Beranda blog Halaman 1524

Asisten Kesra Siak: Tanamkan Nilai-nilai Agama

Siak(SegmenNews.com)- Disaat kualitas kehidupan moral memprihatinkan ditandai dengan berbagai penyimpangan prilaku sosial, maka nilai nilai keagamaan yang harus di tanamkan.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Budhi Yuwono ketika membuka perhelatan MTQ Ke 16 di Kecamatan Koto Gasib Kampung Buatan ll, Selasa malam (27/3/18).

Untuk itu, menurut Asisten l dengan dasar iman dan taqwa maka itulah moral masyarakat yang pro kemajuan dan kesejahteraan akan tercipta, sebab tanpa disadari sepenuhnya iman dan taqwa itulah terdapat tanggung jawab serta semangat dalam menggapai rahmat Allah, ketekunan serta inovasi dalam bekerja.

“Niatkan kesempatan ini dalam rangka ibadah kepada Allah SWT, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seleksi untuk menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Siak mendatang, namun yang jauh lebih penting dari itu, mendapatkan taufiq dan ridho disisi Allah SWT. Saya juga mengajak kepada kita semua untuk mendoakan negeri kita tercinta ini agar keberkahan senantiasa diturunkan kepada kita sehingga negeri ini dilindungi selalu oleh Allah SWT dari segala musibah,” pungkasnya.***(Rinto)

PUPR Kucurkan Rp35 Miliar ke PDAM Bengkalis

PUPR Kucurkan Rp35 Miliar ke PDAM Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dalam rangka memaksimalkan penyediaan air baku di kota Bengkalis. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BBWS) III Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengucurkan dana sebanyak Rp35 Miliar kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis, untuk normalisasi peningkatan waduk.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkalis, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Zulpan, Selasa 27 Maret 2018 kemarin.

Zulpan mengatakan,  melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2019 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas PUPR akan bekerjasama dengan PDAM Bengkalis untuk menyukseskan wacana tersebut.

“Untuk tahap awal ini sedang dilakukan survey pendahuluan pendataan dan pemetaan waduk PDAM Bengkalis yang kita miliki,” ungkap Zulpan.

Beliau mengungkapkan, ada beberapa pembangungan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang, yakni normalisasi waduk di Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, pembangunan intake, pemangunan rumah pompa dan  pembangunan rumah genset.

“Kemudian, juga akan dilakukan pembangunan pipa transmisi air baku, pembangunan rumah jaga dan kantor, pekerjaan mekanikal elektrikal, pekerjaan sarana dan prasarana lainnya seperti turap pengaman tebing, jalan semenisasi, paving block dan penghijauan di sekitar waduk,” tuturnya.

Zulpan juga berharap, dengan dilakukan peningkatan waduk ini nantinya dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan planing dan harapan yang diinginkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih baik lagi untuk masyarakat.
Sementara itu, Direktur PDAM Bengkalis Jufrizal mengucapkan terimakasih kepada kementerian PUPR melalui Pemkab Bengkalis atas adanya kegiatan PDAM Bengkalis yang dibiayai langsung dari dana APBN.

“Kami siap bekerjasama dengan instansi terkait sehingga kebutuhan air bersih di kota Bengkalis dapat berjalan lancar,” tutup Jufrizal.

Turut diketahui hadir dalam survey pemetaan konsultan supervisi BBWS Dwi dan tim serta Direktur PDAM Bengkalis Jufrizal, yang melakukan peninjauan disejumlah titik rencana pembangunan.***(der)

Pjs. Bupati Inhil Membuka Muscab I HNSI

Tembilahan(SegmenNews.com)- Kamis (22/3/2018) Pjs.Bupati Rudiyanto menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (Muscab HNSI) I Kabupaten Inhil yang di laksanakan di Hotel Inhil Pratama Tembilahan turut di hadiri Sekda Said Syarifuddin, Ketua DPD HSNI Provinsi Riau Apriandi, Unsur Forkopimda, kepala Dinas dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Muscab HNSI I Inhil ini diikuti utusan DPD HNSI Prov.Riau, DPC HNSI Inhil dan Dewan Pimpinan Ranting HNSI Kecamatan Se-kabupaten Inhi yang di laksanakan selama 1 hari.
Sambutan ketua HNSI Sementara Inhil Said Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan, Wilayah Kabupaten Inhil yang memiliki garis pantai yang panjang memiliki potensi yang sangat besar di samping potensi kelapa.

Dengan kehadiran HNSI dapat memberikan harapan kepada nelayan yang ada khususnya di Kabupaten Inhil karena, bisa diketahui apa yang menjadi kendala dan permasalah nelayan. Dimana, hasil ikan di kabupaten Inhil sangat besar, ungkap Ketua DPD HNSI Provinsi Riau, Apriandi..***(Adv/hms)

Dinkes Bengkalis Imbau Masyarakat Tidak Konsumsi 3 Jenis Ikan Kaleng Ini

Tiga jenis ikan kaleng yang diduga mengandung cacing anisakis sp

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi makanan olahan sarden bermerek Farmer Jack, Hoki, dan IO.

Hal itu dikarenakan adanya temuan cacing Anisakis sp (species) yang bersifat parasit di dalam kaleng sarden dari ketiga merek tersebut. Bagi konsumen yang sensitif dapat menyebabkan reaksi alergi (hipersensitifitas).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Supardi meminta Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan.

“Kami telah menginstruksikan Kepala UPT Puskesmas agar berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengambil langkah-langkah strategis terhadap imbauan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Pekanbaru. Bagi toko makanan/mini market/swalayan untuk tidak menjual produk tersebut dan menarik atau mengembalikan ke produsennya,” papar Supardi.

Selain itu, Supardi juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan.

“Selalu ingat cek ‘KLIK’ (kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, kemudian perhatikan juga kemasan dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa,” jelasnya.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Suratmono, memerintahkan produsen dan distributor produk makanan olahan sarden tiga merek tersebut untuk ditarik dari peredaran di seluruh Indonesia.

“Balai Besar POM di seluruh penjuru nusantara diminta untuk ikut mengawasinya, BPOM terus memantau pelaksanaan penarikan dan pemusnahan serta meningkatkan sampling dan pengujian terhadap peredaran semua produk ikan dalam kaleng lainnya, baik produk dalam maupun luar negeri,” kata Suratmono dilansir dari Tempo.com, Jum’at  23 Maret 2018.

BPOM mengancam bakal mencabut izin produsen ikan sarden kalengan tersebut bila masih ditemukan produk yang tidak aman konsumsi itu di pasaran.

“Ada peringatan keras berupa sanksi administrasi berupa pencabutan izin yang mendekati level pencabutan izin kalau tidak konsisten melakukan penarikan itu,” tutupnya.***(der)

JMGR Ajukan 44.998 Hektare Perhutanan Sosial

Jakarta(SegmenNews.com)- Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) bersama perwakilan masyarakat gambut, menyerahkan dokumen usulan Perhutanan Sosial kepada Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bertempat di Ruangan Rimbawan II gedung Manggala Wanabakti Jl. Jend Gatot Subroto Jakarta pada 28 Maret 2018.

Ir. Irmansyah Rachman, M.Sc Direktur PKTHA KLHK dalam sambutanya di acara tersebut menyampaikan “ Berdasarkan Peraturan Menteri No 83 tahun 2016 Perhutanan sosial merupakan system pengelolaan hutan yang lestari didalam kawasan hutan Negara atau hutan hak, yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan mengedepankan keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya”.

“Ini masyarakat dari Riau datang menyerahkan dokumen usulan perhutanan sosial, ada yang hutan adat dari Suku Anak Rawa Penyengat, ada yang hutan kemasyarakatan dari desa Bagan Melibur dan ada yang hutan tanaman rakyat. Usulan ini kami akan terima dan akan kami peroses, dan kami akan wujudkan mimpi masyarakat ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami akan tindak lanjuti ya,” sebut Irmansyah.

Di tempat yang sama Isnadi Esman Sekjen JMGR yang mendampingi masyarakat dalam penyerahan usulan tersebut mengungkapkan, ada 44,998 Ha yang di serahkan langsung oleh perwakilan masyarakat gambut.

Selain menyerahkan usulan yang baru, pihaknya juga menanyakan proses usulan yang sudah lebih dulu dimasukkan, seperti di Kampung Rawa Mekar Jaya, itu usulan hutan desa sudah hampir 3 tahun belum juga di berikan SK padahal sudah di verifikasi administrasi dan di lapangan.

Pemerintah perlu mempercepat proses dan tindak lanjut dari semua usulan yang diberikan untuk tercapainya target dari Presiden Jokowi terkait perhutanan sosial ini.

Masyarakat sangat berharap, agar program pemerintah tentang perhutanan sosial ini dapat segera di wujudkan untuk menjamin keberlangsungan kehidupan dan ketersediaan lahan serta hutan di masa mendatang.

Sebagai mana yang disampaikan oleh Jamal Ketua Wilayah JMGR Kabupaten Pelalawan Riau yang turut hadir dalam acara tersebut. Sudah sangat panjang perjuangan masyarakat atas hak dan keberpihakan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan lahan dan kehutanan yang ada, dengan terbatasnya hutan saat ini selain kemiskinan juga terjadi konflik satwa dengan manusia.

Seperti kejadian Bonita (Red: Harimau) baru-baru ini di Pulau Muda Pelalawan, yang itu saudara saya sendiri korbannya. “Kami berharap ada perhatian pemerintah dari daerah hingga pusat,” tutup Jamal.***(rls/ris)

Sempat Buang Sabu, Sopir Truk di PTPN V Dibekuk Polisi

Miliki Sabu, Polisi Bekuk Sopir Truk di PTPN V

Rohul(SegmenNews.com)- Aparat Polsek Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu membekuk DK (29), seorang sopir truk di Afdeling X PTPN V, Sei Rokan, Desa Pagaran Tapah. Bersama DK diamankan 2 paket sabu beserta alat hisab dan satu unit truk BM 8061 AH.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, Selasa (27/3/18) menjelaskan, tersangka dibekuk, Senin (26/3/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Berawal, Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Kunto Darussalam mendapat informasi dari masyarakat, maraknya peredaran narkotika di kalangan sopir angkutan PTPN V Sei Rokan.

Mendapatkan informasi, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak memerintahkan Kanit Reskrim dan tim Opsnal Polsek melakukan penyelidikan di lapangan.

Senin sekitar pukul 11.30 Wib, tim merasa curiga setelah melihat 1 mobil cold disel warna merah BM 8061 AH sedang parkir di pinggir jalan poros Afdeling X PTPN V Sei Rokan.

Setelah didekati, sopir yang diketahui berinisial DK diketahui membuang sesuatu dari dalam truk. Melihat itu, polisi meminta DK untuk menunjukkan dan mengambil barang yang dibuangnya.

“Saat dibuka, ternyata barang yang dibuang tersebut adalah plastik bening berisi diduga narkotika jenis sabu,” tambahnya.

Dari penggeledahan, polisi‎ menemukan 1 kotak rokok warna hitam merk LA di dekat handle gigi truk, atau di samping tempat duduk.

Setelah dibuka, tim menemukan 1 bungkus plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu dan beberapa alat hisap untuk nyabu. Turut menemukan seperangkat alat hisap berupa bong di bawah dasboard truk.

Kemudian, pelaku DK mengakui, barang-barang yang ditemukan adalah miliknya. Diakuinya, sabu didapatnya dari kenalannya berinisial GU, warga Desa Tran 400 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar sebanyak 1,5 gram yang baru dibelinya di malam sebelumnya.

“DK mengakui sabu untuk dipakainya sendiri atau dijual jika ada yang meminta. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kunto Darussalam untuk proses lebih lanjut,” sebut Ipda Nanang Pujiono.***(fit)

DPRD Bengkalis Rampungkan Ranperda Penambahan Modal Untuk Bank Riau Kepri

Bengkalis(SegmenNews.com)- Walaupun Pemerintah Kabupaten Bengkalis adalah pemegang saham kedua terbesar di Bank Riau Kepri, namun tetap menambah penyertaan modal di Bank Riau Kepri. Hal itu melihat perkembangan bisnis dan kinerja Bank Riau Kepri dalam tiga tahun tekahir ini.

Berturut-turut dalam dua hari terakhir ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kunjungan kerja ke Bank Riau Kepri. Setelah sehari sebelumnya Komisi II DPRD Kabupaten Anambas kali ini, Selasa (27/3/18) Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis yang pemerintah kabupatennya merupakan pemegang saham kedua terbesar secara nominal saham melakukan hal yang sama kepada Bank berlogo tiga layar terkembang ini.

Dalam pertemuan ini Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis, Indrawan beserta anggota Andrean Prama dan Febrizia Luwu, sangat mendukung dan berinisiasi untuk penambahan modal yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Lebih lanjut Indrawan menyampaikan, ia akan segera mengusulkan Ranperda penambahan modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan rencana plafond sebesar Rp 300 miliar.

Menurutnya menambah penyertaan modal di Bank Riau Kepri sangat menjanjikan dan menguntungkan dimana ROE nya sekitar 20%.

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan ini diantaranya Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis mengharapkan realisasi non tunai pembayaran pajak hotel dan restoran telah diterapkan di Kota Batam dan PBB Online telah dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Batam, Kabupaten Lingga dan Bintan.

Selanjutnya dalam pertemuan itu Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis mengusulkan dibukanya jaringan kantor atau ATM di Bantan, Rupat Utara, Siak Kecil dan Talang Mandau.

Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis juga mengapresiasi kinerja Bank Riau Kepri tahun 2017 dimana tingkat pertumbuhan ekonomi sumatera 4,30% lebih rendah dibandingkan dengan tumbuhnya ekonomi Indonesia sebesar 5.07%.

Ditambah lagi pada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau pada tahun 2017 hanya sebesar 2.71% dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri 2.01% maka dengan hasil kerja keras seluruh insan Bank Riau Kepri diperoleh laba bersih sebesar Rp 454.395 miliar pada tahun buku 2017 dan angka tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 452.9 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis Indrawan ketika melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank Riau Kepri.

Hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis Faisal Gustari bersama bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Bengkalis Alfiandri.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis ini diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari, beserta Direktur Operasional Denny Mulya Akbar di Ruang Rapat Direksi lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri.

Turut hadir pada acara ini dari Bank Riau Kepri yaitu Pindiv Projas Wahyudi Gustiawan, Pindiv Umum Andi Mulya, Pindiv Hukum Irianto, SH, Pindesk Corsec Winovri beserta staff dan Pemimpin Cabang Bengkalis Imran.***(rls)

Jemaah Kecewa, Ustadz Yahya Waloni Batal Beri Ceramah Tabligh Akbar di Rohil

Rohil(SegmenNews.com)- Tabligh Akbar mengundang ustadz Yahya Waloni, yang rencana digelar di masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kota Bagansiapiapi Senin (26/3/2018) malam tiba-tiba dibatalkan oleh Panitia.

Ratusan jamaah yang sudah hadir di masjid itupun tampak kecewa karena tidak jadi mendengarkan ceramah mantan pendeta itu. Batalnya acara itu membuat para jamaah bertanya tanya.

Agar permasalahan ini tidak meluas dan menimbulkan isu Sara, pihak Polsek Bangko langsung mengambil langkah cepat dengan meminta panitia segera datang kekantor Polsek Bangko sekaligus melakukan konferensi pres.

Ketua Panitia, Islianto SPd MPdi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah yang hadir karena batalnya acara itu. Dikatakannya, panitia juga merasa kecewa karena dari awal sudah melakukan persiapan yang matang.

Sampai saat ini kita belum mengetahui secara pasti mengapa tiba-tiba ustadz Yahya batal mengisi ceramahnya, padahal Ustadz Yahya sudah sampai di Bagansiapiapi. Selain itu, ia juga menepis adanya isu yang berkembang bahwa Ustad Yahya batal ceramah karena dihadang sekelompok ormas adalah isu tidak benar.

Menurut Islianto, Ustadz Yahya yang menginap di hotel Bagan sudah siap-siap menuju masjid Agung dengan dikawal empat orang anggota Front Pembela Islam (FPI).

Namun sebelum sampai ke Masjid Agung, tiba-tiba Ustadz Yahya memutar balik setirnya ke jalan mengarah keluar kota Bagansiapiapi.

Melihat hal itu, panitia yang mengawal Ustad Yahya mencoba mengejar sampai kedepan terminal dan mencoba memberhentikan mobil Ustadz itu. Akan tetapi, Ustadz Yahya tidak mau membuka mobilnya dan semakin mengencangkan laju mobilnya.

“Kami panitia sampai sekarang belum tahu kepastiannya apa alasannya Ustad Yahya  pulang. Kami sudah mencoba menghubunginya, tapi nomornya tidak aktif,” ungkap Ketua Panitia.***(Chan)

Disperindag Riau Temukan 1.039 Ikan Kaleng IO dan Farmerjek di Selatpanjang

Disperindag Riau Temukan 1.039 Ikan Kaleng IO dan Farmerjek di Selatpanjang

Meranti(SegmenNews.com)- Dinas Perdagangan Koperasi (Disperindag) dan UKM Provinsi Riau mendapati 1.039 ikan kaleng merk IO dan Farmerjek yang diduga mengandung cacing di toko Jalan Pengaram, Selatpanjang.

Baca Juga: BBPOM Temukan Ikan Kaleng Mengandung Cacing 

“Kita mendapatkan makanan jenis IO 100 dus atau 446 kaleng, dan 593 kaleng jenis Farmerjek, keduanya kita dapatkan di toko jalan pengaram, Selatpanjang,” ungkap Candra, dari Disperindag Riau, didampingi Kasi Perlindungan Konsumen Riki, Selasa (27/3/18).

Dikatakan, Sidak ini menindaklanjuti surat himbauan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau, untuk melarang menjual produk berbahaya di konsumsi terutama tiga jenis ikan kaleng.

Polda Riau Gelar Olahraga Bersama TNI

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Jajaran Polda Riau menggelar olahraga bersama TNI, di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Selasa (27/3/2018). Kegiatan betujuan untuk meningkatkan sinergitas dan kebersamaan TNI-Polri, serta menjalin solidaritas dan kebersamaan TNI-Polri dalam rangka menjaga NKRI.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kapolda Riau, Irjenpol Nandang, Danlanal Kolonel Yose Aldino, Danlanud brigjen Age W, Danrem Kolonel Sonny, Kabinda Riau, Rahman Haryadi, M.B.A, M.Sc, Kajati Riau, Uung Abdul syukur, serta sekitar 1.000 orang peserta TNI Polri beserta istri.

Dalam kegiatan ini disertai beberapa acara antara lain, gerak jalan santai lomba tarik tambang TNI Polri, lomba lari pakai Bakiak, lomba Balap karung, lomba sepeda lambat dan penarikan undian dan doorprize.

Kapolda Riau, Irjen Nandang, pada kesempatan tersebut, mengatakan, kegiatan bertujuan dalam rangka membangun sinergitas dan kebersamaan TNI-Polri serta menjalin solidaritas dan kebersamaan TNI-Polri dalam rangka menjaga NKRI.***(ran)