Beranda blog Halaman 1420

DPRD dan Pemkab Paripurna HUT Bengkalis ke-506

DPRD dan Pemkab Paripurna HUT Bengkalis ke-506

Bengkalis(SegmenNews.com)- DPRD dan Pemkab Kabupaten Bengkalis menggelar paripurna ulang tahun Kabupaten Bengkalis ke-506 tahun, Senin (31/7/18).

Ketua DPRD Bengkalis H. Abdul Kadir, memulai sidang paripurna ditandai dengan pengetukan palu. Paripurna ini dihadiri Bupati Bengkalis, Amril Mukminin didampingi Anggota DPRD Provinsi Riau Bagus Santoso, dan dihadiri 32 anggota DPRD pejabat dan para tokoh masyarakat.

Hadir juga Gubernur Riau diwakili Kepala Bapenda Drs H Indra Putra Yana M.Si, Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng, Wakil Walikota Dumai Sunaryo, mantan Bupati Bengkalis  M. Fadlah Sulaiman dan H. Syamsurizal, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Al Azhar.Dari  Forkopimda terlihat hadir Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetyo, Kejari Bengkalis Heru Winoto, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis M. Taufik, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Sutarno, dan Kepala Kantor Kemenag Bengkalis H. Jumari.

Selain itu, juga hadir Ketua LAM Riau Bengkalis H.Zainuddin Yusuf, Ketua BAZNAS Bengkalis H. Ali Akbar, Ketua MUI Bengkalis H. Amrizal, perwakilan Bank di Bengkalis, serta tokoh masyarakat di Bengkalis.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis turut hadir Sekretaris Daerah Bengkalis H. Bustami HY, Asisten di lingkungan Sekretariat Daerah Bengkalis, Camat se-Kabupaten Bengkalis, serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten.***(hms/edi )

Bupati Wardan Tinjau Alat Pengolahan Kelapa Terpadu

Bupati Wardan Tinjau Alat Pengolahan Kelapa Terpadu

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP meninjau alat pengolah kelapa terpadu di Desa Pulau Palas Dusun Sungai Sirih Kecamatan Tembilahan Hulu dan Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas, Senin (30/7).

Dalam peninjauan tersebut Bupati didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil H T Juhardi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil H Kuswari, Camat Tembilahan Hulu M Nazar, sejumlah pejabat eselon di lingkungan pemkab Inhil, serta awak media.

Saat diwawancarai, Bupati mengatakan bahwa dirinya sengaja melakukan peninjauan terhadap alat-alat pengolahan kelapa tersebut.

Hal tersebut dilakukannya karena beberapa waktu lalu ia mendapat informasi belum maksimalnya pemanfaatan alat-alat tersebut.

Diakuinya bahwa alat-alat pengolahan kelapa terpadu itu merupakan bantuan dari Kementerian Desa pada tahun 2017 lalu. Selaku Pemerintah Kabupaten Inhil ia sangat menyayangkan alat-alat tersebut belum difungsikan secara maksimal.

“Hari ini saya memang memfokuskan ingin memantau dan melihat beberapa peralatan yang sudah disediakan. Tadi kan kita melihat yang ada di lokasi Pulau Palas memang sudah lama sekali kita programkan sejak tahun 2014 tapi belum berfungsi. Dan saya berikan waktu selama satu bulan ini semoga bisa difungsikan. Saya minta kepada camat dan kepala desanya dipanggil lagi kelompok-kelompok tani yang sudah ditetapkan kemarin.

Namun kalau mereka tidak mampu, ganti dengan orang lain ataupun nanti saya pindahkan kepada kecamatan yang memang bisa mengoperasikannya. Karena sayang sekali, alat itu bukan lagi harga sepuluh atau dua puluhan juta mungkin sudah sampai ratusan juta aset yang sudah dikeluarkan tapi tidak berfungsi,” paparnya.

Diungkapkan Wardan bahwa alat-alat tersebut berupa alat pengolahan minyak putih.

“Tapi di Kempas ini ada juga alat untuk pengolahan sabut dan pengolahan tempurung jadi arang. Jadi ke depan alat-alat ini harus difungsikan karena masyarakat merasakan betapa anjloknya harga kelapa. Dengan memaksimalkan ini sudah ada upaya yang kita lakukan.

Kalau ini sudah dapat berfungsi dan mendapat hasil yang baik maka akan kita kembangkan ke kecamatan-kecamatan lain sehingga upaya kita untuk memperbaiki dan meningkatkan harga kelapa bisa kita lakukan,” harap orang nomor satu di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.

Menurutnya dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan harga kelapa dibutuhkan sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Opd harus saling bahu membahu, tidak bisa hanya satu OPD saja. Di sini butuh peran dan kerjasama antara Disperindag, Dinas Koperasi, DPMD, Perkebunan dan OPD lain yang berkaitan,” tegasnya.

Bupati Wardan juga berencana akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terkait operasi alat-alat pengolahan kelapa terpadu tersebut.

Di sela peninjauan, Bupati dan rombongan beristirahat dan disuguhkan kelapa muda oleh warga Dusun Sungai Sirih.***(Humas)

Pejabat dan Tokoh Masyarakat Bengkalis Ziarah Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut

Pejabat dan Tokoh Masyarakat Bengkalis Ziarah Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut

Bukit Batu(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY bersama tokoh adat dan masyarakat berziarah ke makam Datuk Laksamana Raja Dilaut sempena Hari Jadi Bengkalis ke-506, Senin (30/7/18), di Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu.

Sekda bersama rombongan berangkat ke tempat persemayaman terakhir pejuang Kabupaten Bengkalis ini dengan menyelusuri Selat Bengkalis menuju Sungai Bukit Batu. Perjalanan ini menapaktilas rute perjalanan yang sering dilalui Datuk Laksamana Raja Dilaut semasa hidupnya.

Diungkapkan Bustami,  kisah datuk laksamana raja di laut sekarang ini membahana di mana-mana,  salah satu biduwanita anak watan bengkalis Iyeth Bustami telah mempopulerkannya melalui syair-syairnya, namun sebagian dari kita banyak yang kurang mengerti sejarah datuk penjaga pesisir selat malaka tersebut. Bahkan mungkin ada yang belum tahu tokoh ini adalah nyata bukan sebuah fiksi, yang hidup dan menjadi bagian penting dari kokoh berdirinya kerajaan melayu siak Sri Indrapura pada masa dahulu.

Melalui Kegiatan ziarah ke makam datuk laksamana raja dilaut ini, merupakan upaya untuk flashback  kembali terhadap kejadian masa lalu, sekaligus untuk mengenang   perjuangan pahlawan bangsa melayu terdahulu yakni Datuk Laksamana,” ujar Bustami.

Bustami mengatakan, pesan moral dan hikmah yang harus dipetik melalui ziarah ini adalah untuk mengingatkan kembali jati diri kita seyogiyanya sejarah yang dicatatkan Datuk Laksamana Raja Dilaut ini, menjadi tempat bertanya, apakah yang hari ini kita laksanakan menjadi bagian negeri ini dan akan menjadi bagian sejarah Bengkalis, apakah kita  sudah berbuat maksimal dan memberikan kontribusi yang terbaik bagi negeri berjuluk negeri terubuk.

Dalam sambutan encik Oka Burhan salah satu Ahli Waris dari salah satu keluarga Datuk Laksamana Raja Dilaut, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Bengkalis atas terlaksananya kunjungan tiap tahunnya.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Daerah karena telah menjaga warisan leluhur dengan mengalokasikan anggaran daerah untuk perawatan makam dan rumah Datuk kami” ujar ahli waris.

Turut hadir dan meramaikan acara tersebut, Anggota DPRD dapil Bukit Batu dan Siak kecil Aisyah, Asisten Pemerintahan Umi Kalsum, Asisten Administrasi Umum Tengku Ilyas, Camat Bukit Batu Juliadi, Camat Siak Kecil Fahlul Majdi, Kepala Desa Suka Jadi Izhar Safawi dan masyarakat Desa Bukit Batu***( hms/edi)

Sempat Kabur di Tengah Laut, BC Kepri Akhirnya Dapati dua Speedboat Milik Penyelundup di Hutan Bakau

Kapal penyelundup disembunyikan pelaku di hutan bakau

Meranti(SegmenNews.com)- Satgas Patroli BC 1305 dan BC 1105 Tanjung Balai Karimun, Kepri mengamankan

dua unit speadboad pancung bermesin lima, Minggu (29/7/18) sekitar pukul 23:50 WIB. Speatboat tersebut diduga milik borunan penyelundupan minuman keras.

Kedua Speatboat tersebut ditemukan di hutan bakau Tanjung Samak, Kepulauan Meranti dan Perairan Sungai Kampar.

Dari informasi, pelaku penyelundupan berjumlah 7 orang, 1 di antaranya asal Batam inisial AS berhasil diamankan petugas, 6 orang lagi masih dalam pencarian pihak BC serta Kepolisian Kepulauan Meranti.

Informasi yang dihimpun dari laporan kejadian pihak Bea & Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau, dua unit kapal HSC tanpa nama bemuatan MMEA.

Bermula informasi dari masyarakat adanya kegiatan STS (Ship To Ship) diperairan antara Pulau Rangsang dan Kukup Malaysia. Kemudian ditindak lanjuti pada pukul 23:00 wib, Kapal Patroli BC 1305 dan BC 1105 melihat pergerakan dua buah speedboat dan dilakukan pengejaran.

Dalam pengejaran telah dilakukan intruksi kepada kedua HSC untuk berhenti menggunakan isyarat suara dan lampu police namun tidak diindahkan, pelaku malah menambah kecepatan speedboat mereka untuk melarikan diri.

Kapal kedua juga ditemukan di hutan

Saat pengejaran, petugas sempat memuntahkan tiga kali tembakan peringatan. Namun pelaku terus melarikan diri hingga menghilang, pengejaran terjadi sekitar 50 menit di perairan.

Sekitar pukul 23:50 WIB kemudian, salah satu kapal HSC ditemukan kandas di hutan bakau di daerah Tanjung Samak terlebih dahulu atas muatannya dibuang kelaut.

Setelah dilakukan pengejaran sekitar 2 jam, akhirnya target HSC kedua dapat ditemukan dalam kondisi dikandaskan disekitar perairan sungai kampar, kedua HSC tersebut ditemukan tanpa ABK yang telah melarikan diri.

Berkat bantuan kepolisian yang bertugas diwilayah Tanjung Samak, Kepulauan Meranti, salah satu ABK yang melarikan diri kedarat berhasil demukan dan di serahkan ke Bea & Cukai.

Sampai saat ini informasi diterbitkan, proses penarikan HSC kedua dari hutan bakau belum sepenuhnya selesai, sedangkan HSC pertama bermuatan Miras dan salah satu ABKnya telah dibawa ke Kanwil DJBC wilayah Kepulauan Riau untik diproses lebih lanjut.***(DM)

Desa Teluk Aur-Rohul Lakukan Persiapan Menyambut HUT RI ke-73

Desa Teluk Aur-Rohul Lakukan Persiapan Menyambut HUT RI ke-73

Rohul(SegmenNews.com)- Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (Hut) Kemerdekaan Republik indonesia (RI) ke 73, Desa Teluk mengadakan rapat persiapan HUT RI ke-73 di aula Kantor Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu, Senin (30/07/2018).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Desa Teluk Aur  Muslim , dimana mengajak kepada semua pihak yang terkait seperti Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Koptu Dedy Nofery. Samosir, Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Samo Aipda Firdaus, para Kepala Sekolah Desa Teluk Aur, ketua BPD dan seluruh Perangkat Desa.

Rapat tersebut juga membahas tentang rangkaian acara guna menyemarakan peringatan Hut RI, penentuan lokasi yang akan dijadikan pusat upacara, serta peserta yang nantinya akan hadir dalam kegiatan.

Dari hasil rapat, Upacara Bendera Kemerdekaan RI ke 73 tingkat Desa Teluk Aur akan dilaksanakan tgl 17 Agustus 2018 pada Pukul 07.30 wib dihalaman Sekolah SMK Kesehatan Desa Teluk Aur.

Direncanakan, sebagai Komandan Upacara pada hari HUT RI ke 73 oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Teluk Aur Koptu Dedy Nofery Samosir.

Selain melaksanakan Upacara, Desa Teluk Aur juga akan melaksanakan Turnamen olah raga seperti Vollyball, Futsal, Tenis Meja dan Bola Takraw.

Sementara itu, Babinsa Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery. Samosir mengatakan, bila di percayakan sebagai Komandan Upacara pada hari HUT RI ke 73 Tahun 2018 akan melaksanakan tugas dengan baik.

”Kalau itu sudah keputusan dari hasil rapat yang telah dilaksanakan, ya saya akan siap melaksanakan” imbuhnya.

”Harapan kita, kedepan mudah-mudahan tidak berbenturan dengan kegiatan serta undangan yang lain”, harap Babinsa Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery. Samosir.***(fit)

Gubri Buka Rakor Korpri di Rokan Hulu

Gubri Buka Rakor Korpri di Rokan Hulu

Rohul(SegmenNews.com)- Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Dewan Pengurus Korpri Provinsi dan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau Tahun 2018, Pembukaan Rakor Korpri se Provinis Riau itu ditandai dengan pemukulan Gong oleh Gubri Andi Rachman, yang dilaksanakan di Convention Hall Islamic Center Rohul, Minggu (29/7/2018) malam.

Dalam Rakor Korpri se Provinis Riau yang mengusung tema “Mewujudkan Pegawai Negeri Sipil yang Profesional dan Bermartabat” itu turut juga dihadiri, Sekjen Korpri Pusat, Bupati Rohul H. Sukiman, Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Ketua Korpri Riau H. Kasiarudin, Ketua Korpri Kab/Kota Se Riau, Ketua Badan Pengelola MAIC Rohul H. Zulyadaini, Kepala OPD Rohul, Camat dan Lurah.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Korpri Provinsi Riau H. Kasiarudin mengatakan, tujuan dilaksanakannya Rakor dan Konsolidasi Korpri se Riau ini untuk memperkuat Kedudukan Korpri dalam pelaksanaan kegiatan dan program Korpri diseluruh Kab/Kota. Selain itu juga dapat menghimpun potensi Korpri yang digunakan untuk pembangunan usaha dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan korp jiwa Korpri.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan perlindungan Hukum bagi Korpri yang melaksanakan tugas diseluruh Provinsi Riau. Hal itu menunjukan harapan dan keyakinan bahwa perlindungan hukum dimanapun konsepnya pada dasarnya wajar. Dalam penguatan tugas sepertinya harus dikembangkan, selama ini di Pemprov sudah ada, pendampingan hukum itu, agar bekerja lebih baik kedepannya, baik itu pendampingan dari KPK maupun BPKP,” kata Kasiarudin

Diakui Kasiarudin, Perubahan regulasi tentang Korpri tetap berpengaruh baik untuk anggota maupun sekretariat, pasalnya saat ini bahwa Sekretariat Korpri itu sudah ditiadakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016.

“Jadi perubahan regulasi itu tetap ada, kita tetap bersyukur karena ada badan hukum daerah, tentu tidak optimal jika tidak punya Sekretariat, tapi seyogyanya itu bukan menjadi alasan, kita harus tetap bergerak, tapi dalam pelaksanaan tugas kita perlu juga pendampingan,” kata Kasiarudin

Ketika ditanya berapa jumlah anggota Korpri yang tersandung hukum, Kasiarudin mengaku banyak anggota Korpri tersandung masalah hukum sejak tahun 2012 sampai 2017, namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci jumlahnya. Namun, Kasiarudin mengaku anggota Korpri dalam melaksanakan tugas diberikan pendampingan dan perlindungan hukum.

“Perlindungan hukum ini artinya bukan melindungi yang berbuat salah, perlindungan dari kaca mata hukum dia perlu dibela dari sudut mata hukum, karena dia melakukan itu bukan karena kesalahan dan kesengajaan makanya perlu perlindungan hukum,” tegas Kasiarudin

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Dewan Pengurus Korpri Riau karena telah menunjuk Kabupaten Rokan Hulu sebagai tempat Pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Korpri se Provinsi Riau.

“Kita berharap Rakor ini sebagai momentum pengikat silaturrahmi sebagai upaya mengimplementasikan panji Korpri dan nilai-nilai yang terkandung didalam Panca Prasetya Korpri dalam membangun kepribadian ASN yang profesional dan berkompetensi,” harap Sukiman

Lanjut Sukiman, Rakor Korpri se Riau ini sebagai wadah dalam memberikan energi positif sebagi upaya meningkatkan solidaritas antar Dewan Pengurus Korpri se Provinsi Riau untuk memperkuat organisasi dan menyusun program, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mampu memberikan perlindungan hukum kepada anggota Korpri.

Ditempat yang sama, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan Sesuai dengan tema Rakor Korpri Mewujudkan Pegawai Negeri Sipil yang Profesional dan Bermartabat, diharapnya ASN mempunyai komitmen dalam menyelenggarakan Pemerintah ini dengan berintegritas.

“Jika ASN itu berintegritas tentu ini akan tercapai, Profesional ini harus mempunyai ilmu pengetahun dan ilmu pengetahuan mempunyai attitude (sikap) yang baik, sehingga dalam melaksanakan tugas berpedoman terhadap peratuan dan pedoman yang berlaku.

Gubri Andi Rahman mengaku Rakor dan Konsolidasi Korpri se Riau ini sangat penting dan strategis apalagi saat ini semakin menurunya semangat organisasi Korpri untuk mensejahterakan anggotanya. Melalui Rakor dan Konsolidasi ini bagaimana mengevaluasi program-program yang dilaksanakan dan program kedepannya, sehingga tujuan untuk mensejahterakan anggotanya bisa tercapai.

“Rakor dan Konsolidasi Korpri ini sangat penting, untuk mengevaluasi program dan kesejahteraan anggota, begitu juga masalah perlindungan hukum, seharusnya kalau kita bekerja secara profesional, ini tidak menajadi hal yang utama, yang menjadi utama bagaimana kita mengangkat dan mengajak pendamping-pendamping untuk benar-benar bisa mendamping kita dalam rangka membangun daerah kita ini,” harap Gubri.***(fit)

Pengakuan Mengejutkan Sang Guru Soal Modus Dugaan Penyelewengan Dana BOS

Meranti(SegmenNews.com)- Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat rentan dengan penyelewengan. Pengakuan seorang guru di Kabupaten Meranti terkait modus dugaan penyelewengan dana BOS sangat mengejutkan.

Guru inisial W, mengajar di salah satu sekolah di Meranti mengaku mendapatkan tekanan dari kepala sekolah jika menyuarakan modus dugaan penyelewengan dana BOS.

Ia akan dilaporkan kepihak Badan kepegawaian Daerah ( BKD ) Kepulauan Meranti serta dihambatnya proses kenaikan pangkat guru oleh kepala sekolah.

“Hal ini sudah bukan rahasia lagi, kalau kami melaporkan akan jadi bomerang untuk jabatan kami,” ujar Guru berinisial W tersebut.

Diungkapnya, modus yang dilakukan oknum kepala sekolah seperti memangkas beberapa kegiatan atau pembelanjaan rutin sekolah, namun laporan penggunaan dana tetap diajukan dengan harga awal sebelum di pangkas.

Kwitansi kosong dan stempel toko mudah didapat, oknum kepala sekolah memiliki berbagai kwitansi kosong dan stempel dari beragam toko. Oknum kepala sekolah dan bendaharanya juga dapat menyesuaikan bukti-bukti pembayaran sesuai dengan panduan dana BOS, seakan- akan tidak melanggar prosedur.

Disamping itu, lanjutnya, momen penerimaan peserta didik baru juga beresiko menjadi ajang pungutan liar bagi oknum kepala sekolah, misalnya dipungut biaya seragam sekolah yang tidak sesuai prosedur dan harga terlalu memaksa sehingga memberatkan orang tua murid.

Ia berharap, dugaan penyelewengan dana BOS harus menjadi perhatian lebih bagi pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menindak tegas oknum-oknum yang menyelewengkan dana BOS, dan mengevaluasi mereka.***(DM)

Polisi dan BNP Riau Bekuk Pasutri Pembawa Sabu di Siak

Pasutri pembawa sabu saat dibekuk

Siak(SegmenNews.com)- Jajaran Polres Siak bersama Badan Narkotika Provinsi (BNP) Riau membekuk Pasangan Suami Istri (Pasutri), Minggu (29/7/18) sekitar pukul 17.45 WIB. Keduanya diduga membawa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 10 bungkus didalam mobilnya.

Tersangka yakni, Yudi Ashar (43) dan Erlivia (34) merupakan warga Ujuang Guguak, Baso, Kota Bukit Tinggi, Sumbar.

Kapolres Siak AKBP Ahmad Davit, mengatakan, Pasutri dibekuk saat melintas di depan Mapolres Siak, yang sebelumnya atas kordinasi pihak BNP Riau bersama Polres Siak, akhirnya Pasutri tersebut berhasil dibekuk.

Penggeledahan

“Personil BNP dan anggota Polres, memberhentikan mobil Toyota Kijang Inova warna hitam No.Pol B 1396 BRR di depan Mapolres dan setelah dilakukan penggeledahan, maka diduga sabu-sabu sebanyak 10 bungkus diamankan,” ujarnya.

Saat diintrogasi, Pasutri tersebut mengaku membawa sabu sabu dari Dumai menuju Sumatera Barat.

Saat ini Pasutri tersebut sudah diamankan oleh BNP guna proses hukum selanjutnya.***(Rinto)

Pemkab Inhil Tutup Festival Sampan Leper 2018

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Plh Asisten Admunustrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Inhil RM Sudinoto MM menutup Festival Sampan Leper 2018 di Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan, Minggu (29/7/18).

Pada kesempatan itu Plh Asisten 3 Bupati tersebut didampingin Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Inhil Junaidy SSos MSi dan istri, Kapolres Inhil diwakili Kasat Polair Polres Inhil, Camat Tembilahan, dan Lurah Sungai Beringin.

Kadisparpirabud mengucapakan terimakasih kepada Bupati dan pihak-pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Terimakasih kepada Bupati yang memberikan dukungan terhadap kegiatan ini setiap tahunnya. Terimakasih kepada pihak pengamanan perairan Sungai Batang Tuaka. Terimakasih kepada komunitas-komunitas yang turut meramaikan. Serta trimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan ini,” ujarnya dengan penuh syukur.

Sudinoto dalam sambutannya memberi selamat kepada para pemenang lomba. Ia berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh semangat jiwa persatuan dan kesatuan masyarakat, juga dapat mengingatkan bahwa sampan leper merupakan salah satu transportasi histori budaya di Inhil.

“Saya berikan aplouse kepada seluruh elemen yang yang terlibat, mulai dari panitia, peserta, suporter, dan para dewan juri. Semoga lomba ini dapat menjadi upaya dalam memasyarakatkan sampan leper sebagai event wisata yang diminati banyak kalangan,” urainya.

Festival khazanah budaya ini dilaksanakan selama dua hari. Juara pertama lomba sampan leper perorangan diraih oleh As’at warga Desa Sungai Merantih, sementara juara pertama lomba sampan leper beregu disabet oleh tim Arbain dan Apul warga Kelurahan Pekan Arba.

Hadiah dan piala lomba diserahkan oleh Plh Asisten 3 Bupati beserta rombongan, sedangkan uang pembinaan dapar diambil oleh para pemenang di Disparporabud dengan syarat membawa plang kemenangan.

Usai penyerahan hadiah dan piala lomba pacu sampan leper, dilanjutkan dengan kegiatan tambahan untuk menghibur masyarakat setempat, yaitu lomba pacu sampan dengan menggunakan tangan sebagai dayung saat air pasang. Lomba ini dikhususkan untuk 2 orang dalam masing-masing tim.

Curah hujan tidak menyurutkan semangat tim untuk mengikuti lomba ini. Ramai tim yang turut serta tergabung dalam lomba hiburan tersebut. Para pemenang lomba pacu dayung sampan menggunakan tangan ini masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai dari Kadisparporabud Inhil.***(Humas)

Ratusan Hadiah Semarakkan Pergelaran HUT Bhayangkara Advanture Pelalawan

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.Com)- Pelaksanaan event HUT Bhayangkara Adventure Pelalawan yang berlangsung di ruang publik kreatif, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan berlangsung meriah.

Ratusan hadiah menarik juga menjadi suasana semakin semarak. Hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor KLX dan 3 unit sepeda motor matic.

Kemeriahan event yang diselenggarakan dalam rangka menyemarakan HUT Bhayangkara  ke-72 tersebut terlihat dari partisipasi ratusan Rider oleh raga ekstrim (Off Roader) yang memadati RPK sejak pagi, Ahad (29/7/18).

Kegiatan tersebut diawali dengan pelepasan para Rider Off Roader oleh Bupati Pelalawan H.M Harris dan diakhiri dengan peyerahan ratusan hadiah.

“Partisipasi para Rider Off Roader pada event ini melebihi target kita, target kita 600 Rider dari awal, sampai pendaftaran akhir dari 683 persedian ID Card, kita menambah catatan pandaftar, mungkin mencapai delapan ratusan lah,” ucap Ketua Panitia Bhayangkara Adventure Pelalawan Syafrizal, SE kepada SegmenNews.com pada saat penyerahan hadiah.

Selain itu, tambah Syafrizal, pihaknya bersyukur acara ini berlangsung sukses dan lancar, walaupun para Rider Off Roader tampak lelah setelah menempuh jalan sepanjang 60 Km dengan waktu tercepat 5 Jam perjalanan. “Setelah melihat hadiah yang kita suguhkan wajah cerah kembali tampak dari para rider,” ujar Syafrizal.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, SIk pada saat memberikan sambutan penutupan event Bhayangkara Adventure Pelalwan.

Disela-sela pencabutan kupon hadiah utama Kapolres Kaswandi mengatakan pihaknya berterima kasih atas kehadiran para Rider Off Roader yang telah berpartisipasi meramaikan event tersebut.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan pada rekan-rekan Rider Off Roader yang telah hadir, mudah-mudahan kedepan bisa lebih meriah dan semarak lagi even ini diadakan,” harap Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan.

Pantauan SegmeNews.com dilapangan, diakhir kegiatan dilakukan penyerahan hadiah Utama 1 unit sepeda motor KLX, 3 unit sepeda motor matic dan sebelumnya telah di serahkan dua ratusan lebih hadiah terdiri dari Mesin Cuci, Kulkas, TV, Helm dan berbagai peralatan Off Roader, hingga ba’dah Shalat Magrib. ***(Ris)