Beranda blog Halaman 1483

Akhirnya Pemprov Riau Keluarkan Surat Pembatalan Pembangunan Waduk

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah didemo ribuan massa, bahkan massa masih bertahan di gedung LAM hingga malam hari. Akhirnya Pemprov Riau mengeluarkan surat untuk meneruskan surat Bupati Rohul tentang pembatalan pembangunan Waduk di Rokan Kiri.

Surat yang ditandatangani oleh Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi tersebut dikeluarkan, Kamis (10/5/18) pukul 01:00 WIB dini hari.

Baca Juga: WALHI: Pembangunan Waduk Diindikasikan Untuk Industri dan Perusahaan Besar

Surat tersebut bernomor: 111/PEM-OTDA/62-09, memuat 3 poin penting, diantaranya Pemprov Riau meneruskan surat dari Bupati Rohul kepada Menteri PUPR untuk mempertimbangkan kelanjutan pembangunan waduk.

Baca Juga: Takut Tenggelam, Massa Desak Gubri Tolak Pembangunan Waduk

“Sekitar jam 01.00 WIB dini hari surat itu baru diberikan kepada kami,” ujar Riau, salah seorang massa yang ikut dalam aksi unjuk rasa itu, lansir bertuahpos.***(ran/btp)

Langgar Kode Etik, Dua ASN Pelalawan Dijatuhi Sanksi Moral

Ilustrasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pelalawan, dinyatakan melanggar kode etik perilaku. Keduanya direkomendasikan diberi sanksi moral.

Kedua ASN tersebut, yakni Kiki Syamputra, S.Stp, PNS Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Azhari, PNS Disdukcapil kabupaten pelalawan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, Kamis (10/5/18), mengaku telah menerima tembusan surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yang akan ditujukan kepada Bupati Pelalawan, HM Harris sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian setempat untuk memberikan Sanksi moral kepada 2 ASN tersebut.

Sebelumnya, Panwas Pelalawan merekomendasikan kepada KASN, bahwa Kiki telah mengunggah gambar, atau foto salah bakal calon Gubernur dan wakil gubernur Riau (Syamsuar-Edy Nasution), Jum’at 13 Januari 2018 lalu, di akun sosial media facebook miliknya.

Unggahan tersebut kemudian dikomentari Azhari, berbunyi “Membangun riau lebih baik, semoga Allah memberkati”.

Berdasarkan undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, menerangkan bahwa setiap ASN tidak boleh berpihak yang dapat menguntungkan salah satu pihak atau golongan tertentu.

Berdasarkan rekomendasi tersebut dan melalui kajian mendalam, maka KASN berkesimpulan, perbuatan Kiki Syaputra dan Azhari dikategori dalam pelanggaran kode etik kode perilaku, sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2004 pasal 6 huruf h dan pasal 11 huruf c.

Sehingga kedua ASN tersebut harus dijatuhi sanksi moral, berupa pernyataan secara terbuka. Pelaksanaan sanksi tersebut harus dilaporkan paling lambat 14 hari kepada KASN.

KASN meminta Bupati Pelalawan HM Harris agar memperhatikan, menghimbau, dan melaksanakan surat Menteri PANRB nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018.***(rls/ran)

Plh Asisten 3 Inhil Lepas Field Trip PAUD Ziqra

Tembilahan(SegmenNews.com)- Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Pelaksana Harian (Plh) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Inhil, RM Sudinoto MM melepas secara resmi Field Trip Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ziqra, di Halaman Kantor Bupati Jalan Akasia Nomor I Tembilahan, Rabu (9/5/18).

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini ialah untuk memberi pengenalan terhadap dunia kerja kepada anak-anak. Selain itu kegiatan ini bersempena dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan PAUD Ziqra, Hj Marliah.

“Kami ingin menjadikan momen ini sebagai salah satu perjalanan yang berkesan untuk anak didik kami. Dan tentunya kami sebagai pendidik berharap hal ini menjadi amal jariyah di akhirat nanti,” ujarnya.

Field Trip ini, lanjut Marliah, dilakukan dengan mengunjungi 7 instansi yang dianggap mewakili dunia profesi yang nantinya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid dalam membentuk cita-citanya. “Pada mulanya kami hanya berencana menyasar pada 6 instansi saja, namun Alhamdulillah besarnya animo masyarakat dan dunia usaha, kami diundang pada beberapa instansi namun sayang karena keterbatasan waktu maka kami tidak dapat memenuhi semua undangan tersebut. Kunjungan kami mulai dari Kantor Bupati ini, kemudian kami akan menuju Dinas Pendidikan, Gedung DPRD, Dinas Kesehatan, Bank BNI, Polres, dan berakhir di Bank Danamon,” paparnya.

Perjalanan yang menggunakan Kereta Mini, atau biasa disebut Odong-odong ini mengangkat tema Kunjungan Dadakan Pemimpin Masa Depan. Para murid yang mengikuti Field Trip ini berjumlah 62 orang. Dibalut Pakaian Adat Daerah Nusantara dan Seragam Polisi, para murid tampak bersemangat.***(Advertorial/hms)

RSUD Teluk Kuantan Siap Menuju Akreditasi Paripurna Standar Nasional

RSUD Teluk Kuantan Siap Menuju Akreditasi Paripurna Standar Nasional

Teluk Kuantan(SegmenNews.com)- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing siap menuju akreditasi paripurna versi standar nasional.

Komitmen kesiapan tersebut dinyatakan dalam ikrar yang dipimpin dr. Alfredo Hariadi. Sp.A bersama 380 orang perwakilan dari masing-masing bagian di RSUD.

Ikrar tersebut disaksikan langsung oleh Sekda Kuansing Dr.H.Dianto Mampanini, SE.MT di halaman RSUD Teluk Kuantan, Rabu pagi (09/05/18).

Sekda menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setingi-tingginya kepada seluruh insan rumah sakit yang telah berpartisipasi dalam proses kegiatan perbaikan pelayanan kesehatan di RSUD Teluk Kuantan.

“Dengan diadakannya pencanangan akreditasi ini, saya mewakili Bupati Kuantan Singingi mendorong penuh semua pihak yang ada di RSUD Teluk Kuantan untuk dapat mensukseskan serta mendukung kegiatan akreditasi,” tegas Dianto Mampanini.

Capaian akreditasi nanti akan meningkatkan budaya keselamatan, dan budaya mutu dari pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD Teluk Kuantan.

“Lebih penting lagi adalah, pengakuan dari masyarakat bahwa pelayanan di RSUD Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi benar-benar bisa diandalkan,” ujarnya.

Sekda mengingatkan, penilaian akreditasi tinggal empat bulan lagi menjelang November 2018. Untuk itu, pihak terkait harus mempersiapkan segala sesuatunya.

“Mari kita benahi, lengkapi, dan sempurnakan apa yang menjadi persyaratan dari penilaian akreditasi rumah sakit. Sehingga benar-benar RSUD Teluk Kuantan ini bisa mendapatkan akreditasi yang kita harapkan bersama,” pesannya.

Dikesempatan itu, Direktur RSUD Teluk Kuantan dr. H. Fahdiansyah. Sp.OG juga mengingatkan pegawainya untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Fahdiansyah mengakui, masih banyak yang perlu dibenahi di RSUD Teluk Kuantan. Namun kekurangan harus dibenahi namun tetap memperhatikan kelengkapan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Ini harus menjadi perhatian kita semua. Saya yakin dengan kebersamaan kita, pasti kita bisa meraih akreditasi versi SNARS tersebut dengan kita menggalang komitmen bersama, berarti kita siap menuju akreditasi SNARS 2018,” ungkapnya.***(Lind)

Alfedri Sebut Serapan Zakat di Kecamatan Masih Kecil

Alfedri Sebut Serapan Zakat di Kecamatan Masih Kecil

Siak(SegmenNews.com)- Plt. Bupati Siak H. Alfedri menyebutkan serapan zakat di setiap kecamatan hingga saat ini masih sangat kecil.

Hal itu disampaikannya di acara rapat persiapan pendistribusian Zakat tahap II (dua) Tahun 2018 yang berlangsung di ruang rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Rabu (09/05/18).

Untuk Alfedri memintah camat mendata muzaki yang berpotensi mengeluarkan zakat. Langkah ini di ambil untuk memaksimalkan pengumpulan zakat.

Menurut Alfedri, jika dihitung jumlah muzaki di kabupaten Siak cukup banyak. Hanya tinggal meningkatkan sosialisasi oleh camat bersama Upz Kecamatan dan Upz Kampung.

“Jika perlu dilakukan jemput bola, datang kerumah rumah para Muzaki dan menyampaikan risalah dan juga manfaat Zakat bagi umat yang belum bernasib baik,” kata Alfedri.

“Kita meminta kepada Camat agar mendata potensi Muzaki yang ada di masing-masing Kecamatan berapa jumlah muzakinya, yang berpotensi mengluarkan zakat, kemudian di undang, diberikan mereka penjelasan tentang manfaat zakat yang akan mereka bayar,” sampai Alfedri lagi.

Di bulan Ramadhan mendatang, Alfedri mengajak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan zakat. Baznas juga akan berupaya menyalurkan Zakat kosumtif tahap II tahun 2018 di 14 Kecamatan.***(Rinto)

Meriam Meledak di Istana Darussalam Gunung Sahilan, Satu Tewas, Empat Luka 

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Peringatan satu tahun Raja Gunung Sahilan, HM T Nizar yang Dipertuan Agung, Rabu (9/5/2018), memakan satu korban jiwa dan empat luka orang luka Pasalnya, meriam yang diledakkan sebagai tanda acara dimulai pecah dan mengenai warga.

Polisi melakukan olah tempat kejadian

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarko, mengungkapkan, korban tersebut yakni, Ikram (38), warga lipat kain. Sementara empat lainnya yang mengalami luka berat yakni, Sumanto Rebo (58), warga Gunung Sahilan, Rapika Alni (16) warga Desa Subarak, Kecamatan Gunung Sahilan. Sarimah (51), warga Desa Lipat Kain Utara, mengalami luka ringan dan Aisyah (12), warga Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, mengalami luka berat.

Lebih lanjut diungkapkannya, peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.30 WIB, di Istana Kerajaan Gunung Sahilan, Desa Sahilan, Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan, rencananya akan dilaksanakan acara Tabliqh Akbar oleh Ustadz Abdul Somad LC, MA. Namun tidak dilaksanakan karena UAS tidak dapat hadir.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan hanya peringatan 1 tahun Raja Gunung Sahilan H.M.T Nizar yang Dipertuan Agung.
M Kegiatan dihadiri Raja Gunung Sahilan, H.M.T. Nizar Yang Dipertuan Agung, Kapolres Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.IK, MH, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman, S. Sos, Camat Gunung Sahilan Dedi Herman, S.STP, Kepala Desa Se Kec.Gunung Sahilan, Para Ninik Mamak dan Tokoh Adat Serantau Kampar Kiri serta tamu undangan dan masyarakat dengan jumlah keseluruhan sekitar 1.500 orang.

Pukul 10.45 WIB, Raja Gunung Sahilan, Kapolres Kampar, Ninik Mamak dan Tokoh Adat Serantau Kampar Kiri serta tamu undangan diarak iring – iringan dari Kantor Desa Gunung Sahilan menuju Istana Gunung Sahilan dengan didampingi musik tradisional Ogung.

Pukul 11.00 WIB Rombongan Raja dan Kapolres Kampar tiba di Gerbang Istana, maka salah seorang panitia penyelenggara an. Zailam als Ilam membunyikan Lelo (Meriam Tradisional) yang berukuran panjang 1 m , diameter 7 cm sebagai tanda dimulainya acara adat.

Pada saat pembunyian Lelo tersebut, badan Lelo pecah sehingga serpihan pecahan Lelo mengenai lima orang masyarakat yang berada di sekitar Lelo yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 1 orang luka ringan.

Atas kejadian tersebut, kegiatan dihentikan untuk evakuasi para korban ke Puskesmas Kampar Kiri.***(ran)

Memanas! Massa Pendemo Waduk Nyaris Bentrok dengan Polisi Saat Blokir U Turn

Massa ricuh dengan aparat kepolisian berpakaian sipil

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hingga sore ini, Rabu (9/5/18) pukul 16:02 WIB, masyarakat 4 Desa di Rokan Hulu bersama mahasiswa dan aktivis menolak pembangunan waduk Rokan Kiri masih bertahan depan kantor Gubernur Riau. Sejak pagi tadi massa masih memblokir jalan didepan kantor gubernur.

Sore ini, massa semakin beringas dan memblokir U Turn (jalan balik arah) di depan kantor Kanwil Kemenag Riau sempat rusuh. Polisi dan massa sempat terlibat aksi dorong-dorongan hingga pemukulan.

Belum diketahui secara pasti yang menjadi korban pemukulan. Pantauan dilapangan massa yang tidak terima sempat memanggil rekannya yang diduga menjadi korban pemukulan oleh polisi berpakaian sipil.

Setelah terjadi perdebatan, massa terus berteriak dan kembali ke bundaran tugu zapin depan kantor Gubernur Riau.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di badan jalan yang diblokir.***(ran)

Polres dan Kodim Rohul Rakor Penyambutan Kapolda Riau

Polres dan Kodim Rohul Rakor Penyambutan Kapolda Riau

Rohul(SegmenNews.com)- Polres Rohul bersama Kodim 0313 KPR bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan rapat Koordinasi, dalam rangka rencana kunjungan Kapolda Riau dan Danrem 031/WB ke Pondok Pesantren Salafiyah, Sabtu 12 Mei 2018 di Babussalam Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul.

Kapolres Rokan Hulu, Muhammad Hasyim Risahondua SIK, MSi di wakili Waka Polres Rohul Willy Kartamanah AKS Sip Msi, menjelaskan rencana pengamanan nantinya akan di susun diareal tempat acara dengan baik.

”Rencana pengamanan nanti akan kita susun dengan baik. Dan logistik pengamana juga harus kita fikirkan bersama,” ungkap Waka Polres, Rabu (09/08/2018) di Ruang Tribrata Polres Rohul Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

”Kita harapkan juga, Babinsa Kodim 0313/KPR bisa dihadirkan dalam kegiatan tersebut,” harapnya.

Lanjut dia (Waka Polres Rohul Willy Kartamanah AKS Sip Msi), perkembangan hasil rapat ini, nantinya akan saya sampaikan kepada Bapak Kapolres dan terimakasih atas sumbangsihnya dalam kegiatan ini,” tutupnya.

Masih ditempat yang sama, Perwira penghubung (Pabung) Kodim 0313/KPR mengharapkan pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah kiranya tetap melakukan koordinasi kepada Kapolsek beserta Danramil setempat tengtang kunjungan Kapolda Riau bersama Danrem 031/Wb dalam rangka silahturahmi ke Pondok Pesantren Salafiyah.

”Kami harapkan, kepada pimpinan Pesantren selalu koordinasi kepada Kapolsek dan Danramil setempat,” imbuh Kapten Inf Raflis Jon.

”Tentang personil Bintara Pembina Desa atau Babinsa yang akan dilibatkan dalam kegiatan, tentunya nanti akan kita sampaikan kepada bapak Dandim 0313/KPR,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan, ‎Sekda Rohul yang diwakili Kabag Umum Sony Efrinal SE, Kabag perlengkapan Rahmat Junaidi, Danramil 08 Kapten Inf Sulaiman, Para Kabag Polres Rohul, Para Kapolsek Polres Rohul, Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery.Samosir serta perwakilan Pondok Pesantren Salafiyah.***(fit)

Terlibat Narkoba, 2 Oknum ASN dan 1 Honorer Meranti Ditangkap Polisi

Terlibat Narkoba, Oknum ASN dan Honorer Meranti Ditangkap Polisi

Meranti(SegmenNews.com)– Diduga terlibat narkoba jenis sabu-sabu. Dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu oknum pegawai honorer Pemkab Meranti ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, Rabu (9/5/18) membenarkan penangkapan tersebut, dari tangan ketiganya diamankan 0,29 gram sabu-sabu.

Ketiganya yakni, KH (39) ASN, MZ (44) ASN dan HE (28) honorer, ditangkap ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Perumbi Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, sekitar pukul 01.00 WIB dinihari tadi.

Dari pengembangkan, diketahui barang haram tersebut didapat dari Kobat saat ini dalam perburuan (DPO)

“Keiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres guna penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres.***(Dham)

Seminar PR di Era Disrupsi di UMRI, Profesi Humas Ditantang Bersaing dengan Artificial Intelligence

Ketua Umum Perhumas Indonesia, Agung Laksamana menyerahkan buku kepada Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Tazwin Yakob

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kemajuan teknologi informasi saat ini sudah merubah kebiasaan hidup manusia sehari-hari. Sejumlah profesi bahkan mulai terancam keberadaannya akibat era disrupsi. Termasuk profesi Public Relations (PR) atau Humas yang dituntut harus lebih peka dan kreatif.

Demikian salah satu poin yang disampaikan Ketua Umum BPP Perhumas Indonesia, Agung Laksamana, dalam Seminar Digital PR di Era Disrupsi, yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Rabu (9/5/2018), Pekanbaru.

“Tantangan praktisi PR sekarang cukup tinggi, salah satunya kita akan bersaing dengan robotorial atau artificial intelligence, untuk itu, banyaklah membaca, yang tidak dimiliki robot adalah emosi atau feeling. Robot tidak bisa menceritakan kondisi di lapangan. Inilah kelebihan kita, selain kita membaca, kita juga harus rajin menulis kreatif,” ujar Agung yang menjabat Direktur Corporate Affairs APRIL Group.

Ketua Umum Perhumas Indonesia, Agung Laksamana menyampaikan materi tentang Digital PR di Era Disrupsi

Agung juga menambahkan tahun 2018 ini sedang menghadapi Tsunami of Content, di mana ada new era reporter yakni setiap orang bisa membuat konten sehingga konten pun menjadi independen.

“Semua saat ini sudah on the record, jadi berhati-hatilah dalam berkomentar, termasuk membuat status di media sosial anda,” pesan Agung.

Pembicara berikutnya, Jupendri mengatakan profesi PR berada pada posisi leader, karena memegang peranan penting dalam mengatur hubungan yang baik dengan publik.

“Pentingnya keberadaan PR seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi informasi,” jelas Jupendri yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI.

Ketua Perhumas BPC Riau, Djarot Handoko mengungkapkan kondisi saat ini sangat dinamis, memaksa praktisi humas atau PR beradaptasi dengan sangat cepat.

“Disrupsi yang terjadi bukan lagi hitungan hari, tapi sudah hitungan detik. PR bukan lagi bicara soal media engagement, komunikasi karyawan, krisis dan isu manajemen, tapi sudah menyasar ke berbagai sektor seperti lobby, promo, reputasi, CSR, dan shareholder,” ujar Djarot yang juga menjabat sebagai Corporate Communications Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Acara seminar dibuka oleh Wakil Rektor III UMRI, Tazwin Yakob dan dipandu oleh moderator Dewi Martina yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau.***(rls)