Beranda blog Halaman 1487

Rumah Zakat Distribusikan Paket BKB kepada Warga Kurang Mampu

Rumah Zakat Distribusikan Paket BKB kepada Warga Kurang Mampu

Meranti(SegmenNews.com)- Minggu (06/05/2018), Rumah Zakat melalui fasilitator Desa Berdaya, Kabupaten Kepulauan Meranti mendistribusikan paket Bingkisan Keluarga Berdaya (BKB) kepada tiga orang Penerima Manfaat (PM) yang termasuk dalam kriteria keluarga pra sejahtera.

BKB ini adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada penerima manfaat untuk kemudian langsung dibelanjakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan didampingi oleh fasilitator Desa Berdaya dan Kepala Desa Banglas Samsurizal, yang menjadi penerima Manfaat antara lain Ibu Sarbiyah (76 th), IbuRaisah (52 th), Ibu Ra ah (65 th).

Ibu Sarbiyah adalah lansia yang masih tetap produktif meski umurnya sudah tidak dapat dibilang muda lagi. Sudah lama beliau bekerja mencari daun pelepah batang sagu ke hutan seberang sungai suir, dan merajutnya menjadi sebuah atap rumbia.

Terkadang untuk mencari daunan tersebut mesti menginap dalam hutan 2-3 hari lamanya. Dan hasil yang beliau dapatkan pun tidaklah seberapa.

Sementara suaminya sudah lama meninggal dan saat ini tinggal bersama dengan anak dan keluargnya yang bekerja sebagai buruh tual sagu dan mengharuskan beliau untuk ikut serta memenuhi  kebutuhan ekonomi keluarga.

Ketiga penerima manfaat ini merasa bingung awalnya, dan senang serta kaget dengan keberadaan Relawan dan pak Kades memberitahukan akan diajak ke salah satu swalayan untuk berbelanja. Mereka sangat bersyukur dan berterimakasih atas rezeki yang diterima ini. “ Alhamdulillah,sebelum ramadhan ini bisa stok sembako di rumah,” ujar Raah.

Terlihat antusias para penerima manfaat saat memilih belanjaan mereka di swalayan. Suasana haru tercipta saat selesai berbelanja. Tak henti-henti nya mereka berucap syukur. Mereka pun memndoakan agar Rumah Zakat semakin banyak memberikan manfaat untuk masyarakat.***(Dham)

Dirut RSUD Rohul Akui Stok Obat Terbatas

Rohul(SegmenNews.com)- Direktur RSUD Rohul, dr. Novil mengakui stok obat-obatan di rumah sakit terbatas, sehingga pasien harus menebus obat diluar.

Menurutny, kekurangan stok obat diakibatkan adanya utang obat-obatan pada tahun 2017 lalu, sehingga para distributor tidak bisa menyuplai obat-obatan lagi.

“Utang itu akan kita akan lunasi‎, sudah dianggarkan di APBD pada Agustus, ada juga beberapa pembelian obat yang ditumpangkan pada Dinkes. Karena sekarang RSUD adalah UPTD otonom dibawah Dinkes, dan kita harapkan bulan September ini, RSUD telah dapat melunasi hutang tahun 2017. Sehingga distribusi obat dapat terpenuhi lagi,” ungkap Novil kepada wartawan, Minggu (6/5/18).

Ia berharap PP No 18 Tahun 2016 di cabut, sehingga RSUD dalam bentuk ‎Badan dan bisa menganggarkan sendiri kebutuhan rumah sakit secara langsung.***(Yan)

Pasien Kesal, Obat-obatan di Apotik RSUD Rohul Sering Kosong

Apotik di RSUD Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Sejumlah pasien kesalkan, obat-obatan di RSUD Kabupaten Rokan Hulu sering kosong. Tak jarang pasien harus menebus obat di apotik luar.

Kekesalan tersebut disampaikan oleh salah satu ibu pasien di RSUD Rohul, Rahma, Jum’at (4/5/18). Dikatakan, Ia terpaksa menebus obat untuk anaknya di apotik luar RSUD sesuai arahan pihak rumah sakit.

“Katanya (petugas kesehatan) harus dibeli di apotik luar karena tidak tersedia di apotik rumah sakit, sambil menyerahkan 2 botol infus dan mengatakan. Ibu bawa resep ini beli di apotik luar sana. Disini yang ada obat generik, ibuk kan mau obat paten kan,” kata Rahma, warga Langkitin menirukan ucapan petugas kesehatan RSUD.

Padahal ketika itu, hari menunjukkan pukul 03:00 WIB malam.

“Anak saya berobat di rumah sakit umum dan tidak pakai BPJS. Saya heran, masa seperti obat amoxilin dan asam mafenamat saja tidak ada. Mengapa obat sering kosong?. Kalau obat umum aja tidak ada, bagaimana dengan obat untuk penyakit tertentu,”
kesalnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan, Mukmin (32 ), warga desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba. Menurutnya, kekosongan obat-obatan memang sering terjadi di RSUD Rohul.

“Kalau  begini, tiap bulan kita bayar BPJS percuma. Katanya jadi peserta BPJS supaya gratis ternyata tidak. Kita sudah bolak-balik fotocopy kartu BPJS malah tetap beli obat di luar,” keluhnya.

Baca Selanjutnya: Dirut RSUD Rohul Akui Stok Obat Terbatas.***(Yan)

Polres Meranti Dalami Kasus Penjualan Kempang Bantuan di Mekong

Kapolres, AKBP La Ode Proyek SH

Meranti(SegmenNews.com)- Tim Reskrim Polres Kabupaten Meranti dalami kasus dugaan penjualan alat transportasi air (Kempang) diduga merupakan bantuan Pemrov Riau tahun 2015 untuk Desa Mekong.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk mendalami dan mengecek dilapangan,” ungkap Kapolres, AKBP La Ode Proyek SH dihubungi SegmenNews.com, Sabtu (5/5/18).

Baca Juga: Hambali Akui Beli Kempang Rp35 juta

Kepolisian segera mengungkap kasus dugaan penjualan Kempang yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Kita tunggu saja dulu, apa hasil laporan dari Kasat Reskrim nanti,” tegas Kapolres.

Baca Juga: Polisi Didesak Tangkap Penjual Kempang di Desa Mekong

Diberitakan sebelumnya, kapal kayu atau Kempang yang sedianya untuk menyeberangkan masyarakat di Desa Mekong, dijual kepada Hambali yang merupakan warga desa lain, Desa Meranti Bunting.

Pengakuan Hambali, Ia membeli kempang Rp35 juta dari anak saudara Kades Mekong, Daman.

Belakangan, Hambali akan menjual kembali Kempang tersebut senilai Rp60 juta.***(Dham)

Ramadhan, Siswa SD dan SMP Bengkalis Libur 14-19 Mei

Bengkalis(SegmenNews.com)- Menyambut bulan suci Ramadhan, untuk menjalankan ibadah puasa. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis meliburkan siswa SD dan SMP mulai tanggal 14 hingga 19 Mei 2018.

Imbauan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 425/DISDIK-SEKRE/2018/039, Senin 30 April 2018 lalu.

“Pemberitahuan jadwal ujian dan libur tersebut telah disampaikan kepada Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam)  Pendidikan se-Kabupaten Bengkalis, selanjutnya diteruskan kepada SD dan SMP se-Kabupaten Bengkalis,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Edi Sakura.

Berikut jadwal lengkapnya. Libur awal bulan Ramadhan dimulai tanggal 14 sampai 19 Mei 2018. Selanjutnya  pada 21 Mei 2018, masuk sekolah awal Ramadhan, langsung dilaksanakan ujian kenaikan kelas SD semester 2 kelas 1 sampai 5 dan SMP semester 2 tahun pelajaran 2017/2018 tanggal 21 sampai 30 Mei 2018.

Selanjutnya, pengumuman kelulusan SD dilakukan pada 4 Juni 2018, sedangkan pengumuman kelulusan SMP pada 23 Mei 2018, untuk pembagian lapor hasil belajar siswa dilakukan pada 9 Juni 2018.

Kemudian pada tanggal 11 sampai 30 Juni ditetapkan sebagai libur akhir tahun pelajaran 2017/2018 dan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Sedangkan penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2018/2019 dibuka pada tanggal 3 sampai 5 Juli 2018, dan diumumkan pada tanggal 7 Juli 2018. Daftar ulang siswa baru 9 sampai 10 Juli 2018, dilanjutkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 11 sampai 13 Juli 2018.

“Guru dan pegawai masuk sekolah tanggal 2 Juli 2018. Hari efektif awal tahun pelajaran 2018/2019 dimulai pada tanggal 16 Juli 2018,” tandas Edi Sakura.

Sebagai tambahan, selama bulan Ramadhan kegiatan belajar dimulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.***(dskmf/Edi)

Soal Penjualan Kempang, Camat Segera Panggil Kades Mekong

H.Idris

Meranti(SegmenNews.com)- Camat Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, H Idris Sudin segera memanggil Kepala Desa Mekong, Daman. Pemanggilan ini terkait penjualan alat transportasi air (Kempang), bantuan Pemprov Riau.

Baca Juga: Hambali Akui Beli Kempang Milik Desa Mekong

“Ya, Rabu besok kita akan panggil Kepala Desanya, guna meminta penjelasan, merinci seperti apa permasalahan awalnya (penjualan Kemang),” kata mantan Camat Rangsang Pesisir itu ketika dihubungi SegmenNews, Sabtu (05/05/2018).

Baca Juga: Polisi Didesak Tangkap Penjual Kempang Desa Mekong 

Pria yang dikenal dengan panggilan Sampul itu sempat kaget soal penjualan alat transportasi laut bantuan Pemerintah Provinsi Riau tahun 2015 silam, tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, bahkan ada yang berani menjualnya.

“Mudah-mudah pertemuan besok ada titik temu dan solusi terbaiknya,” harap Sampul.***(Dham)

Sekda Inhil Imbau Nelayan Tidak Gunakan Racun

Tembilahan(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau masyarakat terutama para nelayan, untuk tidak mencari dan menangkap ikan menggunakan racun, karena akan berdampak buruk bagi lingkungan dan keberlangsungan hidup binatang laut tersebut.

Imbauan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Said Syarifuddin usai melantik pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA-UR) dan Pengurus Ranting Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Gaung Masa Bhakti 2018-2022, yang digelar di Parit Payung, Rabu (2/5/2018).

Dikatakan Sekda yang juga menjabat sebagai Ketua IKA-UR dan Ketua DPC HSNI Kabupaten Inhil ini, para pengurus IKA-UR dan HSNI diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi dari masyarakat setempat.

“Disini sungai yang ditambak yang membantu masyarakat, berbeda dengan di Tanah Merah kemarin di daerah lautan. Untuk itu, diharapkan bisa mengembangkan budidaya perairan dengan baik,” ujar Sekda.

Salah satu upaya mengembangkan hasil di perairan tersebut, adalah dengan tidak mencari dan menangkap menggunakan racun, karena dapat menghabiskan bibit-bibit ikan lainnya.

“Ikan hasil diracun itu juga tidak sehat, kemudian ada pidananya juga kalau ini dilakukan. Maka, jangan sampai ini terjadi di daerah kita,” pesannya.

Untuk diketahui, pengurus IKA-UR Kecamatan Gaung yang dilantik saat itu diketuai oleh Sidharto. Sedangkan pengurus Ranting HSNI Kecamatan Gaung dipimpin olej Musa A. ***(Advertorial/hms)

Bawaslu Riau Gandeng Ustad Abdul Somad Sosialisasikan Hukum “Money Politic Haram”

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menggandeng Ustad Abdul Somad (UAS) mensosialisasikan tentang haramnya politik uang (money politic) melalui gerakan seribu spanduk.

Rencananya, spanduk yang berisikan hukum politik uang menurut ajaran agama Islam tersebut akan dipasang sebanyak dua unit di tiap desa se-Provinsi Riau.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan berharap, sosialisasi melalui spanduk ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa memberi dan menerima money politik itu hukumnya haram menurut ajaran agama islam.

Menurut Rusidi Rusdan, bahwa Perbuatan atau kegiatan yang menggunakan politik uang sudah jelas hukumnya “HARAM”, karena merupakan perbuatan suap.

Karena hal tersebut dilakukan oleh paslon maupun tim pemenang, dengan maksud tujuan untuk terpilihnya pasangan calon sebagai pemenang pada pemilihan nanti.

Isi spanduk sisialisasi yang sudah mendapat persetujuan dari Ustad Abdul Somad rersebut mengutip dari isi ceramah beliau, saat Tabligh Akbar tanggal 11 Februari 2018 yang lalu di Halaman mesjid Raya Annur Pekanbaru “Sabda Rasulullah SAW yang menyatakan pemberi dan penerima suap tempatnya di NERAKA (H.R.Muslim)”.

Karena itu Rusidi mengajak, kepada seluruh masyarakat se Provinsi Riau apabila menemukan atau melihat kecurangan dalam bentuk politik uang, segera laporkan di call center Bawaslu Provinsi Riau yang tertera dalam spanduk dengan nomor 0822 8505 1362 atau datang langsung ke kantor panwas terdekat.***(rls)

Tower Tekomsel PT.API di Segel Satpol-PP Pelalawan

Tower Tekomsel PT.API di Segel Satpol-PP Pelalawan

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)-Satu unit tower Telkomsel yang dikelola PT API, di Desa Lubuk Agung kecamatan Bandar Sikijang disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemdaman Kebakaran (Damkar) kabupaten Pelalawan, Sabtu (5/5/18). Tower setinggi 72 meter tersebut tidak mengantongi izin.

Kasi Penertiban Satpol PP dan Damkar kabupaten Pelalawan, Sofyan, MH kepada Segmennews.com menuturkan aksi penyegelan tersebut langsung dipimpin Kasatpol PP dan Damkar H. Abu Bakar. FE, S. Sos. M. AP bersama DPMPTSP, bersama Diskominfo.

“Informasi yang kita terima, tower ini sudah beroperasi dua bulan akan tetapi tidak mengantongi izin. Makanya, kita turun kelapangan langsung melakukan penyegelen,” terang Sofyan.

Semestinya pihak perusahaan PT. API sebelum beroperasi terlebih dahulu mengurus segala perizinannya ke Instansi terkait, setelah terbit izinnya barulah bisa beroperasi.

“Atas temuan ini kepada perusahaan Tower lainnya kami menghimbau agar sebelum beroperasi uruslah segala yang menjadi kewajibannya, jika tidak Satpol PP dan Damkar siap untuk menindak lebih tegas lagi,” tegasnya.

Kata Sofyan lebih lanjut, untuk sementara stiker penyegelan dan garis Satpol line dipasang agar pihak PT API jaringan Telkomsel menghentikan dulu operasionalnya dan sesegera mungkin mengurus segala kewajibannya sehingga izin terbit.***(Ris)

Polisi Didesak Tangkap Penjual Kempang di Meranti

Ramlan

Meranti(SegmenNews.com)- Aparat kepolisian diminta menangkap oknum penjual alat tranportasi air (Kempang), bantuan Pemerintah di Desa Mekong, Kabupaten Meranti.

Desakan tersebut disampaikan oleh Mantan Ketua Yayasan Pejuang Meranti, Ramlan, Sabtu (5/5/18), dia berharap kasus dugaan penjualan aset desa tersebut segera terungkap.

“Penegak hukum harus menindak tegas, atas pelanggaran itu, siapapun oknum yang menjual dan mengabaikan aset negara, baik itu oknum perangkat desa, camat maupun bupati harus dilakukan pemeriksaan,” sampainya.

Sebelumnya, Hambali, warga Desa Meranti Bunting telah mengaku membeli kempang tersebut. Baca disini>>>>.***(Dham)