Beranda blog Halaman 1448

Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke-53

Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke-53

Inhil(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar malam resepsi dalam rangka Syukuran Milad ke-53 tahun 2018 di kediaman dinas Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Nomor 1 Tembilahan, Jum’at (22/6/2018).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam, Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Ketua Pengadilan Negeri Inhil, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Inhil dan beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Turut hadir pula H Muhammad Wardan, Bupati Inhil yang sedang cuti pilkada dan sejumlah tokoh masyarakat Inhil, seperti, H Syamsuddin Uti dan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan Kabupaten Inhil.

Pjs Bupati Inhil, Rudyanto yang berkesempatan menyampaikan sambutan dalam malam resepsi menuturkan, peringatan Milad Inhil ke-53 selain ditujukan untuk mengenang jasa para pendiri Kabupaten Inhil, juga difungsikan sebagai sarana meningkatkan semangat dan motivasi membangun negeri.

“Dalam momen Milad ke-53, saya mengharapkan terciptanya persatuan dan kesatuan dalam heterogenitas daerah. Dengan begitu, solidaritas masyarakat Inhil yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan menjadi lebih erat dan kokoh,” ujarnya.

Seperti diketahui, Milad Ke-53 Tahun 2018 Kabupaten Inhil mengangkat tema ‘Kita Ciptakan Suasana Pilkada Yang Kondusif Menuju Inhil Yang Berjaya, Gemilang Dan Terbilang’.

Berkenaan dengan tema tersebut, Pjs Bupati juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Inhil senantiasa berada pada situasi yang kondusif dan aman.

“Lebih lagi, saat ini kita akan menyambut Pilkada, Saya mengharapkan segenap masyarakat Inhil dapat menjaga situasi tetap kondusif dan aman sehingga hasil dari Pilkada nantinya akan mampu melahirkan Pemimpin yang berkualitas,” kata Pjs Bupati.

Pada malam resepsi dilakukan juga Penyerahan Lencana Gemilang Award oleh Pemerintah Kabupaten Inhil terhadap beberapa orang yang dianggap berjasa dan memiliki dedikasi tinggi bagi daerah Kabupaten Inhil.***(Adv/kominfo)

Warung Pengawasan Bentuk Sosialisasi dan Edukasi untuk Masyarakat Pekanbaru

Warung Pengawasan Bentuk Sosialisasi dan Edukasi untuk Masyarakat Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam upaya melakukan sosialiasi sekaligus edukasi pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018, Panwaslu Kota Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan Warung Pengawasan di seluruh kelurahan.

Menurut Komisioner Panwaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi, S.Ikom, Warung Pengawasan merupakan ide kreatif satu-satunya di Indonesia. Kegiatan minum-minum dan bincang pengawasan warga dan tokoh masyarakat ini berlangsung selama minggu tenang tanggal 23 sampai dengan 26 Juni 2018.

Warung Pengawasan Bentuk Sosialisasi dan Edukasi untuk Masyarakat Pekanbaru

“Ini sebagai bentuk sosialisasi kita, agar masyarakat turut mengawasi jalannya kegiatan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018,” kata Rizqi, saat membuka kegiatan perdana Warung Pengawasan di Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (23/6) malam.

Rizqi menyebutkan, sasaran utama dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan menciptakan Pemilukada yang bersih dan jujur. Selain itu juga diharapkan melalui kegiatan ini mempersempit praktik culas seperti money politic dan serangan fajar oleh tim Paslon dalam upaya memenangkan dukungan dengan cara tidak sportif.

Rizqi juga berterima kasih semangat Panwaslu Kecamatan Payung Sekaki dan jajaran yang berencana mengaktifkan kegiatan Warung Pengawasan di setiap kelurahan. Jadwal Warung Pengawasan sendiri dibagi dua shift yakni dimulai pukul 16.30-23.30 Wib dan pukul 23.30-04.00 Wib pagi secara berpindah-pindah.

Ketua Panwaslu Kecamatan Payung Sekaki Fahrul Rozi pada sela kegiatan mengatakan, Warung Pengawasan dilakukan secara acak di tujuh kelurahan yang ada. Pihaknya akan selalu patroli terutama di wilayah dianggap rawan untuk memastikan tidak adanya kegiatan bertentangan dengan proses Pilgubri yang akan berlangsung 27 Juni 2018 besok.

“Selain sudah ada Satgas Money Politic dari Kepolisian Daerah Riau, kami sebagai pihak yang bertanggungjawab mengawasi pelaksanaan Pilgub ini akan selalu hadir dan siap untuk melakukan tindakan. Tidak ada cerita, apapun bentuknya akan kami tindak,” pungkasnya.***(rls)

Pjs Bupati Inhil Serahkan Lencana Sri Gemilang Award

Inhil(SegmenNews.com)- Bertempat di rumah Dinas Bupati Jum’at (22/6/2018) malam dilaksanakan resepsi dalam rangka syukuran Milad Ke-53 Kabupaten Inhil TH 2018.

Pada kesempatan tersebut di lakukan penyerahan lencana Sri Gemilang Award bagi Putra-putri Inhil yang berprestasi di bidangnya dan penyerahan cendramata bagi ahli waris pendiri Kabupaten Inhil oleh Pjs.Bupati Rudyanto.

Sambutan Pjs.Bupati Rudiyanto pada malam resepsi Milad Ke-53 Inhil mengatakan, saat ini daerah yang kita cintai dan banggakan, kabupaten indragiri hilir telah berusia 53 tahun.

Peringatan hari jadi atau milad ke-53 kabupaten indragiri hilir ini sangat penting kita laksanakan, karena tidak hanya untuk mengingatkan kita pada upaya yang telah dilakukan oleh para pejuang, tokoh, pendiri dan orang-orang yang telah berjasa dalam membangun daerah kabupaten indragiri hilir sekaligus menambah kecintaan kita pada daerah ini, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah untuk meningkatkan semangat dan motivasi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membangun dan memajukan kabupaten indragiri hilir.

Selain itu, melalui peringatan milad yang juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat ter-masuk dalam bidang sosial keagamaan ini, diharapkan pula persatuan dan kesatuan di antara segenap masyarakat kabupaten indragiri hilir yang heterogen (terdiri dari beragam suku, adat dan budaya) menjadi semakin kokoh, kuat dan erat.

Beliau menambahkan, berkaitan dengan tema milad ke-53 kabupaten indragiri hilir pada tahun 2018 ini yaitu “bersempena milad kabupaten indragiri hilir ke-53 tahun 2018 kita ciptakan suasana pilkada yang kondusif menuju indragiri hilir yang berjaya, gemilang dan terbilang”, maka melalui kesempatan yang baik ini saya mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama kita berupaya mewujudkan situasi dan konidisi yang aman, damai dan kondusif, agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 yang tinggal beberapa waktu lagi ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses sebagaimana yang kita harapkan bersama.

Pada malam yang berbahagia ini juga diadakan penyerahan lencana gemilang award bagi putra / putri indragiri hilir yang berprestasi. untuk itu, saya atas nama pemerintah kabupaten indragiri hilir mengucapkan ”selamat” kepada putra- putri indragiri hilir yang telah ber-dedikasi dan berhasil mengukir prestasi di bidangnya masing-masing serta berhak menerima lencana gemilang award. saya berharap hal ini mampu memotivasi kita semua untuk selalu memberikan dan melakukan yang terbaik untuk masya-rakat dan daerah kabupaten indragiri hilir yang tercinta..***(Adv/kominfo)

Mengadu ke Disnaker Riau, 49 Buruh PT.SIS Duri Malah Dipecat

Duri(SegmenNews.com)- Sebanyak 49 buruh diberhentikan tanpa pesangon oleh managemen PT.Sarana Inti Sawit (SIS) Duri, Kabupaten Bengkalis. Pemberhentian tersebut diduga dipicu bergabungnya mereka dengan Serikat Buruh ke Disnaker Provinsi Riau, untuk mengadukan nasib dan persoalan mereka sebagai pekerja di bulan Maret 2018 lalu.

Basar Naenggolan, salah seorang buruh yang sudah bekerja selama 5 tahun di PT.SIS, Sabtu (23/6/18) menjelaskan, sepulang dari Disnaker Riau bersama Serikat Buruh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami, seperti kekurangan upah, lembur kelebihan jam kerja, natura, kesehatan, peralatan kerja dan perlindungan kerja.

Namun mereka malah langsung diskorsing oleh managemen perusahaan, dan suruh menandatangani surat pemberhentian tanpa pesangon oleh managemen PT.SIS.

“Kami hanya berjuang hak hak normatif sesuai ketentuan, skorsing sudah berjalan 4 bulan, kami tidak terima dan tidak meneken lembaran tersebut,” kesal Basar didampingi rekannya beserta anak dan istri para buruh lainnya.

Ironisnya lagi, ketika mereka mengadukan kembali nasib ke Disnaker Bengkalis, tidak ada titik terang. Sehingga mereka masih bertahan di kantor Disnaker hingga hari ini.

Tak hanya buruh PT.SIS yang menginap di emperan kantor Disnaker Bengkalis hingga saat ini. Buruh PT. ADEI Kecamatan Pinggir dan PT. Murini juga masih bertahan di Disnaker Bengkalis, akibat belum adanya titik terang permasalahan yang dihadapi para buruh.

Dikatakan Basar lagi, pihak kebun selama ini tidak pernah memenuhi ketentuan ketenagakerjaan, bahkan mengintimidasi buruh dengan menurunkan Kepolisian.

“Kami para buruh dituduh melakukan penggarapan lahan perusahaan dan ada melakukan penganiayaan pada sekuriti, sangat aneh, tuduhan mereka mengada ngada,” kesalnya.

Perkebunan PT SIS yang terletak di Duri 13, berbatasan langsung dengan Wilayah Dumai sudah kerap timbul masalah.

Lahan HGU yang ada dikelola saat ini, kerap bergesekan dengan masyarakat sekitar, terlebih masalah lahan.

Bobson dari LBH yang dipercayakan buruh menyampaikan, sistem pembayaran upah ketenaga kerjaan diatur dalam Permenaker UU NO 20 tahun 2016.

Sanksi hukumnya cukup jelas yakni pembekuan ijin usaha perusahaan.
Tentang pasangon dalam PHK secara tegas diatur dalam UU NO.13 pasal  156 Tahun 2003.

Dinas Kabupaten Bengkalis berwenang menjatuhkan sanksi pembekuan ijin usaha, karena merekalah yang mengeluarkan ijin tersebut.

“Dengan sikap arogan dan tuduhan yang tidak mendasar, para buruh telah dizolimi, dan perusahaan seperti ini harus ditindak secara tegas, kasihan anak anak yang tidak bisa sekolah ini, siapa yang rela melihat kenyataan ini??”  jelas Bobson SH, yang juga aktivis SBRI ( Serikat Buruh Riau Independen ).***(edi)

PLN Rangsang Diduga Lakukan Los Meteran Warga dengan Biaya Rp50 ribu Perbulan

PLN Rangsang Diduga Lakukan Los Meteran dengan Biaya Rp50 ribu per Bulan

Meranti(SegmenNews.com)- Pihak Pembangkit Listrik Negara (PLN) wilayah Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti diduga melakukan los kontak meteran pelanggan dengan memungut biaya Rp50 ribu perbulan dibeberapa rumah warga Desa Tanjung Medang.

Dari pengakuan Sutrisno, RW 004 Dusun II Desa Tanjung Medang yang melakukan pemungutan dengan mengambil arus listrik tanpa izin itu telah berlangsung selama 1 bulan. Bahkan, dirinya yang secara langsung mengutip.

Namun, berdasarkan data yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, kegiatan pungli tersebut sudah berjalan selama 1 tahun lebih. Dengan kondisi minimnya daya aliran listrik Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang hanya memiliki satu travo untuk dialirkan dibeberapa rumah dengan jarak lebih kurang 6 kilometer.

Atas itu, tentunya daya listrik semakin jauh semakin rendah, sehingga  warga mengeluh dan meminta penambahan. Namun, oknum yang bertanggung jawab bukan mencari solusi seperti menambah travo, malah berinisiatif loskan meteran warga dan menjanjikan bahwa hal itu tidak akan menjadi masalah.

Tindakan itu tentu berdampak buruk bagi keselamatan pelanggan jika terjadi suatu peristiwa yang tidak diinginkan.

Sutrisno ketika dikonfirmasi mengaku bahwa dirinya telah melakukan pemungutan kepada beberapa warga. Namun ia sempat bungkam saat disinggung sikap yang diambilnya telah menyalahi ketentuan.

“Yang ingin penambahan daya itu masyarakatnya sendiri, saya hanya mengutip saja atas perintah pak Andre Kasub PLN Rangsang,” cetus dia saat dihubungi via seluler, Jum’at (22/06/2018).

Sutrisno juga sempat mengelak bahwa dirinya baru saja memegang uang sebesar Rp500 ribu atas penambahan daya listrik warga itu.

“Ini baru 500 ribu yang saya pegang, awalnya pak Andre bilang tidak masalah kalau di los, tapi setelah saya pungut pak Andre belum mau terima pulak uang ini, saya telpon pun gak diangkat,” sebutnya.

Atas perbuatan itu, selain terindikasi kuat dugaan pungli, juga sangat bertentangan dengan Undangan-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang jaminan keselamatan pelanggan, dan tertuang dalam pasal 49 sampai dengan pasal 54 yang dapat di kenakan sanksi pidana.

Sementara, untuk mengetahui secara jelas, sebelumnya media ini telah menginformasikan permasalahan tersebut ke PT PLN Persero Cabang Selatpanjang. Dalam pertemuan itu pihak PT PLN Selatpanjang akan mencari tau kebenarannya serta monitor kelapangan (Wilayah Kecamatan Rangsang, red).

Hingga pemberitaan ini diterbitkan, untuk tindak lanjut permasalahan tersebut pihak PT PLN Rayon Selatpanjang belum memberikan keterangan resmi.***(Dham)

Mengadu ke Disnaker, Mantan Buruh PT.Murini Malah Disuruh Nginap ke Kantor Bupati Bengkalis

Disnaker Dinilai Lecehkan Mantan Buruh PT.Murini yang Menuntut Keadilan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hampir sebulan lebih mantan buruh Perkebunan PT Murini Wood Indah Industri (PWII) bertahan di kantor Disnaker Bengkalis, hanya demi keadilan.

Namun mereka bukannya mendapatkan tanggapan baik atas penyelesaian permasalahan yang diduga PHK sepihak oleh pihak perusahaan.

Pihak Disnaker malah menyarankan agar para buruh tidak menginap di Disnaker,  agar mereka mendapatkan uang.

Hal ini disampaikan oleh, Bobson, pendamping para buruh yang menuntut keadilan, Jum’at (22/6/18).

“Ngapain nginap di sini (kantor Disnaker), di kantor Bupati aja biar dapat duit,” ujar Bobson, menirukan ucapan Kadisnaker Ridwan Yazid pada buruh.

Menurut Bobson, seharusnya pihak Disnaker dapat mengurangi persoalan para buruh, dengan mengacu pada perundang undangan yang telah ada.

Terkait persoaalan Industrial,  Disnaker Kabupaten memiliki kewenangan dalam menyelesaikan persoalan.

Sesuai UU 2004  pasal 2,  dalam PHK harus menjalani proses perundingan Tripartit dan perjanjian bersama yang dituangkan dalam kesepakatan bersama.

Persoalan buruh ketika diusir paksa perusahaan, pihak managemen telah melanggar tindak pidana Umum, artinya ada pelanggaran hukum, pelanggaran hak Asasi manusia terutama mental anak anak yang ikut melihat keganasan perusahaan ini,

“Selain mengakibatkan trauma juga masih ada anak yang gagal dalam ujian kenaikan kelas yang yang telah berlangsung sebelum bukan puasa.

“Pengusiran secara paksa, bila tetap pembiaran ini dilakukan Disnaker, sudah pasti lambat laun menimbulkan persoalan baru, juga akan merusak citra kinerja Bupati Bengkalis Amril Mukmiin,” tegasnya.

Buruh berharap, Bupati bersama Legislatif dapat melihat kenyataan, yang diacuhkan Disnaker dan disepelekan perusahaan PT Murini,”sampai Bobson yang berharap adanya ketegasan Pemkab Kabupaten terhadap birokrat yang gagal dalam menjalankan fungsinya.***(edi)

Tuntut Keadilan, Mantan Buruh PT.MWII Menginap di Kantor Disnaker Bengkalis

Tuntut Keadilan, Mantan Buruh PT.MWII Menginap di Kantor Disnaker Bengkalis

Duri(SegmenNews.com)- Puluhan mantan buruh Perkebunan PT Murini Wood Indah Industri (PWII) terpaksa mengadu ke Disnaker Bengkalis atas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diduga dilakukan sepihak oleh managemen perusahaan.

Para buruh hampir satu bulan lebih terpaksa menginap di kantor Disnaker, karena pengaduan mereka tidak diindahkan. Mereka menuntut keseriusan pihak Disnaker menyelesaikan permasalahan mereka.

Sutiono, salah seorang buruh yang masih bertahan menyampaikan kekesalannya terhadap Disnaker, yang dinilai tidak berdaya menghadapi Perusahaan Murini yang juga Group First Resources, eks Group Surya Dumai.

Menurutnya, mereka para buruh dipaksa menandatangani surat pemutusan hubungan kerja, tanpa diketahui kesalahan mereka. Pemaksaan itu dilakukan di pihak managemen di salah satu rumah staffperumahan dikawal BKO yang di duga berasal dari satuan TNI.

“Kami 10 orang dipanggil ke rumah tersebut, dan diberi 3 lembar surat, yang isinya kesepakatan pemutusan hubungan kerja. Kami mendapat tekanan, dan bahasa yang kurang bersahabat, kami (buruh) terpaksa membubuhkan tanda tangan. Kami tidak meneliti apa yang terdapat dalam lembaran tersebut, dan dipaksa menerima uang sebesar Rp20 juta yang mereka sebut kompensasi, awalnya kami tolak, namun ada intimidasi,” ungkap Sutiono yang dibenarkan oleh rekan lainnya, Jum’at (23/06/18 )

Para istri buruh juga mengaku sikap yang dilakukan PT Murini sangat tidak manusiawi. Pada tanggal 3 Mei 2018, suaminya rekannya  dijemput dari tempat kerja dan dipaksa menerima tawaran perusahaan.

“Pihak perusahaan telah menzolimi, dengan memaksa harus menandatangani. Buruh membubuhkan tanda tangan atau tidak, akan tetap dikeluarkan, ditekan dihadapan oknum aparat. Suami saya dan temannya mau tak mau harus ditanda tangani, cepat ini ada Brimob, nanti dimarahi,” ujar istri buruh menirukan perkataan pihak perusahaan.

Sejauh ini para buruh menilai Disnaker Bengkalis melecehkan mereka. Bahkan pihak Disnaker menyuruh buruh menginap di kantor bupati. Baca Selanjutnya>>>>.****(Edi)

Dua Rumah Hangus Terbakar di Kuantan Tengah-Kuansing

Ditinggal Mudik, Dua Rumah Hangus Terbakar

Kuansing(SegmenNews.com)- 2 Unit rumah di Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi hangus terbakar, Sabtu (23/06/18).

Rumah terbakar milik Linda, ketika terbakar mereka sekeluarga sedang mudik ke Medan. Sedangkan rumah lainnya milik Yarnis yang berada dirumah berupaya memadamkan api, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran. Namun sayang upaya mereka tidak berhasil, rumah rata dengan tanah.

Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan lidik. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Kapolres Kuansing, AKBP Fibri Karpiananto melalui Humas Polres Lumban menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari keterangan korban kebakaran, berawal ketika dua anaknya terbangun, merasa hawa panas dirumahnya.

Ketika diamati, ternyata kamar anaknya sudah terbakar, ketika itu mereka berupaya menyelamatkan harta benda mereka.

Ditinggal Mudik, Dua Rumah Hangus Terbakar

Selanjutnya api mulai membesar dan merambat ke rumah tetangganya melalui atap rumah Linda, rumah permanen, kondisi kosong, pemilik lagi mudik karena atap rumah yang berbahan kayu sehingga api cepat membesar.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa, kerugian ditaksir Rp300 juta.

Giat Pemadaman dipimpin oleh Kapolsek Kuantan Tengah Kompol H. Jasmadi.SH, bersama Kasat Reskrim, Kasat Intel dan 20 Personil Gabungan Polres dan Polsek Kuanteng.***(Linda)

Rudyanto Sebut Tahun 2018 Menjadi Ladang Prestasi Bagi Inhil

Inhil(SegmenNews.com)- Pada peringatan Milad Ke – 53 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pejabat Sementara (Pjs) Kabupaten Inhil, Rudyanto menyebutkan bahwa, tahun 2018 menjadi ‘ladang’ prestasi bagi ‘Negeri Seribu Parit’.

Beberapa diantara prestasi yang paling membanggakan itu berada pada bidang pendidikan dan pengelolaan keuangan daerah. Di bidang pendidikan, perolehan nilai kelulusan tingkat SMP dan SMA/SMK pada tahun ajaran 2017/2018 dianggap cukup memuaskan.

“Belum lagi, di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terus dikembangkan melalui langkah Paudisasi,” kata Pjs Bupati dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Milad ke – 53 Kabupaten Inhil di gedung DPRD Inhil, Tembilahan, Kamis (21/6/2018).

Dari segi kuantitas, menurut Pjs Bupati jumlah lembaga PAUD juga diestimasikan telah mampu mengakomodir anak – anak usia dini di Inhil untuk mengenyam pendidikan.

“Artinya, lembaga PAUD di Kabupaten Inhil sudah bertumbuh hingga ke pelosok desa dan dapat melayani kebutuhan pendidikan bagi anak usia dini sebagai generasi penerus,” pungkas Pjs Bupati.

Dari segi pengelolaan keuangan daerah, Pjs Bupati juga menyampaikan torehan prestasi berupa opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Riau.

“Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Inhil juga telah kembali berhasil meraih opini WTP. Ini tahun kedua setelah sebelumnya kita juga meraih hasil serupa,” ungkap Pjs Bupati.

Pjs Bupati mengatakan, masih ada sederet prestasi daerah Kabupaten Inhil yang diraih selama kurun waktu 1 tahun belakangan, seperti di bidang perkebunan, pertanian dan perikanan.

Atas prestasi – prestasi tersebut, Pjs Bupati mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil yang telah bekerja keras melakukan yang terbaik bagi daerah.

“Terima kasih juga Saya sampaikan kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil yang senantiasa mendukung Pemerintah Kabupaten Inhil dalam menjalankan program – program pembangunan daerah,” tandas Pjs Bupati.

Milad Kabupaten Inhil ke – 53 yang seyogyanya diperingati pada tanggal 14 Juni, mengangkat tema ‘Ciptakan Pilkada yang Kondusif Menuju Inhil yang Berjaya, Gemilang dan Terbilang’.***(Adv/kominfo)

Masyarakat Kecewa, Tayangan Debat Publik Pilgubri di TV Lokal Sering Macet

Tayangan debat publik di RTV sering macet

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Masyarakat Pekanbaru merasa kecewa menyaksikan debat publik melalui tv lokal. Masyarakat tidak bisa mendengarkan jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepada 4 kandidat.

Debat kandidat calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, dilaksanakan Jum’at malam di Labersa (22/6/18). Debat publik, nomor urut 1 Syamsuar-Edi Natar Nasution, 2 Lukman Edi-Hardianto, 3 Firdaus- Rusli dan nomor 4 Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno, ini di siarkan secara  langsung di Riau Televisi.

Pantauan segmennews.com, debat kandidat yang ditayangkan di RTV, suara presenter dan 4 pasangan calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau tidak sama dengan gerakan mulut.

Dari awal acara, tayangan sering macet, bahkan jawaban yang diberikan keoada Firdaus-Rusli dan Arsyadjuliandi Rahman atas pertanyaan yang diajukan tidak bisa didengar karena tayangan macet.

Ari (45) warga Marpoyan Damai merasa kecewa, karena tidak bisa menyaksikan tayangan debat kandidat yang ditunggu-tunggu tersebut.

“Tayangannya sering macet, suara juga tidak sama dengan gerakan mulut. Ini sangat penting agar kita tau siapa calon yang akan kita pilih nanti,” keluhnya.

Hingga berita ini di terbitkan debat kandidat masih berlangsung.***(red)