Beranda blog Halaman 1475

Bupati Amril Ajak Umat Introspeksi Diri

Tualang(SegmenNews.com)-  Bupati Bengkalis Amril Mukminin melaksanakan kegiatan safari Ramadhan 1439 Hijriyah kedua di Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau, Jum’at malam, 18 Mei 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Amril mengajak umat Islam untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai sarana intropeksi diri agar ke depan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kami berharap dan mengajak kita semua untuk menjadikan bulan yang mulia ini, sebagai sarana intropeksi diri, khususnya atas segala khilaf dan salah yang kita lakukan selama satu tahun lalu, sehinga ke depannya tidak terulang lagi,” ajaknya.

Bupati Amril juga mengajak umat Islam di Talang Muandau, khususnya di Desa Serai Wangi untuk memanfaatkan momentum Ramadhan 1439 H dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan amal ibadah dan tali silaturahmi.

“Sesuai janji Allah SWT, setiap amal ibadah yang kita lakukan di bulan penuh ampunan ini, pahalanya akan dilipatgandakan,” jelas mantan anggota DPRD tiga periode itu.

Selain itu, Bupati Amril turut mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di Talang Muandau, untuk bersama-sama meningkatkan peran serta dalam pembangunan di Negeri Junjungan.

“Menurut kami, partisipasi dalam pembangunan di daerah, selain sebagai salah satu bentuk tugas dan tanggungjawab kita, juga akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” sebutnya.

Dalam safari Ramadhan ini, Bupati Bengkalis didampingi Kasmarni Amril, Sekretaris Daerah H Bustami HY beserta istri dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Ketua DPRD Apresiasi Siak Raih 7 Kali WTP

Siak(SegmenNews.com)- Prestasi gemilang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Riau juga sangat membanggakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak.

Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan yang ikut mendampingi Plt Bupati Siak saat menerima penghargaan opini WTP ke 7 kali ini mengaku sangat bahagia atas prestasi Pemkab Siak yang diraih selama tujuh tahun berturut-turut.

“Alhamdulillah, implementasi regulasi keuangan dari BPK untuk pemeriksaan keuangan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan opini positif, yakni Wajar Tanpa Pengecualian. Ini merupakan prestasi yang mampu dipertahankan Pemkab Siak,” kata Indra Gunawan.

Indra mengharapkan jajaran Pemerintah Kabupaten Siak tidak terlena atas perolehan di tahun ketujuh ini.

“Jangan karena terlena, ketentuan pengetatan kebijakan keuangan dan penertiban administrasi pun dilalaikan sehingga predikat Siak yang masuk kedalam kategori Kabupaten dengan pengelolaan keuangan terbaik dengan opini WTP BPK pun tidak lagi mampu diraih,” sebut Ketua DPRD Siak ini lansir Grc.

Guna mempertahankan opini WTP tersebut, Indra pun menyarankan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Siak agar dapat menjaga serapan anggaran daerah tetap tinggi.

Karena ketika serapan anggaran tinggi, efisiensi fiskal pun akan semakin membaik dan upaya pemerintah pusat melakukan konsolidasi fiskal dapat tercapai.

“Tidak dapat dipungkiri, opini WTP yang didapat hari ini merupakan imbas positif dari pengelolaan keuangan yang baik dan tepat sasaran serta pelaporan yang baik pula,” tukasnya.***(rn)

Bupati Amril Ingatkan Umat Islam Bayar Zakat

Bupati Amril Ingatkan Umat Islam Bayar Zakat

Talang Mandau(SegmenNews.com)– Saat melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Nurul Jihad, Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau, Jum’at malam, 18 Mei 2018, Bupati Bengkalis Amril mukminin mengingatkan umat Islam untuk mengeluarkan zakat.

“Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, mari kita sisihkan sebagian rezeki untuk menyantuni anak yatim, berinfaq dan bersedekah. Kemudian, jangan lupa membayar zakat, karena sebagian hasil yang kita dapatkan, ada hak orang lain di dalamnya,” jelas Bupati Amril.

Dalam safari ini, turut hadir istri Bupati Amril, Sekretaris Daerah H Bustami HY beserta istri dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Usai melaksanakan shalat tarawih berjamaah, safari Ramadhan diisi dengan ceramah oleh ustadz Muhammad Ashubli yang juga salah satu Ketua Program Studi di STIE Syariah Bengkalis.

Selain soal zakat, Bupati Amril mengajak seluruh umat Islam di Kecamatan Talang Muandau untuk memperbanyak amal ibadah, seperti ibadah tarawih di masjid dan mushola, serta tadarus Al Quran.

Di bagian lain, Bupati Amril meminta umat Islam di Negeri Junjungan untuk menjadikan momentum bulan Ramadhan sebagai penyemangat menebar kasih sayang dan menjadi muslim yang berakhlakul karimah.

“Mari kita jadikan bulan penuh berkah ini sebagai wahana pembinaan agar kita menjadi pribadi muslim yang taqwa dan berakhlakul karimah, menjadi penebar kasih sayang di alam semesta, menjadi pribadi-pribadi yang Rahmatan Lil Alamin,” pintanya.***(Edi/dskmf)

Miris…Gaji Honorarium Dipotong 20 Persen, Bupati Meranti Beli Mobil Rp1,9 Miliar

Surat edaran

Meranti(SegmenNews.com)- Keputusan Bupati Meranti, Irwan membeli mobil dengan nilai Perkiraan Sendiri (HPS) Rp1,95 miliar membuat miris masyarakat, terutama bagi tenaga honorarium atau pegawai tidak tetap di Pemerintahan Meranti.

Baca Juga: LM2R Desak Batalkan Pembelian Mobil Dinas Bupati Meranti Rp1,9 Miliar

Sebelumnya masyarakat dikejutkan dengan pembelian mobil dinas mewah buatan Eropa. Kini masyarakat kembali dikejutkan dengan pemotongan gaji tenaga honorarium sebesar 20 persen selama 7 bulan.

Hal itu benarkan oleh anggota DPRD Meranti, Hafizan Abas SAg,MPd, Sabtu (19/5/18). Ia juga tidak habis pikir, bupati bisa membeli mobil mewah dari dana Rp36 miliar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara gaji honorarium malah dipotong dan beasiswa tidak dibayarkan.

Baca Juga: Bupati Sebut Kondisi Keuangan Stabil, Layak Beli Mobil Dinas Rp1,5 Miliar

“Mengapa gaji seluruh tenaga honorer di Meranti dipotong hingga 20 persen. Beasiswa tidak dibayarkan. Bupati justru bisa membeli mobil dinas glamor dan mewah. Saya menolak kebijakan ini,” tegas Hafizan.

Menurut penghitungan Hafizan, dana Rp36 miliar tersebut bisa digunakan untuk penambahan gaji pegawai honorer sebesar Rp300 ribu selama 7 bulan untuk 4500 orang, dana masih terpakai Rp9.450.000.000.

Baca Juga: Bupati Meranti Sebut Pengadaan Speedboat Dewan Tak Pantas

Untuk gaji 3113 honorer Kemenag per orang Rp250.000 selama 12 bulan, dana terpakai 9.339.000.000. Ditambah lagi beasiswa untuk 3000 mahasiswa sebesar Rp3 juta perorang, terpakai Rp9.000.000.000. Dana total yang digunakan hanya Rp27.789.000.000. Dana masih tersisa Rp8.211.000.000.

“Saya dengan tegas menolak kebijakan Pemkab Meranti memotong  20 persen gaji honorer seluruh meranti selama  7  bulan,” tegasnya lagi.***(Dham)

Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri berbagi takjil kepada penumpang Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Qasim (SSQ) II Pekanbaru di hari kedua bulan Ramadhan 1439H, Jumat sore (18/5/18).

Sekitar 200 takjil dibagikan secara cuma-cuma kepada setiap penumpang.
Pembagian takjil dilakukan manajemen bank berlogo tiga layar terkembang ini pada setiap jumat selama bulan Ramadhan 1439H.

Adapun booth pembagian takjil di bandara SSQ II ini terletak di beberapa titik seperti di terminal kedatangan dan keberangkatan domestik. Takjil ini sudah tersedia sejak pukul 17.30 menjelang waktu berbuka.

Kegiatan yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri ini merupakan salah satu dari rangkaian program Ghirah Ramadhan Bank Riau Kepri Tahun 2018 dan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh manajemen Bank Riau Kepri di depan kantor cabang setiap kota wilayah Riau dan Kepri seperti di depan Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru.

Di sejumlah masjid dan Panti Asuhan disekitar Kantor Cabang Bank Riau Kepri juga disediakan takjil dan makanan untuk berbuka puasa.

Antusias masyarakat juga terlihat di depan Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru di Jalan Sudirman dimana terlihat sejumlah masyarakat memperlambat laju kendaraannya untuk menerima takjil dari pegawai Bank Riau Kepri yang berdiri di tepi jalan.

Manajemen Bank Riau Kepri juga merencanakan menyantuni 1000 anak yatim dalam acara berbuka bersama keluarga besar Bank Riau Kepri wilayah Pekanbaru dan 500 anak yatim untuk Kota Batam.

Selain itu bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini juga akan melakukan pembagian 1000 sembako untuk masyarakat Kota Pekanbaru pada bulan Ramadhan 1439H ini.

General Manager PT. Angkasa Pura II Jaya Tahoma Sirait mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri pada bulan Ramadhan 1439H ini.

Dengan adanya pembagian takjil cuma-cuma dari Bank Riau Kepri ini pihaknya berharap seluruh penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa merasa lebih nyaman ketika tiba di Bandara SSQ II Pekanbaru ini.***(chir)

DPRD Siak Sambut Kedatangan Anggota DPRD Kampar

Siak(SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Kampar kunjungi DPRD Siak. Pertemuan dilakukan di ruang banggar DPRD Siak, Jumat (18/5/2018).

Kunjungan ini dalam rangka mempelajari tata cara dan sistem di Pemerintahan Kabupaten Siak dalam pendistribusian dan stok kebutuhan pokok selama Bulan Suci Ramadhan.

Hadir dalam pertemuan Disperindag, Bagian Hukum dan Kesra, Kabag Risalah dan persidangan. Selain itu, turut menerima dan membuka pertemuan tersebut Indra Maryanto SKom Msi.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak Hendra, menyampaikan agar tidak terjadinya kenaikan harga yang signifikan pada saat bulan Ramadhan, dinas terkait dengan rutin melakukan operasi pasar dan survei harga setiap harinya.

Dijelaskan Hendra, sedangkan untuk stok, dinas terkait telah melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada pedagang juga masyarakat.

“Tetap lakukan survei setiap hari, untuk stok, dinas terkait lakukan sosialisasi dan koordinasi kepada pedagang juga masyarakat,” terang Hendra.

Menanggapi hal tersebut, Agus Chandra sebagai anggota DPRD komisi III Kampar sangat tertarik dan berharap dapat diterapkan di Kabupaten Kampar.

“Operasi pasar dan melakukan pengecekan setiap harinya di pasar untuk menekan kenaikan harga yang dilakukan Disperindag Kabupaten Siak, dan juga memberikan subsidi sembako untuk warga miskin berdasarkan data dari Kementrian Sosial ini perlu kita contoh dan kita harapkan dapat diterapkan di Kabupaten Kampar,” jelas Agus.

Selain Komisi III, Komisi II DPRD Kampar terkait Ranperda Penyelenggaraan Ibadah Haji, menurut Ketua Komisi III Kampar Zumrotun SSos, Ranperda ini nanti dapat menertibkan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Kampar seperti yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Siak.

Melalui Kabag Hukum Setda Siak, Jhon Effendi SH MH menyampaikan, bahwa Pemda Siak telah mengesahkan Ranperda menjadi Perda penyelenggaraan ibadah haji.

“Sebelumnya, Ranperda telah disahkan menjadi Perda penyelenggaraan ibadah haji oleh Pemda Siak,” kata Jhon Effendi.

Dilain pihak, sbagai pelaksanaan Kasubag Bagian Kesra Kaspul SAg menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Siak tidak mengalami persoalan, bahkan Pemda menganggarkan subsidi untuk jemaah.

“Bahkan, Pemda juga telah menganggarkan subsidi untuk jemaah,” ungkap Kaspul.***(rn)

101 Pedagang Ramaikan Pasar Ramadhan di Pasar Khas Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Sebanyak 101 pedagang meramaikan pasar ramadhan 1439 H yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, bertempat di pasar oleh-oleh khas Bengkalis.

Ketua panitia pelaksana Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis H Raja Arlingga mengatakan, pasar ramadhan ini berlangsung selama bulan suci ramadhan setiap harinya. Pelaksanaan pasar ramadhan ini tidak hanya di Kabupaten Bengkalis, melainkan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.

“Pedagang yang berjualan ini tanpa di pungut biaya, melalui dari tempat, penerangan, kebersihan semuanya sudah di tanggung oleh pihak penyelenggara, di Kecamatan Bengkalis ini terdiri dari pedagang kueh mueh 53 orang, lauk pauk 28 orang, minuman 17 orang dan buah-buahan 3 orang,” Jelas Arlingga.

Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten Tata Praja Hj Umi Kalsum mengatakan dengan dilaksanakan pasar ramadhan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan menu berbuka puasa selain itu dapat menghidupkan Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya di bidang kuliner.

“Pasar ramadhan ini juga dapat memberikan peluang usaha kepada para pedagang makanan dan minuman sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkap Umi

Selanjutnya Umi juga berpesan kepada para pedagang agar tidak mengunakan bahan – bahan pengawet yang bisa menimbulkan efek keracunan pada makanan dan minuman, serta senantiasa menjaga kebersihan pada makanan dan minuman yang dijual dan juga diharapkan agar dapat menjaga kebersihan di lingkungan tempat menjual, sehingga para pengunjung merasa aman dan nyaman.

“Dengan adanya pasar Ramadan yang Kita digelar setiap tahunnya ini diharapkan mampu membantu masyarakat kita yang ingin mendapatkan berbagai beraneka ragam makanan dan minuman untuk takjil berbuka puasa,” tutup Umi.***(dskmf/Edi)

Disperindag Pastikan Pasokan LPG, BBM dan Sembako di Inhil Aman

Tembilahan(SegmenNews.com)- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memastikan ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) aman selama bulan Ramadhan.

Selain Sembako, Disperindag Inhil juga menjamin kelancaran pasokan gas LPG dan BBM di bulan puasa hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Inhil, Azwar, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan Sembako, gas LPG dan BBM karena pihaknya telah berkoordinasi dengan pedagang antar pulau dan Pertamina tentang hal tersebut.

“Pedagang antar pulau telah bersedia memasok komoditas Sembako, khususnya daging yang memang ketersediaannya belum mencukupi. Begitu juga dengan gas LPG dan BBM kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina,” papar Azwar, Tembilahan, Jum’at (18/5/2018) pagi.

Ihwal penimbunan komoditas sembako, gas LPG dan BBM yang berimbas pada kelangkaan, Azwar menuturkan, pihak nya juga telah menyiapkan sistem pengawasan yang ketat dengan melibatkan pihak Kepolisian.

“Langkah ini juga merupakan langkah antisipatif atas kemungkinan kenaikan harga pada pertengahan Ramadhan atau menjelang Hari raya yang disebabkan adanya penimbunan oleh para spekulan,” ujar Azwar.

Lebih lanjut, dari hasil inspeksi harga yang dilakukan oleh Disperindag Inhil sehari sebelum bulan Ramadhan, Azwar mengaku, memang terdapat 2 komoditas yang mengalami kenaikan di pasar, yakni bawang dan cabe. Namun, Dia mengatakan, kenaikan harga tersebut tidak begitu signifikan karena hanya berkisar pada level Rp 100,- sampai dengan Rp 200,-.***(Diskominfops Inhil)

IKKON dan UMKM Siak Akan Bekerjasama Gali Potensi Usaha Kreatif

IKKON dan UMKM Siak Akan Bekerjasama Gali Potensi Usaha Kreatif

Siak(SegmenNews.com)- Mentor tim IKKON (Innovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara) Kabupaten Siak, Titik Indahyani menyebutkan, potensi wisata di Siak sangat komplit, disana memiliki wisata alam, Wisata Agro, dan wisata sejarah.

Ketiga objek wisata ini jika di satukan menjadi paket wisata yang bisa ditawarkan kepada para pengunjung.

Hal ini di ungkapkannya saat menyampaikan hasil survey Tim IKKON yang di pimpinnya, dihadapan Plt. Bupati Siak H. Alfedri bersama pimpinan Dinas terkait beberapa waktu lalu di Kota Siak Sri Sri Indrapura.

“Selama berada di Siak, kita melihat potensi Sumber daya alam Siak cukup melimpah, terlebih kita menemukan adanya matrial limbah alam yang belum tereksplorasi dengan optimal, tentu ini bisa menjadi sumber material baru bagi produk ekonomi kreatif di Siak,” papar Titik Indahyani.

Kata Titik Lagi, Potensi alam yang sangat potensial ada pada Danau dan Sungai Siak yang sudah memiliki sarana dan prasarana untuk berwisata alam. Survey awal ini dimanfaatkan untuk melihat potensi pengrajin yang berada di wilayah, terdekat dengan Siak yang ke depannya berpotensi untuk berkolaborasi dengan UMKM di Siak untuk menghasilkan karya kreatif yang optimal. Pelabuhan di sepanjang Sungai Siak menjadi titik awal rencana wisata menuju ke Siak.

Tim IKKON 2018 Siak memilih untuk melalui wisata susur sungai yang akan menjadi salah satu rencana unggulan bagi Siak.

Dengan demikian, kondisi pelabuhan kapal di Riau dan Siak serta situasi disepanjang sungai diharapkan kedepannya dapat menjadi bagian dari pendukung pariwisata Siak khususnya wisata alam. Secara umum, survey yang dilakukan Tim IKKON 2018 Siak meliputi area wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan.

Dengan melakukan pengamatan dibeberapa area wisata tersebut telah tergambarkan sementara kondisi potensi dan kendala terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA) dan kearifan lokal di Siak.

“Selama sembilan hari kita berada di Kabupaten Siak, kita melihat ada kelebihan dan ada kekurangan, kendala nya dalam dari sisi Sumber Daya Manusia yang memerlukan bimbingan dan pendampingan serta pemberdayaan, namun itu menurut saya hanya masalah waktu saja.

Namun secara umum tentang kondisi di Siak, telah menginspirasi tim IKKON untuk memperkaya, memodifikasi ataupun merevisi konsep rancangan yang telah disusun,” terang Titik.

Sementara itu Direktur Edukasi Bekraf RI Poppy Savitri juga selaku ketua tim IKKON saat di hubungi mengatakan, tim yang telah kita kirim ke Siak Trip I (satu) berjumlah 12 (duabelas) orang dalam pemaparan hasil akhir dihadapan plt Bupati Alfedri, Minggu tanggal 13 Mei, tiap divisi Tim IKKON telah menguraikan dengan lebih detail dan fokus tentang setiap produk yang akan dihasilkan serta rencana usulan lanjutan setelah program IKKON berakhir.

“Hasil survey Pengembangan produk pada program IKKON menjadi hal yang sangat penting, karena kita akan melibatkan antar pemangku kepentingan, seperti komunitas lokal, pebisnis UMKM (Usaha Mikro-Kecil dan Menengah), pengrajin atau pelaku kreatif dan instansi pemerintah.

Kolaborasi ini dijalankan sebagai upaya kita untuk menghasilkan karya kreatif berkelanjutan yang menunjang pariwisata dan berdampak pada ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan  masyarakat Siak,” terang Poppy.

Di jelasakan Poppy, Pada paparan trip 1 ini, mengingat keterbatasan waktu tim IKKON, maka rancangan untuk sementara di bagi menjadi 3 zona, dan menurut rencana tim IKKON pada 5 Juli 2018 mendatang akan kembali melakukan Survey tahap II di Kabupaten Siak.

“Hasil dari karya kreatif kolaborasi Tim IKKON 2018 Siak yang akan dijalankan nantinya merupakan karya yang layak untuk di produksi dan dipasarkan dengan skala sesuai kebutuhan, dapat direplikasi atau diduplikasi, memiliki daya jual serta memiliki nilai yang berkelanjutan.

Secara umum rencana hasil karya kreatif Tim IKKON 2018 Siak akan terkait pula dengan: service design, experience, innovation & product development, branding, packaging, marketing & promotion,” papar Poppy.

Poppy berharap ke depannya, produk Siak selain dapat memenuhi kebutuhan pengunjung lokal, domestik dan internasional dengan memberikan pengalaman berkesan sesuai tujuan.

Pariwisata Siak juga dapat memiliki beragam inovasi produk termasuk cenderamata khas Siak yang unik dan berkualitas dengan branding yang kuat, sarat dengan nilai otentik Melayu dan spiritual disertai kemasan menarik.

Adanya dukungan marketing dan promosi yang efektif juga diharapkan dapat turut mensukseskan penerapan rancangan program tim IKKON 2018 Siak.***(rls)

Polda Riau “Keok”. Penetapan Azlami Sebagai Tersangka Dinyatakan tak Sah

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memutuskan penetapan Azlami sebagai tersangka oleh penyidik Polda Riau tidak sah. Karena itu Alzami harus dibebaskan.

Para penasehat hukum mendengarkan putusan.

Putusan ini disampaikan hakim tunggal Riska Widiana SH, pada sidang praperadilan yang diajukan Alzami terhadap Kapolda Riau, Kamis (17/5/2018).

Hakim Riska dalam pertimbangannya menyatakan
penetapan Alzami sebagai tersangka pencurian alat berat oleh Polda Riau tidak sah karena alat bukti yang disita tidak berkesesuaian dengan pasal yang disangkakan.

Selain itu, hakim Riska juga menilai penyidik Ditreskrimum Polda Riau tidak konsisten dalam penerapan pasal. Dalam gelar perkara dengan leterangan saksi-saksi yang diperiksa dan dibuatkan berota acaranya, tidak ada menyebutkan mengenai pasal yang dituduhkan kepada Alzamo, yakni Pasal 363,368 dan 372 KUHP.

Atas putusan ini, Kuasa Hukum Alzami, antara lain, Aditia Bagus Santoso SH, Andi Wijaya, Samuel Sando, Goardo Purba dan Jhon Tua dari Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru, menyatakan cukup puas.

Dikatakan Aditia, putusan hakim ini menjadi presen baik bagi penegakan hukum, khususnya proses penyelidikan dan penyidikan Kepolisian. “Semoga ke depan penyidik Polda Riau dapat bekerja lebih baik lagi demi keadilan,” ujarnya.

Aditia menyebutkan kasus ini adalah masalah keluarga dan tidak seharusnya ditingkatkan ke penyidikan. “Perkara bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena tidak hanya melibatkan korban (Alzami) tapi juga saudara dan orangtua kandungnya,” kata Aditia.

Alzami dilaporkan abang kandungnya, Aznur Affandi, ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau atas tuduhan melakukan penggelapan alat berat pada Desember 2017 lalu. Aznur yang merupakan anak ketiga Hj Zawyah menyebutkan alat berat itu adalah miliknya yang dibeli atas nama anaknya, Silvia Roza.

Hanya dalam waktu dua bulan, yakni pada akhir Februari 2018, Alzami ditetapkan jadi tersangka. Tidak terima, dia mempraperadilankan Polda Riau ke PN Pekanbaru.

Di persidangan, Hj Zawyah dan saudara-saudara Aznur menyebutkan tidak ada penggelapan dan perampasan alat berat dilakukan Alzami. Mereka menyatakan, alat berat itu milik keluarga dan dipercayakan kepada Alzami untuk mengelola perkebunan milik keluarga di Desa Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir.

Zawyah juga melarang Aznur mengambil alat berat tersebut dari perkebunan karena itu milik keluarga besar. “Itu harta saya, milik keluarga,” kata Zawyah di PN Pekanbaru, baru-baru ini.

Alat berat itu dibeli tahun 2009 lalu. Sebelum dibeli, terlebih dahulu dilakukan musyawarah dengan keluarga. “Aznur mengatakan, kita butuh alat berat untuk mengelola kebun. Disetujui, akhirnya Aznur pergi membeli,” kata Rusnarwati, adik Aznur.

Tidak hanya alat berat, pembelian aset lainnya juga dilakukan secara musyawarah. Setelah dibeli Aznur, bukti-bukti pembelian dipegang olehnya. “Karena kita kan satu keluarga, maka dipercayakan kepadanya,” kata Rusnarwati.***(segmen02)