Beranda blog Halaman 1551

Perbaiki Jalan Rusak, Pemko Koordinasi dengan Pemprov Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Kota Pekanbaru serius menangani berbaikan jalan rusak di tengah kota. Namun karena jalan tersebut tidak sepenuhnya kewenangan Pemko. Pemko berkoordinasi dengan Pemrov Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi,  S.Si mengatakan meski jalan yang rusak dan berlobang berada dalam kota, namun tidak semua perbaikan jalan tersebut bisa dilakukan cepat oleh Pemko Pekanbaru. Karena di antaranya ada yang merupakan jalan provinsi dan jalan nasional.

“Tidak semua jalan itu masuk kewenangan Pemko Pekanbaru meski berada di wilayah Pekanbaru. Ada yang menjadi tanggung jawab provinsi dan nasional,” sebut Ayat, Senin (26/2).

Dikatakan Ayat, Pemko Pekanbaru sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan juga perwakilan PU pusat yang ada di Pekanbaru untuk perbaikan jalan rusak dalam Kota Pekanbaru.

“Sudah ada beberapa yang kita koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi dan Balai Kementerian PU yang ada di Pekanbaru,” ujar Ayat.

Ayat  menyebutkan bahwa jalan yang menjadi tanggungjawab Pemko Pekanbaru secara bertahap sudah mulai diperbaiki. Bila pun ternyata tidak masuk dalam pemeliharaan PU Kota akan diupayakan masuk dalam usulan di tahun depan.

“Kalau yang kewenangan Pemko Pekanbaru secara bertahap akan diperbaiki, kalau tidak masuk nanti kita akomodir dalam Musrenbang 2019,” terang Ayat.

Beberapa ruas jalan dalam Kota Pekanbaru yang mengalami rusak parah seperti Jalan Lobak, Jalan Soekarno Hatta,  Jalan Soebrantas. Selain itu,  Jalan Partimura, Jalan Yos Sudarso  dan Jalan  Soebrantas yang bergelombang.

Disisi lain, menanggapi keluhan masyarakat Kota Pekanbaru karena kondisi jalanan yang perawatannya berada di bawah wewenang Kota Pekanbaru, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), A Saat, langsung angkat suara.

“Anggaran untuk perbaikan jalan secara permanen ada, tapi belum turun. Jadi untuk antisipasi sementara perbaikan jalan berlubang kita timbun dengan batu kerikil. Kita anggarkan di APBD Murni tahun 2018, besarannya kita belum lihat,”  ujarnya

Saat ditanya mana saja jalan yang menjadi untuk diprioritaskan, A Saat, mengaku, sudah meminta kepala bidang untuk melakukan survei titik jalan di Pekanbaru yang mengalami kerusakan. Setelah  itu selesai, baru diketahui jalan mana saja yang akan diperbaiki.***(dskmnf)

Disnaker Riau Taja Pelatihan Kompetensi Naker di Rohul

Rohul(SegmenNews.com)-  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, melalui UPT Latihan Kerja Riau Wilayah III di Pasir Pangaraian  beri pelatihan kerja berbabis kompetensi untuk masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.

Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas (PPKTKP) Disnakertrans Provinsi Riau Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi di UPT-LK Wilayah III Pasir Pangaraian, secara resmi dibuka Bupati Rohul H. Sukiman diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Rohul Ridarmanto, Senin (26/2/2018) siang.

Kegiatan yang dipusatkan di kantor BLK Wilayah III Pasir Pangaraian, juga dihadiri Kasubbag Tata Usaha BLK Padang Kementrian RI Afri Damon J. Spd, MM, Kepala UPT Latihan Kerja Pasirpangaraian Ahmad Fadilah SE, dan undangan lainnya.

Diakui Kepala UPT Latihan Kerja Pasir Pangaraian Ahmad Fadilah, pelatihan perdana tahun‎ 2018 dianggarkan melalui dana APBD Riau dan APBN dari Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker), untuk 80 peserta. Nantinya mereka akan ikuti lima jurusan pelatihan, dimana u masing jurusan diikuti 16 peserta.

Dilima jurus‎an pelatihan yang disediakan BLK tahun ini, yakni Operator Menjahit Pakaian Dasar, Mekanik Junior SPM, Mekanik Junior Mobil, Tata Boga atau Prosessing, dan Instalasi Penerangan.

Diakui Fadilah, setiap peserta bukan hanya mendapatkan pelatihan gratis‎ saja, namun mereka juga mendapatkan 2 pakaian kerja dan 1 pakaian olahraga, juga mendapatkan makan siang, uang saku Rp15 ribu per hari, serta sertifikat kopetensi dari BLK.

Usai pelatihan‎, nantinya jelas Fadilah, akan dilaksanakan selama 40 hari untuk empat jurusan. Sementara, untuk jurusan Mekanik Junior Mobil akan jalani pelatihan lebih lama, yakni selama 60 hari atau dua bulan lamanya.

“Sehingga saya menghimbau, agar seluruh peserta serius ikuti pelatihan. Bagi peserta yang tidak serius sebaiknya keluar,” harap Fadilah, disela-sela membuka kegiatan, dan mengharapkan seluruh peserta lulus dengan nilai baik dan berkompeten.

“Railah nilai terbaik, sehingga kompeten dan gampang mencari kerja. Namun disarankan bisa mandiri, karena bila mandiri akan lebih banyak manfaatnya bagi orang lain,” imbau  Fadilah.

Sedangkan dikatakan Kasubbag Tata Usaha BLK Padang Kementrian RI Afridamon J. Spd, MM mengungkapkan, BLK Padang membawahi BLK di tiga provinsi, yakni Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)‎, Riau, dan Kepulauan Riau (Kepri).

Dirinya juga berharap, dengan‎ adanya pelatihan berbasis kompetensi gratis bagi masyarakat‎ di Kabupaten Rohul ini dapat mengurangi angka pengangguran di tiga provinsi.

Ungkap Afridamon, bahwa angka pengangguran di tiga provinsi di bawah BLK Padang masih cukup tinggi. Berdasarkan data yang dirangkum, angka pengangguran di Provinsi Sumbar sekira 138 ribu dari lebih 5 juta jiwa jumlah penduduk atau sekitar 5 persen.

Seentara angka pengangguran di Provinsi Riau capai 108 ribu dari lebih 6 juta jiwa jumlah penduduk atau sekira 5 persen. Sedangkan angka pengangguran di Provinsi Kepri lebih kecil dari 2 juta jiwa jumlah penduduknya.

“Itu (angka) pengangguran terdaftar, pengangguran terselubung kita kan tidak tahu,” jelas Afridamon.

Sebutnya lagi, BLK Padang pada tahun ini akan berikan pelatihan gratis kepada 3.400 orang yang tersebar di 19 BLK di tiga provinsi, yakni Provinsi Sumbar, Riau, dan Kepri.

“Di Rohul sendiri,  ada 409 orang tahun ini (2018),” sebutnyai, juga mengaku keterlibatan Pemprov Riau untuk BLK diakuinya bagus, apalagi bangunan BLK sudah disediakan.

“Di Kemnaker melalui BLK Padang, hanya menyediakan dana pelatihan, peningkatan SDM atau Instruktur. Kemudian nanti Dikdas, dan peningkatan ketrampilan Instruktur atau upgradingnya,” ucao Afridamon.

K‎epala DPMPTSP Rohul Ridarmanto mewakili Bupati Rohul Sukiman mengatakan, dirinya menyambut baik dengan adanya pelatihan berbasis kompetensi yang digelar Disnakertrans Kabupaten Rohul di BLK Wilayah III Pasir Pangaraian.

Sebutnya, dari pelatihan berbasis kompetensi bagus, sebab meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Rohul. Memang selama ini belum ada dana APBD Rohul untuk pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat Rohul.

“Ini akan saya laporkan ke bapak Bupati (Rohul), agar nantinya kita juga bisa anggarkan minimal satu atau dua angkatan setiap tahun, kita kerjasama sharing disini, bangunan kita pakai dan pembiayaan dari kita (APBD Rohul),” jelasnya.

Dirinya  berharap, seluruh peserta serius dalam mengikuti pelatihan di BLK Pasirpangaraian, sebab hasilnya juga untuk masa depan peserta sendiri.

“Kepada peserta agar mereka serius mengikuti pelatihan ini, sebab hasil akhirnya untuk mereka juga. Bagus mereka mengikuti kegiatan ini bagus juga akhirnya nanti. Kalau‎mereka main-main ya main-main juga hasilnya,” imbau Ridarmanto.***(fit)

Ogah Kembalikan Motor Pinjaman, Pemuda Ini di Cokok Polisi

Rohul(SegmenNews.com)- MR (28) harus berurusan dengan kepolisian karena enggan mengembalikan motor yang dipinjamnya dari Indra Haryati Rangkuti (26), warga Bangkinang Kota Kampar. MR di tangkap oleh anggota Polsek Ujungbatu, Rokan Hulu.

Penangkapan tersebut kata Kapolres Rohul, AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, MR, Senin (26/2/18), berdasarkan laporan penggelapan oleh Indra. Tersangka ditangkap, Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Laporan korban, pelaku meminjam motornya. Namun tidak dikembalikam selama dua bulan. Pelaku selalu beralasan jika motornya diminta kembali oleh korban.

“Saat itu pelaku berjanji dalam jangka tiga hari akan kembalikan sepeda motor korban, namun hingga korban melapor ke Polsek Ujung Batu, sepeda motor juga belum dikembalikan,” kata Nanang.

“MR ditangkap tanpa perlawanan, dan langsung dibawa ke Mapolsek Ujung Batu guna penyidikan lebih lanjut,” kata Ipda‎ Nanang Pujiono.***(fit)

Penggunaan APBD 2018 Rohul Tunggu Penyesuaian Sesuai Petunjuk Dirjen Otda

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hingga saat ini APBD Kabupaten Rokan Hulu 2018 belum bisa digunakan. Pemkab Rohul harus melakukan penyesuaian sesuai petunjuk Dirjen Otonomi Daerah.

Untu membahas petunjuk itu, Bupati Hulu, H.Sukiman bersama pejabat Forkopimda dan anggota DPRD Riau Dapil Rohul, melakukan rapat tertutup bersama Pemprov Riau, Senin (26/2/2018) di kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.

Di pertemuan tertutup itu, akhirnya disepakati bahwa APBD Rohul 2018 yang sudah ditetapkan DPRD Rohul pada 28 November 2017 lalu saat Bupati Rohul masih H.Suparman,S.Sos, M.Si, perlu penyesuaian sesuai otorisasi sesuai petunjuk Mendagri melalui Dirjen OTDA dalam suratnya Nomor 182/1078/OTDA tertanggal 8 Februari 2018 lalu.

Dalam surat Mendagri, secara jelas disebutkan di poin ke empat, bahwa seluruh keputusan Tata Usaha Negara dalam administrasi pemerintahan, keuangan dan kepegawaian yang diterbitkan oleh Suparman selaku Bupati Rohul terhitung sejak tanggal 8 November 2017 batal demi hukum, sehingga perlu dilakukan penyesuaian kembali dari sisi otorisasinya sesuai ketentuan perundangan berlaku.

Dikesempatan itu, Sekda Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menyebutkan, dalam pertemuan Pemkab Rohul dan Pemprov Riau diputuskan untuk mengikuti seluruh petunjuk Mendagri .

“Dalam pertemuan, kita sudah berdiskusi panjang lebar dengan Pemkab Rohul, terkait penetapan APBD Rohul 2018 tersebut, dan ikuti petunjuk Mendagri sesuai surat Dirjen OTDA itu untuk dilakukan penyesuaian kembali,” sebut Ahmad Hijazi usai pertemuan.

Katanya lagi, dalam surat Dirjen OTDA yang dikirim ke Gubernur Riau tersebut, nantinya akan diteruskan ke Pemkab Rohul melalui Bupati H.Sukiman, agar bisa segera ditindak lanjuti. ***(adv/hms/fit)

HUT TNI ke-59, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Menembak di Salo

Rohul(SegmenNews.com)- Menjelang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Batalyon 132 Bima Sakti ke- 59 Tahun, Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Koptu Indra Huddin Hasibuan mengikuti pertandingan menembak jarak 100 meter yang dilaksanakan dilapangan tembak Bison Yonif 132/BS Desa Salo Bangkinang Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, Provinsi, Riau.

Dapat diketahui, kegiatan yang dilaksanakan, dibuka untuk kelas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan umum, diikuti ratusan penembak dari berbagai daerah dalam memperebutkan kejuaraan ”Danyon Cup” Yonif 132/BS.

Hadir dalam acara, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Beny Setiyanto, Danyon 132 Bima Sakti Mayor Inf Aidil Amin, Kepala Perbakin Kab. Kampar Indra Tomi dan ratusan peserta pertandingan.

Dalam Kata sambutannya, Danyon 132 Bima Sakti meminta seluruh peserta pertandingan agar dapat menjaga keselamatan dan sportivitas dalam menjalankan pertandingan.

”Jaga selalu sportivitas dan selalu semangat dalam melaksanakan pertanding” ungkap Komandan Bataliyon 132 Bima Sakti Mayor Inf Aidil Amin dilapangan tembak Bison Yonif 132/BS, Minggu (25/02/2018).

”Dalam pertandingan ini, kita juga ingin melatih ketangkasan dalam kegiatan menembak pistol dan senjata laras panjang,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Koptu Indra Huddin Hasibuan bersama Kopda Sakuran merasa bangga bisa mengikuti kegiatan pertandingan yang membawa nama Kodim 0313/KPR. Dimana kedua prajurit TNI tersebut merupakan mantan dari prajurit 132 Bima Sakti juga.

”Sesuai petunjuk dari Komandan Kodim 0313/Kpr, Bapak Letkol Inf Beny Setiyanto, Koptu Indra Huddin. Hasibuan bersama Kopda Sakuran mengikuti pertandingan menembak, di Yonif 132 Bima Sakti,” ungkap Koptu Indra Huddin Hasibuan, melalui penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir.

“Dengan menggelar event pertandingan olahraga menembak ini, tujuan penting yang ingin dicapai, Pertama, membudayakan olahraga sebagai media pembinaan satuan, sumber rekreasi, dan sumber prestasi,” beber Koptu Dedy Nofery Samosir.

Lanjut dia (Koptu Dedy), ”olahraga yang dikelola secara profesional akan mampu mengangkat martabat suatu wilayah, yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas”, tutupnya.

Terlihat Koptu Indra Hasibuan, sedang melakukan membidik sasaran lesan dengan sikap menembak dengan jarak 100 Meter.***(fit)

Pemko Pekanbaru Sukses Terapkan Program Gas Rumah Tangga

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sebagian warga Kota Pekanbaru saat ini tidak perlu langi antre untuk mendapatkan gas. Kini mereka sudah bisa menikmatinya dengan mudah. Semudah mendapatkan air PDAM atau listrik dari PT PLN yang mengalir langsung ke rumah warga.

Wali Firdaus saat launching gas perumahan warga

Mereka bisa menggunakan gas untuk kebutuhannya kapan saja sesuai kebutuhannya. Hal ini merupakan salah satu kemudahan yang diperoleh warga dari Program City Gas Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Firdaus MT dan Ayat Cahyadi.

Hingga saat ini sekitar 6.713 rumah warga Pekanbaru telah dialiri gas. Tahun ini hingga 2019 mendatang, Pemko Pekanbaru menargetkan pemasangan sambungan baru terhadap 10.000 rumah.

“Untuk jaringan gas rumah tangga tahap ketiga ini, Pemko Pekanbaru akan merencanakan lebih matang lagi,” ujar Plt Walikota Ayat Cahyadi.

Dikatakan Ayat, keberhasilan masuknya jaringan gas rumah tangga ke masyarakat tidak lepas dari adanya peran serta dan dukungan masyarakat sehingga pembangunan city gas berjalan tanpa kendala.

Wakil Walikota Ayat Cahyadi

“Seperti ketika pemasangan pipa gas dan instalasi harus dikawal oleh SKPD terkait sehingga tidak ada kendala. Untuk itu, ini perlu dukungan semua pihak dan saya berharap Pekanbaru bisa mencontoh Pemda Prabumulih yang telah sukses menjalankan program ini,” ungkapnya.

Ayat menyebut, Kota Prabumulih menjadi kota percontohan dimana pemerintah maupun warganya sangat kooperatif dan mendukung program Jaringan Nasional (Jargas).

Kedua faktor itu menjadi kunci penting keberhasilan program jargas yang bisa ditiru kota/kabupaten lain di Indonesia.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ingot Achmad Hutasuhut, kepada wartawan mengatakan Pemerintah Kota Pekanbaru mempercepat pembangunan jaringan gas bumi ke rumah penduduk di 12 kecamatan setempat.

Pembangunan jaringan gas ini untuk mendukung program pemerintah menuju penghematan energi bersubsidi yakni elpiji tiga kilogram.

“Program ini adalah bentuk terobosan Pekanbaru menuju kota pintar atau smart citymelalui perwujudan smart energy dan smart economy,” ujar Ingot Ahmad.

Ingot menyebutkan Pemko Pekanbaru mendukung program pengembangan jaringan gas di wilayah setempat dengan mulai berbenah melakukan pemasangan pipa gas secara bertahap pada 12 kecamatan.

“Diharapkan melalui jaringan gas kota ini masyarakat bisa mengakses energi dengan lebih mudah, lebih murah, dan lebih cerdas,” ujarnya.

Di samping itu, lanjut dia, dengan kapasitas yang besar, gas kota juga diharapkan akan mendorong tumbuh kembangnya industri rumah tangga.

Sehingga secara tidak langsung akan menghemat penggunaan energi dari elpiji bersubsidi atau khususnya gas tiga kilogram yang selama ini selalu membebani keuangan negara.

“Tidak ada lagi kelangkaan, gas kosong dan mahal serta kendala lain yang dialami saat menggunakan gas kota,” ujar dia.

Apalagi, menurut dia, program Kota Pekanbaru berjaringan gas ini juga sejalan dengan momentum Kementerian ESDM untuk pemasangan gas kota di seluruh Indonesia.

Ingot

Pekanbaru langsung menangkap peluang tersebut dengan membangun jaringan pipa gas pada 2015 untuk satu Kecamatan Limapuluh.

“Kemudian pada pertengahan 2016 bisa dilaksanakan “Gas In” yang peluncurannya oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus di Kecamatan Limapuluh dengan jumlah pemasangan sebanyak 3.713 sambungan rumah tangga,” tutur dia.

Berlanjut pada 2017 Pekanbaru kembali dipasangi jaringan gas pada Kecamatan Sail dan sebagian Pekanbaru Kota sebanyak lebih dari 3.000 sambungan.

“Untuk selanjutnya Pemko Pekanbaru telah mengusulkan 10.000 sambungan bagi Kecamatan Sukajadi, Marpoyan Damai, dan Kecamatan Bukit Raya,” ujarnya.***(adv/Pemko PKU)

Bank Riau Kepri Termasuk 6 BPD Pertama Dari 27 BPD Dalam “Integrasi Switching” Pada “BPD One”

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri sebagai bank kabanggaan masyarakat Riau dan Kepri, menjadi pionir dalam launching BPD One sebagai integrasi switching BPD oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah BPD seperti Bank DKI, Bank BJB, Bank SulutGo, Bank BPD Bali, dan Bank Sulselbar. Asbanda menargetkan BPD One ditargetkan diikuti oleh 27 BPD seluruh Indonesia selambat-lambatnya Desember tahun ini.

Peluncuran BPD One ini dilakukan pada Pertemuan Nasional Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD SI) yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Panin Sula Manado, Sulawesi Utara Kamis (22/2/2018).

Pada kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Komut dan Direksi BPD seluruh Indonesia tersebut Bank Riau Kepri termasuk 6 bank pertama dari BPD seluruh Indonesia yang mengimplementasikan integrasi switching BPD guna mendukung Transformasi BPD di bidang IT dengan pilot program “Integrasi Switching” yang dinamakan “BPD One”.

Bank Riau Kepri bersama BPD lainnya seperti Bank DKI, Bank BJB, Bank SulutGo, Bank BPD Bali, dan Bank Sulselbar langsung mendemonstrasikan transaksi perbankan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) serta teller seperti tarik tunai, transfer, cek saldo dan sebagainya.

Demonstrasi ini disaksikan langsung oleh Ketua Umum Asbanda Kresno Sediarsi yang juga Dirut Bank DKI, Dirut Bank Riau Kepri Dr. Irvandi Gustari beserta Pemimpin Divisi IT Wan Muklis dan masing-masing Dirut beserta Pemimpin Divisi BPD lainnya.

Bank pembangunan daerah se-Indonesia meluncurkan BPD One sebagai wujud dari transformasi bank daerah menyambut era digitalisasi dunia perbankan.

Masih pada acara selain integrasi switching BPDSI juga telah di-launching produk hasil dari transformasi BPD berupa buku pedoman perusahaan, logo bersama, dan tagline BPDSI diikuti penandatanganan komitmen BPDSI dalam implementasi program transformasi.

Ketua Umum Asbanda Kresno Sediarsi mengungkapkan program transformasi yang diluncurkan sejak 2015 berjalan sesuai dengan yang ditentukan dan beberapa hal sudah dicapai.

Asbanda, lanjutnya, meluncurkan buku pedoman perusahaan terkait tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dan human capital. Oleh karena itu, dia berharap agar seluruh BPD menerapkan pedoman tersebut.

Selain itu, Asbanda meluncurkan logo dan tagline bersama yang merupakan identitas bersama BPD se-Indonesia. Logo bersama itu merepresentasikan bahwa BPD adalah satu grup meskipun operasionalnya dijalankan masing-masing.

Ditemui usai acara Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Asbanda ini, sudah saatnya untuk BPD seluruh Indonesia bersatu demi meningkatkan jasa layanan perbankan.***(rls/Achir)

Nasabah Bank Riau Kepri Raih Hadiah Kedua Rp100 Juta

Manado(SegmenNews.com)- Penarikan undian tabungan Simpeda periode ke 2 tahun 2018 di Kota Manado berlangsung meriah.

Kali ini Bank SulutGo (Sulawesi Utara Gorontalo) menjadi tuan rumah gelaran level nasional yang bertajuk ”Panen Rezeki Bank BPD” yang dilaksanakan pada Kamis (22/02/18) di Ballroom Manado Convention Center Kota Manado.

Dalam gelaran akbar ini seorang nasabah Bank Riau Kepri dengan nomor undian 4446168658 ketiban rezeki dengan mendapatkan hadiah kedua dan berhak memperoleh uang tunai sebesar Rp 100 juta.

Hadiah bagi nasabah Bank Riau Kepri ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE kepada Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari yang diwakilkan oleh Pemimpin Desk Corporate Secretary Winovri dan disaksikan oleh Ketua Asbanda Kresno Sediarsi.

Sebelumnya pada April 2016 Bank Riau Kepri juga telah menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini. Sebanyak 27 BPD seluruh Indonesia beserta Komisaris dan Direkturnya hadir di kota Pekanbaru dalam acara Penarikan Undian Simpeda pada waktu itu.

Undian nasional ini dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun atau diundi setiap 6 bulan sekali kemudian dilaksanakan secara bergiliran di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia. Untuk periode ini yang menjadi tuan rumah adalah Bank SulutGo.

Total hadiah yang diundi pada ajang ini sebesar 6 miliar per tahun atau 3 miliar per periode.

Panen Rejeki Bank BPD periode kali ini memiliki total hadiah sebesar Rp 3 Miliar dengan jumlah pemenang sebanyak 584 nasabah BPD seluruh Indonesia.

Pemenang hadiah utama sebesar Rp 500 juta diraih oleh nasabah Bank BJB (Bank Jabar Banten). Kemudian hadiah kedua masing-masing Rp 100 juta untuk 4 pemenang diraih oleh nasabah Bank SulutGo, nasabah Bank Riau Kepri, nasabah Bank Papua dan nasabah Bank DKI.

Hadiah ketiga masing-masing Rp 50 juta sebanyak 26 pemenang, hadiah keempat masing-masing Rp 5 juta sebanyak 26 pemenang, hadiah kelima masing-masing Rp 2,5 juta sebanyak 26 pemenang.

Hadiah keenam masing-masing Rp 2 juta sebanyak 52 pemenang, hadiah ketujuh masing-masing Rp 1,5 juta sebanyak 104 pemenang, dan hadiah kedelapan masing-masing Rp 1 juta sebanyak 345 pemenang yang kesemuanya tersebar di BPD seluruh Indonesia.

Ketua Umum Asbanda yang juga Direktur Utama Bank DKI, Bapak Kresno Sediarsi mengungkapkan, bahwa Tabungan Simpeda ini sudah berusia 28 tahun dan merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia.

Pada Penarikan Undian Simpeda Periode 2 tahun ke 28 tahun 2018 di Mando kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Desember 2017 berjumlah 7.164.334 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 49,79 triliun.

Tabungan Simpeda ini sendiri telah ada sejak tahun 1990 dan merupakan produk bersama tabungan Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI).

Saat ini Simpeda terus mengalami pertumbuhan yang sangat baik dari tahun ke tahunnya, mulai dari jumlah penabung hingga jumlah uang yang beredar di Simpeda BPD seluruh Indonesia.

Apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda di Labuan Bajo sampai dengan di Manado, dari sisi saldo Simpeda meningkat 11,22% atau naik sebesar Rp5,02 triliun.***(rls/ran)

Pemkab Bengkalis Luncurkan Program Didikan Subuh Qur’an

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis meluncurkan program Didikan Subuh Qur’an. Program ini akan dijalankan mulai pukul 07.30 WIB hingga menjelang shalat Dzuhur.

Peluncuran program dilakukan oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Minggu (25/2/18) bertempat di Masjid
Agung Istiqomah. Didikan Subuh dialkukan juga pelatihan menghafal Al Quran metode tikmar serta launching rumah syamil Bengkalis.

Dikatakan Ketua Gerakan Seribu Rumah Al Quran Kabupaten Bengkalis, Suyendri, program DDSQ sudah berjalan selama hampir enam bulan. Program ini melibatkan pengurus masjid dan mushola serta pemuda penggiat Al Quran untuk mengajarkan kepada anak-anak.

“Alhamdulillah, program DDSQ yang dilaksanakan mendapat respon positif. Untuk tahap awal, program ini dilaksanakan di masjid dan mushola di Kecamatan Bantan dan Bengkalis. Peserta DDSQ ini sudah mencapai 1.600 santri dari 35 masjid dan musholla,” ungkap pria yang akrab di panggil Yendri.

Kegiatan launching (peluncuran) Akbar Didikan Subuh yang dipusatkan di Masjid Istiqomah, merupakan bagian dari upaya untuk lebih mensyi’arkan program ini kepada umat Islam. Kedepan, program ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Pada acara peluncuran kemarin, diisi dengan berbagai penampilan anak-anak didik, mulai dari nasid, pembacaan surat An Naba’ serta pembacaan doa dan surat-surat pendek Alquran.

Melalui program DDSQ ini, diharapkan akan muncul generasi Islam berkarakter yang selalu berpegang teguh dengan nilai-nilai Alquran. Disamping itu, membentuk mental generasi Islam yang kuat sejak usia dini. Hal ini penting kata Suyendri, mengingat saat ini pengaruh ilmu teknologi dan komunikasi, tidak hanya memberikan dampak positif, namun lebih dari itu memberikan dampak negatif.

“Tidak hanya itu, melalui program DDSQ ini, kita mulai melatih generasi Islam sejak usia dini, untuk memakmurkan masjid dan sekaligus memahami serta mencintai Alquran,” tandasnya.

Untuk menyukseskan program DDSQ ini, tentu tidak lepas dari dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Untuk itu, Suyenderi menegaskan, pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja untuk memberikan sumbangan dan infaq untuk kelancaran program DDSQ ini.

Salah seorang wali anak didik, Hadi Suhendra dari Desa Berancah Kecamatan Bantan, menyambut baik program DDSQ yang dilaksanakan oleh Gerakan 1000 Rumah Al Quran.  Melalui kegiatan ini, anak-anak di sekitar masjid dan mushola di daerahnya, berani tampil kedepan dan bisa menjadi penghafal Al Quran.

Ayah dari dua anak ini, berharap kedepan pihak penyelenggara lebih kreatif lagi dalam menggelar berbagai kegiatan, sehingga mampu merangsang anak-anak didik. “Alhamdulillah, program ini sangat bagus. Mudah-mudahan, kegiatan ini terus berlanjut dan berkesinambungan,” ujar pegawai harian lepas UPT Kebersihan Kecamatan Bantan ini.***(Dskmfo/Edi)

Ngaku Tobat, dan Minta Maaf Pria Ini Malah Tebas Leher Istrinya

Inhu(SegmenNews.com)-Jumadi (29), warga Desa Talang Mulya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, nekat menebas leher istrinya, Putri Puspita Sari (23), dengan menggunakan sebilah parang panjang. Sebelum melakukan aksinya, ia sempat mengaku tobat dan meminta maaf kepada korban dan ayahnya.

Korban saat dibawa ke rumah sakit

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Senin (26/2/2018), mengungkapkan, peristiwa sadis ini terjadi, Minggu (25/2/2018), di Desa Batang Cinaku, Inhu, sekira jam 09.30.

Ketika itu, keluarga melakukan pertemuan, di antaranya dihadiri ayah tersangka, yakni, Jarot suparno, Sri Meneng, Bisrianto, Sri Wahyu Indriani, termasuk korban Putri Puspita Sari dan tersangka Jumadi.

Saat itu tersangka mengatakan bahwa dirinya tobat, dan meminta maaf kepada keluarga yang hadir. Ia juga mengatakan akan mau belajar mengaji. Setelah itu, korban dan tersangka masuk kedalam rumah.

Saat itu korban menyusun pakaian dan tersangka juga masuk masuk ke dalam rumah. Tidak lama kemudian Jarot, ayah tersangka terkejut melihat tersangka Jumadi keluar rumah dengan membawa sebilah parang yang berlumuran darah.

Melihat hal tersebut, Bisrianto langsung menangkap tersangka dan mengambil parang dari tangannya. Selanjutnya Jarot beserta warga melihat korban sudah berlumuran darah dengan terdapat luka robek di bagian leher bagian belakang. Akibat luka itu korban langsung meninggal dunia.

Selanjutnya korban dibawa ke RSU oleh polisi, dan tersangka Jumadi dibawa oleh anggota Polsek Batang Cenaku ke Polsek, guna pengusutan lebih lanjut.***(ran)