena pihak Kemendagri yang berwenang tetapkan tapal batas daerah (provinsi),” tegas Abdul Haris, Kamis (16/8/18).

Sebut Abdul Haris, pihaknya mendengar bahwa sudah ada keputusan Mendagri terkait tata‎ batas antara Kabupaten Rohul dengan Padang Lawas, yakni antara Kecamatan Tambusai dengan Kecamatan Hutaraja Tinggi, namun keputusan belum diterima Pemkab Rohul.

“Hanya keputusan menterinya, bila mendengar informasi sudah ada, namun belum diserahkan ke kita,” kata Pj Sekda Rohul.

Abdul Haris juga mengakui, sewaktu kepala daerah sebelumnya, Pemkab Rohul dan Pemkab Palas sudah melakukan pertemuan, namun pertemuan tersebut juga tidak menemukan solusi.

“Tidak ada deal‎ juga tidak ada kesepakatan, karena tidak ada kesepakatan diserahkan (kembali) ke Kemendagri sesuai kewenangannya,” ucap Abdul Haris.

Ketika ditanya apakah Pemkab Rohul ada rencana turun ke Desa Batang Kumu pasca bentrok, Abdul Haris mengakui, untuk saat ini belum ada rencana, sebab mereka melihat situasi yang sepenuhnya belum kondusif pasca bentrokan berdarah di perbatasan Riau-Sumut Selasa (14/8/2018) siang.

“Namun kita berharap, keputusan menteri bisa didapatkan segera,” harap Pj Sekda.

Kemudian ditanya langkah Pemkab Rohul pasca bentrok berdarah di tapal batas Riau-Sumut, Abdul Haris mengakui, akan menyerahkan sepenuhnya perkara ke aparat Kepolisian.

Dimana sebelumnya, ratusan petani Kali Kapuk Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai terlibat bentrok fisik dengan sekuriti dan karyawan perkebunan kelapa sawit PT. Mazuma Agro Indonesia (MAI)‎ di perbatasan Riau-Sumut.

Dalam bentrokan berdarah yang sudah kerap terjadi, seorang sekuriti PT. MAI bermarga Harahap (41) dilaporkan tewas, sedangkan 2 karyawan perusahaan lain mengalami luka-luka.

Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua dan Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman, dan Kepolisian dari jajaran Polda Sumut juga sudah turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).***(fit)

Polres Pelalawan Gelar Ops Bina Waspada

Polres Pelalawan Gelar Ops Bina Waspada

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)-Jajaran personel dari Polres Pelalawan menggelar Operasi Bina Waspada guna mengantisipasi Paham Radikalisme . Operasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme kepada warga negara Indonesia dan patuh terhadap NKRI.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan S.Ik menyampaikan kegiatan ini sudah berlangsung sejak tanggal 15 Agustus 2018 kemarin, dan berakhir pada 13 bulan September 2018 nanti .

Kapolres mengatakan kegiatan ini juga untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat untuk melaporkan kepada polri jika menemukan aksi makar terhadap NKRI atau indikasi terorisme.

Ia berharap masyarakat dan kepolisian dapat mendeteksi secara dini bila ada potensi-potensi yang mengarah ke perpecahan NKRI.

Terkait pentingnya operasi ini, Kapolres mengimbau kepada seluruh personil yang terlibat agar lebih sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas.

“Dalam operasi ini, lebih dominan peran dari personel binmas dan Sat Intelkam yang langsung terjun ke masyarakat,” jelasnya kepada SegmenNews.com, Kamis (16/8/18).

Digelarnya Operasi Bina Waspada ini agar dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

Sejalan dengan itu agar terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan terhindar dari segala bentuk ancaman.

“Kegiatan ini sangat perlu dilakukan sebagai langkah-langkah dalam meningkatkan rasa nasionalisme warga negara Indonesia dan kepatuhan warga terhadap NKRI agar paham radikalisme itu dapat ditangkal,” tambahnya

Terlebih dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, penyebaran paham radikal, anti Pancasila dan Terorisme dapat tersebar luas melalui media sosial.***(Ris)

Terlibat Narkoba, Dua Warga Langgam Diringkus Polisi

Terlibat Narkoba, Dua Warga Langgam Diringkus Polisi

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)-Unit Reserse Narkoba Polres Pelalawan kbali meringkus pencandu dan pengguna narkoba jenis sabu. Kali ini, dua warga Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam ditangkap, pada Selasa (14/8/18) kemarin.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, S.Ik melalui IPTU Romi Irwansyah, SH.MH, kepada SegmenNews.com, Kamis (16/8/18) mengatakan kedua tersangka, diantaranya,  FE (33) warga Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam, MA (31) warga  Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam.

Bersama kedua tersangka terang kasat, petugas berhasil pula mengamankan, satu paket kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu, satu unit kendaraan roda empat merek  Honda City warna silver Nopol BM 1822 TC, satu buah alat hisap sabu berupa bong, satu buah kaca pyrek dan satu  buah HP merek Xiaomi.

Kronologis penangkapan kedua tersangka tambah kasat, bermula pada hari Senin tanggal 13 Agustus 2018 sekira pukul 23.00 WIB, Sat Res Narkoba Polres  mendapat  informasi dari masyarakat bahwa di seputaran Kecamanatan Langgam marak peredaran Narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut Kasat res narkoba dirinya bersama tim melakukan penyelidikan, setelah diketahui ciri ciri pelaku selanjutnya tim melakukan pengintaian terhadap pelaku.

Pukul 00.30 WIB, tim melihat mobil yg dicurigai sebagai terduga pelaku hendak keluar dari Pos 1 PT.MUP Kecamatan Langgam. Saat itu juga tim langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku dan saat penangkapan di dapati ada du orang terduga pelaku didalam mobil.

Kemudian  dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Security  dan dari hasil penggeledahan di temukan sejumlah barang bukti. Dan dari salah satu terduga pelaku sudah termasuk Target Operasi (TO) pihaknya selama tiga bulan.

“Saat ini terhadap kedua terduga pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polres Pelalawan guna proses hukum lebih lanjut,” tandas Kasat yang akrab di sapa Romi ini.***(Ris)

Bupati Bengkalis Kukuhkan 75 Anggota Paskibra

Bupati kukuhkan pasukan Paskibra

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Amril Mukminin kukuhkan 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2018, Rabu malam (15/8/18), bertempat di lapangan tugu Bengkalis.

75 pasukan ini akan bertugas sebagai pengibar dan penurunan bendera pada HUT RI ke-73 besok di Bengkalis.

Sesuai ikrar yang mereka ucapkan dan prosesi cium bendera saat pengukuhan, Bupati Amril berpesan, agar misi Paskibra tidak boleh terhenti pada momentum peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI.

Anggota paskibra ketika menyium bendera merah putih.
Anggota paskibra ketika menyium bendera merah putih.

Katanya, jiwa nasionalisme dan patriotisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk sebagai anggota Paskibra harus mampu dijaga. Harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai putra-putri Indonesia pilihan di Negeri Junjungan ini, kalian harus dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan energy posited bagi generasi muda lainnya dan juga masyarakat,” pesan Bupati Amril.

Di bagian lain, Bupati Amril mengucapkan terima kasih kepada orang tua Paskibra, karena telah mendoakan, memberikan motivasi sehinga mampu bertahan dalam setiap proses penyeleksian dan latihan yang sangat berat sebelum resmi dikukuhkan.

Ucapan senada juga disampaikannya kepada seluruh para pembina, pembimbing dan pelatih ke-75 Paskibra tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih atas segala usaha serta kesabaran dalam membimbing putra-putri terbaik di Negeri Junjungan ini selama proses latihan,” ujar Amril.

Selain Ketua Tim Penggerak PKK, Kasmarni, hadir pada pengukuhan Paskibra tersebut Sekretaris Daerah, H Bustami HY dan istri yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkalis, Hj Akna Juita. Kemudian, Asisten Pemerintahan Hj Umi Kalsum, Asisten Administrasi Pembangunan H Heri Indra Putra, dan Asisten Administrasi Umum H TS Ilyas, sejumlah Kepala Perangkat Daerah serta Pejabat Administor dan Pengawas di Pemkab Bengkalis.

Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Bengkalis Riau H Zainuddin Yusuf, Ketua MUI Bengkalis H Amrizal, Wakapolres Bengkalis Kompol Ade Zamra, Plt Kasdim 0303/Bengkalis yang juga Danramil 01/Bengkalis, Mayor Irwan, juga terlihat hadir saat pengukuhan ke-75 Paskibra tersebut.

Pengukuhan Paskibra Bathin Solapan Sepi Tamu Undangan

Pengukuhan Paskibra Bathin Solapan Sepi Tamu Undangan

Bathin Solapan(SegmenNews.com)- Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Kecamatan Bahtin Solapan, Kabupaten Bengkalis dikukuhkan, Rabu malam (15/8/18).

Mirisnya, pengukuhan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Duri ini sepi tamu undangan. Pantauan segmennews.com hanya beberapa kursi saja yang terisi. HalHitu membuat suasana acara pengukuhan sepi dan kurang semarak.

Sebanyak 31 anggota Paskibra ini merupakan binaan Satuan Polsek Mandau, sejak 22 Juli dan berakhir tanggal 15 Agustus 2018.

Camat H Amiruddin dalam pesannya, berharap pasukan dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik baiknya.

Dan juga mengucapkan terimakasih pada sekolah yang telah memberi dukungan pada  siswanya sebagai bagian Anggota Paskibra.

“Kiranya Pasukan menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga dapat mensukseskan Upacara 17 Agustus 2018, terimakasih pada pihak sekolah, siswa yang ikut sebagai Paskibra,” ucap H Amiruddin SH.

Terlihat hadir Waka Polsek Mandau AKP Ali Suhud, Anggota DPRD Bengkalis Hendri Hasibuan, Samda, dan beberapa Kepala Desa.

Uniknya pengukuhan Paskibra kali ini di Gelar di Hotel tanpa dihadiri Orang Tua maupun Tokoh Masyarakat.

Sepinya yang hadir membuat kursi terlihat kosong melempem, kurang menambah meriahnya acara yang seharusnya sakral ini.

“Biasanya acara pengukuhan Paskibra dimeriahkan dengan kehadiran Orang Tua dan Tokoh Masyarakat, kali ini terlihat aneh dengan diundangnya Tokoh, atau mungkin tempatnya tidak di Ibukota Kecamatan ( red, Desa Sebangar ),” sebut salah seorang yang hadir tanpa mau disebutkan namanya***(edi).

Bawaslu RI Lantik 54 Anggota Bawaslu Riau

Bawaslu RI Lantik 54 Anggota Bawaslu Riau

Jakarta(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/ janji 54 Aggota Bawaslu Kab/Kota se Riau di Jakarta hari ini. Pelantikan tersebut tergabung dalam 1.914 Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk masa jabatan 2018-2023, Rabu (15/8/2018).

Bertempat di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jalan Gatot Subroto Kav.71-73 Pancoran, Jakarta Selatan. Pelantikan tersebut memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pelantikan Pejabat Publik Terbanyak.

Ketua Bawaslu RI Abhan, SH dalam sambutannya mengatakan, “Pelantikan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia dapat mengemban tugas sesuai dengan ketentuan dan UU yang berlaku” pada pukul 10.45 WIB.

Abhan menegaskan, bahwa keberhasilan Bawaslu dalam memecahkan Rekor MURI ini dijadikan sebagai semangat Bawaslu dalam mengawal pelaksanaan Pemilu di Indonesia.

Pelantikan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia dihadiri oleh Mendagri Tjahyo Kumolo, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua KPU RI Arief Budiman, serta perwakilan sejumlah lembaga negara. Untuk penyerahan Rekor MURI akan dilaksanakan pada acara Bawaslu Award Rabu (15/8/2018) malam.

Selain itu, acara dihadiri juga oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi, Gubernur, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi, Ketua DPRD, Ketua KPU beserta Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kota se-Indonesia yang ikut hadir dan menyaksikan acara ceremonial dihotel tersebut.

Sebanyak 1.914 Orang Komisioner Bawaslu terpilih mengucapkan janji dan sumpah dihadapan para petinggi serta pejabat daerah se-Indonesia.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan mengatakan “Saya ucapkan selamat kepada seluruh Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau yang terpilih untuk masa jabatan 2018-2023, semoga amanah yang diberikan kepada mereka dapat mereka emban dengan baik.” tukas Rusidi setelah acara selesai.

Sebanyak 1.914 orang Bawaslu Kabupaten/Kota yang hadir mengikuti acara dengan tertib dan khidmat.

Rusidi menambahkan, “Kekuatan pengawas semakin besar. Di kabupaten/kota terdapat 54 jajaran anggota yang siap mendedikasikan diri untuk Pemilu yang lebih baik.” ujar Rusidi.

Tidak hanya kuantitas yang menjadi prioritas Bawaslu melainkan kualitas jajaran pengawas dalam melakukan pengawasan, mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran, serta menyelesaikan sengketa proses Pemilu.***(rls)

Bupati Inhil Bangga, Tim Dusun Sialang Dalam Raih Prestasi Toga Tingkat Nasional

Bupati Inhil Bangga, Tim Dusun Sialang Dalam Raih Prestasi Toga Tingkat Nasional

Inhil(SegmenNews.com)- Dusun Sialang Dalam, Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka berhasil mewakili Provinsi Riau untuk nominasi lomba Tanaman oobat Keluarga (Toga).

Kepala  Dinas kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Zainal Arifin SKM MKES beserta jajaran mendampingi verifikasi tim penilai untuk melakukan peninjauan langsung dan penilaian di Dusun Sialang Dalam.

Pada kesempatan tersebut, ketua TP-PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan Ssos ME beserta para pengurus juga langsung mendampingi verifikasi tim penilai, Camat Batang Tuaka H Marpoyanto MSi, kepala Puskesmas Sungai Piring Hj Nur Afni Marpoyanto.

Ketua tim penilai dr Yuniati Situmorang MKes mengatakan penilaian oleh tim verifikasi di antaranya mencakup dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan secara berjenjang pada Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir hingga tingkat Kelurahan.

Selanjutnya tim penilai juga akan menilai upaya-upaya yang telah dilakukan kelompok-kelompok Toga dengan sasarannya adalah rumah tangga yang telah menanam dan memanfaatkan tanaman obat keluarga dan akupresur.

“Tim penilai akan melihat sejauh mana dukungan pemerintah daerah baik dari kebijakan atau regulasi maupun dukungan anggaran untuk pembinaan kepada kelompok-kelompok toga yang ada di Dusun Sialang Dalam,” ungkapnya.

Kadiskes Inhil H Zainal Arifin SKM MKes berharap pemanfaatan tanaman obat keluarga tidak hanya dilakukan pada ajang perlombaan semata.

Menurutnya yang terpenting adalah menumbuhkan sikap dan perilaku masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanami tanaman obat keluarga dan selanjutnya memanfaatkan tanaman tersebut untuk kesehatan keluarga.

“Paradigma ini yang harus kita bangun pada masyarakat sehingga kualitas kesehatan masyarakat provinsi Riau semakin Prima,” harapnya.

Selain itu pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh peran serta warga Dusun Sialang Dalam, Desa Sungai Dusun yang telah membuat taman dengan menanam tanaman obat keluarga disekitar rumah menjelang pelayanan mandiri dari Dinas Kesehatan.

Dirinya juga menyatakan, kedepannya akan meningkatkan pembinaan guna memanfaatkan Toga tingkat Dusun, Desa dan Kelurahan.

“Ini juga akan jadikan ajang kompetisi guna memacu semangat para warga untuk menjadikan Dusun Sialang Dalam sebagai percontohan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah sangat menyambut baik atas prestasi yang diraih Dusun Sialang Dalam.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil, sangat menyambut baik, karena kita sudah masuk 4 besar tingkat nasional, ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan,” ujar bupati senang.

Selain itu, dikatakan Bupati, masyarakat Dusun Sialang Dalam juga sangat kreatif, sabut kelapa dijadikan karpet di halaman rumah.

“Kita akan promosikan Dusun Sialang Dalam sebagai desa percontohan,” sebutnya, Rabu (15/8).

Bupati berharap, dengan masuknya Dusun Sialang Dalam sebagai nominasi lomba Toga tingkat nasional dapat memacu semangat masyarakat Dusun Sialang Dalam, agar menjadi Dusun terbaik se-Indonesia dengan Toga yang dapat menjadi contoh.

Dengan prestasi yang di dapat, dikatakan Bupati, merupakan kerja keras Desa Sungai Dusun Kecamatan Batang Tuaka, untuk mewujudkan kabupaten yang maju bermarwah dan bermartabat.***(ADV/HMS)