Beranda blog Halaman 1444

660 Warga Binaan Lapas di Rokan Hulu Tak Ikut Coblos Pilgubri

660 Warga Binaan Lapas di Rokan Hulu Tak Ikut Coblos Pilgubri

Rohul(SegmenNews.com)- Sebanyak 660 dari 790 warga binaan Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tidak ikut menyalurkan hak suaranya di Pilkada serentak atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018, Rabu (27/6/2018).

Dari informasi yang dirangkum di TPS 12 Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, itu merupakan TPS Khusus di Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, dan hanya 130 orang dari 790 warga binaan yang berhak salurkan hak suaranya.

Diakui Kalapas Kelas II B Pasir Pangaraian, M.Lukman mengatakan, awalnya sesuai DPS dan DPT, ada 151 warga binaan yang berhak memilih, namun ada 20 narapidana yang sudah bebas dari hukuman, sedangkan‎ 1 narapidana pindah Lapas.

“‎Sehingga yang berhak salurkan hak suaranya 130 pemilih,” sebut Lukman di sela kunjungan Bupati Rohul H. Sukiman, bersama para pejabat Forkompinda Rohul.

Jelas ‎Lukman mengakui, April 2018 lalu pihak Lapas sudah ajukan data isi hunian kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Disdukcapil Rohul. Namun‎ berdasarkan hasil verifikasi, jumlah DPS dan DPT hanya 151 pemilih. Namun di hari pencoblosan, jumlah pemilih menjadi 130 orang, sebab 20 pemilih sudah bebas dan 1 pemilih pindah Lapas.

Sebut Lukman, banyaknya warga binaan Lapas Pasir Pangaraian yang tidak bisa memilih karena mereka tidak bisa menunjukkan kartu indentitas yang sah dikeluarkan pemerintah, baik kartu keluarga (KK) maupun KTP Elektronik atau e-KTP.

“Namun kita sudah berkonsultasi dengan‎ pihak Disdukcapil dan KPU, itu tadi kendalanya. Bila yang bersangkutan setelah dilakukan rekam data, dan diverifikasi ulang bisa membawa atau menunjukkan KTP, pihak keluarganya kemudian mengantar, tentunya bisa berhak melakukan pencoblosan di sini,” ujarnya.

Tambah Lukman, dari 790 warga binaan, sekitar 20 persen penghuni tidak terdaftar di DPT Pilgubri 2018, karena mereka merupakan warga di luar Provinsi Riau.

Untuk sistem pencoblosan di TPS Khusus ini, pihak Lapas Pasir Pangaraian menerapkan antrean per kamar. Setiap sesi ada 15 sampai 20 pemilih dipanggil untuk mencolos. Setelah selesai, mereka dimasukkan kembali ke dalam kamar, dan digantikan dengan pemilih dari kamar lainnya.

‎”Kita sudah membuat alurnya dan diterapkan agar tertib, disesuaikan undangan yang ada, sesuai petunjuk,” ungkapnya.‎

Lukman mengakui, warga binaan yang akan memberikan hak suaranya sebagian besar sudah tahu calon yang akan dipilihnya, sebab sebelumnya pihak KPU Rohul telah melakukan sosialisasi di Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian.

Di TPS khusus Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, juga mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah. Bupati Rohul H. Sukiman bahkan sempat tinjau TPS tersebut, bersama Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, dan Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pangaraian Sarudi.***(fit)

Wardan Ungguli Pilkada Inhil, Raih 51,98 Persen

Tembilahan(SegmenNewe.com)- Calon Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berhasil ‘mengungguli’ para pesaingnya dalam Pilkada Serentak tahun 2018 dengan perolehan sementara sebesar 51,98 persen suara.

Pasangan penantang, Rosman Malomo – Musmulyadi dan Ramli Walid – Ali Azhar mau tidak mau harus mengakui ketangguhan Sang Petahana H Muhammad Wardan yang berpasangan dengan H Syamsuddin Uti.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil, Pasangan Wardan – SU mampu meraih 117.122 suara dari total 222.869 atau 51 persen suara sah yang masuk.

Mengacu pada data tersebut, posisi kedua untuk perolehan suara sementara ditempati oleh pasangan Ramli Walid – Ali Azhar dengan persentase 24,29 persen atau 54.734 suara.

Sedangkan posisi ‘juru kunci’ jatuh pada pasangan Rosman Malomo – Musmulyadi dengan perolehan suara sebesar 22,64 persen atau 51.013 suara.

Ketua Desk Pilkada, H Said Syarifuddin saat dikonfirmasi membenarkan data yang dirilis Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil tersebut.

“Untuk perolehan suara sementara, pasangan calon, H Muhammad Wardan – H Syamsuddin Uti unggul dari 2 kandidat lainnya. Posisi kedua ada Ramli Walid – Ali Azhar diikuti pasangan Rosman Malomo – Musmulyadi di posisi ketiga,” katanya, Rabu (27/6/2018) malam.

Kendati demikian, H Said Syarifuddin mengatakan, surat suara yang masuk belum secara keseluruhan, masih tersisa beberapa persen lagi surat suara yang belum dilaporkan.

“Insya Allah, hari ini akan masuk semua dan penghitungan masih akan terus berlangsung. Tim kita terus bekerja dari seluruh kawasan Indragiri Hilir,” ungkap H Said Syarifuddin yang juga merupakan Sekretaris Daerah

Dari total suara masuk, dikatakan H Said Syarifuddin memang terdapat sekitar 2,4 persen suara yang tidak sah, baik itu disebabkan oleh kerusakan surat suara atau lain sebagainya.

“Secara keseluruhan, rangkaian tahapan Pilkada berjalan lancar, aman dan terkendali. Kita berharap kelancaran ini dapat bertahan hingga tahapan – tahapan Pilkada selesai,” tandas H Said Syarifuddin.***(Diskominfops Inhil)

Gunakan Helikopter, Bawaslu, KPU dan Polda Riau Monitoring TPS ke Daerah

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Ketua-Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, bersama Ketua KPU Provinsi, Nurhamin, Kapolda, Nandang, Kepala BIN dan Dandrem melakukan monitoring di beberapa TPS di 3 Kabupaten.

Monitoring dilakukan sejak pukul 7 pagi, dengan menggunakan helikopter milik Polda Riau. Rombongan pergi ke 2 TPS di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kemudian rombongan beralih ke Kecamatan Tualang, Perawang, Kabupaten Siak. Kedatangan rombongan disambut hangat dan meriah oleh warga sekitar TPS.

Terakhir, rombongan pergi ke Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Kunjungan berakhir pada jam 3 sore, dan mendarat di bandara Sultan Syarif Qasim.***(ran)

Bupati Inhil Laporkan Kejadian “Aneh” di TPS 002 Desa Sei Piyai ke Wagubri

Bupati Inhil Laporkan Kejadian “Aneh” di TPS 002 Desa Sei Piyai ke Wagubri

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melaporkan kejadian ‘aneh bin ajaib’ di TPS 002, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuala Indragiri kepada Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Wan Thamrin Hasyim pada hari pemungutan suara Pilkada Serentak, Rabu (27/6/2018) siang.

Istilah ‘aneh bin ajaib’ digunakan atas kejadian kosongnya kotak suara tanpa ada surat suara dan perlengkapan lain sewaktu dibuka oleh petugas KPPS, TPS 02, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuala Indragiri.

“Kami langsung meninjau kesana. Empat (Kotak Suara, red) kali dibuka disaksikan oleh Panwas dan para saksi Paslon, kosong,” tukas Bupati saat teleconference dengan Wakil Gubernur Riau di Sekretariat Desk Pilkada, Aula pertemuan Kantor Bupati Inhil, Tembilahan.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, Setelah kotak suara berulang kali diperiksa, akhirnya KPPS setempat pun melaporkan hal tersebut kepada PPK Kecamatan Kuala Indragiri. Pihak PPK Kuala Indragiri pun segera menuju TPS untuk memastikan.

“Setibanya disana, dan PPK membuka segel dan memeriksa ternyata kotak suara utuh dengan berisikan surat suara dan perlengkapan pemungutan suara lainnya,” ujar Bupati.

Selanjutnya, dikatakan Bupati, karena kotak suara, surat suara beserta perlengkapannya dipastikan ada dengan kondisi utuh. Maka, Pemungutan suara pun dilanjutkan.

“Ini riil terjadi, Saya selaku Bupati bersama KPUD dan Panwas meminta laporan langsung di tingkat PPS,” ungkap Bupati.

Hadir mendampingi Bupati Inhil, HM Wardan pada teleconference bersama Wakil Gubernur Riau, Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Ketua KPUD Inhil, Suhaidi, Ketua Panwaslu Inhil, Andang Yudiantoro dan segenap pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Partisipasi Diperkirakan Capai 70 Persen

Bupati Inhil dalam laporannya kepada Wakil Gubernur Riau, mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak diperkirakan mencapai angka 70 persen.

Pernyataan itu dilontarkan Bupati setelah melakukan peninjauan ke beberapa TPS dan menerima laporan dari Desk Pilkada.

“Antusiasme masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya cukup tinggi. Ada beberapa TPS yang ditinjau, angka partisipasi berkisar antara 70 sampai 80 persen. Jika dirata – ratakan, maka diperkirakan partisipasi pemilih Inhil mencapai 70 persen secara keseluruhan,” papar Bupati.

Terkait kondisi Pilkada dalam tahapan pemungutan suara, Bupati mengatakan, tidak ada kendala berarti yang dihadapi. Kondisi hingga hari pemungutan suara aman dan terkendali.

“Alhamdulillah baik, lancar dan terkendali. Sampai saat ini belum ada laporan atas pelanggaran – pelanggaran yang terjadi,” kata Bupati.***(Diskominfops Inhil)

Sementara, Syamsuar Menang di Kabupaten Meranti

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Tepat pukul 13.00 WIB, Rabu (27/6/2018), beberapa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Kabupaten Kepulauan Meranti, memulai penghitungan suara Pemilihan Gubernur Riau, di Tempat Pemungutan Suara. Hasil sementara pasangan Syamsuar-Edy Natar menang telak.

Kemenangan pasangan Syamsuar-Edy Natar ini terlihat antara lain di TPS 03 Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, suara Syamsuar 120, Lukman Edy, 46, Firdaus, 23 dan Andi Rachman 27.

Di TPS 17, Kecamatan Tebing Tinggi, Syamsuar 113 suara, Lukman Edy 18, Firdaus 19 dan Andi Rachman 14. Di TPS 11 Desa Teluk, Syamsuar 173, Lukman Edy 14, Firdaus 33 dan Andi 35.

Di TPS 16, Syamsuar 192 suara, Lukman Edy 8, Firdaus 28, Andi 26 suara. TPS 7, Syamsuar 88, Lukman Edy 25, Firdaus 35, Andi 45 suara.

Di TPS 12, Syamsuar 90 suara, Lukman Edy 12, Firdaus 7, Andi 17. Hal ini diungkapkan Defrianto, salah seorang tim sukses tim Syamsuar.***(ran)

Usai Mencoblos, Bupati Harris Pantau Sejumlah TPS Bersama Kapolres

Usai Mencoblos, Bupati Harris Pantau Sejumlah TPS Bersama Kapolres

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)-Setelah mencoblos di TPS 01 Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Kapolres Pelalwan, AKBP Kaswandi Irwan mendatangi lokasi di beberapa TPS, guna memantau pelaksanaan Pilkada Riau 2018, di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (27/6/18).

Kepada awak media Bupati Harris mengatakan, pemantauan yang dilakukan tersebut, untuk melihat langsung perkembangan partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pilkada Riau 2018.

“Kalau lihat pantauan kita bersama, situasi aman dan kondusif, saya mengucapkan terimakasih kepada KPU, Panwaslu, Polri dna TNI,” kata Harris.

Bupati Harris juga menyampaikan, dari hasil peninjauan yang dilakukan di beberapa TPS di Kota Pangkalan Kerinci, partisipasi pemilih cukup tinggi.

“Mudah-mudahan sesuai target, target kitakan 60 persen, dari persentase partisipasi pemilih pada Pilkada kali ini kemungkinan bisa tercapai 60 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan mengatakan, dalam Pilkada kali ini pihaknya menurunkan sekitar 360 personil.

“Sampai hari ini, keadaan masih kondusif In Sha Allah, dan dalam pengaman Pilkada Pilgubri kali ini kita telah siagakan personil sebanyak 360 personil, baik itu dari Polres dan juga dari KBO Polda,” terang Kapolres AKBP Kaswandi Irwan.

Pantauan SegmenNews.com di lapangan ada  8 (Delapan) TPS di Kota Pangkalan Kerinci, yang ditinjau oleh Bupati Pelalawan bersama rombongan, yakni TPS 34 Jalan Pinang Pangkalan Kerinci Kota, TPS 57 dan 56 Town Site II serta TPS 02,03,04,05,06 Town Site I PT RAPP.***(Ris)

Bawaslu Riau Kaji Sejumlah Dugaan Pelanggaran Dimasa Tenang

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau bersama dengan Sentra Gakumdu sedang melakukan pembahasan terkait informasi awal dugaan pelanggaran yang dilaporkan masyarakat di masa tenang (24-26 Juni 2018).

Dugaan pelanggaran sebagian besar terjadi di Kota Pekanbaru. Dugaan pelanggaran yang terjadi dimasa tenang ini berkaitan dengan Money Politik, Netralitas ASN, Kampanye di luar jadwal melalui media sosial (medsos), dan pemasangan Alat Peraga kampanye.

Bawaslu Provinsi Riau dan sentra Gakumdu melakukan pengkajian serta penelusuran dalam melengkapi atau memenuhi syarat baik unsur formal maupun unsur materil.

Keterlibatan ASN dalam kampanye melalui media sosial juga tidak luput dari perhatian Bawaslu Provinsi Riau.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan menyampaikan, “Bawaslu saat ini sedang bekerja keras untuk melakukan penelusuran terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas oleh ASN, dan dugaan pelanggaran oleh Paslon”, ujar Rusidi.

Rusidi berharap agar dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 ini dapat berjalan dengan baik, dan Rusidi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada Panwaslu terdekat jika terdapat pelanggaran Pemilu saat ini.

Sementara terkait kabar tentang penangkapan pelaku money politik yang beredar malam ini kemungkinan besar adalah laporan yang masuk dari masyarakat ke Panwaslu kota pekanbaru di Rumbai.

Intinya adalah dugaan pemberian materi lainnya berupa bahan baju disertai stiker salah satu paslon.

Kejadiannya tanggal 19 Juni 2019 lalu. Diterima oleh tim sekretariat panwaslu kota Pekanbaru didampingi unsur Polresta dari Sentra Gakkumdu.

“Besok Panwaslu kota Pekanbaru akan mengkaji apakah laporan ini bisa diterima atau tidak karena berpotensi kadaluwarsa,” ujar Rusidi.***(rls)

Pilgubri Diwarnai Banjir di Sejumlah Titik Kota Pekanbaru

Jalan menuju TPS 34 di Jalan Todak digenangi air

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru, dini hari tadi mengakibatkan disejumlah titik jalan kebanjiran. Bahkan lokasi ke TPS juga digenangi air.

Dari pantauan, Rabu (27/6/18) hingga pukul 11:00 WIB Jalan Sigunggung masih digenangi air, pengendara harus berhati-hati melintasi jalan tersebut.

Bahkan, jalan menuju lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 34 untuk pemilihan suara calon gubernur dan wakil gubernur Riau yang sedang berlangsung di Jalan Todak, Marpoyan Damai juga terlihat digenangi air.

Banjir di Jalan Sigunggung kota Pekanbaru (foto pukul 11:00 WIB)

Akibatnya beberapa warga mengurungkan niatnya untuk mencoblos pada Pilgubri ini.

Hal itu terlihat di Jalan Todak, Marpoyan Damai. Dua ibu rumah tangga yang sedang menggendong anaknya, sekitar pukul 11.30 WIB hendak ke TPS 34. Namun mereka terpaksa berbalik arah pulang karena jalan ke lokasi TPS digenangi air. Padahal kedua ibu tersebut sedang memegang kertas pemilihan suara Pilgubri.

Ketika ditanya kenapa pulang, kedua ibu memberikan alasan karena banjir.

“Gimana lagi, banjir. Nantilah cari jalan lain kalau ada,” ujar dua ibu rumah tangga yang tidak bersedia disebut namanya ini.***(ran)

Nyoblos di TPS 01, Ini Pesan HM Harris

Bupati Harris bersama istri memilih di TPS 01

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)-Gunakan Hak Pilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau 2018, Bupati Pelalawan, HM Harris Nyoblos di TPS 1 Kelurahan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan atau tidak jauh dari Rumah Dinas Bupati Pelalawan.

Pantauan SegmenNews.com di lapangan, Bupati Pelalawan Dua Periode itu datang ke TPS 1 didampingi Istri, Hj Mainar Harris, dan sejumlah kepala Dinas. Pertama kali datang, Harris disambut langsung oleh Ketua KPU Pelalawan, Nazaruddin dan Ketua Panwaslu Pelalawan, Mubrur.

Usai mencoblos, HM Harris berharap Pilgubri kali ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai, mulai dari pemungutan suara, penghitungan suara hingga penetapan calon terpilih mendatang.

Sebelumnya HM Harris mengimbau seluruh masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya dalam pesta demokrasi sekali dalam lima tahun ini, Ia juga meminta warga jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya atau Golongan Putih (Golput).

“Hak suara harus kita disalurkan dalam menentukan pemimpin Riau kedepan, jangan sampai Golput, tentukan pilihan sebab pemilihan ini sangat penting dan berdampak para masyarakat dan daerah,” pesan Harris.

Dikatakan Harris, dalam memilih kepala daerah atau Gubernur Riau, ia meminta masyarakat agar tidak terpengaruh siapapun, ia berharap masyarakat memilih pemimpin yang peduli kepada warga dan komitmen dibidang pembangunan.

“Pilihlah calon kepala daerah atau pemimpin yang benar-benar peduli terhadap masyarakat dan memiliki komitmen dalam membangun daerah,” pungkasnya.***(Ris)

DKPP RI Pantau Persiapan Pilkada Riau

DKPP RI Pantau Pilkada Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau menerima kunjungan kerja dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Rabu (26/6/18).

Kedatangan Dr.H.Alfitra Salamm APU, anggota DKPP RI beserta rombongan ke Provinsi Riau adalah melakukan pemantauan persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018.

Setelah menyambangi dan mendengarkan pemaparan persiapan dan pengawasan yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh Bawaslu Riau yang disampaikan oleh ketua Rusidi Rusdan ketua Bawaslu Riau, Alfitra melanjutkan kunjungan berlanjut ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru yang berada di jalan Arifin Ahmad, dengan didampingi oleh Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga, Neil Antariksa, A.Md, SH, MH dan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, Anderson, S.Pi, M.Si

Dikantor KPU Kota Pekanbaru, Alfitra beserta Ketua Bawaslu Riau disambut oleh Ketua KPU Kota Pekanbaru, Amiruddin Sijaya. Bersama-sama Ketua KPU Kota Pekanbaru, Alfitra melakukan pengecekkan kelengkapan kotak suara yang akan didistribusikan ke seluruh TPS yang ada di Kota Pekanbaru pagi ini.

Selanjutnya rombongan melakukan inspeksi ke TPS 08 yang beralamat di jalan Kuansing Ujung, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kec Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Alfitra menyampaikan kepada awak media, tujuan kedatangan mereka untuk memastikan kesiapan-kesiapan penyelenggara baik KPU Riau maupun Bawaslu Riau apakah tepat waktu? dan melihat progres nya. Saya melihat untuk TPS masih dalam persiapan dan insya Allah malam nanti saya akan berkunjung ke TPS kembali” ujarnya.

“Kami memantau kinerja KPU dan Bawaslu Riau, dan memastikan tidak ada keterlambatan distribusi kotak dan surat suara di daerah dan di desa-desa”, tambah Alfitra.

Alfitra berharap kepada seluruh penyelenggara Pemilu di Indonesia khususnya di Provinsi Riau agar patuh terhadap semua peraturan, mematuhi tahapan-tahapan semuanya, dan mengatisipasi hal-hal yang akan terjadi. Sehingga seluruh masyarakat/ pemilih betul-betul dapat menggunakan haknya, dan berilah pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Riau.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan menyampaikan, “Kami berharap kepada seluruh jajaran Panwaslu, KPU, maupun kepolisian untuk selalu siap dan segera melaporkan apabila terdapat gangguan dalam penyelenggaraan pemilu nanti.”

Rusidi berharap, “Untuk seluruh pengawas tetap aktif mengawasi baik dalam prosedur dan prosesnya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.
Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi dalam mensukseskan dan juga mengawasi jalannya pemilihan Gubernur Riau saat ini.”

Kemudian Alfitra dan rombongan pergi ke kantor Riau Pos Group di jalan H.R. Soebrantas, Panam untuk memenuhi undangan. Tema undangan tersebut Diskusi persiapan pelaksanaan pencoblosan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018-2023 bersama Ketua KPU Provinsi Riau, Dr. NurHamin, S.Pt, MH, dan Ketua Panwaslu Kota Pekanbaru, Indra khalid Nasution.

Rencananya, inspeksi ke TPS-TPS akan berlanjut nanti malam, dan esok hari saat pencoblosan anggota DKPP RI didampingi Bawaslu akan mengunjungi TPS-TPS Paslon dan TPS di Lapas pekanbaru.***(rls)