Tembilahan(SegmenNews.com)- Dalam rangka menarik investor untuk menanamkan investasinya di daerah di laksanakan sosialisasi otonomi Expo TH 2018 yang di taja oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang di laksanakan di Hotel Aston Batam Kepulauan Riau, Kamis (12/4/2018).
Kegiatan Sosialisasi APKASI Otonomi Expo 2018 yang mengangkat Tema: “Meningkatkan Daya Saing Daerah Dalam Merebut Pasar Global” dibuka Sekjen APKASI Prof.Dr.Ir.H.M.Nurdin Abdullah, M.AGr. turut di hadiri Wakil Ketua APKASI Drs. Sokhiatulo Laoli, MM yang juga Bupati Nias Sumatera Utara, 18 Bupati khususnya wilayah Barat di antaranya Pjs. Bupati Indragiri hilir Rudiyanto yang di dampingi Kabag Humas dan Protokol Setda dan Kadisnaker.
Dalam sambutan Sekjen APKASI saat membuka Sosialisasi Otonomi Expo Prof.Dr.Ir.H.M.Nurdin Abdullah, M.AGr mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu Expo terbesar Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi dan merupakan kesempatan yang baik untuk mempromosikan daerah masing-masing.
Beliau menambahkan, kegiatan APKASI ini merupakan contoh yang baik. Karena, bukan semata-mata untuk memarkan hasil-hasil daerah dan shering informasi antar daerah.
Pada kesempatan tersebut juga di lakukan MoU antara APKASI dengan PT.Inovasi Cipta Selaras majalah pencarian iklan di penerbangan antara Asosiasi oleh Sekjen APKASI Prof.Dr.Ir.H.M.Nurdin Abdullah, M.AGr.
Sementara itu Pjs.Bupati Rudiayanto yang dimintai keterangan usai mengikuti Sosialisasi Otonomi Expo TH 2018 mengatakan, ini merupakan ajang untuk semua Kabupaten/Kota menampilkan semua produk yang berpotensi dari daerah masing-masing. ***(Adv/diskominfo)
Disnaker Prov Riau Akhirnya Panggil PT CMB dan Korban PHK
Meranti(SegmenNews.com)- Akhirnya, atas laporan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Kepulauan Meranti. Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, Kamis pagi (12/04/2018), akan memanggil PT CMB dan korban PHK sepihak untuk dilakukan mediasi dan klarifikasi.
“Laporan terkait hal tersebut sudah ditanggapi Disnaker Provinsi Riau, kita disurati untuk hadir pada hari kamis (12/04/2018) guna untuk dimediasi, saat ini tim kita sudah berada di Pekanbaru untuk mendampingi dan menyelesaikan,” kata Ketua DPW Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Zaiuddin melalui Kabid OKK Dede Nopialdi, Rabu (11/04/18).
Pemanggilan itu, jelas Dede. Atas dasar laporan perkara pemberhentian Feri Handayani merupakan mantan nakkoda kapal tugboat (TB) Satria Samudara 03 yang putuskan hubungan kerja secara sepihak oleh PT. Pelayaran Cahaya Mulia Bahari (CMB).
Sesuai dengan ketentuan pasal 10 undang-undang nomor 2 tahun 2004 tentang permasalahan perselisihan hubungan industrial juncto peraturan mentri tenaga kerjaan teranmigrasi nomor 17 tahun 2014 tentang pemberangkatan dan pemberhentian mediator hubungan industrial serta tata kerja mediasi.
“Kita sangat mengapresiasi, karena Dinas terkait cepat tanggap dalam menyelesaikan pekara ini dengan baik sesuai peraturan yang berlaku, yang mana hak hak karyawan bisa terpenuhi, dan kita juga berharap pihak perusahaan profesional dalam menyelesaikan, dan keduanya bisa menerima keputusan maupun sanksi yang diberikan Disnaker,” bebernya.
“Persoalan pihak PT CMB sebenarnya bukan ini saja, bahkan masih banyak yang lain lagi pengaduan dan data yang kita terima, kalau tidak ada titik temu juga, nanti akan kita usut secara bertahap,” tambah Dede mengakhiri penyampaiannya.***(Dham)
Meranti(SegmenNews.com)- Konsultasi dan koordinasi, Rombongan Panitia Khusus Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2017 lakukan kunjungan kerja ke Kantor Bappeda Provinsi Riau, Jalan Gajah Mada No.200, Pekanbaru, Rabu siang (11/04/2018).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh ketua Pansus Muzakir, Am.d berlangsung selama 120 menit tepatnya di ruang rapat kantor Bappeda Provinsi Riau Lantai 1.
Dalam kegiatan itu selain dihadiri ketua Pansus kunker juga dihadiri anggota Pansus Pauzi, SE, H. Zubiarsyah, SH, Marhisyam, S.Kom, Edi Mashudi, M.Si, Darsini, Yekti Handayani, SP, Asrofi, Abdul Aziz, S.Hi dan rombongan yang disambut langsung oleh Sekretaris Bappeda Provinsi Riau dan beberapa orang anggota dari Bappeda yang tupoksinya berkaitan langsung dengan perencanaan dan realisasi program dan kegiatan selama tahun 2017 di seluruh Kab/Kota termasuk Kepulauan Meranti.
Pada kesempatan itu dilaksanakan diskusi dua arah antara pansus dan Bappeda Provinsi Riau. Hasil dari pertemuan ini nantinya akan dijadikan salah satu bahan pertimbangan dalam menganalisa secara objektif terhadap dokumen LKPJ APBD tahun 2017.
Selain itu beberapa koreksi terhadap persentase realisasi program dan kegiatan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2017 nantinya akan disertakan butir-butir rekomendasi guna perbaikan penyelenggaraan urusan pemerintahan ditahun berikutnya.
“Harapannya dari pertemuan hari ini terkait penjelasan yang telah disampaikan dari pihak Bappeda Provinsi Riau, akan sangat membantu kinerja pansus dalam menyelesaikan tugas yaitu melakukan pembahasan terhadap dokumen LKPJ APBD 2017 dan semoga semakin memperjelas poin-poin penting mana saja yang nantinya harus diperbaiki dan mana yang patut untuk ditingkatkan khususnya program dan kegiatan yang akan direncanakan dan dilaksanakan ditahun berikutnya,” sampai Muzakir mengakhiri.***(Dham/Sekwan)
Pekanbaru (SegmenNews.com)-Empat spesialis jambret di Kota Pekanbaru, diringkus aparat Polsek Tenayan Raya. Keempatnya yakni Fabella Ilham, Handika Dwi Syahputra, Rizki Wahyudi dan Ilham Saputra, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Polisi memperlihatkan empat tersangka spesialis jambret
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Rabu (11/4/2018), mengatakan, penangkapan berdasarkan hasil penyelidikan Opsnal Polsek Tenayan Raya yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya yaitu Ipda Budi Winarko, Kamis (5/4/2018), sekira pukul 19.00 WIB, menangkap dua tersangka jambret di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru tepatnya di salah satu rumah pelaku.
Disana diamankan tersangka Handika Dwi Syahputra dan Ilham Syaputra. Kemudian pelaku dibawa dan diamankan ke Polsek Tenayan Raya guna penyidikan lebih lanjut.
Keesokan harinya dilakukan pengembangan dan pada hari Jum’at (6/4/2018) sekira pukul 01.00 WIB, kemudian dapat diamankan tersangka Fabella di salah satu tempat hiburan yang berada di Jalan Sudirman.
Selanjutnya dihari yang sama pada pukul 14.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya juga berhasil melakukan penangkanpan terhadap satu orang tersangka Rizki Wahyudi. Saat ditangkap sedang melakukan pelatihan satpam di Jalan Taskurun.
Barang bukti yang disita dari tersangka, satu unit sepeda motor Honda Beat warna Merah dengan No.Pol BM 6767 JS, dan satu unit Handphone Oppo warna Rose Gol.***(ran)
Pekanbaru(SegmenNews.com)-Empat spesialis jambret di Kota Pekanbaru, diringkus aparat Polsek Tenayan Raya. Salah satu tersangka ditangkap ketika sedang mengikuti pelatihan Satpam.
Polisi memperlihatkan empat tersangka spesialis jambret
Keempat tersangka yakni, Fabella Ilham alias Fabel, warga Jalan Kapau Sari Ujung, Griya Sepakat Asri, Blok A, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya.
Kemudian, Handika Dwi Syahputra, warga Jalan Bindanak, Aspol No. 1 Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Rizki Wahyudi, warga Jalan Pinang Merah No. 41 Rt. 10 Rw. 20 Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya dan Ilham Saputra, warga Jalan Singgalang III, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kepada polisi, para tetsangka mengaku, dalam melakukan aksinya, pelaku mengincar korbannya yaitu seorang perempuan muda ataupun ibu-ibu. Yang mana barang bawaan korban yang berupa Tas, Handphone dan Emas yang menjadi sasaran para pelaku jambret.
Biasanya para pelaku melakukan aksinya pada siang ataupun sore hari di tempat-tempat yang sepi. Cara pelaku melakukan aksinya ialah dengan cara terlebih dahulu mengikuti korban yang menggunakan sepeda motor dari belakang lalu memepet korban dari sebelah kiri dan kemudian langsung melakukan aksinya mengambil barang-barang milik korban dengan ditarik ataupun dirampas.
Biasanya para pelaku melakukan aksinya yaitu menjambret korban dengan sasaran barang yang berupa Handphone pada saat korban sedang menggunakan Handphone tersebut sambil berkendara dan juga pada saat Handphone tersebut terletak di dasbor sepeda motor milik korban.
Sedangkan sasaran barang yang berupa emas, pelaku melakukan aksinya dengan menarik paksa emas tersebut yang digunakan para korban.
Reses di Rangsang, Ketua DPRD Targetkan Jalan Pelantar Selesai Sebelum Lebaran
Meranti(SegmenNews.com)- Masuki masa reses pertama, H. Fauzi Hasan SE, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti lakukan kunjungan kerja ke Desa Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang. Selasa (10/08/2018) kemaren. Kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah.
Berlokasikan dilapangan MDA Hidayatul Mubtadiin, terlihat masyarakat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti reses yang juga dihadiri oleh unsur Pemerintahan kecamatan, Desa, ketua MUI Rangsang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh adat dan Pemuda serta seluruh lapisan masyarakat.
Sekretaris Camat Rangsang Rayan Pribadi SH dalam pidatonya mengucapkan terima kasih dan menyambut baik atas kehadiran H. Fauzi Hasan, Rayan menyebutkan, Program yang memang merupakan kewajiban anggota DPRD di kenal dengan istilah reses itu bertujuan menyerap aspirasi masyarakat yang tidak diusulkan dalam agenda musrenbang diawal tahun kemaren.
“Semoga segala aspirasi masyarakat yang betul dilaksanakan bisa terkabulkan,” ucap Rayan.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD H. Fauzi Hasan dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dan masih bisa menyempatkan waktu untuk saling bertatap muka.
H. Fauzi Hasan juga menjelaskan, reses merupakan kunjungan kerja anggota dewan ke daerah-daerah pemilihannya, serta menyerap aspirasi masyarakat yang tidak diusulkan pada musrenbang beberapa waktu lalu.
“Maka pada kesempatan inilah kita berdiskusi mengenai usulan usulan yang ingin disampaikan. Alhamdulillah diawal tahun Kecamatan Rangsang sudah mulai melakukan pembangunan jalan poros yang membuat iri kecamatan kecamatan lain, karena baru di Rangsang yang melakukan pembangunan,” bebernya.
Selain itu, H. Fauzi Hasan juga menegaskan kepada kontraktor agar bisa menyelesaikan jalan pelantar sebelum lebaran tahun 2018.
“Target jalan pelantar harus bisa diselesaikan sebelum lebaran,” pintanya.***(Dham)
BPKAD dan Bapenda Riau Teken MoU Dengan Bank Riau Kepri
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Acara ini terlihat istimewa dengan hadirnya Sekdaprov Riau dan dua Asisten Sekdaprov Riau, ditambah lagi acara ini menjadi tambah special sebab sekaligus ada dua badan dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang melaksanakan penandatanganan MoU yakni BPKAD dan BAPENDA.
Sekda Provinsi Riau, H. Ahmad Hijazi berserta Asisten II Masperi dan Asisten III Indrawati Nasution hadir pada saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tentang integrasi data setoran pendapatan daerah Provinsi Riau yang dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD) Riau Syahrial Abdi, AP, M.Si dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Riau Drs. Indra Putrayana, M.Si bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari yang didampingi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi, Rabu (11/4/18).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Direksi Lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri.
Sekdaprov Riau dalam sambutannya berkeyakinan bahwa pengelolaan transaksi non tunai pada Pemerintah Provinsi Riau khususnya BPKAD dan BAPENDA akan dapat terlaksana dengan baik.
Mengingat perkembangan teknologi yang dimiliki oleh bank berlogo tiga layar terkembang ini selalu sejalan dengan perkembangan zaman saat ini.
Memang dipahami bahwa Bank Riau Kepri sebagai BUMD dengan kinerja terbaik saat ini tidak hanya melayani Pemerintah Provinsi Riau saja namun juga melayani program transakasi non tunai untuk 20 Pemprov dan Pemkab Kota lainnya, tentunya dibutuhkan suatu langkah-langkah konkrit dan strategis sehingga seluruhnya dapat terlaksana.
Lebih lanjut Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengapresiasi Bank Riau Kepri yang telah menginisiasi kerja sama yang merupakan program pemerintah pusat ini.
Ia juga menyampaikan kegiatan kerjasama transaksi non tunai ini merupakan tindak lanjut dari peraturan presiden.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Riau dan Bank Riau Kepri siap mewujudkan good governance dan good corporate governance melalaui pelaksanaan transaksi non tunai ini.
Integrasi data setoran pendapatan daerah dapat memudahkan Pengelolaan Penerimaan Provinsi Riau yang dikelola oleh BPKAD dan BAPENDA.
Selain itu juga dapat mengontrol Penerimaan Daerah tunai dan non tunai yang masuk ke Kas Daerah serta memudahkan dalam melakukan Verifikasi, Validasi dan Rekonsiliasi data dan setoran Penerimaan Daerah.
Kepala BPKAD Provinsi Riau Syahrial Abdi, AP, M.Si menyampaikan MoU ini sangat penting dan istimewa dengan kehadiran Sekda Provinsi Riau H. Ahmad Hijazi berserta Asiten II Masperi dan Asisten III Indrawati Nasution.
Selanjutnya Ia menjelaskan MoU ini merupakan program pemerintah pusat yang berdasarkan Instruksi Presiden No. 10 dan SE Mendagri No. 910/1866/SJ tahun 2017 tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Daerah Provinsi.
Lebih lanjut Kepala BPKAD Provinsi Riau menjelaskan, bahwa Bank Riau Kepri adalah bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri yang patut didukung serta kembangkan dan besarkan bersama.
Karena memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah yang nantinya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Riau dan Kepri.
Syahrial Abdi menyampaikan bahwa Bank Riau Kepri patut dipercaya karena sesuai dengan penjelasan dari Ketua OJK Riau Yusri dihadapan sejumlah wartawan, Senin (9/4/18) lalu.
Kepala OJK Riau Yusri menyampaikan bahwa perkembangan bisnis Bank Riau Kepri sehat dan memiliki kinerja yang baik. OJK merupakan lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan.
OJK dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.
Syahrial Abdi juga menambahkan keterangannya sesuai dengan penjelasan Ketua OJK Riau Yusri yang memaparkan grafik aset Bank Riau Kepri selalu tumbuh.
Total aset Bank Riau Kepri per lima tahun terakhir tumbuh 30,41 persen dari Rp17,1 triliun di tahun 2011 menjadi Rp25,6 triliun di tahun 2017. Kemudian, total kredit BRK tumbuh 30,17 persen dari Rp8,6 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp15,5 triliun di tahun 2017.
Juga Syahrial Abdi menyatakan bahwa berkeyakinan dengan adanya pernyataan dari Kepala OJK Riau Yusri sebagai lembaga tertinggi institusi pengawas keuangan dan perbankan di Indonesia tentunya tingkat kepercayaan terhadap Bank Riau Kepri tidak perlu diragukan lagi.
Menurut Kepala BAPENDA Riau Drs. Indra Putrayana, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian program transaksi non tunai antara BAPENDA dan Bank Riau Kepri. Selain itu hal ini juga berkaitan dengan rencana launching e samsat yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2018 yang akan datang.
Pemimpin Desk Corsec Winovri usai acara menyampaikan bahwa untuk menetapkan kesehatan suatu bank OJK memiliki peraturan yang berlaku dan merupakan lembaran Negara yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 15/POJK.03/2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum dan POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
Program transaksi non tunai ini dapat menciptakan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Peran perbankan dalam implementasi non tunai ini memiliki banyak dampak positif seperti mempermudah pelayanan, meminimalisir resiko penyelewengan pembayaran dari sisi penerimaan daerah dan peningkatan akurasi pendapatan daerah.
Turut hadir dalam acara ini Kabid Pengelolaan Data dan Pengembangan Pendapatan Daerah Rudy, ST, MT, Kabid Pajak Isfan, Kabid Perbendaharaan Kas Daerah Yandri dan Kepala UPT Simpang Tiga Tafianto. Sementara itu dari Bank Riau Kepri turut Hadir Pindiv Projas Wahyudi Gustiawan beserta Pinbag Edi Wardana, Pindiv Renstra T. Irawan, Pindiv IT Wan Muklis, Pindiv Treasury Internasional Yudi Aditya, Pindiv Konsumer Azhar Effendi, Ketua Tim Task Force Non Tunai Azwizar Effendi dan Picab Utama M. Jazuli bersama Pincab Pekanbaru Yasral Yazid.***(rls)
Jamiludin Berharap IDI Rohil Bersinergi Jalankan Program Kesehatan Pemda
Rohil(SegmenNews.com)- Plt Bupati Rokan Hilir, Drs Jamiludin secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Cabang Rokan Hilir tahun 2018, bertempat di hotel Armarosa KM 4 Rabu (11/4/18).
Kegiatan itu berlangsung selama satu hari dengan tema “Dengan MUSCAB IDI, Kita Tingkatkan Peran Peserta anggota IDI Cabang Rokan Hilir yang Profesional dan Berintegritas”.
Acara tersebut turut dihadiri oleh ketua IDI wilayah Provinsi, DPRD, Ketua MUI, KAHMI, Serta seratus Dokter yang tergabung Di Rokan Hilir.
Jamiludin berharap, IDI Rokan Hilir kedepannya lebih eksis dan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program kesehatan secara profesional dan beritegritas.
“Siapa pun yang terpilih sebagai ketua IDI yang baru nantinya dapat bersinergi kepada pemerintah daerah dalam menjalankan program kesehatan, serta dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Rokan Hilir pada umumnya,” sebut Jamiludin.
Sementara itu ketua IDI cabang Rokan Hilir, Dr Suratmin menjelaskan, Muscab yang di laksankan ini bertujuan untuk mengambil keputusan tertinggi, dengan harapan agar Rekan dokter kedepannya dapat berkerja secara profesional dan berintegritas.
Dirinya menilai memang selama ini sering terajdinya masalah di karenakan kurangnya komunikasi para dokter terutama dalam melaksankan perkerja, untuk itu dirinya meminta kepada para rekan-rekan untuk bisa bekerja secara profesional.
“Mudah-mudahan IDI Rokan Hilir kedepannya bisa lebih baik lagi dalam melayani pasien. Dan saya berharap kepada rekan-rekan dokter untuk dapat mengutamakan rasa kenyamanan kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan,” harap Dr. Suratmin.***(Chan)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penyidik Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau memeriksa Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, M Adil, Rabu (11/4/18). Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi di Dispora Riau.
Pantauan segmennews.com, M Adil tiba di Kejati Riau sekitar pukul 11:00 WIB, pemeriksaan usai pukul 14:00 WIB.
Kepada segmennews.com, M Adil mengaku di cecar 17 pertanyaan seputar penambahan anggaran, seperti pemeliharaan venue-venue PON Riau sekitar Rp9 miliar.
Menurutnya, penambahan anggaran tersebut murni dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukan dari pokok pikiran dewan.
“Sepertinya yang diajukan OPD itu ada benarnya juga. Misalnya, jasa kebersihan dan keamanan kalau tidak dibayar, ya siapa yang mau kerja, orang tidak ada dananya. Ini juga mengacu pada RPJMD Provinsi Riau,” ujarnya.
Dalam perkara ini, Adil mengaku tidak menerima fee apapun dari pihak manapun.***(ran)
Tahun 2018, Pemko dan Walikota Pekanbaru Dulang Prestasi
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Meski belum genap empat bulan tahun 2018 ini, namun Pemerintah Kota Pekanbaru dan Walikota Pekanbaru sudah mendulang banyak prestasi.
Tak tanggung-tanggung, prestasi tersebut mulai tingkat Provinsi hingga tingkat nasional.
Prestasi tersebut antara lain, Pemerintah Kota Pekanbaru terpilih sebagai Pembina Terbaik Budaya K3 pada Bulan Keselamatan Kerja, Jumat (6/4/2018). Penghargaan diterima langsung oleh Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi.
Plt Walikota Pekanbaru, H Ayat Cahyadi SSI, pada kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan yang ada di Kota Pekanbaru karena telah tertib dan selalu memperhatikan tentang keselamatan dan kesehatan kerja.
“Karena dengan memperhatikan K3, maka akan terhindar dari apa saja yang membuat kecelakaan kerja. Oleh sebab itu, kita minta juga pihak perusahaan agar meningkatkan dan memperhatikan K3, sehingga para karyawan yang bekerja bisa selamat saat bekerja,” ujar Plt Walikota.
Terbaik Bidang Pelayanan Publik
Kemudian pada Awal Februari 2018 lalu, Kota Pekanbaru meraih penghargaan terbaik di Bidang Pelayanan Publik dari Kemenpan-Reformasi Birokrasi.
Kota Pekanbaru menjadi satu-satunya daerah di provinsi Riau yang menerima predikat sangat baik (A-) dalam memberikan pelayanan publik dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Predikat ini didapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru setelah penyampaian hasil evaluasi dan pemberian penghargaan pelayanan publik tahun 2017.
Predikat ini merupakan buah dari kerja semua. Ini juga menunjukan jika Pemko Pekanbaru benar-benar serius dalam menjalankan misi sebagai kota investasi.
Predikat ini akan menjadi tantangan untuk kita lebih baik, karena mempertahankan itu lebih berat dari pada meraih.
Pemberian penghargaan ini dilakukan kepada 72 DPMPTSP kabupaten/Kota, 34 Provinsi dan Kementrian/lembaga dengan menggunakan indeks pelayanan publik yang didapat dari indikator hasil persilangan antara aspek yang terdiri dari kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, SIPP, konsultasi dan pengaduan dan inovasi.
Atas penghargaan ini, Walikota Pekanbaru, Firdaus, sebelumnya, berjanji Pemko Pekanbaru akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Dengan memberikan kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, adanya sarana konsultasi dan pengaduan dan inovasi.
Pemimpin Visioner
Prestasi tingkat nasional juga diraih oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, yang terpilih sebagai Pemimpin Visioner di Indonesia. Prediket ini diperoleh DR H Firdaus ST MT, setelah melewati masa pengujian persentasi di hadapan Dirjen Otda Kemendagri, Staf Ahli Bappenas dan Konsultan Nasional Januari lalu pada acara Visionery Leaders yang ditaja MNc Grup.
Dari persentase yang sukses menjelaskan tentang program Smart City Madani tersebut disertai dengan penunjukkan bukti-butki bahwa program tersebut sudah mulai diimplementasikan di Pekanbaru.
Bahkan ada yang akan dijadikan role model program smart city nasional, semua pengujian itu mengantarkan DR H Firdaus menjadi Pemimpin Visioner di Indonesia, prediket yang sama juga diterima Walikota Padang Mayeldi dan Bupati Karang Asem I Gusti Ayu Mas Sumatri dari 514 kepala Daerah di Indonesia.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima DR H Firdaus ST MT, Selasa (27/3/2018) yang diserahkan pimpinan MNc Grup dalam acara The Power of collaboration di Jakarta.
Tokoh Inspirarif
Prestasi luar biasa di tingkat Nasional kembali diraih Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT. Kali ini Firdaus pun dinobatkan sebagai salah satu tokoh inspiratif di Indonesia.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Kamis (5/4/2018) dalam acara Sindo Weekly Government Award 2018 yang ditaja Sindo Weekly bekerjasama dengan Kementerian PUPR, kemendagri, Kementrian Kominfo dan Kementerian Pariwisata yang dihadiri para Gubernur, Bupati dan Walikota yang beprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Penobatan DR H Firdaus ST MT sebagai salah satu Tokoh inspiratif masih juga berkaitan dengan penobatannya sebagai Pemimpin Visoner di Indonesia yang diserahkan minggu lalu.
Staf ahli Mentri PUPR dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Tokoh inspiratif tersebut melalui kajian dan analisa serta pertimbangan yang sangat ketat, dengan melibatkan empat kementerian serta konsultan Nasional.
“Kita mengapresiasi ketokohan serta inovasi dan kreatifitas setiap Tokoh di Indonesia terutama para tokoh yan saat ini dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin di daerahnya, baik sebagai Gubernur, Bupati, maupun sebagai Walikota,’’ ujar Staf Ahli Menteri.
Informasi lain yang diterima dari manajemen MNc Grup bahwa penetapan DR H Firdaus ST MT sebagai salah satu inspiratif di Indonesia bersama tujuh tokoh lainnya.
Adalah sebagai apresiasi terhadap komitmen Firdaus dalam membangun, dan mengembangkan Kota Pekanbaru yang saat ini sudah menuju status Kota smart dan juga telah menjadi role mode program smrat city di Indonesia.
Kota Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia
Dalam acara yang dihadiri para Gubernur dari berbagai daerah tersebut, juga diumumkan bahwa untuk tahun kelima, Kota Pekanbaru kembali meraih penghargaan sebagai Kota Tujuan investasi terbaik di Indonesia yang berdasarkan pada penelitian dan analisa serta survey yang dilakukan MNc Grup bersama empat kementrian tersebut.
Penghargaan tersebut diterima oleh Plh Sekretaris Kota Pekanbaru Drs H Azwan MSi dengan disaksikan oleh para kepala daerah lainnya.***(Adv)